Latest Products

Sukardi: Banjir Rendam Kawasan Pasar 1 Tengah Medan Marelan

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Puluhan rumah di pasar 1 tengah Medan Marelan, terendam banjir akibat hujan semalaman, banjir yang terjadi diwilayah pasar 1 tengah Kelurahan Tanah 600 Medan Marelan diakibatkan karena dikanan dan kiri aliran parit tidak lancar atau banyak tersumbat, setiap kali hujan deras turun, air hujan langsung menggenangi jalan. Jumat (27/11/2015). 

Sukardi Ketua Ranting PAC Partai Gerindra Marelan mengatakan penyebab banjir kali ini bukan hanya curah hujan yang tinggi, tetapi aliran parit tidak lancar atau banyak tersumbat, setiap kali hujan deras turun, air hujan langsung menggenangi jalan “ Katanya.

Lanajut Sukardi, Pemko Medan harus menangani secara profesional sehingga tidak menjadi momok yang menakutkan dimasa mendatang,“ Seluruh lapisan dan instansi terkait supaya dilibatkan untuk upaya mengatasi banjir karena berdampak terhadap ekonomi sosial dan budaya. Pemko Medan diharapkan melakukan kajian teknis dengan mengalokasikan dana di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) maupun usulan di Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) “ Ucapanya.

Menurut Sukardi, untuk menangani masalah banjir di Medan dinilai sangat perlu dibentuk suatu badan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran Pemko Medan,“ Kita harapkan ada pembentukan suatu badan di Pemko Medan untuk mengurusi banjir “ Ungkapnya.

Sukardi menjelaskan, Pemko Medan supaya segera mengalokasikan dana di APBD secara bertahap yakni selama 3 hingga 10 Tahun. Selain itu, Pemko Medan diharapkan dapat melakukan lobi ke pemerintah pusat agar mendapat bantuan dari APBN “ Jelasnya.

Sukardi menambahkan,  Pejabat Pemko Medan tidak perlu malu jika ternyata tidak sanggup mengatasi banjir di Medan. Untuk itu perlu mendatangkan tim ahli yang profesional dari Negara luar seperti Belanda dan Korea Selatan yang terbukti berhasil menangani banjir.(Hamnas/Redaksi)

Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution Akrab Dengan Masyarakat Bawah

Order Detail
Panyabungan.Metro Sumut
Mandailing Natal adalah kabupaten yang memiliki culture (adat budaya) dan agama yang sangat kental. Hal ini bisa dibuktikan dengan sifat dan perilaku yang sopan dan santun antara sesama. Kamis (26/11/2015).

Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution dinyatakan sangat akrab dengan masyarakat kalangan bawah. Itu sering dijumpai di setiap kunjungannya ke desa-desa.

Setiap kunjungan, Dahlan Hasan sering bercengkrama dengan kaum ibu, kaum bapak dan bahkan anak-anak. Kedekatan dengan kalangan bawah ini menjadi salah satu ciri khas di setiap kunjungannya ke desa


Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution juga kembali menghimbau agar para orang tua, para tokoh ulama senantiasa dan tidak pernah merasa bosan untuk memberikan pembinaan mental, melalui pendidikan agama sehingga anak-anak generasi penerus bangsa menjadi anak yang berbudi pekerti dan berakhlak mulia.(Ali/Red).

Bupati Sumedang Divonis Dua Tahun Penjara

Order Detail
Bandung.Metro Sumut
Kasus dugaan korupsi Bupati Sumedang nonaktif Ade Irawan divonis dua tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan penjara oleh Hakim PN Tipikor Bandung. Kamis (26/11/2015).
                
Informasi yang dihimpun Media ini, Hukuman tersebut lebih ringan satu tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar) yakni tiga tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider enam bulan penjara,” Menjatuhkan pidana selama dua tahun dan denda Rp 50 juta subsider kurungan dua bulan “ Jelas Ketua Majelis Hakim, Marudut Bakara.

Sementara dalam putusannya hakim menyatakan jika Ade terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan upaya hukum berupa tindak pidana korupsi perjalanan dinas fiktif saat menjadi Ketua DPRD Kota Cimahi pada tahun 2010-2011 sesuai dengan dakwaan jaksa “ Ucapnya.

Marudut menegaskan jika perbuatan Ade yang melakukan korupsi secara bersama-sama dan berkelanjutan tersebut harus diganjar dengan hukuman penjara," Memerintahkan terdakwa tetap ditahan dan menetapkan masa hukuman dikurangi masa tahanan yang telah dijalani oleh terdakwa “ Tegasnya..

Ada pun hal yang meringankan hukuman Ade adalah karena dia dianggap telah berlaku sopan selama persidangan, belum pernah dihukum, dan adanya itikad baik berupa pengembalian uang pengganti.

Sebelumnya, JPU menuntut Ade dengan hukuman penjara tiga tahun dan diharuskan membayar denda Rp50 juta subsider enam bulan penjar. Selain itu Ade pun diharuskan membayar uang kerugian negara sebesar Rp107 juta.

Ade sendiri menjalani persidangan karena didakwa melakukan korupsi perjalanan dinas fiktif saat menjadi Ketua DPRD Cimahi pada tahun 2010 dan 2011 lalu.

Akibat perbuatannya patut diduga Ade telah memperkaya diri sendiri dan orang lain dengan total kerugian negara sebesar Rp2,6 miliar. (Fendi)




Politikus PDIP Di Hukum 3 Tahun Penjara

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Terkait kasus korupsi izin tambang, Mantan Bupati Tanah Laut sekaligus anggota Komisi lV DPR dari Fraksi PDlP, Adriansyah, divonis tiga tahun penjara dan denda Rp100 juta, subsider satu bulan kurungan, oleh Majelis Hakim Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Kamis (26/11/2015).
                        
Hakim Ketua Tito Suhud saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi mengatakan Adriansyah dinilai telah terbukti menerima uang tunai sebesar Rp1 miliar, US$50 ribu serta SG$50 ribu, dari bos PT Mitra Maju Sukses, Andrew Hidayat. Uang tersebut diberikan sebagai imbalan jasa atas pengurusan izin usaha pertambangan," Menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut “ Katanya.

Pada uraiannya, Adriansyah saat menjabat sebagai bupati telah membantu menyelesaikan sengketa lokasi pertambangan. Sengketa itu terkait dengan jalan yang dilalui angkutan batubara, yang mengakibatkan tidak bisa berproduksi “ Ucap . Hakim Ketua Tito Suhud.

Hakim Ketua Tito Suhud menjelaskan Adriansyah disebut ikut membantu memuluskan permohonan persetujuan Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB) dari Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, sebagai syarat menerbitkan surat Eksportir Terdaftar untuk bisnis batubara PT Indo Asia Cemerlang (IAC) dan PT Dutadharma Utama (DDU)," Terkait permintaan bantuan penyelesaian jalan dan permohonan persetujuan RKAB PT DDU dan PT IAC, terdakwa telah memperoleh uang “ Jelasnya

Menurut Hakim, Adriansyah terbukti empat kali menerima uang dari Andrew, melalui ajudannya, Agung Krisdiyanto “ Ungkapnya.(Melvy).


8 Jam Pemeriksaan Tersangka Kasus Korupsi Lapindo II

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Tersangka kasus korupsi pengadaan mobile crane, Ferialdi Noerlan. Direktur Operasi dan Teknik Pelindo II diperiksa selama 8 jam oleh penyidik Bareskrim.
                                                                                Informasi yang dihimpun Media ini, Ferialdi keluar dari gedung Bareskrim mengenakan kemeja biru lengan pendek dan celana bahan hitam, Ferialdi tak bersedia menjelaskan pemeriksaan terhadap dirinya. "Ke Pak Frederich saja," ka­tanya menunjuk kuasa hukum Pelindo II yang mendampinginya menjalani pemeriksaan.

Frederich mengatakan pemeriksaan terhadap Ferialdi seputar pengadaan 10 unit crane, Jadi yang dijelaskan sesuai dengan apa yang dia tahu, apa yang dia lihat, Diperiksa dari pukul 9 (pa­gi). Tadi ditanyai sekitar 18 pertanyaan “ Katanya.

Mantan pengacara Wakapolri Komjen Budi Gunawan ini menyebutkan rencananya Ferialdi akan kembali diperiksa. Namun dia tak menyebutkan waktunya,Nanti (penyidik) akan kasih tahu “ Ucapnya.

Frederich juga memuji proses hukum yang dijalani kliennya. Ia menganggap penyidik Bareskrim professional, Pemeriksaan ini bagus, kondusif “ Tuturnya.

Ferialdi ditetapkan sebagaitersangka setelah penyidik me­nelusuri dan menyita 10 mobile crane yang dipesan pada 2012 seharga Rp 45 miliar. Crane yang semestinya dikirim ke se­jumlah pelabuhan di Bengkulu, Jambi, Teluk Bayur, Palembang, Cirebon, Banten, Panjang (Lampung), dan Pontianak ternyata mangkrak di Tanjung Priok.

Hasil pemeriksaan awal dan analisis penyidik, pelabuhan-pelabuhan itu memang tidak membutuhkannya. Penyidik kemudian mendalami proses pengadaan crane ini. Diduga ada penyimpangan. Sebab, pengadaannya lewat penunjukkan langsung.

Nama Ferialdi dicantumkan dalam surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) yang dikirimkan Bareskrim ke Kejaksaan Agung per tanggal 27 Agustus 2015 atau sehari sebelum penggeledahan kantor Pelindo IIdi Tanjug Priok.

Dalam SPDP itu, penyidikmengenakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ferialdi diduga menandatangani dokumen kontrak pengadaan di mana perencanaan proyek tersebut tidak sesuai kebutuhan dan diduga terdapat penggelembunganharga di dalamnya.

Penyidik menemukan fakta bahwa harga perkiraan sementara (HPS) tidak sesuai dengan spesifikasi barang pada tahun pengadaan. Harga mobile crane kala itu ditemukan lebih tinggi dibanding saat ini.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Komisaris Besar Agung Setya meminta tersangka tidak berbelit-belit dalam menjalani pemeriksaan berikutnya “ Pintanya.

Menurut Agung, sikap tak kooperatif bisa merugikan tersangka sendiri dan tersangka tak menyembunyi fakta-fakta mengenai pengadaan crane ini. Nanti bakal ketahuan juga, Kita sudah punya alat bukti yang cukup “ Unkapnya.

Kepala Subdit Tipikor Komisaris Besar Adi Deriyan Jayamarta mengatakan Kasus korupsi Pelindo II digarap penyidik dari Direktorat Eksus dan Direktorat Tindak Pidana Korupsi, Ada joint investigation antar direktorat direktorat di Bareskrim “ Katanya.

Lanjut Adi, Penyidikan gabungan itu bakal membongkar tuntas dugaan korupsi di tubuh Pelindo II, Berkas-berkas terkait pidana korupsinya sudah dipilah dan dikoordinasikan dengan Dit III (Tipikor). Pembagian tugas ini lanjutnya, dilaksanakan guna mempercepat proses pengusutan perkara, Direktorat Tipikor akan mengusut sisi korupsinya. Sedangkan Direktorat Eksus akan menelusuri dugaan pencucian uang yang dilakukan pelaku kasus korupsi ini “ Ucapnya.

Kepala Divisi Propam Inspektur Jenderal Budi Winarso menjelaskan belum menindak lanjuti pengaduan dari pihak Pelindo II,  Alasannya, penyidi­kan kasus mobile crane masih berjalan di Bareskrim," Baru diperiksa kok sudah melapor. Nanti kalau sudah P21 dan disidang dinyatakan tidak bersalah, baru kita periksa penyidiknya “ Jelasnya.(Sandy).





Sat Reskrim Polres Tasikmalaya Berhasil Ungkap Kasus Korupsi Dana Hibah Dari Pemkab Tasikmalaya

Order Detail
Tasikmalaya.Metro Sumut
Keberhasilan Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya mengungkap dugaan tindak pidana korupsi bantuan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Kamis (26/11/2015).

Kepala Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Pandu Winata mengatakan Penyelewengan dana bantuan ini dilakukan pria berinisial MM (47). Dia adalah Ketua Kelompok Usaha Bersama (Kube) An Nazwa Kampung Sembah Daun, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya," Kami berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi Kube “ Katanya.

Lanjut AKP Pandu Winata, Tersangka berinisial MM selaku ketuanya ini menggelapkan dana bantuan yang seluruhnya berjumlah Rp 200 juta bersumber dari dana APBD Pemkab Tasikmalaya tahun 2014 “ Ucapnya

Pandu menjelaskan, kasus ini terungkap setelah polisi mendapatkan laporan dari salah satu anggota kelompok penerima dana hibah tersebut, Anggota itu mencurigai ketua kelompok telah menyelewengkan dana itu, Sebab, selama ini tersangka hanya menyalurkan dana bantuan sebesar Rp 25 juta, dalam bentuk barang kepada para anggotanya, Sementara uang bantuan sisanya sebesar Rp 175 juta diduga dipakai kepentingan pribadi, Jadi yang disalurkan hanya Rp 25 juta dan sisanya sebesar Rp 175 juta dipakai kepentingan pribadi pelaku “ Jelasnya.

Pandu menambahkan, pelaku telah diamankan di Mapolres Tasikmalaya. Namun pelaku tidak ditahan karena sakit, Selain itu, barang bukti yang diamankan adalah uang sebesar Rp 97,5 juta dari pelaku, lima lembar kain, dan dua unit mesin jahit, Kalau sisa uang bantuan sudah dipergunakan pelaku untuk kepentingan pribadinya “ Tambahnya

Akibat perbuatan itu, pelaku dijerat Pasal 1 Ayat 2 Undang-undang Tipikor dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.(Eva).



Tiga Pejabat Banda Aceh Dituntut 18 Bulan Penjara

Order Detail
Banda Aceh.Metro Sumut
Dugaan korupsi Pejabat Banda Aceh, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan TInggi (Kejati) Aceh menuntut masing-masing 18 bulan penjara terhadap tiga pejabat Pemkab Aceh Barat Daya. Kamis (26/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Yufrizal selaku mantan Sekda Abdya, M Nasir selaku mantan asisten I Setdakab Abdya, dan Said Jailani mantan Kabag Hukum Setdakab Abdya dan PPTK.

Ketiganya disidang menyusul dugaan korupsi pengadaan lahan untuk pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) di Dusun Lhok Gayo, Desa Pante Rakyat yang kini jadi Desa Lhok Gayo, Kecamatan Babahrot, Abdya. Kasus tahun 2010 itu diduga merugikan negara hingga Rp 764 juta lebih.

Tuntutan itu dibacakan JPU Suhendra dihadapan majelis hakim di Pengadilan Tindak PIdana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh.

Suhendra JPU mengatakan Ketiganya dinyatakan terbukti melakukan korupsi berdasarkan dakwaan subsider Pasal 3 Undang-Undang Tipikor," Menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa selama 1 tahun 6 bulan (18 bulan) penjara dikurangi selama berada dalam tahanan. Membayar denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan dan tidak membayar uang pengganti “ Katanya.

Terkait kasus itu, jaksa juga menjerat mantan bupati Abdya, Akmal Ibrahim. Tapi perkara Akmal sudah diputuskan oleh majelis hakim dengan vonis bebas murni.(Red).

Kejari Jakarta Berhasil Menangkap Buronan DPO Kasus Korupsi 24,6 M

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut                                           
Keberhasilan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat menangkap DPO buronan tindak pidana korupsi Benny Andreas Situmorang yang merupakan Direktur Utama PT Jakarta Securities. Kamis (26/11/2015).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Amir Yanto mengatakan Tim Pidsus dan Intelijen Kejari Jakarta Pusat telah berhasil mengamankan DPO asal Kejari Jakpus atas nama terpidana Benny Andreas Situmorang, Direktur Utama PT Jakarta Securities “ Katanya

Lanjut Amir, Sesuai putusan Mahkamah Agung Nomor 547/PID.SUS/2015 tanggal 26 Februari 2015, Benny Andreas Situmorang terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut “ Ucapnya.

Amir menjelaskan, Benny yang ditangkap di Jakarta pada Rabu dini hari juga secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan pencucian uang dalam penempatan investasi dari PT Askrindo, Sehingga menyebabkan kerugian sejumlah Rp 24.683.789.153 (Rp 24,6 miliar),” Jelasnya.

Amir menambahkan, Atas perbuatannya, MA menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 10 tahun serta pidana denda sebesar Rp 5 miliar subsider 1 tahun 4 bulan kurungan “ Tambahnya.(Sandy).

Hujan Semalaman, Ribuan Rumah Di Medan Terendam Banjir

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Hujan semalaman yang turun didaerah Kota Medan, mengakibatkan ribuan rumah warga di sejumlah kecamatan di Kota Medan terendam banjir. Ini akibat meluapnya sejumlah drainase yang tak mampu menampung debit air hujan yang turun selama semalaman. Rabu (25/11/2015). 

Informasiyang berhasil dihimpun Media ini, kawasan yang paling parah terendam banjir adalah kawasan Universitas Sumatera Utara (USU), Jalan Dr Mansyur, Kecamatan Medan Baru dan kawasan Kecamatan Medan Marelan.

Genangan air di dua kecamatan ini hingga siang ini belum juga surut, dan berpotensi bertambah tinggi mengingat hujan masih turun. Ketinggian air mencapai 1 meter lebih. 

Anggi (35) salah satu warga Kota Medan mengatakan kawasan lain yang juga terendam banjir adalah Jalan Jamin Ginting Gang Dipanegara dan Gang Bahagia. Lalu, Jalan Sei Padang, Kompleks Pamen Padang Bulan, Jalan S Parman Gang Pasir, dan Gang Mandor Kelurahan Beringin, Medan Selayang, Banjir ini karena Sei Babura meluap “ Katanya. 

Lanjut Anggi, Banjir di kawasan USU mengakibatkan kemacetan panjang. Banyak warga yang terjebak macet dari Jl Dr Mansyur hingga ke Jalan IR H Juanda, sekitar Hotel Pardede. Untuk melintasi jalur pendek itu dibutuhkan waktu hingga berjam-jam “ Ucapnya.

Sementara Pj Wali Kota Medan Randiman Tarigan saat ditanya mengenai banjir yang kerap terjadi di Kota Medan menjelaskan hal itu disebabkan buruknya drainase yang tak pernah diurus oleh pejabat sebelumnya,” Jadi pas hujan turun dan ada air kiriman dari Deli Serdang, banjir pun terjadi “ Jelasnya

Randiman menambahkan, Telah memerintahkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan masyarakat untuk menggiatkan gotong royong membersihkan parit dan drainase setiap hari Sabtu. “Khusus korban banjir, kita sudah menyiapkan bantuan makanan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan “ Tambahnya.(Red).

Agen Pelayaran Dan Para Pembisnis Harapkan Proyek Pengerukan Kapal Cegah Kapal Kandas Di Belawan

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Para pelaku bisnis dan agen pelayaran kapal laut (Ekspedisi ) berharap pada pihak Otoritas Pelabuhan (OP) agar serius menanggani proyek pengerukan alur pelabuhan Belawan sehingga diharapkan tak ada lagi kapal yang keluar masuk ke Pelabhan Belawan yang kandas. Rabu (25/11/2015).

Boy Dianto selaku petugas agen perusahaan pelayaran kapal PT.BUL di Jalan Veteran Belawan mengatakan bersyukur  adanya pengerukan alur sehingga nantinya memperlancar alur keluar masuk kapal di Pelabuhan Belawan," Jelas kita bersyukur bang!, karena kita berharap tak ada lagi kapal kandas mau masuk ke Pelabuhan Belawan “ Katanya.

Sebelumnya, Darwin Purba ST Kabid Perencanaan Otoritas Pelabuhan Belawan menjelaskan dengan anggaran Rp 90 M kegiatan pengerukan alur saat ini mempergunakan 2 kapal keruk khusus yakni MV Arthur dan MV Marine.pengerukan alur laut dengan kedalaman 9,4 Lws disepanjang 12,5 Km garis pantai sedang berlangsung “ Jelasnya.

Lanjut Darwin, Pengerukan alur dimulai dari dermaga kapal Pandu Pelabuhan Ujung Baru Belawan hingga lampu alur luar yang direncanakan selesai pada 22 Desember 2015," Material kerukan dibuang dilokasi yang telah ditentukan yakni ditengah laut sebab kita bekerja sesuai AMDAL “ Ucapnya.(Hamnas).

Tim Pemenangan Kecamatan Kualuh Hilir Dan Tokoh Masyarakat Nyatakan Siap Menangkan Paslon Bupati Nomor 3

Order Detail
Kualuh Hilir.Metro Sumut
Tim Pemenangan Kecamatan Kualuh Hilir Ahmad Manurung, Muhammad Nur, Wahidin dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Labura memberikan dukungan kepada Paslon Bupati Kabupaten Labura nomor urut 3 H. Kharuddinsyah Sitorus SE yang merupakan Incumbent Bupati Labuhanbatu Utara berpasangan dengan Dwi Prantara (mantan sekretaris dinas Pendidikan). Rabu (25/11/2015).

Tidak tanggung- tanggung, Forum ini siap pasang badan demi memenangkan pasangan calon nomor urut 3 H. Kharuddinsyah Sitorus SE dan  Dwi Prantara Ideal menjadi Bupati dan Wabup Kabupaten Labura untuk 5 tahun akan datang. 

Ahmad Manurung didampingi Muhammad Nur dan Wahidin Tim Pemenangan Kecamatan Kualuh Hilir mengatakan bukan tanpa alasan mengapa masyarakat menginginkan H.Kharuddinsyah Sitorus SE dan  Dwi Prantara menjadi Bupati dan Wabup Kabupaten Labura, Mereka dikenal sebagai sosok yang pro terhadap rakyat kecil, Tidak heran, dukungan untuk H. Kharuddinsyah Sitorus SE dan  Dwi Prantara pun mengalir dari sejumlah kalangan,“ Sebagian masyarakat melihat sosok H. Kharuddinsyah Sitorus SE dan  Dwi Prantara yang kreatif, inovatif, dan energik. Dia akan mampu membawa Kukar lebih maju dan berkembang kedepan “ Katanya
 
Tim Pemenangan Kecamatan Kualuh Hilir Ahmad Manurung, Muhammad Nur, Wahidin dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Labura menyatakan siap mendukung kepada paslon No.3 H. Kharuddinsyah Sitorus SE dan  Dwi Prantara Ideal menjadi Bupati dan Wabup Kabupaten Labura untuk 5 tahun akan datang “ Ucapnya.

Menurutnya, Berdasarkan hasil survei kami, mayoritas masyarakat didaerah Kabupaten Labura menginginkan H. Kharuddinsyah Sitorus SE dan  Dwi Prantara menjabat sebagai Bupati dan Wabup Kabupaten Labura “ Ungkap Tim Pemenangan Kecamatan Kualuh Hilir Ahmad Manurung, Muhammad Nur dan Wahidin.(Rusman).

Dollar Perkasa, Rupiah Bergerak Dalam Kisaran Rp 13.666 – Rp 13.712 Per Dollar AS

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Gerakan mata Uang Rupiah Masih melajukan Kenaikan terhadaop Dollar AS. Dollar AS  yang masih membayangi terhadap saejumlah mata uang. Pelemahan Harga Minyak Mentah Pun Masih menjadi Faktor uatama dalam Pelemahan ini.

Informasi yang dihimpun Media ini, Mengutip data yang diterbitkan oleh Data Bloomberg selasa tanggal 24 November Rupiah di Pagi Ini dibuka menguat ke Posisi Rp 13.693 per dollar AS dan tak berselang lama atas penuatanpda pembukan perdaganagn ini Rupiah ini dikabarkan kembali mengalami pelemahan yakni sebesar 0,01 persen yang mencatatkan Rupiah di Posisi Rp 13.720 per Dollar AS

Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada  dalam Keterangannya mengatakan bahwa Sampai dengan pada perdaganagn Kali Ini Rupiah dan sejumlah mata uang seperti EUR, GBP, CNY, CHF dan lainya cenderung mengalami pelemahana yang hingga akhir dari perdaganagan kali ini.

Namun demikian Imbas dari rencana The Fed dalam menaikan suku Bunga di Bulan Depan tidak akan terlalu mengkhawatirkan yang terjadi. Karena hingga saat ini Isu tersebut mulai mereda, sehingga Investor  diminta untuk tidak terlalu panik dalam memberikan Reaksi.

Dia pun mengatakan jika mulai adanya penuatan Rupiah seharusnya dapat memberikan peluang atau dapat melanjutkannya, apalagi jika di pekan depan yang menjadi Pekan terakhir di Bulan November terdapat sentimen positif yang dapat direspon positif. Maka atas pengautan ini maka peluang dari Rupiah Untuk menguat akan terbuka lebar.

Meskipun masih mampu berada di Zona Positif dan harapan akan tetap berjalan dengan baik lanjut dari Reza. Reza menambahkan tak sepenuhnya hak ini diikuti dengan sentiment yang ada terutama dari laju Dollar AS yang akan kembali menguat.

Atas hal ini Karenanya Investor diminta untuk tetap mewaspadai sentiment dan arah gerak dari Rupiah, Jika kenaikan Ini telah terbentuk tidak mampu bertahan kerena rentan terjadinya, pembalikan arah yang mungkin dapat terjadi jika tidak didukung dengan data – data yang positif, Untuk hari ini Kurs tengah bank Indonesia (BI) akan berada di Kisaran Level Rp 13.655-Rp 13.712 per Dollar AS.(Melvy).

KPK Periksa Mantan Dan Sekda Serta Pejabat Walikota Medan

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Lolos dari kasus korupsi APBD Pemprovsu dikasus lahan IMI di Jalan Pancing/ Willem Iskandar Medan setelah dituntut percobaan oleh jaksa dan divonis bebas hakim Tipikor diketuai Dahlan Sinaga, namun Sekda Provsu Hasban Sinaga belum tentu lepas dari jeratan pidana korupsi suap interplasi DPRD Sumut oleh Gubsu nonaktif, Gatot Pujo Nugroho. Selasa (24/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Terkait suap interplasi yang telah menjerat 5 pimpinan DPRD Sumut ke balik jeruji besi KPK tersebut, penyidik KPK melakukan pemeriksaan pada Hasban di gedung lembaga anti rasuah. Hasban dan Sekwan DPRD Sumut, Randiman Tarigan dan mantan Sekda Nurdin Lubis, disebut-sebut diantara pejabat eksekutif yang paling berperan dalam hal pencairan duit suap mencapai Rp 50 miliar untuk para wakil rakyat Sumut tersebut.

Yuyuk Andriati Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK mengatakan kalau Sekda Sumut itu dipanggil dan digarap keterangannya untuk tersangka Gatot Pujo. Selain Hasban, KPK juga memanggil dan memeriksa Sekwan SUmut, Randiman Tarigan yang kini Pejabat Walikota Medan dan eks Sekda Sumut Nurdin Lubis," Mereka (Hasban, randiman dan Nurdin) dipanggil dan diperiksa untuk tersangka GPN (Gatot PUjo Nugroho) “ Katanya..

Sementara dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan 5 orang tersangka dari pihak DPRD Sumut karena diduga pernah menerima suap dari Gatot. Mereka antara lain Ketua DPRD Sumut Periode 2009-2014, Saleh Bangun, Ketua DPRD Sumut priode 2014-2019, Wakil Ketua DPRD Sumut Periode 2009-2014, Chaidir Ritonga, Wakil Ketua DPRD Sumut Periode 2009-2014, Sigit Pramono Asri dan Senin kemarin Wakil Ketua DPRD Sumut priode 2009-2014 Kamaluddin Harahap.

Kelimanya diduga merupakan pihak penerima suap dari Gubernur Sumatera Utara nonaktif, Gatot Pujo Nugroho dimediasi Sekda Hasban Ritonga, Sekwan Randiman Tarigan, eks Sekda Nurdin Lubis serta anggota dewan priode 2009-2014 juga istri Wagubsu Evi Diana.

Sebelumnya, Selain melakukan mediasi 'membantu tugas' suami, Tengku Erry Nuradi selaku Wagubsu, Evi Diana juga mengakui dapat bagian duit suap mencapai Rp 300 juta. Pengakuan yang sama diungkapkan tengku Erry Nuradi, "Ada Rp 300 juta, tapi sudah dikembalikan " Kata Erry Nuradi, usai diperiksa KPK dalam kasus korupsi Bansos Sumut, beberapa waktu lalu.


Sedangkan istrinya, Evy Diana mengatakan," Nggak, nggak sampai segitu (Rp 300 juta)," usai diperiksa KPK dalam kasus suap interplasi DPRD Sumut dalam pengesahan APBD Pemprov, pekan lalu.(Sandy).

KPK Masih Dalami Inefesisensi Petral

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memegang bukti hasil audit dugaan penyimpangan duit Negara di terhadap PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) PES. Bukti hasil audit forensik tersebut kini didalami penyidik lembaga anti rasuah. Selasa (24/11/2015).

Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi SP di Gedung KPK Jalan HR Rasuna Said Jakarta Selatan mengatakan Kita sudah dua minggu menerima hasil audit Petral, Sedang didalami “ Katanya.

Lanjut Johan, penyelidikan kasus korupsi di Petral juga dikuatkan atas perintah Wakil Presiden Jusuf Kalla. Karenanya, kasus tersebut jelas merupakan kasus serius," Kita (KPK) juga berpengangan pada statemen Wapres “ Ucapnya.

Diketahui, audit terhadap Petral dilakukan sejak dari 1 Juli 2015 sampai Oktober 2015. Hasilnya, ditemukan adanya inefisiensi rantai suplai yang meningkatkan risiko mahalnya harga minyak mentah dan produk. Akibatnya, kebijakan Petral dalam proses pengadaan, kebocoran informasi rahasia, dan pengaruh pihak eksternal menimbulkan kerugian Negara.

Informasi yang dihimpun Media ini, Persoalan ini muncul ketika Direksi PT Pertamina (Persero) mendalami dan menyelesaikan audit forensik terhadap PT Petral, Proses itu untuk mencari tahu penyebab biaya tinggi (high cost) yang memicu terjadinya intransparansi, ketidakoptimalan dalam menjalankan perusahaan., Audit forensik terhadap Petral meliputi keuangan periode 2012-2015. Proses itu dilaksanakan auditor independen, Kordamentha dibawah supervisi satuan pengawas internal Pertamina.(Melvy).


PAC Partai Gerindra Marelan Bersama IKJM Marelan, Fogging Rumah Warga

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Kejadian demam berdarah dengue masih disandang Kecamatan Medan Marelan. Jumlah penderita DBD terus mengalami peningkatan di daerah ini. Senin (23/11/2015).

Kelaurga Besar PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan yang diketuai Haris Kelana Damanik bersama keluarga besar Ikatan Jawa Marelan (IKJM) Irianto alias Gepeng Wakil Ketua IKJM dan Syaiful Bejo Seketaris IKJM Marelan  pun segera melakukan fogging di kawasan endemis tersebut, terutama dirumah warga, Salah satunya di Kelurahan Terjun Marelan Dan Kelurahan Tanah 600 Marelan, melakukan pengasapan ke semua sudut dirumah,dranase dan sarang nyamuk tersebut.

Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik didampingi Ishak Setia Budi O.K.K/Wakil Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan dan Ramli Harahap Dewan Penasehat PAC Partai Gerindra Marelan, Sekjen PAC Partai Gerindra Marelan M Try Maulana, keluarga besar Ikatan Jawa Marelan (IKJM) Irianto alias Gepeng dan Wakil Ketua IKJM dan Syaiful Bejo Seketaris IKJM Marelan mengatakan Ini terbukti dari agenda fogging yang sudah terjadwal terkadang bisa berubah karena banyaknya permintaan masyarakat maupun kepala lingkungan yang minta daerah meraka segera di lakukan fogging, fogging dilakukan disemua lokasi endemis, seperti di Kecamatan Medan Marelan “ Katanya.

Lanjut Haris,Fogging (pengasapan) adalah salah satu teknis pengendalian nyamuk yang dilakukan diluar ruangan. Alat yang digunakan adalah mesin fogging (Termal Fogger). Target dari cara pengendalian ini adalah nyamuk dewasa yang berada diluar gedung. Area yang biasa dilakukan pengasapan antara lain Garbage Area (tempat sampah), drainage (STP), pengasapan tebal pada seluruh jalur got (drainage) yang tertutup treatment dengan insektisida khusus termal fogger “ Ucapnya.

Haris menjelaskan, Spraying atau penyemprotan adalah salah satu cara pengendalaian nyamuk dengan menggunakan alat semprot berupa knapsack sprayer atau hand sprayer dan mist blower dengan sasaran nyamuk dewasa, cara ini dilakukan di dalam dan di luar ruangan. Treatment dilakukan pada semua tempat yang menjadi persembunyian nyamuk dan kecoa. Bagian bawah/sela (counter, dipan, meja, lemari, rak file), ruangan yang terbuka (office, lobby, corridor), dan public area lainnya “ Jelasnya.(Hamnas).

PT Pelindo I Cabang Belawan Operasikan Automatic Gate Di Terminal Penumpang

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
PT Pelindo I Cabang Belawan mengoperasikan Automatic Gate di Terminal Penumpang Pelabuhan Belawan yang baru dioperasikan. Setelah tertunda beberapa tahun, pengoperasian terminal baru penumpang kapal di Dermaga Gudang Merah Belawan Lama, akhirnya dilaksanakan PT Pelindo I Cabang Belawan.Minggu (22/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Dalam soft launching tersebut, dua BUMN yakni Pelindo selaku pengelola pelabuhan bersama Pelni selaku operator kapal, menerapkan pelayanan bagi penumpang KM Kelud dengan konsep pelayanan seperti dibandara.

General Manager PT Pelindo I Cabang Belawan Sahat Prawira Tambunan Didampingi Asisten Manager (Asmen) Hukum dan Humas PT Pelindo I Cabang Belawan Roswita, Maneger Umum PT Pelindo I Cabang Belawan M.Natsir dan Maneger Tehnik PT Pelindo I Cabang Belawan Bernad Nababan mengatakan dioperasikannya Automotic Gate ini untuk mempermudah pelayanan kepada para penumpang kapal KM Kelud, setiap penumpang kapal yang akan naik ke atas kapal, harus melalui Automotic Gate dan tiket kapal juga discane di Automotic Gate tersebut. Sehingga para penumpang kapal KM Kelud tidak bisa lagi mempergunakan tiketnya kepada penumpang yang lain untuk naik keatas kapal “ Katanya.

Lanjut Sahat Prawira,  PT Pelindo I Cabang Belawan adalah Pelabuhan Laut ketiga di Indonesa yang mengoperasikan Automotic Gate, setelah pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Makasar “ Ucapnya.

Sementara itu, Asisten Manajer Hukum dan Humas PT Pelndo I Cabang Belawan Roswita SH mengatakan, selama bulan Oktober Kapal Penumpang KM Kelud milik Pelayaran Nasional Indonesia, yang tiba di Pelabuhan Belawan menurunkan penumpang sebanyak 2.574 orang dan menaikkan penumpang dari Pelabuhan Belawan sebanyak 1.578 orang “ Ungkapnya.

Roswita menjelaskan, Sedangkan kapal penumpang KM.Kelud yang tiba dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta via Pelabuhan Tanjung Balai Karimun dan Pelabuhan Sekupang Batam, tiba Senin (16/11/2015) sebanyak 974 orang dan berangkat dari pelabuhan Belawan, Selasa (17/11/2015) menaikkan penumpang  menuju Pelabuhan Tanjung Balai Karimun via pelabuhan Sekupang Batam dan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, sebanyak 1300 orang penumpang “ Jelasnya.(Hamnas).



Spanduk Posko Relawan Kampung REDI Calon Walikota Medan No.2 Di Turunkan Paksa Satpol PP Dan Panwaslu

Order Detail
Medan Deli.Metro Sumut
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Medan Deli dan Panwaslu Kecamatan Medan Deli melakukan penurunan paksa Spanduk Posko Relawan Kampung REDI pasangan calon Walikota Medan nomor 2 didepan Kantor Posko REDI dijalan Yos Sudarso KM 7,2 Kelurahan Tanjung Mulia kecamatan Medan Deli. Sabtu (21/11/2015).

Fadli petugas Panwaslu Kecamatan Medan Deli mengatakan Spanduk Posko Relawan Kampung REDI pasangan calon Walikota Medan nomor 2 didepan Kantor Posko REDI dijalan Yos Sudarso KM 7,2 Kelurahan Tanjung Mulia kecamatan Medan Deli kami turunkan dan untuk bukti laporan kerja kami “ Katanya.


Dari pantauan dilapangan, Puluhan sepanduk REDI berhasil diturunkan anggota Satpol PP kecamatan Medan Deli dan Panwaslu Kecamatan Medan Deli, Ada dugaan indikasi pembersihaan khusus spanduk REDI saja, Namun masih terlihat Baliho Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri dari Eldin mantan Walikota Medan didaerah Kayu Putih Kecamatan Medan Deli dan Spanduk Calon Walikota medan No1 didaerah Mabar Kecamatan Medan Deli.(Hamnas).

Uang 500 Juta Milik Koperasi Hilang Di Curi Bandit Pecah Kaca

Order Detail
Pekan Baru.Metro Sumut
Pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Uang Rp 500 juta milik sebuah Koperasi yang baru saja diambil dari bank oleh Hadi Darsono (73) digasak bandit pemecah kaca. Sabtu (21/11/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Peristiwa itu terjadi dijalan Garuda Sakti KM 1, tepatnya di Pool Bus PO SAN di Kecamatan Tampan Pekanbaru, Saat itu korban yang dikenal sebagai Ketua Koperasi, usai dari bank bersama keponakannya memarkirkan mobilnya di parkiran Posan, tidak jauh dari pinggiran Jalan Garuda Sakti. Setelah itu, korban dan ponakannya masuk ke dalam PO SAN untuk keperluan sesuatu hal.

Kemudian tidak lama meninggalkan mobilnya dengan kondisi pintu terkunci, kawanan maling ini pun beraksi, Diduga dalam waktu beberapa menit saja, kaca mobil telah dipecah dan uang Rp 500 juta yang diletakkan korban dijok mobil yang baru saja diambilnya dari bank sudah tidak berada lagi ditempatnya.

Begitu kembali kemobil, Hadi Darsono dan keponakannya, kaget saat melihat kaca mobilnya telah dipecah, dan ketika dicek, tas yang berisikan uang Rp 500 juta tersebut sudah raib dibawa kabur pelaku. Korban pun langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Tampan Pekanbaru.

Kuat dugaan korban, sudah diintai oleh pelaku. Buktinya hanya beberapa menit, korban meninggalkan mobilnya. Kawanan pelaku sudah tuntas dalam menjalankan aksinya. Uang ratusan juta pun langsung berpindah tangan.

Sementara Kapolsek Tampan AKP Ari Wibowo SIK membenarkan adanya kejadian pencurian dengan modus pecah kaca tersebut," Laporan sudah diterima dan dalam proses lidik pelakunya “ Ucapnya.

Kapolsek  Tampan AKP Ari Wibowo SIK mengatakan pihaknya sejauh ini masih mengumpulkan bukti-bukit dilokasi kejadian,” Kasusnya masih dilakukan pendalaman oleh unit Reskrim. Dari keterangan saksi dilapangan, pelaku menggunakan mobil Toyota Avanza warna Silver “ Katanya.


AKP Ari Wibowo juga menghimbau kepada maayarakat yang akan mengambil atau membawa uang dalam jumlah besar hendaknya meminta bantuan pengawalan oleh petugas kepolisian," Kalau dikawal oleh anggota polisi setidaknya dapat memberi rasa aman kepada para masyarakat yang akan membawa uang dalam jumlah besar “ Himbaunya.(Ron).

PAC Partai Gerindra Marelan, Konsisten Selalu Dekat Dengan Rakyat

Order Detail

Medan Marelan.Metro Sumut
PAC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Marelan siap mempertahankan konsistensinya sebagai Partai yang membela kepentingan rakyat, dan terus memperhatikan hal-hal yang tengah menjadi masalah dikalangan masyarakat. Sabtu (21/11/2015).

Seperti ditunjukkan pengurus PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan yang bersama jajarannya melakukan kegiatan fogging atau pengasapan nyamuk demam berdarah (DBD), menindaklanjuti merebaknya penyakit demam berdarah di sejumlah wilayah Kecamatan Medan Marelan.

Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik didampingi Ishak Setia Budi O.K.K/Wakil Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan dan Ramli Harahap Dewan Penasehat PAC Partai Gerindra Marelan dan Sekjen PAC Partai Gerindra Marelan M Try Maulana mengatakan, program sosial seperti ini memang dilakukan secara berkala, bukan hanya pada momen kampanye. Ini menunjukkan konsistensi Gerindra sebagai Partai yang selalu dekat dengan rakyat “ Katanya.

Lanjut Haris, ini terbukti dengan kehadiran PAC Partai Gerindra Marelan dengan program-programnya ditengah masyararakat kerap mendapat respon positif " Ucapnya.

Haris menjelaskan, Saya bersama pengurus PAC Partai Gerindra marelan bergerak cepat untuk "perang" melawan nyamuk “ Jelasnya.


Sri (40) warga lingkungan 35 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan
mengucapkan terima kasihn kepada kader PAC Partai Gerindra Marelan yang telah melaksanakan kegiatan tersebut,” Saya mengucapkan terima kasih, Warga cukup terbantu dengan adanya kegiatan ini. Diharapkan nyamuk DBD tidak berkembang di lingkungan kami “ Ucapnya.(Hamnas).

Cegah DBD, PAC Partai Gerindra Marelan Gelar Aksi Fogging

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan Partai tersebut yang diketuai Haris Kelana Damanik makin menggelorakan kegiatan kemasyarakatan, diantaranya melakukan berbagai kegiatan social seperti Fogging dilingkungan 8, lingkungan 35 Kelurahan Rengas Pulau Marelan dan dijalan Marelan 1 pasar IV barat Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan, Acara ini didukung oleh  Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan Bobby Octavianus Zulkarnain. Sabtu (21/11/2015).

Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik didampingi Ishak Setia Budi O.K.K/Wakil Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan dan Ramli Harahap Dewan Penasehat PAC Partai Gerindra Marelan dan Sekjen PAC Partai Gerindra Marelan M Try Maulana mengatakan kepeduli dengan pemukiman masyarakat dari penularan penyakit demam berdarah (DBD), PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan melakukan fogging didua Kelurahan, yaitu  dilingkungan 8, lingkungan 35 Kelurahan Rengas Pulau Marelan dan dijalan Marelan 1 pasar IV barat Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan," Fogging ini merupakan respon atas laporan  masyarakat terhadap penyakit DBD yang akihir-akhir ini kian mewabah " Katanya.

Lanjut Haris, atas laporan masyarakat terhadap penyakit DBD tersebut, PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan kemudian berinisiatif untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan aksi fogging “ Ucapnya.

Haris menjelaskan, kegiatan fogging yang dilakukan PAC Partai Gerindra ke sejumlah rumah warga ini, hanyalah salah satu upaya dalam mengatasi penyakit DBD. Yang paling penting “ Jelasnya.

Sementara Sari  (25) warga lingkungan 8 Kelurahan Rengas Pulau Marelan bersyukur dan mengucapkan banyak terima kasih kepada PAC Partai Gerindra Marelan yang peduli dengan kesehatan masyarakat disini “ Tuturnya.(Hamnas).


Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger