Latest Products

Pernikahan Putera sulung Presiden Joko Widodo Gibran-Selvi

Order Detail


Solo.Metro Sumut
Seolah mata sebagian besar masyarakat Indonesia kini tertuju pada kota Solo, Jawa Tengah. Pasalnya, prosesi pernikahan Gibran Rakabuming, putra pertama Presiden RI Joko Widodo dengan gadis pilihan hatinya Sivy Ananda digelar.

Prosesi pernikahan Gibran dengan Selvi beberapa hari ini terus menjadi perhatian public, Pada pagi hari ini, Kamis (11/6/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Gibran dan Selvi melangsungkan prosesi akad nikah. Dalam prosesi sakral tersebut, Gibran dan Selvi selaras mengenakan busana adat Jawa dengan nuansa putih yang senada, dimana Gibran mengenakan beskap lengkap dan Selvi mengenakan kebaya kutubaru.

Penampilan Gibran pada proses akad nikahnya pagi ini cukup menarik perhatian. Salah satu hal yang diperhatikan dari penampilan Gibran pagi ini adalah dasi kupu-kupu hitam yang begitu kontras dengan beskapnya yang berwarna putih. Dasi kupu-kupu tersebut berhasil menyempurnakan penampilan Gibran sehingga terlihat lebih modern.

Aksesori lain yang dikenakan oleh Gibran adalah untaian kalung panjang yang melingkari lehernya dan dikenakan di luar beskap. Untaian kalung semacam ini merupakan aksesori yang lazim dikenakan oleh kaum pria saat mengenakan busana tradisional berupa beskap lengkap .

Sebelumnya, Gibran mengenakan setelan beskap berwarna krem yang selaras dengan beskap yang dikenakan oleh Jokowi dan ayah mertua. Setelan beskap berpotongan tradisional dan sederhana tersebut dikenakan Gibran seusai acara siraman.(Melvi).

Sosok Misterius Ikut Berfoto Bersama Gadis Ini

Order Detail


Tokyo.Metro Sumut
Foto yang diunggah seorang pengguna Twitter asal Jepang jadi perbincangan hangat di media sosial tersebut baru-baru ini. Pasalnya, tanpa disadari si pengunggah, ternyata ada sosok misterius yang ikut berfoto.

Informasi yang dihimpun Media ini, Sekilas Anda tak akan menemukan sesuatu yang aneh di foto ini. Namun, jika dilihat lebih teliti, Anda akan melihat ada 'tamu tak diundang' yang ikut berfoto bersama si gadis berbaju biru.

Ya, terlihat seperti ada benda mirip tangan manusia yang sedang menggenggam pergelangan kaki gadis dalam foto. Lumayan menyeramkan tentunya, mengingat si gadis berfoto dengan latar belakang gelap total.

Para Tweeps (pengguna Twitter) bertanya-tanya, apakah foto itu sudah melalui proses edit. Namun, si pengunggah mengaku menaikkan foto itu apa adanya tanpa diolah terlebih dahulu.(Hiroko)

RIP Angeline, Tersenyumlah Kamu Di Surga Sayang

Order Detail


Denpasar.Metro Sumut
Senyuman Angeline masih bisa dilihat di internet. Ketik saja 'Angeline tewas' di situs pencarian. Namun senyum itu hanya bisa dilihat di foto saja, Angeline sudah dipastikan tidak bisa memperlihatkan senyumnya secara nyata. Dia dipastikan tewas mengenaskan, Rabu (10/6/2015) kemarin.

Informasi yang dihimpun Media ini, Angeline adalah anak perempuan berusia 8 tahun yang sebelumnya dinyatakan hilang sejak Sabtu (16/5/2015), Bahkan pengumuman hilangnya disebar lewat selebaran. Di sana dituliskan keadaan terakhir Angeline hilang mengenakan kaos panjang biru dan sendal jepit kuning.

Angeline ditemukan tewas terkubur dihalaman belakang rumahya, Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali. Mayat Angeline ditemukan oleh polisi setelah mendapatkan perhatian dari sejumlah lembaga swadaya masyarakat nasional maupun internasional.

Padahal upaya pencarian Angeline dilakukan banyak orang. Termasuk sukarelawan yang berjalan kaki menyusuri rute yang biasa ditempuh oleh Angeline saat dia berangkat ke sekolah. Puluhan teman sekolah Angeline di SD 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, juga ikut menyebarkan informasi mengenai hilangnya Angeline.

Kejanggalan hilangnya Angeline sebenarnya sudah tercium sejak Jumat (5/6/2015) pekan lalu. Saat itu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi gagal menemui ibu angkat Angeline, Margaretha di Denpasar.

Saat itu tidak ada anggota keluarga Angeline. Setekah menunggu didepan pintu gerbang rumah di pinggir jalan, Yuddy didatangi seorang petugas pengamanan pribadi yang berjaga di depan rumah, I Dewa Ketut Raka. Dia mengatakan keluarga tidak ingin menerima tamu karena kondisi psikis dan kesehatan Margareta yang tertekan setelah Angeline hilang.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise juga sempat datang. Tapi senasib dengan Yuddy.

Dua hari setelah penolakan menteri itu, Sekjen Komnas PA Arist Merdeka Sirait menyatakan kecurigaannya jika ibu angkat Angeline, Margriet sengaja menutup-nutupi kondisi rumah yang dianggap tidak layak huni dan sengaja tak ingin mengungkap perlakuan yang diterima oleh Angeline.(Domi).

Uji Fungsi Alat Komunikasi Tank Leopard Di Saksikan Jenderal Moeldoko

Order Detail
Jabar.Metro Sumut
Dr. Moeldoko Panglima TNI Jenderal TNI didampingi Asrenum Panglima TNI Mayjen TNI Sumedy, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Nugroho Prang Sumadi, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI M. Yunus, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim, Kapuspen TNI Mayjen TNI M.  Kamis (11/06/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Fuad Basya Waaspers Panglima TNI Brigjen TNI Karsiyanto dan Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Sturman Panjaitan, menerima paparan dan menyaksikan demonstrasi pengecekan Uji Fungsi Alat Komunikasi Tank Leopard, di Pusdikkav Padalarang Bandung, Jawa Barat.

Sementara Panglima TNI selain menerima paparan alat komunikasi Tank Leopard dari Mr. Sendy Olejniczatk juga menyaksikan demonstrasi komunikasi dari Tank Leopard ke Pusdik Infanteri, demonstrasi komunikasi antar Tank Leopard, komunikasi Tank Leopard dengan satuan Infanteri dan demonstrasi komunikasi internal awak Tank Leopard.

Dalam kata sambutannya Panglima TNI mengatakan, kebijakan TNI untuk membangun interoperability dalam konteks hardware dan software, harus memperhatikan hal-hal yaitu mempersempit merk radio, karena banyak sekali merk radio sehingga kita tertarik untuk membelinya, kita terlalu banyak merk radio sehingga sulit untuk merawatnya. PPRC sudah menggunakan radio Harris, Marinir, dan harapan saya Kavaleri juga menggunakan radio Harris agar pada saat latihan gabungan mudah, tidak perlu membeli satu alat lagi untuk mengintegrasikan karena satu populasi dan ini perlu dipikirkan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI terinspirasi dari upaya Tentara Amerika untuk menyederhanakan berbagai Alutsista yang menuju ke satu jenis agar pemeliharaannya menjadi efisien dan kita menuju kesana, saat ini mulai bagus, TNI AL menggunakan Bell, TNI AD menggunakan Bell sehingga pemeliharaannya jauh lebih murah dan mudah karena satu jenis.


Panglima TNI menekankan kepada Komandan Pusat Kavaleri supaya radio yang canggih ini penuh dengan aksesoris dan fungsi, diharapkan para personel pengawak dapat menggunakan alat tersebut dengan baik. Data sudah tersedia supaya dipahami dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya serta dioptimalkan penggunaanya. Saat ini mulai dipikirkan bagaimana menggunakan software ini untuk dimainkan dari posko satu  dan ditingkatkan di posko dua bagaimana, dan bisa ditambah lagi dalam penciptaan situasi yang tiba-tiba sehingga unsur Komando di dalam Tank itu selalu berfikir bagaimana cara untuk mengatasinya.(Ici).

Dzulmi Eldin Walikota Medan: Wartawan Profesional Jangan Dimusuhi

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Profesionalitas wartawan dalam menyajikan pemberitaan di media massa terkait masalah keagamaan berperan penting dan strategis dalam menjaga kerukunan antar umat beragama. Karenanya taat pada kode etik jurnalistik (KEJ) dan undang-undang nomor 40/1999 tentang Pers menjadi kewajiban agar wartawan tidak salah dalam menyajikan pemberitaan.

Informasi yang dihimpun Media ini, Wartawan dan orang-orang Pers adalah ilmuan, sebagai orang yang berilmu ia tergolong para pewaris Nabi, sebagai pewaris Nabi wartawan harus menyampaikan kebenaran dengan benar dan bertanggung jawab, harus amanah dan bisa dipercaya serta jujur.

Hal ini dikatakan Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin pada acara dialog kerukunan dengan Jurnalis angkatan II/2015, di Hotel Garuda Plaza, Rabu (10/6), kerja sama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut,“ Saya dan kita semua berharap agar semua pihak termasuk FKUB, para tokoh agama dan masyarakat ikut mendukung menciptakan kenyamanan bagi wartawan dalam menjalankan tugas mulianya ditengah-tengah masyarakat, wartawan profesional jangan dihambat atau dimusuhi tetapi didukung sehingga karya-karya jurnalistik yang dihasilkannya bermanfaat bagi masyarakat luas “ Kata Eldin.


Eldin menambahkan, tugas wartawan adalah sangat mulia untuk itulah wartawan harus di tempatkan sebagai orang mulia, peran wartawan dan FKUB harus mampu bersinergi menyajikan pemberitaan serta masukan atau informasi yang didapat bagaimana mengkemas kerukunan umat beragama tersebut dan menjadikan barometer keamanan dan kenyamanan di masyarakat, melalui dialog ini diharapkan adanya persamaan perspektif antara wartawan atau jurnalis dengan elemen masyarakat khususnya mengenai kurukunan umat beragama yang ada di Kota Medan.(Hamnas).

Ratusan Karyawan Pelindo I Belawan Demo Pengadilan Negeri Medan Terkait Lahan Pantai Anjing

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Meskipun masih ada upaya hukum peninjauan kembali (PK) oleh PT. Pelindo atas putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang menguatkan putusan PN Medan, yang pada intinya menyatakan M Hafizham sebagai pemilik yang sah atas lahan seluas 10 Ha, di lokasi yang dikenal sebagai pantai Anjing, kemarin, Rabu (10/6/2015), ratusan pekerja PT. Pelindo I melakukan aksi unjuk rasa ke PN Medan.

Informasi yang dihimpun Media ini, Mereka memprotes rencana eksekusi lahan aset PT Pelindo, Belawan seluas 10 hektar yang dilakukan berdasarkan putusan kasasi MA, nomor 2843/k/pdt/2013. 

Keputusan MA tersebut berdasarkan surat tanah Grand Sultan Nomor 1709 Tahun 1917, yang berdampak batalnya semua sertifikat lahan kepemilikan Pelindo I seluas 278,15 Ha. Akibatnya, Pelindo I tidak berhak atau tidak diperbolehkan lagi beroperasi di Pelabuhan Belawan.

Seperti diketahui, Pelindo I menguasai tanah Pantai Anjing, Belawan berdasarkan alas hak sertifikat HPL No 1/Belawan I/tanggal 3 Maret 1993. Total lahan sesuai sertifikat itu seluas 278,15 Ha, termasuk di dalamnya tanah 10 Ha yang lebih dikenal dengan pantai Anjing.

Humas Pelindo I Eriansyah mengatakan, ratusan karyawan hadir di PN Medan, untuk mengawal sidang perlawanan," Alasannya, PN Medan mau mengeksekusi kembali lahan kita (Pantai Anjing, Belawan) pada 6 Mei lalu, sehingga mereka melakukan perlawanan untuk menyelamatkan aset tempat mereka bekerja " Kata Eriansyah.

Menurutnya, karyawan menilai terdapat kejanggalan dalam upaya eksekusi yang dilakukan pihak PN Medan," Ada hal-hal janggal dengan tidak memberitahukan ke tergugat atau pihak yang bersengketa. PN Medan juga membuat tapal batas tanpa sepengetahuan Pelindo I " pungkasnya.(Hamnas)


Tedjo Mengaku Tidak Diajak Konsultasi Oleh Jokowi Soal Sutiyoso Jadi Kepala BIN

Order Detail



Jakarta.Metro Sumut
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdijatno mengaku tidak pernah diajak diskusi oleh Presiden Joko Widodo terkait penunjukan Sutiyoso sebagai calon Kepala Badan Intelijen Negara," Dari awal Jokowi tidak pernah bicarakan pergantian kepala BIN, sampai sekarang " kata Tedjo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Bahkan, Tedjo mengaku baru mendapatkan informasi mengenai Sutiyoso yang ditunjuk sebagai Kepala BIN dari media massa," Saya juga baru baca di koran, baru dengar di media. Saya sendiri belum dengar secara langsung " Ujar Tedjo.

Meski demikian, Tedjo tidak mempermasalahkan jika Presiden mengambil keputusan tanpa berkonsultasi dengannya. Sebab, pemilihan Kepala BIN sepenuhnya hak prerogatif Presiden. Tedjo juga menilai Sutiyoso memiliki kapasitas untuk menjadi Kepala BIN terlepas dari umurnya yang sudaha menginjak 70 tahun," Kita jangan melihat dari sisi umur. Kadang orang sepuh tapi pengalamannya lebih baik. Muda tapi belum tentu juga. Kita lihat kapabilitas orang " Ungkapnya.

Di Solo, Presiden Joko Widodo mengakui dirinya sudah memilih Sutiyoso sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dan sudah mengajukannya kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)," Saya juga telah mengajukan pencalonan Sutiyoso sebagai Kabin ini. Saya juga sudah melalui banyak pertimbangan dan memperhatikan, baik rekam jejak maupun kompetensi dari Pak Sutiyoso " Kata Jokowi dalam jumpa pers di kediamannya di Solo, Rabu (10/6/2015).

Jokowi mengaku memperhatikan latar belakang Sutiyoso yang lebih banyak ada di dunia intelijen dan militer. Dia berharap DPR tidak mempersulit pencalonan Sutiyoso lantaran dia sudah melalui berbagai pertimbangan sebelum memilih mantan Gubernur DKI Jakarta itu," Saya berharap DPR memberikan pertimbangan terhadap keputusan tersebut " Tuturnya.(Melvy).
Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger