Latest Products

Terungkap Bumi Pernah 'Kiamat' Enam Kali

Order Detail


Jakarta.Metro Sumut
Kita Sering mendengar kata-kata “kiamat sudah dekat”, tapi terungkap, bahwa bumi pernah kiamat enam kali dan yang dipahami oleh manusia setelah adanya penelitian. Kematian massal lima kali telah dialami oleh bumi kita tercinta selama 450 juta tahun ini dan kematian itu disebut juga sebagai “kiamat.” Seorang ilmuwan juga menyatakan dalam sebuah publikasi di Geological Society of American Bulletin tentang adanya kejadian Capitanian 262 juta tahun yang lalu dan ini merupakan kematian massal. Namun, apa lagi yang bisa membuktikan bahwa bumi tempat kita berpijak ini telah mengalami “kiamat” sesering itu?

Terungkap, Bahwa Bumi Pernah Kiamat Enam Kali, Apa Buktinya?
Sebuah penelitian telah dilakukan oleh David Bond dari University of Hull dan tentu ia tidak sendirian, ada tim yang membantunya untuk melakukan riset ilmiah ini yang tepatnya di Spitsbergen. Spitsbergen sendiri adalah sebuah pulau yang dari pulau utama Norwegia yang memiliki jarak 890 kilometer. Dari tempat inilah segala bukti diupayakan untuk dikumpulkan mengenai “kiamat” keenam tersebut.

- Kapp Starosin Formation adalah hal pertama yang diteliti oleh Bond dan timnya. Lapisan batuan yang memiliki ketebalan hingga 400m tersebut ada ditemukan di area Spitsbergen dan dengan itulah kondisi 27 juta tahun masa Permian Tengah akhirnya tercerahkan alias tim Bond mendapatkan petunjuk sehingga peristiwa Capitanian dapat dianalisis lebih jauh.

- Bumi pernah kiamat enam kali dan peristiwa Capitanian menjadi salah satu yang perlu untuk dipelajari lebih dalam. Ada kesamaan yang ditunjukkan oleh data dari lapisan batuan yang diteliti oleh Bond dengan data tentang peristiwa Capitanian yang pengambilannya dari daerah tropis. Telah dikonfirmasi bahwa ada korelasi ditunjukkan oleh lapisan batuan itu dengan lapisan batuan di area tropis yang merupakan hasil dari analisis rasio isotop karbon dan stronsium berikut polaritas magnetik dan aneka macam logam.

- Analisis berlanjut karena Bond ingin membuktikan bahwa kepunahan massal itu menjadi dampak pada penurunan populasi satwa tertentu maka populasi moluska jenis bivalvia dan brachiopoda ditelitinya. Bumi kiamat enam kali dan memang peristiwa Capitania ditunjukkan oleh populasi brachiopoda yang menurun sampai 87 persen yang cukup besar.

- Disimpulkan oleh Bond dan timnya bahwa erupsi Emeishan Trapslah yang menyebabkan kepunahan massal yang lokasinya ada di provinsi Sichuan, Tiongkok. Ada banyak karbon dioksida yang dilepaskan dan kandungan oksigen dalam laut pun berkurang serta pengasamannya.

- Ada lagi Kiamat Permian Akhir di mana korbannya adalah 96 persen spesies musnah dan merupakan kematian massal berikutnya, 12 juta tahun setelah peristiwa Capitanian dan memang lebih dahsyat. Dengan jarak waktu yang agak dekat, maka Permian Akhir dan Capitanian sering dianggap satu.

Kiamat bumi karena Capitanian kadang juga dianggap sebagai kiamat regional karena bukti dan dampak yang ditemukan pun hanya sedikit dan tidak banyak penelitian yang menganalisis hal ini. Yang jelas mengenai Permian Akhir dan Capitanian, Bond telah yakin bahwa keduanya bukan satu melainkan terpisah dan bisa dikategorikan sebagai kematian massal global. Terlepas dari penelitian dan kesimpulan yang dinyatakan oleh Bond, tentu selalu ada yang setuju dan ada pihak yang tidak dapat menerimanya sehingga hal ini tetaplah menjadi kontroversi.

Matthew Clapham yang berasal dari University of California menyatakan bahwa Capitanian seharusnya tidak dimasukkan ke dalam kategori kiamat global karena kematian massal bukanlah ditentukan oleh beberapa lusin spesies yang hilang di wilayah tertentu. Itulah yang dikutip oleh BBC tentang apa yang di pikiran Clapham soal hasil riset Bond di mana telah terungkap, bahwa bumi pernah kiamat enam kali.(Red).

Tampak Piramida & Wajah, Ada Kehidupan

Order Detail


Jakarta.Metro Sumut
Curiosity, robot seukuran mobil milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang menjelajah planet Mars, mengirim gambar ke Bumi yang menunjukkan sebuah piramida berada di Mars. Para penggemar teori konspirasi mengklaim bahwa foto itu sebagai bukti adanya peradaban mahluk luar angkasa. Rabu (24/06/2015).

Foto yang mirip dengan Piramida Besar di Mesir itu dipotret kamera Curiosity pada 7 Mei 2015. Piramida itu diperkirakan sebesar sebuah mobil. Tapi, banyak orang menduga itu cuma formasi batu-batuan Mars yang tak sengaja membentuk piramida.(Red).

Pihak Kejatisu Masih Dalami Korupsi Pembayaran Uang Kuliah USU Rp 6 Miliar

Order Detail


Medan.Metro Sumut
Terkait penetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembayaran dan pengelolaan uang kuliah dari mahasiswa Program Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi Universitas Sumatra Utara (USU), sebesar Rp 6 milliar, kini penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) tengah membidik seorang tersangka lainnya.

Informasi yang dihimpun Media ini, Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Novan Hadian SH mengatakan penyidik sudah mengantongi dua alat bukti untuk menjerat tersangka baru itu. Namun, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) belum memberitahu kepada awak media nama tersangka baru ini," Ada satu tersangka lainnya yang merujuk dari hasil BAP (berita acara pemeriksaan) tersangka dan saksi-saksi yang lainnya " Katanya

Sementara Penyidik juga sudah melakukan penyitaan dokumen-dokumen yang jadi sebagai alat bukti, untuk menjerat tersangka lainnya.

Sebelumnya penyidik Kejati Sumut sudah menetapkan dua tersangka dalam kasus ini, yakni berinsial Dra BWL dan DNF. Kedua tersangka merupakan pegawai keuangan di Program Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi USU, penetapkan dua tersangka dan satu tersangka baru ini, setelah penyidik memintai keterangan saksi sebanyak 15 orang dari Biro keuangan di Program Magister Manajemen (MM) Fakultas Ekonomi USU.(Ulfa/Hamnas).

Dirut RSUD Perdagangan Di Tetapkan Tersangka Kasus Alkes Rp 3,3 Miliar

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Pihak Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menetapkan Direktur Utama RSUD Perdagangan, Simalungun, Drg Amrianto, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) tahun anggaran (TA) APBN-P 2011-2012 senilai Rp 3,3 miliar.

Informasi yang dihimpun Media ini, Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Sumut, Novan Hadian SH kepada wartawan mengatakan  Tim penyidik kejatisu telah resmi menetapkan Drg Amrianto sebagai tersangka dari hasil pengembangan penyidikan empat tersangka lain yaitu Jon Elyas Sentosa Saragih selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ramli Sagala selaku Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP), Andrianto dan Wan Kek Ali Sumitro selaku rekanan. Mereka kini masih menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Medan pada Minggu (21/6/2015)

Novan menambahkan Peran tersangka adalah yang menentukan harga-harga dalam rencana biaya belanja dalam pengadaan alkes yang terindikasi terjadinya penggelembungan.(Ulfa/Hamnas)

DPC Partai Gerindra Kota Medan Bagi Ratusan Paket Buka Puasa Ke Warga

Order Detail
Medan Labuhan.Metro Sumut
DPC Partai Gerindra Kota Medan diketuai Boby Oktavianus Zulkarnaen dan PAC Partai Gerindra Medan Marelan diketuai Haris Kelana Damanik serta PAC Partai Gerindra Medan Labuhan membagikan paket ke masyarakat yang hendak berbuka puasa didepan halaman Mesjid Al-Osmani Pekan Labuhan. Senin (22/05/2015).

Rahim (42) Salah satu warga mengatakan aksi nyata yang dibuat Partai Gerindra salah satu kepedulian ke masyarakat khususnya bagi masyarakat yang berpuasa,” Ini baru Partai yang peduli sama wong cilik bang,saling berbagi dan terjun langsung membagikan bingkisan ke masyarakat untuk berbuka puasa,Semoga Partai Gerindra selalu dekat ke rakyat “ Kata Rahim.
Warga terlihat antusias memperoleh paket buka puasa yang berisi bubur sumsum dan es just syrup kurnia tersebut.

Haris Kelana Damanik Ketua PAC Parta Gerindra Marelan didampingi Awi Bendahara DPC Partai Gerindra Kota Medan mengatakan Kegiatan ini momentnya saling peduli dan berbagi pada masyarakat yang menunaikan ibadah puasa dan konteks ini akan berkesinambungan, dan sekaligus memberikan rasa ukhuwah sesama masyarakat sekitar mesjid “ Ungkap Haris Kelana Damanik Ketua PAC Parta Gerindra Marelan didampingi Awi Bendahara DPC Partai Gerindra Kota Medan.(Hamnas).



Warga Marelan Keluhkan Raskin dan BLSM, Masyarakat Minta PAC Partai Gerindra Marelan Pantau Penyaluran Raskin

Order Detail
Medan.Marelan.Metro Sumut
Warga Kecamatan Medan Marelan mengeluhkan pendistribusian Beras Miskin (Raskin) dan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), sebab mereka menilai bantuan yang berasal dari pemerintah pusat tersebut masih belum tepat sasaran. Minggu (21/06/2015).

Sebutan RASKIN (Beras Miskin) kini sudah berusia kurang lebih 15 tahun, mulanya program ini bertujuan untuk menperkuat ketahanan pangan bagi rumah tangga miskin di Indonesia maka dengan digulirkannlah pada tahun 1998 dengan istilah Operasi Pasar Khusus ( OPK ) kemudian diubah lagi menjadi Raskin pada tahun 2002.



Informasi yang dihimpun Media ini, Setiap Kelurahan - kelurahan diberbagai wilayah kecamatan Medan Marelan, maka terungkap bahwa penyaluran Raskin Bulog di Marelan dinilai oleh beberapa pihak masih kurang tepat sasaran disebabkan kerap terjadinya pengiriman dititik distribusi masih terdapatnya kekurangan dalam jumlah kilo gram ( Kg ), kemudian seharusnya Raskin yang diterima oleh warga sasaran bisa setiap bulan, tetapi mungkin dikarenakan ada segelintir oknum memainkan dalam program ini sebagai ajang bisnis demi meraup banyak keuntungan pribadinya, maka menjadi korbannya adalah masyarakat.

Salah satu bukti contoh salah seorang Ibu rumah tangga yang tergolong RTS -PM  Sumiarsih warga jalan engsel lingkungan III Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan mengatakan duluh tiga tahun yang lalu 2012 terakhir saya dapat beras raskin dan tahun ini saya tidak pernah lagi mendapatkan beras raskin lagi “ Katanya.
Pemerintah Kota Medan dalam penyaluran Raskin di tahun 2015 untuk kebutuhan RTS - PM ( Rumah Tangga Sasaran - Penerima Manfa`at ) RTS Jumlah RTS disetiap Kecamatan dan Kelurhaan ditetapkan berdasarkan data hasil PPLS BPS yang dikelola dalam basis data terpadu oleh TNP2K ( Tim Nasioanal Percepatan Penanggulangan Kemiskinan ) Sesuai dengan ketetapan Pemerintah melalui Kementrian Kesejahteraan Rakyat, jumlah alokasi raskin untuk di setiap RTS tidak mengalami perubahan dari tahun sebelumnya yakni sebanyak 15 Kg / 1 bulan dengan harga tebus Rp. 1.600,- / 1 Kg di titik distribusi, sementara subsidi pemerintah sebesar Rp. 6.151,- untuk setiap kilo gram ( Kg ) Raskin.

Sumiarsih menambahkan,kami warga disini selama tahun 2012 sampai sekarang tidak lagi mendapat bantuan apapun baik pendidikan,kesehatan dan lain-lain dari Pemerintah, Harapan kami kepada Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerindra Marelan tolonglah kami warga disini agar mendapatkan bantuan seperti BLSM dan BPJS, hanya PAC Partai Gerindra Marelan yang di Pimpin Haris Kelana Damanik yang dapat membantu kami dengan ijin Allah SWT, Kami warga disini akan selalu mendoakan Ketua PAC Partai Gerindra Haris Kelana Damanik beserta keluarganya dan Jajaran PAC Partai Gerindra Marelan selalu diberikan kesehatan,diberikan rahmat serta hidayahnya dan semoga doa kami (warga Marelan) yang satu ini mohon dikabulkan Allah Swt agar Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Menjadi Pemimpin dan Memimpin Pemerintahan Kota Medan ini ditahun yang akan datang…Amin..” Pinta serta Doa Sumiarsih,Erwan,Juni Junaidi,Sunarsih,Suratno,Sri Lestari,Febi Dirgantara dan Nikky Juwita warga Kelurahan Tanah 600 Marelan.(Hamnas).



BICT Pelindo I Medan Rehab Jalan Berbiaya Rp 57 M

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia I Medan akan membangun jalan sepanjang lebih kurang 5 KM di Belawan dengan biaya Rp 57 miliar. Pembangunan jalan dengan konstruksi cor beton, rencananya akan mulai dilakukan Juli 2015 mendatang. Tujuannya memperlancar arus lalu lintas barang dari/ke Pelabuhan Ujung Baru Belawan dan Terminal Peti Kemas (TPK) Internasional serta TPK Domestik Belawan. Minggu (21/06/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, General Manager Pelindo I Belawan International Container Terminal (BICT), Ridwan Sani, didampingi Manajer SDM dan Umum Widya Gustanto dan Humas Tengku Irfansyah mengatakan Jalan yang akan dibangun tersebut yakni dari mulai kawasan Kampung Salam Belawan hingga kepintu gerbang BICT. Selain konstruksi bangunan dengan cor beton, tinggi jalan juga akan ditambah sekitar 40 cm. Pembangunan proyek berbiaya Rp 57 miliar itu kata Ridwan dilakukan bersinergi dengan BUMN PT Brantas. Tender telah dimenangkan oleh PT Brantas “ Katanya.

Lanjut Ridwan Sani, Pembangunan jalan tersebut memakan waktu hampir delapan bulan, selama proses pembangunan arus lalu lintas dari dan ke pelabuhan dilakukan dengan sistem buka tutup. Menurutnya, jalan utama menuju Pelabuhan Belawan dan terminal peti kemas itu memang sudah harus dibuat dengan konstruksi cor beton karena jika dilakukan dengan sistem aspal maka tidak aka ada gunanya karena daya tahannya sangat rendah sebab air mengenang di tengah jalan sehingga jalan menjadi melengkung," Konstruksinya bangunannya memang harus dengan cor beton seperti Jalan Sisingamangaraja agar daya tahannya lebih lama " Ungkap Ridwan.

Ridwan menambahkan, sebelum pembangunannya dilakukan, Pelindo I Medan akan mengundang seluruh stakeholder untuk sosialisasi," Sebelum dikerjakan kita akan mensosialisasikannya terlebih dulu kepada seluruh stakeholder, Proyek ditangani oleh Kantor Pusat Pelindo I, sedangkan TPK Internasional dan TPK Domestik hanya mengawasi proyek " Tambah Ridwan.(Hamnas).


PAC Partai Gerindra Marelan Bersama Masyarakat Gelar Gotong Royong Dan Minta Situs Kota Cina Marelan Menjadi Cagar Budaya

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
PAC  Partai Gerindra  Kecamatan Medan Marelan  pada momen menjelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1436 H menggelar kegiatan gotong royong, Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan memimpin gotong royong membersihkan lingkungan Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan. Acara ini didukung oleh  Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan Bobby Octavianus Zulkarnain. Minggu (14/06/2015)

Dalam kegiatan tersebut terlihat Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan Haris Kelana Damanik, Sekjen Partai Gerinda Dedek Sopyan Marsila,Ramli Harahap Dewan Penasehat PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan sekaligus Ketua LPM Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan,Ketua Ranting Partai Gerindra Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, Lurah Paya Pasir Syaiful Bahri NST, Tokoh Masyarakat,Tokoh Agama dan ratusan masyrakat.

PAC Partai Gerindra Marelan menggelar gotopng royong membersihkan sepanjang jalan areal Kelurahan Paya Pasir dan selain membersihkan areal jalan dan dranase, PAC Partai Gerindra Marelan bekerjasama dengan unsur Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan juga membersihkan Situs Kota Cina Marelan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1436 H lebih tenang dan
nyaman,” Besok (Hari ini) merupakan puncak umat muslim sekitar kawasan Kecamatan Medan Marelan menyambut datangnya bulan puasa,untuk itulah kita bergotong royong membersihkan areal jalan serta dranase dan situs kota cina,kita harapkan gotong royong ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita yang akan menunaikan ibadah puasa,dibulan Ramdahan ini lebih tenang dan nyaman “ Kata Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerindra Marelan.
Harsi meminta kepada Pemerintah Kota Medan untuk menetapkan
Situs Kota Cina di Medan Marelan sebagai Cagar Budaya. Sebab situs Kota Cina ini tidak perlu diragukan lagi karena memiliki nilai sejarah “ Pintanya.(Hamnas).


PT Jasa Marga Cabang Belmera Salurkan Pinjaman Kemitraan Rp 1,1 Miliar

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Sebanyak 33 mitra binaan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sekitar kawasan jalan tol Belmera yang berada di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumut kembali mendapatkan dana pinjaman kemitraan dari PT Jasa Raharja (Persero), Tbk periode tahun 2015. Pertumbuhan dan ketepatan jadwal pengembalian dana yang diberikan menjadi parameter usaha mendapatkan kembali dana pinjaman tersebut.

Informasi yang dihimpun Media ini, GM PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Belmera, Setia Budi pada acara seremonial penyaluran pinjaman kemitraan tahun 2015 dikantornya, Senin (15/6),“  Peserta mitra binaan kali ini adalah lanjutan. Dari 53 yang dievaluasi, hanya 33 yang mendapat kesempatan lanjutan ” Katanya.

Dijelaskannya, pemberian pinjaman mitra binaan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini ditentukan oleh kantor pusat, dikantor pusat dibagi keseluruh cabang, mulai dari Medan hingga Surabaya dan besarannya berdasarkan kinerja,“ Kinerja mitra binaan tahun sebelumnya. Medan ini masuk dalam peringkat lima tingkat pengembalian pinjaman, karena itu cabang Belmera diberikan kepercayaan untuk kembali menyalurkan pinjaman binaan, lebih kurang Rp 1,1 miliar untuk 33 mitra ” Jelas Setia dan Juga disampaikannya, bahwa untuk mitra binaan yang baru di Wilayah kerjanya masih dilakukan tahapan evaluasi.

Menciptakan dan membangun sektor-sektor UMKM yang mandiri menjadi program pemerintah saat ini. Untuk itulah bagi setiap BUMN diwajibkan menyalurkan sebagian dari keuntungannya untuk pengembangan UMKM melalui pinjaman kemitraan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk hingga saat ini mencatat sekitar 22.300 usaha kecil yang menjadi mitranya,“ Secara bisnis, ini tidak ada kaitannya dengan PT Jasa Marga, namun ini menjadi kewajiban bagi kami untuk mendukung program pemerintah ” Ujar Vice Presiden  Community Development Program Enkky Sasono.

Saat ini persentase jumlah pelaku UMKM yang mandiri di Indonesia masih dikisaran 1 persen, sangat jauh dengan Singapura yang mencapai 8 persen dari jumlah penduduknya. Padahal, negara yang memiliki usaha kecil yang mandiri dalam jumlah besar akan memiliki stabilitas ekonomi yang lebih baik, dan ditekankannya bahwa pengurangan jumlah penerima pinjaman tahun ini dibanding tahun lalu bukan niat mengurangi, namun untuk mengutamakan yang prioritas.

Selain memberikan pinjaman, PT Jasa Marga juga akan melakukan pembinaan lewat pelatihan-pelatihan yang akan diselenggarakan. Harapannya, agar usaha-usaha bisa mandiri ke depan, diharapkan Enkky, warga sekitar kawasan jalan tol agar menjaga kebersihan dan ketertiban bersama. Selain menjadi mitra dalam pemberian pinjaman, warga sekitar juga diminta untuk tidak membuang sampah sembarangan,“ Di Medan saya lihat cukup bersih. Mohon itu tetap dijaga ke depan. Tapi juga kami berharap agar pagar pembatas juga dijaga ” Ungkapnya.

Sementara itu dalam laporannya, Deputy General Manager  Agus Kusnadi menyampaikan hingga saat ini ada sekitar 15 ribu mitra binaan sejak program ini ada di Sumut, Sesuai dengan usulan kami ada 53 calon mitra  dan setelah disurvey dan seleksi didapatkan 42 mitra binaan yang diseleksi. Dan disetujui 33 mitra binaan yang terdiri dari sektor perdagangan 17 mitra binaan (47%), jasa 6 mitra binaan (19%), Industri 9 mitra binaan (29,49%), dan peternakan 1 mitra binaan (3,85%).(Hamnas).



Hakim Perintahkan Agar M Hafizham Dipanggil Lewat Koran

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Pengadilan Negeri (PN) Medan yang menyidangkan upaya hukum Perlawanan (Verzet) yang diajukan PT Pelindo I kembali ditunda.

Sidang perlawanan atas eksekusi lahan sengketa Pantai Anjing di Belawan itu dijadwalkan kembali dilaksanakan 9 Juli mendatang karena Terlawan I  yakni M Hafizham tidak hadir,“ Karena terlawan tidak hadir juga hari ini, maka kita minta agar dibuatkan (iklan) panggilan koran, ya. Jika setelah terbit nanti panggilan ini dalam koran, ternyata terlawan tetap tak hadir juga, maka persidangan akan kita lanjutkan ” Kata Majelis hakim yang diketuai Didik Etyo Handono SH dalam sidang yang dibuka sebentar di ruang Cakra Utama gedung PN Medan, Rabu (17/6).

Kepada wartawan di PN Medan, ACS Humas Pelindo I, M Eriansyah menjelaskan soal kronologis kasus ini bermula dari PT Pelindo I menguasai sebidang tanah di Pelabuhan Belawan berdasarkan alas hak yang sah dan harus dilindungi oleh Undang-undang, yaitu sertifikat Hak Pengelolaan No. 1 / Belawan I tanggal 03 Maret 1993 total seluas 278,15 Ha, dimana didalamnya termasuk tanah 10 ha yang dikenal dengan Pantai Anjing. Namun ia tidak menyebutkan kapan batas berakhirnya Hak Pengelolaan itu.

Menurut Eriansyah, tanah 10 ha tersebut dahulunya merupakan area pasang surut yang menjadi tanah timbun akibat buangan tanah dari reklamasi pembangunan Terminal Petikemas Belawan (sekarang BICT),  “Hal ini dapat dibuktikan dengan peta Ooskust Sumatera Mond Der Belawan-En Deli Rivier tahun 1953-1954, dimana dalam peta tersebut menunjukkan bahwa lokasi tanah itu masih merupakan area pasang surut ” kata Eriansyah.

Dijelaskannya, lokasi tanah tersebut digunakan sebagai akses jalan keluar masuk ke dermaga untuk pengangkut dan membongkar barang kebutuhan pokok Sumatera Utara, lapangan parkir truk container yang bekerja di pelabuhan dan sebagian juga digunakan jalur pipa Pertamina untuk konsumsi BBM wilayah Sumatera Bagian Utara yang dikerjasamakan sejak tahun 1982.

 lanjut Eriansyah, pada tahun 2011, M Hafizham mengaku sebagai pemilik tanah tersebut dengan mengajukan gugatan perdata ke PN Medan dengan alas hak surat pernyataan tanggal 12 Desember 1989 tentang Pernyataan Pelepasan Hak dan Ganti Rugi atas Tanah Grant Sultan No. 1709 tahun 1917 a/n Tengku Harun AlRasyid , yang tidak menyebut lokasi dan batas-batas tanahnya.

Grant Sultan tersebut tidak pernah ditunjukkan aslinya di depan persidangan sehingga diragukan kebenaran ada atau tidaknya Grant Sultan dimaksud. Surat Keterangan Hilang Grant Sultan No. 1709 tahun 1917 a.n Tengku Harun AlRasyid yang dikeluarkan oleh Wakapolsek Medan Baru No. Pol: SK/08/II/1990 tanggal 12 Pebruari 1990. “Padahal pada zaman itu, belum ada nomenkelatur Wakapolsek di kepolisian. Ini juga termasuk keanehan ” Ungkapnya.

Eriansyah menambahkan, tidak ada satu dokumen surat atau bukti kepemilikan pemohon eksekusi atas tanah seluas 10 ha tersebut,“ Untuk itu, kita sudah menempuh beberapa langkah hukum, yaitu dengan melakukan verzet. Laporan pidana kepada M Hafizham terkait dugaan penggunaan dokumen dan pembuatan dokumen palsu serta menempuh upaya hukum luar biasa PK ” Tambahnya.(Hamnas).


Terlawan Tidak Hadir, Sidang Verzet Lahan Pantai Anjing Ditunda Sampai 9 Juli

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Ratusan massa yang merupakan pekerja Pelindo I Belawan kembali berdemo di Pengadilan Negeri Medan sehubungan dengan diadakannya sidang verzet sengketa lahan seluas 10HA yang melibatkan pihak Pelindo I dan pihak M. Hafizam. Rabu (17/6).

Sidang yang sempat dibuka majelis hakim, di Ruang Cakra I ditunda lantaran pihak terlawan, dalam hal ini Hafizham tidak hadir di sidang perdana tersebut.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap kuasa hukum pihak Pelindo I," Aksi hari ini digelar untuk memberikan dukungan kepada kuasa hukum kami. Dan ini juga untuk tetap mempertahankan aset negara " Kata Heriansyah  Humas Pelindo I Medan.

Pekerja Pelindo yang hadir membawa poster dan Ikat kepala bertuliskan "save aset negara". Poster tersebut dibentangkan di depan PN Medan. Selain menggunakan atribut demo, mereka juga memakai masker untuk menghindari abu dari erupsi Sinabung.

Tidak seperti sebelumnya, massa yang diturunkan kali ini lebih sedikit dan tidak berdampak pada arus lalu lintas di depan PN.

Setelah menunggu lama, Pengadilan Negeri menunda persidangan karena pihak M. Hafizam tidak hadir untuk menjalani sidang verzet. Sidang akan dilanjutkan pada tanggal 9 Juli 2015 di Pengadilan Negeri Medan.

Heriansyah menegaskan pihaknya akan mengikuti semua proses hukum yang berlaku. Pihaknya juga akan melakukan pemanggilan melalui koran," Kita akan persiapkan menuju persidangan Juli nanti, kita akan review pidana gugatan penggugat ini " Ujarnya.

Heriansyah menambahkan, pihak Pelindo I juga akan mempersiapkan untuk melakukan demonstrasi kembali pada tanggal 9 Juli nanti. Pihak yang mengawal kasus ini agar lebih berkomitmen," Kita menghormati proses ini, tidak ada ruang bermain-main, kita harapkan keseriusan dari pihak yang berwenang untuk mengoptimalkan, untuk serius dan konsentrasi pada penyelesaian dan pecepatan kasus ini " Jelasnya.

Heriansyah juga mengungkapkan bahwasannya masing-masing pihak sudah secara serius menjalankan perannya. (Hamnas)


Kasus Baru Di Sidangkan Setelah Mengendap 1,5 tahun di Polsek Labuhan

Order Detail
Medan Labuhan.Metro Sumut
Kasus penganiayaan yang dialami oleh Rini Asmanti (23) warga Jalan Setia Budi Kel.Helvetia Tengah, Kec.Medan Helvetia yang sudah mengendap selama 1.5 Tahun di Polsek Labuhan, Polres Belawan, akhirnya sampai juga ke meja pengadilan, setelah didesak pihak keluarga korban.

Informasi yang dihimpun Media ini, Pelaku penganiayaan yang bernama Dika warga Simpang Atap Kel. Martubung Kec. Medan Labuhan, hari ini Kamis (17/6) duduk sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Belawan, Jalan Selebes Tepekong Belawan.

Sidang perdana kasus penganiayaan ini diagendakan meminta keterangan dari pelapor, terlapor dan juga para saksi-saksi. Dengan wajah haru, sambil membawa surat keterangan saksi yang diberikan Kejaksaan Negeri Belawan Nomor: PDM-92/Rp.9/Epp.2/05/2015, Rini mendatangi Pengadilan Negeri Belawan.

Rini Asmanti menerangkan kronologis kejadian bermula pada hari Minggu, tanggal 10 November 2013, sekira pukul 15.30 Wib di Jalan Kolonel Yos Sudarso Sp.Atap Kel.Martubung Kec.Medan Labuhan. Rumah tersebut dulunya merupakan tempat tinggal kos korban (Rini) saat sedang kuliah di salah satu Universitas swasta yang terletak di Jalan Pancing Medan.

Dikatakannya, saat kejadian dia sedang berbaring di tempat kosnya dan datang adik sepupu pelaku bernama Fitri tiba-tiba mengelurkan kata-kata yang tidak pantas untuk diucapkan dan menuduhnya pencuri uang dan emas. Saat itu adik sepupu pelaku juga mengusirnya dari dalam kamar kosnya. Aku dikatakan Loe sama adik sepupunya bang, terus dituduh pula nyuri uang dan emas, meskipun saaat itu aku telah mengatakan bahwa aku tidak ada mengambil uang atau emas seperti yang dituduhnya sama aku " Ungkap Rini.

Rni menambahkan, bahwa emas yang dituduhkan dia curi adalah milik Nura Nabila dan Nura Nabila juga sudah mengakui jika dirinya tidak ada kehilangan emas dan tidak ada menuduh Rini mengambil emas miliknya," Kenapa Lukman yang merupakan adik kandung Dika (pelaku-red) menuduhku mencuri kalung dan uang milik keluarganya " Tambahnya.

Merasa tidak puas dengan pengakuan Rini, lantas tiba-tiba Dika langsung menganiaya dirinya dengan menjambak rambut Rini dan menarik baju, selanjutnya mencakar dirinya pada saat tersungkur di teras rumah kosnya.

Saat itu juga Rini langsung membuat visum di bidan Wulan Windi Jl. Pasar 1 Marelan dan setelah membuat pengaduan ke Polsek Labuhan dengan No laporan STPL/2192/XI/2003/SU/Pel-BLW/Sek-Medan Labuhan tanggal 10 November 2013.

Saat sidang berlangsung, didapatkan keterangan dari saksi yang juga ibu kost ditempat kejadian perkara bernama Siti Rohan (40) yang berbelit-belit, dan diduga tidak sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya pada saat kejadian, sehingga Hakim Ketua, Nazzar dan dua hakim anggota lainnya menegur saksi tersebut yang diketahui masih ada hubungan kekeluargaan jauh kepada terlapor.


Sementara itu Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ivan Najjar Alavi, SH, MH yang menangani kasus tersebut mengatakan bahwa keterangan saksi sudah tidak sesuai dengan keterangan saksi sebelumnya, dia meminta untuk dengar keterangan dari saksi lainnya. Atas dasar tersebut, Hakim Ketua selanjutnya menunda sidang.(Hamnas)

Ramadhan Dan Idul Fitri, Pelni Tidak Naikkan Harga Tiket

Order Detail
Karimun.Metro Sumut
PT Pelayaran Indonesia (Pelni) tidak akan memberlakukan tarif baru dan tuslah atau biaya tambahan untuk tiket saat keberangkatan maupun kepulangan arus mudik Lebaran 2015 (1436 H) ini. Kamis (18/06/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, pelayanan didalam kapal dijanjikan akan semakin ditingkatkan, Hanya saja jam keberangkatan akan mengalami perubahan," Pelabuhan Tanjungbalai Karimun hanya disinggahi setelah 10 hari menjelang dan sesudah hari-H nantinya, yakni tanggal 12 Juli 2015 pukul 10.00 WIB dan tanggal 22 Juni 2015 pukul 08.00 WIB, dari pelabuhan Tanjungpriok ke Belawan saja " Kata  Arnold B Barus, Manajer Cabang PT Pelni Tanjungbalai Karimun.

konsentrasi kapal sebelum dan sesudah hari raya Idul Fitri, KM Kelud akan difokuskan melalui rute Batam - Belawan (PP) saja. Bahkan, kapal KM Kelud tersebut akan beroperasi tanggal 13-17 Juli 2015 secara terus-menerus setiap hari.

Sedangkan jam kedatangan KM Kelud di masing-masing pelabuhan itu nantinya akan bervariasi, mulai dari pukul 04.00 WIB sampai 10.00 WIB, dan kapal akan diberangkatkan kembali 1 - 3 jam kemudian," Selama lima hari, KM Kelud hanya akan menjalani rute  Batam - Belawan saja. Itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dari berbagai daerah di Provinsi Kepri ini yang bertumpu di Batam " Ungkapnya.

Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, ujar Barus lagi, akan kembali disinggahi KM Kelud pada 25 Juli 2015 tujuan Belawan, Medan, dan 29 Juli 2015 dengan tujuan Tanjungpriok, Jakarta.Lebih jauh dijelaskan, selama ini yang dikeluhkan penumpang adalah makanan dan minuman. Kali ini PT Pelni telah memperbaharuinya. Bahkan untuk memanjakan penumpang, KM Kelud juga menyediakan buah-buahan, susu, dan air mineral kemasan sebagai pendamping makanan.

Meski pelayanan di dalam kapal terus dioptimalkan, harga tiket dijamin tidak mengalami perubahan. Sehingga, manajemen terus berupaya mencarikan formula agar transportasi laut akan tetap menjadi primadona di Indonesia," Pelni memiliki jadwal tetap. Kalaupun ada keterlambatan, itu karena kondisi di laut saja " Terangnya.

Dia menjelaskan, operasional kapal per trip (PP) dari dermaga Tanjungpriok menuju Belawan menghabiskan biaya sebesar Rp2 miliar. Sementara hanya untuk bahan bakar kapal membutuhkan biaya sebesar Rp1,5 miliar.Sementara, pendapatan Pelni hanya dari penjualan tiket yang diakumulasi hanya cukup untuk membeli bahan bakar kapal saja, katanya. Itu pun jika seluruh seat kapal, mulai dari kelas ekonomi sampai ke VIP yang berjumlah 250 seat itu terisi," Kita ambil rata-rata per seat sebesar Rp300 ribu. Maka, pendapatan dari tiket penumpang sebesar Rp1,5 miliar untuk perjalanan PP Tanjungpriok - Belawan. Dan itu, hanya cukup untuk beli minyak kapal " Jelasnya.

Untungnya, kata dia, PT Pelni merupakan perusahaan negara yang disubsidi pemerintah sehingga untuk menggaji pegawai dan lainnya masih ditanggung negara," Pusat terus berupaya meningkatkan pelayanan. Seluruh kebijakan ada di sana. Kami hanya menjalankan saja " Tuturnya. (Rudi)


Kecamatan Medan Belawan Raih Raskin Award 2014

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
Kecamatan Medan Belawan mendapatkan penghargaan Raskin Award dari Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi di pendopo rumah dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan. Selasa (16/6/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Penghargaan itu diberikan karena Medan Belawan menyandang predikat sebagai kecamatan terbaik dalam penyaluran raskin tahun 2014 tingkat Kota Medan.
Selanjutnya, untuk peringkat kedua berhasil ditempati Kecamatan Medan Kota dan disusul Kecamatan Medan Area sebagai juara ketiga. Sedangkan Kecamatan Medan Johor menempati juara harapan I, Kecamatan Medan Tembung (juara harapan II) dan Kecamatan Medan Sunggal (juara harapan III).

Pemberian reward kepada 6 kecamatan yang terpilih sebagai pemenang ini melalui seleksi yang telah dilakukan oleh Tim Raskin atas keberhasilan kecamatan dalam menyalurkan raskin dengan 4 kategori yaitu penyaluran lancar, pembayaran lancar, administrasi lancar serta koordinasi lancar.

Pemberian Raskin Award ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan Pemko Medan, guna memotivasi kecamatan agar bekerja lebih baik lagi dalam mendukung pogram raskin..

Menurut Walikota, pemberian penghargaan ini, diharapkan dapat memotivasi kecamatan dalam pelayanan raskin yang lebih baik yaitu tercapainya indikator 6 T, yaitu tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga, tepat administrasi dan tepat kwalitas. Dengan demikian program raskin ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama bagi warga kurang mampu,“ Pemberian Raskin Award ini sengaja kita lakukan sebagai bentuk apresiasi sekaligus simbol ucapan terima kasih atas kerja keras dan keikhlasan yang telah dilakukan seluruh jajaran Kecamatan dalam mendukung program raskin ” kata Walikota.

Dijelaskan Eldin, program beras untuk keluarga miskin (raskin) merupakan salah satu program percepatan penanggulangan kemiskinan pemerintah pada klaster I.

Raskin juga merupakan subsisdi pangan yang diperuntukkan bagi warga miskin sebagain upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memberikan perlindungan kepada keluarga miskin tersebut,“ Suskesnya penyaluran raskin ini tentunya merupakan kerja keras kita semua, khususnya tim raskin kecamatan yang telah berupaya keras menyalurkan raskin di lapangan, sehingga turut berkontribusi sdalam pengendalian tingkat inflasi di Kota Medan ” Ungkapnya.

Mantan Sekda Kota Medan ini kemudian mengucapkan terima kasih kepada Kasub Bulog Wilayah I Medan atas kerjasamanya, sehingga pada tahun 2014 lalu, Pemko Medan dapat menyalurkan raskin kepada rumah tangga sasaran aselama 12 bulan dan penyaluran raskin ke 13, dimana dalam catatatn dapat direalisasikan 100% tanpa adanya tunggakan.

Selain membantu warga kurang mampu kata Wali Kota, penyaluran raskin di Kota Medan berperan besar menekan kenaikan harga beras di pasaran, khususnya menjelasng hari-hari besar keagamaan.
Penyaluran raskin ini juga berperan dalam mengendalikan kenaikan inflasi di Kota Medan. Hal ini terbukti dengan relative rendahnya tingkat inflasi Kota Medan tahun 2014 yang menunjukkan angka 6,63%, yang berarti masih di bawah inflasi nasional sebesar 8,36 %, serta di bawah inflasi Provinsi Sumatera Utara sebesar 8,17%.

Untuk itulah Eldin secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Tim Koordinasi Raskin Kota Medan atas kerja kerasnya dalam manajemen penyaluran raskin di Kota Medan,“ Saya minta untuk tahun anggaran 2015, agar pelaksanaan penyaluran raskin kepada rumah tangga sasaran dapat lebih ditingkatkan lagi, sehingga masyarakat rumah tangga sasaran dapat terlayani dengan baik ” katanya.

Walikota berharap kepada panitia yang menyelenggarakan raskin award, agar mengumumkan juga kecamatan terburuk dalam penyaluran. Hal ini penting dilakukan agar kecamatan yang bersangkutan termotivasi agar meningkatkan kinerjanya lebih baik lagi pada masa mendatang dengan dasar pengabdian yang seikhlas-ikhlasnya.

Pemberian Raskinn Award turut dihadiri Kepala Sub Divisi Regional Perum Bulog Wilayah I Medan, Drs Roy Rahmadi MBA beserta jajaran, Kepada Badan Pusat Statistik (BPS) Kota medan Ir Darwis Sitorus MSi, ketua dan anggota Tim Raskin Kota Medan, pimpinan SKPD, serta camat dan lurah se-Kota Medan. (Hamnas)


Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger