Belawan.Metro
Sumut
Ambruknya
jembatan alternatif di jalan Sicanang Belawan menimbulkan sentimen berbagai
pihak serta sangat disesalkan sejumlah aktivis maupun tokoh masyarakat
setempat. Selasa (07/11/2017).
Aktivitas
Medan Utara K.Sijabat mendesak pihak Kejaksaan untuk segera mengusut tuntas
adanya dugaan penyelewengan dana pembangunan jembatan alternatif menghabiskan
anggaran Rp400 Juta padahal terbuat batang kayu kelapa yang lapuk.
Terbukti
tak berapa lama jembatan tersebut sudah ambruk diduga pekerjaannya asal jadi
dan tak diawasi pihak PU Kota Medan bahkan keberadaan jembatan alternatif serta
pembangunan jembatan 2 sicanang tersebut sebelumnya telah berulangkali menjadi
sorotan anggota DPRD Kota Medan," Walikota medan juga diminta untuk segera
menindak tegas SKPD PU Kota medan yang dinilai tak menjalankan tugas dan pokok
sebagaimana mestinya karena SKPD merupakan ujung tombak citra dari Walikota
Medan “ Kata K.Sijabat.
Sementara
Parlindungan Sinaga selaku ketua PAC.PDI Perjuangan Kecamatan Medan Belawan
berkomentar sangat menyayangkan kinerja pihak Dinas PU Kota Medan yang lamban,
seharusnya alat berat Dinas PU segera kembali membuat jembatan alternatif yang
baru sehingga arus transportasi warga tak terganggu apalagi jembatan yang putus
ini merupakan jalan satu-satunya keluar masuk ke Sicanang- Belawan “ Ucapnya.
Lanjut
Parlindungan, Jauh hari sebelumnya warga bersama PDI Perjuangan Belawan telah
mengkhawatirkan kelayakan pembuatan jembatan alternatif yang menelan biaya Rp400
juta akantetapi kenyataan jembatan alternatif terbuat hanya terbuat dari batang
kayu kelapa “ Ucapnya.
Parlindungan
menjelaskan, Kami sudah menyampaikan aksi protes sebelumnya pada pihak PU Medan
bahkan sudah menyuratinya namun tak digubris hingga akhirnya terjadi musibah
ini “ Jelasnya. (Ismail
Ridho/Hamnas).
