Latest Products

Rp 30 Juta Gaji Sebulan Janda PSK

Order Detail


Sumsel.Metro Sumut
Janda cantik asal Bandung yang dipekerjakan tersangka LN (35) sebagai pekerja seks komersi (PSK) di Kafe Cahaya Sumber Bandung, Palembang, dipaksa berkerja ekstra keras. Jumat (04/09/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Banyaknya pria hidung belang yang datang, para PSK ini wajib melayani 15 tamu per malam. Upah sebagai pemuas birahi, para janda ini dibayar LN sebesar Rp30 juta per bulan. Padahal penghasilan para janda ini rata-rata Rp7 juta per orang per malam, atau Rp210 juta

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Tulus Sinaga mengatakan Artinya dalam sebulan, mereka menghasilkan minimal Rp60 juta setiap bulannya. Uang tersebut diserahkan langsung pria hidung belang itu kepada kasir kafe dan diteruskan ke LN. “Fifty-fifty hasilnya. Dua bulan sekali baru direkap dan anak buahnya digaji Rp60 juta, atau Rp30 juta per bulan. Mereka melayani tamu dari pukul 19.00 WIB-03.00 WIB, minimal 15 tamu per malam “ Katanya.

Lanjut Tulus, LN pun tergolong pintar. Ia selalu menjaga ‘selera’ pria hidung belang yang datang ke kafenya. Janda-janda yang tak laku lagi, segera ia pulangkan ke Bandung. Sebagai penggantinya, ia pun mendatangkan janda-janda baru yang masih fresh dari Kota Kembang itu “ Ucapnya.

Tulus menjelaskan, Para PSK anak asuh LN yang diperiksa sebagai saksi masing-masing berinisial N, I, W, Y, K, J, E, E, D, dan Y. Rata-rata sudah menjadi PSK sejak satu tahun terakhir. “Semuanya janda warga Bandung, usianya 26 sampai 30 tahun, mereka hanya dijadikan saksi “ Jelasnya.(Dody).

M.Amiruddin SE Ingin Berdakwah Hingga Akhir Hayat

Order Detail
Medan.Metro Sumut
M.Amiruddin SE Pendiri Organisasi Masyarakat (Ormas) Moderen Indonesia Bersatu (MIB), salah satu Pendiri Partai Moderen Indonesia Bersatu sekaligus Ketua Umum yang akan dibentuk serta dideklarasikan dan Penyusun Buku Multi Level Dakwah dalam waktu dekat ini akan diluncurkan, rambutnya tidak menyisakan warna hitam, tetapi tubuh, suara dan jalannya sangat sehat, tegar dan terlihat sangat bugar, sehingga tidak heran di usia yang kebanyakan orang sudah lebih banyak pasif, Kamis (03/09/2015).

M.Amiruddin SE mengatakan bahwa dirinya ingin menjalani dakwah global ini hingga mati. “Tekad saya satu, bagaimana tetap dalam dakwah sampai mati,” Ini tentu karunia Allah, soal kesehatan Allah yang punya ” Kata Amiruddin dengan nada merendah.

Menurut Amiruddin, Dakwah itu memperbaiki diri. Jadi berdakwah harus diawali dengan memperbaiki diri. Tidak boleh berkata kasar, memaksa orang, atau pun mengunggul-unggulkan diri atas orang lain, itu tidak boleh “ Ungkap Amiruddin.

Amiruddin menjelaskan, bahwa dakwah global itu perlu strategi. Terlebih kala berhadapan dengan masyarakat majemuk (heterogen). Diapun selalu mengingat dakwah yang dicontohkan oleh Rasul. Rasul berdakwah dengan cara lemah lembut, dialog, disertai akhlak yang mulia. Dengan strategi tersebut “ Jelas Amiruddin.(Hamnas).


Dakwah Global Di Tengah Masyarakat Awam

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Allah Swt.. telah mengutus nabi Muhammad Saw. kepada seluruh umat manusia. Mereka yang mendapatkan hidayah sebagai muslim, sejatinya adalah seorang da’I di jalan Allah Swt., di pundak mereka ada amanah dakwah, sebagai pewaris para nabi dan Rasul. Kamis (03/09/2015).

M.Amiruddin SE Pendiri Organisasi Masyarakat (Ormas) Moderen Indonesia Bersatu (MIB), salah satu Pendiri Partai Moderen Indonesia Bersatu sekaligus Ketua Umum yang akan dibentuk serta dideklarasikan dan Penyusun Buku Multi Level Dakwah dalam waktu dekat ini akan diluncurkan mengatakan sudah seharusnya berkhidmah untuk masyarakat, berada di tengah-tengah mereka. Karena mereka merupakan madu. Dengan merangkul mereka akan memperkuat barisan dakwah kita dan memudahkan tercapainya target-target dakwah baik yang bersifat materi maupun maknawi “ Kata Amiruddin.

Lanjut Amiruddin, Dakwah Kepada Allah Swt. Mengajak Untuk Memperbaiki Manusia, Saat ini kita berada dalam kondisi persaingan ideologi dan beragamnya kampanye atas nama kelompok, dimana masing-masing menyerukan perbaikan untuk masyarakat, namun pada hakikatnya dakwah yang diperintahkan  Allah Swt melalui kekasihnya Rasulullah yang satu-satunya untuk perbaikan umat manusia agar taat kepada Allah Swt, dakwah tidak berorientasi menjadikan masyarakat sebagai sapi perah untuk kepentingan pribadi, golongan atau partai. Yang kita dakwahi adalah menyeru umat manusian untuk beriman kepada Allah Swt., menjadikan Islam sebagai panduan hidup, berdakwah tanpa melihat suku, bahasa dan bangsa, terhormat dihadapan manusia dan tinggi derajatnya di sisi Allah Swt..” Ucap Amiruddin.

Amiruddin menjelaskan, Dalam hal kecintaan ini Rasulullah Saw. mencontohkan, bagaimana ketika memasuki kota Makkah kemudian membiarkan mereka yang dulu mengusirnya dan menyiksa para sahabatnya, membunuhnya, bahkan mereka membunuh orang yang dicintai nabi, seperti paman Nabi, Hamzah bin Abdul Mutholib. Namun Rasulullah Saw. hanya mengatakan kepada mereka, “Pergilah , kalian semua bebas. “ Jelas Amiruddin.

 Menurut Amiruddin, Umumnya manusia apabila diperlakukan dengan cara yang buruk maka ia akan membalasnya dengan keburukan serupa, hal itu dikarenakan mereka tumbuh dari masyarakat yang jauh dari nilai Islam, sehingga yang ada adalah rasa egois. Jauh dari akhlak yang mulia “ Ungkap Amiruddin. (Hamnas).





Pulau Teles Surga Yang Jatuh Di Indonesia

Order Detail
Tarempa.Metro Sumut
Suatu pagi yang indah di Desa Tarempa, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas. Kepulauan yang berbatasan langsung dengan Laut Tiongkok Selatan ini menyimpan pesona alam yang luar biasa. Kamis (03/09/2015).

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mensyukuri karunia Tuhan ini adalah mendatangi sejumlah pulau kecil di Anambas. Kali ini, ada referensi tentang sebuah pulau kecil, berjarak 5 kilometer dari Desa Tarempa, Sebuah pulau ibarat kepingan surga yang jatuh di Indonesia. Orang di sana menyebutnya Pulau Teles. Yah, nama ini tentu belum familiar bagi masyarakat di luar Anambas. Perairan di sekitar pulau ini memiliki air berwarna biru nan jernih.

Informasi yang dihimpun Media ini, Dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam menggunakan perahu kecil (pompong) dari Desa Tarempa, pengalaman menginjak Pulau Teles tak akan terlupa. Sebelum beberapa meter memasuki pulau tersebut, di kejauhan dia sudah memesona.

Perpaduan tumbuhan yang menghijau, pasir yang putih dan gradasi air laut dua warna; hijau dan biru, membuat Anda ternganga menyaksikannya. Sedikit mendekat lagi, air laut semakin jernih. Wajar, hasrat untuk langsung menyebur tak akan tertahan.


Anda harus berenang di pulau Teles, jika tidak, perjalanan Anda tak akan sempurna! Alasannya sederhana, "kolam renang" alam yang terbentang luas ini tidak hanya asyik untuk tempat bermain air tetapi ada satu nilai plus, pulau ini menyuguhkan pemandangan bawah laut yang bisa ditonton dengan mata telanjang.(Fitri).

Rekomendasi Perbaikan Pelayanan Publik Di Pelabuhan Laut Utama Terkait Upaya Percepatan Dwelling Time

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Sistem Logistik Nasional yang efektif dan efisien adalah sistem yang mampu mengintegrasikan daratan dan lautan menjadi satu kesatuan yang utuh dan berdaulat yang berkontribusi kepada terwujudnya Indonesia sebagai Negara Maritim melalui pelaksanaan peranan strategisnya dalam mensinkronkan dan menyelaraskan kemajuan berbagai sektor ekonomi dan pembangunan daerah menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif untuk membentengi kedaulatan dan ketahan perekonomian nasional. Oleh karena itu, selain dapat meningkatkan perekonomian nasional, sistem logistik nasional juga berperan sebagai wahana pemersatu bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kamis (03/09/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Keluhan saat ini dari para pengusaha,kinerja logistik nasional secara umum belum optimal sehingga diperlukan tindakan nyata untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia agar mampu bersiap menghadapi pasar global. Hal ini ditandai dengan hal-hal sebagai berikut, tidak memadainya infrastruktur dari segi kuantitas maupun kualitas, ketidakpastian waktu penyelesaian layanan, biaya dan pungutan tidak resmi atas transaksi yang dilakukan sehingga menyebabkan ekonomi biaya tinggi, buruknya pemenuhan waktu (lead time) pemrosesan ekspor
dan impor, keterbatasan pelayanan pelabuhan, tidak memadainya kapasitas dan
jaringan pelayanan yang mendukung penyedia layanan logistik nasional, masalah kronis dalam pengelolaan stok dan fluktuasi kontainer kebutuhan pokok
terutama selama hari-hari libur nasional dan keagamaan, kondisi infrastruktur yang belum sepenuhnya mendukung kegiatan ekspor-impor dan disparitas harga yang signifikan didaerah-daerah perbatasan, terpencil dan terluar.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, kinerja logistik nasional Indonesia masih rendah dan belum optimal, hal tersebut menunjuk kepada Indeks Kinerja Logistik (Logistic Performance Index/LPI) yang pada tahun 2007 LPI Indonesia menduduki peringkat
ke-43 dari 155 negara yang disurvei atau berada di bawah beberapa Negara ASEAN,
yaitu Singapura (ke-1), Malaysia (ke-27) dan Thailand (ke-31). Selanjutnya, pada tahun 2010, LPI Indonesia menjadi peringkat ke-75 dari 155 negara yang disurvei atau lebih rendah dari beberapa Negara ASEAN yaitu Singapura (ke-2), Malaysia (ke-29), Thailand (ke-35) dan bahkan lebih rendah daripada Filipina (ke-44) dan Vietnam (ke-53). Pada tahun 2013, peringkat LPI Indonesia meningkat menjadi ke-59 dari 155 negara yang disurvei namun masih rendah dibandingkan dengan beberapa Negara ASEAN yaitu Singapura (ke-1), Malaysia (ke-21), Thailand (ke-52) dan Vietnam (ke-53).

Kondisi tersebut dapat mengukur kesiapan Indonesia dalam menghadapi Pasar Tunggal ASEAN yang akan diberlakukan pada tanggal 31 Desember 2015. Hal tersebut dikarenakan kecepatan logistik merupakan syarat utama untuk bersaing menghadapi persaingan dengan negara-negara ASEAN. Kinerja logistik nasional salah satunya ditandai dengan buruknya pemrosesan ekspor impor serta keterbatasan pelayanan pelabuhan maka diperlukan pendekatan dalam konteks dwelling time pada pelabuhan utama di Indonesia. Persoalan dwelling time yang tinggi di sejumlah pelabuhan bukan hal baru di Indonesia karena sudah menjadi sorotan para pelaku usaha dan juga pemerintah. Pemerintah telah menetapkan paling lambat waktu dwelling time
di pelabuhan selama 4 (empat) hari.  Fakta yang terjadi, rata-rata dwelling time di pelabuhan di Indonesia pada saat ini masih sekitar 10 (sepuluh) sampai dengan 15
(lima belas) hari.

Bertambahnya waktu tunggu di pelabuhan terpenting Indonesiamemberi dampak negatif pada perekonomian negara dalam 2 (dua) hal yaitu pertama, industri yang berorientasi ekspor menghadapiketidakpastian akibat keterlambatan, sehingga mengurangi dayasaing produk Indonesia di luar negeri. Manufaktur just-in-time,sistem perusahaan harus mengelola jadwal secara ketat dan teratur mengimporbahan mentah dan mengekspor dalam bentuk barang jadi. Secara keseluruhan, sekitar 20% bahan bakuperusahaan asing atau perusahaan yang berorientasi ekspor diIndonesia masih diimpor. Kedua, hambatan dankemacetan di pelabuhan mendongkrak biaya bagi usaha domestikdan pada akhirnya merupakan harga yang dibayar oleh konsumen.

OmbudsmanRepublik Indonesia melakukan investigasi sistemik dengan mengambil contoh pada 4 (empat) Pelabuhan Utama, yaituPelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Belawan Medan danPelabuhan Soekarno Hatta Makasar. 4 (empat) pelabuhan tersebut merupakan pintu masuk perdagangan internasional dengan volume impor yang cukup tinggi. Kondisi dwelling time di 4 (empat) pelabuhan tersebut cukup tinggi. Kementerian Pertanian menetapkan keempat pelabuhan utama sebagai tempat pemasukan holtikutura sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 42/Permentan/OT.140/6/2012 tentang Tindakan Karantina Tumbuhan Untuk Pemasukan Buah Segar dan Sayuran Buah Segar Ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia,dalam kenyataannya dilapangan belum memiliki instalasi karantina yang memadai serta adanya penyerahan depo karantina untuk dikelola oleh pihak ketiga.(Melvy).



Terkait Kasus Dwelling Time , Polda Sumut Belum ‘Main’ Di Pelabuhan Belawan

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Pihak Polda Sumut masih mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket) dalam kasus dugaan pidana lamanya proses bongkar muat (dwelling time) di Pelabuhan Belawan. Kamis (03/09/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kombes Pol Ahmad Haydar Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut mengatakan selain pulbaket, untuk mengusut kasus tersebut, pihaknya juga telah mengirim tim ke Polda Metro Jaya untuk belajar penanganan kasus itu,“ Setelah beredarnya penyelidikan tentang kasus ini di Polda Metro Jaya, kami telah mengirimkan tim untuk mempelajari proses penanganan kasus itu. Hingga saat ini, kami masih bersifat pulbaket di Belawan “ Katanya.

Sebelumnya, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Edy Suwandono melalui Kabid Humas Kombes Pol Helfi Assegaf mengaku, Polres Pelabuhan Belawan telah membentuk tim khusus untuk mengusut kasus itu. Diakui, penyelidikan itu berupa pencarian data dari pihak Pelindo dan dinas terkait yang ada di pelabuhan,“ Tim yang turun masih hanya sebatas melakukan pendataan. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, ditemukan memang ada penguluran waktu yang dianggap wajar. Namun, tim juga menemukan penguluran waktu yang dianggap tak wajar. Untuk itu, penyidik masih mempelajari hal yang menyebabkan penguluran waktu tak wajar itu dapat terjadi “ Ucapnya.

Sementara Komisi D DPRD Sumut telah membentuk tim investigasi untuk melihat secara langsung banyaknya keluhan maupun protes dari berbagai pihak, terkait lamanya proses bongkar muat di Pelabuhan Belawan, sehingga sangat menganggu stabilitas ekonomi serta mempertinggi biaya bagi eskportir dan importir.


Hal itu diungkapkan anggota Komisi D DPRD Sumut Ir Astrayuda Bangun, seusai menerima pengaduan dari masyarakat menyangkut lamanya proses bongkar muat di Pelabuhan Belawan. “Komisi D sepakat untuk membentuk tim investigasi melihat secara langsung pengaduan masyarakat tentang dwelling time di Pelabuhan Belawan. Kita segera masukkan ke Banmus (Badan Musyawarah), agar tim bisa langsung bekerja “ Ungkapnya.(Red).

Dugaan Korupsi Pengadaan Baju Olah Raga Tahun Anggaran 2014 Di PT Pelindo 1 Cabang Belawan

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Sejumlah karyawan PT Pelindo 1 Cabang Belawan mengeluhkan baju olah raga yang mereka terima, karena tidak terpakai dengan berbagai alasan,seperti dua kali pakai baju olah raga cepat luntur warnanya dan kualitas baju tidak sesuai dengan draft pengadaan tahun anggaran 2014. Kamis (03/09/2015).

Muhammad Natsir Menejer Umum PT Pelindo 1 Cabang Belawan saat dikonfirmasi dikantornya pada hari Rabu (02/09/2015) terkait proyek pengadaan baju olah raga tahun anggaran 2014 tidak berada ditempat dan saat dikonfirmasi lewat hape selulernya tidak ada jawaban.
Entah mengapa, seakan tidak ada kapok-kapoknya dalam pelaksanaan proyek di PT Pelindo 1 Cabang Belawan, sebuah Perusahaan BUMN milik Negara yang seharusnya tidak berlaku Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) justru malah terindikasi menjadi "sarang" KKN.
Belum lagi masalah-masalah lain yang telah terungkap, bagaikan api dalam sekam yang kapan saja bisa membara, membakar para pelaku-pelaku KKN di tubuh PT Pelindo 1 Cabang Belawan.

Pengadaan baju olah raga ditahun 2014 PT Pelindo 1 Cabang Belawan menuai banyak keluhan. Baju olah raga yang diterima mereka tidak dapat dipakai karena bajunya bila dipakai dua kali cepat luntur dan kualitas kainnya setara kain "drill "yang kini sudah tidak "trend".
Sementara Chairul SH Dewan Penasehat DPP LSM Tipikor Medan mengatakan tidak akan tinggal diam mendengar persoalan terkait pengadaan baju olah raga, Jika memang ditemukan adanya cukup bukti, Bisa dibawa dan dikawal langsung keranah hukum “ Katanya.

Lanjut Chairul, dalam setiap proyek pengadaan harus jelas spesifikasinya, sehingga hasil pekerjaan itu dapat diterima dengan baik karena sudah sesuai dengan pesanan. Bila spesifikasinya jelas, namun yang didatangkan ternyata tidak sesuai pesanan, panitia penerima barang harus menolaknya," Jadi, baju olah raga itu tidak sampai dibagikan kepada calon penerima sehingga memunculkan keluhan, lantas siapa yang harus dipersalahkan “ Ucapnya.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh wartawan media ini, Diduga pengadaan baju olah raga itu dianggarkan tahun 2014 tersebut, rupanya sebelum pelelangan dilakukan, pihak panitia lelang menetapkan harga perkiraan sendiri (HPS) terlalu tinggi bila dikaitkan dengan kualitas kain yang akan dilelang.


Masalah dugaan KKN dalam proses pengadaan baju olah raga di PT Pelindo 1 Cabang Belawan  ini tampaknya mengusik Muhammad Natsir Menejer Umum PT Pelindo 1 Cabang Belawan, berdasarkan kontrak yang ditandatangani rekanan penyedia barang, yang bersangkutan sanggup memperbaiki atau mengganti.(Hamnas).

PT Pelindo I Medan Gelar Raker Usulan RKAP 2016

Order Detail
Medan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo) Medan menggelar Rapat Kerja Penyusunan RKAP tahun 2016 pada Rabu tanggal 02 sd 03 September 2015 bertempat di Ruang Selat Malaka Kantor Pusat Pelindo I Medan. Rabu (02/09/2015).

Rapat Kerja ini merupakan sarana konsolidasi dalam merumuskan langkah-langkah yang akan diambil untuk mencapai target Perusahan pada tahun 2016 yang diwujudkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2016. Rapat Kerja ini juga merupakan wadah untuk melakukan pertukaran informasi dan saling bersinergi memberi motivasi sehingga seluruh sumber daya perusahan dapat saling bersinergi mencapai tujuan perusahaan.

Rapat Kerja secara resmi dibuka oleh Mustofa Wijaya, Komisaris Utama Pelindo I didampingi oleh Bambang Eka Cahyana, Direktur Utama Pelindo I.  Dalam sambutannya, Mustofa menjelaskan agar proses transformasi dengan adanya pergantian logo dan tagline sebagai Indonesia Gateway pada tanggal 17 Agustus 2015 yang lalu, diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi Pelindo 1 untuk bergerak lebih agresif dalam melakukan transformasi bisnis.

Dalam rangka melakukan transformasi bisnis perusahaan, agar menetapkan pengembangan strategi korporasi dan menuangkan secara jelas dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan,“ Dewan Komisaris mengharapkan strategi korporasi fokus pada bisnis utama penyedia layanan barang dan jasa bisnis kepelabuhanan dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi usaha. Potensi pasar yang ada pada setiap cabang kiranya dapat lebih dimanfaatkan. Ekstensifikasi usaha harus kita lakukan untuk meningkatkan nilai dan untuk mendayagunakan total sumber daya yang dimiliki perusahaan. Langkah ekstensifikasi dapat dilakukan melalui skema kemitraan dengan pihak yang kompeten secara prudent sehingga terjadi proses alih kemampuan dan menekan risiko kegagalan usaha " Ucap Mustofa.

Sementara Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana dalam sambutannya, menyampaikan bahwa saat ini merupakan saat yang tepat bagi Pelindo 1 untuk melakukan Transformasi Perusahaan, melalui penggerak Change Management untuk mewujudkan VISI dan Misi Perusahaan dengan daya penggerak Perubahan Budaya Perusahaan berlandaskan pada tata nilai  perusahaan CIPTa (Customer Focus, Integrity, Profesionalism dan Teamwork),“ Program internalisasi budaya CIPTa, harus dapat mewujudkan Role Model Perubahan Leader yang  mampu menggerakkan transformasi Perusahaan untuk kepentingan seluruh stakeholder. Pelindo I  dihadapkan pada tantangan untuk keluar dari zona nyaman  bisnis strategis kepelabuhanan dengan melakukan lompatan yang terukur dan sistematis hingga siap menjadi pemain global. Untuk itu,  kekuatan karakter leader yang  mampu menjadi role model perubahan dan visioner  sangat diperlukan untuk menginternalisasikan values serta menumbuhkan sense of belonging internal  guna mewujudkan hubungan yang  harmonis dengan stakeholder " Kata Bambang.

Pada akhir sambutannya Bambang mengajak agar manajemen dan karyawan Pelindo I untuk saling bekerjasama menjadi SDM yang berorientasi kepada Customer Focus, Integritas yang tinggi dan Profesional serta Teamwork yang kuat untuk mencapai target yang ditetapkan.  Rapat Kerja ini juga diisi dengan Seminar tentang “Indonesia Economic Outlook 2016” yang dibawakan oleh Awalil Rizky, seorang pakar ekonom dari Jakarta. Seminar ini membahas tentang kondisi perekonomian Indonesia terkini, krisisi ekonomi, prospek ekonomi Indonesia Jangka Menengah menurut Pemerintah, dan peran serta posisi Pelindo 1.

ACS Humas Pelindo 1, M. Eriansyah menambahkan Rapat Kerja Penyusunan RKAP tahun 2016 ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari pada tanggal 2 s.d 3 September 2015 yang bertempat di Kantor Pusat Pelindo 1 di Medan. Raker tahun ini bertemakan “Melalui Transformasi Bisnis, Inovasi dan Change Management, Kita Wujudkan Pelindo 1 Sebagai Indonesia Gateway”. Rapat Kerja ini dihadiri  oleh Dewan Komisaris, Direksi, Para pejabat struktural Kantor Pusat, Para General Manager Cabang Pelabuhan dan Unit Usaha serta Perispindo I " Ungkap ACS Humas Pelindo 1, M. Eriansyah.(Hamnas)


Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Berhasil Bekuk Residivis Curanmor

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Belawan berhasil membekuk R alias IP (38), TSK pencurian sepeda motor yang merupakan residivis dan spesialis dalam pencurian sepeda motor, R alias IP ditangkap dari rumahnya di Kelurahan Kota Bangun oleh Unit I Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan yang dipimpin oleh Kanit I Sat Reskrim Ipda A.R. Riza SH. Rabu (02 /09/ 2015)

Kanit I Sat Reskrim Ipda A.R. Riza SH mengatakan penangkapan terhadap R alias IP, dilakukan berdasarkan Laporan Polisi yang diterima oleh Polres Pelabuhan Belawan pada senin 3 Agustus 2015, oleh korban atas nama Darwis Sadikin, yang kehilangan sepeda motor Yamaha Vega BK 6909 IQ tahun 2009 miliknya didaerah Kota Bangun “ Katanya.

Lanjut Kanit 1 Sat Reskrim, Setelah mendapat laporan, personil reskrim langsung menuju TKP untuk melakukan pengecekan, dan dari situlah kita mulai penyelidikan untuk mencari pelaku pencurian sepeda motor itu “ Ucapnya.

Kanit I menjelaskan, Setelah diketahui identitas tersangka, kemudian dilakukan pengejaran dan penangkapan oleh Unit 1 sat Reskrim kepada Tersangka di rumahnya yang berada di kelurahan Kota Bangun “ Jelasnya.


Sementara Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Bambang G. Hutabarat, SH. MH membenarkan penangkapan tersebut dan menambahkan bahwa dari hasil introgasi yang dilakukan terhadap Tersangka, diketahui bahwa tersangka telah melakukan pencurian sepeda motor pada bulan Juli dan Agustus sebanyak 6 kali, dengan perincian :Yamaha Vega di Maba, Honda Legenda di Jalan Ileng, Yamaha Vega di Aloh, Honda Supra Fit di Pabrik coca cola, Honda Beat putih di sekolah PA, Honda Supra fit di Simpang KIM," Saat ini kita sedang melakukan pengembangan untuk lokasi lainnya, dan mohon doanya agar semuanya berhasil, Tersangka sedang kita proses sidik secara intensive untuk pengembangan tersebut “ Ungkapnya.(Hamnas).

LSM Tipikor Desak Kejatisu Audit Anggaran Pr oyek Di PT Pelindo I Cabang Belawan

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Saat ini Pemerintah begitu fokus mengungkap berbagai kasus korupsi di negeri ini. Bentuk keseriusan itu dengan dibentuknya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Satuan Tugas (Satgas) Mafia Kasus. Anehnya, meskipun kasus korupsi telah menjadi perhatian serius namun hingga saat ini masih saja ada oknum-oknum yang berani bermain api dan melakukan aksi korupsi. Minggu (01/09/2015).

Menejer Umum PT Pelindo I Cabang Belawan Muhamad Natsir saat dikonfirmasi lewat hape selulernya tidak dapat dihubungi.

Sementara Chairul SH Dewan Penasehat DPP LSM TIPIKOR Medan mengatakan dengan mengeluarkan statement agar para koruptor dihukum mati, supaya mereka yang terlibat menyelewengkan uang negara itu menjadi jera “ Katanya.

Lanjut Chairul, Seperti halnya dugaan korupsi di PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Belawan, dugaan kasus Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di PT Pelindo ini belum sepenuhnya tersentuh hukum. Padahal, untuk membumihanguskan para koruptor di Negeri ini, aparat hukum seperti KPK, Kejatisu maupun pihak Kepoliisan harus sesegera mungkin mengaudit anggaran dana proyek di PT Pelindo I  Cabang Belawan “ Ucapnya.

Chairul mendesak agar pemerintah, dalam hal ini Kejatisu serius dan mengusut tuntas dugaan kasus korupsi yang telah lama ‘diendapkan’ di BUMN itu PT Pelindo 1 Cabang Belawan “ Desaknya.

Menurut Chairul, jika hal ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan menjadi ‘tradisi’ yang nantinya akan sangat sulit untuk dihapuskan dari muka bumi ini. Kalau perlu segera terapkan hukuman mati bagi para koruptor “ Ungkapnya.

Chairul menjelaskan, Selain hukuman mati yang pantas untuk para koruptor, bagaimana untuk memiskinkan kembali mereka (koruptor-red). Umumnya para koruptor itu bisa saja mengembalikan harga dirinya dengan menutupi melalui harta kekayaan hasil dari pencurian uang Negara,“ Jadi bila ada hukuman memiskinkan kembali pasti para koruptor jera. Hukum harus dijadikan “Panglima” agar para pencuri uang Negara dan pejahat lainnya semakin berhati-hati “ Jelasnya.(Hamnas).


Bentuk Tanggung Jawab Sosial PT Pelindo 1 Cabang Belawan

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Salah satu permasalahan yang sering dihadapi oleh perusahaan seiring dengan
perkembangan zaman adalah masalah sosial perusahaan yaitu berupa keterkaitan suatu perusahaan dengan daerah lingkungan sosialnya yang menuntut dipenuhinya suatu pertanggungjawaban sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility). Selasa (01/09/2015).

Menejer Umum PT Pelindo I Cabang Belawan Muhamad Natsir saat dikonfirmasi lewat hape selulernya terkait aktivitas-aktivitas sosial dan menilai kinerja sosial perusahaan yang dilakukan PT. Pelindo I (Persero) Cabang Belawan tidak bisa dihubungi.

Informasi yang dihimpun Media ini. tentang pertanggungjawaban sosial pada PT PelindoI (Persero) Cabang Belawan dilakukan berdasarkan Undang Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang pasal 74 tentang tanggung jawab sosial Perseroan Terbatas dan Pelaksanaan Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil berdasarka Keputusan
Menteri: Badan Usaha Milik Negara No.Kep. 236/MBU/2003 tanggal 17 Juni 2003 tentang Program Kemitraaan Badan Usaha Milik Negara dengan Usaha Kecil dan
Program Bina Lingkungan melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN, (2)

PT.Pelindo (Persero) Cabang Belawan menyediakan anggaran sebesar Rp 3.300.000.000,00 untuk kegiatan PKBL.(Hamnas).

Demo Besar Di Malaysia Bisa Jadi Pelajaran Indonesia

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Aksi demonstrasi besar-besaran terjadi Kuala Lumpur, Malaysia. Puluhan ribu demonstran turun ke jalan melakukan aksi protes terhadap pemerintah. Peristiwa yang terjadi akibat krisis politik dan ekonomi itu dinilai bukan tidak mungkin terjadi di Indonesia apabila pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) tidak memperbaiki kondisi ekonomi secara cepat. Selasa (01/09/2015).

Idil Akbar pengamat Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung mengatakan Aksi unjuk rasa besar-besaran yang terjadi di Malaysia akibat krisis politik dan ekonomi bisa saja terjadi di Indonesia. Terlebih, jika gejolak ekonomi dalam negeri semakin tinggi. Sebab, krisis ekonomi dapat memicu krisis politik serta krisis kepemimpinan “ Katanya.

Lanjut Idil, kemungkinan seperti itu selalu ada. Namun, hingga saat ini situasi di Indonesia masih bisa dikendalikan. Sehingga kemungkinan aksi demonstrasi besar-besar menjalar ke Indonesia tidak akan terjadi. Namun pemerintah patut mewaspadai agar aksi tersebut tidak ditiru oleh rakyat Indonesia. Sebab aksi itu bisa saja terjadi di Indonesia apabila gejolak ekonomi semakin tinggi,” Bisa saja akan terjadi di Indonesia apabila nilai tukar rupiah semakin anjlok “ Ungkapnya.

Idil menjelaskan, hal itu bisa terjadi jika tidak ada perbaikan signifikan terhadap dampak menguatnya dollar terhadap rupiah. Maka krisis ekonomi akan terjadi, yang mana akan merambat menjadi krisis politik dan krisis kepemimpinan. Untuk mengatasi krisis dan gejolak seperti di Malaysia maka pemerintah harus segara meminimalisir dampak akibat melemahnya rupiah terhadap dollar,” Untuk saat ini stabilitas ekonomi berkorelasi dengan stabilitas politik perlu segera diperbaiki, agar menjadi kondusif “ Jelasnya

Sementara Staf Ahli bidang Ekonomi Wakil Presiden Sofjan Wanandi mengatakan agar Indonesia tak terkena imbas krisis Malaysia, maka hal utama yang harus dilakukan Pemerintah RI saat ini adalah dengan mengompakkan para menteri lewat koordinasi “ Ucapnya.

Menurut mantan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) ini, dengan koordinasi maka Indonesia dapat melakukan antisipasi krisis Malaysia. Para menteri dapat melakukan gerak cepat dan tak bentrok langkah serta kebijakan antara satu menteri dengan menteri yang lainnya," Kita kuatkan menteri-menteri yang ada agar bisa mengatasi berbagai macam masalah “ Ungkapnya.

Sofjan menjelaskan,  krisis Malaysia bakal berimbas pada sektor ekonomi, politik, hukum, dan keamanan Indonesia. Meski saat ini belum terasa, namun para menteri diminta mengantisipasi agar tak berdampak langsung,” Mungkin saat ini masih belum terasa tapi akan terasa nanti “ Jelasnya.(Sandy).



Indonesia Pelestarian Budaya Masih Rendah

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Indonesia memiliki budaya yang begitu beragam dan sangat kaya. Hanya saja, hingga kini baru ada tiga sanggar wayang orang yang aktif di Indonesia yakni: Sri Wedari di Surakarta (Solo), Barata di Jakarta dan Ngesti Pandowo di Semarang. Selasa (01/09/2015).

Sigit Gunardjo Koordinator Anjungan dan Museum Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mengatakan TMII menjadi garda terdepan dalam hal pelestarian dan pengembangan budaya. Sehingga, setiap Jumat kerap memberikan fasilitas kepada seniman-seniman dari daerah untuk pentas di TMII. Sayangnya animo masyarakat masih kurang, sehingga nyaris  terlihat sepi di kursi pentas," Ini tantangan sangat berat kami. Tentunya kita akan coba ajak pemerintah daerah untuk terlibat dalam pelestarian budaya, agar lebih semarak “ Katanya.

Lanjut Sigit, pelestarian dan pengembangan budaya tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri. Sebab hal itu tugas bersama, supaya nantinya budaya dapat diturunkan ke generasi berikutnya. Misalnya, adanya pelibatan untuk kelestarian kebudayaan dengan unsur-unsur terkait, dengan meninggalkan jarak “ Ungkapnya.

Sigit menjelaskan, bentuk perhatian pemerintah dalam mengenai hal itu dapat dilihat dengan adanya Permendagri No. 28 / 2014 tentang Revitalisasi Fungsi dan Peran Anjungan TMII sudah cukup efektif. Tidak hanya itu, penguatan edukasi yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan(Kemendikbud) pun sangat berdampak positif pada pelestarian dan pengembangan budaya," Jujur, hingga saat ini belum ada perhatian dari Kementerian Pariwisata. Kita seolah-olah berjuang sendiri. Ya mbok ditengok atau dipromosikan “ Jelasnya.

Sigit berharap, ada semacam sekolah khusus seni budaya di TMII. Mengingat, ketika ditinjau dari keberadaan anjungan-anjungan dapat digunakan sebagai media untuk belajar budaya," Simpel saja, sekolah tidak harus dengan membangun gedungnya. Kan kita memiliki anjungan yang dapat dijadikan kelas “ Harapnnya.

Sementara itu, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Kacung Marijan menuturkan untuk pengembangan dan pelestarian kebudayaan benda dan tak benda dibutuhkan tiga konsep yaitu: konservasi, pengembangan dengan modernisasi dan pemanfaatan budaya khususnya untuk pendidikan," Ini dapat kita terapkan di lingkungan masyarakat dan lingkungan sekolah dengan pembelajaran “ Ucapnya.

Menurut Kacung, untuk pengembangan di lingkungan sekolah dapat menggunakan kegiatan kurikuler, ekstrakurikuler dan non kurikuler. Hanya saja, menurutnya dibutuhkan kerjasama dengan pihak pemerintah daerah dan saat ini sudah berjalan di provinsi Jawa Timur, Sumatera Barat dan tahun ini seluruh provindi di pulau Kalimantan," Maka kita siapkan modul yang dapat diterapkan dalam pembelajaran. Tentunya kita melibatkan tenaga pengajar  " Ujarnya.

Sedangkan, untuk edukasi kebudayaan pada program non kurikuler dilakukan dengan menumbuhkan rasa memiliki kebudayaan melalui penumbuhan budi pekerti," Kita coba alihkan anak-anak untuk membaca buku tentang kearifan lokal " Tuturnya.

Nah, untuk pengembangan budaya di lingkungan masyarakat, dengan memberikan fasilitas kepada sanggar dan komunitas kebudayaan. Lalu hal yang paling penting menumbuhkan rasa memiliki kebudayaan di usia generasi muda, dengan mengenalkan kebudayaan itu sendiri “ Paparnya.(Melvy).


Baru-Baru Ini, PT Pelindo I Cabang Belawan Salurkan Pinjaman Lunak

Order Detail


Belawan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Belawan mengucurkan bantuan dana kemitraan dan bina lingkungan (KBL) tahun 2015 sebanyak Rp 535 juta kepada tujuh mitra binaan baru-baru ini. Senin (31/08/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Dana pinjaman lunak yang merupakan salah satu kepedulian perusahaan BUMN kepada pengusaha kecil tersebut diserahkan kepada tujuh orang mitra binaan di lingkungan kerja Pelabuhan Belawan dan diserahkan oleh Manejer Keuangan Budi Azmi disaksikan Notaris Risma Rahmi Arifa.

Manejer Keuangan Budi Azmi menjelaskan pinjaman ini harus dikembalikan sesuai perjanjian yang telah disepakati, agar nanti bisa digulirkan kepada pengusaha kecil lain, Oleh karena itu, kami berharap mitra binaan disiplin dalam mengembalikan angsuran tepat pada waktunya “ Jelas Budi Azmi.

Sementara GM PT Pelindo 1 Cabang Belawan Sahat Prawira melalui Roswita SH Asisten Manajer Hukum dan Humas PT Pelindo I Cabang Belawan mengatakan pinjaman lunak ini diberikan kepada mitra binaan sebagai wujud kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan “ Kata Roswita.

Lanjut Roswita, Dengan dikucurkannya pinjaman lunak ini maka mitra binaan dapat menggunakan dana tersebut sebaik-baiknya, untuk mengembangkan usaha, bukan untuk kepentingan lain “ Ucap Roswita SH Asisten Manajer Hukum dan Humas PT Pelindo I Cabang Belawan.(Hamnas).



M.Amiruddin SE: Dakwah Islam Bersifat Global

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Apakah dakwah Islamiyah bersifat global? Atau apakah Islam sejalan dengan proses globalisasi yang berlaku? Kenyataan ayang ada dan nash-nash yang ditemui dalam al-Qur’an menunjukkan bahwa Islam adalah agama global. Artinya ajaran islam memang diperuntukkan bagi ummat manusia di muka bumi ini tanpa kecuali, tidak melihat ras,warna kulit maupun perbedaan bahasa atau kesukuan.Ungkapan Rasulullah SAW “tidak ada perbedaan anatara bangsa Arab dan bukan Arab , kecuali ketakwaan” menunjukkan bahwa agama ini bersifat universal dan global.Ayat-ayat berikut menunjukkan bahwa dakwah Nabi tidak terbatas pada bangsa. Senin (31/08/2015).

M.Amiruddin SE Pendiri Organisasi Masyarakat (Ormas) Moderen Indonesia Bersatu (MIB), salah satu Pendiri Partai Moderen Indonesia Bersatu sekaligus Ketua Umum yang akan dibentuk serta dideklarasikan dan Penyusun Buku Multi Level Dakwah mengatakan Kesesuaian ajaran dengan kebutuhan dasar manusia secara universal, artinya apa yang diajarkan islam tidak pantas untuk ditolak, bahkan kalau dilaksanakan akan ditemukan kemudian kesesuainnya dengan kebutuhan dasara manusia.Suatu kebutuhan yang dapat memelihara dan memuliakan kemanusiaanya “ Kata Amiruddin.

Lanjut Amiruddin, Hukum-hukum yang disyariatkan Islam menjamin terciptanya tatanan kemanusiaan dalam satu tatanan tunggal, karena terbebas dari bentuk-bentuk panatsi mekelompok, perbedaan darah dan perbedaan lainnya “ Ucap Amiruddin.


M.Amiruddin SE menjelaskan, Ajaran Islam sejalan dengan hakikat alam semesta dan tidak ada pertentanagn dengan apa-apa yang ditemukan pengetahuan manusia, karena sifatnya yang sejalan dengan hukum-hukum alam tersebut “ Jelas Amiruddin.(Hamnas).
Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger