Wagubsu Menerima Audiensi Panitia Pertemuan Wilayah Dan FOKUSHIMITI
Wakil Wali Kota Medan Menerima Audiensi Organisasi Pedagang Pasar Sumatera Utara (OP2SU) Medan Utara
Setubuhi Dua Anak Dibawah Umur Secara Bergiliran, Remaja ini Ditangkap Polsek Tenggarong
Kunjungi Monumen Meriam KRI Lanal Dumai Siswa-Siswi SD Cendana Tumbuhkan Jiwa Bahari
Kegiatan
pembinaan potensi maritim ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi
masyarakat dalam bela negara, meningkatkan minat dan kecintaan bahari,
meningkatkan kemanunggalan TNI AL dengan rakyat sehingga akan mewujudkan ruang,
alat dan kondisi juang yang tangguh, kesadaran bela negara matra laut yang
tinggi, serta terciptanya keamanan dan ketentraman masyarakat.(rs).Technical Meeting Inacraft 2018
Polwan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Vaksinasi Kanker Cerviks
Plt. Sekda Provsu Membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Kependudukan, Keluarga Berencana Dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Tahun 2018 Provsu
Pangdam I/BB Tandatangani Empat Prasasti
Danlantamal I Tinjau Pos Kamla Pantai Labu
PAC Partai Gerindra Medan Deli, Kembali Memberikan Bantuan Untuk Warga Yang Kemalangan
Lambatnya Kinerja Behandle BICT Jangan Dibiarkan Berlarut-Larut
Belawan.Metro Sumut
Menanggapi masalah ini, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menyatakan lambatnya kinerja di Terminal Behandle Belawan Internasional Container Terminal (BICT) jangan dibiarkan berlarut-larut.
ALFI Sumut menyarankan PT Pelindo I supaya areal terminal behandle di perluas dan fasilitas alat yang ada saat ini ditambah.
Surianto alias Butong Ketua DPW ALFI Sumut mengatakan lambatnya proses pemeriksaan barang ekspor - impor di terminal behandle sering dikeluhkan pengguna jasa. Ini disebabkan memakan waktu lama karena keterbatasan fasilitas alat " Kata Surianto,Rabu (21/03/2018).
Lanjut Surianto, Kalau kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, tentunya akan menimbulkan penumpukan barang menggunakan kontainer di terminal pelabuhan BICT, disamping beban biaya tinggi bakal ditanggung pengusaha eksportir maupun importir " Ucapnya.
Surianto menjelaskan, Biaya pemindahan atau penimbunan siapa yang tanggung. Ini jangan dibiarkan, Pelindo 1 mesti merenovasi areal behandle. Alat-alatnya juga mesti ditambah " Jelasnya.
Hal senada disampaikan oleh Budi Armansyah alias Ade penguna jasa dari perusahaan EMKL di Belawan. Kinerja lambat di terminal behandle sebut dia, sudah berlangsung lama," Kalau barang tertahan lama karena mengantre proses pemeriksaan, sudah pasti menambah cost yang harus dibayarkan pemilik barang " Katanya
Ade menerangkannya, Untuk proses pemeriksaan satu unit kontainer berisi barang jenis campuran saja, membutuhkan waktu sekitar satu jam lamanya," Itu baru satu kontainer, sedangkan kontainer yang masuk mengantre dan akan diperiksa di behandle cukup banyak " Terangnya.
Sementara Asisten Manager Hukum dan Humas BICT Tengku Irfansyah membenarkan keterlambatan pemeriksaan barang di terminal behandle " Ungkapnya.
Lanjut Irfan, Pada saat menjelang hari besar keagamaan seperti Lebaran dan Natal sering terjadi over kapasita," Rata-rata per bulan saja, jumlah kontainer barang ekspor - impor di BICT mencapai 30.000 unit. Sementara luas area terminal behandle sekitar 23.000 meter Irfan " Ucapnya.
Irfan menjelaskan, Atas keterbatasan dimaksud PT Pelindo 1 telah berencana untuk memperluas areal lahan penumpukan di terminal behandle, Agar proses pemeriksaan serta arus keluar masuknya barang menggunakan kontainer dapat ditampung dan tidak terjadi delay " Jelasnya.
Irfan menambahkan, Kemungkinan rencana perluasan lahan dilakukan tahun depan (2019). Untuk alat mungkin ada beberapa yang bakal ditambah termasuk reastaker " Tambahnya.(Hamnas/Ulhaq)
PT. Prima Peti Kemas Perjelas Pelindo 1 Siap Berikan Kopensasi Pada Nelayan
PT. Prima Peti Kemas Perjelas Pelindo 1 Siap Berikan Kopensasi Pada Nelayan
RDP Reklamasi Pantai Belawan, Pelindo 1 Utus Kain Lap. DPRD Sumut Protes Dan Nelayan Berang
Peduli Dengan Keselamatan, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Beri Penyuluhan Kamseltibcar Kepada Supir Truk
Wali Kota Hadiri Launching Sumut Smart Province
Wali Kota Medan Ambil Sumpah 131 PNS
Melanjutkan Penertiban Pedagang, Pasar Marelan Mulai Ramai PKL
Pada
hari ke 2 penertiban PKL di Jalan M Basir Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan
Medan Marelan, Para pedagang yang berjualan digedung baru Pasar Marelan mulai
ramai.
Lanjut
Sur, Kita sekarang bersyukur, jualan di gedung baru ini, tidak kena hujan dan
panas. Dengan tertibnya semua jualan ke gedung, pasti lama dagangan laku,
karena pembeli pasti bakal ramai belanja ke gedung “ Ucapnya.
Sur berharap,
Seluruh pedagang seharusnya bersyukur dengan gedung baru yang telah
difasilitasi Pemko Medan. Karena, mereka bisa berjualan dengan tidak kena panas
dan hujan,” Kami sangat bersyukur, Berjualan di gedung baru ini, tidak kena
hujan dan panas. Dengan tertibnya semua jualan ke gedung, Pasti lama dagangan
laku, karena pembeli pasti bakal ramai belanja ke gedung “ Harapannya.

















