Tulisan Lafaz Allah Muncul di Langit Marelan

Order Detail

Medan Marelan,Metro Sumut News
Maha Suci Allah (Subhanallah) dan kebesarannya,yaitu menjelang kegiatan tablig akbar dan zikir bersama di Marelan ternyata dan tidak terduga muncul gumpalan awan putih berwujud tulisan Allah di langit, Jumat sore (29/11/2013) sekira pukul 16.30 WIB, meski hanya muncul beberapa detik saja.Memang tak banyak warga yang sempat menikmati tulisan asma maha pencipta tersebut, namun sejumlah warga yang sempat melihatnya menjadi heboh sembari mengabadikannya dengan kamera dan ponsel.

Dalam hitungan detik kemudian gumpalan awan menyerupai tulisan Allah tersebut berbaur menjadi satu serta bergerak ditiup angin.Sejumlah warga berkomentar atas kemunculan gumpalan awan putih mirip tulisan Allah tersebut sebagai peringatan Tuhan semesta alam kepada umat manusia dan kemungkinan berkaitan dengan akan berlangsungnya kegiatan acara zikir, doa dan tablig akbar yang akan terlaksana di lapangan pasar 5 Medan Marelan dilaksanakan LPM Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan.

Sementara ketua LPM Kecamatan Medan Marelan M.Ali Arifin membenarkan akan diadakannya kegiatan tablik akbar, zikir dan doa bersama Ustad Muslim pada Minggu pagi (30/11/2013) dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1435 H sekaligus sore harinya digelar sejumlah atraksi kesenian tradisional diantaranya kesenian budaya jawa dan Melayu sehabis zuhur sampai sore yaitu atraksi pencak silat, tari persembahan, kuda lumping dan lainnya.

Akan tetapi Ali Arifin tidak menyadari kalau ada kemunculan awan tulisan Allah di langit Marelan,"Kalau kemunculan gumpalan awan itu aku ngak melihat bang, yang jelas kegiatan tablik akbar dan zikir doa bersama tersebut sudah menjadi kelender tahunan kegiatan LPM di Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan,"kata Arifin saat dihubungi via ponselnya yang ekor nomor triple 2 tersebut.(Hamnas).   

Terkai 5 Mantan Auditor Bea dan Cukai Diperiksa Terkait Kasus Suap Heru

Order Detail


Jakarta,Metro Sumut News
Bareskrim Polri Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus  memanggil lima orang pegawai Bea dan Cukai terkait kasus suap Kepala Sub Direktorat Ekspor Bea dan Cukai, Heru Sulastyono," Harusnya jadwal kemarin itu dua orang tapi tidak hadir, terus hari ini tiga orang tapi yang hadir dua orang " kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Arief Sulistyanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2013).

Informasi yang dihimpun Media ini, alasan ketidakhadiran dua orang pegawai Bea Cukai pada Senin (25/11/2013) memenuhi panggilan polisi dikarenakan satu orang sudah pensiun atas nama Slamet Susilo. Sementara satu orang lagi atas nama Widi Hartono yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor Bea dan Cukai Belawan.
Kepala Bea dan Cukai Belawan Widi Hartono akhirnya hadir memenuhi panggilan penyidik, Selasa (26/11/2013). Ia beralasan bahwa posisinya jauh dari Jakarta sehingga baru bisa terbang ke Jakarta, Senin (25/11/2013).
Kemudian, tiga pegawai Bea Cukai yang diundang  penyidik Selasa (26/11/2013) hanya datang satu orang atas nama Hanif Adnan Winanto yang kini menjadi pejabat fungsional pemeriksaan dokumen. Sementara dua orang lagi atas nama Pandu Pranoto yang kini menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha Fasilitas Kepabeanan dan Muhammad Badru Taman yang saat kejadian suap menjabat sebagai auditor kantor pusat," Hari ini yang datang dua yang seharusnya tiga. Memang ada surat dari Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta yang menyatakan bahwa sedang ada kesibukan di kantor," ucap Arief.

Lima orang yang dipanggil penyidik tersebut merupakan orang-orang yang berkaitan dengan importasi barang. Kelima orang tersebut pada saat kejadian bertindak sebagai auditor internal Ditjen Bea dan Cukai.
Widi Harotono saat itu menjadi pengendali teknis audit, Pandu Pranoto sebagai auditor,  Muhammad Badru Taman sebagai auditor kantor pusat, Hanif Adnan Winanto sebagai ketua auditor, dan Slamet Susilo sebagai pengawas mutu audit."Kita ingin mengetahui proses importasi yang berkaitan dengan usaha saudara Yusron Arief dan tugas-tugas saudara HS (Heru Sulastyono). Ini adalah auditor internal yang melakukan pemanggilan," ungkapnya.
Lima mantan auditor saat itu, merupakan saksi untuk tersangka kasus suap Bea dan Cukai, Yusron Arief dan Heru Sulastyono."Ini kita ingin melihat dari periode tahun ini sampai dengan sekarang ini sebetulnya apa sih yang terjadi kok dia memberikan suap?. sehingga kita tanyakan masalah penempatan harga, dan lain-lain seperti apa. Nah ini yang kita tanyakan kepada lima orang ini “ katanya.(RED)

Redaksi

Order Detail
                        

PORTAL RESMI BERITA ONLINE METRO SUMUT 

Penerbit                       : PT.Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW)
SIUP-PM                      : No.01451/1.824.271
NPWP                           : 21.057.287.1-013.000
SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008


PENDIRI
R.SUKRISNO ALIM SUDIBYO/HAMDAN NST/AGUNG 

PIMPINAN PERUSAHAAN
R.SUKRISNO ALIM SUDIBYO

WAKIL PIMPINAN PERUSAHAAN
HAMDAN NST

DEWAN PENASEHAT
H.RUSTAM EFENDI NST / AWALUDDIN / ISHAK SETIA BUDI / SUKRISNO ALIM SUDIBYO

PENASEHAT HUKUM
AGUNG HARJA SH   

PIMPINAN UMUM
HAMDAN NASUTION

WAKIL PIMPINAN UMUM
AWALUDIN

PIMPINAN REDAKSI
HAMDAN NST

WAKIL PIMPINAN REDAKSI
RUSMAN

REDAKTUR PELAKSANA
IRWAN

SEKETARIS
EMMA WAHYUNI

REDAKTUR EDITOR
MUHAMMAD MUKTI SYAHALI, ST

WAKIL REDAKTUR EDITOR
PANJI LARAS

KORDINATOR LIPUTAN SUMUT
SISWANTO NASUTION

KEPALA PERWAKILAN RIAU
ABD.WAHAB MELAYU SH

REDAKTUR
RADEN AGUS SALIM /ADE NST/  ULFA /ABDUL RAHMAN /RS.PASARIBU/HARDI/SYAIFUL NST /ERWINSYAH NST/EDI SUPRIONO/FERY ANDIKA NASUTION/IPUL

KABIRO ROKAN HILIR


KABIRO ASAHAN

REPORTER
HAMNAS/SUHARANANDA/RUSLI/
MUHAMMAD ANANDA/ RASALIM/ LUKMAN YUSUP/MASHURI LUBIS/SIMON BARUS/Edy Suyanto/ RASINO

REPORTER LABUHAN BATU UTARA
BURHAN/SUYADI

REPORTER JAKARTA
MELVY / SANDY

REPORTER ASAHAN
SUTIO

KEPALA KORDINATOR TIM BUSER
SUPRIADI

TIM BUSER/REPORTER
FAISAL OMAR


REPORTER LABUHAN BATU
ZULKIFLI, S.E/ H SAIPUL BAHRI

REPORTER MEDAN
ZEFRI SISWANTO BUULOLO , PINTAR HATI LAIA , FANEMAZISOHI LAIA

REPORTER ROKAN HILIR
NASRUDDIN

WAKABIRO ROKAN HILIR
JANURIN

KABIRO LANGKAT
RAHMANTO

REPORTER LANGKAT
YUDHI KRISDIAN



OFFICE
JALAN YOS SUDARSO KM 7,2 NO.35 E Medan-SUMUT,EMAIL: hamdanpphe@yahoo.co.id / redaksi.metrosumut2015@gmail.com , HP:081377017576-081396000060 BANK MANDIRI SYARIAH A/N HAMDAN NASUTION NO.REK.7045637958 (KODE BANK 451).

KEPADA PIHAK INSTANSI BILA ADA YANG MENGAKU WARTAWAN METRO SUMUT NEWS ONLINE DAN NAMANYA TIDAK TERCANTUM DI BOX REDAKSI HARAP MENGHUBUNGI 081396000060 ATAU MENGHUBUNGI PIHAK YANG BERWAJIB.















Mengapa buku Prabowo ditolak Gramedia

Order Detail


Jakarta,Metro Sumut
Ahmad Muzani Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerinda mengatakan sangat kecewa terhadap keputusan manajemen Toko Buku Gramedia yang menolak mengedarkan buku Prabowo Subianto yang berjudul 'Surat untuk Sahabat'. Muzani heran, dimasa demokrasi seperti sekarang ini masih saja ada penolakan terhadap suatu gagasan untuk memajukan bangsa."Kami sangat menyesalkan ada satu toko buku yang masih melakukan penolakan terhadap pemikiran alternatif untuk sebuah bangsa" Ungkap Muzani Jakarta, Jumat (15/11)

Sementara anggota Komisi I DPR ini menjelaskan, usai mendapat keterangan tertulis dari pihak Gramedia, pihaknya belum menanggapi lebih jauh. Partainya masih melihat lebih dulu sebab buku itu ditolak."Saat ini kami baru melakukan pengecekan saja, soal sebabnya kenapa itu ditolak nanti kami akan konfirmasi lagi," kata Muzani.

Terkait alasan manajemen Gramedia yang menilai buku setebal 270 halaman itu sebagai political campaign, atau marketing campaign dari Partai Gerindra, Muzani tak habis pikir. Sebab, buku dengan kategori sejenis bisa dijual di Gramedia."Partai Gerindra sangat menyesalkan masalah penolakan ini. Karangan buku yang serupa (karya partai lain) ditemukan sangat banyak kok," cetusnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto pada Senin 4 November 2013 merilis buku 'Surat untuk Sahabat'. Buku tersebut merupakan kumpulan tulisan Prabowo yang pernah dia rilis di Facebook pribadinya.

Kepala Bidang Kominfo DPP Partai Gerindra, Ondy A. Saputra mengatakan bahwa buku itu merupakan upaya Prabowo agar masyarakat luas dapat mengetahui perasaan dan berbagai pemikirannya secara mendalam.

"Buku ini sangat disarankan untuk semua warga negara Indonesia yang ingin mengetahui pemikiran dan gagasan serta perjuangan Prabowo Subianto untuk mewujudkan Indonesia Baru. Buku ini dapat dibeli secara langsung di toko buku terdekat atau dibeli di berbagai toko buku online," kata Ondy.

Ondy menjelaskan, di dalam setiap buku yang dijual dengan harga Rp. 80.000 ini juga terdapat bonus film dokumenter 'Membangun Indonesia Raya', di mana Prabowo melakukan presentasi berbagai tantangan bangsa dengan format seperti dokumenter "An Inconvenient Truth" yang pernah dibuat oleh mantan Wakil Presiden AS Al Gore, dan enam buah sticker Gerindra.(Red)




Partai Gerinda Kecamatan Medan Marelan Meresmikan Kampung Gerinda dan Mengadakan Donor Darah

Order Detail


Medan Marelan,Metro Sumut
Partai Gerinda Kecamatan Medan Marelan menggelar acara peresmian Kampung Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) serta sejumlah kegiatan bhakti sosial diantaranya donor darah, fogging,di lapangan bola kaki Pasar V Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Minggu siang (10/11/2013) serta acara dimeriahkan dengan berbagai atraksi sepeda aerobic maupun pawai drumband dari SMA Hangtuah Belawan yang cukup menyedot perhatian warga sepanjang jalannya.

Acara peresmian Kampung Gerindra langsung diresmikan ketua DPD Partai Gerindra Sumut H Gus Irawan Pasaribu didampingi para pengurus DPC Partai Gerindera Kota Medan serta Ketua DPC Partai Gerindra Marelan Surianto alias Butong ditandai dengan pemukulan beduk secara serempak.

Selanjutnya para rombongan ketua DPD, DPC maupun para Caleg, kader dan simpatisan Partai Gerindra Sumut meninjau lokasi donor darah di aula kantor Lurah Rengas Pulau diakhiri dengan mengunjungi kampung Gerindra di jalan Rahmadbuddin dan Paluh Nibung Kelurahan Rengas Pulau Medan Marelan.

Ketua DPD Partai Gerindra Sumut, H.Gus Irawan Pasaribu didampingi Ketua DPC Partai Gerindra Marelan Surianto, mengatakan bertepatan dengan hari pahlawan ini mari kita pupuk rasa cinta kebangsaan kita, kalau dalam masa perjuangan kemerdekaan dahulu pahlawan kita berjuang memerangi kaum penjajah, maka saat ini kita harus bersemangat untuk memerangi kemiskinan yang masih melilit bangsa Indonesia.

Sesuai arahan pembina partai Gerindra kita bahwa partai Gerindra memang bertekad siap memerangi kemiskinan maksudnya memberantas kemiskinan di Indonesia dengan program memberikan 1 miliar perdesa/Kelurahan.

Adapun sumber dananya sudah jelas bukan dari utang luar negeri melainkan dari adanya potensi keuangan negara yang belum masuk ke kas negara sebesar 1000 trilliun terutama dari pajak serta sektor pendapatan lainnya yang diukur dari teks rasio, sebab selama ini masih banyak kebocoran-kebocoran pemasukan keuangan negara.

Nah, kalau  sumber keuangan negara ini benar-benar bisa optimal masuk ke kas negara, maka masyarakat Indonesia bisa disejahterakan, tidak seperti kondisi saat ini kita justru masih ketergantungan barang impor diantaranya garam, ikan, beras, BBM serta komoditi lainnya yang justru sebenarnya bahan impor tersebut bila diberdayakan ada di dalam negeri dan bisa kita penuhi.Ujar Gus Irawan yang disambut meriah dengan teriakan hidup Gerindra, Surianto jadi anggota dewan.(Hamnas).


Dukun Cabuli 50 ABG di Hamparan Perak, Tanda Kiamat Sudah Terlihat

Order Detail

Hamparan Perak,Metro Sumut


Tanda Kiamat sudah terlihat,salah satunya aksi gila dukun cabul ini bikin geger Desa  Paluh Kurau Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang. Dengan modus dapat mengembalikan keperawanan wanita serta membuka aura agar terlihat cantik, namun praktik cabul Suhardi (40) hingga dapat menggagahi lebih dari 50 anak belasan tahunan terbongkar.

Informasi yang didapat dikumpulkan dilokasi kejadian, Rabu (06/11/2013) dari sejumlah warga menyebutkan, para korban yang terhitung masih bau kencur itu rata-rata delapan kali telah ditiduri tersangka.

Akibat perbuatan tersangka akhirnya terkuak setelah 5 korban menceritakan aksi cabul tersebut kepada kelurganya lalu diteruskan kepada kepala desa. Kepala Desa Paluh Kurau, M Selamet yang mendengar kabar itu langsung memerintahkan Polmas, Ramlan untuk menghubungi segera Polsek Hamparan Perak.

Bersama dengan aparat desa pihak Polsek Hamparan Perak langsung memburu tersangka. Tak berselang lama tersangka akhirnya berhasil ditangkap setelah sempat dimassa warga yang telah lebih duluan mendapatinya di kebun sawit kepunyaan Akiang Dusun 5, Paluh Kurau ketika sedang bekerja, Minggu (3/11) sore.

Setelah ditanyai oleh petugas beserta aparat desa akhirnya tersangka dalam keadaan wajah yang lemban-lemban bersama korban dibawa langsung ke Polsek Hamparan Perak. Di depan juper ruang SPK tersangka mengakui telah menggagahi lebih dari 50 gadis dibawah umur. Bahkan aksi cabul tersangka dengan para anak yang rata-rata masih duduk di bangku SMP itu, sempat diabadikannya melalui hape. Mendapati kasus perlindungan anak akhirnya malam itu juga tersangka diboyong lagi ke Polres Pelabuhan Belawan.

Ketika dikonfirmasi melalui selulernya, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pelabuhan Belawan Iptu Diana Hutasoit membenarkan adanya laporan keluarga korban terkait kasus pencabulan. “Saat ini kita baru menerima 3 laporan pengaduan dari orangtua korban. Dan mengenai pengakuan tersangka sampai saat ini hanya mengaku hanya 20 gadis yang digagahinya,” ucap Diana.(R.Guslim).

Gunung Sinabung Meletus Lagi

Order Detail

Kaban Jahe,Metro Sumut
Pasca meletusnya Gunung Sinabung untuk yang ketiga kalinya dalam beberapa bulan terakhir, Minggu (6/11).gunung yang memiliki tinggi kurang lebih 2600 meter ini memuntahkan abu hingga 4,3 mil ( 7 kilometer ). penduduk desa yang tinggal di sekitar basis  dievakuasi untuk menghindari sesuatu yang tidak dinginkan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana menaikkan status gunung berapi dari hati-hati menjadi  Waspada  .

Informasi yang dihimpun media ini menurut Reuters , TNI membantu  mengevakuasi 1.293 orang dari empat desa di dekat gunung berapi , yang terletak sekitar 55 mil ( 88 kilometer ) dari ibu kota Provinsi Sumatera Utara , Medan .

Sekitar 14.000 orang dievakuasi pada bulan September ketika Gunung Sinabung menjadi aktif . Gunung ini adalah salah satu dari sekitar 20 gunung berapi  aktif  di seluruh dunia , beberapa di antaranya ditemukan di Indonesia .(Red

Camat, Lurah, Kepling wajib mendatangi wajib pajak yang menunggak

Order Detail

Medan Area,Metro Sumut

Dalam mengoptimalkan penerimaan pajak bumi dan bangunan Kota Medan dimana masih ditemukan tunggakan yang sangat signifikan maka penagihan akan  melibatkan Camat, Lurah dan Kepling serta seluruh pegawai UPT untuk mendatangi langsung dan menagih seluruh wajib pajak yang masih menunggak.


Hal ini dikatakan Kadis Pendapatan Kota Medan M Husni mewakili Plt Walikota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S Msi pada Rapat Koordinasi Penagihan Tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2013 dengan Camat, Lurah dan Kepling Tiga Kecamatan UPT I yakni Kecamatan Medan Area, Medan Amplas dan Medan Kota di Lapangan Kecamatan Medan Area, Senin (04/11/2013).

Husni mengatakan setelah PBB menjadi Pajak Daerah sesuai dengan Undang  -  undang RI No 28 Tahun 2009 dimana pelaksanaan PBB telah diserahkan dari kantor pelayanan Pratama ke Pemko Medan pada tahun 2011 maka Pemko Medan telah menjalankan penagihan PBB dan pada saat jatuh tempo per 31 Agustus 2013 ditemukan terdapat banyak tunggakan PBB sehingga realisasi Penerimaan PBB mencapai Over Target, katanya.

Untuk itu, Lanjut Husni, berdasarkan Laporan Keuangan Pemko Medan tahun 2012 ditemukan bahwa tunggakan PBB sangat Signifikan yaitu sebesar Rp 448.152.920.986,00 yang berdasarkan jumlah tunggakan tersebut  tidak tercapainya target Penerimaan PBB maka Dinas Pendapatan berinisiatif dan telah disetujui Plt Walikota untuk berkoordinasi dan melibatkan Seluruh Camat, Lurah dan Kepling untuk melakukan Penagihan, ungkapnya.

Selanjutnya Husni menyampaikan Penagihan Pajak yang dicanangkan sesuai dengan Undang - Undang adalah data lima tahun kebawah dimana data yang disampaikan Dinas Pendapatan adalah data dari tahun 2007 sampai dengan 2013 dan nantinya diharapkan para Camat , Lurah dapat memilah tunggakan -  tunggakan pajak yang ada pada masyarakat dan bekerja sama dengan UPT untuk melakukan operasi sisir atau melakukan pendekatan komunikatif mengajak masyarakat untuk ikut berperan serta untuk membayar Pajak sehingga dapat meningkatkan PAD Kota Medan dan pembangunan dapat berjalan, jelas Kadis Pendapatan.

Menurut Husni, kewajiban Pajak merupakan kewajiban moral dimana kewajiban tersebut harus dibayar para wajib pajak, untuk itu diharapkan kepada para wajib pajak untuk membayar kewajibannya agar pembangunan di Kota Medan akan berjalan  dan  proses penagihan langsung ini akan di tempatkan di tujuh titik UPT yang ada di 21 kecamatan se Kota Medan sehingga target tunggakan tersebut dapat tercapai, harap Husni.(Red)
Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger