Latest Products
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan

Lubang Besar 50 Meter Menghiasi Jalan Raya Gubeng Yang Amblas

Order Detail
Surabaya.Metro Sumut
Amblasnya Jalan Gubeng tepatnya didekat Elizabet Bag/BNI Gubeng di Surabaya saat ini jadi tanda tanya semua pihak, Amblasnya jalan tersebut membuat arus lalu lintas terputus karena jalan tidak dapat dilalui.

Informasi yang dihimpun Media ini. Seperti diketahui, lokasi amblesnya Jalan Gubeng Surabaya ini tak jauh dari lokasi proyek basement Rumah Sakit Siloam Jalan Raya Gubeng, Beberapa bagian jalan di Jalan Gubeng Surabaya ambles dengan kedalaman lebih dari 15 meter. Dari foto-foto yang beredar di social media, Jalan Gubeng amblas hingga membuat lubang besar dengan diameter 50 meter dan kedalaman 8 sampai 15 meter. Tidak hanya jalan yang amblas, Tiang dan trafo listrik di depan gedung Bank BNI ikut jatuh ke halaman gedung BNI 46, Pedestrian di depan gedung BNI 46 juga ikut tergerus.

Hasan (40) salah satu saksi mata yang berada di lokasi sempat mengira terjadi gempa bumi di sekitar Jalan Raya Gubeng, Hasan mengatakan tanah amblas itu terjadi sekitar pukul 21.15 WIB,” Saat itu, Saya berada di radius sekitar 400 meter dari lokasi kejadian, Semula saya mengira terjadi gempa bumi karena tanah tempat saya berdiri bergerak disertai suara 'bom' seperti ada bangunan yang ambruk “ Katanya, Rabu (19/12/2018).

Lanjut Hasan, Amblesnya Jalan Raya Gubeng disertai dengan listrik padam di area sekitarnya,” Termasuk Rumah Sakit Siloam yang berada di dekat lokasi amblesnya Jalan Raya Gubeng juga mati lampu. Sempat panik di dalam rumah sakit ini tadi. Dokternya sampai keluar semua “ Ucapnya. (Sandy).




Truk Terbalik Di Jalan Rusak

Order Detail
Medan Labuhan.Metro Sumut
Kerusakan jalan yang mengakseskan Medan Belawan semakin hari semakin parah. Akibatnya, truk ‎Mitsubishi Fuso BK 9215 EG terbalik di Jalan KL Yos Sudarso, Km 16, Kel. Pekan Labuhan, Kec. Medan Labuhan, Rabu (4/10) siang.

Truk bermuatan seng itu membawa muatannya dari gudang Seruwai menuju ke Medan. Ketika melintas di lokasi, kondisi yang sudah rusak parah dengan genangan air membuat truk tidak stabil.

Akibatnya, truk yang disopiri Herianto (30) tiba - tiba terbalik. Kondisi truk yang melintang di badan jalan membuat arus lalu lintas terganggu, kendaraan yang akan melewati jalan rusak itu terjebak macet.

Warga sekitar melihat kondisi itu mencoba mengatur arus lalu lintas, tak berapa lama petugas Satlantas‎ Polsek Medan Labuhan datang ke lokasi untuk menertibkan arus lalu lintas."Jalan ini baru berusia 5 tahun, tapi sudah rusak parah. Lihatlah sudah berapa kali truk terbalik di jalan ini, kalau ini dibiarkan terus pasti akan makan korban," oceh Samsul, warga sekitar.

Di sela - sela arus lalu lintas macet, mobil derek datang untuk mengangkat truk yang terbalik. Akhirnya, setelah beberapa jam kemacetan terjadi, truk yang terbalik dapat kembali berdiri tegak dan beranjak dari lokasi.

Pasca terbaliknya truk itu, kondisi arus lalu lintas masih sulit dilalui kendaraan. Pasalnya, kondisi jalan yang rusak dan dipenuhi genangan air belum juga diperbaiki oleh pemerintah. "Ini yang buat kita sulit, kalau sudah jalan rusak pasti macet. Tapi, kita tetap mengawasi arus lalu lintas agar tetap normal. Kita berharap agar jalan ini cepat diperbaiki," kata Kasat Lantas Polsek Medan Labuhan, AKP SR Sihite. (mu-1/hn).


Gunung Marapi Di Kabupaten Agam Meletus

Order Detail
Agam.Metro Sumut
Gunung api Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) meletus mengeluarkan material debu vulkanik yang bertiup ke arah Timur. Minggu (04/06/2017).

Informasi yang dihimpun Media ini, Dari pantauan Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Sumbar di Bukittinggi, Minggu, letusan tercatat mulai terjadi pada 10.01.36 WIB," Letusan pertama mengeluarkan asap warna abu-abu tebal, tekanan lemah, dengan amplitudo enam milimeter dan lama gempa 35 detik " Kata Hartanto Petugas Pos PGA Marapi.

Ketinggian asap di letusan pertama diperkirakan mencapai 300 meter. Selanjutnya, letusan ke dua terjadi pada pukul 10.22.41 WIB mengeluarkan asap warna abu-abu tebal dengan ketinggian mencapai 700 meter,” Letusan yang ke dua tampak lebih besar karena pengaruh hembusan angin dan bertiup ke arah Timur atau arah Kabupaten Tanah Datar “ Ungkapnya.

Letusan ke dua tercatat gempa dengan lama 22 detik dan amplitudo empat milimeter dan tekanan lemah.

Kemudian pada pukul 10.50.32 WIB terjadi hembusan dengan asap berwarna putih ketinggian 100 meter dan tidak ada seismic,” Pukul 11.26 WIB aktivitas mulai kembali normal namun kami masih waspada memantau sesuai dengan status dari Gunung Marapi yaitu waspada “ Jelasnya.

Ia mengingatkan agar warga tidak mendaki Gunung Marapi pada radius tiga kilometer dari kawah atau puncak.

Hal itu mengingat kawah sebagai pusat letusan dan sumber keluarnya gas-gas vulkanik yang dapat membahayakan bagi kehidupan. (Lupi).

Belawan Masih Dikepung Banjir Laut Pasang

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Banjir rob masih melanda sejumlah kawasan lokasi di Kecamatan Medan Belawan, Sumatera Utara (Sumut). Ketinggian air mencapai 90 sentimeter. Minggu (28/05/2017).

Pantauan metro sumut.com di lokasi, Jumat (26/05/2017), Banjir merendam ratusan rumah warga. Akibatnya, aktivitas masyarakat terganggu.

Menurut warga setempat, Wiwik (53), banjir rob ini terjadi sejak kemarin. Namun ketinggian air saat itu masih berkisar 90 cm,” Semalam itu nggak kayak gini airnya, lebih rendah. Ini tinggi “ Ungkapnya saat ditemui di lokasi.

Wiwik mengatakan air pasang yang naik itu berasal dari air laut Belawan dan tidak berapa jauh dari lokasi banjir tersebut, serta dari parit kotor yang meluap,” Air pasang laut yang naik ke badan jalan Sumatera di Belawan, juga membawa berbagai kotoran dan air limbah yang berbau, serta berwarna hitam pekat “ Katanya.

Lanjut Wiwik, Air pasang yang meluap itu bisa menimbulkan penyakit gatal-gatal dan warga terpaksa harus menghindar agar tidak tidak terkena limbah sumber penyakit tersebut “ Ucapnya.

Selain bertahan didepan rumah, sejumlah warga, termasuk remaja dan anak-anak, bermain hingga berenang di lokasi banjir.

Sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa mendorong kendaraannya karena mogok. Hingga pukul 16.00 WIB, air masih menggenangi permukiman warga.(Hamnas).

400an Korban Gempa Aceh Dirawat RSU Sigli

Order Detail
Aceh.Metro Sumut
Gempa 6,5 SR yang mengguncang Aceh tadi pagi mengakibatkan jatuh korban, Rumah Sakit Umum Sigli menerima 400an korban terdampak gempa Aceh. Mereka mengalami luka berat dan ringan akibat terkena runtuhan bangunan. Rabu (07/12/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Direktur RSU Sigli, Muhammad Riza Faisal saat ditemui di RSU Sigli Jalan A Majid Ibrahim, Aceh, Rabu (07/12/2016) mengatakan sampai saat ini, dari data yang masuk ada 400an korban yang luka ringan maupun berat “ Katanya.

Pihak rumah sakit terpaksa mendirikan dua tenda untuk Unit Gawat Darurat (UGD) sementara, karena banyaknya jumlah korban gempa Aceh yang tidak mencukupi dirawat di UGD rumah sakit,” Untuk obat-obatan dan tim medis memadai “ Ucap Riza.

Dari Pantauan, Korban rata-rata anak dan dewasa. Mereka mengalami luka patah tulang karena tertimba material bangunan saat gempa Aceh 6,5 SR mengguncang tadi pagi.(Pipit).

Jatuhnya Pesawat Polri, Satu Korban Telah Ditemukan

Order Detail
Batam.Metro Sumut
Pasca jatuhnya pesawat Polri diperairan Kabupaten Lingga, Tim SAR menemukan satu jenazah korban pesawat Polri M-28 Sky Truck P-4201 yang jatuh diperairan Kabupaten Lingga. Jenazah ditemukan pada Sabtu sekitar pukul 17.55 WIB. Minggu (04/12/2016).
                            
Informasi yang dihimpun Media ini, Kabid Humas Polda Kepri AKBP S Erlangga di Batam, Minggu pagi (04/12) mengatakan rencanannya pagi ini dibawa ke RS Bhayangkara Batam untuk diidentifikasi oleh tim DVI Polda Kepri " Selain satu jenazah, sejumlah barang milik penumpang seperti tas, pakaian, KTA, topi, poto-poto sudah terlebih dahulu ditemukan nelayan dan tim SAR “ Katanya.

Lanjut Erlangga, Jumlah penumpang yang ada di dalam pesawat dari 16 orang menjadi 13 orang personil saja,” Sesuai data memang 16, namun tiga personil masing-masing Brigadir Sandoko, Brig Endri L dan Bripda Angga sudah turun di Pangkal Pinang. Sehingga tinggal 13 orang dalam pesawat “ Ucapnya.

Erlangga menjelaskan, Pada Minggu pagi jumlah personil yang melakukan pencarian sebanyak 151 personil dari unsur Basarnas, Polair, TNI AL, BC, BC.RRC Singapura, KPLP,” Ada 16 unit kapal dikerahkan, dua unit helikopter, 1 unit pesawat udara “ Jelasnya.

Pesawat baling-baling milik Polri tersebut diketahui terbang dari Pangkal Pinang menuju Batam pada Sabtu siang. Saat berada diatas wlayah Lingga pesawat hilang kontak hingga akhirnya diketahui jatuh di perairan Kabupaten Lingga pada Sabtu siang.(Rudi).

DIY Diterpa Angin Kencang Sebanyak 34 Kali

Order Detail
Yogyakarta.Metro Sumut
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat sebanyak 34 kali kejadian angin kencang didaerah ini selama 2016 dari Januari hingga 22 November.

Informasi yang dihimpun Media ini, Staf Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Bantul Centauri mengatakan kejadian angin kencang rata-rata menyebabkan pohon tumbang yang menimpa rumah, kandang dan fasilitas umum hingga berakibat kerusakan “ Katanya di Bantul, Rabu (23/11/2016).

Lanjutnya, 34 kali kejadian angin kencang tersebut meliputi 27 kejadian sejak Januari sampai Agustus, kemudian dua kejadian sepanjang Oktober dan lima kejadian angin kencang sepanjang November hingga 22 November “ Ucapnya.

Dia menjelaskan, Sedangkan pada bulan September tidak dilaporkan ada kejadian angin kencang di Bantul karena merupakan musim kemarau, sebab mayoritas angin kencang terjadi saat musim hujan,” Dampak yang paling parah akibat angin kencang 7 November yang melanda 17 titik, angin kencang pada 21 November kemarin juga besar, tapi kerusakan yang diakibatkan tidak separah 7 November “ Jelasnya.

Berdasaran data kerusakan yang dihimpun Pusdalops BPBD Bantul itu, kerusakan menimpa rumah-rumah warga pada bagian atap maupun asbes, lembaga pendidikan seperti TK dan PAUD juga dilaporkan mengalami kerusakan,” Untuk rumah rata-rata merusak genteng, usuk (kayu penyangga genteng), kemudian ada jaringan listrik PLN yang putus hingga mengakibatkan listrik padam karena tertimpa pohon tumbang “ Ungkapnya.

Sementara Kepala Pelaksana Harian BPBD Bantul Dwi Daryanto mengatakan mengimbau warga di daerah rawan angin kencang mewaspadai peristiwa itu yang berpotensi terjadi saat musim hujan seperti sekarang ini,” Angin kencang di Bantul berpotensi terjadi di beberapa kecamatan, terutama di daerah berbentuk cekungan yang kalau diibaratkan seperti mangkok. Kami imbau warga di daerah itu untuk waspada “ Katanya. (Jon).



Sijago Merah Lalap Asrama TNI Arhanudse, 10 Rumah Ludes

Order Detail
Binjai Timur.Metro Sumut
Sekitar 10 rumah semi permanen (barak tamtama) yang berada didalam batalyon Arhandse 11/ BS, jalan Bejo Muna, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, ludes dilalap sijago merah, Minggu (09/10/16) sekitar pukul 09.00 wib.

Informasi yang dihimpun Media ini, Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kebakaran terlihat dari salah satu rumah semi permanen yang saat itu ditinggal oleh pemiliknya. Api kemudian dengan cepat menyebar bangunan barak asrama TNI yang terbuat dari bahan kayu ini.

Puluhan prajurit Arhanudse yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan bantuan seadanya dengan menyiramkan air menggunakan alat seadanya. Namun usaha para perajut tak berbuahkan hasil, api semakin membesar hingga menghanguskan 10 barak Tamtama Arhanudse 11/ BS.

Setelah sekitar 15 menit, akhirnya 5 unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kota Binjai dan 1 unit water canon milik Brimob Binjai turun kelokasi. Hampir satu jam lamanya, dibantu dengan perajurit Arhanudse 11/ BS, akhirnya tim pemadam berhasil memadamkan api.

Kepala BPBD Kota Binjai Ahmad Yani mengatakan sedikitnya ada lima unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan untuk memadamkan api, diantaranya tiga mobil besar dan dua unit lagi mobil kecil,” 5 unit kita turunkan untuk memadamkan api. Dibantu dengan prajurit TNI, akhirnya kita berhasil memadamkan api “ Katanya.

Danyon Arhanudse 11/BS, Letkol Arh Hermawansyah mengatakan, peristiwa terjadi saat personil sedang melakukan aksi kerja bakti bersama warga sekitar,” Saat itu kami sedang ada kerja bakti, jadi perajurit kebanyakan diluar batalyon. Begitu dengan kabar, kami langsung terjun ke lokasi memberikan bantuan untuk memadamkan api “ Ucapnya.

Untuk saat ini, masih kata Danyon, pihaknya akan melakukan pendataan terhadap kerugian akibat peristiwa ini. Kemudian hasil pendataan akan kita berikan ke panglima TNI untuk tindak lanjutnya,” Kita data dulu, dari hasil ini akan kita laporkan ke Panglima dan akan segera kita perbaiki rumah yang jadi korban kebakaran ini “ Ungkapnya.


Dikatakannya, sementara ini, untuk para korban rencananya sementara akan tinggal di mes sampai pembangunan selesai.(Hen)

Tabrakan Maut Di Batu Bara Makan Korban, 6 Tewas Dan 15 Luka-Luka

Order Detail
Batu Bara.Metro Sumut
Tabrakan maut terjadi di Jalan Lintas Sumatera Medan -Kisaran KM 126-127, Desa Kwala Gunung Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Rabu (10/8/16) siang. Dalam peristiwa itu, enam orang meninggal dunia dan 15 orang lainnya mengalami luka-luka.

Informasi yang dihimpun Media ini, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan kejadian berawal ketika Avanza BK 1718 ZK datang dengan kecepatan tinggi dari arah Medan menuju arah Kisaran “ Katanya.

Lanjut Rina, Tiba di Jalan Lintas Sumatera Medan -Kisaran KM 126-127 Desa Kwala Gunung Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Sumut, Avanza yang dikemudikan Budianto, 30, warga Desa Sijabut Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan itu, tiba-tiba oleng dan terlalu ke kanan “ Ucapnya.

Menurut Rina, Di saat bersamaan bus CV KUPJ BK 7651 DN yang dikemudikan Suharyanto Aritonang, (24), warga Jalan Arteri Kelurahan Sirantau Tanjungbalai datang dari arah berlawanan. Tabrakan tak terhindarkan, Avanza yang membawa sembilan orang penumpang tersebut langsung menabrak Bus KUPJ yang membawa 10 orang penumpang “ Ungkapnya.

Rina menjelaskan, Akibatnya empat orang meninggal dunia di tempat dalam peristiwa itu, dua orang meninggal saat tiba di rumah sakit. Sementara ada enam orang yang mengalami luka berat dan sembilan orang lainnya mengalami luka ringan,” Petugas langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat. Kasus itu masih dalam penyelidikan. Polisi masih memintai keterangan sejumlah saksi dan mengamankanbbarang bukti “ Jelas Kombes Pol Rina Sari Ginting.

Menurut informasi, 7 orang meninggal dunia masing-masing:

1. Akbar (3) Dusun I Desa Sijabut Kecamatan Air Batu
2. Surianto 36, sama dengan di atas
3. Semi (70), perempuan, alamat sama
4. Sarjok (50) alamat sama
5. Enni (34) alamat sama
6. Budianto (30) alamat yang sama
7. Dari pihak KUPJ belum diketahui identitasnya. (Hdr).


Wanita Hamil Korban Longsor Purworejo Tewas

Order Detail
Purworejo.Metro Sumut
Pencarian korban longsor di Kebumen pada Kamis 23 Juni 2016 berhasil menemukan dua korban lagi. Korban atas nama San Rustin dan Sutinyem.

Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Agus Haryono mengatakan sementara ini pencarian korban longsor di Kebumen pada Kamis 23 Juni 2016 berhasil menemukan dua korban lagi. Korban atas nama San Rustin dan Sutinyem “ Katanya.

Menurut petugas SAR Maulana Affandi korban ditemukan di ruang tamu rumahnya. Mereka berada saling berdekatan satu sama lain. Rustin kami temukan di ruang tamu dan Sutinyem yang ternyata dalam keadaan hamil kami temukan di pintu depan dalam posisi tertimpa kusen dan batu “ Ucap Fandi.


Dengan ditemukannya dua korban longsor Kebumen itu, saat ini masih ada satu korban. Yakni, korban berada di Desa Sampang Kecamatan Sempor Kebumen.(Wandi).

Misterius Korban Longsor Purworejo Terungkap

Order Detail
Purworejo.Metro sumut
Hampir sepekan peristiwa longsor dan banjir menerjang Jawa Tengah bagian selatan, belum seluruh korban bisa ditemukan. Meski demikian, jumlah korban tewas yang teridentifikasi bertambah. Salah satunya adalah perempuan misterius yang menjadi korban longsor Purworejo. Jumat (24/06/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kepala Basarnas Kantor SAR Semarang Agus Haryono mengatakan untuk Mr X dan Mrs X yang kami temukan di Caok teridentifikasi atas nama Sarif dan Sarifah yang juga merupakan suami istri, sehingga yang di Caok, tinggal dua korban lagi yang masih kami cari, yakni Slamet dan Sulaiman “ Katanya.

Lanjut Agus, Korban lain yang mereka sebut Mr X yang ditemukan di Desa Donorati diketahui bernama Jemikin atau Takim. Dengan demikian, jumlah korban yang dicari menyusut “ Ucapnya.

Agus menjelaskan, Ketiga korban tak teridentifikasi itu ditemukan dalam upaya pencarian tim SAR gabungan. Dengan terungkapnya identitas ketiga korban tersebut, saat ini tim SAR masih mencari empat korban, yaitu dua di Caok dan dua lagi di Donorati “ Jelasnya.(Wandi).


Mendadak Suhu Di Gunung Kerinci Makin Dingin

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Sejumlah warga yang tinggal disekitar Gunung Kerinci Jambi heran dengan suhu dibawah gunung api tertinggi di Indonesia itu. Belakangan ini suhu udara di gunung tersebut lebih dingin dari biasanya. Senin (20/06/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Rahmat salah seorang warga Kota Sungaipenuh mengatakan suhu udara di sekitar Gunung Kerinci sangat terasa lebih dingin dari biasanya. Kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari terakhir, Disaat malam sangat terasa dinginnya, dingin sekali. Padahal, sepertinya tidak ada yang aneh terjadi “ katanya.

Sementara Wawan salah seorang warga lainnya juga mengatakan suhu terasa lebih dingin dibanding biasanya. Namun, Iwan tidak tahu penyebabnya. Apakah ada kaitannya dengan status Gunung Kerinci yang kini masih terlihat mengeluarkan asap hitam atau tidak, Kalau Gunung Kerinci sesekali masih terdengar mengeluarkan suara dentuman. Asap hitam masih terlihat mengepul di puncaknya “ Ucapnya.(Melvy).


Jembatan Gertak Besi Pangkal Pinang Putus

Order Detail
Pangkal Pinang.Metro Sumut
Bukan berarti surutnya banjir di Kota Pangkal Pinang menyurutkan kisah tentang bencana dahsyat di Negeri Serumpun Sebalai, ternyata banjir besar pun terjadi diarah barat daya Kota Pangkal Pinang tepatnya di Kecamatan Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah. Sabtu {13/02/2016}.

Informasi yang dihimpun Media ini, Perjalanan darat dari Kota Pangkal Pinang menuju Sungai Selan ditempuh sekira satu jam perjalanan, berjarak kurang lebih 40 kilometer ke arah barat daya. Jalan mulus membentang sepanjang lintas Sungai Selan, 20 menit berjalan kami dapati bentuk asli dari sebuah bekas galian besar berlubang-lubang seperti kubangan air besar.

Salah satu sumber yang namanya tidak mau ditulis mengatakan Itu tambang timah inkonvensional dihabiskan oleh warga, Itu juga yang jadi salah satu sebab kerusakan alam yang akhirnya jadi banjir besar di Bangka “ Katanya.

Lanjutnya, Jembatan ini punya nama Jembatan Gertak Besi putus diterjang banjir sejak Senin pagi, jalan ke Sungai Selan putus total kecuali untuk motor, Sekarang sedang dibantu BPBD (Badan Penangulangan Bencana Daerah) untuk membuat jembatan sementara,” ungkap Budi, selaku Camat Sungai Selan ditemui di ujung sisa jembatan “ Ucapnya.

Ia menjelaskan, Selain di Kota Pangkal Pinang luapan Sungai pun sudah sejak senin merendam Kelurahan Sungai Selan Kecamatan Sungai Selan Kabupaten Bangka Tengah, banjir disungai selan merendam setinggi atapdan menyisakan derita mendalam bagi lebih dari 2.000 jiwa pengungsi banjir, Tidak hanya itu Ironisnya lagi di Sungai Selan ada satu desa yang kini masih terisolir total “ Jelasnya.

Ia menambahkan, Desa yang terisolir itu adalah Desa Munggu, Desa Munggu sedang berada dalam dilema logistik fatal, Desa Munggu memang tidak terdampak banjir namun akses jalan satu-satunya menuju desa itu terendam air bah setinggi dada, Hanya perahu kecil yang bisa menembus sampai ke Desa Munggu, Harga sewa perahunya Rp. 50 ribu per kepala/per motor untuk melewati genangan banjir tinggi “ Tambahnya.{Edi}

Warga Resah, Kabel PLN Menyentuh Tanah

Order Detail
Sei Kerang.Metro Sumut
Hujan yang terjadi beberapa waktu belakangan ini, menyebabkan salah satu kabel PLN yang terletak di Sei Kerang desa sei jawi jawi kecamatan Panei Hulu Kabupaten Labuhan Batu, Seperti membenahi tiang PLN banyak yang condong dan seperti kabel terdampar diatas tanah seperti Dusun Sei Kerang Desa Sei Jawi Jawi. Kamis { 04/02/2016 }.

Warga setempat mengatakan warga sudah melapor ke pihak PLN tentang kabel menyentuh ke tanah dan membuat warga sekitar resah, namun sampai saat ini belum juga dari pihak PLN untuk memperbaikinya “ Katanya.

Sementara Kadus Kei Kerang Yusran mengatakan apakah harus ada korban baru kondisi itu akan diperbaiki, kalau kabel yang menjulur itu kewenangan PLN “ Katanya.{ Rusman }.


IPK VS PP, Ekses Petani dan Anggota IPK Dibunuh di Eks HGU PTPN 2

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Anggota Brimob dan petugas lainnya masih melakukan penjagaan di kantor MPW Pemuda Pancasila (PP) dijalan Thamrin Medan, Suasana pertokoan atau usaha lainnya di sekitar lokasi, belum kondusif pasca bentrok antar massa PP dengan massa Orma Ikatan Pemuda Karya (IPK) dibantu masyarakat. Senin (01/02/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Bentrok besar dan melebar disejumlah lokasi di kota Medan itu, ditengarai berawal dari sikap massa Ormas PP yang bertahun-tahun menguasai dan merampas lahan eks PTPN 2 dari warga.

Aset BUMN tersebut dikuasai Ormas PP lalu dijual pada keluarga besar Anif Shah yang notabene 'berbaju PP' untuk menguasai ribuan lahan eks HGU PTPN 2 untuk dibangun realestate sebagaimana Cemara Asri, Cemara Hinaju, SPBU Anif di Jalan Cemara, Medan Estate, Tol Anif dan lainnya.

Tidak cukup sampai di situ, lahan eksHGU PTPN 2 dikawasan Selambo Medan Amplas dan di kawasan Patumbak yang selama bertahun-tahun diusahai warga dan sebahagian besar anggota Ormas IPK, dicoba dirampas paksa massa PP guna perluasan real estate keluarga besar Anif Shah dimodali mantan bandar judi SDSB, Mujianto. Kesabaran warga hilang dan bergabung bersama massa IPK melakukan perlawanan.

Perang dalam hal perampasan lahan eks HGU PTPN 2  oleh Ormas PP dengan IPK di Sumatera Utara, tak cuma sekali dua kali memakan korban jiwa. Beberapa waktu lalu, salah seorang ketua kelompok petani dari Ormas IPK di kawasan eks HGU PTPN 2 Kelambir V, Deliserdang bermarga Purba, juga tewas ditombak massa PP.

Lain lagi tiga warga IPK di lokasi lahan eks HGU PTPN 2 di Selambo Medan Amplas, Juga tewas dimassa oleh anggota PP diduga suruhan keluarga Anif Shah. Terlebih, saat itu ketua MPW PP Sumut adalah almarhum Anwar Syah alias Aweng, adik kandung Anif Shah. Dan saat ini, pelaksana tugas Ketua MPW PP Sumut dipegang oleh Kodrad Shah, masih adik kandung Anif Shah.

Wandi Salah satu warga mengatakan Saat IPK mengendalikan judi KIM di kawasan Sekip, Medan, oknum-oknum aparat seakan juga jadi anggota IPK dan makan gaji dari IPK. Sejak ketua besar (Olo Panggabean) meninggal, para petugas beralih seakan anggota Pemuda Pancasila dan makan dari keluarga Anif Shah “ Katanya.

Lanjut Wandi, menyesalkan sikap tidak profesional aparat kepolisian khususnya. Amukan massa IPK dibantu warga korban tanah garapan (eks HGU PTPN 2) pada Sabtu sore ke kantor MPW Pemuda Pancasila “ Ucapnya.

Wandi menjelaskan, masih sebahagian kecil dari luapan amarah warga pada keberadaan Pemuda Pancasila dibawah komando keluarga besar Anif Shah, Tidak puas cuma berbajukan PP, keluarga besar Anif Shah juga mendirikan Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI). Belum lama ini juga berusaha menguasai KNPI Medan dan berujung bentrok besar di kawasan Sunggal “ Jelasnya.

Diketahui, akibat bentrok besar PP lawan IPK dibantu warga dan dikabarkan berimbas hingga ke beberapa daerah di Sumatera Utara seperti Deliserdang, Siantar dan Simalungun yakni di kawasan eks HGU PTPN IV Perkebunan Bah Jambi serta lainnya tersebut.

Kapolda Sumut  Irjen Ngadino telah angkat bicara.Kapolda bahkan memerintahkan tembak di tempat, bagi anggota ormas yang membahayakan petugas," Itu tindakan tegas bukan berarti ditembak. Mekanisme itu sudah ada. Protap kami ada. Ada tatanan-tananannya. Manakala itu tidak bisa diperingatkan, sampai membahayakan orang lain itu boleh (ditembak di tempat) “ tegas Kapoldasu

Kapolda Sumut  Irjen Ngadino mengatakan untuk langkah tindakan tegas, seluruh personil kepolisian sudah memahami aturan mainnya, aturan main itu sudah dijelaskan ke seluruh jajaran kepolisian, Masing-masing anggota sudah tau. Ini kebetulan saya sudah sampaikan ke seluruh jajaran di Sumatera Utara. Dan masing-masing Kapolres sudah memberikan respons ke saya, bahwa untuk (kerusuhan) ini jangan sampai berkembang “ Katanya.

Dari 40 anggota Ormas yang diamankan akibat bentrok besar dilatarbelakangi perampasan lahan usaha pertanian warga di eks HGU PTPN 2 Sampali, Medan Amplas, Patumbak dan lainnya oleh keluarga besar Anif Shah dengan memakai baju PP, polisi belum ada mengamankan otak pelaku di balik terjadinya bentrok.Polisi masih mengamankan beberapa anggota PP yang disebut-sebut bayaran keluarga besar Anif Shah sebagai 'pasukan' pengaman eks lahan HGU PTPN-2.

Salah seorang petugas kepolisian di Mapoldasu minta identitasnya tidak ditulis di media menuturkan Bentrok di kantir MPW PP itu hanya merupakan ekses kecil, Sebenarnya sudah bertahun amarah masyarakat Sumut terpendam pada keluarga besar Anif Shah. Banyak sudah warga penggarap tewas diduga dibunuh massa suruhan keluarga Anif Shah di Sampali Percut Sei Tuan dan kawasan Salambo serta lainnya “ Ucapnya.(Alfian/Ulfa).








Polri Tengah Berduka, Polsek Sinak Papua Di Serang

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Di penghujung tahun 2015 Polri tengah berduka, korps baju cokelat itu kehilangan tiga anggotanya sekaligus saat sekelompok orang bersenjata menyerang Mapolsek Sinak, Puncak Jaya, Papua. Senin (28/12/2015).

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan Penembakan dari belakang Mapolsek mengakibatkan, sementara, empat anggota Polsek atas nama Bripda Riyan kena tembak ditangan dan tiga orang rekannya meninggal dunia “ Katanya.

Lanjut Badrodin Haiti, Anggota polisi yang tewas itu adalah Briptu Ridho, Bripda Arman, dan Bripda Ilham. Seorang anggota lainnya, Briptu Dimara selamat, Setelah kejadian tersebut, anggota pos Yonif 751/Raider memberikan bantuan ke lokasi dibantu Koramil. Jarak antara Koramil dan Polsek sekitar 100-150 meter dan pos Yonif 751/ Raider berada di pasar berjarak 300-500 meter dari Polsek “ Ucapnya.


Badrodin Haiti menjelaskan, Jumlah personel Koramil saat kejadian adalah 17 orang. Mereka semua dalam keadaan aman dan pos Yonif 751/Raider juga dalam keadaan aman, Hingga kini masih dilakukan penyelidikan di lokasi untuk mencari kerugian yang dialami Polsek. Komunikasi di TKP sulit “ Jelasnya.(Sandy).

Korban Tengelam KM Marina Di Temukan 106 Penumpang

Order Detail
Kendari.Metro Sumut
Badan SAR Nasional Kendari, Sulawesi Tenggara merilis data total korban musibah tenggelam KM Marina Baru 2B yang ditemukan sebanyak 106 penumpang. Senin (28/12/2015).

Humas Basarnas Kendari Wahyudin mengatakan Selama tujuh hari melakukan pencarian, tim penyelamatan sudah menemukan penumpang KM Marina sebanyak 106 orang, dari jumlah penumpang yang ditemukan tersebut, sebanyak 40 orang ditemukan dalam keadaan selamat dan 66 orang sudah meninggal “ Katanya.

Lanjut Wahyudin, berdasar manifes, jumlah penumpang kapal tersebut saat bertolak dari Pelabuhan Kolaka Sultra menuju pelabuhan Siwa Sulsel sebanyak 118 orang, Rinciannya, 106 penumpang umum, 10 anak buah kapal, dan dua penjaga kantin kapal “ Ucapnya.

Wahyudin menjelaskan, Jika berdasarkan manifes, kata dia, maka penumpang yang belum ditemukan tersisa 12 orang, Pencarian korban tenggelamnya KM Marina Baru 2B tersebut masih akan dilanjutkan hingga tiga hari ke depan “ Jelasnya.

Kapal Motor (KM) Marina berangkat dari Pelabuhan Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, menuju Pelabuhan Bansalae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu (19/12) sekitar pukul 11.00 WITA.


Kemudian setelah berlayar beberapa jam, kapal itu dihantam ombak besar dan sempat melaporkan ke Syahbandar Siwa sekitar pukul 16.00 WITA bahwa kapal itu kemasukan air akibat terjangan ombak besar.(Rama).

Hujan Deras Medan Marelan Terendam

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Diguyur hujan semalaman wilayah Medan Marelan dilanda  banjir, Jalan-jalan diwilayah Kecamatan Medan Marelan dilanda banjir. Senin (21/12/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Jalan-jalan di Kecamatan Medan Marelan juga turut dilanda banjir, diantaranya Jalan Marelan Raya pasar tiga, pasar empat dan pasar lima Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan.

Dedi Irawan (40), salah seorang warga Medan Marelan mengatakan, banjir di wilayah Medan bagian utara ini bila diiguyur hujan, karena kurangnya perhatian pemerintah Kota Medan mengatasi parit-parit maupun drainase yang tumpat di wilayah ini “ Katanya.

Lanjut Dedi, kepada Pemerintah Kota Medan, hendaknya segera memperhatikan daerah-daerah di wilayah Medan bagian utara yang rawan banjir ini, agar saat hujan Medan bagian utara tidak lagi mengalami banjir “ Ucapnya.


Hasil pantauan wartawan ini dilapangan, selain jalan-jalan di wilayah Medan bahagian utara ini, Mapolsekta Medan Labuhan, halaman Puskesmas dan Kantor Pengadilan Negeri Cabang Lubuk Pakam di Labuhan Deli, serta rumah-rumah warga di Jalan Asam yang berdomisili di Medan Labuhan turut juga dilanda banjir.(Wiwin/Abdul).

Tiada Hari Tanpa Macet Di Jalan Marelan

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Tiada hari tanpa prestasi itu biasa kedengarannya, tapi tiada hari tanpa macet mungkin bisa anda lihat dijalan lintas Medan Marelan. Rabu (16/12/2015).

Salah satu warga Marelan yang namanya tidak mau ditulis mengatakan kemacetan dengan tidak menghiraukan rambu - rambu lalulintas yang ada," gimana gak macet bang para pengendara saling nerobos dengan pengendara lain terkadang sering terjadi cekcok. Kalau bisa dari pihak kepolisian lalulintas bertindak tegas kepada pelanggar arus lalulintas  agar pengguna jalan yang lain bisa aman dijalan “ Katanya

Lanjutnya, Semua berebut maju, baik itu mobil, truk dan sepeda motor. Akibatnya, sering terjadi kemacetan dan tidak ada yang mau mengalah “ Ucapnya.

Padahal menurutnya, dari lebar jalan, sudah memadai bagi pengguna kendaraan. Tapi kesadaran pengguna jalan perlu diawasi dengan hadirnya polisi setiap pagi. terutama pada jam berangkat sekolah dan kerja," Kesadaran masih rendah, mohon polisi berkenan hadir di sana “ Ungkapnya.


Hasil pantauan wartawan ini dilokasi, Setiap persimpangan Jalan ke Marelan memang rawan macet. Volume kendaraan yang melintas dijalan Marelan memang sangat banyak. Sayangnya, polisi jarang terlihat mengatur lalulintas.(Wiwin/Tim Redaksi).

Gempa Berkekuatan 7,2 SR Guncang Tajikistan

Order Detail
Tajikistan.Metro Sumut
Gempa berkekuatan 7,2 SR mengguncang Tajikistan. Getaran juga terasa di wilayah sekitar Negara tersebut. Selasa (08/12/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Getaran ringan dirasakan di India termasuk kawasan ibu kota New Delhi, Jammu serta Kashmir. Dilansir viva, Senin 7 Desember 2015, US Geological Survey (USGS) atau Badan Survey Geologi AS melaporkan gempa berkekuatan 7,2 SR melanda Tajikistan.

Pusat gempa berada di jarak 109 kilometer Barat dari kota Murghob, yang juga berjarak sekitar 1.200 kilometer dari New Delhi. "Gempa terasa di New Delhi, bangunan goyang," tulis kantor berita Reuters dalam akun Twitter mereka.

"Pusat gempa di Tajikistan sebesar 7,0 SR juga dirasakan di banyak daerah di India Utara, informasi dari Kepala Operasi Pusat Seismologi," tulis kantor berita ANI melalui Twitter.

Seluruh warga dikabarkan berhamburan ke lapangan terbuka untuk menyelamatkan diri. Sampai saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa maupun luka-luka.(Red)

Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger