PEMKO MEDAN

BPJS

BPJS
BPJS KETENAGA KERJAAN JEMBATAN MENUJU KESEJAHTERAAN PEKERJA PERLINDUNGAN SEMPURNA PEKERJA INDONESIA.

Redaksi

PORTAL RESMI BERITA ONLINE METRO SUMUT NEWS CV.CAHAYA BARU NPWP: 02.716.827.7-113.000 WWW.METROSUMUTNEWS.COM PENDIRI HAMDAN NST PEMBINA FORKOMWARI PIMPINAN PERUSAHAAN HAMDAN NST WAKIL PIMPINAN PERUSAHAAN SUPRIADI DEWAN PENASEHAT H.RUSTAM EFENDI NST / AWALUDDIN / RAMLI LUBIS PENASEHAT HUKUM AGUNG HARJA SH /WANSAKYA PIMPINAN UMUM HAMDAN NST WAKIL PIMPINAN UMUM SYHARIL KOTO PIMPINAN REDAKSI HAMDAN NST WAKIL PIMPINAN REDAKSI SYAHRIL KOTO/CHAIRUL AMRI SH/PJS.RUSMAN REDAKTUR PELAKSANA NIRWANSYAH KEPALA KORDINATOR LIPUTAN WILAYAH RUSMAN REDAKTUR EDITOR MUHAMMAD MUKTI SYAHALI, ST WAKIL REDAKTUR EDITOR PANJI LARAS REDAKTUR RADEN AGUS SALIM/HOTBINER SILAEN/BAMBANG RIANTO SANI/ ZULKIFLI / SUDARMAN KORDINATOR LIPUTAN SUMUT SYAFRIZAL SE WAKIL KORDINATOR LIPUTAN SUMUT MASHURI LUBIS KORDINATOR LIPUTAN KOTA SISWANTO NST KABIRO ROHIL ADI GM REPORTER ROHIL EDI SUPRAYITNO/PANUD/MUSTAR MANURUNG/AWANG ISHAK REPORTER LABURA SYAUDIN/SUDARTO/WAGIMAN/KEMAT REPORTER HAMNAS /MANSUR NST/EDI SARWOTO/DEDY SAPUTRA / LISMAYADI / SUPRI HELMI HSB REPORTER JAKARTA MELVY / SANDY KEPALA KORDINATOR TIM BUSER SUPRIADI KEPALA TIM BUSER ALFIAN BUTAR-BUTAR TIM BUSER/REPORTER SUHENDRA/ALI USMAN/MISLAN WAHYUDI/SUNARIYO/FAISAL OMAR/INDRA GUNAWAN/AHMAD DOMO MANIK/MARADAT SIANIPAR/M.SAFRI SIREGAR OFFICE JALAN MARELAN RAYA GG.KARYA MANDIRI PASAR 2 BARAT KEL.RENGAS PULAU KEC.MEDAN MARELAN MEDAN MARELAN-SUMUT,EMAIL: hamdanpphe@yahoo.co.id / redaksi.lensaberita12@yahoo.com , HP:081264459676 BANK MANDIRI SYARIAH A/N HAMDAN NASUTION NO.REK.7045637958 (KODE BANK 451). KEPADA PIHAK INSTANSI BILA ADA YANG MENGAKU WARTAWAN METRO SUMUT NEWS ONLINE DAN NAMANYA TIDAK TERCANTUM DI BOX REDAKSI HARAP MENGHUBUNGI 081377017576-085276059288-081260064447 ATAU MENGHUBUNGI PIHAK YANG BERWAJIB.

KOLOM ANDA

PEMERINTAH KOTA MEDAN KEPALA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAERAH KOTA MEDAN

PEMERINTAH KOTA MEDAN KEPALA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAERAH KOTA MEDAN
PEMERINTAH KOTA MEDAN KEPALA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAERAH KOTA MEDAN MENGUCAPKAN SELAMAT SUKSES KEPADA HARIAN METRO SUMUT ONLINE SELALU EKSIS,MENYUARAKAN ASPIRASI MASYARAKAT,BERANI DAN AKTUAL.TTD. KEPALA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAERAH KOTA MEDAN Ir.IRWAN RITONGA,M.Si.

PELINDO I MEDAN

PELINDO I MEDAN
PELINDO I MEDAN.

HEADLINE NEWS

Ratusan Masyarakat Terjun Marelan Usung Nama Haris Kelana Damanik Kepada Prabowo Subianto Djojohadikusumo Untuk Calon Wakil Walikota Medan

                                                                                Medan Marelan.Metro Sumut
Ratusan masyarakat Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan sangat antusias dan meminta kepada Petinggi Partai Gerindra Pusat khususnya kepada Bapak Parbowo Subianto Djojohadikusumo untuk memasukan nama Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerindra Marelan menjadi Kandidat Calon Wakil Walikota Medan, besar harapan kami untuk Haris bisa memimpin Kota Medan ini. Sabtu (27/06/2015).

Nuraidah (50) Warga lingkungan 9 Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan mengatakan Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerindra Marelan merupakan figure dimata masyarakat Marelan, kita berharap besar Haris dapat diduduk dikursi Wakil Walikota Medan dan memimpin Pemerintahan Kota Medan ini,

Bila melihat kondisi dan realitas ditengah masyarakat Marelan, maka yang paling pas Haris Kelana Damanik untuk duduk jadi Wakil Walikota Medan dan memimpin Kota Medan “ Katanya.
Lanjut Nuraidah, Selain kepedulian kepada masyarakat, Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerindra MarelanTeruji kualitas dan kuantitasnya, Bersikap bijaksana dan adil, Berkarakter kuat dan konsisten dalam prinsip sehingga tidak fatalistic, Berkehidupan sederhana namun energik, Bekerja keras dan bertanggung jawab, Rendah hati, merakyat dan transparan, Berwawasan luas dan berfikir untuk Republik, Memiliki kewibawaan lahir dan berpengaruh, Berpandangan pluralistic “ Tambahnya.(Hamnas).

PAC Partai Gerindra Marelan Bagi 200 Sembako Pada Fakir Miskin Dan Kaum Dhufa



Medan Marelan.Metro Sumut
PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan yang diketuai Haris Kelana Damanik didampingi istri tercintanya Rahmawati Harhap sekaligus Bendahara PAC Partai Gerindra Marelan dan segenap pengurus Ranting Partai Gerindra Kelurahan Terjun Marelan menggelar aksi amal berbagi sembako terhadap Fakir miskin dan kaum dhuafa sebanyak 200 paket sembako  yang berpusat dirumah Ketua PAC Partai Gerindra Komplek Tutwuri Handayani jalan Abdul Sani Muthalib Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan. Acara ini didukung oleh Boby Oktavianus Zulkarnain Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan. Sabtu (27/06/2015).

Haris Kelana Damaink Ketua PAC Partai Gerindra Marelan didampingi istri tercintanya Rahmawati Harhap sekaligus Bendahara PAC Partai Gerindra Marelan mengatakan kegiatan sosial dibulan ramadan 1436 H sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama warga masyarakat. Khususnya bagi warga kurang mampu seperti kaum dhuafa,” ada 200 paket sembako seperti beras dan minyak makan yang diberikan kepada warga kurang mampu dan kaum dhufa ditujuh lingkungan Kelurahan Terjun Marelan seperti lingkungan 7,9,10,11,12,13 dan lingkungan 15, Tujuan dari kegiatan amal yakni manusia membantu manusia, Sehingga tergerak untuk berbagi sesame “ Kata Haris Kelana Damaink Ketua PAC Partai Gerindra Marelan didampingi istri tercintanya Rahmawati Harhap sekaligus Bendahara PAC Partai Gerindra Marelan.

Fatimah (80) warga lingkungan 12 Kelurahan Terjun Marelan salah satu yang menerima bantuan sembako mengucapkan banyak terima kasih kepada Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Harsi Kelana Damanik beserta Keluarga atas kepeduliannya kepada masyarakat, semoga Allah Swt yang membalas kebaikan didunia dan diakhirat nanti, besar harapan kami dan antusias kami masyarakat disini untuk mencalonkan Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik menjadi kandidat Calon Wakil Walikota Medan, kami meminta kepada Bapak Prabowo untuk mengabulkan permintaan kami masyarakat Kelurahan Terjun Marelan untuk “ Ungkap Fatimah.

Dari pantuan dilokasi antusias masyarakat dan rasa senang gembira saat menerima bantuan sembako dari PAC Partai Gerindra Marelan.(Hamnas).

Dirut PTPN III Medan Keluarkan SKK Tanpa Batas Waktu

Medan.Metro Sumut
Dugaan praktek korupsi dilingkungan PTPN III terus terjadi dan semakin mengurita sejak perusahaan milik BUMN itu dijabat Direktur Utama (Dirut), Bagas Angkasa. Bahkan praktek tindak pidana korupsi langsung dilakukan sang Dirut. Kamis (25/06/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Ketua LSM Nusantara Coruption Wacth (NCW), Romano Lubis, Menurut Romano Lubis salah satu bukti praktek korupsi yang dilakukan Dirut  PTPN III, Bagas Angkasa adalah memberikan surat kuasa khusus (SKK) kepada Direktur Keuangan PTPN III Erwan Pelawi dengan surat No. 3.11/SKK/033/2014 tanggal 22 September 2014.

Ironisnya kata Lubis, SKK yang dikeluarkan sang Dirut tanpa batas waktu sehingga dinilai telah menimbulkan keresahan dan tanda tanya besar bagi publik dan cacat hukum,“ Artinya PTPN III harus segera mengatasi masalah SKK tersebut karena nantinya akan menimbulkan kerugian dan pailit ” Katanya.

Terkait SKK  yang dikeluarkan  Dirut PTPN III kata Lubis, jelas melanggar ketentuan dan tidak mendapat persetujuan dari Kementerian Negara BUMN dan Komisaris Utama PTP III, dan tidak ada payung hukumnya,“ Pemberian surat kuasa khusus disinyalir untuk mencari keuntungan pribadi. Konon pemberian SKK itu digunakan sang Dirut untuk melobby pihak tertentu sehingga dirinya berpeluang menjabat Direktur Holding PTPN (New Co) atau setidaknya Bagas tetap bertahan sebagai Dirut PTPN III ” Ungkapnya.

Tidak hanya itu, dia menjelaskan, Dirut PTPN III diduga telah menghabiskan waktu yang cukup lama dengan menggunakan fasilitas PTPN III, Romano juga menuturkan, SKK  yang diberikan Dirut  kepada Direktur Keuangan PTPN III dikuatkan dengan surat edaran yang dikeluarkan Direktur SDM dan Umum PTPN III Harianto, pada 3 Februari 2015 lalu,“ Adapun isi dari surat edaran yang dikeluarkan Direktur SDM dan Umum PTPN III yakni, melakukan tugas maupun kewenangan sehari-hari Dirut terhadap jalannya opresional Perseoran PTPN III dengan penuh itikad baik dan bertanggung jawab semata-mata untuk kepentingan Perseroan “ Ujarnya.

Dalam melaksanakan kuasa tersebut Direktur Keuangan harus melaporkan kegiatan Perseroan kepada Dirut. Serta pelimpahan kuasa yang diberikan Dirut kepada Direktur Keuangan tidak termasuk untuk hal-hal yang bersifat strategis dan prinsip sebagaimana termasuk dalam anggaran dasar PTPN III Pasal 11 Ayat (8) dan (10) ” Urainya.

Romano mengungkapkan, pada fenomena dari pengalaman yang lalu, apabila seorang Direksi PTPN III meninggalkan pekerjaan tanpa izin maka akan diberhentikan dan dicopot dari jabatannya oleh Menteri Negara BUMN,“ Nah, akan tetapi tampak berbeda dengan Dirut PTPN III yang dipegang oleh Bagas Angkasa. Dirinya hanya memberikan kuasa khusus tanpa batas waktu kepada Direktur Keuangan yang hingga kita tidak pernah diperiksa ” Katanya.

Atas hal ini, Romano Lubis selaku ketua NCW meminta agar Dirut PTPN III Bagas Angkasa diperiksa dan melakukan audit keuangan terhadap Bagas Angkasa dan Erwan Pelawi,“ Kami minta kepada Presiden RI, Menteri Negara BUMN, Komisaris Utama PTPN III, Ketua Komisi VI DPR RI, Ketua Komisi III DPR RI untuk membentuk Tim Audit guna memeriksa keuangan sejak dikeluarkannya surat kuasa khusus yang dikeluarkan Dirut PTPN III Bagas Angkasa yang tidak memiliki alasa jelas dan tidak  mendapat persetujuan dari Kementrian Negara BUMN ”  Pintanya.(Red).


RDP PTPN III Walk Out Kasus Tanah Bandar Betsi Mengambang Lagi Nyaris Ricuh

Medan.Metro Sumut
Kasus tentang sengketa tanah PTPN III Bandar Betsi yang sudah belasan tahun tidak terselesaikan juga akhirnya mengambang kembali setelah utusan PTPN III walk out (keluar) dari ruangan Komisi A DPRD Sumut saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan jajaran Pemkab Simalungun, PTPN III, Kelompok Tani, BPN Sumut di gedung dewan, Jalan Imam Bonjol Medan, terkait penyelesaian masalah tanah seluas 943 Ha di Wilayah Kabupaten Simalungun. Kamis (25/06/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, RDP yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Sumut, Toni Togatorup didampingi Asisten I Pemprovsu, Hasiholan Silaen dan Sekretaris, Roni Reynaldo Situmorang, awalnya berjalan alot, Karena Kelompok tani Korekel tetap mengklaim tanah 943 Ha miliknya, sementara pihak PTPN III menyatakan, meski Hak Guna Usaha (HGU) kebun PTPN III di Bandar Huluan Kabupaten Simalungun belum diperpanjang, namun secara hukum keperdataan, tanah tersebut masih menjadi milik BUMN itu.

Seperti diketahui, areal PTPN III Bandar Betsi memiliki SK Mendagri Nomor 36/HGU/1980 tanggal 12 April 1980 seluas 5.320 Ha dan telah diterbitkan sertifikat HGU nomor I/Bandar Betsi, tanggal 16 Agustus 1989 dengan luas 5.348,8 Ha berdasarkan Peta Situasi No.63/1989 tanggal 10 Desember 1989 yang berakhir pada 31 Desember 2005.

Hadir saat itu, anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan, Anhar Monel, Baharuddin Siregar, Januari Siregar, SH, MHum serta Kabid V BPN Sumut, Dawar Galih N, Irwadi Lubis, Ali Lubis dari PTPN III, Tambak dari kelompok tani Karekel, Camat Bandar Huluan, Pangula Nagori Bandar Huluan dan lainnya.

Dari RDP itu terungkap bahwa Asisten I Pemprovsu, Hasiholan Silaen, Toni Togatorup, Roni Reynaldo Situmorang, Sutrisno Pangaribuan dan DPRD Sumut berharap masalah tanah di wilayah PTPN III dapat diselesaikan secara baik dengan mengacu surat Gubsu agar tanah seluas 943 Ha kepada kelompok tani Korekel yang berjumlah 705 Kepala Keluarga (KK).

Sementara Jajaran Pemkab Simalungun bersikap netral dan berharap sengketa tanah yang sudah berkepanjangan itu bisa diselesaikan dengan baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

Hal serupa dituangkan Kabid V BPN Sumut, Dawar Galih N, yang intinya mengakui bahwa HGU tanah PTPN III Bandar Betsi, hingga kini masih belum bisa diperpanjang karena masih tersangkut permasalahan yang harus diselesaikan.Kendati begitu, lanjut Galih, meski HGU areal PTPN III Bandar Betsi ini belum diperpanjang, tanah tersebut milik negara dan tidak serta merta bisa dikuasai rakyat. Karena secara hukum keperdataan, tanah itu masih milik PTPN III," Kami juga sangat menghargai upaya yang telah dilakukan manajemen PTPN III, menyusul adanya keinginan untuk memberikan saguhati kepada para penggarap dilingkungan kebun Bandar Betsi. Artinya, dalam hal ini, solusinya ada dua, saguhati atau pelepasan bagian dari HGU seluas 943 Ha kepada kelompok tani " katanya.

Irwadi Lubis, SH dari PTPN III menyebutkan pihaknya juga sudah melakukan berbagai cara terbaik untuk penyelesaian tanah PTPN III di Bandar Betsi, seperti memberikan saguhati kepada para penggarap di wilayah kebun PTPN III," PTPN III tidak keberatan jika tanah 943 HA dilepas dari bagian HGU kebun kepada 705 KK, namun semua itu tergantung Dirut/Kepala BUMN dan harus melalui proses atau mekanisme yang berlaku. Selain itu, pelepasan tanah tersebut dikuatirkan akan mengundang masalah baru, karena saat ini di tanah kebun tersebut banyak bermunculan yang mengatasnamakan kelompok tani. Ini kan harus menjadi pemikiran kita bersama " Ujar Irwadi.

Saat itu Sutrisno Pangaribuan, meminta kepada utusan PTPN III jangan lagi melakukan penggiringan opini untuk penyelesaikan sengketa tanah kebun Bandar Betsi," Kalau mau mengeluarkan pendapat silahkan saja " Ungkapnya kepada salah seorang utusan yang mengaku sebagai kuasa hukum PTPN III.

Namun belum sempat kuasa hukum PTPN III habis mengeluarkan pendapatnya, Roni Reynaldo Situmorang, menegaskan tidak perlu lagi kuasa hukum bicara, karena di forum ini sudah ada Kabag Hukum. Tak cukup sampai disitu, Roni menyuruh kuasa hukum tersebut keluar dari ruangan Komisi A.

Ucapan dari Roni ternyata membuat utusan PTPN III lainnya bereaksi secara spontan dan keluar dari ruangan wakil rakyat tersebut," Kami walk out karena tidak diizinkan mengeluarkan pendapat " kata mereka.(Red)


Terkait Bangunan Tanpa IMB, Angota DPRD Medan Desak Eldin Copot Kasi Pengawasan TRTB

Medan.Metro Sumut
Terkait kasus bangunan tidak memiliki ijin mendirikan bangunan (IMB), Anggota DPRD Medan dari Komisi D sepakat mengusulkan kepada Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, agar mencopot jabatan Drs Darwin selaku Kasi Pengawasan Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan. Kamis (25/06/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Bukan itu saja, jabatan Ir Syampurno Pohan selaku Kadis TRTB Kota supaya ikut dievaluasi. Penegasan ini disampaikan sejumlah anggota Komisi D DPRD Medan kepada sejumlah wartawan, menyikapi alpanya dinas terkait ikut serta dalam sidak bangunan bermasalah yang digelar Komisi D.

Menurut Landen Marbun, Komisi D DPRD Medan berkesimpulan dengan maraknya bangunan menyalah di kota Medan akibat lemahnya pengawasan Dinas TRTB dan terkesan adanya pembiaran dari oknum petugas Dinas TRTB. Pada hal kata Landen, dengan maraknya pelanggaran izin bangunan terbukti telah merusak tata kota dan estetika kota serta kebocoran Pendapatan Asli daerah (PAD) dari retribusi perizinan yang diperkirakan ratusan juta rupiah setiap bulannya “ Katanya.

 Landen menambahkan, usulan terkait pergantian Darwin serta sejumlah oknum di Dinas TRTB cukup beralasan, Sebab dalam kunjungan penyisiran Komisi D kesejumlah lokasi di kota Medan, sejumlah pemilik bangunan bermasalah kerap menyebut-nyebut nama Darwin. Muncul indikasi, banyaknya bangunan menyimpang akibat dibecking oknum dari Dinas TRTB “ Tambahnya.

Bahkan kata Landen, saat Komisi D melakukan monitoring terkait maraknya bangunan melanggar izin di kota Medan kemarin mulai dari Kecamatan Medan Selayang hingga ke Medan Utara. Pihak Dinas TRTB tidak berkenan mendampingi komisi D. Padahal, permintaan melibatkan Dinas TRTB resmi melalui surat. Begitu juga komunikasi lewat telefon tidak dihiraukan. Landen menilai Dinas TRTB tidak koperatif dan terkesan menghindar, Begitu juga konfirmasi yang disampaikan wartawan tidak digubris,“ Kita prihatin melihat wajah Kota Medan cukup semrawut dijejali bangunan tanpa aturan. Kota Medan seakan tidak memiliki pemerintahan. Bahkan pejabat Pemko Medan terbukti dikendalikan pihak developer terkait selera bentuk tata letak bangunan ” Kesal Landen.


Dalam kunjungan kerja Komisi D DPRD Medan, berhasil menemukan sejumlah bangunan menyalah seperti 3 unit ruko di Jalan Gagak Hitam (Ring Road) persis disamping BNI 46 Kecamatan Medan Sunggal. Ratusan unit bangunan dijalan Abadi Kecamatan Medan Sunggal, Bangunan ruko dan perumahan dijalan Bangau Kelurahan Sei Sikambing B Kecamatan Medan Sunggal, Puluhan unit bangunan gudang dijalan Platina 3 Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, Bangunan pergudangan PT Musim Mas di Kelurahan Titi Papan dan bagunan megah di Jalan Yos Sudarso samping kantor PLN Sumut.(Red).

Terkait Kasus Mandor Disekap Selama 3 Hari Dan Di Siksa Di Kantor PT Musim Mas

Medan Deli.Metro Sumut
Terkait kasus Suhendri korban Penyekapan selama 3 hari oleh pihak PT Musim Mas Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli, Akibat disekap dan diintimidasi dikantor PT Musim Mas di Jalan KL Yos Sudarso, membuat kondisi fisik Suhendri melemah, Bahkan pria yang sebelumnya menjabat Mandor di PT Agro Makmur Raya ini sampai dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Deli, Jalan Merbabu Kecamatan Medan Kota. Kamis (25/06/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini, Suhendri mengatakan kejadian yang dialaminya itu bermula dari tudingan PT Agro Makmur Raya padanya akan penggelembungan biaya perjalanan dinas yaitu perjalanan pengawalan hasil produksi pada tahun 2012 lalu, senilai Rp200 juta,“ Mereka bilang laporan aku itu fiktif. Oleh karena itu, disana aku berulang kali diintrogasi oleh pihak perusahaan. Bahkan, aku sampai diperiksa Polisi  ” Kata Suhendri dengan suara lemah.

Suhendri menambahkan, kalau saat dirinya diperiksa polisi di Kota Bitung Timur Provinsi Sulawesi Utara pada Rabu (8/4) lalu. Namun saat diintrogasi oleh polisi itu, Suhendri mengaku didatangi oleh seorang staf HRD PT Agro Makmur Raya bernama Lian. Disebutnya, Lian menyuruhnya pulang ke Medan. Oleh karena itu, Suhendri mengaku langsung menemui Kepala HRD PT Agro Makmur Raya bernama Ratna, untuk mengambil tiket pesawat menuju Medan,“ Saat aku di bandara masuk sms kehandphone aku, memberitahu nomor telepon orang yang akan jemput aku di Bandara Kualanamu. Begitu tiba di KNIA, aku dijemput sama Pak Juman namanya. Saya langsung dibawa ke kantor PT Musim Mas di Tanjung Mulia ” Tambahnya.

Lanjut Suhendri, Begitu tiba di kantor PT Musim Mas di Jalan KL Yos Sudraso, disebut Suhendri kalau dirinya tidak sempat istirahat dan langsung dihadapakan untuk introgasi pada seorang staf HRD PT Musim Mas bernama Stevanus. Disebut Suhendri, saat itu dirinya diintimidasi dengan cara membentaknya dan memaksanya untuk mengaku telah menggelembungkan biaya perjalanan pengawalan hasil produksi pada tahun 2012. Bahkan disebutnya kalau hal itu dialaminya hingga pukul 19.00 WIB,“ Setelah itu, saya disuruh makan dan disuruh tidur di mess. Namun, untuk handphone saya ditahan, hingga saya tidak dapat menghubungi keluarga. Besoknya, kembali saya diintimidasi. Namun, kedua itu saya diintimidasi oleh 2 orang pria tegap dan cepak di pos security kantor PT Musim Mas. Bahkan, saat itu saya disuruh buka baju lalu push-up di hadapan banyak orang  ” Lanjutnya.

Tidak sampai di situ, Suhenri mengaku pada Jumat (10/4), dirinya kembali mendapat intimidasi. Disebutnya, saat itu orang yang mengintimidasinya berbeda lagi. Disebutnya, terakhir itu dirinya diintimidasi oleh seorang mengaku bernama Leo yang mengaku sebagai Pengacara. Bahkan, diakuinya kalau pria mengaku bernama Leo itu, sempat menampar dan menyentil telinganya. Oleh karena itu, diakuinya kalau dirinya semakin tertekan,“ Saat aku takut disuruh aku buat surat pernyataan dan aku tanda tangani,Bahkan aku difoto saat buat surat itu Katanya untuk bukti di polisi, Setelah itu  baru aku dipulangkan ” Tuturnya.

Begitu tiba di kediaman orang tuanya dilingkungan VI Pajak Rambe Sisi Tol Gang Pintu 16 Nomor 151 Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan setelah menumpangi becak motor, Suhendri mengaku langsung terduduk lemas, Bahkan pertanyaan keluarga yang kaget dengan kemunculannya secara tiba-tiba-disebutnya tidak lagi dapat dijawabnya. Oleh karena itu, diakuinya kalau keluarganya langsung melarikannya ke Rumah Sakit Umum Deli, untuk dirawat inap,“ Karena tidak terima dengan yang saya alami ini, keluarga saya sudah membuat laporan ke Polres Pelabuhan Belawan. Namun saya sampaikan, saya tidak pernah melakukan hal seperti yang mereka tuduhkan, Selama ini saya sudah bekerja mati-matian untuk perusahaan ” Ujar Suhendri.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan, AKP Bambang Gunanti Hutabarat, mengakui sudah menerima laporan korban. Untuk itu, disebutnya kalau pihaknya akan memproses kasus itu, sesuai hukum yang berlaku. Namun, perwira polisi dengan pangkat 3 balok dipundaknya itu mengaku masih mempelajari dan menyelidiki laporan korban tersebut.

Terpisah, Leo selaku Humas PT Musim Mas membantah tuduhan yang dilontarkan oleh Suhendri, akan tetapi Suhendri sendiri yang telah bermasalah menggelapkan uang perusahaan dengan menambahkan uang perjalan dinas sejak tahun 2012 hingga sekarang selama tugas di Bitung, Sulawesi Utara,” Penggelapan uang perusahaan dilakukan dengan cara menambahkan biaya operasional hitel, transport, makan dan lainnya, Itu yang dilakukannya dan sudah diakuinya ” kata Leo.


Mengenai penyekapan tidak ada dilakukannya, hanya saja  kata Leo dia memanggil Suhendri untuk diintrogasi di ruang meeting bersama staf wanitanya untuk ditanyai seputaran kasus itu,“ Masa saya nyekap dia di ruang meeting, itu tidak benar, apalagi saya tempar atau saya selentik kupingnya. Dia itu sudah tersangka di Polres Bitung atas perbuatan yang dilakukannya dengan menggelapkan uang perusahaan ”  Ungkap Leo.(Red).

Kodim Serahkan Tangkapan 58 Balperes Monja Ke BC Sumut

Belawan.Metro Sumut
Pihak Bea Cukai Wilayah Propinsi Sumatera Utara menerima 58 balpres dan1 unit truk BK 8108 VQ  hasil tangkapan intel Kodim Medan pada Rabu (24/6/2015) malam dan langsung menggiringnya kepangkalan BC di Jalan Karo Belawan untuk dibongkar . Kamis (25/06/2015).

Informasi yang dihimpun Media ini Menurut keterangan sopir truk Syarippudin Harahap (50) warga Tanjung Balai BK 8108 CQ mengatakan bahwa truk yang dia kemudikan itu asal Tanjung Balai Asahan ditangkap petugas Intel Kodim saat melintas di Paya Pasir Tebing Tinggi oleh Intel Kodim pada Selasa 23 Juni 2015 malam .

Kemudian truk yang saya kemudiakan itu langsung dibawa ke Gaperta dan saya diperiksa petugas intel Kodim , dalam pemeriksaan itu saya mengatakan bahwa truk yang saya bermuatan 58 Balpres atau monja ini  untuk diantarkan ke Medan “ Katanya.

Lanjutnya, Barang Balpres atau monja itu saya bawa dari Tanjung Balai Asahan dengan ongkos sebesar Rp 1 juta rupiah dan uangnya telah saya terima, Saya tidak mengetahui jika Balpres atau monja itu dilarang oleh Pemerintah maka saya langsung membawanya dan setibanya di Paya Pasir truk yang saya kemudian itu ditangkap “ Ungkapnya.

Usai menjalani pemeriksaa oleh petugas Kodim , kemudian saya diperintahkan membawa truk tersebut ke Belawan ke kantor Bea dan Cukai Wilayah 1 Sumatera Utara untuk membongkar muatannya , namun karena hari sudah larut malam maka pembongkaran muatannya terpaksa ditunda dan pagi hari muatannya langsung dibongkar “ Tuturnya.

Saat ini muatan truk 58 Balpres pakaian bekasnya telah dibongkar dari atas truk dan Balpresnya sebanyak 58 Bal ditumpuk dilapangan penumpukan milik Bea dan Cukai Wilayah 1 Sumatera Utara bersama 1 unit truk pengangkutnya .


Petugas Bea dan Cukai Wilayah 1 Sumatera Utara yang dikonpirmasi tidak bersedia memberikan keterangan kepada wartawan dengan alasan bahwa yang memberikan keterangan itu bukan wewenang saya , silahkan saja wartawan kekantor BC Belawan untuk konpirmas.(Red).

AKBP Edy Suwandono Kapolres Pelabuhan Belawan Buka Puasa Bersama, Santuni Para Wakawuri - Purnawirawan Polri Dan 100 Anak Anak Yatim

Belawan.Metro Sumut
AKBP Edy Suwandono Kapolres Pelabuhan Belawan mengadakan berbuka Puasa bersama dengan para tokoh tokoh masyarakat dan sekaligus memberikan santunan kepada para Wakawuri , Purnawirawan Polri dan anak anak Yatim, petang menghadirkan penceramah Al Ustad Kamilin Silian dari Medan . Kamis (25/06/2015).

AL Ustad Kamilin Silian dalam ceramahnya mengatakan sangat berterima kasih kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Edy Suwandono yang peduli dengan anak anak Yatim di Kecamatan Medan Belawan ini , karena bila kita peduli kepada anak anak Yatim maka pahala kita akan dilipat gandakan oleh Allah .

Sebelumnya Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Edy Suwandono dalam sambutannya mengatakan  sangat berterima kasih kepada para tamu tamu yang datang kekantornya untuk berbuka pusa bersama ini . Ini adalahlah Rahmat dari Allah dan marilah kita mencicipinya bersama sama dibulan Puasa yang penuh Barokah ini .

Dalam acara berbuka puasa bersama tersebut terlihat hadir anggota DPRD dari Dapil 5 antara lain HM Yusup , HM Nasir , sedangkan dari tokoh masyarakat terlihat H Irpan Ramidi bersama rombongannya sementara dari tokoh Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Belawan langsung dihadiri oleh H Saelendra Damanik selaku ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Belawan.

Setelah berbuka puasa bersama kemudian Kapolres Pelabuhan Belawan bersama Al Ustad dan tamu tamu langsung menuju ke Mushola disamping kantor Polres Pelabuhan Belawan untuk melaksanakan Sholat Magrib berjemaah bersama sama .


Usai melaksanakan Sholat Magrib berjemaah kemudian diadakan makan bersama sama dan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada para Wakawuri, Purnawirawan Polri dan para janda janda Polri serta memberikan santunan kepada anak anak Yatim sebanyak 100 orang . Acara berbuka pusa bersama ini dihadiri sekitar 1000 orang lebih lebih sehingga tenda yang dipasang dihalaman kantor Polres Pelabuhan Belawan nyaris tidak muat.(Red).

Jumlah Kapal Barang Naik 4,04% Dan Kapal Penumpang Di Pelabuhan Belawan Naik 14,15%




Belawan.Metro Sumut
Jumlah penumpang di Pelabuhan Belawan pada bulan mei 2015 naik dibanding periode sebelumnya.

Roswita Humas Pelindo 1 Cabang Belawan mengatakan kenaikan jumlah penumpang di pelabuhan Belawan mencapai 14,15%,Begitu juga dengan jumlah angkutan barang selama mei 2015 naik 4,04% dibanding periode sama tahun lalu “ Kata Roswita Humas Pelindo 1 Cabang Belawan.

Menurut Roswita, peningkatan penumpang angkutan laut lantaran sejumlah reformasi birokrasi yang dilakukan Pelindo 1 Cabang Belawan," Ini naik lantaran terjadi perbaikan-perbaikan, seperti peningkatan pelayanan, penyesuaian harga, peningkatan fasilitas kapal, serta disparitas angkutan dari sebelumnya “ Ungkapnya.(Hamnas).

Tiga Komoditas Di Ekspor Lewat Pelabuhan Belawan



Belawan.Metro Sumut
Sebanyak 176.829 tonase realisasi ekspor non migas sepanjang bulan Januari 2015, yang dikapalkan lewat Pelabuhan Belawan. Nilai realisasi ekspor tersebut, hanya didominasi tiga komoditas yakni, ikan, minyak kelapa sawit dan bungkil. Kamis (25/06/2015).

Roswita Humas Pelindo 1 Cabang Belawan mengatakan, selama Januari 2015 komoditas ekspor Sumatera Utara (Sumut) yang dikapalkan melalui Pelabuhan Belawan hanya tiga jenis. Sementara, periode serupa 2014, jumlahnya mencapai lima komoditas masing-masing minyak kelapa sawit, bungkil, ikan, sayuran dan kayu lapis,“ Di awal tahun 2015, ada tiga komoditi yang dikapalkan ke manca Negara lewat Pelabuhan Belawan. Telah terjadi penurunan jika dibandingkan tahun lalu ” Kata Roswita Humas Pelindo 1 Cabang Belawan.

Lanjut Roswita, nilai ekspor untuk ke tiga komoditas tersebut jumlahnya mencapai 176.829 ton, dengan rincian bungkil sebanyak 12.630 ton, ikan 285 ton dan minyak kelapa sawit 163.914 ton,“ Sedangkan, volume komoditas impor non migas yang masuk melalui pelabuhan Belawan sekitar 194.471 ton “ Ungkap Roswita.

Roswita menambahkan untuk jumlah kapal baik berbendera asing maupun lokal yang berkunjung di Pelabuhan Belawan mencapai 230 call atau sekitar 1.282.825 GRT. Begitu pun lanjutnya, Pelindo tetap optimis kalau arus bongkar muat barang dan kunjungan kapal akan terjadi peningkatan di sepanjang tahun 2015,“ Sedangkan dari sisi kunjungan kapal mencapai 1.282.825 GRT. Dengan total arus bongkar muat barang sebanyak 789.957 ton, tapi kita optimis aktivitas di pelabuhan Belawan pada tahun 2015 akan meningkat ” Tambahnya.(Hamnas).


 
Copyright © 2010 - 2013. www.metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM