Latest Products

Mulia Asri Rambe SH Alias Bayek Anggota DPRD Kota Medan Dari Partai Golkar 2014-2019 Santuni 100 Anak Yatim

Order Detail
Medan Deli,Metro Sumut
Anggota DPRD Kota Medan Periode 2014-2019 Mulia Asri Rambe SH alias Bayek memberikan santunan kepada 100 anak yatim dikomplek Bank no.89 Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, Jumat (23/05/2014). Kegiatan itu sekaligus sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan hak suaranya serta mempercayai Bayek untuk duduk dikursi Anggota DPRD periode 2014-2019,sekaligus kepedulian terhadap sesama.

Acara tersebut dihadiri Ustad Husen Ali,Suhartono

Ketua AMPI Kecamatan Medan Deli,Kentong Ketua IPK Kecamatan Medan Marelan,Tokoh Masyarakat,Tokoh Pemuda,Tokoh Agama,Seratus Jema”ah dari Mesjid Al”Ikhlas  dan Ratusan Masyarakat.

Sejak lepas sholat jumat, 100 anak yatim itu sudah berkumpul di lokasi. Mereka duduk rapi di kursi undangan yang telah disediakan. Sebelum pembagian bingkisan dilakukan, para anak yatim itu diberi tausyiah oleh Ustad Husen Ali dan sekaligus kirim Doa untuk arwah.

Sesaat sebelum adzan magrib berkumandang, Syaifuddin maju ke depan
hadirin untuk menyerahkan bingkisan secara bergiliran. Praktis, puluhan anak yatim tersebut tertawa lebar. Maklum saja, selain mendapatkan uang tunai, mereka juga mendapatkan bingkisan berupa peralatan sekolah dan sarung.

Bayek mengatakan santunan itu dilakukan bukan dalam rangka safari politik, "Kegiatan ini merupakan panggilan hati nurani dan bentuk kepekaan sosial terhadap sesame " kata Mulia Asri Rambe SH alias Bayek.

Bayek menambahkan, anak yatim memiliki hak dan kewajiban yang sama dimata hukum. Bahkan, anak yatim merupakan penerus estafet kepemimpinan
masa depan. Karenanya, keberadaannya perlu diperhatikan. Ironisnya, Negara yang seharusnya melindungi keberadaan anak yatim justru memandang mereka sebelah mata,"Anak-anak yatim adalah generasi penerus bangsa. Peluang mereka sangat terbuka untuk menjadi pemimpin. Makanya, memperhatikan keberadaan mereka adalah sebuah kelaziman “ Tambah Bayek.








JS Mahasiswa Asal Malaysia Di Perkosa Oleh OTK

Order Detail

Jakarta,Metro Sumut
JS mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) asal Malaysia y sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, JS mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) asal Malaysia yang diduga menjadi korban penculikan dan perkosaan akhirnya pulang ke negaranya," Masih agak shock tapi kondisi korban sudah berangsur membaik dan kini sudah kembali pulang ke Malaysia yang menjadi negara asalnya," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul, Bandung, Rabu (21/4/2014).

Informasi yang berhasil dihimpun media ini,disinggung hasil visum rumah sakit terkait pemerkosaan, Martinus menegaskan hingga kini pihaknya belum menerima hasil visum yang menjelaskan kondisi korban usai dibius," Visumnya belum keluar, kami masih menunggu. Kami masih belum bisa memastikan kejadian seperti apa karena usai dibius korban tidak sadarkan diri," bebernya.

Lebih lanjut Martinus menuturkan untuk mengungkap kasus ini, pihaknya menerjunkan tim terbaik untuk memburu pelaku yang hingga kini identitasnya belum diketahui,"Tim diturunkan untuk manangani kasus ini. Kami juga akan melakukan penelusuran mulai dari ATM di Jatinangor sampai di Grafika Lembang," pungkas Martinus.

JS yang merupakan mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) diduga menjadi korban penculikan dan perkosaan oleh lebih dari dua orang yang tidak dikenal dan dibuang di kawasan Cikole Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu 17 Mei 2014.

Kejadian penculikan terjadi pada Jumat 16 Mei 2014 malam. Saat itu, JS sempat mengambil uang di ATM di kawasan Jatinangor. Namun tiba-tiba ia didatangi pelaku yang melakukan pembiusan dan dimasukkan ke dalam mobil. (Melvy)

Beijing Dapat Kiriman Bola Api Dari UFO

Order Detail

Beijing ,Metro Sumut
Hebo Warga Kota Qiqihar, Provinsi Heilongjang, China terhenyak saat melihat 3 bola api raksasa jatuh dari langit. Mereka menduga benda itu adalah benda asing dari luar angkasa atau unidentified flying object (UFO) milik alien,"Aku melihat bola api, aku awalnya mengira itu meteorit. Aku kemudian mengumpat di dalam rumah. Kemudian objek itu mendarat di tanah," ujar seorang warga kepada Chinatopix.com yang dilansir Huffington Post, Rabu (21/5/2014).

Dia menjelaskan, benda aneh tersebut jatuh di sebuah lahan di Kota Qiqihar, Heilongjang, pada Jumat 17 Mei 2014 pekan lalu. Bentuknya lingkaran dan berwarna silver berpadu dengan abu-abu,"Benda itu panjangnya 70 centimeter dan beratnya sekitar 40 kilogram," demikian laporan media lokal, OpenMinds.TV.

Tapi kini rasa penasaran warga sekitar telah berakhir. Badan Luar Angkasa China mengonfirmasi bahwa objek aneh itu merupakan pecahan roket yang membawa satelit Rusia,"Itu merupakan bagian dari pecahan roket dari satelit Rusia," demikian pernyataan Badan Luar Angkasa China yang dilaporkan Xinhua. "Kami telah mengonfirmasi ini langsung ke pihak terkait (Rusia)."

Dijelaskan bahwa benda yang jatuh itu merupakan pecahan roket satelit Express-AM4P, untuk televisi Rusia. Roket terbakar di lapisan tertinggi atmosfer. Kemudian jatuh di Kota Qiqihar,"Satelit itu dibuat Airbus Group Astrium dengan biaya US$ 224,99 (sekitar Rp 2,5 miliar)," lanjut pernyataan badan antariksa Tiongkok. (Memei)

Mantan Wali Kota Tegal Di Periksa KPK

Order Detail
Jakarta,Metro Sumut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil mantan Wali Kota Tegal, Adi Winarso, terkait kasus tukar guling (ruislag) tanah antara Pemerintah Kota Tegal dengan pihak swasta pada 2012.

Informasi yang dihimpun Media, akan diperiksa sebagai saksi bagi tersangka mantan Wali Kota Tegal, Ikmal Jaya,"Yang bersangkutan (Adi Winarso) diperiksa sebagai saksi " Ungkapnya Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha ketika dikonfirmasi, Rabu (21/5/2014).

Selain Adi, KPK turut memanggil Kepala Dinas Pemukiman dan Tata Ruang Kota Tegal Nur Effendi sebagai saksi.

Dalam kasus ini, Ikmal Jaya dan Direktur CV Tri Daya Pratama Syaeful Jamil ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi dalam pelaksanaan tukar guling tanah bengkok di Keluarahan Keturen, Kraton, dan Pekauman yang luasnya sekitar 59.133 meter persegi dengan lahan di areal Bokongsemar milik pihak swasta seluas 142.056 meter persegi.

Mereka dijerat Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 65 ayat (1) KUHP. (Rini)

Diduga Mantan Bupati Cabuli Anak Kandung

Order Detail
Jakarta,Metro Sumut

Mantan Bupati di Sumatera Barat inisial TM, dilaporkan istrinya ke Mapolres Jakarta Selatan, TM diduga mencabuli anak kandungnya inisial PT (8), di Villa Pamulang Blok C, Pamulang, Tanggerang Selatan.

Informasi yang dihimpun Media ini, Menurut ibunda korban, YH (44), sikap dan tingkah laku anaknya berubah setiap mantan bupati periode 1999-2004 itu datang ke rumahnya," Setiap kali ayahnya datang ke rumah, dia (PT) seperti orang ketakutan dan menangis " kata YH di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa (20/5/2014).

Sementara PT sempat menutupi kelakuan bejat ayahnya itu, namun saat ibunya bertanya berkali-kali, PT bersedia menerangkan apa yang dialaminya,“ Akhirnya dia cerita, bahwa kemaluannya sering ditusuk pakai jari telunjuk dan itu terjadi sebanyak empat kali ” Ungkapnya.

Menurut YH, anaknya sering dipanggil untuk masuk kedalam kamar ayahnya saat masih tinggal bersama, Kemudian  dalam kondisi telentang mata korban ditutup lalu disuruh membuka celana dalamnya.

Laporan YH diterima petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Mapolres Jakarta Selatan dengan Laporan Polisi Nomor LP/844/K/V/2014/Restro Jaksel. (Melvy)

Kompol.Roni Oktavianus Sitompul Kapolsek Medan Labuhan Silaturahmi dengan Wartawan di Medan Utara

Order Detail
Medan Labuhan,Metro Sumut
Kompol.Roni Oktavianus Sitompul Kapolsek Medan Labuhan mengglar silaturahmi dengan Insan Pers Wilayah Medan Utara, guna menjalin dan membangun kemitraan bersama antar insan Pers dilingkungan kerja wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, Kapolsekta Medan Labuhan Kompol.Roni Oktavianus Sitompul mengelar kegiatan temu ramah bersama sejumlah rekan Pers (Wartawan) bertempat di aula Mapolsek Medan Labuhan, Selasa (20/05/2014) yang turut dihadiri wartawan media cetak, elektronik dan media online.

Dalam acara tersebut, Kompol Roni mengatakan kami tidak dapat bekerja jika tanpa didukung oleh rekan-rekan wartawan, “ Kalau tidak ada rekan wartawan apa gunanya kinerja kami ataupun keberhasilan kami dalam mengungkap suatu kasus, bila tidak di dukung rekan wartawan".Ungkap  Kapolsekta Medan Labuhan Kompol.Roni Oktavianus Sitompul.

Kami bisa maju dan berhasil jika didukung rekan wartawan demikian juga dengan rekan wartawan tentu  akan mendapatkan informasi yang akurat jika tidak didukung aparat dari Polsek Medan Labuhan, Ujar Kapolsek yang baru sekitar 3, 5 menjabat sebagai Kapolsek di Medan Labuhan tersebut.

Sementara itu, mewakili rekan Pers Desrin Pasaribu dari media harian Andalas dan Samsul Lubis dari Harian Metro 24 Jam mengatakan, sambutan baiknya mengenai digelar acara silahturahmmi yang diadakan Polsek Medan Labuhan, untuk tetap menjaga hubungan silahturahmi dengan rekan wartawan, kiranya hubungan dan komunikasi yang baik tetap terbina, agar tak terjadi miskomunikasi,ujarnya.

Acara silaturahmi dan temu ramah yang penuh keakraban tersebut digelar mulai pukul 12.30 Wib tersebut hingga selesai kemudian diakhiri dengan makan siang bersama.(Hamnas/Guslim).

Penampakan Lubang Misterius di Langit California

Order Detail

Stockton,Metro Sumut
Foto-foto  formasi awan aneh di atas California Utara menggegerkan sosial media. Membuat para netizen bertanya-tanya: apa yang sesungguhnya terjadi di luar sana? Di luar Bumi.

Gambar tak biasa tersebut bermunculan di Twitter, Facebook, dan Instagram. Menunjukkan penampakan lubang tak biasa, cerah, yang muncul di antara awan di langit Stockton Jumat 9 Mei 2014 sore pekan lalu.

Kini, warga California, juga orang-orang di seantero dunia berspekulasi tentang penyebab fenomena tersebut.

"Jadi, @WhiteHouse (Gedung Putih) ingin kalian yakin apa yang terjadi di atas langit Stockton kemarin hanyalah 'formasi awan',  GTFOH #iKnowWhatiSaw," demikian tweet @CaPtDCharles, seperti dimuat Daily Mail, Selasa (13/5/2014). Ia menuduh Gedung Putih bakal menutup-nutupi fenomena itu. Meski hingga berita ini diturunkan, sama sekali belum ada tanggapan dari kantor kepresidenan.

Spekulasi juga beredar liar, ada banyak yang berpedapat 'lubang terang' itu adalah UFO atau apapun yang disebabkan makhluk ekstraterresterial.

Namun, ada banyak teori lain. Misalnya "Stockton, ada banyak hal menarik terjadi di sana...manipulasi cuaca? hmm," kicau @AceThePhantom.

Atau, "Apakah itu lubang cacing dari (film) Donnie Darko?," tanya @NGC.

Jadi, apakah fenomena awan tersebut? Penjelasan ilmiahnya, fenomena tersebut diduga adalah Fallstreak hole -- formasi awan berbentuk lingkaran di mana terdapat celah lubang di tengah. Lubang tersebut terbentuk pada saat suhu air awan di bawah titik beku, tapi air tidak membeku karena kurangnya partikel nukleasi.

Fenomena yang sama pada tahun 2010 juga menyebabkan spekulasi merajalela. Situs CBS13 mencatat, formasi seperti itu sering terjadi di sejumlah wilayah di dunia, namun jarang terlihat di tempat-tempat yang hangat seperti Stockton.

Lubang Fallstreak diyakini disebabkan oleh kombinasi sebab, alam maupun manusia. Sebab alami, Fallstreak hole, yang juga dikenal sebagai ‘lubang pukulan di awan’ (hole-punch clouds), terjadi ketika sebagian titik-titik air di awan tersebut membeku menjadi kristal es.

Terkadang kristal es terbentuk cukup besar lalu jatuh di bawah awan itu dan hasilnya akan membentuk jenis awan berlubang. Lubang tersebut dapat tumbuh menjadi jauh lebih besar, bahkan kadang bisa mencapai 50 kilometer.

Ilmuwan juga percaya bahwa pesawat terbang juga dapat menyebabkan lubang Fallstreak ini terbentuk. Seperti yang disebabkan oleh pesawat jet yang lewat, yang dapat menyebabkan proses penguapan domino dan menciptakan lubang.(Naya/Fanny)

KPK Periksa Hari Ganie Direktur PT Bukit Jonggol Asri

Order Detail

Jakarta,Metro Sumut
KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Hari Ganie Direktur PT Bukit Jonggol Asri, Pemeriksaan yang diagendakan hari ini terkait dengan kasus dugaan suap dalam tukar menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kawasan hutan itu diketahui memiliki luas 2.754 hektare," Diperiksa sebagai saksi untuk YY (Franciskus Xaverius Yohan Yap)," kata Kabag Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (14/5/2014).

Yohan Yap disebut sebagai bagian dari PT Bukit Jonggol Asri yang diduga melakukan suap terhadap Bupati Bogor, Rachmat Yasin agar mengeluarkan rekomendasi terkait kawasan hutan itu.

Selain Hari Ganie, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap 2 orang tersangka kasus ini, yakni Yohan Yap dan juga M. Zairin (Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor). "Keduanya diperiksa sebagai saksi untuk RY (Rachmat Yasin)," tambah Priharsa.

KPK sebelumnya telah menangkap Rachmat Yasin dalam operasi tangkap tangan pada Rabu malam 7 Mei 2014. Rachmat ditangkap karena dugaan suap rekomendasi tukar menukar kawasan hutan di Kabupaten Bogor.

Rachmat Yasin diduga menerima uang suap Rp 1,5 miliar dari pihak swasta yakni PT Bukit Jonggol Asri terkait dengan rekomendasi tukar menukar kawasan hutan di Bogor. Bahkan diduga Rachmat juga sebelumnya telah menerima uang Rp 3 miliar terkait hal yang sama.

Dalam tangkap tangan itu, KPK juga mengamankan M Zairin serta Francis Xaverius Yohan Yap yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

Rachmat disangkakan melanggar Pasal 12 a atau b atau Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 UU Tipikor dan jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP. Selain Rachmat, M. Zairin juga disangkakan pasal yang sama dengan Bupati Bogor itu dalam kasus ini.

Sementara dari pihak pemberi suap, KPK menetapkan Francis Xaverius Yohan Yap (YY) sebagai tersangka dan disangkakan dengan Pasal 5 ayat 1 a atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 seperti yang diubah dalam UU 20 Tahun 2001, jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.(Melvy)



Marcos Efendi Siregar Di Penjara Satu Tahun

Order Detail

Medan,Metro Sumut
Marcos Efendi Siregar Mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) dijatuhi hukuman 1 tahun penjara  oleh Majelis  Hakim Pengadilan Tipikor Medan, hari ini dalam kasus korupsi pembangunan jaringan irigasi dan tata air mikro TA 2011 yang merugikan negara Rp203.380.000.

Informasi yang dihimpun Media ini,Selain pidana penjara, terdakwa juga dihukum denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan kepadanya, Majelis Hakim  dalam amar putusannya menyebutkan, terdakwa melanggar  Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Proyek pembangunan jaringan irigasi dan tata air mikro di Desa Sei Apung Dusun Sei Karet Kecamatan Kualuh Hilir Kabupaten Labura pada 2011 berbiaya Rp745.910.000, dalam kontrak, rekanan CV Riqh Jaya, proyek irigasi sepanjang 675 meter dengan nilai kontrak Rp 745.910.000. namun, terealisasi hanya 430 meter.

Selain Siregar, Pejabat Pembuat Komitem,  Tarman dan  Paimin telah dijatuhi hukuman pidana  masing-masing selama 1 tahun, sedangkan  Direktur CV Riqh Jaya, Nasrul Naibaho masih menjalani proses persidangan.(RED)

Jubir Presiden Enggan Tanggapi Pemanggilan SBY oleh KPK

Order Detail
Jakarta,Metro Sumut

Julian Aldrin Pasha Juru bicara Kepresidenan enggan berkomentar soal pemanggilan Susilo Bambang Yudhoyono oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebab, menurut Julian, pemanggilan KPK itu dilakukan karena kapasitas SBY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat bukan sebagai presiden," Saya tidak bisa menanggapi pemanggilan tersebut karena kapasitas saya sebagai juru bicara presiden, bukan juru bicara Partai Demokrat " kata Julian, Selasa (6/5).

Menurut dia, yang paling berhak menanggapi hal itu hanya pengurus Partai Demokrat, bukan dari istana. "Atau Pak Palmer Situmorang (pengacara keluarga SBY)," imbuhnya.

Sebelumnya, KPK telah melayangkan surat pemanggilan kepada SBY dan Sekertaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono. Keduanya dipanggil sebagai saksi meringankan tersangka Hambalang, Anas Urbaningrum. Pemanggilan ini dilakukan KPK untuk memenuhi permintaan Anas Urbaningrum.

Palmer Situmorang mengakui sudah menerima surat dari KPK. Namun, surat itu bukan pemanggilan, melainkan surat permintaan menjadi saksi meringankan atas permintaan tersangka Anas Urbaningrum.(Melvy)

Kisah Suwarni Tinggal 1 Bulan di Bandara Macau Disorot Media Asing

Order Detail
Macau,Metro Sumut
Kisah seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang hidup 'menggelandang' di Bandara Internasional Macau selama 1 bulan, juga menjadi sorotan media setempat. Adalah surat kabar ternama Macau Daily Times yang mengulas kisah Suwarni tersebut.

Macau Daily Times pertama kali mengulas soal Suwarni pada 30 April lalu. Disebutkan bahwa Suwarni tiba di Macau pada 1 April dengan menggunakan pesawat Air Macau.

Dalam artikel terbarunya, Rabu (7/5), Macau Daily Times melansir seorang sumber dari pemerintahan Macau yang dikutip kantor berita Lusa, yang menyebut bahwa Suwarni sempat menolak dua tawaran untuk meninggalkan Macau. Namun sumber ini menolak mengungkap penyebab Suwarni ditolak masuk ke wilayah Macau.

"Untuk saat ini, saya tidak bisa mengungkapkan alasan di balik penolakan izin masuk, tapi bisa kita katakan bahwa Suwarni memiliki hak untuk tetap tinggal di area internasional, karena semua atas biayanya, mulai 1 April, pada hari dia tiba di Macau, dia disokong oleh Air Macau. Maskapai tersebut tidak berhasil mengirimnya pulang kembali ke Indonesia," jelas sumber pemerintahan Macau tersebut.

Berbagai penyebab Suwarni ditolak masuk ke Macau mencuat di media setempat. Salah satunya disebutkan bahwa Suwarni tidak memiliki visa resmi untuk masuk ke Macau. Namun menurut Departemen Layanan Imigrasi pada Public Security Police (PSP), setiap WNI tidak memerlukan visa untuk masuk ke wilayah Macau dan diizinkan untuk tinggal di wilayah Macau dalam waktu 30 hari untuk setiap kunjungan.

Sedangkan seorang sumber yang enggan disebut namanya menuturkan kepada Macau Daily Times bahwa Suwarni ditolak masuk karena tidak membawa uang yang cukup. Alasan ini, menurut Macau Daily Times, langsung dibantah oleh seorang pejabat imigrasi Macau.

Pejabat yang juga enggan disebut namanya tersebut menuturkan, seorang WNI yang memegang paspor resmi bisa masuk ke dalam wilayah Macau secara wajar tanpa perlu membuktikan kondisi finansial mereka.

Alasan penolakan masuk terhadap Suwarni ini memang sempat menjadi pembahasan media setempat. Namun terlepas dari apapun alasannya, Suwarni kini sudah kembali ke Indonesia dan bisa berkumpul kembali dengan keluarganya.(dtc/mpc/bs)

Adegan Eksekusi Rahudman Seperti Penagkapan Teroris

Order Detail
Medan,Metro Sumut

Rumah Wali Kota Medan non-aktif, Rahudman Harahap tampak dikepung petugas Brimob bersenjata lengkap. Adegan eksekusi Rahudman mirip penangkapan teroris. Sejumlah petugas Brimob bersenjata lengkap tampak berjaga di samping kanan kiri rumah mewah tersebut.

Sejumlah petugas Kejaksaan Tinggi Sumut, seperti Kasi Penkum Chandra Purnama, Kasi I Intel Kejatisu, Marcos Simaremare masuk dengan membawa sejumlah berkas yang diduga berkaitan dengan pelaksanaan eksekusi.

Setibanya di rumah mewah tersebut, tim kejaksaan disambut seorang pria berkepala plontos diketahui bernama Abdi Harahap, yang juga merupakan terpidana kasus soda api.

"Kami dari kejaksaan. Ada bapak di rumah pak," tanya sejumlah petugas kejaksaan kepada Abdi, Selasa (15/4/2014). Mendengar hal itu, Abdi yang mengenakan kemeja kotak-kotak lantas masuk ke dalam rumah. Ia tampak berkordinasi dengan beberapa penjaga rumah.(trb/mpc/bs)

Ada Desa Bernama “ Bunuh Yahudi “ Di Spanyol

Order Detail
Madrid,Metro Sumut
Sebuah desa di Spanyol membuat warganya resah karena namanya yang berarti "Bunuh Yahudi". Akhirnya, referendum akan digelar untuk menentukan apakah nama desa itu akan tetap digunakan atau diganti.

Desa mungil tersebut bernama Castrillo Matajudios, kata kedua dalam nama tersebut berarti Bunuh Yahudi. Desa yang terletak di provinsi Burgos itu hanya dihuni 71 orang, sebanyak 56 di antaranya terdaftar untuk mengikuti referendum.

Walikota Lorenzo Rodriguez mengatakan bahwa referendum akan digelar pada 25 Mei mendatang. Pilihannya, apakah desa akan tetap menggunakan nama itu atau diganti dengan nama sebelumnya yang digunakan di abad ke-1.

Menurut sejarahnya, nama awal desa itu adalah Castrillo Motajudios, yang kata keduanya berarti "Bukit Yahudi". Nama itu diganti menjadi Matajudios ketika pada tahun 1035 sebanyak 66 Yahudi dibunuh di sebuah kota, dan sisanya diusir ke desa tersebut.

Menurut catatan, penggantian nama menjadi "Bunuh Yahudi" terjadi sejak tahun 1627, lebih dari satu abad setelah pengusiran Yahudi oleh kerajaan Spanyol tahun 1492. Saat itu, Yahudi diminta pergi dari Spanyol atau pindah ke agama Katolik, jika tidak akan dibakar di tiang.

Menurut peneliti, nama itu dibuat oleh para penduduk Yahudi yang pindah ke Katolik dan ingin meyakinkan penguasa Spanyol bahwa mereka menentang Yudaisme. Versi lainnya mengatakan, nama itu bermula dari salah tulis saja.

Rodriguez mengatakan referendum diambil setelah warga merasa resah dengan namanya. "Selalu saja ada cerita dari orang-orang desa yang pergi ke Israel dengan paspor bertuliskan Matajudios, mereka takut untuk menunjukkannya," kata Rodriguez.

Rodriguez mengatakan, tidak ada orang Yahudi yang tinggal di desa itu. Namun kebanyakan warga punya nenek moyang Yahudi. Selain itu, Yudaisme juga masih terlihat di lambang desa yang memuat Bintang Daud.(vv/mpc/bs)



Pejabat Australia Mundur Gara-gara Sebotol Anggur

Order Detail
Sydney,Metro Sumut
Barry O'Farrel Menteri Utama New South Wales, Australia l mengatakan mengundurkan diri dari posisi nomor satu di negara bagian beribukota Sydney, Australia, tersebut.
Pasalnya, ia tidak mampu menjelaskan kepada Komisi Antikorupsi Australia (ICAC) soal kontak telepon dengan perusahaan air Australian Water Holdings (AWH) yang diduga memberikan hadiah sebotol anggur senilai 3000 dollar (Rp 30 juta lebih).

Pengumuman pengunduran dirinya itu disampaikan O'Farrell, Rabu (16/4) pagi waktu setempat. Sehari sebelumnya O'Farrell diperiksa sebagai saksi oleh ICAC dalam lanjutan penyelidikan kasus korupsi yang melilit AWH.

Penyidik ICAC menduga pihak AWH melobi O'Farrell terkait dengan kesepakatan bisnis AWH dan Sydney Water, perusahaan air milik negara bagian NSW. Kesepakatan ini terkait dengan pembangunan infrastruktur air minum.

AWH secara resmi telah dituduh membuat tagihan tidak sah kepada Sydney Water dan dananya ternyata digunakan untuk kepentingan donasi politik, gaji para pejabat AWH, serta kepentingan lainnya.

Pejabat AWH, Nick Di Girolamo, Selasa (15/4), mengakui di depan penyidik ICAC, bahwa ia pernah mengirim sebotol anggur senilai 3000 dollar kepada O'Farrell di tahun 2011. Alasan Di Girolamo, anggur mahal tersebut sebagai bentuk ucapan selamat karena O'Farrell memenangkan pemilu di NSW.

Anggur tersebut tergolong istimewa. Mereknya adalah Grange, dan diproduksi pada tanggal 24 Mei 1959, bertepatan dengan hari kelahiran O'Farrell. Saat itu, O'Farrell sebagai pejabat publik ternyata tidak mendaftarkan hadiah yang diterimanya tersebut.

Namun, di depan penyidik ICAC, O'Farrell membantah pernah menerima hadiah tersebut. "Saya bukan penggila anggur," katanya.

Ia juga menyatakan sudah lupa mengenai rekaman panggilan telepon berdurasi 28 detik dari teleponnya kepada Di Girolamo di tahun 2011, sekitar waktu pengiriman anggur tersebut.

Menurut pengakuan Di Girolamo, O'Farrell meneleponnya untuk menyampaikan terima kasih atas kiriman hadiah tersebut.

Namun, O"Farrell mengakui ia pernah mengirim nota tertulis ucapan terima kasih yang ia tanda tangani kepada Di Girolamo.

Perdana Menteri Tony Abbott menyatakan telah dihubungi oleh O'Farrell sebelum ia mengumumkan pengunduran dirinya.(dtc/mpc/bs)



APBD Medan 2014 Rp 4, 324 Triliun

Order Detail
Medan,Metro Sumut
Delapan fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan akhirnya menyetujui Ranperda Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan TA 2014 sebesar Rp4,324 triliun menjadi Perda APBD 2014.

Persetujuan itu disampaikan masing-masing fraksi dalam pendapat akhirnya terhadap R-APBD Kota Medan TA 2014 dalam sidang paripurna DPRD Medan, di Gedung DPRD Medan jalan Krakatau Medan dihadiri Plt Walikota Medan Eldin.

Pos APBD Kota Medan TA 2014 sebesar Rp4,3 triliun lebih,  Pendapat Asli Daerah (PAD) Rp1,5 triliun lebih, dana perimbangan Rp1,6 triliun lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp1,1 triliun lebih.

Sedangkan total belanja diperkirakan sebesar Rp4,366 triliun lebih dengan rincian belanja  langsung Rp1,951 triliun lebih dan belanja tidak langsung Rp2,415 triliun lebih, sehingga devisit Rp41 miliar lebih.(Hamnas)


1 Mei Satu Juta Buruh Siap Demo Pada May Day

Order Detail
Jakarta,Metro Sumut
1 Mei 2014 Peringatan hari buruh sedunia selalu dilakukan dengan aksi demonstrasi, sejuta buruh telah siap turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasi mereka. hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal melalui keterangan resminya kemarin.

Menurut Iqbal mengatakan, pada aksi kali ini ada sepuluh poin tuntutan yang akan disampaikan oleh para buruh pada pemerintah. Poin-poin tersebut antara lain, kenaikan upah minimum 2015 sebesar 30 persen, adanya jaminan pensiun wajib bagi buruh mulai Juli 2015 mendatang, penghapusan outsourcing terutama di perusahaan milik negara, permintaan untuk pengangkatan pegawai dan guru honorer menjadi pegawai negeri sipil," Akan ada long march dari Bunderah Hotel Indonesia sampai Istina Negara oleh sejuta buruh di seluruh Indonesia pada hari buruh (may day) 1 Mei 2014 nanti “Kata Iqbal.


Sementara siangnya, usai melakukan long march, para buruh akan digiring menuju Stadion Gelora Bung Karno. Di sana telah disiapkan May Day Fiesta yang diikuti oleh 120 ribu buruh se-Jabodetabek.

Dalam keterangannya, Said menuturkan, May Day 2014 juga akan diperingati serempak di 20 provinsi lainnya seperi Bandung, Jawa Barat; Semarang, Jawa Tengah; Surabaya, Jawa Timur; Medan, Sumatera Utara; dan Makassar, Sulawesi Selatan. Aksi akan berlangsung di kantor Gubernur setempat.
;/
Iqbal mengatakan, meski 1 Mei telah ditetapkan sebagai hari libur nasional, hal itu tidak akan menyurutkan semangat buruh untuk terus menyuarakan tuntutan mereka. Terlebih tahun ini merupakan tahun penting bagi Indonesia yang akan mendapat pemimpin baru. kesempatan ini yang kemudian akan dimanfaatkan para buruh untuk lebih menggaungkan tuntutan mereka.(Melvy)





Pohon Tumbang Hancurkan Dua Rumah Warga

Order Detail

Medan Marelan,Metro Sumut
Pasca angin kencang yang mengakibatkan puhon tumbang pohon tumbang  menghancurkan dua rumah Supardi (53) dan rumah Nardi pukul 13.00 Wib, rumah kediaman Nardi yang mengalami kerusakan sangat parah akibat, Rumah tersebut berada dijalan Marelan VII lingkungan V Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan,pohon jenis ganitri yang menimpa itu berukuran 15 meter dan berdiameter lebih dari sepelukan orang dewasa, Senin (28/04/2014).

Menurut seorang warga, Warti (50), pohon itu tumbang saat terjadi hujan besar," Tiba-tiba saja kami kaget dengan pohon tumbang " kata Warti, beruntung penghuni  yang berada dirumah itu tengah berada di belakang.

Lurah Tanah 600 Marelan Ramli Lubis saat ditemui beberapa wartawan mengatakan hujan sangat deras yang disertai angin yang sangat kencang mengakibatkan pohon tumbang, “ Hujan yang sangat deras yang disertai angin yang sangat kencang mengakibatkan pohon yang berada dipinggir jalan persisnya didepan rumah Nardi tumbang dan menghancurkan dua rumah yaitu rumah Nardi dan Supardi,kejadiannya pukul 13.00 wib,saya dikabarin oleh kepling V langsung saya telpon pihak Dinas Pertamanan Kota Medan untuk menurunkan mobil untuk membantu memotong pohon yang menimpah rumah warga saya,rumah yang mengalami kerusakan parah akibat pohon tumbang ini rumah Nardi “ Ungkap Ramli Lubis Lurah Tanah 600 Marelan.

Dari Pantauan dilokasi dua rumah hancur akibat terjengan pohon tumbang,rumah yang mengalami kerusakan parah rumah milik Nardi bagian atap,jendela hingga dinding rumah mengalami kerusakan yang sangat parah.(Hamnas)

Rahudman Harahap Walikota Medan Non Aktif Di Jebloskan Ke Penjara

Order Detail
Medan,Metro Sumut

Pasca penahanan Rahudman Harahap Walikota Medan non aktif, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) mengeksekusi Wali Kota Medan nonaktif Rahudman Harahap ke penjara. Penahanan dilakukan menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang memvonisnya lima tahun penjara, Selasa (15/4/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, Eksekusi berlangsung di rumah pribadi Rahudman di Jalan Sei Serayu, Medan,  Dua mobil minibus yang membawa para jaksa masuk ke halaman dalam rumah tersebut, sementara puluhan polisi dan satu unit Barracuda milik Brimob berjaga-jaga di depan rumah.

Rahudman kemudian dimasukkan ke mobil Avanza warna putih BK 1293 IO. Seterusnya mobil melaju ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Medan, di Tanjung Gusta, di Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Lalu lintas pun macet selama proses eksekusi itu,"Dibawa langsung ke Tanjung Gusta " kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Chandra Purnama menjawab wartawan.

Penahanan dilakukan menyusul keluarnya putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 236 K/PID.SUS/2014 yang menetapkan Rahudman bersalah dalam kasus korupsi saat menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Selatan. Vonis itu diputuskan dalam sidang pada 26 Maret 2014. Sidang itu dipimpin tiga hakim agung, yakni Mohammad Askin, MS Lumme dan Artidjo Alkostar.

Pada pokoknya putusan itu mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, dan membatalkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan yang sebelumnya memvonis Rahudman Harahap bebas dalam dakwaan korupsi Rp 1,5 miliar lebih.

MA menjatuhkan vonis kurungan badan selama lima tahun, dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan badan. Selain itu terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp 480.495.500 subsider satu tahun kurungan badan. Keputusan itu juga memerintahkan terdakwa untuk ditahan.

Rahudman Harahap sebelumnya divonis bebas dalam kasus korupsi Rp 1,5 miliar dalam sidang Pengadilan Tipikor Medan pada Kamis (15/8/2013). Sidang itu dipimpin hakim Sugianto, SB Hutagalung dan Jauhari.

Jaksa sebelumnya mengajukan tuntutan kurungan badan selama 4 tahun, denda Rp 500 juta subsider 6 bulan dan uang pengganti sebesar Rp 480,4 juta, subsider 2 tahun penjara. Jaksa menilai terdakwa terbukti korupsi sebesar Rp 1,5 miliar lebih dana Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintahan Desa (TPAPD) tahun 2005, saat menjabat sekda Tapanuli Selatan.(Hamnas)

Wali Kota Medan Nonaktif Dieksekusi ke Rutan Tanjung Gusta

Order Detail
Medan,Metro Sumut
Puluhan dari Tim Jaksa Penuntut Umum Kejatisu bersama puluhan personil Brimobdasu Detasemen A, dan satu unit Baracudda berhasil menjemput Walikota Medan non aktif, Rahudman Harahap dari kediamannya di Jalan Sei Serayu No 56, untuk diantar ke Rumah Tahanan Tanjung Gusta Medan, Selasa (15/04/2014).

Informasi yang berhasil dihimpun Media ini, terlihat saat menjemput Rahudman, petinggi kejaksaan, turut hadir penuntut umum Polem Siregar, Kasi I Intelijen Kejatisu Marcos Simare-mare,  Kasi III Intelijen Kejatisu, Bobby dan Kasi Penkum Kejatisu, Chandra Purnama Pasaribu serta puluhan personil Brimobdasu, sampai dikediaman Rahudman sekitar pukul 11.30 wib.

Sementara sesampai dipintu gerbang, para tim jaksa ini dipersilahkan masuk kediaman rahudman dikawal oleh tim security Rahudman Harahap.

Namun sesampai didalam rumah Rahudman, tim jaksa tidak langsung membawa rahudman. Bahkan dari pantauan wartawan dari pintu gerbang terjadi perbincangan serius antara jaksa dengan rahudman.

Berselang satu jam kemudian, barulah Rahudman dibawa ke dalam mobil kijang BK Inova 789 OO dibawa, yang sebelum itu personil Brimobdasu dengan senjata posisi siaga membuat pagar betis mengawal keluarnya mobil yang membawa Rahudman dari rumahnya yang berpagar kuning keemasan.

Bahkan tim kejaksaan dari Kejari Padangsidempuan dan Kejatisu juga berada di dalam mobil tanpa ada memberikan keterangan soal penjemputan rahudman yang puluhan Brimobdasu dan Baracudda.

Sementara itu, warga yang berada disekitar Sei Serayu mendadak heboh dengan kehadiran puluhan personil  Brimob dengan posisi senjata siaga dan Baracudda, semula mereka menduga ada terroris yang akan ditangkap ternyata sang walikota medan, Rahudman Harahap yang dibawa ke Rutan Tanjung Gusta Medan.

Sebelumnya, Humas Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Nelson J Marbun SH, saat dikonfirmasi mengatakan telah resmi mengirimkan surat putusan MA ke masing-masing pihak," Sudah dikirimkan pada Jumat kemarin, begitu tiba langsung kita kirim. Itu dikirim Juru Sita pengadilan ke masing-masing, Kejaksaan Negeri Padang Sidempuan dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan penasehat hukum terdakwa " Ungkap Nelson Marbun.

Namun, lanjut Nelson, tim penasehat hukum Benny cs enggan menerima surat salinan putusan, " Kita sampaikan putusannya kepenasehat hukum terpidana, tapi PHnya menolak dan mengatakan langsung saja kirim keterpidana " Kata Nelson.

Seperti informasi diperoleh, pihak kejaksaan saat ini tengah mencari keberadaan RH setelah tidak ditemukannya RH oleh Juru Sita Pengadilan Tipikor. Nelson mengaku langsung mengirimkan surat tersebut ke rumah Dinas dan rumah Pribadi terpidana.

" Kita langsung kirim kerumah RH, tapi dia(terpidana RH, red) tidak ditemukan. Jadi kita sampaikan kepada Lurah untuk memberitahu keberadaannya dan menyampaikan surat putusannya " Ujar Nelson.

Dalam putusan tim yudisial Hakim, Prof.DR Mohammad Askin,SH, MS Lumme, SH, DR Artidjo Alkostar, SH, LL.M, Panitera, berdasarkan amar putusan perkara dengan nomor register 236 K/PID.SUS/2014 menyatakan bahwa terpidana bersalah memvonis 5 tahun bui.

Dimana terpidana dijerat Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-undang nomor 20 tahun 2001 Jo 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana dengan denda sebesar 200 juta rupiah jika tidak dibayar maka denda itu digantikan hukuman 6 bulan kurungan dan  uang pengganti sebesar Rp. 480 juta subsider 1 tahun penjara Rp500 juta serta uang penganti Rp480 juta kepada Rahudman.(Hamnas)


Rutan Tanjung Kusta Medan,Kesehatan Rahudman Diperiksa

Order Detail
Medan,Metro Sumut
Rahudman Harahap Walikota Medan non aktif sesampai di Rutan Tanjung Gusta Medan langsung menjalani proses pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Rutan Tanjunggusta, Selasa siang (15/04/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, terlihat kehadiran Rahudman di Rutan Tanjunggusta menjadi tontonan para pengunjung Rutan Tanjung Kusta, sedangkan pemeriksaan kesehatan Rahudman Harahap Walikota Medan non aktif dilakukan diklinik kesehatan Rutan Tanjunggusta Medan.


Sementara itu, sejumlah para penghuni rutan tampak menyalami mantan penguasa kota Medan tersebut.(Hamnas)

Koruptor Di Vonis Bebas

Order Detail
Medan,Metro Sumut
Ermawan Arief Budiman Mantan Manager Sektor PLN Pembangkit Cabang Belawan, resmi menghirup nafas lega meski sebelumnya menjalani masa tahanan karena dugaan keterlibatannya kasus perkara dugaan korupsi pengadaan flame tube untuk GT 1.2 Belawan, yakni Rp23,9 miliar, Selasa (08/04/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, Toni Kepaala Rutaang Tanjung Kusta Medan mengatakan Herwan mantan Manejer PLN Belawan bebas setelah adanya penetapan dari Majelis Hakim Tipikor," Ya, sore tadi, dia (Hermawan, red) baru saja keluar dari tahanan, setelah adanya penetapan dari majelis hakim tipikor " Kata Toni Kepala Rutan Tanjunggusta Medan.

Sementara penetapan pengalihan penahanan dari tahanan Rutan Klas I Medan (Rutan Tanjung Gusta) menjadi tahanan kota itu, setelah dibacakan oleh majelis hakim tipikor diketuai Jonner Manik dengan hakim anggota Denny Iskandar dan Merry Purba, pada persidangan Senin (7/4/2014) sore kemarin.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Medan, Jufri Nasution membenarkan bahwa terdakwa dalam kasus korupsi pengadaan PLN tersebut dialihkan tahanan dari tahanan rutan menjadi tahanan kota.

Jufri menyebutkan, ada jaminan yang diberikan  untuk pengalihan penahanan terdakwa Hermawan yakni uang sebesar kerugian negara dalam perkara korupsi pengadaan flame tube untuk GT 1.2 Belawan, yakni Rp23,9 miliar yang sudah disetorkan ke kas PN Medan.

Jufri mengatakan pihaknya melaksanakan penetapan hakim tipikor tersebut. “Itu kewenangan majelis hakim jadi harus kami laksanakan ” tegasnya.

Sementara Humas PN Medan, Nelson J Marbun saat dikonfirmasi sore kemarin mengenai hal ini mengaku belum mendapatkan penjelasan resmi dari bagian tipikor PN Medan,“ Memang saya dengar-dengar dialihkan penahanan terdakwa jadi tahanan kota, dengan jaminan Rp23,9 miliar. Tapi untuk detailnya, apa pertimbangan majelis hakim saya belum tahu, belum ada diberi tahu secara resmi kepada saya ” jelasnya.


Nelson yang baru siap bersidang kemarin juga sempat menghubungi bagian kepaniteraan untuk mempertanyakan arsip penetapan pengalihan penahanan itu. “Bagian panmud juga mengatakan belum ada arsip yang masuk soal pengalihan itu, tapi informasinya sudah menyebar”, sebut Nelson usai menelepon.

Nelson menjelaskan, biasanya setelah terdakwa divonis oleh majelis hakim maka uang jaminan itu dikembalikan kepada pihak terdakwa. Seandainya dalam suatu waktu terdakwa melarikan diri, maka uang jaminan itu dapat dijadikan sebagai biaya pencarian terdakwa.

Dibutuhkan PLN
Sementara, salah seorang penasihat hukum terdakwa Hermawan, Alimas Sinaga SH kepada wartawan membenarkan klien mereka kini berstatus tahanan kota. “Iya benar dialihkan penahanannya jadi tahanan kota, Senin sore kemarin ditetapkan majelis hakim. Penetapannya No.19/Pidsus.K/2014/PN Medan”, jawabnya lewat telepon selular.


 Sinaga menegaskan, pertimbangan majelis hakim menerima permohonan pengalihan penahanan itu, karena terdakwa termasuk orang yang sangat dibutuhkan PLN untuk mengatasi krisis listrik di Sumatera Utara (Sumut).

Katanya, selain memberikan jaminan berupa uang Rp23,9 miliar, terdakwa juga memberikan jaminan orang yakni isterinya. “Kalau jaminan yang diberikan PLN saya lupa”, tukasnya.

Disinggung sebelum ditahan terdakwa bertugas di Jakarta, apakah tidak mengganggu jalannya persidangan. Alimas menjelaskan, untuk saat ini kliennya ditugaskan di Sumut. “Memang kemarin itu dia ditugaskan di Jakarta, tapi untuk sekarang ditugaskan di Sumut untuk membantu mengatasi krisis listrik, sehingga tidak mengganggu jadwal persidangannya”, jelasnya.

Meskipun, tambahnya, terdakwa terdesak harus ke luar kota, maka harus meminta izin kepada Kejari Medan.

Sebagaimana diketahui Hermawan Arif Budiman didakwa turut merugikan negara Rp23,9 miliar atas dugaan korupsi pengadaan flame tube untuk Gas Turbine (GT) 1.2 Sektor Belawan pada tahun 2007. Saat itu Hermawan menjabat sebagai Manager Pembangkit Sektor  Belawan pada PLN Kitsu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) diketuai Rehulina Purba mengatakan, dalam perkara ini awalnya Hermawan yang mengajukan pengadaan Flame Tube DG 10530 merek Siemens untuk GT 1.2 Sektor Belawan kepada Albert Pangaribuan selaku General Manager (GM) PT PLN Kitsbu kala itu. Setelah diajukan, CV Sri Makmur ditunjuk sebagai rekanan, atau pihak yang menyuplai flame tube.

Usai penunjukkan itu, CV Sri Makmur kemudian mendatangkan barang yang dipesan. Tiba di Belawan, setelah diperiksa ternyata flame tube yang dipesan tidak sesuai kontrak. Terdapat perbedaan spesifikasi pada flame tube yang disuplai CV Sri Makmur dengan flame tube existing terpasang (lama) di GT 1.2 Belawan. Perbedaan itu diketahui oleh terdakwa Hermawan, tetapi barang tersebut tidak ditolak.

Terdakwa yang mengetahui adanya perbedaan spesifikasi pada flame tube itu kemudian melaporkannya ke PT PLN Kitsbu. Atas laporan itu, dilakukan rapat sebanyak dua kali, yakni 14 Februari dan 16 Maret 2008 untuk membahas persoalan tersebut.

Namun barang yang diterima itu dipaksakan untuk dipasang pada GT 1.2 Sektor Belawan meski tidak sesuai spesifikasi. Akibatnya, kata jaksa, flame tube yang seharusnya bertahan hingga 18 tahun hanya bertahan satu tahun. Dalam perkara ini lima terdakwa sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor PN Medan.(RED)



Berakhirnya Dinasti Rahudman Di Kota Medan

Order Detail
Medan,Metro Sumut
Sepertinya akan segera berakhir Kepemimpinan Rahudman di Kota Medan, Walikota Non Aktif itu sepertinya tidak jadi lolos dari jeratan hukum kasus perkara korupsi kasus Dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa Kabupaten Tapanuli Selatan 2005, meski sebelumnya hakim Tipikor PN Medan mevonis bebas Rahudman.

Informasi yang dihimpun Media ini, dipublikasikan disitus resmi MA, nomor register perkara 236 K/PID.SUS/2014, yang ditangani hakim agung Mohammad Askin, MS Lumme, dan Artidjo Alkostar, menyatakan permohonan JPU dengan terdakwa Rahudman Harahap, dikabulkan.

Perkara dengan Panitera Pengganti Mariana Sondang Pandjaitan itu diputuskan pada 26 Maret 2014.Hanya saja, tidak disebutkan berapa vonis yang dijatuhkan ke Rahudman Harahap.

Seperti diketahui, Pengadilan tipikor Medan, pada 15 Agustus 2013, mengeluarkan putusan Rahudman, dalam kapasitasnya sebagai mantan Sekda Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi atau menyalahgunakan kewenangannya. Rahudman dinyatakan bebas murni.

Dalam perkara ini, JPU menyatakan terdakwa dengan dakwaan primer melanggar  Pasal 2 ayat 1 Jo. Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 99 sebagaimana diubah Undang-undang nomro 20 tahun 2001 Jo. 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana, Dakwaan subsider melanggar pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 99 sebagaimana diubah Undang-undang nomro 20 tahun 2001 Jo. 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana dan dakwaan lebih subsider pasal 9 Jo. Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 99 sebagaimana diubah Undang-undang nomro 20 tahun 2001 Jo. 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. JPU sebelumnya menuntut  Rahudman dipidana selama 4 tahun penjara denda Rp500 juta serta uang penganti Rp480 juta.(RED)

















warga kembalikan sembako dari caleg NasDem

Order Detail

Kemuning,Metro Sumut
Puluhan warga di Kecamatan Kemuning  Palembang, merasa kecewa dan tertipu, warga beramai-ramai mengembalikan sembako yang diberikan salah satu calon legislatif (caleg) DPRD Palembang dari Partai Nasdem, M Danu Mirwando, Selasa (8/4).

Informasi yang dihimpun Media ini, AM (34), salah satu warga mengatakan beberapa hari yang lalu ia ditemui salah satu tim sukses caleg tersebut. Tim sukses itu berjanji akan memberikan uang sebesar Rp 50 ribu kepada warga yang berhasil direkrutnya untuk mencoblos caleg tersebut saat pemilihan legislatif (Pileg) besok.

Setelah berhasil mendata, warga hanya diberikan sembako yang berisi gula, minyak dan beras senilai Rp 30 ribu. Sedangkan uang yang dijanjikan itu tidak kunjung datang. Terlanjur kecewa, warga kompak mengembalikan sembako yang diberikan," Kami sudah ditipu, katanya dikasih uang tapi nyatanya cuma sembako. Jadi kami kembalikan saja sembako itu di kontrakan tim suksesnya " Ungkap AM.

Warga semakin sakit hati setelah menerima SMS dari tim sukses sang caleg yang menyatakan tidak membutuhkan suara dari warga di kampungnya, sebab uang wani piro sudah dibagikan kepada 10 ribu warga lain yang bersedia memilih caleg dari partai pimpinan Surya Paloh itu," Berarti caleg itu tidak butuh kami lagi. Coba ngomong yang benar, jangan kasar begitu. Kami doakan agar caleg itu takkan menang " kata dia.

Sementara itu, caleg yang bersangkutan tidak bisa dihubungi untuk konfirmasi. Sementara tim suksesnya pun tidak ingin berkomentar," Maaf saya cuma tim biasa. Saya tidak bisa komentar soal itu," kata salah satu tim sukses yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi.(Rita)

Di Sini Terima Serangan Fajar

Order Detail

Semarang,Metro Sumut
Ada-ada saja sepandukyang  bertuliskan “ Di Sini Menerima Serangan Fajar “ terpasang diujung jalan Kampung Tanjungsari, RT 03 RW 14 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Senin 7 April 2014.

Informasi  yang  dihimpun  Media ini isi spanduk yang dilengkapi bermacam jenis serangan fajar berupa uang dan aneka kebutuhan pokok itu juga mencantumkan nomor telepon koordinator lapangan yang disebut Bang Tipu-tipu," Spanduk itu sebagai sindiran, Saya prihatin ketika ada informasi beberapa warga  disini menerima duit saat mendekati pemilu " kata Umar Andi Suslio, seoarang warga Kelurahan Tanjungsari yang ikut memasang spanduk itu.

Warga RT 03 RW 14 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan itu juga melengkapi spanduk yang dipasang dengan karikatur yang mengambarkan calon anggota legislatif memberi uang. Tidak lupa dia menuliskan dan pesan moral, jangan pernah mimpi Indonesia bebas korupsi, " Pesan moral itu saya sampaikan jika hak suara rakyat masih bisa dibeli “ Tambah Umar.

Sindiran Umar yang katanya mendapat dukungan dari warga lain itu bukan tanpa alasan. Menurut dia, sebelumnya ia mendengar kabar ada beberapa warga lain menerima uang Rp 50 ribu dari tim sukses caleg. Bahkan pemberian uang yang mempengaruhi pilihan politik itu sempat menimbulkan gesekan antarwarga.

Umar  semakin kesal ketika informasi pemberian duit untuk warga kampungnya itu melibatkan seorang tokoh kampong, " Itu yang membat sebagian dari warga yang waras kecewa " Ungkap Umar.

Sementara  tidak hanya dengan spanduk, Umar bersama warga lain sepakat melakukan gerakan anti-money politik secara kongkrit. Ia berencana melaporkan ke panitia pengawas pemilihan umum bila menemukan bukti pemberian uang di kampungnya.(Ayu)

Belawan Logistic Center Bidik Omset Rp.30 Miliar Atau Naik 30,4% Dari Realisasi Tahun Lalu Rp.23 miliar.

Order Detail
Medan,Metro Sumut
Belawan Logistic Center (BLC) tahun ini bidik omset Rp30 miliar atau naik 30,4% dari realisasi tahun lalu Rp23 miliar.

Informasi yang dihimpun Media ini menurut Mardiofi General Manajer BLC  tahun ini unit usaha PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I itu ditargerkan kantor pusat mampu mencetak omset Rp.30 miliar, “ Kami akan optimalkan lokasi yang ada untuk mengejar target pemasukan sebesar itu. Sampai saat ini okupansi BLC sudah mencapai 50%-60%. Masih ada lahan atau gudang yang kosong untuk dijual kepada pengguna jasa” Ungkap Mardofi General Manejer BLC.

Mardiofi menambahkan, BLC memiliki bisnis inti untuk persewaan gudang dan lapangan penumpukan kontainer. Saat ini, tambah Mardiofi, persaingan bisnis logisti mulai ketat, karena perusahaan swasta sudah banyak yang melirik bisnis pergudangan dan penumpukan kontainer.

Di Belawan, ada sejumlah pemain penumpukan kontainer yang dikelola perusahaan swasta,“ Kami tidak takut bersaing dengan perusahaan swasta. Kami memiliki kelebihan, yakni langsung mengangkat kontainer dari Pelabuhan Belawan menuju lapangan penumpukan yang sudah disediakan. Semestinya BLC jauh lebih kompetitif dibandingkan dengan perusahaan swasta “ Kata Mardofi.

Persaingan bisnis logistik pun sudah sangat ketat, hal ini terlihat dengan melimpahnya jumlah pemain bisnis nasional maupun internasional di sektor ini. Untuk menghadapi persaingan itu, dibutuhkan jasa pelayanan logistik yang efisien guna menyediakan pelayanan lebih cepat.(red)


Ribuan Massa Partai Gerinda Hadiri Kampanye Terakhir Di Belawan

Order Detail

Belawan,Metro Sumut

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) gelar  Kampanye terakhir  dilapangan bola kaki Makden Lama Belawan Kecamatan Medan Belawan berlangsung meriah dipadati ribuanmassa dan simpatisan dari sejumlah daerah, Sabtu siang (05/04/2014).

Kampanye terakhir partai kepala Garuda ini juga sempat membludak hingga kebadan jalan menyebabkan sejumlah petugas kepolisian sibuk mengatur kemacetan lalulintas, kampanye terakhir ini menghadirkan juru kampanye dari sejumlah Caleg DPR RI dan Propinsi maupun Caleg DPRD Kota Medan diantaranya Posma Sitompul Caleg DPR RI no 9, Raden Imam Syafeei, Patar Panjaitan Caleg DPRD Kota Medan no 4 dan Surianto alias Butong Caleg DPRD Kota Medan nomor urut 1 dan Ketua Partai Gerindra Kota Medan Boby QZ,Ida Sabarani Hutasuhut alias Bunda Caleg DPRD Kota Medan no.3.

Dalam Orasi kampanye partai Gerindra dihadapan ribuan massa tersebut pada intinya menyatakan mengajak masyarakat untuk mensukseskan pesta demokrasi pada 9 April mendatang, jangan Golput sebab Golput bukanlah pilihan yang tepat, partai Gerindra memiliki 6 program ampuh dalam mengatasi kemiskinan di Indonesia.

Diantaranya, partai Gerindra masih bersih dari korupsi bila Gerindra menang maka perdesa atau Kelurahan akan mendapatkan anggaran langsung dari pusat Rp 1 miliar tanpa ada dipotong atau dikorupsi, serta membebaskan pembayaran biaya pendidikan dari SD hingga SMA.

Capres Partai Gerindra yakni H.Prabowo Subianto merupakan sosok yang tegas sehingga Indonesia nantinya akan lebih berwibawa tidak diremehkan bangsa lain serta akan menjadi macan asia," Saat ini kita ironis, Indonesia kaya tapi rakyatnya malah miskin, untuk itu perlu ada perubahan yang lebih baik lagi, bila gerindra menang maka semua potensi sumber daya alam akan kita gali tanpa mau dibodohi para kontraktor asing maupun investor, kita juga desak audit investasi asing yang merugikan negara kita " Ungkap Posma Samosir dalam orasinya disambut tepuk tangan meriah dari massa partai gerindra tersebut.(Hamnas)


Tenggelamnya Feri Tradisional Di Perairan Mahkam

Order Detail
Jakarta,Metro Sumut
Pasca tengelamnya Feri tradisional bermuatan truk diperairan Mahakam, tepatnya  di dermaga penyeberangan feri Dusun Serbaya, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kukar, Kamis (3/4).

Informasi yang dihimpun media ini,tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena sopir truk buru-buru menyelamatkan diri,Kapolsek Sebulu AKP Zarma Putra  mengatakan truk merk Isuzu dengan nopol KT 8535 CM yang dikemudikan Rodiansyah (43) akan menyeberang dari arah Tenggarong menuju ke Sebulu,“ Truk berjalan mundur memasuki dek kapal, namun lantaran tidak diikat kapal pun terdorong ke belakang. Kapal tenggelam beserta muatan truk " Ungkap Kapolsek Sebulu AKP Zarma Putra.

Sementara kondisi  air yang sedang surut membuat badan truk hanya tenggelam sebagian. Bagian depan truk masih menyembul ke permukaan sungai sehingga Rodiansyah bisa menyelamatkan diri,warga sekitar dan pemilik kapal bahu-membahu untuk menarik truk yang tenggelam dengan menggunakan tambang. Dalam waktu sekitar 2 jam, truk itu bisa dievakuasi keluar. Zarma mengatakan, feri tradisional itu diketahui milik Joni.

Namun feri itu masih tenggelam di dasar sungai dan belum terangkat. Saat kejadian, feri itu dikemudikan oleh Juan, "Kami hanya melakukan pemeriksaan terhadap saksi, yakni Juan dan Rodiansyah, termasuk pemilik kapal Joni Karena tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kecuali kerugian material " Katanyanya.(Red)







Mulia Asri Rambe Alias Bayek Caleg Dapil V Kota Medan Nomor Urut 1 Partai Golkar Gelar Lomba Mancing RDS

Order Detail
Medan Deli,Metro Sumut

Mulia Asri Rambe SH Alias Bayek Caleg Dapil V Kota Medan nomor urut 1 dari Partai Golkar  gelar lomba mancing RDS ( Rudi dan Salam) merebut piala Mulia Asri Rambe dilokasiu kolam panjing salam payarumput Kelurahaan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, Minggu (30/03/2014).

 

Sekitar 246 peserta lomba saling berlomba untuk menang dan mendapatkan piala Mulia Asri Rambe,caranya cukup siapa ikannya yang paling berat itu yang juara.

Salam selaku panitia acara Lomba Mancing RDS mengataka pergelaran acara lomba mancing ini, disamping untuk meningkatkan sportifitas juga bertujuan untuk lebih mempererat tali silahturahmi antara para caleg dari Partai Golkar dengan masyarakatnya.

Sementara itu Mulia Asri Rambe SH alias Bayek Caleg Dapil V Kota Medan nomor urut 1 dari Partai Golkar  mengatakan, dengan adanya acara mancing bersama ini diharapkan masyarakat akan kenal dengan tokoh-tokoh mereka, karena dengan adanya acara ini para caleg bisa berinteraksi langsung untuk saling mengenal lebih dalam dengan masyarakat pemilihnya.(Hamnas)


Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger