Latest Products

KPK Tahan Gubernur Sumut Dan Istri Muda, Terkait Kasus Suap Hakim PTUN

Order Detail


Jakarta.Metro Sumut
KPK menahan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho dan istri mudanya dengan Rutan terpisah. Gubsu di Rutan Cipinang, sementara istri mudnya, Evi Susanti di Rutan KPK. Guna mengembangkan penyidikan,Gubsu Gatot kembali dipanggil penyidik dalam kasus suap hakim PTUN Medan, Namun Gatot memilih absen dengan alasan capek alias lelah. Rabu (05/08/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Soal absennya Gatot menjalani lanjutan penyidikan KPK hari ini, disampaikan Gatot melalui kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution,“ Kondisi fisik dan psikologisnya (Gatot) masih kecapekan usai menjalani pemeriksaan malam tadi. Dia meminta diberikan waktu istirahat “ Kata Razman di Gedung KPK, Jakarta.

Gatot lelah akibat dicecar sejumlah pertanyaan oleh penyidik, Senin (3/8/2015). Begitu juga Evi Susanti. Sebab itu,Razman minta KPK melakukan penjadwalan ulang pemanggilan kliennya itu,Rabu (5/8/2015).

Sementara, Gatot sedianya memberikan keterangan sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka lain dalam kasus yang sama, yakni pengacara kondang OC Kaligis.

Plt Wakil Ketua KPK Johan Budi SP mengatakan, OC Kaligis merupakan kuasa hukum dari Gatot dan anak buahnya, Achmad Fuad Lubis, saat melayangkan gugatan ke PTUN Medan. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggugat Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara ke PTUN untuk menghentikan penyelidikan korupsi dana bantuan sosial Sumut.

Untuk memuluskan gugatan, transaksi suap pun diduga dilancarkan kepada tiga majelis hakim dan satu panitera PTUN Medan. Keempat orang tersebut tertangkap tangan menerima duit suap dari anak buah Kaligis, M Yagari Bhastara alias Geri, oleh tim penyidik KPK, Kamis (9/7). Dalam operasi tersebut, KPK menyita duit suap senilai US$ 15 ribu dan Sin$ 5 ribu di ruang hakim.

Evi Susanti, istri muda Gatot mengklaim tak bersalah dalam kasus suap terhadap tiga hakim dan satu panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Medan yang ditangani KPK.
Evi berjanji membongkar peran tiap aktor, tak terkecuali pengacara kondang OC Kaligis yang telah menjadi tersangka lebih dulu dalam kasus itu. OC Kaligis  berperan sebagai kuasa hukum Gatot dan Kepala Keuangan Pemprov Sumut, Achmad Fuad Lubis. Gatot melalui Fuad menggugat Kejaksaan Tinggi Sumut lantaran memeriksa Fuad terkait dugaan korupsi dana bantuan sosial di Pemprovsu,“ Bu Evi menitipkan satu surat kepada saya untuk disampaikan kepada Pak OC Kaligis. Itu adalah kronologi kenapa dan bagaimana bisa terjadi (suap di) PTUN ” Terang Razman.

Surat tersebut juga ditembuskan juga kepada penyidik KPK. Tujuan Evi menulis surat itu, untuk memberikan titik terang atas kasus penyuapan versinya agar kasus tersebut diproses dengan cepat.

Gatot dan Evy disangka menjadi aktor intelektual penyuapan Hakim Tripeni Irianto Putro, Hakim Amir Fauzi, Hakim Dermawan Ginting, dan panitera Syamsir Yusfan. Suap diduga untuk memuluskan majelis hakim untuk memenangkan gugatan tersebut.
Alhasil Pemerintah Provinsi Sumut lewat gugatan Fuad menang. Kejaksaan Tinggi pun berhenti menyelidik Fuad dalam perkara dugaan korupsi bansos Sumut. Kini kasus diambil alih oleh Kejaksaan Agung dan tengah memasuki tahap penyidikan.(Melvy)


Menjelang Pilkada Kota Medan, Polres Pelabuhan Belawan Melakukan Pengamanan Dan Pemeriksaan Kendaraan Serta Peralatan Dalmas

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Menjelang Pilkada Kota Medan pihak Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan pemeriksaan kendaraan dinas dan peralatan dalmas dilapangan Apel Polres Pelabuhan Belawan yang dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Edy Suwandono, SIK didampingi Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Josua Tampubolon, SH. MH. Rabu (05/08/2015).

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Edy Suwandono, SIK didampingi Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Josua Tampubolon, SH. MH mengatakan pemeriksaan kendaraan dinas dan peralatan dalmas ini dilakukan dalam rangka mengecek kesiapan Kendaraan dinas dan peralatan dalmas untuk pengamanan pelaksanakan Pilkada Kota Medan Tahun 2015 “ Katanya.

Edy menjelaskan, Pemeriksaan kendaran dinas dan peralatan dalmas yang dilakukan tidak hanya memeriksa kondisi keadaan kendaraan dinas apakah ada kerusakan ataupun tidak namun juga memeriksa kebersihan kendaran dinas. Kendaraan dinas yang diketahui mengalami kerusakan baik ringan maupun berat akan dilakukan perbaikan guna siap dipakai pada saat pengamanan Pilkada," Setiap kendaraan kita periksa dengan benar kondisinya, setiap kekurangan maupun kerusakan dicatat oleh bagian sarana prasarana untuk dilakukan perbaikan nantinya “ Jelasnya.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dinas dan peralatan dalmas, pada pemeriksaan ini juga dilakukan pemeriksaan terhadap Handy Talky (HT) dinas yang dipinjam pakaikan ke Personil Polres Pelabuhan Belawan.

Lebih lanjut Kapolres Pelabuhan Belawan mengatakan peeriksaan kendaraan dinas ini nantinya akan dilakukan setiap bulannya guna menjaga kondisi kendaraan dinas dan barang dinas lainnya yang dipinjam pakaikan kepada personil.(Hamnas).



Penumpang Dominan Pada Lebaran Dan Tahun Baru Lewat Laut

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Pemudik lewat kapal laut yang berangkat dan pemudik yang turun di Pelabuhan Belawan diperkirakan turun setiap bulannya. Lonjakan penumpang kapal laut dalam enam bulan terakhir ini hanya terlihat saat menjelang Lebaran Hari Raya Idul Fitri maupun saat Tahun Baru. Rabu (05/08/2015).

GM PT Pelindo 1 Cabang Belawan Sahat Prawira melalui Roswita Asisten Manajer Hukum dan Humas PT Pelindo I Cabang Belawan mengatakan Pelabuhan Belawan hingga kini masih disinggahi sebuah kapal penumpang, yakni KM Kelud milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) sekali dalam satu minggu “ Kata Roswita.

Menurut data yang diperoleh dari Pusat pelayanan Satu Atap (PPSA) Pelabuhan Belawan, kata Roswita, arus penumpang kapal laut antar pulau yang diangkut kapal milik PT Pelni dalam satu semester 2015 tercatat 65.154 orang.

Roswita menjelaskan, Untuk jumlah penumpang dalam setiap bulannya sangat berfluktuasi, bila pada Januari 2015 angkanya mencapai 15.667 orang (naik 7.516 turun 8.151 orang), namun sepanjang Februari 2015 jumlah penumpang yang menggunakan kapal KM Kelud berkapasitas 1.906 penumpang tersebut hanya pengangkut 7.202 orang (naik 2.889 orang turun 4.313 orang) “ Jelas Roswita.

Lanjut Roswita, Namun ada peningkatan jumlah penumpang pada Maret, tercatat 11.609 orang (naik 5.894 orang turun 5.715 orang), sedangkan pada April tercatat naik 4.298 orang dan turun 4.442 orang, serta pada Mei ada penambahan penumpang naik 4.427 orang dan turun 4.794 orang “ Ungkapnya.

Saat menjelang Lebaran Hari Raya Idul Fitri pada Juni 2015, penumpang kapal laut yang naik maupun turun di Pelabuhan Belawan kembali mengalami peningkatan dengan jumlah mencapai 12.715 orang, diantaranya naik 6.029 orang dan turun 6.686 orang.

Minimnya jumlah penumpang kapal laut di luar menjelang Lebaran dan Tahun Baru, karena masyarakat lebih memilih bepergian lewat jalur udara dengan ongkos pesawat yang relatif terjangkau pada bulan-buln tertentu dan waktu perjalanan yang relatif singkat. Sedangkan pelayaran kapal laut Belawan-Tanjung Priok, memakan waktu 22 hingga 24 jam dengan ongkos yang bervariasi sesuai dengan klas yang ditempati penumpang yang besaraannya tidak jauh berbeda dengan ongkos pesawat dengan tujuan yang sama.

Kapal laut yang dioperasikan KM Pelni singgah di Pelabuhan Belawan setipa hari Minggu dan meninggalkan pelabuhan yang berada di utara Kota Medan tersebut, Selasa. Kapal penumpang yang singgah di Pelabuhan Belawan memiliki rute Tanjung Periok-Batam-Tanjung Balai Karimun-Belawan PP. (Hamnas).




Harga Tertekan, Ekspor Karet Lesu

Order Detail


Belawan.Metro Sumut
Terkait ekspor karet Sumut melalui Pelabuhan Belawan pada semester pertama 2015 mengalami kelesuan. Penurunan ekspor komoditas ini ditengarai karena harga yang terus tertekan, dan sepinya permintaan pasar. Kondisi ini berbanding terbalik dengan ekspor pangan Indonesia, yang diprediksi Presiden Jokowi, 3 tahun ke depan, Tanah Air bakal mampu menjadi negara pemasok pangan dunia. Selasa (04/08/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, berdasarkan data Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) PT Pelindo I Cabang Belawan, untuk periode Januari-Februari 2015, ekspor karet ke sejumlah negara mitra dagang utama pihak eksportir Sumut, seperti Tiongkok, India, Jerman, Turki, Amerika Serikta (AS), dan Korea Selatan, rata-rata mencapai 7.069 ton.

Namun memasuki Maret-April, permintaan mulai mengalami kenaikan tipis, yakni pada kisaran 10.155 ton. Namun pada Mei dan Juni, kembali mengalami penurunan, atau hanya mencapai 7.123 ton.

GM PT Pelindo 1 Cabang Belawan Sahat Prawira melalui Roswita Asisten Manajer Hukum dan Humas PT Pelindo I Cabang Belawan mengatakan, tekanan pasar terhadap karet Sumut yang terus terjadi dalam 2 tahun terakhir, menyebabkan nilai ekspor komoditas ini mengalami kelesuan," Semester pertama 2015, ekspor karet melalui Pelabuhan Belawan jumlahnya hanya 24.347 ton. Kemungkinan besar tekanan pasar masih menjadi penyebab anjloknya ekspor karet di daerah ini “ Katanya.

Roswita menjelaskan, Tekanan terhadap kinerja ekspor karet Sumut tahun ini, kurang lebih masih sama dengan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Permintaan dari negara-negara tujuan utama, seperti Tiongkok, AS, dan India masih rendah," Tekanan terhadap ekspor karet Sumut masih akan terus berlanjut hingga akhir 2015. Ini terlihat dari kondisi ekonomi dunia yang belum juga stabil. Bahkan, hal ini diperparah dengan kebijakan Tiongkok dan India, yang menaikkan bea masuk (BM) karet alam “ Jelas Roswita.

Sementara Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, secara nasional, ekspor jagung Indonesia telah mencapai 400 ribu ton yang bersumber dari Gorontalo, Sulawesi Selatan, Dompu, Bima, dan Sumbawa, serta daerah lainnya.

Khususnya daerah Sumbawa, sampai saat ini telah mengekspor jagung sebesar 134 ribu ton. “Sampai saat ini, ekspor jagung nasional sebanyak 400 ribu ton, dan Sumbawa sudah mengekspor jagung 134 ribu ton. Ke depan harapannya bisa mengekspor jagung hingga 700 ribu ton “ Ungkap Amran.

Amran menegaskan, stok jagung nasional dipastikan aman, sehingga tidak perlu ada impor,“ Selama petani masih mampu memproduksi jagung, kami tidak akan biarkan jagung impor masuk ” Tegasnya.

Lanjut Amran, luas lahan jagung di Kabupaten Sumbawa sampai saat ini sebesar 50 ribu hektar, dengan produktivitasnya 7,5 ton per hektar. Ia berharap, pemerintah daerah setempat agar di tahun depan dapat meningkatkan luas lahan jagung sampai 100 ribu hektar.

 Ini supaya dapat mempercepat pencapaian target swasembada jagung dalam 3 tahun ke depan dan mengangkat perekonomian masyarakat petani. "Anggaran dari Kementerian Pertanian untuk Kabupaten Sumbawa naik 60 persen, yakni dari Rp50 miliar menjadi Rp130 miliar “ Tuturnya.

Amran menambahkan, kondisi ini tentunya harus didukung oleh peran Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) dalam menyerap jagung petani dengan harga yang menguntungkan petani, sehingga petani memiliki semangat untuk menanam jagung," Jangan biarkan harga jagung petani rendah, yakni di bawah Rp2 ribu per kilogram, Bulog harus serap jagung petani “ Tambahnya.(Hamnas).



Terpilihnya Bea Cukai Jakarta Jadi Koordinator Dwelling Time

Order Detail


Jakarta.Metro Sumut
Pemerintah melalui Menteri Koordinator bidang Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro hingga Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Heru Pambudi melakukan rapat tertutup mengenai dwelling time. Selasa (04/08/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Hadir juga Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) RJ Lino,“ Yang mau kita lakukan adalah simplifikasi proses di Pelabuhan intinya dari pre clearence dan post clearence. Semuanya. Jadi nanti bea cukai yang jadi koordinator “ Kata Bambang usai rapat di Kemenko Perekonomian, Jakarta.

Bambang menambahkan, koordinator yang dimaksud adalah membantu otoritas pelabuhan untuk memperlancar di proses pelabuhan “ Tambahnya.

Bambang menegaskan, rapat ini juga sebagai bentuk pembenahan sistem proses dwelling time. Terlebih lagi, Polda Metro Jaya akan terus memeriksa 18 kementerian/lembaga lainnya yang berpotensi ikut terlibat suap dwelling time,“ Kita mau beresin sistem, jadi ke depan enggak ada celah-celah orang untuk bermain. Selama ini kan mungkin ada celah-celah yang menyulitkan. Ini yang mau dibereskan ” Tegasnya.(Melvy).



Pendaftaran Pendidikan Calon Bintara DanTamtama Polisi Dibuka Hari Ini

Order Detail


Semanggi.Metro Sumut
Pendidikan Bintara Polisi yang mendaftar lewat Polda Metro Jaya, disebar ke sekolah polisi Negara (SPN) didaerah lain untuk menjalani pendidikan. Selasa (04/08/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Pendaftaran Pendidikan Bintara Polisi, dibuka hari ini, Kepala Sub Bagian Penyediaan Personil Bagian Pengendalian Personil Biro Sumber Daya Manusia Polda Metro Jaya, Komisaris Argo Wiyono mengatakan total peserta didik Bintara dan Tamtama Polisi yang berasal dari Polda Metro Jaya ada sebanyak 762 Brigadir dan 109 Tamtama,” Mereka dikirim ke beberapa SPN. Namun untuk yang Polwan akan menjalani pendidikan di Sepolwan dan SPN Lido “ Katanya.

Argo Wiyono menjelaskan, Pembukaan pendidikan dilakukan di masing-masing lokasi pendidikan,” Sebanyak 751 peserta didik Bintara dari Polda Metro Jaya (PMJ) dikirim ke SPN Singaraja di Bali. Kemudian 32 peserta didik Bintara lainnya menjalani pendidikan di Pusdik Gasum Porong, Sidoarjo, Jawa Timur “ Jelasnya.

Sementara untuk Bintara Polwan (PMJ), sebanyak 128 orang akan menjalani pendidikan di SPN Lido. Lalu 51 Peserta didik lainnya di Sepolwan Ciputat.

Sedangkan untuk 109 peserta didik Tamtama Brimob, dikirim ke Pusdik Brimob Watukosek di Pasuruan, Jawa Timur.

Pendidikan akan berlangsung selama 7 bulan.Setelah itu mereka lulus dengan pangkat Brigadir Dua (Bripda) untuk Bintara dan Bhayangkara Dua (Bharada) untuk Tamtama. Lalu akan kembali dipanggil bertugas di wilayah Polda Metro Jaya.(Oto/Eva).

Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger