Latest Products

Polri Kerahkan 4 Regu tembak & Pengamanan Eksekusi Terpidana Mati

Order Detail


Jakarta.Metro Sumut
Kombes Pol Agus Rianto Kepala Biro Penerangan Masyarakat memastikan kesiapan regu penembak dalam rangka eksekusi terpidana mati perkara narkotika. Jumat (16/01/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kombes Pol Agus Rianto mengerahkan 4 regu penembak dalam rangka eksekusi terpidana mati perkara narkotika, Sudah berkoordinasi dengan pihak eksekutor yang dalam hal ini adalah pihak Kejaksaan Agung," Teman-teman kami juga sudah disiapkan sesuai dengan peraturan Polri Nomor 12 tahun 2010. Tinggal komunikasikan dengan beliau-beliau (Kejaksaan) " kata Agus kepada wartawan di Press Room Divhumas Polri.

Lanjut Agus, Sampai saat ini eksekusi mati di Indonesia dilakukan oleh regu tembak dari Polri. Tiap regu beranggotakan 12 orang. Selain regu penembak, ada juga regu-regu lain sebagai pendukung pelaksanaan eksekusi, jumlahnya lebih dari 50 orang," Ada regu-regu pendukung. Ada yang mengawal terpidana, ada yang mengawal eksekutor (kejaksaan), ada juga yang mengamankan lingkungan tempat eksekusi, dan ada yang mengatur rute pelaksanaan eksekusi. Itu sudah ada. Sudah disiapkan " Ungkap Kombes Pol Agus Rianto Kepala Biro Penerangan Masyarakat.

Agus juga memaparkan syarat anggota regu penembak. Sebagai anggota regu penembak, nantinya mereka harus terlatih dan memang sudah dipersiapkan untuk menembak, sehat rohani dan jasmani dan tidak ada hubungan kekerabatan dengan terpidana, Agus berharap pelaksanaan eksekusi hari Minggu mendatang berjalan sesuai rencana," Tentunya pelaksanaan kegiatan ini pernah dilakukan. Kita harap dapat berjalan sesuai rencana " Ujar Agus.(Melvy).


Terpidana Hukuman Mati, Rani Andriani Puasa 40 Hari

Order Detail


Jakarta.Metro Sumut
Rani Anddriani Seorang terpidana mati yang akan dieksekusi di Pulau Nusakambangan Cilacap Jawa Tengah mengatakan siap untuk menjalani eksekusi. Pernyataan tersebut disampaikan pendamping rohani Rani, KH Hasan Makarim, Jumat (16/01/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini,  ketika hendak menyeberang di Pelabuhan Wijayapura, Hasan menuturkan selama ini telah mendampinginya selama beberapa waktu terakhir," Saya melihat anaknya tegar, Dia didampingi juga sama ayah kandung dan saudara perempuannya " Katanya.

Hasan menambahkan, Rani selama ini menjalankan ibadah puasa 40 hari yang juga dibimbing Hasan. Hasan sendiri mengakui terakhir ikut berbuka puasa dengan Rani didampingi dengan keluarga yang menjenguknya," Sambil buka puasa, saya juga memberi nasehat juga “ Tambahnya.

Lanjut Hasan, selama ini Rani siap dan tegar menghadapi eksekusi. Selain itu, Hasan menggambarkan sosok Rani yang sudah berserah diri menjalani hukuman tersebut," Nampak keluguan dan kepolosannya. Dan dia pasrah luar biasa " Ungkap Hasan.

Sementara Rani terpidana hukuman mati yang berasal dari Cianjur Jawa Barat meminta jenazahnya untuk dimakamkan di samping pusara ibunya yang berada di Cianjur Jawa Barat. Rani divonis hukuman mati karena tuduhan penyelundupan 3,5 kilogram heroin. Rani divonis mati Pengadilan Negeri Tangerang pada 22 Agustus 2000 “ Pintahnya.(Melvy)



Miliki 20 Gram Sabu, 2 Warga Binaan Diamankan Petugas Rutan Labuhan Deli

Order Detail


Labuhan Deli.Metro Sumut
Ibnu Adista Lubis (22) warga Pasar VII Beringin Gg Klengkeng Desa Tembung, Percut Seituan kabupaten Deliserdang dan M Safri (32) warga Jl Sei Mencirim ,Kelurahaan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, ditangkap petugas Rutan Labuhan Deli kedapatan memiliki narkotika jenis sabu-sabu seberat 20 gram. Kedua napi yang kini ditahan di sel Polsek Medan Labuhan.

Petugas P2U regu II Rutan Labuhan Deli yang menggelar razia rutin dan berhasil  menemukan 20 gram sabu-sabu. Penemuan sabu-sabu tersebut berasal dari dua narapidana (Napi) yang menghuni rutan tersebut, Hal ini diketahui petugas rutan, ketika sabu-sabu itu diletakkan ditempat sampah oleh dua napi setelah dipergoki petugas rutan.

Kepala pengamanan Rutan Labuhan Deli Theo Purba saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan 20 gram sabu-sabu yang ditemukan ditempat sampah berasal dari dua napi setelah dipergoki oleh petugas, Minggu (11/1) sekira pukul 18.30 wib. Penyelundupan itu  diketahui setelah petugas jaga memeriksa tempat sampah yang akan dimasukan ke rutan. Sabu-sabu itu diditemukan dalam kemasan 35 paket dan dibungkus dengan menggunakan plastik hitam,” 20 gram sabu-sabu terbungkus dalam plastik hitam dengan jumlah 35 paket, Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap  kedua orang napi yang kita amankan Ibnu Adista Lubis (22) warga Pasar VII Beringin Gg Klengkeng Desa Tembung, Percut Seituan kabupaten Deliserdang dan M Safri (32) warga Jl Sei Mencirim ,Kelurahaan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal “ Kata Theo Purba Kepala pengamanan Rutan Labuhan Deli.

Theo menambahkan, Pihak rutan melakukan penyelidikan dan diketahui Ibnu Adista sebagai pemesan sabu-sabu. Dari Ibnu petugas melakukan pengembangan hingga diketahui. Selain Ibnu yang merupakan warga binaan juga terlibat M Safri, yang mengaku memesan sabu dari Nyohan yang berada di asrama Abdul Hamid,” Pihak rutan tetap akan melakukan razia rutan guna menekan angka peredaran narkoba, Kita tidak akan pandang bulu, akan kita libas baik pemakai maupun pengedar, termasuk juga  akan melakukan pemeriksaan terhadap pengunjung di rutan ini “ Tambahnya.(Hamnas).

Partai PAC Gerinda Kecamatan Medan Marelan Bangun Tempat Wudhu Di Sekolah Nurul Qholdi Marelan

Order Detail


Medan Marelan.Metro Sumut
Membuktikan kepeduliannya kepada warga masyarakat,Ketua PAC Partai Gerinda Kecamatan Medan Marelan Haris Kelana Damanik,Sekjen Partai Gerinda Kecamatan Medan Marelan Dedek Sopyan Marlisa,Ramli Harahap dan segenap Kader Partai Gerinda Kecamatan Medan Marelan membantu membuat fasilitas ibadah tempat wudhu di sekolah ngaji Nurul Qholdi jalan Marelan 7 Lingkungan 4 Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan, Kegiatan ini didukung penuh oleh

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan Bobby Octavianus Zulkarnain
, Selasa (13/01/2015).

Ketua PAC Partai Gerinda Kecamatan Medan Marelan Haris Kelana Damanik didampingi Sekjen Partai Gerinda Dedek Sopyan Marsila dan Ramli Harahap mengatakan membantu membuat fasilitas ibadah tempat wudhu di sekolah ngaji Nurul Qholdi jalan Marelan 7 Lingkungan 4 Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan supaya anak-anak giat melakukan sholat," Kami hanya berusaha membantu masyarakat,untuk anak-anak yang bersekolah disini agar giat melakukan sholat dan tempat wudhu ini kami buat supaya anak-anak giat melakukan sholat“ Kata Ketua PAC Partai Gerinda Kecamatan Medan Marelan Haris Kelana Damanik didampingi Sekjen Partai Gerinda Dedek Sopyan Marsila dan Ramli Harahap.

Menurutnya, kegiatan tersebut sebenarnya sudah rutin dilakukan setiap akhir pekan. Hanya biasanya lebih fokus bergotong royong dilingkungan. Untuk pekan ini bergeser ke fasilitas ibadah disesuaikan dengan keinginan masyarakat," Kita berupaya akomodir apa yang menjadi aspirasi masyarakat “ Ungkap Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerinda Kecamatan Medan Marelan.

Dalam Acara tersebut terlihat hadir Ramli Lubis Lurah Tanah 600 Marelan,Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan Tohoh pemuda.

Haris menambahkan ini dilakukan untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan kerja nyata, tidak semata janji," Melalui kegiatan seperti ini, saya juga ingin kembali giatkan aksi gotong royong di masyarakat " Tutup Haris.(Hamnas)

Pihak Kecamatan Medan Marelan Bongkar Ratusan Warung Esek-Esek Di Bantara Sungai Deli

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Akibat membandel dan tidak mengubris peringatan yang sering dilontarkan, akhirnya Jumat selepas Sholat Jumat (09/01/2015) sebanyak ratusan bangunan lokalisasi ilegal bantara sungai deli yang terletak di Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan dibongkar paksa oleh Pihak Kecamatan Medan Marelan,Pihak Kelurahan Rengas Pulau,Para Kepling,Pihak Kepolisian,Babinsa,aparat Satpol PP,Linmas dan ratusan masyarakat.

Berdasarkan pantauan dilokasi, Pihak Kecamatan Medan Marelan,Pihak Kelurahan Rengas Pulau,Para Kepling,Pihak Kepolisian,Babinsa,aparat Satpol PP,Linmas dan ratusan masyarakat  berkordinasi dengan Polsek Mean Labuhan dsn berkordinasi dengan Pemko Medan, Mereka mengeksekusi ratusan warung remang-remang yang selama ini telah dijadikan tempat praktek prostitusi terselubung dan menjual miras. Ratusan personil Kecamatan Medan Marelan,Pihak Kelurahan Rengas Pulau,Para Kepling,Pihak Kepolisian,Babinsa,aparat Satpol PP,Linmas dan ratusan masyarakat secara bergotong royong merobohkan bangunan-bangunan liar yang selama ini dijadikan tempak mesum terselubung tersebut.


Camat Medan Marelan Parlindungan Nasution didampingi Lurah Rengas Pulau H.Danel Nasution yang memimpin eksekusi pembongkaran warung remang-remang tersebut mengatakan, tindakan tegas tersebut diambil pihaknya setelah sebelumnya telah sering diberikan peringatan kepemiliknya untuk menghentikan aktivitas serta membongkar warungnya sendiri. "Jadi seolah-olah kita dipermainkan Dan aktivitas ilegal disana, sudah sering diperingatkan untuk berhenti beraktivitas " Kata Camat Medan Marelan Parlindungan Nasution didampingi Lurah Rengas Pulau H.Danel Nasution

Sementara Lurah Rengas Pulau H.Danel Nasution saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya mengambil tindakan tegas dengan harapan tidak ada lagi aktivitas miras dan prostistusi di wilayah kerajanya," Pemilik warung sebelumnya berjanji siap akan mengosongkan, tapi buktinya bangunan dan aktivitas disana tetap masih ada bahkan terus bertambah. Maka dari itu kita melibatkan Satpol PP Pemko Medan,Danramil,Polsek, Kecamatan,Tokoh Agama dan ratusan masyarakat untuk  melakukan pembongkaran paksa terhadap ratusan warung esek-esek dibantara sunga deli Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan yang dijadikan tempat mesum, perdagangan miras dan menggangu ketertiban umum ini " Ungkap Lurah Rengas Pulau H.Danel Nasution.


Danel menambahkan, bahwa penertiban protitusi dan warung remang-remang ini merupakan realisasi tentang pelarangan pelacuran, tentang tata niaga minuman beralkohol (miras) dan tentang Ketertiban Umum (Tibum)," Jadi penertiban ini juga sebagai bentuk tindakan kita menyikapi keluhan masyarakat sekitar yang diresahkan dari aktivitas ilegal berbau maksiat dibantara sungai deli Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan Dan dengan dirobohkannya warung remang-remang liar tersebut, diharapkan areal tersebut tersterilkan dari miras dan prostitusi terselubung " Tambahnya. 

           
Sementara salah satu pemilik warung remang-remang yang sempat tidak terima disaat warungnya dibongkar, Namun setelah diberikan arahan dan pengertian,barulah mengerti dan membiarkan proses pembongkaran berlangsung.(Hamnas).


Polda Sumut Tenggelamkan 1 Unit Kapal Asing Pencuri Ikan di Belawan

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
Kapal pencuri ikan berbendera Malaysia dengan awak asal Myanmar itu ditangkap pihaknya beberapa waktu lalu saat hendak mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia.

Informasi yang dihimpun Media ini, Satu unit kapal asing pencuri ikan di Belawan ditenggelamkan oleh Poldasu,“ Kita telah mendapat ijin dari Mentri Perikanan dan Kelautan untuk menenggelamkan satu unit kapal penamngkap ikan berbendera Mayalsia dengan awak warga Myanmar,” kata Kapoldasu Irjen Pol Drs Eko Hadi Sutedjo SH MSi .

Penindakan itu dilakukan mengikuti kebijakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebelumnya Kapolda menjelaskan, kebijakan penegakan kedaulatan NKRI terbukti berhasil dengan menurunnya aksi pencurian ikan di wilayah Indonesia.

Kapoldasu menuturkan, Poldasu telah menangani 15 kasus penangkapan ikan secara ilegal (Illegal Fishing) di Perairan Laut Sumut selama Tahun 2013.(Hamnas)
Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger