Latest Products

Hujan Tidak Efektif Redakan Bahaya Kabut Asap

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Tiada hari tanpa kabut asap kiriman dari Riau yang melanda Medan sangat mengganggu kesehatan masyarakat. Ini diketahui dari pengumuman hasil dari analisi dan pengukuran terhadap kapasitas, ketebalan dan kandungan asap yang dilakukan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumut. Jumat (23/10/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Sebelumnya menurut Kepala BLH Sumut Hidayati, meski hujan yang turun dalam beberapa waktu lalu cukup lebat. Namun, hal ini tidak terlalu efektif dalam menurunkan kapasitas kabut asap. Hal ini diketahui, setelah pihaknya melakukan pengecekan, pengukuran dan uji laboratorium setelah hujan, beberapa waktu lalu, di tiga wilayah berbeda seperti Bandara Kualanamu, Polonia dan Kantor Gubenur Sumut,“ Kami mengukur (asap) setelah hujan. Walau pun hujan turun, tapi opasitas (ketebalan) asapnya masih tetap tinggi “ Katanya.

Lanjut Hidayat, Dari hasil analisis mereka, diketahui ketebalan asap di wilayah Kualanamu mencapai 2,0% dengan kandungan debu 11263 mikrogram, NO2 (nitrogen) mencapai 2,99 mikrogram dan SO2 (sulfur dioksida) mencapai 2,27 mikrogram. Sementara di Polonia, ketebalan asap mencapai 1,14 % dengan kandungan debu 9169 mikrogram, NO2 2,86 mikrogram dan SO2 sebanyak 2,27 mikrogram “ Ucapnya.


Hidayat menjelaskan, Hasil dari uji laboratorium, kapasitas terendah berada di wilayah kantor Gubernur Sumut dengan ketebalan asap mencapai 1,0 %. Kandungan debu 4000 mikrogram, NO2 3,42 mikrogram dan SO2 2,27 mikrogram “ Jelasnya.(Alfian).

Nelayan Minta, Usut Pemotongan Dana Kovensasi PLTU Bagi Nelayan

Order Detail
H.Perak.Metro Sumut
Ratusan nelayan tergabung dalam Gabungan Nelayan Hamparan Perak dan DPC.POKER mendesak aparat kepolisian guna mengusut adanya pemotongan dana kovensasi bagi nelayan Hamparan Perak terhadap dampak dari pembangunan PLTB/PLTU serta pengerukan pasir di kawasan Paluh Kurau Kecamatan Hamparan Perak meski pihak Dinas Perikanan Kelautan Pemkab Deli Serdang terkesan buang badan.Kamis (22/10/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kecurangan pemotongan dana tersebut telah dilaporkan M.Yusuf (43) nelayan warga Dusun II Desa Hamparan Perak yang melaporkan Herman (40) warga Desa Selemak atas dugaan pengelapan dana kovensasi nelayan sebesar Rp128 juta dengan nomor LP STPL/31/VII/2015)/H.Perak.

Adanya kecurangan serta manipulasi pembagian dana kovensasi bagi nelayan tersebut akhirnya berbuntut panjang hingga Rabu siang kemarin, ratusan massa nelayan tergabung dalam DPC.POKER Medan dan Gabungan Nelayan Hamparan Perak (GNHP) mengelar aksi ke kantor Bupati Deli Serdang, Poldasu, Kejatisu dan DPRDSU.

Ratusan massa nelayan tersebut tergabung dalam wadah Gabungan Nelayan Hamparan Perak (GNHP) dan DPC.POKER Kota Medan dikordinir Rahmad Khairi dan Muhammad Nasib mendesak agar Kepala dinas Kelautan Perikanan Pemkab Deli Serdang segera Dicopot dari jabatannya.

Serta nelayan hinggakini memprotes adanya pengerukan dan penimbunan pasir untuk pembangunan PLTU yang berdampak sosial, lingkungan terhadap masyarakat nelayan tradisional  yang ada di sekitar bantaran sungai ditambah lagi kurangnya perhatian dan sikap peduli dari aparatur pemerintah setempat dan daerah terhadap permasalahan masyarakat nelayan tradisional.

Terpisah, Kadiskanla Pemkab Deli Serdang melalui Kabid Pengawasan dan Pengendalian Diskanla Kab.Deli Serdang Sada Ukur Br Karo, SH yang dikonfirmasikan di ruang kerjanya, Kamis siang (22/10) menjelaskan, ada sekitar 887 orang yang menerima kovensasi yang terkena dampak secara umum, 340 pintu ambai dan alat tangkap tuasan 426 unit, itu sesuai telah disepakati PT Mabar serta data data Dinas Perikanan serta survey dengan pihak Muspika, Pokmaswas, Gapokkan dan Kepala Desa masing masing desa yang mendapatkan kovensasi.

Untuk pembangunan PLTU kedepan, kovensasi bagi nelayan kedepannya kita belum tahu sebab yang memberikan kovensasi itu adalah pihak perusahan itu sendiri sumber dana dari perusahan itu sendiri tidak ada uang dari Negera.

Ditanyai soal perizinan dan Amdal terhadap proyek PLTU di kawasan Paluh Kurau, Sada Ukur mengaku itu bukan Tupoksi dan kewenangan kita sehingga kita belum tahu.

Terkait aksi demo warga nelayan kemarin, Sada Ukur menuding massa yang datang demo ke kantor Bupati itu bukan massa nelayan Hamparan Perak melainkan mereka itu orang dari Poker dan hanya beberapa orang saja nelayan dari Hamparan Perak," Memang tak semua nelayan yang menerima dana kovensasi karena telah ditentukan batas - batas penangkapan ikan oleh pihak perusahan tersebut dan kita turun ke lapangan sebatas mana yang mendapatkan kovensasi " Jelasnya.

Ditanya kenapa pembagian dana kovensasi yang sampai ke nelayan tak sesuai yang diharapkan justru ada pemotongan yakni seharusnya dana yang diterimaRp2.400.000,perorang akantetapi yang sampai hanya Rp1.400.000 saja.Kalau masalah pembagian uang kita hanya sebagai saksi bahwa Gapokkan telah menerima dana kovensasi.Kita tidak ada menerima dana kovensasi dan bukan pihak Distanla yang memberikan dana tersebut.

Sedangkan keterlibatan Dinas Perikanan dalam masalah ini yakni hanya mendata nelayan, itu yang diberikan oleh hasil musyawarah rapat dengan PT Shanghai bersama pihak Muspika plus dan Kepala Desa.Ujar Sada Ukur sembari mengaku sedang sibuk mempersiapkan kronologis klarifikasi bagi Bupati terkait adanya aksi demo nelayan Hamparan Perak kemarin.(Red).


Ratusan Kelompok Tani Rubuhkan Tembok PT ACR

Order Detail
Labuhan Deli.Metro Sumut
Walaupun petugas kepolisian telah dilerai namun pihak Kelompok Petani Pengarap Lahan Kosong Negara (KPLKN) bersikeras merubuhkan tembok PT ACR (Agung Cemara Realty) yang disebut-sebut milik Mujianto di Pasar 4 Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang, situasi di lokasi masih bersitegang antara pihak pengarap lahan dengan pihak security penjaga lahan. Kamis (22/10/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Sehari sebelumnya aksi ratusan petani  di lahan eks HGU seluas 74 Ha PTPN-2 tersebut adalah luapan perasaan tidak puas setelah tahun sebelumnya mereka sempat menguasai lahan itu "Ayo rubuhkan aja. Yang jelas yang punya bangunan ini nggak ada suratnya koq bisa pula dia memagarnya,"ucap seorang pria yang kepalanya plontos.

Syukurnya, kegiatan pengarapan lahan dijalan Serba Guna Desa Helvetia tersebut jauh hari sebelumnya diantisipasi pihak kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan sehingga tidak sempat terjadi aksi bentrok antara kedua kubu tersebut.(Hamnas).


Puncak Arus Kapal Penumpang Dan Barang Di Pelabuhan Belawan September 2015

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Berdasarkan data Traffik Kapal, Barang dan penumpang bulan september tahun 2015, Arus kunjungan kapal di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Persero Belawan. Rabu (21/10/2015).

GM PT Pelindo 1 Cabang Belawan Sahat Prawira Tambunan didampingi asisten Manajer Hukum dan Humas Pelindo I Cabang Belawan Roswita dan Manejer Umum PT Pelindo 1 Cabang Belawan M.Natsir Mengatakan Call 73 atau setara dengan 367,620 GT(gross tonnage) dengan rincian Pelayanan Luar negeri untuk kapal Asing Call 16 atau 2,364  GT (Gross Tonnage) sedangkan Kapal Nasional Call 7 atau setara dengan 1,353 GT(gross tonnage), untuk Pelayanan Dalam Negeri Kapal Nasional Call 50 atau setara dengan 363,903 GT(gross tonnage), sedangkan kapal asing Nihil, Realisasi kunjungan kapal-kapal tersebut  tidak termasuk data dari BICT " Katanya.

Lanjut Sahat, Untuk barang impor di Pelabuhan Belawan pada bulan september ini tercatat sebanyak 212.384 Ton sedangkan untuk barang ekspor sebanyak 363.571 Ton, dan AP Bongkar tercatat  255.367 Ton, AP. Muat 16.914 Ton, Jumlah  Data Komoditi  termasuk dermaga khusus ( PTY, SAI , PLTU , PSC )sehingga Total Arus barang pada bulan september 2015 sebanyak 848.236 Ton “ Ucapnya.

Menurut Sahat, Untuk Arus Penumpang pada bulan September, Dalam Negeri  yang Turun sebanyak 5.267 orang dan yang Naik sebanyak 4.285 orang, Sedangkan arus penumpang untuk luar negeri pada bulan september ini Nihil. “jadi arus penumpang yang naik maupun yang turun pada bulan september tercatat sebanyak 9.552 orang “ Ungkapnya.

Sahat menerangkan, Sedangkan Komiditi Bongkar Bulan September terdiri dari Alat -alat Pabrik sebanyak 5, alat -alat berat 393, batu bara 40.078, besi pipa 221, caustic Soda 2.701, caustic soda (pipa terpadu ) 2.701,CNO (truck Lossing)  534,CPKO (Pipa Terpadu) 5.000, CPKO (truck Lossing) 16.938, CPO (pipa terpadu) 15.501,CPO (truck lossing) 30.222, drum 2, garam 9.043,gypsum 308, HSD 2.620, Inti Sawit ( bag cargo) 3.339, inti sawit (curah kering) 4.500, kaca lembaran 3.643, methanol 2.071, minyak bakar 10.489, pasir 1.200, pipa 83, pupuk  3.058,pupuk phonska (curah kering ) 27.175, pupuk urea (konveyor)  6.892, RBD S (truck lossing) 8.901, semen 1.000, semen curah 47.627, semen jumbo 6.392, tanah  3.000, Total komiditi bongkar pada bulan september sebanyak 255.637 ton “ Terangnya.

Sahat Menjelaskan, Komidi yang di Muat Melalui Pelabuhan Pelindo I Belawan Pada bulan september 2015 diantaranya Aksesoris Lainnya 1, Alat Berat Beco 50, Bleaching  900, Crane 180, Daun Pintu 6, Fatty Acid Methyleser 4.110,  Minyak Hitam 150, Nangka 2, Peralatan Pabrik 50, Pipa Plastik 90, Solar 85, Tiang Pancang 11.233, Trailler 57, Total Barang yang di muat lewat Pelabuhan Belawan pada bulan september sebanyak 16.914 Ton, Untuk komiditi ekspor pada bulan September antara lain, Bungkil sawit 46.794, CPKO (pipa terpadu) 3.036, CPO (pipa terpadu) 62.620 DCFA (pipa terpadu) 2.201, GLYCERINE 99.7 % 999, Karet 3.087, LAURIC ACID 99% 1.003, MASCOL 26 ( 4.874) , Middlefraction of Palam (PMF) 800, OA 78% (pipa terpaduI) 2.004, PFAD (pipa Terpadu) 6.801, RBD CNO 1.000, RBD O (pipa terpadu) 129.758, RBD PKO (pipa terpadu) 7.897, RBD PKS 3.000, RBD S (pipa terpadu) 30.845, RBDPKOL (pipa terpadu) 500, RBDPO (pipa terpadu) 55.354, TPSA (pipa terpadu) 998, sehingg total komiditi Ekspor pada bulan september 2015 sebanyak  363.571 Ton “ Jelasnya.


Sahat menambahkan, Sedangkan Komiditi impor pada bulan september 2015 di Pelabuhan Belawan berupa Jenis Aspal  3.002, Billet Baja 17.857, Gas Oil (BBM) SAMA 11 12 TOTAL AJA  13.879, Gula Pasir (curah kering) 20.700, Jagung Biji 20.184, Makan Ternak (Curah Kering ) 62.320, Methanol  2.598, Pupuk NPK (curah kering) 15.010, Pupuk ZA (curah kering) 16.500 Semen Jumbo 21.000, Sepeda Motor 2, Sodium Feldspar 7.200, Spare Bag 10, Tepung Industri 1.204, Tiang Pancang 10.913 jadi arus komiditi barang yang di impor lewat Pelabuhan Pelindo I Belawan Pada bulan september 2015 sebanyak  212.384 Ton, Semua ini merupakan bentuk dari peningkatan pelayanan yang dilakukan secara terus menerus kepada pengguna jasa di Pelabuhan PT Pelindo I Cabang Belawan “ Tambahnya.(Hamnas)

Kunjungan Kapal Ke Pelabuhan Belawan September 2015 Naik

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I telah melakan sejumlah peningkatan dalam kinerja. Selama tahun 2015, Dengan upaya dan kerja keras, beberapa yang kita inginkan tercapai. Kita mencatatkan pertumbuhan trafik yang positif. Rabu (21/10/2015).

GM PT Pelindo 1 Cabang Belawan Sahat Prawira Tambunan didampingi asisten Manajer Hukum dan Humas Pelindo I Cabang Belawan Roswita Mengatakan Realisasi kunjungan kapal selama bulan September  2015 di Pelabuhan Belawan  Call 73 atau setara dengan 367,620 GT (Gross Tonnage) dengan rincian Pelayanan Luar negeri untuk kapal Asing Call 16 atau 2,364  GT (Gross Tonnage) sedangkan Kapal Nasional Call 7 atau setara dengan 1,353 GT (Gross Tonnage), untuk Pelayanan Dalam Negeri Kapal Nasional Call 50 atau setara dengan 363,903 GT (Gross Tonnage), sedangkan kapal asing Nihil “ Katanya.

Menurut Sahat, ini merupakan bentuk dari peningkatan pelayanan yang dilakukan secara terus menerus kepada pengguna jasa “ Ungkapnya.

Lanjut Sahat, Arus kunjungan kapal di PT.Pelabuhan Indonesia Pelindo I (Persero) Belawan pada bulan september 2015 ini tidak termasuk data dari BICT “ Ucapnya.(Hamnas).




Trafik Arus Kapal Penumpang Di Pelabuhan Belawan September 2015 Menurun

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Kunjungan Kapal di PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Belawan periode September 2015 berdasarkan data Traffik Kapal, penumpang bulan september tahun 2015 tercatat arus penumpang menurun fi bandingkan bulan sebelumnya, Rabu (21/10/2015).

GM PT Pelindo 1 Cabang Belawan Sahat Prawira Tambunan didampingi asisten Manajer Hukum dan Humas Pelindo I Cabang Belawan Roswita dan Manejer Umum PT Pelindo 1 Cabang Belawan M.Natsir Mengatakan Arus Penumpang pada bulan september sedikit menurun di bandingkan agustus pada bulan lalu “ Katanya.

Lanjut Sahat, Kalau pada bulan agus lalu  penumpang dalam negeri yang turun sekitar 4.805 orang sedangkan pada bulan september ini 5.267 orang, Namun penumpang yang naik pada bulan agustus lalu lebih banyak sekitar 6.946 orang, Sedangkan pada bulan september hanya 4.285 orang. Jadi pada bulan agustus kemaren jumlah penumpang melalaui Pelabuhan Belawan Sekitar 11.751 orang sedangkan pada bulan september hanya 9.552 orang.Ada selisih sekitar 2199 orang “ Ucapnya.

Sahat menjelaskan, ini  terkadang adanya arus balik dari masyrakat yang menggunakan  jasa angkutan penumpang  (kapal) “ Jelasnya.(Hamnas).

PT Pelindo I Angkat Bangkai KM Deva Jaya Akhir Tahun Ini

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Akhirnya PT Pelindo I akan segera membersihkan bangkai kapal tenggelam didepan alur pelayaran terminal penumpang baru Pelabuhan Gudang Merah Belawan Lama. Upaya pengangkatan bangkai KM Deva Jaya tersebut sedianya dikerjakan pada akhir tahun ini, dengan melibatkan pihak TNI Angkatan Laut. Selasa (20/10/2015).

Informasi dihimpun Media ini, pengangkatan bangkai KM Deva Jaya diperkirakan menghabiskan biaya Rp1 miliar lebih itu, semula sempat menjadi kendala dalam pengoperasian terminal penumpang baru. Karena PT Pelni (Persero) menolak menyandarkan KM Kelud dengan alasan keselamatan.

Terkendalanya pengoperasian terminal penumpang berdaya tampung 3.000 orang, sebelumnya juga mendapat sorotan dari DPRD Sumut. Dewan menilai persoalan adanya bangkai kapal tenggelam dan mengganggu sandar kapal penumpang, seharusnya diselesaikan sebelum terminal dibangun.

M Nezar Djoely Nezar Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut mengatakan Kita mendesak Dirjen Perhubungan Laut (Dephubla) Syahbandar Pelabuhan Belawan, PT Pelindo I dan PT Pelni berkordinasi untuk memfungsikan terminal baru di Pelabuhan Belawan Lama “ Katanya.

Lanjutnya, Pembangunan terminal penumpang baru di Pelabuhan Belawan Lama yang telah rampung dan menelan dana sebesar Rp4 miliar menurut dia, terkesan mubazir jika tidak dioperasikan, Permasalahan pengangkatan bangkai kapal yang menjadi kewenangan Dephubla Syahbandar Belawan, itupun menambah molor pengoperasiannya, “Anehkan, pembangunan terminal sudah rampung, tapi lemahnya koordinasi mengakibatkan sampai saat ini belum beroperasi ” Ungkapnya.

GM PT Pelindo I Cabang Belawan Sahat Prawira melalui Asisten Manajer Hukum dan Humas PT Pelindo I Cabang Belawan Roswita mengatakan rencana pengangkatan KM Deva Jaya yang tenggelam di dasar laut perairan Sungai Nonang Belawan, masih dalam pembahasan teknis pihaknya bersama TNI Angkatan Laut dan instasi terkait lainnya,“ Kita bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut. Mereka memiliki peralatan lengkap dan personil yang profesional “ Ucap Roswita.

Roswita menjelaskan, Evakuasi bangkai kapal yang tenggelam sejak puluhan tahun lalu itu dipastikan bakal dikerjakan pada akhir tahun 2015. Hanya saja kapan waktu pelaksanaannya masih menunggu keputusan rapat pembahasan berikutnya,“ Dipastikan tahun inilah diangkat. Tapi soal berapa nilai anggarannya saya tidak tahu, karena ditangani langsung oleh kantor pusat PT Pelindo I Medan “ Jelasnya.(Hamnas).




KM Kelud Belum Sandar Di Dermaga Terminal Penumpang Baru

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Ratusan penumpang tujuan Pelabuhan Belawan via Pelabuhan Skupang Batam dan Tanjungbalai Karimun, masih belum bersandar didermaga Terminal Penumpang yang baru di Ujung Baru Belawan untuk menurunkan penumpangnya. Selasa (20/10/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kondisi tersebut mengakibatkan terminal yang telah selesai dibangun kurang lebih selama satu tahun oleh PT Pelindo I dengan biaya kurang lebih Rp 4 miliar di Pelabuhan Belawan Lama masih belum berfungsi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kacab PT Pelni Medan, Buddi Santoso baru-baru ini kepada wartawan mengatakan pihaknya belum bersedia menyandarkan kapalnya di dermaga terminal yang baru itu sebab masih  menguatirkan kondisi alur menuju terminal penumpang  baru itu karena ada beberapa hal yang dapat mengancam keselamatan kapal karena karang pada tikungan serta bangkai kapal hingga saat ini masih dibiarkan dan belum diangkat PT Pelindo I. Kedalaman alur ikut juga diragukan sehingga masih perlu dilakukan pengerukan.

Lanjut Kacab PT Pelni, surat yang diterima dari Dirjen Hubla agar pindah sandar Kapal Kelud ke terminal yang baru disetujui pihaknya dengan 7 catatan di antaranya, PT Pelindo harus lebih dulu memotong karang laut dan, mengeruk dasar laut di alur yang dilintasi.


GM PT Pelindo I Cabang Belawan Sahat Prawira melalui Humas PT Pelindo I Cabang Belawan Roswita mengatakan karang yang ada disekitar tikungan maupun bangkai kapal yang dimaksud oleh PT Pelni tidak menganggu keluar masuk kapal.(Hamnas).

Misnan Napi Narkoba Warga Rutan Labuhan Deli Tewas

Order Detail

Labuhan.Metro Sumut
Penghuni kamar Blok A No. 22 Rumah tahanan negara (rutan)  klas II-B Labuhan Deli jalan TM. Pahlawan Kec Medan Labuhan Misnan als Masnan (48) Warga RPH Mabar Lk IX Kec Medan Deli tewas merengang nyawa setelah sebelumnya sempat mendapatkan perawatan  di RS Ameta Sejahtera jalan TM Pahlawan simpang kantor medan labuhan. Selasa (20/10/2015)

Informasi yang dihimpun Media ini, Misnan adalah titipan PN Medan dan  kasus yang menjeratnya  sudah dua kali  persidangan, serta  menjadi Penghuni rutan labuhan deli sejak  10 agustus 2015 lalu karena tersangkut kasus  114 atau 112 UU No. 35/ 2009 setelah sebelumnya  ditangkap satnarkoba polresta medan pada 22 Mei 2015 lalu.

Ka. Rutan Klas II-B Labuhan Deli, Alexander Lisman Putra melalui Ka. KPR Theo Andrianus Purba saat dikonfirmasi Media, sabtu (17/10) mengatakan,  Pada Jum' at (16/10) kemarin sekira pukul  16.40 wib napi tersebut duduk dan tiba-tiba terjatuh, kemudian sempat dibawa oleh rekan sekamarnya ke klinik Rutan, kemudian karena tidak ada perubahan kita bawa ke RS Ameta Sejahtera untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut namun sekira pukul 17.15 wib napi tersebut dinyatakan meninggal oleh petugas rumah sakit," Dia dalam satu kamar  ada sekitar 38 orang napi dan semua juga menyaksikan kalau napi tersebut memang dalam keadaan sakit dengan mengeluh sakit nyeri pada  bagian dadanya “ Katanya.

Lanjut Theo, Napi tersebut sempat mendapatkan perawatan di RS Ameta Sejahtera, dia diberi oksigen dan suntikan, namun tidak lama berselang akhirnya di tewas di RS dengan dibuktikan adanya surat keterangan dari dokter disana “ Ucapnya.

Theo menjelaskan, Kemudian keluarga napi kita hubunggi dan akhirnya istrinya, Rosmawari (35) datang ke RS Ameta.  Istrinya juga membenarkan bahwa suaminya sewaktu dikunjunginya saat jam besuk ada mengeluh sakit pada dada bagian kirinya dan meminta dibawakan obat gosok," Keluarga korban menerima dengan iklas kematiannya karena sebelumnya dalam keadaan sakit dengan membuat surat pernyataan tertulis “ Jelasnya.


Dari informasi yang berhasil dihimpun Media ini, Bahwa di Rutan tersebut saat ini  diisi oleh 912 orang dengan kamar sebanyak 36 buah dengan tipe kamar dengan kapasitas yang berbeda, bahkan untuk mengurangi overkapasitas di rutan tersebut setiap bulannya mengirim 100 orang kerutan tanjung kusta, kabanjahe, siantar dan lapas binjei.(Red)

PAC Partai Gerindra Marelan Ingatkan Pemko Medan Segera Atasi Persoalan Banjir

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan meminta agar Pemerintah Kota Medan segera mengatasi persoalan banjir. Senin (19/10/2015).

Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik didampingi Ishak Setia Budi O.K.K/Wakil Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan dan Ramli Harahap Dewan Penasehat PAC Partai Gerindra Marelan dan Sekjen PAC Partai Gerindra Marelan M Try Maulana mengatakan Persoalan banjir masih menjadi keluhan masyarakat Marelan, khususnya Kecamatan Medan Marelan lantaran daerah ini rawan banjir " Kata Haris.

Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik berjanji akan menyampaikan keluhan-keluhan banjir itu ke Pemerintah Kota Medan,” Kita akan kawal sejauh mana Pemko Medan menjawab keluhan warga “ Ucap Haris.

Lanjut Haris, Akan mengumpulkan keluhan-keluhan warga Marelan itu untuk kemudian dilaporkan ke Pemda Kota Medan. Bahkan, dirinya akan aktif mengawal agar pemda benar-benar menjawab keluhan warga Marelan “ Ungkapnya.

Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan ini juga mengingatkan pentingnya upaya normalisasi saluran drainase. Terlebih, sebagian besar drainase yang ada sudah mengalami pendangkalan hingga mencapai ke saluran air yang menjadi kunci utamanya “ Jelasnya.(Hamnas).



Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Minta Pemko Medan Maksimal Atasi Banjir Di Medan Marelan

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik meminta peran Pemerintah, khususnya Pemerintah Kota Medan, lebih gesit dalam menangani banjir di Kecamatan Medan Marelan. Senin (19/10/2015).

Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik didampingi Ishak Setia Budi O.K.K/Wakil Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan dan Ramli Harahap Dewan Penasehat PAC Partai Gerindra Marelan dan Sekjen PAC Partai Gerindra Marelan M Try Maulana mengatakan banjir sudah menjadi masalah yang lama," Dan konsentrasi Pemerintah kepada banjir itu sudah maksimal. Cuma memang sekarang harus ditingkatkan “ Katanya.

Lanjut Haris, Pandangan Pemko Medan dalam mengatasi banjir harus terintegrasi dengan wilayah-wilayah penyangga seperti Kecamatan Medan Marelan,” Oleh karenanya perlu kerja sama antara Pemerintah Kota Medan dan daerah sanggahan tadi. Dan jangan lupa minta dukungan Pemerintah Pusat “ Ucapnya.

Haris menjelaskan, kerja sama antara Pemerintah dengan masyarakat setempat yang terkena banjir harus lebih ditingkatkan “ Jelasnya.(Hamnas).



Air Menguasi Marelan, Plt.Walikota Medan Tinjau Banjir Di Kecamatan Medan Marelan

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Randiman Tarigan Pelaksana tugas Walikota Medan beserta rombongan SKPD, didampingi Camat Medan Marelan Parlindungan Nasution dan sejumlah Lurah meninjau lokasi banjir di Pasar 1 Tengah atau Jalan Marelan VII . Senin (19/10/2015).

Dilokasi banjir, Plt.Walkot Medan memanggil camat dan sejumlah Lurah guna memberikan laporan terkait persoalan banjir yang dialami warga.

Randiman berharap Lurah maupun camat melakukan pendataan serta persoalan terhadap banjir yang sedang dihadapi warga.

Sementara Tari (25) warga korban banjir di Lingkungan 4 jalan Pasar 1 Tengah Gang Pinggir mengaku terpaksa mengungsi akibat banjir dan hinggakini belum ada bantuan diberikan Pemwrintah, cetus Rita sembari mengendong anaknya yang masih kecil tersebut.(Hamnas).



BNN Dan Polisi Grebek Gudang Penyimpanan Sabu Di Titi Papan

Order Detail
Medan Deli.Metro Sumut
Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerjasama dengan pihak kepolisian Polres Pelabuhan Belawan dan Polsekta Medan Labuhan berhasil mengrebek salah satu gudang bernama Jade City Square terletak di jalan Kl.Yos Sudarso Km 15 Medan Deli. Barang bukti sabu yang akan disimpan dalam gudang seberat sekitar 270 Kg beserta para tersangkanya diamankan petugas.Senin (19/10/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, saat aksi penangkapan sabu dalam 2 kontainer truk oleh petugas BNN dan polisi dikawasan pergudangan yang baru difungsikan tersebut sempat terdengar sejumlah letusan senjata.

Salah seorang warga Zulkifli (58) mrngatakan sempat kejar-kejaran dengan kurir sabu yang disebut-sebut bernama Jimmy," Aku dengar ada bunyi tembakan dan teriakan rampok! Makanya aku terus mengejar pelaku “ Katanya.

Lanjut Zulkifli, Sebelum kejadian itu pelaku sempat menegur Zulkifli yang kebetulan adalah penjaga malam dilokasi pergudangan,Tadi dia sempat menegur aku bang! Tapi karena dia memakai topi pet berlambangkan TNI makanya aku biari aja dia masuk membawa truk “ Ucapnya.

Sayangkan sejumlah awak media yang ingin meliput kejadian serta menyorot lebih dekat lagi sempat mendapatkan hadangan peliputan oleh petugas BNN dengan alasan masih dalam proses pemeriksaan dan penangkapan para tersangka, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari petugas BNN terkait aksi pengrebekan tersebut namun sejumlah petugas kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan dan Medan Labuhan membenarkan pihaknya bekerjasama dengan petugas BNN sedang melakukan pengrebekan serta penyitaan terhadap barang bukti sabu berisi sekitar ratusan Kg tersebut.(Hamnas).




an>



3 Tsk Pembawa Sabu Di Tangkap 1 Kabur

Order Detail
Medan Deli.Metro Sumut
Digrebeknya gudang penyimpanan sabu ditaksir seberat 270 Kg atau seperempat ton dalam satu kontener yang dilakukan pihak BNN bekerjasama dengan pihak kepolisian, petugas berhasil menangkap dua orang tersangka sedangkan seorang tersangka lainnya berhasil kabur meski sempat terjadi tembakan dan pengejaran. Senin (19/10/2015).

Informasi yang dihimpun, Di lokasi petugas menemukan barang bukti ratusan Kg narkotika jenis sabu di dalam kontener selanjutnya dialihkan muatannya kedalam truk intercoller berplat nopol B.9798 UYT selanjutnya dibawa petugas ke tempat yang belum diketahui, dugaan semnetara menurut informasi barang bukti sabu ratusan Kg beserta para tersangka kemungkinan diamankan ke Mapoldasu atau di BNN serta ada informasi di Mapolres Pelabuhan Belawan.

Selain penemuan ratusan kilogram sabu itu, petugas juga menyita senjata api serta kenderaan mobil sedan dan satu unit sepeda motor diduga milik para tersangka yang terlibat pemasokan sabu secara besar besaran tersebut.

Sementara pemasokan sabu tersebut berasal dari Negara Malaysia dibawa melalui jalur laut dengan kontener namun sebelum lolos ratusan sabu itu digudangkan di gudang Jade City Square Titi Papan Kec. Medan Deli sebelum akhirnya dipasarkan kesejumlah kota besar di Indonesia melalui jalur darat.

Dengan alasan masih dalam pengembangan, hingga kini para awak media cetak maupun elektronik belum juga mendapat keterangan resmi dari pihak BNN.

Akantetapi Kapolsekta Medan Labuhan Kompol Boy J.Situmorang didampingi Kasad Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP.Ichwan Lubis yang berada dilokasi pengrebekan saat ditanyai wartawan membenarkan pihaknya bekerjasama dengan BNN berhasil melakukan pengrebekan gudang penyimpanan sabu berikut barangbukti lainnya dan para tersangkanya akantetapi perwira polisi tersebut belum dapat memberikan keterangan lebih jauh terkait aksi pengrebekan tersebut.(Hamnas).



Polisi Temabak Kerbau Sampai Tewas

Order Detail

Hamparan Perak.Metro Sumut
Polisi akhirnya menembak mati kerbau bertanduk maut setelah sebutir timas panas bersarang ditubuh kerbau.Pasalnya kerbau liar tersebut telah banyak memakan korban di Jalan Marelan Pasar 1 Tengah, Kelurahan Rengas Pulau dan Kawasan Desa Kota Rantang Kecamatan Hamparan Perak. Minggu (18/10/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Salah satu warga setempat mengatakan Untung saja kerbau liar itu ditembak polisi bang, Kalau tidak warga disini pastilah ditanduknya lagi “ Katanya.

Sebelumnya kerbau liar yang mengamuk tersebut telah menewaskan seorang warga di Jalan Marelan Pasar 1 Tengah lalu kemudian berlari sampai ke daerah Kecamatan Hamparan Perak.

Di tempat terpisah, kawasan Hamparan Perak tepatnya di daerah Desa Kota Rantang 2 korban muncul kembali setelah Unus (40) koyak perutnya sebelah kiri dan Niko (3) luka-luka dibagian wajahnya dugaan akibat tandukan serta terinjak kerbau liar.

Setelah tewas mayat kerbau liar itu pun lalu dibawa warga dan personel kepolisian memakai mobil pick-up ke Kantor Polsek Hamparan Perak.(Hamnas).







Ajal Di Ujung Tanduk Kerbau

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Salah satu kerbau yang lagi galau membuat  warga tewas, jangan anggap remeh dengan seekor kerbau, silap silap nyawa pun melayang diujung tanduk, sebagaimana dialami Nurso alias Kendil (58) warga Jalan Marelan Pasar 1 Tengah Gang Seri Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Marelan, terbilang mengenaskan betapa tidak, dirinya tewas setelah tanduk kerbau liar menerobos perutnya, saat ini jenazah korban telah dikebumikan.Minggu (18/10/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kejadian naas yang menimpa Kendil itu terjadi Jumat pagi kemarin setelah dirinya berusaha memperbaiki ikatan leher kerbau di rumah Iwan yang merupakan majikannya bekerja," Kita nggak tau ceritanya bang! Taunya korban telah sekarat karena dekat tulang rusuknya jebol “ Kata salah seorang warga yang tak mau disebutkan namanya.

Jiwa Kendil yang merupakan sopir itu tak dapat tertolong lagi walaupun warga telah melarikannya ke rumah sakit.(Hamnas).








Sijago Merah Lalap Alat Bongkar Muat & Kontainer Milik PT Pelindo 1 Di Belawan

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Alat bongkar muat kontainer/peti kemas jenis reach stacker milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I yang dioperasikan di lapangan penumpukan Terminal Peti Kemas Domestik Pelabuhan Belawan ludes terbakar. Sabtu (17/10/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kobaran api yang diduga akibat terjadinya konseleting pada bagian mesin reach stacker menghanguskan sejumlah peti kemas yang berdekatan dengan alat bongkar muat yang terbakar tersebut. Namun dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun pekerja yang mengalami luka bakar serius dan ringan.

Humas Peti Kemas Domestik PT Pelindo I, Swandi Purba mengatakan Penyebabnya belum diketahui, karena kebakaran baru saja terjadi “ Katanya.

Pihak PT Pelindo I juga belum dapat menyampaikan jumlah kerugian atas terbakarnya alat bongkar muat peti kemas tersebut.

Sementara Tengku Irfan Humas BICT saat dikonfirmasi lewat via hape selulernya membenarkan terjadinya kebakaran di Domestik dan penyebab kebakaran belum diketahui “ ucapnya.

Dari pantauan dilokasi dari sejumlah pekerja dilokasi kejadian, berawal ketika alat bongkar muat itu baru saja mengangkut peti kemas dari sebuah kapal dan memindahkannya ke lapangan penumpukan sebelum dibawa keluar oleh pemiliknya.

Tiba-tiba sebelum operator/pengemudi Reach Stacker melepas pengait setelah peti kemas berada pada lapangan penumpukan tiba-tiban diduga akibat terjadinya konseleting pada bagian mesin terjadi percikan dan dalam waktu singkat muncul kobaran api disertai kepulan asap hitan yang membubung tinggi.

Akibatnya, kondisi tersebut menimbulkan kepanikan para pekerja maupun yang berada dilokasi kejadian, mereka tidak berani mendekati reach stacker yang terbakar walaupun sejumlah pekerja PT Pelindo I telah membawa racun api untuk memadamkan kobaran api, karena kuatir terhadap keselamatan mereka.

Sebelum dua armada pemadam kebakaran milik PT Pelindo Cabang I Belawan turun kelokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api sempat terjadi ledakan bersumber dari alat berat yang terbakar.


Akibat lain dari peristiwa ini, aktivitas di Terminal Peti Kemas Domestik Belawan sempat terhenti beberapa saat, puluhan pekerja tampak terkonsentrasi mengamati terbakarnya reach stacker dan sebagian pekerja juga terlihat turut membantu melakukan pemadaman api secara total.(Hamnas).

Gawat.....Spanduk Posko Calon Walikota Medan No 1 Di Rumah Kepling

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Warga Marelan sangat menyesalkan tindakan dari Misdi NG Kepala Lingkungan (Kepling) 25 Renggas Pulau Marelan, pasalnya, rumah kediamannya dijadikan Posko salah satu pasangan calon (Paslon) No 1.Jumat (16/10 2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Sesuai aturannya kenetralan seorang Kepling sangat diperlukan sehingga selama Pilkada dapat berjalan aman, damai, lancar dan tertib sebagaimana yang diharapkan bersama.

Misdi Ng Kepling 25 Renggas Pulau Marelan Saat dikonfirmasi lewat Via nomor ponselnya mengaatakan tidak punya kepentingan atas dukungan salah satu pasangan calon walikota tersebut,"Saya disuruh Lurah untuk menempel spanduk itu, dimana lagi mau saya tempel, ya dirumahlah " Ungkapnya.

Sebelumnya Waginto, Komisi A yang membidangi tentang Pemerintahan Daerah (Pemda) akan mengawasi ketat hal ini. DPRD Medan akan melaporkan ke Menteri Aparatur Negara (Menpan) RI jika ditemukan ada pejabat Pemko Medan dan camat hingga kepala lingkungan (Kepling) jika terlibat dalam dukung mendukung salah satu dari pasangan calon Walikota Medan.

Sementara sesuai dengan petunjuk Menpan beberapa waktu lalu yang meminta segera melaporkan aparatur negara dan PNS yang terlibat berpolitik praktis," Kami juga meminta dukungan dari masyarakat agar melaporkan Panwaslu jika menemukan adanya aparat pemerintah berpihak dengan memfasilitasi salah satu pasangan calon berkampanye dalam Pilkada Medan “ Katanya.

Dalam kesempatan itu, Waginto juga meminta KPU dan Panwaslu Medan beserta seluruh jajarannya harus bersikap netral dan independen serta profesional dalam bertugas," Jangan sampai ditemukan di lapangan aparat yang berpihak kami akan segera laporkan ke DKPP Pemilu supaya ditindak tegas “ Ucapnya.

Dalam waktu dekat, paparnya, Komisi A akan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan KPU dan Panwaslu Medan terkait kesiapan mereka dalam menghadapi Pilkada Medan 9 Desember 2015.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kecamatan Medan Marelan, Raja Malem Purba sayangnya tak dapat dikonfirmasikan terkait adanya salah satu oknum Kepling diduga mendukung salah satu pasangan calon Walikota Medan sebab nomor ponselnya berungkali tak dapat dihubungi"Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan," begitu jawab nada nomor ponselnya.(Hamnas).


Sat Reskrim Polsek Helvetia Berhasil Tangkap 2 Maling Dalam Rumah

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Satuan Unit Reskrim Polsek Helvetia berhasil mengungkap pelaku pencurian dengan pemberatan yang menimpa Darmaji warga Jalan Kapten Muslim No. 285, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia. Sabtu (17/10/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, aksi pencurian itu dilakukan oleh Aldo Albertus Poli (19), warga Jalan Mawar IV dan Fahrul Roji Dalimunthe, warga Jalan Mawar VI, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia di rumah Darmaji, tak senang rumah nya dibobol maling Darmaji pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Helvetia.

Begitu menerima laporan tersebut personil Polsek Helvetia langsung bergerak cepat untuk membentuk Timsus, dalam waktu singkat Polsek Helvetia akhirnya berhasil meringkus kedua pelaku pencurian tersebut dari rumahnya," Tersangka Aldo masuk ke rumah korban, sedangkan Fahrul serta Jepri Parulian (DPO) menunggu di depan rumah sambil mengamati situasi. Selanjutnya Aldo membawa sepeda motor dan dompet korban, ketiganya kemudian berboncengan tiga menuju rumah Billy di Jalan Sukadono “ Kata Kapolsek Helvetia Kompol Roni Bonic didampingi Kanit Reskrim AKP Hendrik Temaluru di Mapolsekta Helvetia.

Bonic menjelaskan, sepedamotor hasil curian tersebut kemudian dijual oleh Billy dan Jefri ke seorang penadah yang akrab dpanggil pak Tiara di komplek Pardede, jalan Binjai, seharga Rp1.950.000. Kedua pelaku yang masih tetangga dengan korban," Aksi pencurian itu, terekam CCTV. Atas dari hasil rekaman CCTV itulah kita kemudian melakukan penyidikan untuk meringkus kedua tersangka " Jelasnya

Bonic menambahkan, Kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) KUHPidana. "Mereka diancam hukuman selama-lamanya tujuh tahun “ Tambahnya.(Red).











Tim Kejagung Periksa 41 Pimpinan Lembaga Penerima Bansos

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Tim Penyidik Kejagung kembali melakukan pemeriksaan dugaan korupsi kucuran dana aliran bansos tahun 2012-2013 yang berlangsung di kantor Kejari Medan.

Kepala Kejari Medan, Syamsuri didampingi Kasi Pidsus Kejari Medan Harris Hasbullah mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan tim penyidik Kejagung ini merupakan lanjutan dari proses pemeriksaan sebelumnya. Dimana sebelumnya telah melakukan pemeriksaan terhadap SKPD yang mengucurkan anggaran, kini yang diperiksa penerima anggaran," Pemeriksaan yang dilakukan tim penyidik Kejagung ini merupakan lanjutan dari proses pemeriksaan sebelumnya. Dimana sebelumnya telah melakukan pemeriksaan terhadap SKPD yang mengucurkan anggaran, kini yang diperiksa penerima anggaran Kata Kajari Medan Syamsuri didampingi Kasi Pidsus Kejari Medan Harris Hasbullah.

Lanjut Syamsuri, untuk pemeriksaan hari ini ada 41 pimpinan lembaga dari 138 lembaga yang diperiksa sekaitan pertanggungjawaban penerimaan dana bansos tersebut, Para saksi yang diperiksa adalah pimpinan lembaga, baik itu LSM, lembaga pendidikan, dan media serta ormas “ Ucapnya.

Syamsuri menjelaskan pemeriksaan langsung dipimpin Ketua Tim Penyidik Kejagung, Viktor didampingi 15 tim penyidik. Dimana pemeriksaan telah dilakukan semenjak Selasa (13/10/2015) hingga Jumat (16/10/2015) besok “ Jelasnya


Kajari Medan Syamsuri menambahkan pemeriksaan dana bansos tidak di medan saja, akan tetapi juga dilanjutkan di Kabupaten Deliserdang, Serdang Bedagai dan Madina “ Tambahnya.(Hamnas/Red).

BC Belawan Gagalkan Ekspor Ilegal Hasil Perikanan, Langgar UU BKSDA Dan Perikanan

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Sebanyak 2 unit kontainer berisi hasil perikanan ditangkap petugas Bea Cukai dari pelabuhan BICT (Belawan International Container Terminal). Komoditas perikanan berupa cangkang siput hijau, tripang dan isi perut ikan tanpa dilengkapi dokumen itu, rencananya akan diekspor ke Thailand dan Hongkong. Jumat (16/10/2015).

Kegiatan ekspor cangkang siput hijau (turbo Marmoratus) sebanyak 131 bang atau seberat 6008 Kg dalam 1 kontener ukuran 20 feet dan Tripang sebanyak 40 bag atau seberat 1.091,30 Kg serta perut ikan sebanyak 11 bag atau sebanyak 225,80 Kg dalam 1 kontener 20 feet dinilai melanggar ketentuan peraturan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan peraturan Karantina Ikan maupun Undangundang perikanan nomor 31 tahun 2004.

Penegasan itu disampaikan Lupi Hartono selaku Kepala kantor Pelayanan Bea Cukai Medan di Belawan saat pemaparan Pers di lapangan Hanggar BC di Pelabuhan BICT, Kamis siang lalu( 15/10) turut disaksikan petugas dari BKSDA diwakili Joko Iswanto, Kepala Karantina Ikan Ir.Felik Lumban Tobing, Polres Pelabuhan Belawan dan Kejari Belawan diwakili Kasi Pidsus Nexon A.Lubis, SH.

Lupi Hartono mengatakan, Dua kontener berukuran 20 feet berisi cangkang siput, tripang dan daging gelembung ikan digagalkan pihak Bea Cukai Belawan yang rencananya diekspor ke Thailand dan Hongkong," Pencegahan ini hasil kerjasama dengan instansi Karantina ikan dan BKSDA.Ini bagian fungsi pencegahan kegiatan ekspor dalam rangka menjalankan fungsi kepabeanan.Pihak BC mencegah ekspor cangkang siput hijau, tripang dan perut ikan sebab syarat syarat kegiatan ekspor sesuai ketentuan instansi karantina dan BKSDA tak terpenuhi, apalagi sifut hijau hewan yang dilindungi dalam BKSDA dan harus ada izin mutu kesehatan dari Karantina Ikan “ Katanya.


Kami berharap sinerji kerjasama antar instansi di Pelabuhan ini dapat lebih baik lagi sehingga nantinya kita dapat menjangkau pencegahaan ekspor impor barang yang menyalahi aturan “ Harap Lupi.(Hamnas).

BC Belawan Berhasil Gagalkan Ekspor 2 Kontener Cangkang Siput Hijau Dan Perut Ikan

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Terkait ekspor dua kontener berisi cangkang siput hijau dan perut ikan berhasil digagalkan ekspornya ke Thailand dan Bangkok oleh pihak kantor Pelayanan Bea Cukai Medan.Kamis (15/10/2015).

Pemaparan dilaksanakan BC Belawan bersama instansi terkait yakni Karantina Ikan dan BKSDA disaksikan Polres Pelabuhan Belawan di halaman Hanggar BC Pelabuhan BICT.


Sementara dilaksanakan dengan membuka langsung isi dua kontener oleh Kepala
kantor BC Medan Lupi Hartono didampingi Kepala Karantina Ikan Ir.Felik Lumban Tobing dan Petugas BKSDA Joko Iswanto.(Hamnas)

Bulan Suro Identik Dengan Nuansa Mistis

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Umat Islam bersuka cita karena menyambut tahun baru Islam 1437 Hijriah. Pergantian tahun ditandai dengan pergantian bulan Dzulhijjah menuju bulan Muharram atau dikenal juga dengan nama Bulan Suro. Rabu (14/10/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Di Indonesia Bulan Suro terkenal unik karena memiliki makna yang cukup sakral dan keramat. Bagi golongan tertentu, Bulan Suro sangat identik dengan nuansa mistis dan dianggap membawa sial. Orang-orang dilarang menyelenggarakan pesta penikahan, pindah rumah, serta hajatan lainnya.


Kegiatan ini dipercaya akan mendatangkan bencana dan musibah bagi mereka yang tetap melakukan. Meski sudah hidup pada era modern, kepercayaan tentang keangkeran Bulan Suro masih dipegang erat hingga kini. Mengapa kepercayaan ini bisa berkembang begitu kental.(Red).

Gudang Pengoplos Pupuk Di Grebek Kodim 0201 BS Medan

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Gudang pengoplosan pupuk dari 2 tempat yang berbeda personel Kodim 0201 BS Medan mengamankan 25 ton BB pupuk serta 2 tersangka hasil penggrebekan di kawasan Marelan tepatnya di Gang Jagung serta Gang Kambing. Selasa (13/10/2015).

Dandim 0201 BS Medan Letkol Inf Maulana Ridwan mengatakan Penggrebekan oleh personel Kodim tersebut adalah berdasarkan informasi dari warga. Bermodalkan informasi warga lantas personel langsung turun ke lapangan dan sempat menyaru sebagai warga," Kita lakukan penggrebekan setelah adanya laporan warga “ Katanya.
                                           
Informasi yang dihimpun Media ini,, Sebelum penimbunan pupuk disebuah rumah di Gang Kambing, awalnya pupuk bersubsidi dioplos terlebih dahulu menjadi non subsidi di Gang Jagung.

Saat penggrebekan terjadi si pemilik pupuk Lukman dari CV.Karya Mandiri dapat meloloskan diri namun kedua anak buahnya, Dani serta Amat tertangkap," Nanti kedua tersangka serta BB langsung kita limpahkan ke Polda Sumut “ Ucap Maulana Ridwan saat paparannya.(Red)




BB 30 Ton, Pemilik Gudang Pupuk Oplosan Dan 3 Tsk Diamankan

Order Detail
Medan Deli.Metro Sumut
Penggrebekan gudang penimbunan dan pengoplosan pupuk bersubsidi menjadi pupuk non subsidi di Jalan Satria 3 Lingkungan 13 Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli akhirnya berhasil oleh pihak petugas Dirkrimsus Poldasu bekerjasama dengan Polsekta Medan Labuhan meski pemilik gudang berinisial MN (38) hinggakini masih dalam pemeriksaan, Selasa (13/10/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Dari hasil pengrebekkan tersebut polisi berhasil menyita 1500 karung atau seberat 30 ton pupuk masingmasing sebanyak 16 ton pupuk non subsidi dan 14 ton pupuk bersubsidi.Polisi juga mengamankan 3 karyawan di dalam gudang tersebut serta seorang pelaku.Dalam pemaparannya dilokasi gudang, Dirkrimsus Poldasu Kombes Ahmad Khaidar didampingi Wadirkrimsus AKBP Maruli Siahaan dan kapolsekta Medan Labuhan Kompol Boy J Situmorang dan Kanitreskrim Iptu Musa Alexanshah mengatakan, pihak Dirkrimsus Poldasu telah melakukan penindakan terhadap gudang pengoplosan pupuk sekitar 30 ton sesuai barang bukti yang ada.

Pemilik gudang dijadikan tersangka dan masih dalam pemeriksaan apakah si pemilik gudang melakukan sewa gudang atau terlibat dalam bisnis pupuk oplosan ini.

Sementara dari hasil pemeriksaan diketahui, barang pupuk tersebut berasal dari Aceh, ini sudah berlangsung sekitar 2 minggu berada di gudang ini sedangkan distribusinya kita belum tahu sebab barang pupuk ini masih berada disini baik pupuk subsidi maupun non subsidi.

Cara kerja mereka, pupuk yang ada ini (Pupuk Subsidi bewarna merah, Red) diolah dengan cara pupuk tersebut dijemur setelah dicampur zat kimia biasanya dengan 20 sak dicampur dengan 1 liter zat kimia pemutih kemudian dilakukan pembilasan guna mendapatkan warna putih bersih seperti pupuk Non Subsidi.Papar Dirkrimsus Poldasu tersebut.(R.Salim/Hamnas).


Personil Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Amankan 3 TSK Dan 2 Mesin Dindong

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Personil Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan yang dipimpin oleh Kanit I Sat Reskrim Ipda A.R. Riza, SH melakukan penangkapan terhadap 1 orang penjaga dan 2 orang pemain judi jenis dindong di desa Klumpang Kebun Kecamatan Hamparan Perak. Senin (12/10/2015).

Kanit I Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan mengatakan penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat tentang adanya rumah yang dijadikan lokasi permainan judi dindong yang sangat meresahkan warga di Desa Klumpang Kebun. Atas Laporan tersebut tim yang dipimpin oleh Kanit I melakukan penyelidikan untuk mengetahui kebenarannya yang dilanjutkan dengan penggrebekan," Kami dapat info dari warga tentang lokasi tersebut dan setelah dilidik ternyata benar, maka saya bersama anggota langsung menggrebek lokasi tersebut. Dari lokasi kami mengamankan 3 TSK yang terdiri dari 2 orang pemain dan 1 orang penjaga masing - masing S (51) selaku penjaga, WM (36 ) selaku pemain dan AF (18) selaku pemain “ Kata Kanit I.

Lanjut Kanit I Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Dari TKP kami menyita barang bukti permainan judi jenis dindong atau jackpot yaitu 2 (dua) unit mesin judi  Dingdong, 160 (seratus enam puluh) keping koin penukaran uang, uang hasil penukaran sejumlah Rp. 20.000,-, dan 1 (satu) buah toples kosong tempat menyimpan koin “ Ucap Kanit I.


Menurut keterangan tersangka S, bahwa pemilik dari mesin judi dindong tersebut adalah N, yang saat ini sedang kita upayakan penangkapannya, dan pada penangkapan kali ini kami sangat menyayangkan karena salah seorang pemain yaitu AF, masih berstatus sebagai pelajar, kami menghimbau kepada para orang tua untuk lebih memperhatikan kegiatan anaknya diluar rumah, sehingga hal seperti ini tidak terjadi lagi kedepannya" tutup Kanit I Sat Reskrim Ipda A.R. Riza, SH.( Sumber Humas KP3 Belawan).
Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger