PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN

PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN
PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT SUKSES DAN SELALU EKSIS KEPADA MEDIA HARIAN METRO SUMUT ONLINE.DARI GM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN SAHAT TAMBUNAN & M.NATSIR MANEGER UMUM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & MANEGER TEHNIK PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & ASISTEN MANEGER HUKUM DAN HUMAS PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN ROSWITA & SEGENAP KARYAWAN PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN.

Cari Berita Anda....???

Memuat...

Entri Populer

Menjelang Ramadhan, Harga Daging Sapi Di Medan Masih Normal

Medan.Metro Sumut
Berbeda dari harga daging dan ayam potong yang mulai naik dibeberapa pasar tradisional di Medan jelang Ramadhan, harga daging sapi masih relatif stabil. Harga daging sapi berada di titik normal, yaitu Rp115 hingga Rp120 ribu per kilogram. selasa (24/05/2016).

Agus alias Samsul salah satu pedagang daging sapi di Pasar Sambu medan mengatakan belum ada kenaikan, tapi biasanya setiap tahun ya naik. Sekarang harga daging sapi masih normal, 120 ribu per kilogram. Kalau pengalaman di H-2 Ramadan harga naik 10 persen dari harga normal, Kembali ke harga normal H+3 lebaran “Kata Agus.

Lanjut Agus alias Samsul Harga 120 ribu per kilogram. Masih normal. Biasanya H-2 Lebaran naik 20 ribu dari harga normal “ Ucap Agus.

Agus Alias Samsul yang berdagang sapi sejak 10 tahun yang lalu tidak mengetahui akan ada kenaikan atau tidak pada Ramadhan tahun ini “ Tutur Agus.(Hamnas).


Burhanuddin Sindir Dewan Soal Sengketa Lahan Cinta Budaya

Medan.Metro Sumut
Persoalan sengketa tanah seluas 2,3 hektar di lahan sekolah Cinta Budaya (Chong Wen) terus bergulir. Belum adanya kesepakatan antara pihak sekolah dan pemilik tanah membuat persoalan tersebut belum menemui titik terang. Setiap kunjungan ke sekolah Cinta Budaya yang dilakukan anggota dewan menuai tanda tanya publik. Pasalnya, anggota dewan yang ngotot membela pihak sekolah hanya dari fraksi PDI-P saja. Selasa (24/05/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Trimedya Panjaitan mengunjungi sekolah Cinta Budaya pada Selasa 17 Mei lalu. Pada kunjungannya, Trimedya bahkan menuding hal yang cenderung tendensius. Ia menyebut pemilik tanah yakni, Mayjend (purn) TNI Burhanuddin Siagian dimanfaatkan orang lain dalam permasalahan tanah tersebut.

Menanggapi hal itu, Burhanuddin mengatakan hingga kini baik pihak sekolah atau anggota dewan belum ada menghubungi dirinya terkait masalah sengketa tanah itu,” Dari kemarin mereka selalu menuding yang aneh-aneh. Padahal pihak sekolah ataupun dewan belum ada etikad baik dan komunikasi ke saya. Jadi kenapa langsung menuduh saya seperti itu. Itu kan pencemaran nama baik saya “ Kata Burhanuddin.

Menurutnya, yang dituduhkan anggota dewan dari fraksi PDI-P tanpa bukti dan tendensius. Namun walau demikian, dirinya serahkan kepada masyarakat untuk menilai secara proposional.“Itu jelas pencemaran nama baik. Saya dibilang digunakan orang lain dalam masalah tanah ini. Kalau memang ada, coba mereka buktikan. Etikad baik mereka saja hinggi kini tidak ada, malah menuduh saya yang aneh-aneh,” tambahnya.

Kendati demikian, Burhanuddin masih tetap menizinkan murid dari tingkat TK hingga SMA untuk bersekolah di lahan tanah miliknya.“Saya dari kemarin sudah bilang, murid sekolah masih tetap bisa beraktifitas. Tolong dicatat sekali lagi oleh mereka, saya tidak mau karena permasalahan tanah, anak-anak jadi tidak bisa sekolah. Permasalahan tanah ini antara saya dengan pihak yayasan Cinta Budaya. Namun mereka hingga kini tidak ada etikad baik, malah memfitnah saya. Disini jadi dilema kan,” ujar mantan Pangdam I/BB ini.

Burhanuddin menambahkan, jika anggota dewan dari PDI-P hanya ingin melakukan pencitraan, sebaiknya diketahui dulu duduk permasalahannya. Sehingga tidak memfitnah orang lain tanpa bukti yang jelas.“Ya kalau mereka (Dewan dari PDI-P) peduli terhadap pendidikan, kenapa tidak di sekolah daerah pelosok yang masih butuh banyak bantuan. Kalau saya dulu waktu masih bertugas di TNI, kami mengajari murid-murid di daerah pelosok, tapi kami tidak diliput media, karena itu pengabdian kepada Negara. Ini mereka heboh di sekolah mewah, dan diberitakan dimana-mana. Saran saya, kalau mau pencitraan ya di sekolah pelosok, karena masih banyak anak kita yang butuh pendidikan disana,” tambah Burhanuddin.

Ia juga mempertanyakan kegetolan anggota dewan dari fraksi PDI-P yang terus menyoroti masalah sengketa tanah itu.“Saya jadi heran. Ada apa dengan mereka yang terus menuduh saya yang aneh-aneh. Padahal anggota dewan fraksi lain yang membidangani pendidikan saja tidak memfitnah saya. Bahkan keterangan dari mereka memberikan solusi. Tapi kok fraksi PDI-P begitu ya,” pungkas Burhanuddin.

Selain Trimedya Panjaitan, sebelumnya, anggota dewan fraksi PDI-P lainnya yakni Sofyan Tan (DPR-RI) dan Sarma Hutajulu (DPRD Sumut) juga mengunjungi sekolah Cinta Budaya. Sama halnya dengan Trimedya, mereka juga meminta Burhanuddin membongkar plang dan tembok kepemilikan tanah yang dipasang pihak Burhanuddin di sekitar sekolah.

Permasalahan sengketa tanah yang terletak di komplek MMTC, Jalan Pancing, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara sudah berlangsung sejak tahun 2008 hingga saat ini. Upaya hukum yang dilakukan kedua belah pihak juga masih diproses hingga saat ini.(Amal)



Satuan Narkoba Polres Belawan Berhasil Amankan Pengedar Dan Pengguna Narkoba

Belawan.Metro Sumut
Satuan Narkoba Polresta Pelabuhan Belawan berhasil meringkus beberapa orang pengguna dan pengedar narkoba dalam sepekan. Senin (23/05/2016).

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Setyadi A didampingi Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP Dedi Kurniawan mengatakan hasil tangkapan Narkoba baik itu pengedar dan pemakainya yang berhasil ditangkap petugas Unit Narkoba Belawan .

Pemapaparan Narkoba tersebut hasil tangkapan petugas Unit Narkoba Polres Pelabuhan Belawan yang berhasil ditangkap dari beberapa kawasan di Medan Utara ini dan diantaranya ada salah seorang PNS berinisial ARH (Adianto R Harahap SE) selaku sekretaris Kelurahan Tanah 600 kecamatan Medan Marelan bersama 2 orang temannya AH ,35,Warga JL. Kepribadian Gang Setia Abadi Lingkungan Kelurahan Pulo Brayan Bengkel ditangkap dikawasan Jalan Rahmad Budin Lingkungan XIII Kelurahan Terjun dengan barang bukti pil Ekstasi sebanyak 514 butir .

Sedangkan dari tangan rekannya satu lagi berinisial MT (Muhammad Taufik honorer di Kantor Camat Medan Marelan) 36 warga Jalan Rahmad Budin Lingkungan XIII  Kelurahan Kelurahan Terjun Kec. Medan Marelan dari tersangka petugas menyita uang kontan sebesar Rp 250 ribu dan tersangka ini merupakan pengedar dan dilakukan pengenbangan, hingga ditangkap tersangka E ,38, dengan menyita 1 kotak hitam berisi timbangan digital pipet pengisap sabu sabu , 6 paket sabu ,1 jrum , satu set lengkap pengisap sabu dan uang kontan, katanya

Kemudian pada Kamis tanggal 19 Mei 2016 sekitar pukul 14.00 petugas menangkap 2 orang pengedar sabu sabu dan pil ekstasi di Hotel Pardede di Jalan Raya Pelabuhan Belawan , kedua pengedar sabu sabu ini masing masing H alias Kepo warga Jalan Selebes Gang II Kelurahan Belawan II dan dari tersangka ini petugas menyita barang bukti berupa sabu sabu sebanyak 11 paket dan uang kontan sebesar Rp 1 juta rupiah .

Sedangkan temannya A warga Jalan Parang Parang Kelurahan Belawan Bahagia Kecamatan Medan Belawan disita barang bukti berupa sabu sabu sebanyak 5 paket lengkap dengan pengisapnya . Kedua tersangka ini sudah berulang kali ditangkap petugas namun bisa bebas karena memilik bengking dipengadilan negeri Medan . Sebanyak 11 orang tesangka diantaranya salah seorang wanita bersama barang buktinya sabu sabu dan pil ekstasi .

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Tri Setyadi A kepada wartawan mengatakan akan terus melakukan perang terhadap predaran sabu sabu diwilayah Hukumnya “ Katanya.(Hamnas).

KPK Garap Penyidik Polisi

Subang.Metro sumut
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil aparat penegak hukum untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi atau hadiah Bupati Subang Ojang Sohandi. Kali ini, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap seorang penyidik kepolisian bernama Rohadi. Senin (23/05/2016).

Juru Bicara KPK Yuyuk Andriati mengatakan yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka OJS, Selain itu,KPK juga memanggil Lenih Marliani istri mantan Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Subang Jajang Abdul Holik. Jajang adalah satu dari tersangka kasus dugaan suap terkait pengamanan perkara dugaan korupsi BPJS Subang “ Katanya.

Lanjut Yuyuk, Sejak minggu lalu KPK telah memanggil sejumlah aparat penegak hukum dari Kejaksaan Negeri Subang dan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sebagai saksi dalam kasus tersebut. Para aparat penegak hukum tersebut diduga menerima pemberian gratifikasi dari Ojang. Saat ini penyidik tengah mendalami sumber pemberian gratifikasi tersebut “ Ucapnya.

Yuyuk menjelaskan, Ada beberapa aparat penegak hukum yang memang dipanggil sebagai saksi, tapi kemudian beberapa tidak datang. Kita ingin itikad baik dari aparat penegak hukum ini untuk datang memenuhi panggilan “ Jelasnya.

Ojang merupakan tersangka dugaan suap terkait pengamanan perkara korupsi BPJS di ‎Kejaksaan Tinggi Jakarta Barat. Penetapan Ojang setelah KPK menangkapnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada 11 April lalu.

Ojang diduga bersama-sama mantan Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Subang, Jajang Abdul Holik dan istrinya Lenih Marliani menyuap dua jaksa Kejati Jabar Devi Rochaeni dan Fahri Nurmallo.

Atas perbuatannya, Ojang disangka melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b dan atau pasal 13 UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Selain itu, Ojang dijerat dengan pasal dugaan penerimaan gratifikasi. Yaitu pasal 12 huruf B UU Tipikor.


Terkait sangkaan itu, KPK menyita sebuah mobil Toyota Velfire hitam, dua Jeep Wrangler Rubicon warna oranye dan merah, satu motor trail, dan sebuah motor jenis ATV milik Ojang Sohandi.  Serta satu unit mobil Mazda CX-5 berwarna hitam dan motor Harley Davidson. (Melvy).

Kasus Dugaan Korupsi RS Haji Rp5,5 Miliar Mandek Di Polrestabes Makassar

Makassar.Metro Sumut
Kasus dugaan tindak pidana korupsi Rumah Sakit (RS) Haji Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) senilai Rp5,5 miliar mandek ditangan penyidik Polrestabes Makassar. Senin (23/05/2016).

Informasi yang dihimpoun Media ini. Sejauh ini penyidik Polrestabes Makassar menggandeng Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Wilayah Sulsel dalam rangka mengaudit kerugian negara kasus dugaan tindak pidana korupsi RS Haji Makassar.

Ketua Dewan Rakyat Antikorupsi (Derak) Hamka Jarot mengatakan profesional penyidik Polrestabes Makassar patut dipertanyakan. Pasalnya, hingga kini kasus tersebut belum membuahkan hasil bahkan tak satu pun ada tersangka. Kasus ini sengaja dibiarkan mandek sehingga kasus ini nantinya sendiri akan dihentikan “ Katanya.

Sementara itu, Penyidik Tipikor berjanji akan menetapkan tersangka setelah kerugian negara diketahui.


Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Noviana Tursanurohmad mengatakan sejauh ini pihaknya masih dilakukan prosea penghitungan kerugian negara bekerjasama BPKP. Sehingga kerugian negara itu menjadi dasar penyidik untuk ditingkatkan kasus untuk penetapan tersangka. Jadi kalau kerugian negara kasus korupsi tidak bisa dikira kira. Kita nunggu aja dari BPKP. Mohon dipahami penanganan kasus korupsi sama pidana umum beda. Makanya saya lebih hati hati bicara. Mohon pahami posisi saya “ Ucap Noviana.(Rehan).

Milik Para Tersangka Korupsi Maloy Disita Polisi

Kutim.Metro Sumut
Setelah sebulan melakukan penahanan terhadap tiga orang tersangka dugaan korupsi pemalsuan  surat Penguasaan, penggarapan Tanah (SPPT)  dilahan Pelabuhan Maloy, penyidik Polres Kutim  ternyata juga melakukan penyitaan barang bukti (BB) berupa dua unit truk, sepeda motor dan pompa dari tiga tersangka. Senin (23/05/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kanit Tipikor Iptu A Rauf mengatakan penyitaan kami lakukan beberapa minggu lalu. Nilai barang sitaan ini hampir Rp 1 miliar. Dan semua barang bukti itu sudah kami amankan, kini tinggal menunggu P21 (berkas dinyatakan lengkap,Red) dari Kejaksaan “ Katanya.

Lanjut Rino, Dalam waktu dekat berkas yang sudah dilimpahkan ke Kejati bisa dinyatakan lengkap. Apabila dinyatakan lengkap berkasnya, pihaknya akan fokus melangkah ke penyelidikan jilid III, tentang pengadaan lahan Pelabuhan Maloy dalam kaitan kasus ini,” Kasus pertamanya yang melibatkan Kades kan sudah putus. Itu pemalsuan, itu terbukti, dan sekarang Kades dihukum. Sekarang yang tiga orang dalam sel itu juga pemalsuan, yang ada kaitannya dengan Kades. Setelah pemalsuan, kami akan menyelidiki pengadaan lahannya. Tentu ini terkait dengan dinas yang berkaitan dengan pengadaan lahan “ Ucaprya.

Rino menjelaskan, Dalam penyelidikan ini tidak dilakukan sendirian oleh Polres, namun juga akan berkolaborasi dengan pihak Polda Kaltim. “Teknisnya, tidak perlu kami beberkan, yang terpenting kami lakukan penyelidikan kasus ini bersama dengan penyidik Polda “ Jelasnya.

Terkait kerugian akibat kasus pemalsuan dalam pembebasan lahan di Pelabuhan Maloy tersebut Iptu Rauf mengatakan sampai saat ini pihaknya belum menghitung total keseluruhannya. Namun yang pasti, lanjutnya, kerugian itu nantinya akan dihitung saat penyelidikan pengadaan lahannya, Jadi semua barang bukti yang kami sita itu, karena ada pengakuan dari tersangka yang mengaku barang itu dibeli dari uang yang dia dapat dari pembayaran lahan yang dia terima dari SPPT yang diduga palsu itu “ Katanya.

Seperti wartakan sebelumnya, Polres Kutim melakukan penahanan terhadap tiga orang tersangka. Tepatnya, ditahan sejak (21/4) lalu.  Ketiga orang tersangka itu  berinisial L,  yang menjabat sebagai ketua RT I, Desa Kaliorang,  Has, Kepala Dusun I, Kaliorang serta As,  kini menjabat sebagai PLT Kades Kaliorang, yang pada saat  pembebasan lahan dilakukan Dinas Tata Ruang Kutim, menjabat sebagai Sekertaris Desa (Sekdes) Kaliorang.


Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan pasal 9  Undang-undang (UU) Nomor 20 tahun 2001 perubahan atas UU No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman minimal penjara 1 tahun, dan  maksimal 5 tahun.(Roy).

KPK Periksa Adik Bambang Widjojanto

Jakarta.Metro Sumut
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Manajer Senior Peralatan PT Pelindo II, Haryadi Budi Kuncoro sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) di PT Pelindo II tahun 2010. Minggu (22/05/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Adik dari mantan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto itu langsung masuk ke gedung KPK tanpa menjawab pertanyaan dari awak media terkait pemeriksaannya hari ini.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan Haryadi akan diperiksa sebagai saksi untuk mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino (RJ Lino) yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus ini," Dia kembali diperiksa sebagai saksi untuk tersangka RJL “ Katanya.

Selain memeriksa Haryadi, KPK juga memanggil Kepala SPI PT Pelindo II, Urip Hidayat sebagai saksi untuk kasus tersebut. Sebelumnya, Haryadi telah diperiksa beberapa kali oleh KPK sebagai saksi untuk tersangka RJ Lino. Di sisi lain, Haryadi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Badan Reserse Kriminal Mabes Polri atas kasus 10 mobile crane yang ditemukan mangkrak di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Penyidik menduga telah terjadi tindak pidana korupsi lantaran pengadaan alat-alat berat itu tidak sesuai dengan rencana pengadaan. Dalam kasus tersebut, penyidik sudah menetapkan seorang tersangka lain yakni bekas Direktur Teknik Ferialdy Noerlan. Dia disebut polisi bertanggungjawab atas seluruh proses pengadaan alat-alat itu.

Sementara itu, Haryadi yang menjabat sebagai staf Ferialdy, diduga membantu atasannya itu melakukan korupsi. Atas perbuatan tersangka, negara dirugikan sebesar Rp37,9 miliar.

KPK mengendus ada modus korupsi yang diduga dilakukan Lino melalui penunjukkan langsung perusahaan penggarap proyek pengadaan tiga buah QCC tahun 2010, PT Wuxi Hua Dong Heavy Machinery, Ltd (HDHM). Merujuk data paparan praperadilan KPK, Lino menginstruksikan perubahan spesifikasi QCC yang dibutuhkan dari single lift ke twin lift.

Lino melalui memo menuliskan instruksi “GO FOR TWINLIFT” pada Nota Dinas Direktur Operasi dan Teknik Ferialdy Noerlan Nomor: PR.100/I/16/BP-10 tanggal 12 Maret 2010. Untuk memuluskan penunjukkan, Lino diduga memerintahkan Kepala Biro Pengadaan untuk mengubah aturan pengadaan. Semula, perusahaan luar negeri tak dapat mengikuti lelang namun setelah diubah, HDHM yang berasal dari China dimungkinkan mengikuti proses.


Atas tindakan tersebut, KPK menduga ada kerugian negara sebanyak US$3,625 miliar atau sekitar Rp49,1 miliar. Lino disangka melanggar Pasal 2 Ayat 1 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(Sandy).

Bareskrim Polri: Akan Ada Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan UPS

Jakarta.Metro Sumut
‎Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri membuka kembali penyelidikan baru kasus korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI Jakarta 2014. Minggu (22/05/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigjen Pol Ahmad Wiyagus mengatakan selain lima tersangka yang sudah ditetapkan sebelumnya, penyidik akan menjerat lagi tersangka baru di kasus tersebut," ‎Kami buka penyelidikan baru untuk kasus UPS, akan ada tersangka lagi “ Katanya.

Saat ditanya soal apakah tersangka itu kembali dari kalangan distributor atau anggota DPRD DKI Jakarta, Wiyagus enggan membeberkan," ‎Ada lah beberapa calon tersangkanya, nanti bisa dilihat sendiri " ucap Wiyagus.

‎Untuk diketahui, dalam kasus ini Bareskrim telah menetapkan lima tersangka yaitu Kasi Sarpras Sudin Pendidikan Menengah (Dikmen) Jakarta Barat, Alex Usman, Kasi Sarpras Sudin Dikmen Jakarta Pusat, Zaenal Soleman, anggota DPRD DKI Jakarta, Fahmi Zulfikar dan M Firmansyah. Serta pihak vendor yaitu Direktur Utama PT Offistarindo Adhiprima Harry Lo.

Sementara, berkas yang sudah naik ke tahap penuntutan dan telah divonis oleh Pengadilan Tipikor baru Alex Usman. Sedangkan berkas keempat tersangka lainnya masih tahap pelimpahan dari penyidik Bareskrim ke Kejaksaan Agung untuk diteliti kembali. (Melvy).


Semangat Warga Belawan Sambut Porwil Medan Diapresiasi

Belawan.Metro Sumut
Semangat dan antusias warga Kecamatan Medan Belawan dalam meramaikan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Kota Medan mendapat apresasi dari KONI Kota Medan. Minggu (22/05/2016).

Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani didampingi Koordinator KONI Kecamatan Medan Belawan Herianto Laut mengatakan rasa bangga dan memberi apresiasi atas animo masyarakat Belawan yang sangat antusias berpartisipasi dalam kegiatan olahraga yang digelar di Belawan.

Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani menyampaikan rasa bangga atas animo masyarakat Belawan yang sangat antusias dan berpartisipasi pada kegiatan yang digelar di wilayah itu, Minggu.

Ribuan warga Belawan dan sekitarnya ambil bagian dalam kegiatan Semarak Olahraga 2016 yang digelar KONI Medan/Kecamatan bersama Masyarakat di depan Kantor Kejari Belawan kemarin. Kegiatan berisikan Fun Bike, Jalan Sehat, Senam Sehat & Competition, Games serta aneka lucky draw ini, sekaligus menandai dibukanya Porwil Medan 2015 Wilayah III.

Menurut Eddy Sibarani, didampingi Koordinator KONI Kecamatan Medan Belawan Herianto Laut, minat dan semangat masyarakat di Belawan dalam berolahraga pantas diapresiasi karena begitu tinggi.“Saya bangga dengan animo warga di Belawan, yang terlihat dari ramainya peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan kali ini,” ungkap Eddy.

Dikatakan Eddy Sibarani, hal ini juga sejalan dengan harapan dan ajakan Wali Koa Medan Dzulmi Eldin yang menginginkan agar gelaran Porwil Medan juga dapat dirasakan oleh masyarakat sehingga semangat dalam berolahraga.

Eddy Sibarani juga berterima kasih kepada KONI Kecamatan bersama Camat Belawan dan jajaran Muspika serta instansi yang telah mendukung penuh kegiatan olahraga ini sehingga berjalan sukses.

Ketua Koni Kecamatan Belawan Herianto Laut mengatakan Prestasi olah raga di Kecamatan Belawan di masa mendatang harus bangkit lebih baik lagi, karena olah raga sangat mempunyai peranan penting sebagai penggerak dan modal dasar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini akan tercapai apabila olahraga dapat dilaksanakan secara terpola, terpadu dan terarah,” Jauhi narkoba dan jangan terlibat dengan narkoba “ Kata Herianto Laut .(Hamnas).

PAC Partai Gerindra Marelan: Pemko Medan Harus Fokus Atasi Masalah Banjir Di Kecamatan Medan Marelan

Medan.Metro Sumut
Bila hujan turun di Wilayah Kecamatan Medan Marelan dan sekitarnya terus kebanjiran alias sudah langganan banjir. Sabtu (21/05/2016).

Bung Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan mengatakan setiap hujan sebentar saja Kecamatan Medan Marelan terus kebanjiran, apalagi musim penghujan semakin dekat. Untuk itu diharapkan Pemko Medan harus fokus antisifasi dan mengatasi kebanjiran “ Kata Haris.

Menurut Haris, Pemko Medan dibawah kendali Dzulmi Eldin harus benar-benar fokus dan respon jangan hanya mengejar proyek saja. Sementara antisifasi banjir tidak dilakukan. Jangan habiskan uang rakyat secara percuma, karena ingin keuntungan dari berbagai proyek drainase tersebut “ Ungkap Haris.

Lanjut Haris, Begitu juga kepada Dinas TRTB Kota Medan, kalau memang dilokasi tersebut tidak layak untuk membangun sebaiknya jangan dilakukan, karena Kecamatan Medan Marelan ini sudah seperti kota batu yang bebas membanguan dengan berbagai rekomendasi wakil rakyat “ Ucap Haris.

Haris menjelaskan, Jangan korbankan rakyat hanya demi keuntungan pribadi dan kelompoknya. Banyak daerah di Kecamatan Medan Marelan yang tidak layak untuk membanguan, karena ada rekomendasi dewan dan upeti yang jelas sehingga pembangunan dapat dilaksanakan yang korban juga masyarakat “ Jelasnya.


Haris menambahkan, Kedepannya Pemko Medan harus mengantisifasi pembangunan perumahan, ruko dan lain sebagainya agar Kecamatan Medan Marelan ini terhindar dari banjir yang sudah ada didepan mata “ Tambahnya. (Hamnas)

PAC Gerindra Marelan: Menjelang Bulan Ramadhan Jangan Ada Hiburan Malam Yang Buka

Medan Marelan.Metro Sumut
Untuk Menyambut bulan suci ramadhan 1437 H sebentar lagi atau yang beberapa hari lagi untuk seluruh umat islam. Bulan Ramadhan adalah bulan suci bagi seluruh umat islam didunia. Sabtu (21/05/2016).

Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan Haris Kelana Damanik mengatakan menjelang bulan suci ramadhan 1437 H yang beberapa hari lagi untuk seluruh umat islam diharapkan kepada pengusaha dan pemilik tempat hiburan malam, cafe, bar, panti pijat, Rumah makan dan yang berbau maksiat agar menutup usahanya demi menjaga kesucian dan kondusifitas bulan suci ramadhan “ Kata Haris.

Lanjut Haris, Pengusaha pemilik hiburan malam agar mematuhi peraturan pemerintah dalam pengoperasian usahanya, Kalau nantinya ada ditemukan tempat hiburan malam yang buka pada siang dan malam hari diharapkan kepada Pemko Medan agar memberikan sanksi tegas dan kalau perlu mencabut izin usahanya “ Ucapnya.

Haris menjelaskan, Bulan ramadhan adalah bulan suci bagi seluruh umat islam didunia sehingga harus kita hargai bersama termasuk umat beragama lainnya sehingga terciptanya suasana yang kondusif diantara umat beragama “ Jelasnya. (Hamnas)


Derita Florentina Simarmata Gadis Yatim Piatu

Dolok Panribuan.Metro Sumut
Saat orang-orang masih tidur, seorang gadis belia sudah terlihat berjalan menelusuri gelapnya subuh. Adalah Florentina Simarmata (15), gadis yatim piatu dari Nagori (desa) Siatasan Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun, yang setiap pagi harus berangkat pukul 04.30 pagi dari rumah menuju sekolahnya di SMPN 2 Tiga Dolok. Sabtu (21/05/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Setiap pagi, langkahnya hanya ditemani obor bambu. Sendiri menelusuri jalan yang masih berembun tanpa lampu jalan. Gadis ini bahkan tak merasakan lagi dinginnya embun pagi itu,“ Pagi berangkat tengah 5 ke sekolah, Pak. Sendiri saja jalan kaki pakai obor bamboo “ Kata gadis pintar ini.

Berjalan kaki ke sekolah sudah ia lakoni sejak 3 tahun lalu, hingga kini ia duduk di bangku kelas 3 SMP yang baru usai menjalani UN,“ Mulai dari kelas 1 (SMP) sampai sekarang. Sudah tiga tahunlah, Pak ” Ucapnya lagi sembari mengaku punya perasaan takut setelah dengar berita soal si ‘Yuyun’ di Bengkulu.

Tapi mau gimana lagi, intinya bisa terus sekolah. Saat di sekolah, Florentina selalu menghabiskan waktunya di dalam kelas saat lonceng istirahat berbunyi. Itu karena koin rupiah yang tak pernah ada di sakunya. Rasa lapar selalu menghampirinya setiap hari. e
Kenapa? Berangkat pukul 04.30 pagi, ia baru bisa makan pukul 16.00 sore setiba di rumah.

Sepeninggal ayah dan ibunya yang telah pergi mangahadap Sang Ilahi, Florentina tinggal bersama neneknya yang kini telah berusia 60 tahun, juga adiknya, Horas Simarmata (13) yang menyandang disabilitas (berkebutuhan khusus), tak bisa bicara dan berjalan.

Berangkat sekolah dari rumah pukul 04.30 pagi, Florentina baru bisa tiba kembali di rumah pukul 16.00 sore. Meski sudah lelah setelah menempuh 10 Km perjalanan, Florentina tetap tidak bisa menyisihkan sedikit waktunya untuk istirahat.

Sehabis makan, ia harus langsung membantu neneknya ke ladang. Sedangkan adiknya hanya tinggal sendiri di rumah ditemani tv 16 inch peninggalan ayahnya,” Kalau adik sendiri saja di rumah, soalnya adik nggak bisa jalan dan bicara “ Ungkap Florentina.

Belum lagi saat hujan mengguyur ketika dia akan pulang sekolah, Florentina hanya bisa berteduh di teras rumah pinggir jalan karena gerbang sekolah harus ditutup. Ia hanya bisa memandangi teman-temannya yang naik angkutan umum atau dijemput ayah mereka, sesekali tatapannya mengarah ke langit, berharap hujan segera reda.

Saat itu terjadi, hatinya selalu memikirkan adiknya yang pasti kelaparan, itu karena adiknya hanya tinggal sendiri di rumah sebab neneknya ke ladang. Karena itu, terkadang Florentina harus menerobos guyuran hujan, melewati jalanan kupak-kapik dengan sepatu usangnya. Kerikil tajam itu kadang tak ia perdulikan lagi kala tepat menancap telapak kakinya.

Sepulang dari ladang, Florentina masih harus menjalani kesibukannya yang lain. Memasak, mencuci piring, membersihkan rumah dan yang lain, termasuk memandikan adiknya. Semua itu ia lakukan karena ia tidak ingin menambah pekerjaan untuk neneknya,“ Sampai rumah masih masak sama ngerjain yang lain. Biar nenek nggak capek lagi “ tuturnya lagi.

Meski kehidupan mereka pas-pasan, tak menyurutkan niat Florentina untuk menggantungkan cita-citanya sebagai seorang dokter,“ Mau jadi dokter, biar bisa merawat nenek sama adik ” Sebutnya dengan wajah tertunduk.

Kehidupan gadis belia ini memang miris sejak 2013 lalu. Awal tahun 2000-an, ibunya meninggal di Pangkal Pinang, tak lama setelah adiknya lahir. Sepeninggal ibunya, ayahnya menikah lagi, mereka hanya tinggal berdua karena ibu tirinya pergi entah kemana,” Nggak lama adik lahir, mamak ninggal “ Tutur Florentina dengan meneteskan air mata.

Ia mengaku tidak mengetahui persis seperti apa kematian ibunya, bahkan ia tidak dapat menggambarkan lekuk wajah ibunya saat tersenyum. Cerita soal ibunya hanya ia dengar dari kisah sang nenek,“ Soalnya aku masih kecil, jadi nggak ingat bagaimana kematian mamak. Aku taunya karena diceritakan nenek “ Ujarnya.

Sejak mamak meninggal, ayah nikah lagi. Tapi tahun 2013 lalu ayah meninggal. Mamak (tiri) kabur ninggalin aku sama adek. Makanya kami jadi tinggal sama nenek “ Ucap gadis berambut lurus ini dengan matanya yang kian sembab.

Sementara Camat Dolok Panribuan Walter E Malau yang mengunjungi Floren dan keluarganya serta memberikan bantuan, mengakui pihaknya sedang mengurus administrasi terhadap Florentina, Kita memang sedang mengurus administrasinya mulai dari jenjang pemerintahan nagori dan kecamatan, bahkan akan mengusulkan kepada pemerintah kabupaten. Agar melalui Dinas Sosial, dapat mendukungnya pembiayaan pendidikannya sampai ke jenjang yang lebih tinggi lagi “ Kata Walter.

Ia mengakui bahwa beban yang ditanggung Florentina ini tak ringan,” Ia mempunyai beban dan tanggung jawab mengurus adiknya Horas Simarmata yang kondisinya lumpuh sejak lahir. Jadi bebannya sangat berat, mengurus adiknya sebelum dan setelah sekolah seperti yang telah dilakukan selama ini “ UcapWalter.

Diharapkan, lanjut Walter, Horas Simarmata adik Floren dapat diasuh di panti asuhan, sehingga Floren dapat melanjutkan pendidikannya.

Sebelumnya, anggota DPRD Simalungun Tumpak Silitonga dan Dundung Damanik yang meninjau pelaksanaan UN di SMPN 2 Dolok Panribuan, sudah mengetahui kondisi Floren. Itu setelah pihak sekolah menyampaikan tentang kisah Floren yang terbilang pintar di kelas. Sebab selama ini ia selalu mendapat rangking 10 besar.

Mendengar hal itu, Tumpak Silitonga langsung menawarkan kepada Florentina agar bersedia menjadi anak angkatnya. Tumpak berjanji akan menyekolahkannya di salah satu SMA yang ada di Kota Siantar, bahkan hingga mahasiswa. Namun saat itu Florentina menolak tawaran tersebut. Sambil menangis, Floren mengaku tidak mau karena tidak bisa meninggalkan adiknya.(Amal/Red)


Gunung Sinabung Kembali Erupsi

Medan.Metro Sumut
Gunung Sinabung Kabupaten Karo kembali mengalami satu kali erupsi, Sabtu (21/5/16) pagi tadi. Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), melalui pos pengamatan gunung api Sinabung, mencatat, sejak pukul 00.00 dini hari hingga pukul 06.00 telah terjadi satu kali erupsi, dengan ketinggian yang tidak dapat diketahui akibat tebalnya kabut.

Selain erupsi, aktifitas siesmik pada gunung Sinabung masih flutuaktif dan tinggi. PVMBG, merekam terjadi satu kali erupsi, tiga kali gempa guguran, satu kali tektonik jauh, dua kali low frekuensi, dan dua kali hebrit.

Rudra, salah satu petugas PVMBG Karo, saat dihubungi menghimbau agar masyarakat tidak memasuki jona bahaya, yaitu tujuh kilo meter sektor selatan, enam kilometer sektor tenggara, dan tiga kilo meter disekitar gunung Sinabung,“ Diharapkan agar masyarakat tidak memasuki zona bahaya, yaitu tujuh kilo meter sektor selatan, enam kilometer sektor tenggara dan tiga kilo meter disekitar gunung Sinabung “ Ucapnya.(Lung).


Panglima TNI: Jaga Kekompakan TNI-Polri

Medan.Metro Sumut
Jaga kekompakan antara TNI dan Polri dimanapun para perwira bertugas, karena NKRI akan tetap berdiri kokoh apabila TNI dan Polri bersatu. Bangsa ini akan hancur apabila TNI dan Polri di adu domba, sehingga para perwira harus terus mengingatkan anggotanya agar tetap menjaga kekompakan TNI dan Polri. Seluruh Prajurit TNI adalah anggotamu, sayangi serta cintai mereka.

Hal tersebut ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., saat memberikan pengarahan kepada 1.000 Perwira TNI dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara se-wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Selatan di Aula Kodam VI/Mulawarman, Jl. Jenderal Sudirman No. 17, Telagasari, Balikpapan Kota, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (20/05/2016).

Panglima TNI juga mengingatkan agar para Perwira TNI didalam melaksanakan tugas harus dilakukan dengan hati yang tulus dan apabila mendapat perintah dari pimpinan, maka didalam pikiran para Perwira harus berbuat yang terbaik. Para Perwira TNI agar bertugas dengan sebaik-baiknya dan berikan yang terbaik serta kuasai permasalahan yang ada.

“Para perwira harus menjadi contoh dan teladan di tengah-tengah masyarakat maupun di tengah-tengah anak buahnya, mulai dari bertutur kata bahkan sampai penampilan sehari-hari harus mencerminkan sebagai Prajurit TNI yang berjiwa Sapta Marga,” tutur Panglima TNI.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo juga menyampaikan bahwa tantangan kedepan tidaklah ringan dalam menghadapi era global, oleh karena itu para Prajurit TNI harus bisa menguasai ilmu teknologi dan terus meningkatkan pengetahuan serta kemampuan dalam berbagai ilmu pengetahuan untuk menghadapi perkembangan jaman.

Dalam kesempatan yang baik ini, “saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Prajurit TNI, karena sesuai dengan hasil survey beberapa lembaga survey, satu-satunya lembaga yang memiliki kinerja dan performa bagus saat ini adalah Tentara Nasional Indonesia, ini semua bisa didapatkan karena kerja seluruh Prajurit TNI,” kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.


Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya, Aster Panglima TNI Mayjen TNI Wiyarto, Kapuspen TNI Mayjen TNI Tatang Sulaiman, Waasops Panglima TNI Laksma TNI Drs. Ir. Harjo Susmoro, S.H., M.H. dan Waaslog Panglima TNI Brigjen TNI Achmad Sudarsono, S.I.P., serta Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos.(Puspen)

PT Pelindo I Akan Mendorong Empat Anak Usaha IPO

Jakarta.Metro Sumut
BUMN Pelabuhan PT Pelabuhan Indonesia I (Pelindo) akan mendorong empat anak usahanya untuk melakukan penawaran umum saham perdana (IPO) agar dapat mengembangkan bisnisnya. Sabtu (21/05/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana di Jakarta mengatakan dari beberapa anak usaha, yang paling memungkinkan IPO yaitu PT Prima Multi Terminal. Bahwa anak usaha perseroan yaitu PT Prima Indonesia Logistik dengan kepemilikan saham sebesar 99 persen, PT Prima Terminal Petikemas Indonesia (70 persen), PT Prima Multi Terminal (55 persen), dan PT Pengembangan Kawasan (90 persen). Selain itu, Pelindo I juga memiliki perusahaan dengan status entitas asosiasi yaitu PT Terminal Petikemas Indonesia dengan kepemilikian mencapai 25 persen “ Katanya.

Lanjut Bambang, Bahwa kemungkinan IPO anak usaha Pelindo I itu cukup besar mengingat industri pelabuhan di dalam negeri akan terus mengalami perkembangan yang baik, di tengah situasi itu diperlukan pendanaan yang kuat sehingga dapat memperluas bisnis. Apalagi, pemerintah cukup gencar meningkatkan infrastruktur di dalam negeri. Bahwa IPO anak usaha merupakan salah satu strategi bisnis, melalui dana dari hasil IPO anak usaha dapat secara langsung mengembangkan kegiatan bisnisnya “ Ucapnya.

Bambang menjelaskan, Pelindo I sedang melakukan pengembangan pelabuhan Belawan yang dibagi dalam tiga bagian. Pertama, pengembangan terminal kontainer fase 1 dengan nilai investasi Rp2,3 triliun berdurasi 2016-2019. Kedua, pengembangan terminal kontainer fase 2 dengan nilai investasi Rp2,7 triliun berdurasi 2016-2018. Dan ketiga, pengembangan alur Belawan senilai Rp1,2 triliun dengan durasi 2016-2017 “ Jelasnya.

Menurut Bambang, Pelindo I juga mengembangkan terminal petikemas keperintisan Malahayati. Pada tahap pertama, perseroan telah menyelesaikan pembangunan lapangan penumpukan seluas 8.000 meter persegi (m2), kapasitas lapangan penumpukan 35.000 TEUs, pengadaan 1 unit MHC, dan kajian "short sea shipping" Belawan-Malahayati. Lalu pada tahap kedua akan dilakukan pada 2017 hingga 2019 dengan melakukan perluasan lapangan penumpukan, penambahan fasilitas gudang, pengadaan peralatan bongkar muat sesuai kebutuhan, serta implementasi "short sea shipping" Belawan-Malahayati “ Ungkapnya.


Bambang menambahkan, Bahwa perseroan juga sedang melakukan pengembangan pelabuhan Sibolga, Parawang dan pelabuhan Kuala Tanjung. (Sandy).

Kapal Nasional Bakamla RI Gagalkan Selundupan Bawang dan Barang Eks Singapura

Medan.Metro Sumut
Kapal Nasional (KN) Bintang laut yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Patroli Nusantara IV 2016 Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI berhasil menggagalkan kapal cargo yang diduga akan menyelundupkan bawang merah, bawang putih, sayuran, buah-buahan seberat 8 ton, barang-barang bekas campuran, 1.000 drum aspal, jaring ikan, silikon serbuk plastik dan freezer serta bahan campuran fiber, dari Jurong, Singapura ke Tanjung Pinang, di perairan Batam, Jumat (20/5/2016).

Awalnya, pada TW 0520.0645, kapal milik Bakamla RI bernomor lambung 4801 itu mendeteksi sebuah kapal cargo arah ke Timur di Utara Nongsa Batam. Pada pukul 07.00, KN Bintang Laut yang dikomandani Mayor Laut (P) Faruq Dedy S. segera melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal yang dicurigai tersebut, dengan hasil pemeriksaan sebagai berikut: nama Kapal KM Lestari, GT 298, bermuatan bawang merah, bawang putih, sayuran, buah-buahan seberat 8 ton, barang-barang bekas campuran, 1.000 drum aspal, jaring ikan, silikon serbuk plastik, freezer, serta bahan campuran fiber, yang semuanya akan diselundupkan dari Jurong, Singapura ke Tanjung Pinang.

Setelah ditangkap, kapal yang dinahkodai Muhammad Yasin Bin Said (Warga Negara Indonesia) itu segera dikawal menuju Dermaga Umum Batu Ampar untuk menjalani proses lebih lanjut.

Menurut Direktur Operasi Laut Bakamla RI Kolonel Laut (P) Rahmat Eko Raharjo, pelanggaran terebut dapat dijerat dengan UU no 16 th 1992 pasal 31 (1) UU Karantina untuk bawang, buah dan sayuran, dengan ancaman pidana 3 th denda 150 jt.

Selain itu, lanjut mantan Paban 1 Srena Mabesal tersebut, jenis pelanggaran tersebut dapat dikenai UU Minerba No 4 th 2009 pasal 161 tentang pengangkutan minerba (aspal) dari luar yang tidak memiliki ijin usaha pengangkutan mineral, dengan hukuman pidana 10 th denda 10 M.

Pamen TNI Angkatan Laut bermelati tiga yang kini berdinas di lingkungan Bakamla RI itu berharap agar para pelaku kejahatan di laut akan menjadi jera sehingga tidak akan berani mengulanginya lagi. “Masih ada lagi Undang-Undang yang memberatkannya, yakni UU pelayaran barang tidak sesuai manifest, dan UU kepabeanan tentang penyelundupan,” imbuhnya.(Puspen)


Kontingen Garuda Pimpin Evakuasi Korban Di Bandara Kongo

Medan.Metro Sumut
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompin Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XX-M/Monusco dibawah pimpinan Letkol Czi Sriyanto, MIR., M.A. sebagai Komandan Satgas (Dansatgas) yang tengah melaksanakan tugas misi PBB, memimpin evakuasi korban dalam latihan Airport Emergency Response Plan (AERP) di bandara kota Dungu, Republik Demokratik Kongo, Jumat (20/5/2016).

AERP sendiri merupakan latihan gabungan kedaruratan kecelakaan pesawat dengan melibatkan peran semua komponen yang tergabung dalam misi PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) di kota Dungu.

Latihan evakuasi bermula ketika Air Traffic Controller (ATC) Tower menyiagakan alarm emergensi bandara, dimana sebelumnya ATC menerima emergency sign dari Helikopter MI-27 yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Bangladesh, bahwa akan terjadi crash landing di bandara kota Dungu.

Selanjutnya Dansatgas Konga XX-M/Monusco Letkol Czi Sriyanto, MIR., M.A. segera memerintahkan Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Lettu Czi Basor Hermawan untuk melaksanakan pergeseran alat berat sesuai prosedur tetap evakuasi darurat di bandara. Dalam waktu singkat, Pasiops menyiagakan Crane, Back Hoe Loader dan Dump Truck disisi bandara sambil menunggu instruksi clearance dari petugas keamanan bandara.

Dansatgas Konga XX-M/Monusco juga memberikan perintah kepada tim evakuasi kedaruratan medis Level 1 Hospital untuk segera melaksanakan koordinasi dengan Level 1 Klinik PBB dan Level 1 Hospital Maroko untuk menyiagakan seluruh ambulans dan petugas medis yang ada.

Setelah pemadam kebakaran bandara mengamankan kobaran api dan petugas keamanan bandara, yang diawaki oleh Pasukan Escort Maroko, Polisi PBB dan FARDC (Tentara Nasional Kongo), menyatakan bandara aman, maka tim evakuasi Hospital Level 1 Indonesia Konga XX-M/Monusco melaksanakan evakuasi korban dari dalam pesawat yang terbakar dan segera melaksanakan pertolongan pertama di Garuda Level 1 Hospital.

Setelah seluruh korban di evakuasi, prajurit TNI Konga XX-M/Monusco memimpin pelaksanaan evakuasi bangkai pesawat dan pengamanan black box. Dalam waktu kurang dari 30 menit, seluruh bangkai pesawat telah berhasil diamankan oleh alat berat yang dioperasikan oleh pasukan Kontingen Garuda untuk investigasi lebih lanjut.

Sementara itu, Komandan Wing Angkatan Udara Bangladesh Letnan Kolonel Farhad, memuji kecepatan pergerakan dan evakuasi medis yang dilakukan oleh Kontingen Garuda dalam merespon alarm emergensi kedaruratan bandara dalam latihan Airport Emergency Response Plan (AERP).


Dansatgas Konga XX-M/Monusco Letkol Czi Sriyanto menyatakan bahwa respon cepat dari jajarannya merupakan hal yang wajib dilakukan sebagai kontribusi engineering Indonesia dalam evakuasi korban dalam latihan Airport Emergency Response Plan.(Puspen)

Komisi V DPR Akan Panggil Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lion Air Dan Air Asia

Jakarta.Metro Sumut
DPR RI Komisi V akan memanggil Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Lion Air dan Air Asia untuk mengklarifikasi masalah kesalahan penurunan penumpang internasional diterminal domestik beberapa waktu lalu. Rencananya pemanggilan tersebut dilakukan pada Selasa (24/5/2016) atau Rabu (25/5/2016).

‎Informasi yang dihimpun Media ini, Anggota Komisi V Fauzih Amro mengatakan DPR perlu mengetahui pangkal permasalahan dari insiden yang terjadi pada kedua maskapai swasta tersebut. Khusus untuk Lion Air, DPR juga akan meminta kejelasan soal masalah aksi mogok pilot beberapa waktu lalu, Kita akan panggil Selasa atau Rabu besok dari Kemenhub dan Lion Air, termasuk Air Asia. Lion Air kan juga belum lama ini pilotnya pada mogok. Kita ingin tahu, (masalah gaji) itu hak mendasar. Gaji, keamanan, kesehatan itu kan mendasar “ Katanya.

Lanjut Fauzih, sebenarnya Komisi V tidak tinggal diam dalam merespon permasalahan yang terjadi di dunia penerbangan nasional. Dewan telah memberikan rekomendasi kepada Panitia Kerja (Panja) Keselamatan, Keamanan dan Kualitas Penerbangan Nasional terkait perbaikan di sektor penerbangan. Selanjutnya diharapkan Panja bisa mengevaluasi terhadap regulator dan juga perusahaan-perusahaan penerbangan yang beroperasi di Indonesia, Kita sudah berikan rekomendasi ke Panja “ Ucapnya.

Fauzih menjelaskan, Komisi V mendukung langkah pemerintah yang memberikan sanksi kepada Lion Air dan AirAsia terkait masalah ini. Sanksi tersebut akan memberikan efek jera bagi kedua maskapai dan akan jadi pelajaran bagi maskapai yang lain agar tidak melakukan kesalahan yang sama,” Saya rasa apa yang dilakukan pemerintah sudah tepat. Dan sanksi ini memberikan efek jera baik pada Lion Air maupun penerbangan lain.‎ Punishment diberikan untuk berikan efek jera, kalau hanya teguran tidak akan beri efek jera “ Jelasnya.(Melvy).


Kain Pinawetengan Di Sulawesi Utara

Jakarta.Metro Sumut
Bagi masyarakat Minahasa, Pinawetengan bukan hanya seonggok batu. Lebih dari itu, Watu Pinawetengan, begitu masyarakat Minahasa menyebutnya, adalah titik awal dari kebudayaan orang Minahasa. Di batu besar yang ada di dataran tinggi Tonduraken itulah, leluhur dari berbagai sub-etnis Minahasa berkumpul, berikrar untuk bersatu yang ditandai dengan guratan-guratan di batu. Sabtu (21/05/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Guratan Watu Pinawetengan ini kemudian menginspirasi lahirnya kain tenun khas Minahasa. Berbeda dengan kain tenun Palembang yang cenderung menggunakan warna emas, dan kain tenun Sade yang motifnya lurus pasti, kain pinawetengan punya ciri khasnya sendiri, yaitu warna yang cerah dan pembuatan motif yang rumit.

Alat tenun ikat merupakan alat tenun tradisional Minahasa yang masih dilestarikan hingga saat ini. Sedangkan akat tenun songket lebih modern dengan penggunaan benang sutera sebagai bahan baku

Salah satu perajin kain Pinawetengan Lili di Pusat Kebudayaan Sulawesi Utara Pa’dior mengatakan, pembuatan kain songket lebih cepat daripada kain tenun ikat. Dalam satu hari dirinya mampu membuat satu meter kain songket berbagai motif,” Kalau tenun songket motifnya sudah dicetak dengan kartu, sedangkan tenun ikat motifnya dibuat manual. Kalau tenun ikat harus digambar, yang digambar itu kemudian diikat, baru masuk proses pewarnaan. Jadi kalau tenun ikat awalannya itu bisa menghabiskan waktu lebih lama, tiga minggu sampai satu bulan “ Kata Lili.

Kain Pinawetengan memiliki beberapa motif utama, yaitu karema, lumimuut, dan toar. Sedangkan motif tambahan lainnya adalah gambar lingkan wene, yaitu dewi kesuburan, pina bia yang merupakan alat musik tradisional Minahasa yang keberadaannya sudah hampir punah, dan tembega, yaitu aksesoris yang dipakai leluhur Minahasa.


Dibanderol dengan harga Rp 200 ribu per meter, kain Pinawetengan banyak digemari wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sulawesi Utara. Tak hanya dalam bentuk kain, saat berkunjung ke Pusat Kebudayaan Sulawesi Utara Pa’dior, Anda juga bisa membeli berbagai produk sandang dengan motif guratan Watu Pinawetengan.(Melvy).

PT Pelindo 1 Tawarkan Obligasi Pertama Satu Triliun Rupiah

Medan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) (“Perseroan”) pada hari Rabu (18/5/2016) diRitz-Carlton Jakarta,melakukan penawaran umum obligasi pertama dengan jumlah pokok obligasi  sebanyak-banyaknya Rp. 1.000.000.000.000,- (Satu Triliun Rupiah). Obligasi yang ditawarkan tersebut telah memperoleh hasil pemeringkatan AA (idn) / idAA (Double A) dari PT Fitch Ratings Indonesia dan PT Pemeringkat Efek Indonesia.
                                            
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 21 September 2016 sedangkan Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing seri Obligasi.

Obligasi yang ditawarkan terdiri dari 4 (empat) seri, yaitu:
Seri A : Obligasi berjangka waktu 3 (tiga) tahun
Seri B : Obligasi berjangka waktu 5 (lima) tahun
Seri C : Obligasi berjangka waktu 7 (tujuh) tahun
Seri D : Obligasi berjangka waktu 10 (sepuluh) tahun

Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan, baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada dikemudian hari.

Sedangkan seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan Perseroan untuk:

•       Sekitar 54% akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur fasilitas pelabuhan di beberapa cabang Perseroan.
•       Sekitar 42% akan digunakan untuk pengadaan peralatan di beberapa cabang Perseroan.
•       Sekitar 0,3% akan digunakan untuk bina usaha Perseroan di Rumah Sakit Pelabuhan berupa pengadaan klinik dan penataan rumah sakit.
•       Sekitar 3,7% akan digunakan untuk pengembangan infrastruktur teknologi informasi Perseroan di kantor pusat

Perseroan merencanakan masa penawaran awal (book building) sehubungan dengan Obligasi diatas akan dilakukan pada tanggal 18 Mei – 1 Juni 2016, masa Penawaran umum tanggal 14 – 16 Juni 2016, sedangkan pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada tanggal 22 Juni 2016.

Dalam aksi korporasi ini perseroan menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Sedangkan Profesi Penunjang Pasar Modal yang dilibatkan dalam Penawaran Obligasi I Pelindo 1 Gerbang
Nusantara Tahun 2016 adalah sebagai berikut :

Konsultan Hukum                   : Tumbuan & Partners 
Kantor Akuntan Publik            : KAP Heliantono & Rekan 
Notaris                                     : Fathiah Helmi S.H.
Wali Amanat                           : PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk 
Agen Pembayaran                  : PT Kustodian Sentral Efek Indonesia 
Pemeringkat Efek                   : PT Fitch Ratings Indonesia dan PT Pemeringkat Efek Indonesia


ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami menyampaikan bahwa Due Diligence Meeting & Public Expose  dalam rangka penawaran umum obligasi pertama Pelindo 1 Gerbang Nusantara Tahun 2016 ini dilaksanakan di Ritz Carlton, Jakarta dan dihadiri oleh para calon investor. “Dana dari hasil penawaran umum obligasi pertama ini akan dipergunakan untuk pengembangan pelabuhan eksisting, seperti Pelabuhan Gunung Sitoli, Belawan, Tanjung Pinang, Dumai dan Pekanbaru, pengadaan peralatan di beberapa cabang pelabuhan, penataan Rumah Sakit Pelabuhan dan juga untuk pengembangan infrastruktur teknologi informasi perusahaan,” jelas Fiona. (Hamnas)
 

TV ONLINE MS

Polisi Grebek Gudang Pupuk & Gas Oplosan di Medan Delil”

TV ONLINE MS

POMAL Lantamal I mengadakan Kegiatan Ops Gaktib dan Yustisi “CITRA WIRA PARI 2015”

CITRA INDAH

TV ONLINE MS

Bea Cukai Belawan Gagalkan 2 Kontener Cangkang Siput Hijau&Perut Ikan keThailand &Hongkong ”

PRAKIRAAN CUACA

STATELIT PENGUNJUNG MS

Copyright © 2010 - 2013. www.metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM