Latest Products

Di Tahun 2016 KPK Akan Segera Umumkan Ratusan Tersangka Korupsi Di Sumut

Order Detail
Medan.Metro Sumut  
Sebanyak 174 pejabat yang berasal dari kalangan mantan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), para Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), dan para pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMD) bakal menjadi tersangka korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi. Sabtu (09/01/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Direktur Eksekutif Lembaga Independen Pemerhati Pemerintahan Sumatera Utara, Azhari AM Sinik mengatakan174 pejabat daerah di Sumut hasil dari atensi KPK bakal dinyatakan sebagai tersangka dan bakal ditahan. Pejabat yang ditahan KPK, yaitu mantan wali Kota, bupati termasuk yang menang dalam Pilkada tanggal 9 Desember 2015. Seluruh kepala dinas dan anggota dewan, pejabat Muspida dan para direktur di BUMD termasuk enam pejabat Bank Sumut. Dipastikan mulai berjalan di Januari 2016 “ Katanya.

Lanjut Azhari, masyarakat di Sumut nantinya akan terkejut jika KPK mengumumkan ratusan tersangka korupsi menyusul Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan lima pimpinan DPRD Sumut yang terlebih dulu sudah di tahan KPK karena kasus korupsi, Sumut akan menjadi darurat korupsi, semua pejabatnya akan masuk penjara KPK di gedung barunya di Kuningan, Jakarta “ Ucapnya.

Azhari menjelaskan berdasarkan informasi yang diterimanya dari gedung KPK, penetapan ratusan tersangka pejabat di Sumut karena kasus korupsi Dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB), kasus Bansos, interpelasi DPRD Sumut, dan pengamanan APBD “ Jelasnya.

Azhari menambahkan, Sumut sudah hancur oleh ulah pejabat-pejabat yang bermental bobrok. Saya meminta KPK agar secepatnya mengumumkan para ratusan pejabat yang menjadi tersangka itu, biar mereka tahu pahitnya masuk sel penjara KPK karena memakan uang Negara “ Tambahnya.

Terkait hal ini, KPK belum memberikan pernyataan resmi seputar penetapan tersangka korupsi di Sumatera Utara, menyusul penahanan Gubernur nonaktif Gatot Pujo Nugroho dan lima petinggi legislatif Sumut.(Alfian).


Dra Hj Hidayah Herlina Gusti Reses Kedapil Sumut 10 Serap Aspirasi

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Dra Hj Hidayah Herlina Gusti dari fraksi PKS DPRD Sumut reses kedapil Sumut 10 meliputi Kab Simalungun dan Kota Pematang Siantar untuk menyerap aspirasi. Jumat (08/01/2016). 

Hj Hidayah kepada Metro Sumut.Com diruang komisi E mengatakan, ketika reses masyarakat berharap aspirasi mereka direalisasikan, mereka membutuhkan pengaspalan jalan sepanjang lebih kurang 30 km di ser Belawan menuju  Pematang Bandar. 

Selain itu, lanjut Herlina, masyarakat juga bermohon agar dibangun mesjid dan pengairan japan kolonisasi. jelasnya ketika ditanya paling dominan aspirasi masyarakat ketika reses. ( Mashuri L)

Robby Anangga Reses Kedapil Sumut 12 Serap Aspirasi

Order Detail
Medan.Metro Sumut
H Robby Anangga Sekretaris Fraksi Hanura DPRD Sumut reses kedapil Sumut 12 meliputi kab Langkat dan Kota Binjai untuk menyerap aspirasi konstuen. Jumat (08/01/2016). 

Robby kepada Metro Sumut. Com diruang kerjanya mengatakan. aspirasi masyarakat ketika reses, mereka membutuhkan tiang listrik hampir di seluruh wilayah gang gang berjarak kurang lebih 20 -25 kk. untuk menerangi jalan agar indah. sebab baru baru ini disana telah terjadi kebakaran akibat kabel listrik menyentuh rumah warga. 


Selain itu, masyarakat berharap agar menjaga penguatan benteng sungai dengan membangun bronjong agar tidak terjadi erosi, sebab dekat benteng ada mesjid, jawab dia ketika ditanya aspirasi masyarkat paling dominan ketika reses. ( Mashuri L)



H T Milwan Reses Kedapil Sumut 6 Serap Aspirasi

Order Detail
Medan.Metro Sumut
H T Milwan Wakil Ketua DPRD Sumut dan juga sebagai
ketua DPW Partai Demokrat Provinsi Sumatera Utara reses kedapil Sumut
6 meliputi Kabupaten Labuhan Batu, Labura dan Labusel untuk menyerap
aspirasi konstuen dan masyarakat. Jumat (08/01/2016). 

Milwan kepada Metro Sumut.Com dilantai 2 gedung DPRD Sumut ketika ditanya aspirasi masyarakat paling dominan ketika reses. ketika reses kedapil, masyarakat berharap agar jalan berjarak kurang lebih 28 km agar dibangun pengaspalan mulus agar masyarakat nyaman melalui jalan itu. sebab jalan itu hingga kini sudah 70 tahun HUT RI belum tersentuh aspal mulus, jawabnya. (Mashuri L)

Tiket Tidak Sesuai Nama Asli Di KTP, Puluhan Penumpang KM.Kelud Gagal Berangkat

Order Detail
Belawan.MetroSumut
Puluhan Calon penumpang yang bertiket atas nama orang lain tersebut gagal berangkat dengan KM.Kelud tujuan Pelabuhan Batam yang bertolak dari Pelabuhan Belawan Lama. Jumat (08/01/2016). 

Leni salah satu calon penumpang yang merasa kecewa gagal berangkat mengatakan dirinya tidak dibenarkan naik ke kapal penumpang KM.Kelud jelang keberangkatan ke Pelabuhan Batam akibat saat tiba di boarding tiket dirinya dan keluarganya tidak dibenarkan naik kapal sebab tiket yang dimilikinya tidak sesuai dengan namanya," Bukan lagi kecewa bang, tapi aku merasa dirugikan sebab tiket kapal Pelni yang sudah Pulang Pergi kubeli dari Batam sejak 28 Desember lalu dari tetanggaku justru tak dibenarkan naik kapal dengan alasan tiket yang kumiliki tak sesuai namaku,kalau begini kepada siapa lagi aku mengadu “ Katanya.

Leni dan suaminya mengaku menyesal membeli tiket sama tetangganya itu, kalau kejadiannya begini mana mungkin aku mau membeli tiket sama tetanggaku itu, cetusnya sembari menghapus air matanya yang terlanjur menetes tersebut. 

Terpisah, Kepala Cabang PT Pelni Belawan Buddi dikonfirmasikan terkait banyaknya penumpang gagal berangkat akibat bermasalah dengan tiket, Buddi menjelaskan pihak PT Pelni saat ini memang berkomitmen bertindak tegas tidak membenarkan penumpang yang naik keatas kapal dengan tiket yang tak sesuai dengan namanya,” Tidak dibenarkan lagi penumpang yang tidak bertiket maupun tiket yang tidak sesuai dengan nama penumpang karena memang sudah aturannya lagi pula kita memang ingin memberantas praktik calo tiket, dihimbau agar para calon penumpang tak lagi membeli tiket yang tidak sesuai dengan namanya melalui calo karena akan merugikan calon penumpang itu sendiri “ Tegas Buddi jelang keberangkatan KM.Kelud sekira pukul 12.00 WIB yang mengangkut penumpang sebanyak 2680 orang tersebut tujuan Pelabuhan Batam dan Tanjung Periok tersebut.(Hamnas).

Arus Balik Penumpang 2680 KM Kelud Di Pelabuhan Belawan Padat Dan Lancar

Order Detail
Belawan.Metro Sumut Arus balik natal dan tahun baru 2016 saat keberangkatan KM.Kelud sandar di Pelabuhan Belawan, terlihat padat dengan jumlah penumpang sekitar 2680 orang dan berjalan dengan aman, tertib dan lancar.Bahkan dari biasanya jalanan Medan Belawan terjadi kemacetan saat kapal berangkat namun saat ini jalanan tampak lancar. Jumat (08/01/2016). 

Puncak arus balik natal dan tahun baru kali ini dipantau langsung anggota DPD RI Parlindungan Purba didampingi Humas PT Pelindo I Medan Eriansyah dan Humas PT Pelindo I Cabang Belawan Roswita, Maneger Bisnis Terminal Pelabuhan Belawan Indra, Bahkan anggota DPD RI beserta Humas PT Pelindo I Cabang Belawan turut naik ke kapal KM.Kelud untuk berlayar ke Pelabuhan Batam dan Tanjung Periok Jakarta.

Eriansyah Humas PT Pelindo I Medan didampingi Maneger Bisnis Terminal Pelindo Belawan Indra saat temu Pers di Belawan mengatakan Pak Parlindungan Purba dan Humas PT Pelindo I Cabang Belawan ikut berlayar naik KM.Kelud guna memantau langsung kelancaran arus balik natal dan tahun baru selama dalam perjalanan “ Katanya.

Lanjut Eriansyah, bahwa kegiatan arus balik natal dan tahun baru 2016 kali ini berjalan lancar meski jumlah penumpang KM.Kelud terbilang padat. Dan kedepannya kita juga akan tetap berupaya melakukan peningkatan pelayanan serta penambahan fasilitas di Terminal Pelabuhan Belawan diantaranya penambahan Garbaratar maupun fasilitas pendukung lainnya “ Ucap Eriansyah yang akrab disapa Pak Boy tersebut.

Sementara Maneger Bisnis Terminal Pelindo Belawan Indra menjelaskan tentang penambahan Fasilitas di Terminal Pelabuhan Belawan diantaranya penambahan Garbarata dan fasilitas lainnya, bulan januari ini sudah dimulai dikerjakan “ Jelasnya.(Hamnas).

Terhitung 1 Januari 2016, BICT Siap Menghadapi MEA

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Dalam rangka menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) yang akan dimulai sejak tanggal 1 Januari 2016, BICT telah mempersiapkan beberapa strategi bisnis, Kompetisi pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Dengan diberlakukannya pasar bebas MEA, maka bea masuk barang dan jasa ke seluruh negara ASEAN dibebaskan atau maksimal 5%. Dengan diberlakukannya pasar bebas MEA, diperkirakan aktivitas ekspor dan impor ke Indonesia termasuk ke Sumatera Utara (Sumut) bakal melonjak. Sehingga kesiapan pelabuhan selaku pintu gerbang harus dipersiapkan dengan baik. Jumat (08/01/2016).

Terminal peti kemas Belawan International Container Terminal (BICT) yang dikelola PT Pelindo 1 sebagai salah satu pintu gerbang keluar masuknya berbagai jenis barang ke Sumut sudah mempersiapkan diri dalam menghadapi MEA tersebut

Tengku Irfansyah Asisten Manajer Hukum dan Humas PT Pelindo 1 BICT saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan sebelum pasar bebas MEA diberlakukan per 1 Januari 2016, pihaknya sudah mempersiapkan diri agar pelayanan bongkar muat tetap berjalan lancar, Sebagai pintu gerbang keluar masuknya berbagai jenis barang dari atau ke Sumut, terminal peti kemas BICT yang berlokasi di Gabion Belawan itu siap untuk menghandle arus bongkar muat barang ekspor dan impor yang diperkirakan bakal meningkat terkait dengan pemberlakukan pasar bebas MEA “ Katanya.

Lanjut Irfansyah, Kesiapan itu dibuktikan dengan ditingkatkannya sistem teknologi informasi (STI), sistem kerja 24 jam dan kesiapan alat bongkar muat maupun fasilitas pelabuhan, Seandainya terjadi lonjakan arus bongkar muat, kami sudah siap menghadapinya “ Ucapnya. 
 
Khairul Mahalli Ketua Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut menjelaskan dengan diberlakukannya pasar bebas MEA, aktivitas ekspor Sumut bakal meningkat 5-10% “ Jelasnya. 

Sementara Ketua Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (GINSI) Sumut Dianto MS mengatakan belum bisa memprediksi berapa besar kenaikan impor Sumut terkait dengan diberlakukannya pasar bebas MEA. "Kita belum bisa memprediksinya karena masih menunggu kebijakan pemerintah terkait impor “ Katanya.(Hamnas).



Terkait Kasus Dugaan Korupsi Bansos, Kejagung Periksa Pejabat Setda Sumut

Order Detail
Jakarta .Metro Sumut
Terkait kasus dugaan korupsi bansos di Sumut, Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Kepala Bagian (Kabag) pada Biro Pembinaan Kesejahteraan dan Sosial Setda Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Sudarso, sebagai saksi kasus korupsi penyaluran dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) pada Pemerintah Daerah Provinsi Sumut tahun anggaran 2012-2013. Kamis (07/01/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Amir Yanto Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung mengatakan penyidik menanyakan apakah peserta penerima hibah dan Bansos mengusulkan dalam perencanaan dan penyusunan anggaran daerah Provinsi Sumut untuk diwujudkan pada tahun anggaran 2012-2013, Serta (penyidik menanyakan) mekanisme pencairan dan penyaluran dana hibah dan Bansos kepada penerima “ Katanya.

Lanjut  Amir Yanto, Kejagung menyatakan tidak akan terburu-buru merampungkan penyidikan kasus korupsi dana hibah dan bantuan sosial (Bansos) Pemerintah Povinsi Sumatera Utara (Sumut) tahun 2012-2013, dengan tersangka Gubernur Sumut non aktif Gatot Pujo Nugroho, Khusus Bansos Sumut kita selesaikan dulu tersangka Kesbanglinmasnya “ Ucapnya.

Menurut Amir, penyidik akan lebih dahulu merampungkan berkas penyidikan Kepala Badan Kesbanglinmas Pemprov Sumut, tersangka Eddy Sofyan, karena dia hanya terbelit soal penyelewengan dana Bansos “ Ungkapnya.

Amir menjelaskan, Selain itu perkara Gatot bukan hanya masalah Bansos, tetapi juga hibah, dan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sehingga memerlukan waktu, Tapi Gatot menyangkut Bansos, hibah, dan SKPD, sehingga perlu waktu untuk selesaikan tersangka Kesbanglinmas-nya dulu “ Jelasnya.

Sebelumnya, penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) mengonfrontir tersangka Gatot Pujo Nugroho dengan tiga saksi, di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur.

Amir menuturkan penyidik mengkonfrontir Gatot terkait kasus tindak pidana korupsi penyaluran dana hibah dan bansos Pemerintah Provinsi Sumut tahun 2012-2013, Ketiga saksi itu, masing-masing Baharudin Siagian Nugroho (Kadispora Provinsi Sumut), Shakira Zandi (mantan Karo Binkemsos Provinsi Sumut), dan Nurdin Lubis (mantan Sekda Provinsi Sumut)," Pemeriksaan dalam rangka mempertemukan satu dengan lainnya, antara tersangka dengan para saksi untuk menguji kebenaran dan persesuaian keterangan masing-masing yang nantinya akan dituangkan dalam Berita Acara Konfrontasi “ Katanya.

Dalam kasus korupsi penyaluran dana hibah dan Bansos Pemprov Sumut tahun 2012-2013 ini, Kejagung telah menetapkan dua tersangka, masing-masing Gubenur Sumut non aktif Gatot Pujo Nugroho dan Kepala Badan Kesbanglinmas Pemprov Sumut Eddy Sofyan.


Penyidik menetapkan Gatot karena diduga tidak memverifikasi sejumlah penerima hibah dan juga penetapan SKPD pengelola. Sedangkan tersangka Eddy, diduga meloloskan data-data yang sebenarnya belum lengkap, antara lain keterangan tentang sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tidak diketahui oleh desa setempat. Akibat ulah tersebut, negara mengalami kerugian keuangan sekitar Rp 2,2 milyar.(Melvy).

Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Kantor Camat Bukit Bestari Ditahan

Order Detail
Tanjungpinang.Metro Sumut
Setelah pemeriksaan secara intensif di Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, akhirnya dua tersangka dugaan korupsi pembangunan kantor Camat Bukit Bestari langsung ditahan. Kamis (07/01/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kasipidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang L Alexander Sinuraya mengatakan penahanan keduanya sudah bisa dilakukan. Karena keduanya merupakan orang yang paling bertanggungjawab dalam pembangunan kantor camat tersebut “ Katanya.

Lanjut Alexander, keduanya diduga terlibat dalam dugaan korupsi pembangunan kantor Camat Bukit Bestari. Dimana kerugian negara mencapai Rp 406 juta. Dan dihitung dari nilai pagu anggaran Rp 1,5 miliar, Nilai kerugian negara ini adalah uang muka 30 persen dari total nilai pengerjaan proyek “ Ucapnya.

Alexander menjelaskan, kali ini pemeriksaan kedua tersangka hanya pemeriksaan tambahan untuk melengkapi berkas perkara, Kedatangan kedua tersangka ini setelah pemanggilan keduanya sebagai tersangka. Keduanya memenuhi panggilan “ Jelasnya.

Alexander menambahkan, Setelah dimintai keterangan dengan 30 pertanyaan, akhirnya penyidik berkesimpulan keduanya telah bisa dilakukan penahanan, Keduanya tersangka yakni, Zulfanedi selaku Pejabat Pembuat Komitmen dan Ahmad Safii, Direktur CV Pilar Dua Inti Perkasa (CV PDIP) selaku kontraktor yang mengerjakan proyek “ Tambahnya.(Yeti).



Lurah Labuhan Deli Marelan Dan Camat Marelan Galakkan Tanam Pohon Di DAS Deli

Order Detail

Labuhan Deli Marelan.Metro Sumut
Kelurahan Labuhan Deli dan Kecamatan Medan Marelan beserta unsur tim pengerak PKK Kelurahan dan para Kepala Lingkungan serta elemen masyarakat mengalakkan penanaman pohon jati guna terciptanya penghijauan di sepanjang tanggul Daerah Aliran Sungai (DAS) Deli sekaligus bergotong royong membersihkan lingkungan.Kamis (07/01/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kegiatan positif demi kelestarian lingkungan dan terciptanya penghijauan tersebut turut dibantu Muspika Kecamatan Medan Marelan, pengurus Karang Taruna maupun unsur masyarakat lainnya. 

Camat Medan Marelan Parlindungan Nasution didampingi Sekcam Suhariadi dan Lurah Labuhan Deli Masytha, S.sos tampak turun langsung melakukan penanaman ratusan batang pohon jati bantuan dari pihak PT.Sinar Mas tersebut.

Lurah Labuhan Deli Masytha S.Sos mengatakan kegiatan penanaman pohon ini diharapkan nantinya sebagai penahan air agar tak terjadi erosi dan banjir, serta sebagai penghijauan maupun sebagai pelindung dari pencemaran udara serta pemanasan global saat ini “ Katanya.

Masytha menjelaskan usai penanaman pohon ini nantinya akan terus dijaga setiap kegiatan rutin gotong royong yang dilaksanakan dengan diberikan pagar pelindung tanaman serta disiram agar pohon yang telah ditanam dapat tumbuh sumbur “ Jelasnya.(Hamnas).






Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PT Pelindo 1 Cabang Dumai Divonis Bebas

Order Detail
Pekanbaru.Metro Sumut
Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Pekanbaru membebaskan terdakwa Zainul Bahri dalam kasus dugaan korupsi docking kapal PT Pelindo Cabang I Dumai, Provinsi Riau. Kamis (07/01/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Hakim Ketua Ahmad Pudjoharsoyo mengatakan Membebaskan terdakwa Zainul Bahri dari segala tuntutan JPU. Memerintahkan untuk membebaskan terdakwa dari rumah tahanan. Memperbaiki nama baik terdakwa Zainul Bahri dan mengembalikan seluruh barang milik terdakwa Zainul Bahri yang sempat disita “ Katanya.

Lanjut Ahmad Pudjoharsoyo, Hakim menilai bahwa mantan General Manager PT Pelindo I Cabang Dumai itu tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primer maupun sekunder yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Dumai “ Ucapnya.

Ahmad Pudjoharsoyo menjelaskan dalam kasus dugaan korupsi yang merugikan negara seperti yang diungkapkan JPU dalam dakwaan sebesar Rp 1,7 miliar itu turut menyeret seorang petinggi Pelindo lainnya, Hartono. Dalam putusan tersebut, majelis hakim menetapkan Hartono, pensiunan Pelindo Dumai, bersalah sesuai dakwaan primer jaksa “ Jelasnya.

Hakim menyatakan Hartono terbukti bersalah secara sah dan bersalah telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama, sebagaimana yang tercantum dalam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor jo Pasal 55 (1) ke 1 KUHP,” Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Hartono dengan pidana penjara selama dua tahun. Terdakwa juga dibebankan membayar denda sebesar 50 juta atau subsider satu bulan penjara “ Ungkapnya.

Menanggapi putusan tersebut, jaksa Hendarsyah menyatakan pikir-pikir selama tujuh hari ke depan apakah menerima atau menolak putusan tersebut.

Kasus ini merupakan kasus yang diusut oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Hendarsyah mengatakan terdapat lima orang jaksa yang menangani kasus ini, satu diantaranya merupakan dari Kejagung.

Dalam sidang sebelumnya, kedua terdakwa dituntut pidana penjara selama delapan tahun oleh jaksa. Kedua terdakwa juga dibebankan membayar denda masing-masing sebesar Rp 200 juta atau subsider enam bulan penjara.

Kedua terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti. Terdakwa Hartono, diwajibkan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 583.264.000 atau subsider empat tahun penjara. Adapun Zainul wajib membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 800 juta atau subsider empat tahun penjara.(Tito).




Pemerintah Dairi Lebih Agresif Berikan Pelayanan Prima

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Pemerintah harus lebih agresif memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, hal ini diharapkan Ketua Komisi A DPRD Sumut Tony Togatorop SE dari fraksi Hanura dapil XI kepada Metro Sumut.Com diruang wakil Ketua DPRD Sumut menyahuti aspirasi masyarakat ketika melaksanakan reses. Rabu (06/01/2015).

Pelayanan prima yang harus diberikan, lanjut Tony, seperti pengurusan akte lahir dan KTP dalam rangka mendudukkan status warga menjadi warga negara yang baik dan berkedudukan hukum jangan pengurusannya berbulan bulan. selain itu masyarakat juga bermohon bantuan sarana pertanian seperti benih untuk mendongkrak pertumbuhan perekonomian rakyat dari
sektor pertanian.

Ia juga berharap agar pemerintah memberikan pelayanan prima dengan membangun infrastruktur jalan jalan pertanian sehingga biaya angkut hasil pertanian lebih hemat dan mudah.


Masyarakat juga membutuhkan sarana air bersih, sebab sarana air bersih dan MCK (mandi cuci kakus) yang telah dibangun sudah tidak berfungsi lagi “ Ujar Tony. (Mashuri L )

Pelaku Tabrak Lari IRT Belum Ditangkap

Order Detail
Medan Labuhan.Metro Sumut
Pelaku tabrak lari terhadap korban Rasintan boru Damanik ( 38) dijalan KL.Yosudarso Medan Labuhan atau Simpang Kantor hingga kini belum juga terungkap meski pihak keluarga korban telah mendesak pihak kepolisian segera mengungkap kasus tabrak lari tersebut. Rabu (06/01/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Suami korban,  Ruly Purba ( 40) yang ditemui di rumah duka mengatakan kalau istrinya tidak menujukan tanda - tanda buruk," tidak ada firasat buruk atas kematian istrinya, memang setiap pagi istri saya menyebrangkan anak saya untuk pergi sekolah “ Kata pria yang beprofesi sebagai tempel Ban.

Bukan itu saja, pria yang setiap hari membuka usaha tempel bannya disimpang Kantor, Medan Labuhan, mengharapkan petugas kepolisian untuk menangkap pelaku penabrak istrinya," kita mengharapkan kepada petugas kepolisian untuk segera menangkap pengemudi mobil yang tidak bertanggung setelah menabrak istri saya “Tambahnya..

Sementara Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan, Iptu SR Sihite yang dikonfirmasi  membenarkan peristiwa kecelakaan lalulintas," Ada ibu yang tewas menjadi korban tabrak lari,kita sedang melakukan penyelidikan identitas pengemudik mobil tersebut. kita juga sudah meminta keterangan para saksi yang mengetahui peristiwa kecelakaan tersebut “ Ucap kanit Lantas.

Perlu diketahui sebelumnya, korban merupakan ibu rumah tangga bernama Rasintan boru Damanik ( 38) meniupkan nafas terakhirnya dirumah sakit Martha Friska, Senin ( 4/1) sekira jam 07.30 wib, dengan kondisi kepala pecah di bagian sebelah kiri serta tubuh penuh luka lecet, akibat menjadi korban tabrak lari sebuah mobil pribadi jenis kijang kristal warna silver.

Hasil pantauan dilokasi kejadian, Ibu tiga anak yang tinggal dikawasan jalan Titi Pahlawan Lingk VII kel Martubung, Medan Labuhan,  sebelum kejadian kecelakaan, pada saat itu sedang menyebrangkan anak keduanya, Deco ( 9) yang hendak berangkat sekolah dasar di pajak gadai Simpang kantor.

Usai menyebrangkan dan menaikan anak keduanya yang duduk di bangku kelas tiga SD naik angkot, wanita yang beprofesi sebagai ibu rumah tangga, langsung pulang menuju rumahnya yang berjarak sekitar dua ratus meter dari lokasi kejadian, kembali menyebrang jalan, begitu menyebrang jalan seorang diri, tiba- tiba melintas sebuah mobil pribadi yang tidak di ketahui nomor  polisinya dengan kecepatan tinggi dari arah Simpang kantor menuju Marelan dan langsung menabrak korban hingga terpental sejauh satu meter.


Sementara itu pengemudi mobil yang tidak bertanggung jawab, langsung melarikan diri, sedangkan korban langsung di rujuk kerumah sakit Martha Friska untuk mendapat perawatan medis. Satu jam menjalani perawatan medis, wanita tersebut langsung meniupkan nafas terakhirnya akibat banyak mengeluarkan darah yang begitu banyak dari kepalanya.Dan akhirnya korban telah dikebumikan pihak keluarga korban.(Hamnas).

Galian C Illegal Di Lahan PTPN 2 Terus Berjalan, Kades Manunggal Diduga Terlibat

Order Detail
Labuhan Deli.Metro Sumut
Aktivitas penambangan tanah atau galian C ilegal dilahan PTPN 2 Pasar 9 Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang sudah berlangsung lama, namun anehnya tidak satu pun penegak hukum mengambil tindakan tegas padahal kegiatan galian C tersebut dengan modus operandipembuatan drainase diduga turut melibatkan birokrasi Pemerintahan Desa. Rabu (06/01/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Terlihat penambangan tanah secara besar-besaran menggunakan alat berat (bachkoe) di lahan perkebunan, sebenarnya sudah berlangsung sejak tahun 2015 lalu. Awalnya, penambangan dilakukan di kawasan Pasar 10 Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli.

Namun lambat laun setelah proses penggalian tanahnya pun diperjualbelikan tapi lubang bekas pengorekan alat berat itu kemudian ditinggalkan begitu saja oleh pengusaha galian C ilegal, hingga kawasan lahan milik perkebunan tersebut kondisinya kini mirip seperti danau.

Wiwin (43) Salah satu warga mengatakan dulu pertama kalinya pengorekan dilakukan di Pasar 10 Desa Manunggal dan sekarang kondisinya sudah mirip danau, kalau tanah galiannya dijual dan diangkut pakai dum truk dengan harga bervariasi antara Rp400 ribu hingga Rp600 ribu perdumtruk “ Katanya.

Penambangan tanah ilegal itu kini terus berlanjut, hanya saja kali ini permainannya terlihat lebih rapi, dengan mengatasnamakan masyarakat dan membuat saluran drainase untuk pengendalian banjir, pihak pengusaha galian C ilegal berinisial, A semakin berani melakukan kegiatannya tanpa mengantongi perizinan dari pihak PTPN 2 maupun Bupati Deli Serdang.

Sekcam Labuhan Deli, M Syahril Rambe sebelumnya kepada wartawan dikantornya mengatakan, soal penggalian tanah di lahan perkebunan Pasar 9 Desa Manunggal, pihak pemerintah kecamatan belum ada mengeluarkan surat rekomendasi apapun,” Kalau rekomendasi dari kecamatan tidak ada. Cuma informasinya, pengusaha galian tanah itu berkoordinasi ke Pemerintah desa “ Kata, Rambe.

Rambe menjelaskan sebelumnya pihak kecamatan memang pernah mendengar adanya wacana pihak tertentu mengatasnamakan warga bermaksud membangun saluran drainase di lahan PTPN 2 kemudian ditembuskan ke Sungai Bederak. Hanya saja lanjut dia, pengerjaan itu baru bisa dilakukan apabila mendapat izin dari PTPN2 dan Pemkab Deli Serdang,” Seharusnya ada izin dulu, baru dilakukan penggalian untuk drainase. Lagian, warga penghuni di lahan garapan tersebut sebagian besar bukan asli warga Labuhan Deli, mereka adalah pendatang yang menggarap tanah perkebunan “ Jelasnya.(Hamnas).



Angkut Arus Balik 2653 Penumpang KM Kelud Asal Pelabuhan Belawan

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Pelabuhan Belawan mendadak ramai bagaikan lautan manusia, Pemandangan ini terlihat saat KM Kelud dengan membawa penumpang sekitar 2653 orang, Arus balik Kapal KM Kelud tercatat membawa 2653 penumpang dari terminal Pelabuhan Belawan Lama dengan tujuan Batam, Tanjung Balai Karimun serta berakhir di Tanjung Priok Jakarta dan rencananya hari ini tiba di Pelabuhan Batam. Rabu (06/01/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Sehari sebelumnya sesuai amatan, para penumpang terlihat berjubel dari biasanya KM Kelud tetap berangkat tepat awal waktu. Dari perkiraan yang ada penumpang yang datang maupun pergi melalui KM Kelud lebih tertib dari sebelumnya di terminal Ujung Baru Belawan.

Menurut petugas security pelabuhan, banyak penumpang yang datang lebih awal bahkan ada yang sampai menginap di terminal pelabuhan. Para penumpang yang sampai bermalam di terminal adalah mereka yang berasal dari luar kota Medan.

Sementara info sebelumnya, kemarin malam ratusan miras (minuman keras,red) diamankan pihak TNI-AL dari KM Kelud yang lagi bersandar pada Minggu kemarin.(Hamnas).



Arus Balik Lewat KM Kelud Di Belawan Membludak

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Arus balik Tahun 2016 melalui Pelabuhan Belawan mulai ramai. Hal itu dapat dilihat saat kapal penumpang KM Kelud, Kondisi arus balik KM.Kelud di Terminal Pelabuhan Belawan tampak dipadati pemudik arus balik tahun baru yang hendak ke Pelabuhan Batam. Senin (05/01/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Para calon penumpang yang hadir di Pelabuhan Belawan tampak mendapatkan pemeriksaan yang ketat baik pemeriksaan tiket maupun sejumlah barang bawaan penumpang.


Diperkirakan ribuan penumpang naik ke KM.Kelud dan tak benarkan penumpang tanpa tiket menaiki tangga kapal.

Sedangkan sesuai amatan di luar halaman terminal tampak arus lalulintas kenderaan bermotor mengalami kemacetan panjang sehingga membuat petugas Satlantas Polres Pelabuhan Belawan kewalahan guna mengurai kemacetan.

Para pengguna jalan yang terjebak kemacetan umumnya berkenderaan roda dua dan becak terpaksa menempuh jalur alternatif melintasi jalan tembus ke kawasan Pajak Baru Belawan Bahagia.

Sementara Rahmad (40) pengguna jalan berkenderaan roda dua mengatakan Pusing kami bang, setiap masuk kapal penumpang KM.Kelud di terminal pasti macet panjang entah sampai kapan kondisi ini berakhir “ Katanya.(Hamnas).

Polsek Medan Labuhan Paparkan Hasil Tangkapan

Order Detail
Medan Labuhan.Metro Sumut
Kompol Boy J Situmorang SH Kapolsek Medan Labuhan memaparkan berbagai tindak kejahatan yang berhasil diungkap antara lain permaian judi Toto Gelap (Togel),Sabu sabu dan pencurian sepeda motor didalam Sorum. Selasa (05/01/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kasus kasus tersebut berhasil diungkap pada akhir tahun 2015 seperti kasus permainan Judi Toto Gelap dikawasan Jalan Platina Raya pada tanggal 23 Desember 2015 berhasil menangkap seorang wanita/ ibu rumah tangga Lepi alias Devi ,19, warga Jalan Platina Raya Gang Maharani III No.01 Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan.

Dari tersangka petugas berhasil menyita 2 unit Lektop , uang kontan ,1 hp nokia , buku tulis dan kertas rekap togel , ketika tersangka ditangkap petugas didalam rumahnya saat melakukan perekapan toto gelap dan sedang sambil menerima pesanan togel melalui hpnya.

Tersangka mengaku pekerjaan tersebut sudah berjalan selama 2 tahun yang diperintahkan oleh bosnya di Medan dan tersangka dijerat pasal 303 sedangkan bosnya kini dalam buronan petugas Polsek Medan Labuhan yang indeditasnya telah diketahui.

Sementara itu dibulan Desember petugas Polsek Medan Labuhan juga berhasil menangkap 8 orang pemakai sabu sabu bersama salah seorang wanita selaku badar dikawasan Jalan Baru Lingkungan 15 Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan , dari para tersangka petugas berhasil menyita 50 paket sabu sabu siap diedarkan.

Para terangka yang dihadirkan kasus sabu sabu ketika dilakukan paparkan sebanyak 8 orang berhubung tempat pemamapran sangat sempit antara lain Riki Yanto Muhkti Azahari alias Uban warga Jalan Baru , Januar Sukri Jalan Manggaan No. 78 Lingkungan 15 Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli.

Syaparuddin warga Jalan Muslim Pancasila Lingkungan X Kelurahan Tanah Enam Ratus Kecamatan Medan Marelan , Irwansyah Alsiswan Pien alias Budi warga Jalan Titi Pahlawan Gang Pinang Lingkungan 3 Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan , Anto Ika Prasetia alias Ika dan Siti Rahayu alias Ika warga Jalan Kim Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli.

Selain kasus diatas petugas juga berhasil menangkap pelaku pencurian Sorom sepeda motor dikawasan Medan Marelan , dari dalam sorom sepeda motor tersebut tersangka berhasil membawa kabur 3 unit sepeda motor  dan telah dijual kepanadahnya.

Para tersangka pencurian sepeda motor didalam sorum ini masing masing  Husin Sinaga dan Harunsyah masing masing warga Jalan Young Panah Hijau Kelurahan  Labuhan Labuhan Deli , Azmi alias Jemi dan Muhkti alias Uban dan petugas berhasil menyita 3 unit sepeda motor yang masih baru.

Manurut Kapolsek Medan Labuhan Kompol Boy J Situmorang SH kasus kasus tersebut dapat diungkap berkat laporan dari pemilik sorum dan laporan dari warga yang tidak senang melihat tingkah laku mereka, seluruh tersangka kini sedang diproses dimako Polsek Medan kata Boy J Situmorang SH.(Hamnas).

Infrastruktur Dan Layanan Kesehatan Jadi Masalah Warga Labuhan Batu

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Anggota DPRD Sumut dari dapil Sumut VI Aripay Tambunan, mengatakan permasalahan infrastruktur dan pelayanan kesehatan masih menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Labuhan Batu Raya. Hal itu disampaikan Aripay usai melakukan reses di Kabupaten Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, dan Labuhan Batu Selatan.

Politisi Partai Amanat Nasional ini mengatakan, permasalahan tersebut masih sama dengan pengaduan yang ia terima dari masyarakat beberapa waktu lalu.

“Bagaimana mau selesai masalahnya kalau anggarannya pun terbatas. Kita kan tidak bisa menutupi kondisi keuangan Sumut saat ini bagaimana,” kata Aripay, Selasa (05/01/2016).

Selain mengeluhkan permasalahan infrastruktur, masyarakat juga meminta peningkatan pelayanan kesehatan, seperti BPJS Kesehatan.

Lebih lanjut, masyarakat banyak menyampaikan keluhan terutama untuk masalah pemanfaatan kartu BPJS kesehatan, karena ada syarat yang tidak bisa dimengerti oleh sebagian besar masyarakat. Hal itu yang membuat mereka mengeluh tentang kesehatan yang seakan tidak diproteksi oleh pemerintah.

“Dengan mengetahui secara langsung keluhan dari masyarakat, sebagai wakil rakyat, kami akan lebih bisa membantu sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan,” ujarnya. (Mashuri L)

Anggota DPRD Sumut Laksanakan Reses, Serap Aspirasi Rakyat

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara melaksanakan kegiatan reses ke daerah pemilihannya masing-masing yang dilaksanakan pada 26 hingga 30 Desember 2015, Dalam kegiatan reses tersebut, Anggota DPRD Sumatera Utara menyerap aspirasi rakyat dan aspirasi itu akan disampaikan kepada pemerintah atau instansi terkait agar dapat segera direalisasikan. Senin (04/01/2015).

Seperti reses yang dilaksanakan oleh Mustofawiyah Sitompul DPRD Sumut dari fraksi Partai Demokrat pada 27 Desember 2015 di Daerah Pemilihan Kota Medan bertemu dengan konstituennya warga.

Dalam pertemuan reses tersebut, warga mengeluhkan kondisi drainase, yang mana masih ditemukan drainase yang kondisinya masih belum baik.

Warga meminta agar drainase tersebut dapat segera dipebaiki dan tanah-tanah yang menyumbat drainase tersebut dapat segera dikorek.

Mustofawiyah juga menyampaikan bahwa semua aspirasi yang disampaikan warga mengenai perbaikan infrastruktur jalan, perbaikan drainase, keamanan jalan, tentang sampah dan ancaman banjir akan ditindaklanjuti untuk disampaikan kepada pemerintah dan instansi terkait,” Semua usulan maupun aspirasi masyarakat berkaitan dengan pembangunan kecamatan maupun kelurahan akan disalurkan sesuai prosedur “ Katanya.(Masuri/Hamnas)



PT Pelindo 1 Cabang Belawan Salurkan Pinjaman Kemitraan

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
PT Pelindo I Cabang Belawan menyalurkan dana Kemitraan dan Bina Lingkungan (KBL) sebesar Rp. 1.295.000.000,- (satu milyar dua ratus sembilan puluh lima juta rupiah), bertempat di kantor PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) Cabang Belawan, di Jl.Kapten R.Sulian No.1, Belawan, Senin (04/01/2016).

Dana pinjaman lunak Tahap V dan VI tersebut diserahkan oleh General Manager Cabang Pelabuhan Belawan yang diwakili  oleh Menejer Keuangan, Paruhuman Lubis dan Asisten Menejer Kemitraan Bina Lingkungan, Rahmaini Hasibuan. Dana tersebut diberikan kepada 20 (dua puluh)  orang mitra binaan yang berada dilingkungan kerja Pelabuhan Belawan.

Dalam sambutannya Menejer Keuangan Cabang Belawan mengatakan bahwa penyaluran pinjaman lunak dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri BUMN No.PER-08/MBU/2013 tanggal 10 September 2013 tentang perubahan keempat atas peraturan Menteri BUMN No. PER-05/MBU/2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan  Program Bina Lingkungan, dan Surat Direksi PT Pelindo I (Persero) No.KU.65/2/25/PI-13 tanggal 04 Nopember 2013 tentang Penyaluran Dana Program Kemitraan. Penyaluran pinjaman lunak ini juga merupakan suatu perwujudan dan bentuk kepedulian  kepada masyarakat daerah sekitar kerja operasional perusahaan.

Dana pinjaman lunak ini merupakan dana pinjaman dari PT Pelindo I Cabang Belawan, sehingga harus dikembalikan bukan untuk Pelindo I Cabang Belawan tetapi akan digulirkan lagi untuk pengusaha kecil lainnya. Untuk itu, beliau mengharapkan kerjasama dan kedisiplinan dari mitra binaan terpilih dalam mengembalikan cicilan angsuran tepat pada  waktunya.

Mitra binaan ini dipilih dari  calon mitra binaan yang mengajukan proposal, yang sebelumnya diseleksi oleh Tim Manajemen dari Pelindo I melalui survey langsung ke lokasi usaha maupun dengan interview. Ada beragam jenis usaha yang dikelola oleh oleh mitra  binaan, mulai dari usaha pertanian, peternakan, klinik bersalin, grosir sembako, bengkel, laundry, dan Taman Kanak-kanak. Setiap mitra binaan yang terpilih, memperoleh pinjaman berkisar Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai dengan Rp. 75.000.000,- (tujuh puluh lima juta rupiah).  Adapun batas waktu pinjaman adalah selama 36 bulan dengan bunga yang relative rendah, yaitu 6%/tahun. 

Diharapkan melalui pemberian pinjaman lunak ini, mitra binaan dapat mempergunakan  dana yang ada sebaik-baiknya untuk pengembangan usaha dan bukan untuk kepentingan lainnya. Sehingga penyaluran dana pinjaman ini mampu  memnberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi masyarakat.


Keterangan :
Total dana yang disalurkan untuk Tahun 2015 adalah sebesar Rp. 3.880.000.000,- (tiga milyar delapan ratus delapan puluh juta rupiah) dengan rincian sebagai berikut :
1.         Tahap I sebesar          Rp.      535.000.000,- (lima ratus tiga puluh lima juta rupiah)
2.         Tahap II sebesar         Rp.      260.000.000,- (dua ratus enam puluh juta rupiah)
3.         Tahap III sebesar        Rp.      660.000.000,- (enam ratus enam puluh juta rupiah) 
4.         Tahap IV sebesar        Rp.      1.130.000.000,- (satu milyar  seratus tiga puluh juta rupiah)
5.         Tahap V dan VI sebesar         Rp.   1.295.000.000,- (satu milyar dua ratus sembilan puluh lima ribu rupiah). (Humas PT Pelindo I Cabang Belawan/Hamnas)



Jumlah Penduduk Miskin Di Sumut Bertambah 10,53 Persen

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Peningkatan jumlah penduduk miskin di Sumatera Utara (Sumut) pada September 2015 sebanyak 1.508.140 orang atau 10,79 persen. Jumlah ini bertambah sebanyak 44.470 orang, bila dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin di bulan Maret 2015 yakni sebanyak 1.463.670 orang atau 10,53 persen. Senin (04/01/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumut Wien Kusdiatmono mengatakan selama periode Maret hingga September 2015, penduduk miskin di daerah pedesaan bertambah 16.010 orang dari 764.370 orang pada Maret 2015 menjadi 780.380 orang pada September 2015, Di daerah perkotaan jumlah penduduk miskin bertambah 28.460 orang dari 699.300 orang pada Maret 2015 menjadi 727.760 orang pada bulan September “ Katanya.

Lanjut Wien, penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2015 sebesar 10,51 persen, naik dibanding Maret 2015 yang sebesar 10,16 persen. Begitu juga dengan penduduk miskin daerah pedesaan yaitu 10,89 persen pada Maret 2015 naik menjadi 11,06 persen pada September 2015, Pada September 2015, garis kemiskinan Sumatera Utara secara total sebesar Rp 366.137 per kapita per bulan. Untuk daerah perkotaan, garis kemiskinannya sebesar Rp 369.878 dan untuk serah pedesaan sebesar Rp 352.637 per kapita per bulan “ Ucapnya.

Wien menjelaskan, pada periode Maret hingga September 2015, Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan menunjukkan kecenderungan meningkat. Indeks Kedalaman Kemiskinan naik dari 1,649 pada Maret 2015 menjadi 1,893 pada Septber 2015 dan Indeks Keparahan Kemiskinan naik dari 0,421 pada Maret 2015 menjadi 0,521 pada September 2015, Hal tersebut mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung semakin menjauhi garis kemiskinan dan tingkat ketimpangan pengeluaran penduduk miskin semakin melebar “ Jelasnya.(Supriadi).



Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger