Latest Products

Kost Elit Gatot Subroto Di Razia BNNP Sumut

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut kembali menggelar razia di kost-kostan di Jalan Gatot Subroto, Gang Amal No 5 E dan F, Medan, Jumat siang (20/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Pada razia itu sebanyak 37 orang yang dilakukan tes urine dan 10 positif pengguna narkoba. Dari ke sepuluh orang itu, diantaranya 7 perempuan dan 3 pria.

Kepala Humas BNNP Sumut S Sinuhaji membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah melakukan razia sesuai dengan program dan tugas pokok yang sebelumnya telah diamanahkan," Kita konsisten lakukan semua ini. Bukan hanya target program ini, tapi karena memang ini sesuai tugas pokok BNN Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika (P4GN) “ Katanya.

Lanjut Sinuhaji, Meski dalam razia tersebut tidak ada ditemukannya barang bukti, namun BNN menemukan seseorang yang disinyalir sebagai anggota kepolisian," Dia nyatakan tadi memang betul dari Aceh, tapi sudah diberhentikan secara tidak hormat. Jadi dia katakan seperti itu, dan dia ada di sini, berarti mantanlah, mantan kepolisian “ Ucapnya.(Red).

Bareskrim Polri Akan Koordinasi Dengan Poldasu, Dugaan Kasus Amoral Anggota DPRD Medan

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Kabareskrim Komjen Anang diminta tidak akan membiarkan penyelidikan dan penyidikan kasus kriminalitas pejabat di tanah air 'melempem'. Saat pergantian jabatan Kabareskrim dari Komjen Budi Waseso, sebelumnya diharapkan kinerja petugas reserse di tanah air semakin terbuka, tegas dan tuntas dalam mengemban tugas. Jumat (20/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Mulkan praktisi hukum asal Sumatera Utara menanggapi banyaknya kasus kriminal pejabat Negara di Sumatera Utara yang penanganannya mangkrak di jajaran Direktorat Reskrim Polda Sumut. Diantaranya, kasus-kasos amoral dan penganiayaan melibatkan anggota DPRD baik SUmut, Medan maupun daerah lainnya di Provionsi yang Gubenurnya kini dipenjarakan KPK dalam kasus korupsi bansos, suap hakim PTUN Medan dan pembatalan interplasi pengesahan APBD Provsu tersebut.

Mulkan mengatakn Di Polresta Medan misalnya ada beberapa kasus amoral pejabat yang mangkrak ditangani. Salah satu contoh, dugaan cabul anggota DPRD Medan pada siswi salah satu SMK yang PKL di Sekretariat Dewan “ Katanya.

Sementara Kabarsekrim Polri Komjen Anang Iskandar mengatakan segera melakukan koordinasi dengan jajaran.  Anang menduga, mangkraknya kasus amoral para pejabat di Sumut, akibat ulah petugas 'nakal," Akan kita sikapi. Segera jajaran koordinasi “ Ucapnya.(Melvy).

Dugaan Cabul Anggota DPRD Medan Pada Siswi SMK, Kapolresta Medan Sedang Telusuri

Order Detail
Medan.Metro Sumut
AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto Kapolresta Medan belum mau berkomentar apa alasan pihaknya tidak melanjutkan penyelidikan kasus dugaan pencabulan anggota DPRD Medan, Landen Marbun pada siswi SMK bermarga Simangunsong. Jumat (20/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Melalui pihak Reserse Kriminal Kapolresta Medan memilih mengatakan sedang sibuk, dan tengah mencari berkas laporan kasus dugaan amoral wakil rakyat Kota Medan tersebut," Ini jelang Pilkada. Pak Kapolres sibuk, ada rapat " Kata petugas Satreskrim Polresta Medan dilantai II Unit Satreskrim Mapolresta.

Menurut petugas berpakaian preman yang enngan ditulis namanya tersebut, laporan dugaan pencabulan Landen Marbun pada Boru Simangunsong diperbuat beberapa tahun lalu. Kapolresta belum dijabat AKBP Mardiaz Kusin Dwihananto," Laporan saat Kapolresta belum dijabat Pak Mardiaz mungkin itu. Tapi nanti kita lihat file di laporan pengaduan unit kita (Sat Reskrim) “ Ucapnya.

Sebelumnya Polresta Medan didesak menindaklanjuti dugaan amoral Landen Marbun pada siswi SMK yang tengah melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD kota tersebut.(Red).


Petugas Bandara Kuala NamuTemukan 7,3 Kg Ganja

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Petugas keamanan Bandara Internasional Kuala Namu (KNIA) Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara berhasil mengamankan sebanyak 7,3 Kg daun ganja kering pengiriman lewat pesawat Lion Air JT 997 tujuan Batam. Jumat (20/11/2015).

Informasi dihimpun Media ini, Ganja yang disimpan di dalam kardus sempat lolos dari counter check-in maskapai Lion Air.Untungnya, pihak pemeriksaan baggage handling system (BHS) bandara berhasil mendeteksi dan mengamankannya.

Sementara petugas mencari pemilik, Saat nama pemilik kiriman yang tertulis bernama Rudiyanto dipanggil pihak Posko Avsec KNIA melalui pengeras suara yang ada di lingkungan bandara, Rudiyanto diduga langsung kabur.

GM PT Angkasa Pura II Kantor Cabang KNIA, Dani Indra Iriawan mengatakan Pemiliknya mungkin kabur. Kita menemukan 7,3 kilogram ganja. Untuk mengelabui petugas, ganja dicampur dengan onderdil sepeda motor. Pemilik ganja kabur saat kami lakukan pengumuman (memanggil pelaku) “ Katanya.(Red).


Mertua Siksa Dan Puaskan Nafsu Pada Menantu

Order Detail
Tapsel.Metro Sumut
Pasangan suami istri (pasutri) EG (45) dan YB (43) yang kabur setelah menjadikan menantunya sebagai budak seks tersebut, akhirnya ditangkap petugas Satreskrim Polres Tapanuli Selatan. Jumat (20/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kasat reskrim Polres Tapsel AKP Jamak Purba mengatakan Pasutri tersebut diciduk dari tempat persembunyiannya di gubuk di tengah perkebunan karet warga di Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Tapsel, sebagaimana dibenarkan “ Katanya.

Lanjut Jamak Purba, Pasutri tersebut diamankan tadi malam sekitar pukul 20.30 WIB, keduanya sedang menjalani penyidikan dan kasus ini masih kita kembangkan “ Ucapnya.

Sementara korban berinisial OW (18) menjadi korban budak seks dan penganiayaan oleh mertuanya EG dan YB. Karena tak mau melayani fafsu setan mertua di hadapan dan diketahui suaminya, YG, korban diikat dan ditelanjangi di batang kelapa. Kasus ini terungkap, atas laporan warga yang merekam perbuatan bejat ayah, anak dan ibunya pad sang istri tersebut.

Atas perbuatan bejat itu, sang suami YG terlebih dahulu ditangkap polisi. Sementara EG dan YB melarikan diri, dan tadi malam berhasil diringkus.(Red).


KPUD Labura Temukan Surat Suara Rusak

Order Detail
Labura.Metro Sumut
KPU Kabupaten Labuhanbatu menemukan surat suara untuk calon legislatif (Caleg) DPRD Provinsi yang diduga rusak. Namun jumlah pasti belum diperoleh karena masih disortir serta dilakukan pelipatan.Kamis (19/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Menjelang pemilihan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labura, Provinsi Sumatera Utara mulai melakukan pelipatan surat suara untuk pelaksanaan Pilbup pada tanggal 09 desember 2015 mendatang.

Pelipatan surat suara ini dilaksanakan di halaman gudang logistik KPUD di Desa wonosari, Kec.Kualuh Hulu, Tim pelaksana untuk melipat suara ini diswakelolakan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Labuhanbatu Utara kepada masyarakat yang terdiri dari 15 kelompok yang mana masing-masing kelompok terdiri dari 8, 12, 14 dan 15 orang, sehingga jumlah petugas untuk pelipatan surat suara ini sebanyak 198 orang.

Pelipatan surat suara ini diberikan upah oleh pihak KPUD sebesar Rp 100,- untuk setiap lembar. Para masyarakat yang terlibat didominasi oleh kaum ibu. Adapun jumlah surat suara yang dilipat sebanyak 234.284 lembar.

KPUD sebenarnya membutuhkan surat suara sebanyak 234.084 namun usai melakukan pelipatan surat suara pihak KPUD Labuhanbatu utara menemukan 200 lembar surat suara yang lebih dari yang dibutuhkan dan 2.141 lembar surat suara yang rusak.

Seketaris Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Labuhanbatu Utara Yafit Ham mengatakan bahwa jumlah surat suara yang dibutuhkan sebanyak 234.084 sedangkan yang terlipat sebanyak 234.284 maka sisanya sebanyak 200 lembar “ Katanya.

Lanjut Yapit, Tidak hanya itu, pihaknya juga menemukan sebanyak 2.141 lembar surat suara yang rusak seperti cetakan gambar paslon yang beda warna dan gambar paslon yang double,“ Surat suara yang lebih dan yang rusak ini nantinya akan dimusnahkan dengan cara dibakar dan disaksikan oleh pihak kepolisian dan Panwaslih “ Ucapnya.(Zulham Munthe).


Laporan Bansos Pemprovsu Janggal

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Penggeledahan kembali terhadap sejumlah ruangan Biro Keuangan Pemprov Sumut di kantor Gubernur Sumut, jalan Diponegoro No.30 Medan. Kamis (19/11/2015).
Ketua Tim Khusus Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Agung RI Victor Antonius Sidabutar mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan pendalaman hasil audit yang dilakukan BPK mengenai penghitungan kerugian Negara terkait Bansos Pemprovsu 2012-2013 “ Katanya.

Lanjut Antonius, Meskipun sebelumnya sudah dilakukan pemeriksaan, namun pihaknya masih mengulangi pemeriksaan itu kembali. Karena menurutnya, dalam pemeriksaan sebelumnya, pihaknya menemukan ada beberapa kejanggalan dalam laporan dibuat oleh Pemprovsu," Iya, kita ulangi kembali. Karena sebelumnya ada beberapa kejanggalan dalam laporan mereka. Dan nanti akan kita buka hal tersebut dalam pengadilan “ Ucapnya.

Antonius menjelaskan, bahwa sebelumnya pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan tim audit BPK untuk memastikan bahwa ada kejangggalan atau tidak dalam penanganan Bansos ini," Dan hasil pemeriksaan yang kita lakukan, kita menemukan ada sedikit kejanggalan “ Jelasnya.

Ditanya mengenai kejanggalan, apakah ada data yang sengaja dihilangkan oleh Pemprovsu, Antonius hanya menjawab normatif dengan mengatakan mungkin saja hal itu terjadi," Mungkin saja ada. Bisa jadi, tapi yang jelas nanti hal itu akan kita buka dalam pengadilan " Jawabnya.

Ditanya kembali apakah banyak data yang dihilangkan pihak Pemprovsu mengenai laporan Bansos tersebut, Antonius pun mengatakan bukan dihilangkan, melainkan ada terjadi selisih dalam perhitungan pelaporan yang dibuat oleh pemprovsu," Bukan dihilangkan, tapi ada terjadi selisih-selisih perhitungan mereka (Pemprovsu) “ Terangnya.

Lalu ditanya mengapa hanya Biro Keuangan yang terus diperiksa Kejagung dalam kasus Bansos ini, Antonius menjawab, hal tersebut karena Biro Keuanganlah yang menjadi pusat perputaran aliran Dana Bansos tersebut," Kan Biro Keuangan yang menjadi pusatnya dalam kasus ini “ Jawabnya.

Kemudian, ditanya lagi apakah kemungkinan akan ada tersangka baru dalam kasus Bansos ini, Antonius pun mengatakan akan ada kemungkinan akan hal tersebut," Mungkin ada, tapi kita tunggu saja gimana hasil selanjutnya dari pemeriksaan yang dilakukan “ Tegasnya.

Informasi yang dihimpun Media ini, Tim Khusus Kejaksaan Agung ini tampak berdialog dengan Kabag Perbendaharaan Biro Keuangan Setdaprovsu, Ilyas Hasibuan, dan setelahnya, tim pun meninggalkan kantor Gubsu.(Red).
style='font-family:"Arial","sans-serif"'> 









Istri Berpotensi Di Jerat KPK

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Tengku Erry Nuradi Plt. Gubernur Sumut menjawab pertanyaan wartawan yang Tengku Erry Nuradi menyinggung istrinya istrinya Evi Diana Sitorus, anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dari Partai Golkar. Kamis (19/11/2015).

Tengku Erry Nuradi Plt. Gubernur Sumut mengatakan gak usah berandai-andai, sukak kali berfikiran yang negatif itu, gak usah berandai-andailah “ Katanya.

Informasi yang dihimpun Media ini, Sebelumnya, disinggung pernyataan wakil ketua KPK Adnan Pandu yang menyebut bahwa proses hukum akan tetap berjalan meskipun telah mengembalikan uang suap dari gubernur Sumut, Erry meminta wartawan menanyakan langsung kepada KPK.

 Diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan tetap mendindaklanjuti sejumlah anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 serta periode 2014-2015 yang diduga menerima suap dari Gubernur Sumut nonaktif, Gatot Pujo Nugroho.

Termasuk anggota yang mengaku sudah mengembalikan uang pemberian Gatot. Seperti halnya istri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi.

Istri Erry, Evi Diana Sitorus sebelumnya mengaku telah mengembalikan uang yang dia terima dari Gatot,“ Kalau dia mengembalikan, tetap diproses, hukumannya diperingan “ Ucap Wakil Ketua KPK Adnan Pandu

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan lima tersangka asal DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 serta periode 2014-2015. Disebut-sebut puluhan legisator di Sumut itu ikut kecipratan uang haram dari Gatot.

Belasan anggota DPRD Sumut periode tersebut juga telah diperiksa KPK. Sebagian besar pemeriksaan di Medan. Adnan memastikan bahwa mereka yang menerima akan dimintai pertanggungjawabannya,“ Pada dasarnya semua dimintai pertanggungjawabannya “ ungkapnya.(Red).














BPK RI Di Desak Kembali Audit Petral

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Laporan hasil audit terhadap Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) masih dipertanyakan sejumlah kalangan. Termasuk desakan untuk perhitungan kembali kerugian Negara Petral oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Rabu (18/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Praktisi Hukum Pidana dari Universitas Muhammadiyah Khairul Huda mengatakan perhitungan kerugian Negara akibat pengadaan minyak seharusnya menjadi kewenangan BPK RI. Bukan auditor asing yang ditunjuk pemerintah," Akuntan publik diperbolehkan melakukan audit kerugian negara hanya jika ditunjuk oleh BPK “ Katanya.

Lanjut Khairul, hasil audit yang Kordamentha itu tidak bisa dijadikan dasar hukum untuk mengindikasikan adanya penyimpangan di tubuh Petral. Pasalnya, Kordamentha tidak ditunjuk  oleh BPK, melainkan Pertamina. Kecuali, kata dia, jika saat ini BPK mengaudit kembali hasil Kordamentha tersebut," Harus diaudit lagi. Itu hanya bukti awal, untuk menduga adanya tindak pidana korupsi “ Ucapnya.


Sebelumnya BPK sudah meminta agar hasil audit Petral itu diserahkan ke lembaga tersebut untuk diaudit ulang. Hasil audit itu baru bisa diserahkan ke penegak hukum jika sudah melalui BPK.(Melvy).

Pasukan TNI Hancurkan Musuh Di Pulau Morotai

Order Detail
Morotai.Metro Sumut
Pertempuran diawali dengan pendaratan 1 Kompi Marinir yang berhasil melakukan perebutan secara cepat Dermaga Umum dan Dermaga Ferry dari tangan musuh oleh Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI menghancurkan musuh di Pulau Morotai. Selanjutnya, KRI Makassar menurunkan kendaraan tempur, Landing Craft Utility (LCU) dan Kendaraan Taktis Gultor ditengah laut. Bersamaan dengan itu, dua Tim Intai Amfibi (Taifib) melaksanakan pertempuran laut dengan musuh yang berada di Pulau Dok dan berhasil membebaskan sandera yang ada di pulau tersebut, serta membawa sandera menuju Dermaga Umum. Rabu (18/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, di Bandara Leo Watimena, lima buah Hercules menerjunkan 520 Prajurit TNI Satuan Lintas Udara Pasukan Pemukul Reaksi Cepat, dilanjutkan dengan empat buah CN-295 yang menerjunkan 170 Prajurit Paskhas untuk menghancurkan musuh yang telah menguasai Bandara.

Bandara berhasil direbut, dikuasai dan diduduki PPRC TNI setelah terjadi pertempuran hebat dengan pihak musuh. Ditempat terpisah, PPRC TNI juga berhasil membebaskan sandera yang ditawan di Kantor Bupati Morotai dan membawa sandera tersebut ke tempat aman.
Demikian yang tergambar pada saat simulasi latihan lapangan PPRC TNI tahun 2015, yang disaksikan langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama para Asisten Panglima TNI di dampingi Direktur Latihan (Dirlat) Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim serta warga masyarakat di sekitar daerah latihan,.

Dalam simulasi latihan tersebut, terlibar 3.155 personel Prajurit TNI, dan mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari masyarakat sekitar daerah latihan. Hal ini bisa dilihat dari semangat warga masyarakat yang sejak pagi hari sudah berdiri disepanjang jalan dan tempat-tempat yang dijadikan daerah latihan oleh Pasukan Pemukul Reaksi Cepat.


Alutsista yang dikerahkan dalam latihan ini yaitu unsur TNI AD, diantaranya tiga unit mobil dan empat unit motor kendaraan taktis pasukan khusus. Unsur TNI AL, diantaranya satu unit Class Sigma, satu unit Class Parchim, satu unit LPD, satu unit Patkamla, empat unit Sea Raider, dua unit Helly Bell, tiga puluh unit Perahu Karet, dua unit LVT- 7, dua unit RM Grad dan dua unit BMP. Unsur TNI AU, diantaranya satu unit C-212, dua unit Sukhoi, dua unit T-50, sembilan unit C-130, enam unit CN-295, satu unit Helly SAR dan satu unit Helly NAS 332.(Red).

Dua Wilayah Kecamatan Di Rohul, Riau Terendam Banjir

Order Detail
Rohul.Metro Sumut
Hujan deras yang turun melanda menyebabkan empat desa dan satu kelurahan di dua wilayah kecamatan, yakni, Desa Pematangan Berangan, Koto Tinggi, Babussalam, Rambah Tengah Hulu (RTH-Pawan), Kelurahan Pasir Pengaraian di Kecamatan Rambah dan Desa Aliantan di Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), serta ribuan warga juga ribuan unit rumah warga di empat desa dan satu kelurahan tersebut menjadi korban banjir. Kerugian materi yang timbul akibat banjir tersebut mencapai milyaran rupiah dan aktifitas warga di sini terganggu. Rabu (18/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, terlihat ketinggian air baik di bilangan Desa RTH-Pawan, Dusun Tulang Gajah dan Dusun Nogori, merupakan daerah dataran rendah ini, ketinggiannya berkisar antara 30 hingga 150 sentimeter. Di lokasi banjir itu, sebagian warga berusaha menyelamatkan barang-barang dari dalam rumahnya. Namun, sebagaian warga lainnya, menjadikan bencana banjir ini sebagai tontonan dengan berdiri di areal lokasi banjir.

Wawan salah satu Warga RTH-Pawan mengatakan didesanya, sedikitnya seratusan unit lebih rumah warga terendam banjir, mereka berusaha dengan cepat menyelematkan barang-barang mereka dengan menumpang ke rumah warga lain yang belum terkena banjir “ Katanya.

Wawan menjelaskan, Kejadian banjir ini biasa terjadi setiap tahunnya, pak. Tapi kali ini, kami kalut pak, karena meluapnya air dari sungai Pawan, sehingga banyak rumah warga terendam dan barang-barang tidak bisa diselamatkan. Kami berharap bantuan dari Pemkab Rohul, sebab beras kami sudah basah, kemudian untuk mencari nafkahpun tak bisa karena rumah masih terendam air “ Jelasnya.

Kondisi serupa juga dialami oleh warga Dusun Tulang Gajah, kedalaman air di dusun ini mencapai 1 meter, namun dalam waktu beberapa menit saja, air kembali naik, diperkirakan ribuan rumah tergenang air dari luapan Sungai Batang Lubuh. Kemudian di Desa Pematang Berangan dan Dusun Nogori Desa Babussalam, jalan yang menghubungan kedua dusun ini terputus, akibat tingginya luapan air yang membanjiri dan terlihat masyarakat di sini hanya bisa pasrah saja.

Rahmat salah Warga Pematang Berangan mengatakan Kami berharap adanya perhatian dari Pemkab Rohul, soalnya banjir ini membuat perabotan rumah tangga dan barang-barang yang akan dikonsumsi sudah dibenam air, sampai saat ini belum ada bantuan apapun “ Ucapnya.
Begitu juga dengan keadaan banjir di Simpang Supra, akibat air dari Sungai Batang Lubuh yang meluap, sehingga akses jalan utama desa ini terputus dan tidak bisa dilewati, bahkan pengguna jalan baik roda dua dan roda empat harus memutar arah dari Jalan Lingkar, melalui Dusun Kampung Baru, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah.

Terlihat, sejumlah personil Satlantas Polres Rohul dipimpin IPTU Abuzar aktif melakukan patroli di beberapa lokasi titik banjir, termasuk di Dusun Tulang Gajah. Personil lalulintas ini ingin memastikan kalau jalan tersebut tidak bisa dilewati lagi sebab kedalaman air masih tinggi dan membahayakan dilalui oleh kenderaan roda dua dan roda empat.

Akibat banjir ini, tercatat ratusan rumah penduduk di empat desa di Kecamatan Rambah dan Kecamatan Tambun terendam banjir. Data di himpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul, wilayah korban banjir di Kecamatan Rambah yakni, Desa RTH-Pawan sebanyak 102 unit rumah terendam banjir, kedalamannya 50 sampai 150 cm. Dusun Pawan Hulu, jumlah rumah terendam sebanyak 80 unit, dihuni 450 jiwa.

Selanjutnya Dusun Tanjung Harapan Kelurahan Pasir Pengaraian, jumlah rumah yang terendam 134 unit, ketinggian air mencapai 80-120 cm. Desa Koto Tinggi 75 unit rumah terendam banjir, akses jalan terputus akibat di genangi air dengan ketinggian mencapai 80-150 cm dan Desa Babusalam, 745 unit rumah  2425 jiwa, 1 unit SD/MIN, 2 unit surau suluk, 1 unit masjid, 1 unit posyandu dan 1 unit kantor perpustakaan terendam banjir, ketinggian air mencapai 150-170 cm. Sedangkan Di Desa Aliantan Kecamatan Kabun, tercatat 176 unit rumah terendam banjir dan 800 jiwa warga harus mengungsi.

Selain itu, luapan air dari aliran Sungai Batang Lubuh juga menyebar hingga ke Jalan Tuanku Tambusai di Kota Pasir Pengaraian. Akibatnya, jalan utama di ibukota Kabupaten Rohul itu terendam, ketinggian air hingga mencapai selutut orang dewasa. Terlihat banyak pengendara roda 2 yang terjebak di tengah genangan air, karena memaksakan diri untuk menerobos jalan yang sedang digenangi air itu.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul Aceng Herdiana mengatakan dirinya kini berada di Jakarta, namun anggota dari Satuan Reaksi Cepat (SRC) sudah berada di lapangan," Saat ini sejumlah SRC dari BPBD Rohul, Tagana dari Dinas Sosial Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Rohul sudah berada di lokasi banjir untuk membantu warga “ Katanya.(Rusman)

Amran Utheh Tinjau Tanah Longsor Batu Badar Di Tanjung Medan

Order Detail
Rantauprapat.Metro Sumut
Drs. Amran Utheh, M.AP Pj. Bupati Labuhanbatu didampingi Asisten Ekbang Faisal Amri Siregar, ST, Kaban Kesbang Pol Linmas Hasnul Basri, S.Sos, Kadis Cipta Karya H. Mas’ud, ST, Kabag Humas Infokom Drs. Sugeng dan Camat Bilah Barat H Aidi Syahmir Hasibuan, SIP serta Kasat Pol PP Abdul Haris Nasution, secara bersama-sama meninjau tanah longsor bantaran sungai bilah yang ada di Dusun Batu Badar (Aek Monang) Desa Tanjung Medan, kecamatan Bilah Barat, Labuhanbatu. Selasa (17/11/2015).
          
Informasi yang dihimpun Media ini, Pj. Bupati Labuhanbatu Drs. Amran Utheh, M.AP meminta kepada warga masyarakat agar menanam pepohonan didaerah bantaran sungai dengan tanaman jenis pohon waru atau bamboo, dengan adanya pohon jenis tersebut nantinya dapat berfungsi untuk menahan erosi atau longsor jika musim penghujan datang.

Mantan Kadis Pendidikan Labuhanbatu Amran Utheh  mengatakan untuk menanggulangi tanah longsong di bantaran sungai bilah dimaksud, agar tidak menggerus badan jalan dan segera dilakukan pemasangan beronjong sepanjang 500 meter dengan mempergunakan dana tanggap darurat sepanjang masih mencukupi untuk membangun beronjong dan jembatan rambin, bila tidak mencukupi ia meminta kepada Asisten Ekbang agar anggarannya dibawakan dalam APBD Tahun Anggaran 2016 “ Katanya.          

Lanjut Amran Utheh, Saya minta kepada Asisten Ekbang dan Dinas terkait untuk mengatasi musibah ini dengan menggunakan dana tanggap darurat untuk membangun beronjong dalam hal mengatasi tanah longsor tersebut, sedangkan untuk memperbaiki atau membangun jembatan rambin, saya minta Kepala Desa dapat menggunakan dana ADD yang ada “ Ucapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Medan, Zulham Rambe ketika dikonfirmasi, bahwa banjir sungai bilah tersebut terjadi seminggu yang lalu akibat air hujan yang turun cukup lebat di hulu sungai, akibatnya air sungai meluap dan menggenangi rumah penduduk yang berada di daerah bantaran sungai,“ Selain tanah longsor banyak juga peralatan elektronik rumah penduduk yang terendam, namun sampai saat ini tidak ada korban jiwa “ Tuturnya.


Zulham menjelaskan, banjir kiriman tersebut selain melongsorkan bantaran sungai bilah dan hampir menggerus badan jalan di Tanjung Medan, akibatnya juga telah merusak jembatan rambin di Tebing Linggahara yang disebabkan tertimpa pohon mangga yang tumbang diterjang air bah,“ Kami berharap kiranya masalah tanah longsor dibantaran sungai bilah ini dapat segera diatasi agar tidak lebih meluas lagi “ Jelasnya.(Rusman).

9 Desember Anak Medan Jangan Golput

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Komisi Pemilihan Umum Kota Medan menggelar sosialisasi Pilkada di Kampus FISIP USU, Sosialisasi ini ditujukan kepada pemilih pemula khususnya mahasiswa, dengan mengusung tema "Anak Medan Jangan Golput". Selasa (17/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Sosialisasi ini merupakan kerjasama Ikatan Mahasiswa Departemen Ilmu Politik FISIP USU dengan KPU Kota Medan.

Dekan FISIP USU dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih kepada KPU Kota Medan yang mau bekerja sama dengan kampusnya dalam melakukan pendidikan politik ke mahasiswa," Kami berterimakasih kepada KPU Kota Medan yang sudah mau datang ke FISIP USU, untuk melakukan sosialisasi ke mahasiswa tentang pemilukada yang tinggal menghitung hari “ Katanya.

Komisioner KPU Kota Medan Edy Suhartono mengatakan bahwa agenda hari ini dilakukan untuk memastikan mahasiswa menggunakan hak politiknya pada pilkada Kota Medan," Karena selama ini banyak mahasiswa - mahasiswa, dengan alasan - alasan mereka tidak berada di Kota Medan, kemudian tidak memilih, maka kita mau pastikan agar memilih pada hari H nanti “ Ucapnya.

Edy menjelaskan, permasalahan menurunnya tingkat pemilih pemula diakibatkan oleh minimnya informasi yang didapatkan tentang pemilukada “ Jelasnya.

Edy berharap, pada hari pemilihan semua pemilih dapat hadir untuk menggunakan hak suaranya," Maunya mereka bisa hadir dengan suasana enjoy, bukan malah kemudian menghindari memilih liburan pada hari H, padahal kita pastikan hari liburan nanti diberikan agar digunakan mereka untuk mencoblos “ Harapnya.

Ditanyai soal minat pemilih pemula, Edy menjawab Kota Medan memiliki jumlah pemilih pemula yang tidak terlalu banyak," Yang kita tatar adalah kesadaran mereka, bagaimana hak politik di negara kita ini harus dijalankan “ Jawabnya.


Selain melakukan sosialisasi, IMADIP bersama KPU Kota Medan menggelar panggung musik dan deklarasi anti Golput para mahasiswa yang hadir pada gelaran tersebut.(Red)

Kesan Pilkada Serentak Di Paksakan

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Terkait Pilkada serentak yang akan digelar  pada 9 Desember 2015, seakan dipaksakan. Ini sebagaimana dilihat dari undang-Undang (UU) yang baru sekali diputuskan, namun harus langsung menjadi tahapan-tahapan pilkada. Senin (16/11/2015).

Siti Zuhro Peneliti Senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mengatakan dalam keadaan tahapan yang dijalani, judicial review terhadap UU seharusnya digunakan untuk mereview jika ada politik dinasti dan calon tunggal," Belum lagi kesiapan KPU dan Bawaslu. Menghadapi perubahan perubahan seperti ini. Jauh dari ideal “ Katanya.

Lanjut Siti, pelaksanaan pilkada serentak ini terlalu nekat. Pasalnya, calon tunggal di pilkada ini terbilang banyak," Dan ini juga animo dari masyarakat dan parpol. Terhadap parpol menurut saya ini catatan yang serius terhadap pelaksanaan pilkada serentak, tapi kita terlalu nekat “ Ucapnya.

Menurut Siti, masih banyak yang harus direvisi terkait UU Pilkada. Belum lagi dengan adanya peraturan dibolehkannya mantan napi atau tahanan yang statusnya bebas bersyarat dibolehkan untuk mencalonkan diri dalam perhelatan pilkada “ Ungkapnya.

Siti menjelaskan, hal tersebut terlihat seperti demokrasi Indonesia minus moral politik dan etika. Sementara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya menyelenggarakan lantaran hanya mengacu pada UU “ Jelasnya.


Siti menambahkan, tugas Bawaslu menjadi jauh lebih berat daripada KPU, karena harus menunnjukkan bahwa lembaganya berfungsi mengatasi penyimpangan pilkada," Panwaslu dan Bawaslu harus bertugas sungguh-sungguh mencegah mengawasi secara proaktif, mencegah potensi pelanggaran dan semua pelanggaran “ Tambahnya.(Melvy).

KPK Periksa Dewan Demokrat & PKS Di Medan

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi berada di Medan, sedikitnya 7 anggota DPRDSU periode 2009-2014 yang diperiksa, Pemeriksaan terhadap para “wakil rakyat” ini masih dilaksanakan di Mako Brimob (Brigade Mobil) Kepolisian Daerah Sumatera Utara, jalan Wahid Hasyim Medan. Minggu (15/11/2015)

Informasi yang berhasil dihimpun Media ini, Sedikitnya ada 7 dewan periode lalu yang diperiksa pada Sabtu, 14 Nopember 2015, antara lain Borkat Tambak (Fraksi Demokrat), Megalia Agustina (Fraksi Demokrat), Nur Hasanah (Fraksi Demokrat), Khairul Fuad (Fraksi Demokrat), Tia Isah Ritonga (Fraksi Demokrat), M. Nuh (Fraksi PKS) dan Ikhrimah Hamidy (Fraksi PKS).

Beberapa diantara yang diperiksa mengelak ketika dimintai keterangan seputar materi pemeriksaan, seperti M. Nuh, yang hanya menegur ramah dan berlalu, sambil berkata “Salat dulu ya”.

Demikian juga, Mega, yang tampak mengenakan jilbab hitam saat selesai menunaikan shalat di Masjid Nurul Huda, komplek Brimob, tergesa-gesa menghindari wartawan dan buru-buru naik ke ruang pemeriksaan,“ Saya belum selesai. Nanti, nanti saja ya “ Katanya.


Sementara pemeriksaan KPK ini diyakini berkaitan erat dengan dugaan suap interpelasi dan pemulusan APBD Provinsi Sumut terhadap anggota DPRD Sumut saat periode 2009-2014.(Red).

Terkait Aksi Mogok Nasional Buruh, Poldasu Siap Amankan

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Menjelang aksi mogok nasional dan juga mogok daerah, khususnya di Wilayah Sumut pada tanggal 18 s/d 20 November 2015, Polda Sumut telah melakukan serangkaian antisipasi agar situasi tidak meningkat menjadi aksi anarkis dengan sejumlah kegiatan dan langkah-langkah taktis. Minggu (15/11/2015).
                          
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan masyarakat dapat memaklumi apabila pada saat terjadinya aksi unjuk rasa terjadi kemacetan panjang dan di titik-titik strategis “ Katanya.

Lanjut Helfi, Polisi akan melaksanakan pengawalan dan kanalisasi aksi massa unjuk rasa ke sasaran aksi dan tetap akan mewaspadai adanya kelompok kepentingan lain yang mungkin akan memanfaatkan momen ini menjadi bentrokan massal dan atau pun membahayakan kepentingan umum,” kata perwira menengah lulusan Akpol 1992 ini “ Ucapnya.

Helfi menjelaskan, Dalam melaksanakan pengamanan, Polri senantiasa mengedepankan tindakan persuasif dan menghindari tindakan kontra produktif serta mencegah tindakan arogansi anggota di lapangan yang dapat memicu emosional pengunjuk rasa dan melakukan penegakkan hukum terhadap pelaku pidana secara tegas dan transparan, profesional, proporsional, prosedural, akuntabel dan menjunjung tinggi HAM serta menjamin kepastian hokum “ Jelasnya.

Seperti yang telah didengang dengungkan aktifis buruh belakangan ini, aksi mogok nasional ini dilaksanakan untuk menyikapi PP Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, dimana pada aksi besar-besaran nanti massa buruh akan memaksa Kepala Daerah (Gubernur, Walikota, Bupati) untuk mencabut dan menolak PP tersebut serta menuntut kenaikan upah buruh.

Sebelumnya, pada tanggal 4 dan 5 Nopember, massa ABS (Aliansi Buruh Sumut) telah melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Gubernur Sumut, jalan Diponegoro Medan, namun pada saat itu, buruh tidak berhasil bertemu dengan Plt. Gubsu, Tengku Erry Nuradi.

Sementara dihadapan sejumlah pejabat eselon II yang mewakili Plt. Gubsu ketika itu, Nicholas selaku pimpinan aksi meminta sebelum tanggal 18 Nopember ini, pihaknya dapat bertemu dengan kepala pemerintahan provinsi Sumut tersebut.(Red).



Stok Aman Karena Beras Impor Vietnam

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Kedatangan beras impor asal Vietnam ke gudang Perum Bulog membuat pedagang beras di Pasar Induk Cipinang (PIC) bernafas lega. Sebab, ada cadangan stok beras membuat harga beras diprediksi stabil hingga puncak panen gabah tahun depan. Minggu (15/11/2015).

Ici salah seorang pedagang grosir mengatakan kalau berkaca tahun lalu harga beras naik paling cepat itu bulan Januari-Maret. Ini kan kita juga belum tahu El Nino ini parahnya seberapa, karena ada beras impor di gudang Bulog orang jadi nggak khawatir, apalagi stoknya belum dikeluarin “ Katanya.

Lanjut Ici, semua pedagang grosir di PIC selalu mendapatkan jatah beras Bulog jika pemerintah memutuskan impor beras. Hal ini yang membuat pedagang tidak was-was kesulitan mendapat beras lokal di akhir tahun dan 3 bulan pertama tahun depan “ Ucapnya.

Ici menjelaskan Harusnya memang begini, karena ada beras di gudang yang pedagang nakal juga nggak berani timbun beras banyak-banyak. Sebenarnya, kalau nggak ada impor pasti naik karena El Nino ini kan masih belum pasti. Musim panen paling banyakkan bulan keempat. Kalau tidak ada stok bisa rawan harganya “ Jelasnya.

Menurut Ici, setiap kali pemerintah impor, pedagang di PIC mendapat setidaknya 2-4 ton beras impor dalam sepekan. Dirinya sendiri biasa menyetok beras lokal asal Subang, Karawang, dan Indramayu sebesar 30-an ton sebulan, sehingga tambahan ‘jatah’ beras impor cukup membantu,“ Kita biasanya dapat beras Vietnam atau Thailand, itu dikoordinir sama koperasi pedagang. Jadi saya kira impor beras pemerintah sudah cukup bagus, bagusnya walaupun impor berasnya ditahan di gudang “ Ungkapnya.

Ici menambahkan, Kalaupun ada kenaikan perubahan harga beras masih di kisaran Rp 100-500/kg dalam sebulan sehingga masih dianggap wajar. Harga beras terendah di PIC saat ini adalah Rp 7.500/kg dan harga paling tinggi adalah beras Pandan Wangi Cainjur yang dipatok Rp 13.000/kg “ Tambahnya.

Informasi yang dihimpun Media ini, harga beras lokal yang setara dengan kualitas beras impor Vietnam yakni IR 64 adalah Rp 9.000/kg untuk kualitas IV, Rp 9.400/kg kualitas III, Rp 10.000/kg kualitas II, dan Rp 10.500/kg kualitas I, Harga janis beras medium lainnya dari jenis Muncul dan Ramos saat dihargai sebesar Rp 10.000 untuk kualitas III, Rp 10.500 beras kualitas II, Rp 11.000 beras kualitas I, dan Rp 12.000 untuk kualitas super.


Sementara beras premium dari jenis Pandan Wangi Cianjur saat ini dipatok seharga Rp 10.000 untuk kualitas III, Rp 12.000/kg untuk kualitas II, dan Rp 13.000/kg untuk kualitas I.(Melvy)

Pacar Di Goda, Golok Pun Melayang

Order Detail
Pangkalpinang.Metro Sumut
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit-Reskrimum) Subdit III Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menangkap Decky (20) warga Rejosari yang merupakan pelaku pembacokan terhadap Ade Shinta (17) warga Girimaya dan Dani (31) warga Air Itam di parkiran Bangka Trade Center (BTC).Sabtu (14/11/2015).

Kasubdit III Jatanras Kompol Irwan Masulin Ginting mengatakan peristiwa itu berawal saat kedua korban, Ade dan Dani selalu menggoda kekasih pelaku dan menantang melalui pesan singkat. Tak terima lantaran kekasih idamannya digoda, lalu Decky nekat mendatangi kedua korban di kawasan parkir BTC sempat terjadi cek-cok mulut sebelum pembacokan “ Katanya.

Lanjut Irwan, Decky kini sudah ditetapkan sebagai Tersangka (Tsk) dan diamankan ditempat kediaman temannya di Desa Kace usai membacok. Dari tangan pelaku aparat menyita barang bukti berupa sebilah golok yang disembunyikan di pohon pisang,” Merasa jengkel, Tsk langsung mengambil sebilah golok dirumahnya bersama teman, tanpa basa-basi pelaku membacok korban Ade hingga melukai kepala bagian kiri. Melihat aksi Decky, salah satu tukang parkir yakni Dani mencoba melerai dan menghentikan aksinya. Namun naas, Dani malah jadi korban dan terluka pada pergelangan tangannya “ Ucapnya.

Irwan menjelaskan, Pelaku pun sempat melarikan diri ke Desa Kace dirumah temannya, lokasinya kita kunci dan berhasil diamankan disana. Kemudian untuk barang bukti, kita amankan sebuah senjata tajam yang disembunyikan pelaku pada pohon pisang dekat rumah temannya “ Jelasnya.


Irwan menambahkan, Hingga saat ini, Decky masih diamankan di Subdit III Jatanras Polda Babel guna penyidikan lebih lanjut. Pelakunya pun dijerat berdasarkan Pasal 354 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 8 tahun. Sedangkan untuk kedua korban sampai detik ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) Kota Pangkalpinang “ Tambahnya.(Pay).

Dua Anggota DPRD Muba Di Tuntut 4 Tahun

Order Detail
Palembang.Metro Sumut
Jaksa penuntut umum dari KPK menuntut 4 tahun kurungan penjara dan denda Rp200 juta terhadap dua anggota DPRD Muba, Bambang Karyanto (BK) dan Adam Munandar (AM) atas kasus korupsi APBDP Muba 2015. Sabtu (14/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Pada sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN) Klas I Palembang, JPU KPK menilai kedua terdakwa secara sah dan terbukti melanggar Pasal 12 huruf a UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Seusai mendengarkan tuntutan JPU KPK, terdakwa BK dan AM diberikan kesempatan majelis hakim yang dipimpin Hakim Ketua Parlas Nababan SH untuk berkonsultasi dengan penasihat hukum masing-masing.

Keduanya pun akan mengajukan pledoi atau pembelaan pada sidang selanjutnya yang dijadwalkan pada pekan depan,“ Iya kami mengajukan pembelaan (pledoi) “ Kata kedua terdakwa.


Terdakwa BK dan AM merupakan tersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK dalam perkara dugaan suap untuk melancarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2014 dan Pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Musi Banyuasin 2015.(Lina).

Jokowi Kecam Serangan Paris

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Presiden RI Joko Widodo mengatakan duka cita kepada korban serangan Paris dan mengutuk aksi terorisme, dalam keterangan pers di Bandara Halim Perdanakusuma. Sabtu (14/11/2014).

Presiden mengajak masyarakat internasional memerangi terorisme," Terorisme tidak dapat ditoleransi dan mengajak dunia internasional memerangi terorisme “ Kata Jokowi menjelang keberangkatan menuju Turki untuk menghadiri KTT G20.

Melalui Twitter Presiden Jokowi juga menuliskan : "Duka cita mendalam bagi korban aksi kekerasan di Paris. Terorisme, apapun bentuk dan alasannya tidak dapat ditolerir -Jkw".(Melvy).



Polda Kepri Tangkap Kompol IS Dan Mantan Perwira Polisi Lagi Pesta Narkoba

Order Detail
Batam.Metro Sumut
Sungguh memalukan seorang perwira Polda Kepri berpangkat Kompol IS ditangkap saat pesta narkoba di bekas Hotel Rasinta, Nagoya, Kota Batam. Dia diringkus bersama mantan perwira polisi yang sudah dipecat dan 18 warga sipil lainnya dalam sebuah penggerebekan. Jumat (13/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Polisi juga mnemukan sjumlah barang bukti narkoba dan alat isap.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol Wiyarso mengatakan Iya diduga ada anggota polisi yang kita amankan, nanti pengurusannya dengan Propam. Dari hasil tes urine mereka dinyatakan positif “ Katanya.


Sementara Kapolda Kepri Brigjend Pol Arman Depari melalui Kabid Humas Polda Kepri AKBP Hartono menerangkan oknum perwira yang mengkonsumsi narkoba tersebut tetap diproses sesuai prosdur hukum," Pak Kapolda meminta kasus Kompol IS yang pernah bertugas di Lingga dan Karimun itu ditindak lanjuti dan diproses sesuai aturan Polri “ Terangnya.(Ravii).

Jadwal Ulang Pemeriksaan Kamaluddin Harahap Oleh KPK

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Penyidik KPK memastikan mnjadwal ulang pemeriksaan tersangka pnerima suap pmbatalan hak intrplasi DPRD SUmut, Kamaluddin Harahap. Sbelumnya, kmarin Kamaluddin tak hadir dngan alasan sakit.

Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK mengatakan KPK sudah kirim panggilan pemeriksaan ulang kepada KH pekan depan. KPK baru tahu kemarin, alasan KH tidak hadir itu alasanya sakit “ Katanya.

Lanjut Yuyuk, Selain Kamaluddin, KPK juga akan kmbali melakukan pemeriksaan pada sejumlah anggota dan mantan anggota DPRD Sumut dalam kasus yang sama. Termasuk Evi Diana politisi Golkar yang mngakui ada menerima duit interplasi Rp 300 juta “ Ucapnya.


Diketahui, Evi Diana adalah istri Plt Gubsu Tengku Errry Nuradi yang juga terindiaksi kuat secara brsama-sama ikut mnilap duit Banos dngan Gatot, jelang Pilgubsu 2015. Selain itu, Erry Nuradi diduga ikut menyuap pihak Kejaksaan guna menghentikan penetapan status tersangka Gatot di Kejatisu dan Kejagung.(Melvy).

Terkait Proyek Listrik Tersangka Dewie Limpo, KPK Periksa Menteri ESDM

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Pihak Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dan menjadwalkan pemeriksaan pada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. Jumat (13/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Sudirman dipanggil guna dicecar sebagai saksi terkait kasus suap melibatkan anggota Komisi VII dari Hanura, Dewie Yasin Limpo, soal pembahasan anggaran proyek pembangkit listrik mikro hidro di Kabupaten Deiyai, Papua.

Plh Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan Sudirman Said diperiksa untuk tersangka RB (Rinelda Bandaso), kasus Kabupaten Deiyai “ Katanya.

Rinelda diketahui merupakan Sekretaris pribadi Dewie Limpo. Rinelda, Dewie, dan Sudirman, diketahui mengikuti Rapat Kerja antara Komisi VIII Energi DPR dan Kementerian ESDM pada 8 April 2015.

Rapat yang berlangsung sekitar 3 jam 40 menit ini membahas tindak lanjut hasil keputusan rapat kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri ESDM tanggal 26-28 Januari 2015 dan isu strategis lain seperti RUU Migas dan harga minyak.(Sandy).

Permainan Beras Di Sumatera Utara

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) melaporkan beberapa kinerjanya ke Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/11/2015).

Informasi yang berhasil dihimpun Media ini, KPPU tengah melakukan pemantauan ketat terhadap pemain beras besar di 11 provinsi di Indonesia, termasuk Sumatera Utara, sebagai wilayah sentra produksi beras nasional.

Ketua KPPU Syarkawi Rauf di Istana "mengatakan kita melakukan monitoring terhadap 11 provinsi yang merupakan sentra produksi beras nasional, di masing-masing provinsi itu ada 5-7 pemain besar “ Katanya.

Lanjut Syarkawi, pemantauan pedagang beras besar ini menjadi hal yang sangat penting. Pasalnya beras merupakan komoditi pokok masyarakat Indonesia dan pergerakan harganya sangat sensitif terhadap angka inflasi nasional “ Ucapnya.

Menurut Syarkawi, Sesuai dengan kewenangan KPPU, Syarkawi siap menindak para pedagang beras besar tersebut jika terbukti melakukan tindakan yang anti persaingan usaha. Diakuinya struktur perdagangan di Indonesia saat ini memungkinkan untuk melakukan tindakan itu," Kalau ada tindakan anti persaingan impact langsung itu harga menjadi tinggi, barang langka, harganya mahal “ Ungkapnya.

Syarkawi menjelaskan, Adapun 11 provinsi yang tengah diawasi ketat itu disebutkan Syarkawi contohnya seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, bahkan hingga Papua Barat lebih tepatnya di‎ Merauke yang juga menjadi salah satu sentra produksi beras “ Jelasnya.


Syarkawi menambahkan, Mengenai hukuman yang bakal dikenakan kepada para pemain beras itu, selain akan dikenakan sanksi administrasi KPPU juga akan memberikan rekomendasi pencabutan izin usaha yang bersangkutan," Respon Pak Presiden sangat mendukung upaya KPPU untuk melakukan penegakan hukum di pangan itu “ Tambahnya.(Melvy).

Buku SD Mengajarkan Ibu Bisa Jadi Pelacur Telah Beredar

Order Detail
Malang.Metro Sumut
Kini dunia pendidikan Sekolah Dasar di Kota Malang, telah rusak atas munculnya kalimat yang memperbolehkan seorang ibu menjadi pelacur, demi memenuhi tanggung jawabnya menghidupi anak-anaknya. Jumat (13/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kalimat tak layak untuk pelajar tingkat sekolah dasar ini, termuat dalam Buku Kerja Siswa Insan Bermartabat, untuk semester 1, kelas V sekolah dasar.

Dalam buku tersebut, tepatnya pada halaman 34, termuat penjelasan tentang tindakan bertanggungjawab, beserta contoh-contohnya, Pada awal kalimat, hingga memasuki contoh-contoh bentuk tanggunjawab yang pertama, memang tidak ada masalah.

Namun, saat masuk pada poin dua tentang tanggungjawab kepada keluarga, termuat kalimat yang tidak patut untuk anak usia sekolah dasar, Kalimat dicontoh poin kedua tersebut adalah, "Seorang ibu hidup dengan tiga anak, karena suaminya meninggal dia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya, walaupun harus menjadi pelacur sekalipun, karena demi memberikan kehidupan dan tanggung jawab atas ketiga anaknya".

Buku kerja siswa ini, dibuat Dinas Pendidikan Kota Malang, dengan tim penyusun Nita Retno Wahyuning, Hidayah, dan Valentina Ratna Rahayu.


Sementara, editornya adalah Basori. Buku ini, digunakan sebagai buku pendamping, dalam proses belajar mengajar siswa, Kabar tentang adanya kalimat tidak patut dibaca oleh siswa sekolah dasar ini, pertama kali ramai terjadi di SD Model Telogowaru.(Eva).

Reskrim Polsek Belawan Tangkap Pengedar Sabu

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Tersangka pengedar sabu saat tiduran didalam rumahnya ditangkap petugas Reskrim Polsekta Belawan. Tersangka AS (49) warga Gang Teratai Lingkungan 12, Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli saat ini tersangka meringkuk di sel tahanan polisi. Jumat (13/11/2015).
Informasi yang dihimpun Media ini, pihak kepolisian juga menyita barang bukti berupa 8 klip plastik diduga kuat berisi sabu-sabu kurang lebih 8 gram, satu set bong, 1 dompet berwarna biru, 1 unit timbangan elektrik, 2 buah pipet dan 70 plastik klip kosong.

Kapolsek Belawan Kompol Kosim Sihombing melalui Kanit Reskrim AKP Adi Haryono mengatakan ditangkapnya terduga AS yang merupakan pengedar sabu tersebut merupakan pengembangan kasus atas tertangkapnya seorang pria pengguna narkoba “ Katanya.

Lanjut Adi, Terkait dengan keterangan pengguna narkoba itu, sejumlah petugas Polsekta Belawan kemudian melakukan penggerebekan dan di dalam rumah AS persisnya pada rak televisi ditemukan Barbut sabu di dalam sebuah dompet biru “ Ucapnya.


Adi menjelaskan, Sesuai pengakuan AS barang bukti berupa 8 gram sabu-sabu tersebut dibelinya dari pria A warga Medan Labuhan dengan harga Rp 900 ribu per gram dan dijualnya kembali kepada orang lain dengan harga Rp 1 juta per gram, Guna pengusutan lanjut. AS berikut barang bukti kini diamankan di Mapolsekta Belawan “ Jelasnya.(Hamnas)
Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger