PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN

PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN
PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT SUKSES DAN SELALU EKSIS KEPADA MEDIA HARIAN METRO SUMUT ONLINE.DARI GM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN SAHAT TAMBUNAN & M.NATSIR MANEGER UMUM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & MANEGER TEHNIK PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & ASISTEN MANEGER HUKUM DAN HUMAS PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN ROSWITA & SEGENAP KARYAWAN PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN.

Cari Berita Anda....???

Memuat...

BENDAHARA FRAKSI PARTAI DEMOKRAT DPRD SUMUT

BENDAHARA  FRAKSI PARTAI DEMOKRAT DPRD SUMUT
JENNY RIANY LUCIA BERUTU SH BENDAHARA FRAKSI PARTAI DEMOKRAT DPRD SUMUT MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSES HUT KE 4 METRO SUMUT SEMOGA EKSIS BERMANFAAT BAGI PUBLIK.

HT MILWAN WAKIL KETUA DPRD SUMUT DARI PARTAI DEMOKRAT

HT MILWAN WAKIL KETUA DPRD SUMUT DARI PARTAI DEMOKRAT
HT MILWAN WAKIL KETUA DPRD SUMUT DARI PARTAI DEMOKRAT MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSES HUT KE 4 METRO SUMUT SEMOGA EKSIS.

HUT PT PELINDO 1

Entri Populer

Ancam Warga Pakai Senpi, Oknum OKP Dilaporkan Kepolisi

Belawan.Metro Sumut
Tidak senang dengan peristiwa yang dialaminya, Suhendra dan M Karim warga Payah Rumput platina 4 lingkungan 10 Kelurahan Titipapan Kecamatan Medan Deli mendatangi Polres Pelabuhan Belawan guna membuat laporan atas Pengerusakan dan ancaman Dengan Senpi oleh oknum OKP. Selasa (27/09/2016)

Peristiwa bermula pada hari Minggu 25 September 2016 lalu, pada acara kegiatan Bakti Sosial dan sunat masal yang diadakan oleh Lembaga Bugar Lansia Medan di Lapangan Rambutan Jalan Mangaan III Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli.

Setelah selasai acara Bakti Sosial tersebut, tiba-tiba datang sekelompok OKP sekitar kurang lebih 10 orang melakukan pengerusakan, seperti bangku, meja, papan bunga dan tenda teratak,” Aku terkejut bang, tiba-tiba datang sekitar 10 orang langsung merusak papan bunga, bangku, meja dan aku juga sempat diancam dengan senjata api oleh Engsel merupakan Oknum OKP, Aku disuruh manjat untuk membuka tenda teratak, karena pistolnya diarahkan sama aku, jadi aku langsung manjat untuk membuka tenda itu “ Kata Suhendra alias Pepeng (33).

Sementara M Karim (60) mengatakan salah seorang pelaku yang diketahui bernama Engsel tetap menodongkan sepucuk senjata api laras pendek kearah korban dan mengancam akan dilukai, Saya sampai ketakutan karena si Engsel itu mengancam dengan Senpi, saya juga tidak tau masalahnya apa tiba-tiba mereka datang dan merusak dan menyuruh membuka teratak ” Ucap Karim.

Merasa tidak senang prilaku Oknum OKP tersebut, Korban langsung menghubungi pihak panitia penyelenggara Bakti Sosial Lembaga Bugar Lansia yang diketuai oleh Siti Syarifah Sihotang, kemudian memerintahkan Wakilnya Drs Ali Nafiah dan Sekretaris Herliani Nasution, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)Polres Pelabuhan Belawan untuk membuat laporan.

Bersama saksi dengan No Laporan STTLP/288/IX/2016/SPKT, Polres Pelabuhan Belawan, Terlapor Engsel yang melapor Saudara Suhendra alias Pepeng TKP Lapangan Rambutan Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli.

Wakil Ketua Lembaga Bugar Lansia Medan Drs Ali Nafiah saat di Polres Pelabuhan belawan mengatakan Kami mendesak pihak kepolisian agar secepatnya menangkap pelaku pengerusakan dan pengancaman dengan sepucuk pistol tersebut, dan meminta kepada aparat keamanan bisa melindungi warga sipil, dan agar kota medan kita ini aman bebas dari keberutalan “ Ungkapnya.(Hamnas).


PT Pelindo 1 Kontribusi Terbesar Pajak Bumi Dan Bangunan Di Kota Medan

Medan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) mendapat penghargaan sebagai BUMN pemberi Kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbesar di kota Medan dengan setoran pajak tahun 2016 sebesar Rp 21,1 Miliar.

Pemberian penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin kepada Direktur Keuangan PT Pelindo 1 yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Asisten Senior Perpajakan Pelindo 1, Maslakhodima Siregar, dalam pertemuan Wajib Pajak Potensial PBB se-Kota Medan

Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih Pemko Medan, melalui Dinas Pendapatan (Dispenda) Kota Medan, dengan memberikan penghargaan kepada Wajib Pajak potensial, termasuk kepada 3 perusahaan pembayar PBB terbesar yaitu Pelindo 1, Jasa Marga dan PLN.

Pelaksana harian Humas Pelindo 1 Rafika Aulia mengatakan,penghargaan yang diberikan ini merupakan kebanggaan bagi Pelindo 1 sebagai perusahaan pembayar pajak yang baik dan benar,” Ini tentu merupakan bukti bahwa Pelindo 1 sebagai salah satu BUMN turut memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan di Kota Medan dan dalam kegiatan operasionalnya telah menjalankan tata kelola perusahaan (GCG) yang baik karena dilakukan secara transparan dan akuntabel “ Kata Rafika.

Wali Kota Medan, Djulmi Eldin mengatakan bahwa Pemko Medan terus berupaya mengimbangi laju pertumbuham kota dengan menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung yang diperlukan. Mulai pembuatan jalan-jalan baru sebagai jalur alternatif sampai pembukaan akses-akses jalan baru ke seluruh kawasan Kota Medan.

Perbaikan jalan maupun berbagai fasilitas umum lainnya segera dioptimalkan, sehingga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

Namun semua upaya itu tidak bisa dilakukan secara instan namun harus bertahap mengingat besarnya anggaran yang harus disiapkan. Untuk itu tentunya dibutuhkan modal besar guna membiayai pembangunan tersebut,” Di sinilah pentingnya pembayaran pajak daerah, salah satunya PBB yang nantinya akan digunakan untuk membiayai berbagai pembangunan di Kota Medan serta perawatan berbagai infrastruktur yang ada “ Katanya.(Hamnas).





Dekati Masyarakat, Mie Suksess Gelar Hajatan Suksess

Medan.Metro Sumut
24 September 2016 – Wings Food, Perusahaan produsen makanan dan minuman siap saji dalam kemasan, menyelenggarakan Hajatan Suksess berkeliling kota lokal dan kota satelit se-Indonesia yang diadakan sepanjang Agustus dan September 2016. Hajatan Suksess se-Indonesia ini diadakan dalam rangka memperkenalkan Mie Suksess lebih dekat lagi dengan masyarakat, setelah Mie Suksess Isi Dua diluncurkan tahun 2015. Di area Sumatera, Hajatan Mie Suksess hadir di selain Palembang, Medan, Pekanbaru, dan Bandar Lampung. Sedangkan untuk Kalimantan dan Pulau Jawa, Hajatan Mie Suksess akan dilaksanakan secara berkesinambungan di Pontianak, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Cirebon, dan Karawang.

Apakah itu Hajatan Suksess? Selama satu minggu penuh, Mie Suksess datang dan mengajak masyarakat untuk makan Mie Suksess ramai-ramai bersama. “Kami sudah memilih beberapa kampus, pasar, terminal, alun-alun, perkantoran yang akan kami datangi. Namanya juga hajatan, di sana kami mengundang masyarakat sebanyak-banyaknya untuk mencoba makan Mie Suksess bersama-sama se-Indonesia. Ini untuk membuktikan bahwa Mie Suksess Isi Dua itu porsinya pas dengan rasa yang enak. Selain makan bersama-sama, yang hadir bisa mendapatkan macam-macam hadiah. Kami juga menggandeng artis DAMI atau Dangdut Academy untuk mengikuti roadshow ke 10 kota di Indonesia. Hajatan Suksess Medan akan ditutup malam ini dengan hiburan konser artis-artis Dangdut Academy di Lapangan Marindal,” ujar Adria Devius Tiono, Group Head of Marketing Food PT. Sayap Mas Utama (Wings Group) yang ditemui saat konferensi pers (24/9). Selain gelaran acara konser artis-artis Dangdut Academy ini, Mie Suksess juga mengadakan kegiatan “Hajatan Suksess” di kota-kota satelit lainnya di Sumatera Utara seperti Binjai, Tebing Tinggi dan Lubuk Pakam.

Dengan tagline “Rasanya Suksess, Lapernya Beress”, Mie Suksess isi Dua ini, yang diproduksi dengan memenuhi standard ISO 22000 mengenai Food Safety, berisi 2 keping dalam setiap bungkusnya sehingga menawarkan porsi yang lebih banyak dengan bumbu yang lebih terasa. “Indonesia adalah pasar mie terbesar nomor dua di dunia setelah Cina dengan jumlah produksi mie yang terus meningkat. Tingginya produksi mie dalam negeri ini mengikuti peningkatan jumlah penduduk Indonesia dari pelbagai segmen yang menjadikan mie sebagai kebutuhan pokok sehari-hari. 36.82% masyarakat Indonesia apabila berbelanja adalah untuk membeli makanan instant dan ringan. Di Indonesia, 95% toko retail yang ada pasti menjual mie instant. Ini yang mendorong kami untuk menghadirkan Mie Suksess untuk selalu memenuhi kebutuhan semua segmen masyarakat yang lebih luas di Indonesia, setelah kami meluncurkan Mie Sedaap pada 2003 lalu.” jelas Adria.

Sejak peluncurannya tahun yang lalu, Mie Suksess Isi Dua sukses merebut hati masyarakat Sumatera. Mie Suksess isi Dua memiliki tekstur yang halus, kenyal dengan rasa yang lezat dan terdiri dari 3 varian rasa yaitu Mie Goreng Ayam Kremes, Mie Kuah Kari Ayam dan Mie Kuah Ayam Bawang. “Mie Goreng Ayam Kremes adalah varian yang paling difavoritkan oleh masyarakat Sumatra, diikuti dengan Mie Kuah Kari Ayam,” tutup Adria.

Ajang pencarian bakat menyanyi dangdut yang diselenggarakan Indosiar yakni Dangdut Academy Indosiar, saat ini telah menjadi sebuah acara favorit keluarga di setiap malamnya. Dengan roadshow ini, Medan dan kota-kota lain di Sumatera Utara dapat secara langsung melihat idola mereka sambil mengikuti rangkaian acara Hajatan Mie Suksess. Dalam tur roadshow ini, Reza, Linda, dan Anggun akan menemui para penggemarnya dengan konsep perform off-air dan Meet & Greet di kota-kota tersebut.(Dadan Sutiana Miharja).



Tentang Pencabutan Subsidi Listrik Mengakibatkan Bertambah Jumlah Orang Miskin

Jakarta.Metro Sumut
Pengamat Ekonomi Faisal Basri menilai tentang pencabutan subsidi listrik yang berlangsung secara bertahap akan meredam kenaikan inflasi. Namun langkah ini dikhawatirkan menambah jumlah orang miskin.

Informasi yang dihimpun Media ini, Menurut Pengamat Ekonomi Faisal Basri mengatakan dampak pencabutan subsidi secara berkala bisa terlihat saat pemerintah mencabut subsidi listrik bagi pelanggan golongan 1300 Volt Amper (VA) ke atas pada 2014,” Sudah terbukti waktu diterapkan berkala untuk di kelas di atas 1300 itu inflasinya lebih smooth “ Katanya.

Lanjut Faisl, Kebijakan ini turut mendorong kenaikan jumlah orang miskin. Apalagi, pencabutan subsidi listrik kini akan dikenakan bagi golongan 450 VA dan 900 VA yang akan diterapkan pada 2017, Tapi itu takutnya jumlah orang miskin naik “ Ucapnya.

Kekhawatiran tersebut muncul karena listrik memiliki porsi besar dalam pola konsumsi masyarakat miskin. Bila subsidi sudah atak ada lagi, akan membuat pengeluaran masyarakat miskin meningkat untuk membayar listrik jika terjadi kenaikan tarif,” Karena lihat dari angka kemiskinan itu, kontribusi listrik berapa ke kemiskinan‎ “ Ungkap Faisal.

PT PLN (Persero) menyatakan, pencabutan subsidi listrik tahun depan tidak hanya berlaku untuk golongan pelanggan 900 VA, tetapi juga golongan 450 VA yang masuk kategori mampu.

Pencabutan subsidi listrik dilatarbelakangi kesepakatan Badan Anggaran DPR‎ anggaran subsidi listrik 2016 sebesar Rp 44,89 triliun, dan penerima subsidi  listrik dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2017 sebanyak 23,15 juta pelanggan, terdiri dari 19,1 juta pelanggan golongan 450 VA dan 4,05 juta 900 VA.

Sedangkan saat ini, jumlah masyarakat yang menerima subsidi listrik mencapai 45 juta pelanggan, terdiri dari golongan pelanggan 450 VA sebanyak 22,8 juta pelanggan dan 900 VA sebanyak 22,9 juta pelanggan,” Jumlah penerimaan sekitar 23,15 juta pelanggan yang meliputi pelanggan daya 900 VA dan 450 VA “ Kata Direktur Perencanaan PLN Nicke Widyawati.

Menurut Nicke, angka masyarakat yang berhak menerima subsidi tersebut berdasarkan data dari Tim Nasional Percepatan Pengendali Kemiskinan (TNP2K),” Itu hasil pemeriksaan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)‎ “ Ucap Nicke.


Dia menuturkan, pencabutan subsidi listrik golongan 450 VA dan 900 VA akan dilakukan secara bertahap. Bagi golongan 450 VA akan dilakukan dalam empat tahap, dan 900 VA dilakukan dalam tiga tahap mulai tahun depan.(Melvy).

Tersangka Kasus Penyelundupan Satwa Liar Terlindungi Bertambah Dua Orang

Ternate.Metro Sumut
Kasus penyelundupan satwa liar terlindungi tersangka bertambah dua orang. Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Ternate AKP Moch Arinta Fauzi saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. Senin (26/09/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kasat Reskrim Polres Ternate AKP Moch Arinta Fauzi mengatakan kedua tersangka tersebut ditetapkan statusnya sebagai tersangka karena telah terlibat dalam aksi penyelundupan tersebut,” Dua orang ini yang mensuplay burung dari desa Ranga-Ranga itu “ Katanya.

Namun Arinta belum mau menyebut identitas dua tersangka tersebut. Pasalnya, keduanya melarikan diri ke Galela, Kabupaten Halmahera Utara (Halut) saat dikejar di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) oleh polisi.

Karena itu, saat ini pihaknya telah menetapkan dua orang tersebut masuk Daftar Pencarian Orang (DPO),” Dua tersangka itu diketahui sudah lari ke Galela, dan mereka ini sudah ditetapkan sebagai DPO “ Ucapnya.


Diketahui, tiga tersangka sebelumnya masih ditahan di sel tahanan Polres Ternate sambil menunggu perampungan berkas perkaranya.(Roy).

Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 5 Pengedar Sabu, Salah Seorang Oknum PNS Diciduk

Belawan.Metro Sumut
Polres Pelabuhan Belawan berhasil menangkap para pengedar dan pengguna narkoba.Terbukti Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengamankan 5 orang pengedar narkoba salah seorang diantaranya merupakan oknum PNS di BKD dan seorang IRT. Selasa (27/09/2016).

Kelima pengedar tersebut adalah 2 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) bernama Syahril Ramadhan Pohan, AMD dan Hendi Kurniawan alias Endi. 1 orang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Nuning Susanti alias Nuni warga Pasar 4 Barat Gang Ratem Lingkungan 14, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.

Sedangkan 2 orang lagi bernama Irwan alias Cenil dan Agus alias Adun warga Jalan Pancing, Lingkungan IV, Gang Manggis, Kelurahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan,” Ke 5 tersangka ditangkap dari tempat yang terpisah “ Kata Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Tri Setiadi melalui Kasat Narkoba  AKP Dedi Kurniawan saat memberikan keterangan,

Dedi mengatakan tersangka Nuning Susanti alias Nuni ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka merupakan pengedar sabu,” Tersangka kita tangkap pada 14 September lalu. Dari tangan tersangka kita amankan barang bukti sabu seberat 0,5 gram “ Kata Dedi.

Lanjut Dedi, Menurut keterangan tersangka bahwa barang bukti sabu milik suaminya bernama Abdi Indra alias Romo,” Suami tersangka menjadi DPO kita. Tersangka dikenakan pasal 114 ayat 2 subsidier pasal 112 ayat 2 huruf A UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun penjara “ Ucap Dedi.

Sedangkan 2 orang tersangka PNS, Syahril Ramadhan Pohan dan Hendi Kurniawan alias Endi, kata Dedi, ditangkap berdasarkan penangkapan sebelumnya yang mengatakan bahwa narkoba yang digunakannya didapat dari kedua tersangka.

"Tersangka Syahril kita tangkap saat akan pergi ke kantornya yakni Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) propinsi Sumut Jalan Raden Saleh sedangkan Hendi ditangkap saat berada di Paladium. Dari tangan keduanya kita amankan barang bukti sabu seberat 0,2 gram,"jelas Dedi.

Sementara itu, 2 tersangka lagi, Irwan alias Iwan Cenil dan Agus Adun. Dedi mengatakan kedua tersangka ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat yang mengatakan kalau keduanya merupakan pengedar sabu.

"Tersangka Iwan Cenil kita tangkap dirumahnya dan barang bukti sabu yang kita amankan seberat 4,42 gram sabu sedangkan barang bukti sabu seberat 1,5 gram kita amankan dari tersangka Adun. Kedua tersangka bakal kita jerat dengan pasal 114 ayat 1 subsidier pasal 112 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika “ Terang Dedi.(Hamnas).



Walikota Dan DPRD Medan Tinjau Jalan Rusak Medan Labuhan

Medan Labuhan.Metro Sumut
Kondisi memprihatinkan jalan Titi Pahlawan Simpang Kantor Kecamatan Medan Labuhan ternyata mendapatkan perhatian serius dari Pemko Medan.

Betapa tidak, disaat hujan jalan sepanjang hampir 200 meter yang letaknya persis didepan kantor Polsek Medan Labuhan dan RSU Ameta Sejahtera ini sangat sulit dilalui akibat kerap dilanda banjir ditambah lagi badan jalannya kini sudah berlobang-lobang hingga rawan terjadinya kemacetan maupun kecelakaan.

Walikota Medan Drs.Dzulmi Eldin MSi pun turun didampingi Kepala Dinas PU Bina Marga Kota Medan Khairul Syahnan serta anggota DPRD Kota Medan dari Partai Gerindra Surianto alias Butong.

Saat ditanyai Walikota Medan mengaku pihaknya telah melakukan upaya penyedotan genangan air di badan jalan serta dalam parit dengan menerjunkan sejumlah mobil penyedot air maupun alat berat beko.

Besok, pihak dari PU Bina Marga Provinsi akan mulai memperbaiki kondisi kerusakan jalan tersebut karena perbaikan jalan dan drainasenya memang kewenangan dari pihak mereka,"ujarnya singkat saat melakukan peninjauan di lokasi kerusakan jalan Titi Pahlawan Simpang Kantor Medan Labuhan tersebut.

Pada hari itu juga, Senin siang (26/09) warga yang tergabung dalam Presidium Masyarakat Medan Utara (PMMU) mengelar aksi tanam pohon pisang serta memancing ikan di air keruh tersebut apalagi kondisi jalan vital penghubung dua Kecamatan ini sudah mirip kayak kolam pancing.

Masyarakat peduli kota Medan tergabung dalam Presidium Masyarakat Medan Utara (PMMU) diketuai Saharuddin dan kawan kawan mengelar aksi di lokasi jalan rusak tersebut guna menuntut agar Pemerintah kota Medan dan Propinsi serius berupaya memperbaiki jalan rusak yang sudah menahun tak kunjung diperbaiki menjadi langganan tergenang banjir usai hujan datang.


"Kami mendesak Walikota Medan untuk peduli pembangunan di Medan Utara, bila Walikota Medan tak mampu mengatasi jalan rusak di sejumlah ruas jalan sebaiknya rekomendasikan saja pemekaran kota Medan Utara ke DPRD Kota Medan,"desak Saharuddin sembari mengelar aksi memancing ikan di air keruh jalan rusak tersebut.(Hamnas).

Bayar 10%, Perbaiki LPJU

Medan.Metro Sumut
H M Iskandar Sakti Batu Bara SE MSP anggota DPRD Sumut dari fraksi PAN Kamis (22/09/2016) diruang kerjanya mengatakan, masyarakat telah membayar 10% untuk LPJU (lampu penerangan jalan umum). Maka dinas pertamanan segera perbaiki  LPJU yang tidak menyala.

Hal itu dikatakan dia menanggapi banyak LPJU yang tidak menyala, seperti di Jalan Yos Sudarso. LPJU itu segera diperbaiki, tegas Iskandar, sebab masyarakat telah membayar 10% setiap bulannya, kenapa LPJU tidak ada. (Mashuri Lubis)


Pengusaha Baja Tokal Tertekan Akibat Serbuan Baja Impor

Jakarta.Metro Sumut
Untuk bisnis baja nasional sangat tertekan akibat membanjirnya produk baja impor. Sebab, produk impor dapat mengancam keberlangsungan industri baja lokal. Meskipun bea masuk sudah dinaikkan namun itu belum efektif menghadang impor.

Informasi yang dihimpun Media ini, Baldeo Prasad Banka Managing Director PT Ispat Indo mengatakan perusahaannya terpaksa menutup satu line pabrik dan mengistirahatkan 500 karyawan sebagai dampak membanjirnya produk baja impor.  Sebagai produsen utama produk baja wire rod, Ispat Indo memiliki pangsa pasar 60%. Namun pangsa pasar terus tergerus sampai 15% lantaran kondisi derasnya baja impor yang masuk ke dalam negeri. "Tentunya bisnis perusahaan akan terganggu “ Katanya Senin (26/09/2016).

Impor baja membanjiri pasar lokal juga pernah terjadi pada tahun lalu yang dikemas melalui produk baja ringan dengan menambah unsur paduan atau dikenal dengan istilah baja paduan. Produk baja paduan selama ini memang mendapat fasilitas bea masuk dari pemerintah, namun kemudian hal ini disalahgunakan importir dengan memasukan produk baja paduan dengan kandungan di bawah standar. Kondisi demikian membuat harga baja impor ini menjadi lebih murah dibandingkan dengan baja yang dibuat produsen dalam negeri.

Sementara itu, juru bicara PT Gunung Garuda, Ketut Setiawan menyampaikan, pemerintah sebelumnya pernah berhasil memperketat impor baja paduan ini dengan mengenakan bea masuk terhadap produk baja paduan yang tidak memiliki standar SNI. "Kebijakan tersebut serta sempat berjalan efektif, namun entah mengapa kembali lagi terjadi pada tahun ini," ungkap Ketut.

PT Gunung Garuda merupakan produsen baja profile yang biasa digunakan untuk pekerjaan konstruksi dan infrastruktur. Perusahaan ini juga merasakan turunnya pangsa pasar akibat serbuan baja impor berkedok baja paduan.

"Permintaan baja profile yang dipasok dari perusahaan kami dan PT Krakatau Wajatama (anak usaha PT Krakatau Steel) berkisar 400.000 ton per tahun, namun akhir-akhir ini angka tersebut tidak pernah tercapai," ujar Ketut.


Pemerintah, lanjut Ketut, seharusnya mengantisipasi membanjirnya produk baja impor terkait dengan kelebihan stok negara-negara produsen utama baja seperti China yang saat ini memiliki kapasitas 750 juta ton per tahun. Bandingkan dengan kapasitas produksi Indonesia yang hanya 10 juta ton per tahun.(Sandy).

PT Saka Energi Indonesia (SEI) Menemukan Cadangan Minyak Baru Saka Sekitar 2.500 Bopd

Jakarta.Metro Sumut
PT Saka Energi Indonesia (SEI) anak usaha PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berhasil menemukan cadangan minyak baru. Chief Operation and Commercial Officer Saka Energi, Tumbur Parlindungan, mengatakan, cadangan minyak baru itu dari blok Pangkah Jawa Timur.

Informasi yang dihimpun Media ini, Direktur Pembinaan Hulu Migas Kementerian ESDM Tunggal mengatakan penemuan minyak tersebut berasal dari pemboran sumur eksplorasi Sedayu 3 dan Sedayu 4 yang merupakan kelanjutan dari Sumur Sedayu 1 di blok Pangkah yang sudah dibor tahun 2011.

Namun Ditjen Migas (Direktorat Hulu) belum mendapat laporan resmi dari Saka Energi yang mengoperasikan blok Pangkah tersebut. Sementara itu Deputi Pengendali Operasional SKK Migas, Muliawan, menyebut sumur eksplorasi Sidayu-4 K3S Saka terbukti menemukan cadangan minyak. "Hasil drill stem test (DST) sekitar 2.500 barrels of oil per day (BOPD)," ungkap Muliawan.

Namun cadangan minyak tersebut belum dapat diproduksi karena masih menunggu pengajuan Plan of Development (POD) dari Saka Energi. Saka Energi memang menargetkan bisa mulai mengajukan plan of development (POD) dua blok yaitu Blok Pangkah di Jawa Timur dan Blok South Sesulu di Kalimantan Timur dalam dua tahun mendatang. Ini jika aktifitas pengeboran satu sumur di masing-masing blok tersebut tahun ini berhasil menemukan cadangan migas baru.


Saat ini Saka mencatatkan produksi migas mencapai 28.000-30.000 barrel of oil equivalent per day (BOEPD). Produksi migas tersebut berasal dari produksi gas dari lapangan gas Fasken di Texas Amerika sebesar 160-190  mmscfd dan sisanya berasal dari Blok Pangkah Madura, Jawa Timur dan Blok South East Sumatera.(Melvy).

Dweeling Time Di Pelabuhan Belawan Harus Bisa 2,5 Hari

Medan.Metro Sumut
Pengguna jasa pelabuhan Belawan serta para importir tergabung dalam Gabungan Importit Nasional Seluruh Indonsia (GINSI) dan Assosiasi Perusaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) mengharapkan agar Dweeling Time di Pelabuhan Belawan hanya 2,5 hari dalam waktu kerja 24 jam.

Surianto selaku mewakili para pengguna jasa di Pelabuhan Belawan saat diacara pertemuan seluruh pelaku usaha  di Pelabuhan Belawan, Perusahan Pengguna jasa Kepabeanan (PPJK), eksportir dan importir dengan PT.Pelindo 1, Bea Cukai dan Karantina Pelabuhan dalam membahas percepatan Dweeling Time di Ballroom 1 Hotel Emerald Garden Medan, Jumat malam  kemarin (23/09/2016) mengatakan kami kalangan pengguna jasa kepelabuhan Belawan sangat mengharapkan dweeling Time itu tepat waktu hanya sekitar 2,5 hari guna menjamin kelancaran proses arus ekspor impor “ Katanya.

Surianto alias Butong berharap pada pihak Belawan Internasional Contener Terminal (BICT) untuk mengambil langkah -langkah pertama untuk saling kordinasi dengan beacukai, op, syahbandar dan karantina,” Bahwa kita sebagai pengguna jasa mungkin optimis bisa dicapai dweeling time selama 2,5 hari saja tapi pada prinsipnya kalau semua pihak itu bisa bekerja selama 24 jam, baik dari proses pembayaran via banknya hingga kesiapan fasilitas pendukung yang ada di Pelabuhan Belawan tersedia “ Harapannya.

Dalam acara pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Otoritas Pelabuhan Belawan Marabesi Haikal Dahlan, Secretaris Direksi PT Pelindo 1 Eriansyah didampingi Humasnya Rica Agnes, GM.BICT Yazid Yarham, petugas Syahbandar Belwan, Bea Cukai, Karantina serta para pelaku usaha di Pelabuhan Belawan maupun pihak dari Assosiasi Perusahan Bongkar Muat Indonesia (APBMI).

Hadir juga Dianto MS selaku ketua GINSI, Ia mengaku optimis dweeling time di Pelabuhan Belawan dapat menekan dweeling Time tercapai 2,5 hari asalkan semua pihak yang berkompeten serta instansi terkait saling berkomitmen untuk mempercepat dweeling Time.

Pihak importir dalam hal ini membantah ada Pungutan liar (Pungli), meski tak ada masalah dengan peralatan yang dimiliki Pelindo namun ia meminta pihak Pelindo 1 untuk meningkatkan fasilitas pendukung, sarana maupun sarana demi kelancaran arus ekspor impor barang di Pelabuhan Belawan serta meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) peugas di Pelabuhan.

Ditempat yang sama, Eriansyah selaku secretaris Direksi PT.Pelindo 1 didampingi GM.BICT Yazid Yarham mengaku pihak Pelindo terus berupaya serta terus bekordinasi dengan instansi terkait di Pelabuhan baik dengan pihak Bea Cukai, Karantina, maupun pihak pelaku usaha di Pelabuhan serta organisasi APBMI, GINSI, organda maupun pemilik gudang pelaku usaha di Pelabuhan Belawan.

"Pertemuan hari ini adalah merupakan sprit yang sama untuk menurunkan angka dweeling Time dalam menindak lanjuti arahan pak Menteri dan presiden dan kita targetkan memang 2,5 hari daam jangka waktu kerja 24 jam di Pelabuhan Belawan,"cetus Eriansyah.

Kepala Otoritas Pelabuhan Belawan Marabesi Haikal Dahlan mengatakan, pihaknya sepakat menargetkan dweeling time hanya 2,5 hari berkomitmen bersama instansi terkait di Pelabuhan Belawan.Kita meminta pada pihak Pelindo agar kesiapan peralatan di Pelabuhan harus beroperasi selama 24 jam, serta peningkatan masalah SDM begitu juga dengan instansi Bea Cukai dan Karantina agar selalau bersinergi dalam mencapai target dweeling time hanya 2,5 hari. Ujarnya singkat saat ditanyai awak media.(Hamnas).



Kesal Jalan Rusak Simpangkantor, PMMU Bakal Gelar Aksi Tanam Pohon Dan Mancing Ikan

Medan Labuhan.Metro Sumut
Kesal kondisi badan jalan rusak di Jalan Titi Pahlawan Simpang Kantor Kecamatan Medan Labuhan tak kunjung diperbaiki, akhirnya warga yang tergabung dalam Presidium Masyarakat Medan Utara (PMMU) akan mengelar aksi tanam pohon pisang serta memancing ikan di air keruh tersebut apalagi kondisi jalan vital penghubung dua Kecamatan ini sudah mirip kayak kolam pancing.

Informasi yang dihimpun Media ini, Rencananya Senin (26/09/2016) masyarakat peduli kota Medan tergabung dalam Presidium Masyarakat Medan Utara (PMMU) diketuai Saharuddin akan kembali mengelar aksi di lokasi jalan rusak tersebut guna menuntut agar Pemerintah kota Medan dan Propinsi serius berupaya memperbaiki jalan rusak yang sudah menahun tidak kunjung diperbaiki menjadi langganan tergenang banjir usai hujan datang.

"Besok siang (Senin-Red) masyarakat Medan Utara akan mengelar aksi di sekitar lokasi kerusakan badan jalan dengan menanami pohon serta aksi memancing diair keruh tersebut agar Pemerintah serius melakukan perbaikan jalan rusak,"ujar Saharuddin saat dihubungi via nomor ponselnya. 

Perbaikan kerusakan badan jalan yang rusak serta rawan digenangi banjir di jalan Titi Pahlawan Simpang Kantor Kecamatan Medan Labuhan sangat didambakan warga.Betapa tidak, karena jalan lintas yang menghubungkan Kota Marelan dengan Kota Medan Labuhan tersebut sangat vital dilalui sejumlah kenderaan bermotor dari arah Medan maupun ke kota Medan.

Saat ini kondisinya sangat memprihatinkan, disaat hujan jalan sepanjang hampir 200 meter yang letaknya persis di depan kantor Polsek Medan Labuhan dan RSU Ameta Sejahtera ini sangat sulit dilalui akibat kerap dilanda banjir ditambah lagi badan jalannya kini sudah berlobang-lobang hingga rawan terjadinya kemacetan maupun kecelakaan.

Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga Kota Medan Khairul Syahnan mengaku pihaknya telah melakukan upaya penyedotan genangan air di badan alan serta dalam parit dengan menerjunkan sejumlah mobil penyedot air.


"Perbaikan jalan Titi Pahlawan Simpangkantor tersebut merupakan kewenangan dari pihak PU Bina Marga Provinsi, pihak PU sudah kordinasi ke Camat Medan Labuhan akan melakukan perbaikan di jalan Titi Pahlawan Simpang Kantor tersebt yang akan dikerjakan pihak kontraktor PT Berkat Jaya Abadi,"ujar Kadis PU Bina Marga sembari menunjukkan surat dari Dinas PU Bina Marga Provinsi ke Pemko Medan di layar HP adroid miliknya tersebut.(Hamnas).

Prabowo: Kami Mempersembahkan Yang Terbaik Buat Rakyat

Jakarta.Metro Sumut
Ketua Umum Partai Gerindra menilai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yakni Anies Rasyid Baswedan - Sandiaga Salahudin Uno adalah pasangan terbaik yang dipersembahkan kepada rakyat ibukota. Sabtu (24/09/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan kami menetapkan saudara Anies sebagai Cagub DKI Jakarta untuk masa bakti 2017-2022, beliau bukan kader Gerindra, bukan kader PKS. Tapi Gerindra dan PKS tidak memandangnya dari partai mana. Kami cari orang yang terbaik yang bisa dipersembahkan ke rakyat ibukota “ Kata Prabowo di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (23/09/2016) malam.

Lanjut Prabowo, Dulu dirinya yang mencalonkan Basuki Tjahaja Purnama yang akrab dipanggil Ahok untuk muncul sebagai Cawagub DKI. Namun saat ini, dia menangkap aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya perubahan,” Putera terbaik bangsa ini kami nilai mampu untuk membawa DKI ke arah yang lebih baik, adil, lebih sejahtera dan menuju Indonesia Raya yang kita cintai “ Ucap Prabowo.

Prabowo mengucapkan penghargaannya kepada tokoh- tokoh dari PKS dalam hubungan yang dirasakannya akhir-akhir ini,” Saya merasakan sikap arif berkorban PKS untuk itu saya mengucapkan hormat saya kepemimpinan dan kenegarawanan pucuk pimpinan PKS “ Ungkapnya.

Para petinggi PKS yang hadir saat diumumkannya pasangan Anies- Sandiaga oleh Prabowo, diantaranya adalah Presiden PKS, Sohibul Iman dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid. (Melvy)


PT Pelindo 1 Sharing Tranformasi

Medan.Metro Sumut
Direktur SDM dan Umum PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 , M. Hamied Wijaya  diundang untuk menjadi Keynote Speaker pada acara Great People Development Program (GPDP) PT Telkom Indonesia, yang bertempat di Telkom Learning Area Sumatera,  Jumat, 23 September 2016.  M. Hamied Wijaya diundang menjadi keynote speaker dengan tema “Managing People and Change” karena dinilai telah berhasil menjalankan program transformasi di bidang organisasi dan SDM di Pelindo 1.

Hamied mengungkapkan transformasi yang telah dan sedang dilakukan oleh manajemen Pelindo 1 sudah membawa banyak perubahan, khususnya di bidang SDM. “Implikasinya, tidak hanya kinerja keuangan perusahaan yang meningkat, tetapi produktivitas pegawai dan indeks kepuasan pegawai juga mengalami peningkatan,” jelas Hamied.

Dalam paparannya, Hamied menjelaskan bahwa dalam proses transformasi ada tiga hal yang harus dilakukan, yang pertama  melakukan pekerjaan dengan lebih baik, tepat, cepat dan efisien, kedua fokus pada bisnis model dan ketiga mengubah strategi bisnis perusahaan. “Untuk menjamin keberhasilan proses transformasi ini, dibutuhkan leader/SDM yang memiliki karakter kepemimpinan yang mampu menjalankan peran dan fungsinya sebagai pemberdaya, perintis, penyelaras dan panutan,” jelas Hamied.

Beberapa transformasi pengelolaan SDM di Pelindo 1 telah dilakukan yaitu seperti adanya automatisasi proses administrasi SDM, pengelolaan SDM berbasis kinerja dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dengan penguatan kedisiplinan pegawai, internalisasi dan implementasi nilai-nilai budaya perusahaan yang membawa perbaikan pada proses bisnis layanan, dan pembentukan change agent di masing-masing unit kerja.

“Transformasi organisasi dan pengelolaan SDM di Pelindo 1 telah dimulai sejak tahun 2014 dan telah memberikan dampak positif secara langsung pada peningkatan produktivitas pegawai dan juga peningkatan pada indeks kepuasan pegawai, menjadi 3,63 di tahun 2015 (skala 5) dibanding tahun 2014 sebesar 3,4,” tambah Hamied.


Pelaksana Harian Humas Pelindo 1, Rafika Aulia menambahkan bahwa program tranformasi Pelindo 1 ini akan terus dilakukan secara konsisten. “Pelindo 1 akan terus melakukan perbaikan dan meningkatkan kinerja di semua aspek perusahaan,” jelas Rafika.(Hamnas).

28 Kapal Tank Kerang Tangkapan Ditpolairdasu Harus Diukur Ulang

Belawan.Metro Sumut
Kepala Dinas Kelautan Perikanan Sumut (Kadiskanlasu) Zonni Waldi meminta pada  pada pihak kesyahbandaran untuk melakukan pengukuran ulang terhadap 28 unit kapal tank kerang yang ditangkap Ditpolairdasu akibat melanggar jalur tersebut. Sabtu (24/09/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kadiskanlasu berharap agar permasalahan pelanggaran jalur tangkap ini dapat diselesaikan lewat jalur di luar pengadilan serta lebih mengedepankan edukasi pada masyarakat nelayan.

Secara kronologis Zonny Waldi mengatakan penangkapan pada Rabu kemarin akibat kapal pencari kerang itu beroperasi di jalur 1A yakni 0 hingga 2 mil laut dari pantai, saat itu Dirpolairdasu sedang mengelar patroli tugas rutin dari Asahan. Mendapatkan adanya laporan dari masyarakat nelayan kemudian ditangkaplah sebanyak 28 kapal penangkap kerang (Tank kerang) yang spesial mencari kerang.Selanjutnya seluruh kapal ini diamankan di dermaga Polairdasu guna menghindari amukan massa dan pembakaran.Polisi sudah melakukan tugasnya selaku penyidik sudah diambil BAPnya terhadap 28 kapal dengan 290 awak kapal.Ditanya soal perizinan kapal tank kerang ini, Kadiskanlasu mengaku ada izinnya yang dikeluarkan Pemko Tanjung Balai,” Ada Izinnya tetapi dalam perizinan ditetapkan diperbolehkan menangkap kerang di jalur 1B yakni 2 hingga 4 mil laut bukan di jalur 1A, kesalahannya disini adalah jalur penangkapan yang dilanggar namun pelanggaran ini tak ada unsur pidananya “ Katanya.

Makanya, dalam penyelesaian persoalan masyarakat nelayan ini mereka membuat permohonan pada Walikota Tanjung Balai agar persoalan ini bisa diselesaikan diluar pengadilan, sebenarnya ada dua penyelesaian yakni pertama melalui pengadilan kedua penyelesaian perkara diluar pengadilan (Restorasi Justice).Kapal dengan alat tangkap ada izinnya, akantetapi sesuai tak sesuainya ukuran kapalnya yang menentukannya adalah kewenangan pihak Syahbandar perhubungan laut.

Sedangkan Nifri mewakili Pemko Tanjung Balai saat ditanyai terkait pengeluaran izin kapal tank kerang tersebut ia mengaku pihaknya mengeluarkan izin berdasarkan adanya pas kecil diterbitkan oleh Menteri Perhubungan atau Kesyahbandaran perhubungan disana sudah dicantumkan Gross Tonnya.Ujarnya singkat.

Samsul bahri selaku ketua 1 Pokwasmas Sumut dan Wakil Ketua HNSI Tanjung Balai mengatakan atas kejadiannya telah diambil keputusan bermusyawarah sesuai arahan dari pihak Ditpolair guna mengedukasi nelayan kapal pencari kerang kita.Kedepannya mengenai jalur penangkapan ini akan dilengkapi dengan GPS agar tak lagi melanggar jalur penangkapan.Kedepan tak ada lagi kesalahan, mereka harus menangkap kerang dijalur 1B bukan di jalur 1A yang telah ditetapkan,kalau pelanggaran tetap terjadi ya..wajib ditindak tegas dong “ Katanya.(Hamnas).


28 Kapal Ditangkap Asal Tanjung Balai Dikenai Sanksi Pidana Denda

Belawan.Metro Sumut
Penangkapan 28 unit kapal penangkap kerang (Tank kerang) Asal Tanjung Balai yang kini masih didermaga Ditpolairdasu di Jalan TM.Pahlawan Belawan hingga kini masih dalam proses penyelesaian perkara lewat jalur diluar pengadilan namun pihak kepolisian akan juga menerapkan sanksi pidana denda terhadap pelanggaran jalur penangkapan tersebut. Jumat (23/09/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kasi Tindak Subdit Gakkum Ditpolairdasu Kompol H.Zonni Aroma SH.MH mengatakan soal pidananya adalah pidana denda yakni pasal 100 UU no 45  tahun 2009 sesuai dengan pasal 7 ayat 2 melanggar jalur tangkap denda maksimal Rp250 juta tapi bisa juga Rp1 juta tergantung putusan Hakim. Sesuai dengan peta setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ke 28 kapal tank kerang zona tangkap mereka 1,5 mil dari laut “ Katanya.

Lanjut Zonni, Kita dalam masalah ini telah mengadakan rapat kordinasi antar instansi dan masyarakat nelayan agar masyarakat tak menduga duga supaya jelas permasalahannya, kita open manajemen dalam arti kata kita panggilkan semua stake holder terkait dan pemerintah dalam hal bersama dibicarakan penyelesaian diluar pengadilan, kita memberikan waktu seminggu dalam hal ini untuk memberikan pembinaan dari Dinas Perikanan nanti setelah ada kesepakatan antara masyarakat nelayan tradisional dengan masyarakat kapal tank kerang ini yang menjadi pegangan kita “ Ucapnya.

Sementara Nifri mewakili Pemko Tanjung Balai saat ditanyai terkait pengeluaran izin kapal tank kerang tersebut ia menerangkan pihaknya mengeluarkan izin berdasarkan adanya pas kecil diterbitkan oleh Menteri Perhubungan atau Kesyahbandaran perhubungan disana sudah dicantumkan Gross Tonnya.Ujarnya singkat.


Samsul bahri selaku ketua 1 Pokwasmas Sumut dan Wakil Ketua HNSI Tanjung Balai mengatakan atas kejadiannya telah diambil keputusan bermusyawarah sesuai arahan dari pihak Ditpolair guna mengedukasi nelayan kapal pencari kerang kita.Kedepannya mengenai jalur penangkapan ini akan dilengkapi dengan GPS agar tak lagi melanggar jalur penangkapan,” Kedepan tidak ada lagi kesalahan, mereka harus menangkap kerang dijalur 1B bukan di jalur 1A yang telah ditetapkan,kalau pelanggaran tetap terjadi ya..wajib ditindak tegas dong “ Kata Samsul.(Hamnas).

Melanggar Jalur Tangkap, 28 Kapal Asal Tanjung Balai Ditangkap

Belawan.Metro Sumut
Dianggap sangat meresahkan nelayan pencari kerang tradisional serta melanggar jalur penangkapan sesuai perizinannya, Sekitar 28 unit kapal tank kerang asal Tanjung Balai ditangkap petugas kapal patroli Ditpolairdasu. Jumat (23/09/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Puluhan kapal diduga memanipulasi ukuran kapal (gross Ton) tersebut tertahan di dermaga Ditpolairdasu Jalan TM.Pahlawan Belawan. Terkait adanya penangkapan kapal tank kerang tersebut akhirnya pihak Ditpolairdasu memanggil Kepala Dinas Kelautan Perikanan Sumut Zonni Waldi serta pejabat yang mewakili Pemko Tanjung Balai.

Saat diwawancarai Kadiskanla Sumut Zonny Waldi mengatakan penangkapan sejumlah kapal tank kerang itu terjadi pada Rabu kemarin akibat puluhan kapal tersebut mencari kerang di jalur 1A yakni 0 hingga 2 mil laut dari pantai, saat itu Dirpolairdasu sedang mengelar patroli tugas rutin dari Asahan. Mendapatkan adanya laporan dari masyarakat nelayan kemudian ditangkaplah sebanyak 28 kapal penangkap kerang (Tank kerang) yang spesial mencari kerang “ Katanya.

Lanjut  Zonny, Seluruh kapal ini diamankan di dermaga Polairdasu guna menghindari amukan massa dan pembakaran.Polisi sudah melakukan tugasnya selaku penyidik sudah diambil BAPnya terhadap 28 kapal dengan 290 awak kapal “ Ucapnya.

Saat ditanya soal perizinan kapal tank kerang, Kadiskanlasu menerangkan ada izinnya yang dikeluarkan Pemko Tanjung Balai,” Ada Izinnya tetapi dalam perizinan ditetapkan diperbolehkan menangkap kerang di jalur 1B yakni 2 hingga 4 mil laut bukan di jalur 1A, kesalahannya disini adalah jalur penangkapan yang dilanggar namun pelanggaran ini tak ada unsur pidananya “ Terang Zonny Waldi.


Makanya, dalam penyelesaian persoalan masyarakat nelayan ini mereka membuat permohonan pada Walikota Tanjung Balai agar persoalan ini bisa diselesaikan diluar pengadilan, sebenarnya ada dua penyelesaian yakni pertama melalui pengadilan kedua penyelesaian perkara diluar pengadilan (Restorasi Justice). Kapal dengan alat tangkap ada izinnya, akantetapi sesuai tak sesuainya ukuran kapalnya yang menentukannya adalah kewenangan pihak Syahbandar perhubungan laut.(Hamnas).

Worshop Port Security PT Pelindo 1 Hadirkan Sean Moon Disambut Antusias

Belawan.Metro sumut
Worshop Port Security yang digelar PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) bekerjasama dengan Konsulat Amerika Serikat (AS) di Medan disambut antusias apalagi workshop tersebut bersama seorang ahli di bidang keamanan pelabuhan bernama Sean Moon, Kamis kemarin, 22 September 2016 di Terminal Penumpang Bandar Deli.

Sean Moon menjadi pembicara dalam Workshop yang bertema Port Security. “Kehadiran beliau diharapkan dapat membagi pengalaman dan pengetahuannya dalam meningkatkan kemampuan dan kapasitas SDM pelabuhan khususnya personil yang menangani bidang keamanan di pelabuhan “ Kata Corporate Secretary Pelindo 1, M. Eriansyah dalam sambutannya.

Lanjut Eriansyah, Bahwa workshop ini juga merupakan salah satu bentuk penguatan koordinasi dan komunikasi antara seluruh instansi di pelabuhan, untuk bersama-sama mengimplementasikan sistem keamanan pelabuhan secara konsisten.

Sean Moon adalah salah satu tenaga ahli senior kepelabuhanan di Amerika Serikat, yang saat ini menjabat sebagai Penasihat Senior Asisten Sekretaris Urusan Perbatasan, Imigrasi dan Perdagangan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS. Sean mempunyai pengalaman lebih dari 20 tahun di dalam bidang

operasional pelabuhan dan manajemen resiko, melakukan dan mengawasi kapal penumpang, fasilitas dan program keamanan, program manajemen pelabuhan dan operasi tanggap bencana alam.

Melalui Workshop ini, Sean Moon melakukan sebuah presentasi tentang pengelolaan keamanan dan manajemen pelabuhan di Amerika Serikat, dilanjutkan dengan sesi brainstorming  dan diskusi secara mendalam untuk aspek-aspek pendukung keamanan di pelabuhan khususnya di Pelindo 1.

Penyelenggaraan workshop ini merupakan bentuk kerjasama yang baik antara Pelindo 1 dan Konsulat Jenderal Amerika di Medan guna mendukung pengetahuan dan pemahaman tentang sistem keamanan pelabuhan yang efektif dan efisien, khususnya pada peningkatan di bidang sumber daya manusia yang berperan penting dalam suksesnya percepatan penerapan program tol laut di Indonesia.


Pelaksana Harian Humas Pelindo 1, Rafika Aulia menjelaskan bahwa kegiatan workshop dengan metode sharing session ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Manajemen Pelindo 1 yang bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan, dan juga memupuk semangat karyawan. “Pelindo 1 tidak hanya mengembangkan bisnis pelabuhan saja, tetapi juga mengembangkan Sumber Daya Manusia yang dimilikinya. Kegiatan ini diharapkan memotivasi karyawan sebagai pelaku bisnis yang harus bersaing dikancah global,” ujar Rafika.(Hamnas).
 

TV ONLINE MS

Polisi Grebek Gudang Pupuk & Gas Oplosan di Medan Delil”

TV ONLINE MS

POMAL Lantamal I mengadakan Kegiatan Ops Gaktib dan Yustisi “CITRA WIRA PARI 2015”

CITRA INDAH

TV ONLINE MS

Bea Cukai Belawan Gagalkan 2 Kontener Cangkang Siput Hijau&Perut Ikan keThailand &Hongkong ”
Copyright © 2010 - 2013. www.metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM