PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN

PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN
PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT SUKSES DAN SELALU EKSIS KEPADA MEDIA HARIAN METRO SUMUT ONLINE.DARI GM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN YARHAM HARID & M.NATSIR MANEGER UMUM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & MANEGER TEHNIK PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & ASISTEN MANEGER HUKUM DAN HUMAS PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & SEGENAP KARYAWAN PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN.

Cari Berita Anda....???

HUT PT PELINDO 1

Entri Populer

Rutan Kelas II B Labuhan Deli Dukung Program Sapu Bersih Pungli

Labuhan Deli.Metro Sumut
Rumah Tanahan (Rutan) Kelas II B Labuhan Deli mendukung kebijakan pemerintah pusat memerangi pungutan liar (pungli). Hal itu dikatakan oleh Kepala Rutan Kelas II B Labuhan Deli Jayanta melalui Kepala Pengamanan  Rutan (KPR) Kelas II B Labuhan Deli Erwin Siregar. Jumat (24/02/2017).

Kepala Rutan Labuhan Deli Jayanta melalui Kepala Pengamanan  Rutan (KPR) Erwin Siregar saat dikonfirmasi diruang kerjanya pada kamis (23/02/2017) mengatakan berupaya mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Hukum dan HAM. Ini semua untuk mengubah budaya memberikan tips atau amplop. Kita sangat mendukung program Sapu Bersih (Saber) Pungl “ Katanya.

Untuk mencegah adanya pungutan liar itu, Pihaknya mengimbau kepada keluarga maupun warga binaan untuk tidak memberikan bantuan apapun baik dalam bentuk uang maupun barang kepada petugas Rutan Kelas II B Labuhan Deli. Termasuk dalam pengurusan pelayanan pembebasan bersyarat (PB), cuti bersyarat (CB), kunjungan atau besukan,” Ini imbauan bagi seluruh keluarga dan binaan kita, tidak ada dibenarkan memberikan apapun kepada petugas rutan “ Tegas Erwin.

Begitu juga sebaliknya, Petugas Rutan Kelas II B Labuhan Deli juga tidak dibenarkan menerima apapun dari keluarga maupun warga binaan,” Saya juga telah intruksikan kepada seluruh pegawai agar jangan ada menerima barang apapun “ Ungkap Erwin.

Lanjutnya, Selama ini opini masyarakat selalu menyebutkan kalau penempatan kamar hunian selalu dipungut biaya,” Opini ini tidak benar. Kita akan menindak bila ada petugas yang melakukan pungutan pada kamar hunian “ Ucap Erwin.(Hamnas).

Koordinasi LPKA Palangka Raya Membuahkan Hasil

Palangka Raya.Metro Sumut
Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Palangka Raya (Mubasiruddin) beserta jajarannya hari ini Rabu 23 Februari 2017 melakukan kegiatan koordinasi ke Dinas Pendidikan Nasional Kota Palangka Raya dan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Tengah. Menurut Mubasiruddin yang dimintai keterangannya oleh Humas Kantor Wilayah mengatakan bahwa kegiatan koordinasi kedua instansi tersebut tidak lain adalah
melakukan silaturrahmi sekaligus memperkenalkan bahwa LPKA sudah ada di Kota Palangka Raya. Selain itu juga koordinasi ini dilakukan untuk menyampaikan beberapa program kegiatan LPKA yang nantinya punya hubungan terhadap kedua dinas yang dikunjunginya.

Dalam hasil kunjungannya Mubasirudin menyampaikan bahwa kedua Kepala Dinas baik itu Dinas Pendidikan Nasional Kota Palangka Raya dan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik atas kedatangannya beserta rombongan serta telah diperkenalkannya LPKA Palangka Raya. Keduanya menyatakan siap membantu atas semua program yang dilaksanakan nantinya oleh LPKA Palangka Raya terutama dalam hal pendidikan dan perlindungan anak. Dan yang lebih menggembirakan lagi kata Mubasiruddin Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Tengah akan memprioritaskan Program tersebut ke program di dinas mereka. (Create & Dok. Pirhan Humas Kalteng melaporkan).

Kanwil Kementerian Hukum Dan HAM Sumut Selenggarakan Diseminasi Hak Asasi Manusia Di Kabupaten Tapteng

Medan.Metro Sumut
Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Kamis (23/02/2017) selenggarakan diseminasi Hak Asasi Manusia di Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kegiatan diseminasi ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Tapanuli Tengah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Erwin Marpaung, diselenggarakan diruang rapat
Sekretariat Daerah Kabupaten, Jalan FL. Tobing Pandan, yang dihadiri Kepala Kantor Wilayah, Ibnu Chuldun, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, M. Yunus Affan, Kepala Divisi Administrasi, Imam Jauhari, serta diikuti seluruh Jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Tapanuli Tengah. Diseminasi Hak Asasi Manusia ini dilaksanakan bertujuan untuk mendorong aparatur pemerintah
daerah dalam mengintegrasikan materi Hak Asasi Manusia kedalam setiap kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan atau kegiatan serupa yang dilakukan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah, serta memberikan materi dasar-dasar Hak Asasi Manusia sebagai bahan kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan pelatihan.

Kepala Kantor Wilayah, Ibnu Chuldun dalam paparannya menyampaikan bahwa Hak Asasi Manusia secara harfiah adalah Kewenangan yang dianugerahkan Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia agar dapat menjalani hidup, kehidupan dan penghidupannya dengan baik dan terhormat. Hak Asasi Manusia menurut Udang-undang Nomor 39 Tahun 1999 adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerahNya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.

Dengan adanya diseminasi Hak Asasi Manusia ini diharapkan aparatur pemerintah dan penegak hukum serta masyarakat dalam menjalankan aktivitasinya selalu mengedepankan nilai-nilai dan budaya Hak Asasi Manusia di dalam kehidupannya. (Humas Kanwil).



Rutan Tamiang Layang Berikan Pembinaan WBP Yang Menghasilkan Nilai Ekonomi

Tamiang Layang.Metro Sumut
Rumah Tahanan Negara Klas II B Tamiang Layang yang beralamat di Jalan Janah Munsit KM. 1,5 Tamiang Layang ini merupakan Rutan baru di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah. Jumat (24/02/2017).

Selain berada di Kabupaten pemekaran di Provinsi Kalimantan Tengah, saat ini hanya Rutan Tamiang Layang yang tidak mengalami over kapasitas yakni sampai pada hari Kamis 23 Februari 2017 jumlah penghuni yang ada yaitu sebanyak 115 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sedangkan kapasitas Rutan yakni 255 orang. Kepala Rutan Tony Martono mengatakan bahwa sebagaian besar para WBP yang ada merupakan warga asli dari Kabupaten Barito Timur serta pindahan dari beberapa Lapas maupun Rutan yang ada di Lingkungan Kantor Wilayah Kalimantan Tengah.

Dalam hal Pembinaan kepada WBP, Tony mengatakan pihaknya memerintahkan langsung Seksi Pelayanan Tahanan agar berkonsentrasi serta serius untuk memberikan pelatihan serta pembinaan kepada WBP. Hal ini dengan tujuan agar menjauhkan WBP dari pikiran atau niat yang negatif, sehingga keamanan dan ketertiban Rutan tetap terjaga. Diharapkan juga melalui program pembinaan ini membawa manfaat bagi WBP sendiri serta mampu mandiri dan terampil dan bisa berwirausaha sendiri setelah menjalani masa pidana. Apabila ini semua bisa tercapai dan terealisasi berarti fungsi Rutan sebagai tempat pembinaan untuk mewujudkan kepedulian terhadap
masa depan yang lebih baik kepada para WBP berhasil dengan baik.

Beberapa pembinaan kemandirian yang diberikan kepada WBP Rutan Tamiang Layang, Tony memaparkan kepada Humas Kantor Wilayah seperti Kegiatan Perkebunan Sayur-sayuran, Kerajinan Anyaman (tikar, bakul), Bengkel Las (pembuatan teralis) serta pembuatan Miniatur Rumah Betang. Kenapa ke 4 (empat) kegiatan iini yang dipilih?, menurut Tony selain biaya yang murah dari ke 4 kegiatan tersebut bisa mempunyai nilai ekonomi dan menghasilkan keuntungan baik bagi WBP sendiri maupun bagi Rutan. Kegiatan Pembinaan Kemandirian WBP pada Rutan Klas II B Tamiang Layang dilakukan secara swakelola. (Create & Dok. Pirhan Humas Kalteng melaporkan). 




Kanwil Kemnkumham Kalteng Laksanakan Rakor Pengumpulan Dan Pengolahan Data Implementasi HAM

Palangka Raya.Metro Sumut
Menindaklanjuti hasil dari pelaksanaan Konsultasi Teknis tentang Pemajuan HAM beberapa waktu lalu dengan Direktorat Jenderal Hak Asasi Manusia Kementerian Hukum dan HAM RI, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Tengah melaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Pengumpulan dan Pengolahan Data Implementasi HAM Provinsi Kalimantan Tengah pada hari ini Rabu 23 Februari 2017 bertempat di Aula Kantor Wilayah Jalan George Obos Nomor 10
Palangka Raya. Kegiatan Rakor yang digagas oleh Bidang HAM pada Divisi Pelayanan Hukum dan HAM ini, dibuka secara resmi oleh Agus Purwanto Kepala Kantor Wilayah.

Dalam sambutannya, Agus mengatakan bahwa Rapat Koordinasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk membahas bersama tentang pengumpulan dan pengolahan data implementasi HAM dengan cara menyusun laporan implementasi pemenuhan HAM sekaligus untuk menganalisis dan penilaian terhadap data dan informasi implementasi HAM dari lembaga/instansi Pemerintah Provinsi sehingga mampu mendukung percepatan program implementasi pemenuhan 10 (sepuluh) hak dasar yang diatur dalam Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. 10 Hak dasar tersebut menurut Agus yakni Hak untuk hidup, hak untuk bekeluarga dan melanjutkan keturunan, Hak untuk mengembangkan diri, Hak memperoleh keadilan, Hak kebebasan pribadi, Hak atas rasa aman, Hak atas kesejahteraan, Hak turut serta dalam pemerintahan, Hak wanita dan Hak anak bisa tercapai dan terpenuhi.

Pada kesempatan ini pula Agus berharap agar, Rakor yang diikuti 30 (tiga puluh) orang peserta ini dapat memberikan sumbang saran serta pemikiran untuk menyamakan persepsi dalam pengumpulan dan penyusunan data implementasi HAM sebagai kerangka acuan yang memuat target kualitatif  dan kuantitatif terkait penghormatan, pemajuan, pemenuhan, perlindungan dan penegakan HAM secara spesifik, terukur dan sistematis. Sementara itu Kepala Bidang HAM Karyadi memimpin pelaksanaan Rapat Koordinasi HAM ini sampai dengan berakhirnya kegiatan. (Create & Dok. Pirhan Humas Kalteng melaporkan). 



Pria Ini Tega Benturkan Kepala Ibu Kandungnya Ke Tembok Gara-gara Tidak Dipenuhi Permintaanya

Jakarta.Metro Sumut
Seorang pria berinisial VBS, (37) warga Jalan Swasembada Barat III No. 37 RT 013 RW 09 Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara, tega membenturkan kepala ibu kandungnya yang sudah tua rentah ke tembok hingga mengalami pecah dan robek lantaran permintaannya tidak bisa dipenuhi oleh sang ibu.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol M. Awal Chaeruddin, SIK, MH diwakili Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Pujiyarto, SH, MH, mengatakan peristiwa itu terjadi pada hari Senin (20/02/2017) sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Swasembada Barat III No. 37 RT 013 RW 09 Kelurahan Kebon Baru Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara.

“Tersangka pelaku penganiayaan merupakan akan anak kandung dari korban,” ujar Wakasat Reskrim didampingi Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol HM Sungkono berikut para anggota Reskrim Jatanras Polres Metro Jakarta Utara, saat menggelar press release Kamis (23/02/2017) di Ruang Rupatama Polres Metro Jakarta Utara.

Lanjut Kasat Reskrim menjelaskan, peristiwa penganiayaan itu terungkap berawal dari adanya informasi dari masyarkat kepada pihak kepolisian bahwa terjadi tindak pidana penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendirinya.

Mendapati laporan itu, Kapolres Metro Jakarta Utara menindaklanjuti dengan cara melakukan quick respon yang dipimpin oleh Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol H. Pujiyarto, SH, MH dengan mendatangi TKP dan pada saat di TKP didampingi pihak keamanan serta pengurus RW setempat untuk melakukan penangkapan.

Setelah berada di lokasi kejadian, selanjutnya pihak kepolisian melakukan penggeledahan di rumah tersebut, dan didapati korban atau ibu pelaku berinisail TS berusia 68 tahun berada dalam keadaan luka sobek di dahi sebelah kanan.

Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, diketahui pelaku merupakan anak kandung dari korban, dan penganiaayan itu bermula saat itu pelaku meminta uang kepada ibunya sebesar Rp.300 ribu, namun sang ibu hanya memiliki uang sebesar Rp.150 ribu dan diberikan kepada pelaku.

Setelah diberikan pelaku pergi, kemudian pelaku kembali lagi kerumahnya untuk menanyakan kekurangan uang yang diminta sebesar Rp150 ribu tersebut. Saat diminta pelaku, sang ibu menanyakan mengapa selalu meminta uang. Karena tidak terima atas perkataan ibunya, pelaku langsung mendorong dan membenturkan kepala ibunya ketembok hingga korban luka sobek dibagian dahi sebelah kanan.

Atas perbuatannya itu, pelaku selanjutnya digiring dan diamankan ke Mapolres Metro Jakarta Utara untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil interogasi kepada pelaku, kenapa ia sering meminta uang kepada ibunya secara paksa, diduga uang tersebut digunakan untuk membeli narkoba. Dan terbukti ketika diamankan kemudian dilakukan pengecekan tes urine pelaku positif menggunakan zat methamphetamine.

Atas perbuatannya itu, kini pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHPidana tentang tindak pidana penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.(Humas Polres Metro Jakarta Utara).


Kapolda Bali Sambut Kehadiran Wakil Presiden RI Di Bali Dalam Rangka Pembukaan World Ocean Summit 2017

Bali.Metro Sumut
Wakil Presiden Republik Indonesia, M Jusuf Kalla, melakukan kunjungan kerja di wilayah Provinsi Bali dalam rangka membuka kegiatan World Ocean Summit 2017.

Kedatangan Wapres RI disambut Kapolda Bali Irjen Pol Dr Petrus R Golose, bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Bali, berlangsung di Bandara Ngurah Rai Tuban, Kamis (23/02/2017).
 
Kegiatan World Ocean Summit 2017 di Bali merupakan konferensi internasional tahunan yang digelar untuk membahas tentang kelautan dunia dan berbagai terobosan untuk menjaga ekosistem laut.

Kegiatan tersebut akan berlangsung selama tiga hari di Ballroom Sofitel Nusadua, 22-24 Februari 2017, dan mengambil tema “Financing the Sustainable Ocean Economy” yang diikuti oleh sekitar 400 orang delegasi yang berasal dari 31 negara peserta.

Pengamanan World Ocean Summit 2017 di Nusadua Bali mendapat perhatian penuh Polda Bali bersama jajaran Polresta Denpasar, dan merupakan bagian dari operasi pengamanan kewilayahan Polda Bali dengan sandi pengamanan Operasi Puri Agung I 2017, yang sebelumnya telah dilaksanakan gelar pasukan bersama Kodam IX Udayana di Lapangan Lagoon Nusadua.(Humas Polda Bali).


Kapolda Sulsel Apresiasi Suksesnya Pilkada Takalar: Mari Wujudkan Semboyan Sipakatau, Sipakalebbi, Dan Sipakainga!

Sulsel.Metro Sumut
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Irjen Pol Drs Muktiono SH, MH, mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Takalar.

Ucapan ini dilontarkan Irjen Pol Muktiono menyusul terciptanya rasa aman, tertib, dan damai selama proses tahapan Pilkada Serentak di Kabupaten Takalar.

Menurut Irjen Pol Muktiono, hingga rapat pleno rekapitulasi perhituangan suara yang telah digelar di KPUD Takalar, Rabu (22/02/2017), situasi Takalar tetap aman dan damai.

“Semoga kondisi aman dan damai seperti ini terus terjaga dengan baik. Masyarakat Takalar adalah masyarakat yang bermartabat dan cinta dengan kedamaian. Saya sebagai Kapolda sangat salut dan bangga. Masyarakat Takalar telah dengan dewasa ikut menyukseskan Pilkada Serentak dengan damai dan aman,” ungkap Irjen Pol Muktiono.

Lebih jauh, Irjen Pol Muktiono menambahkan, peran serta tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, aparatur pemerintah, ormas, pers, dan seluruh unsur lapisan masyarakat sangatlah besar. Polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, sangat mengapresiasi peran-peran itu.

Irjen Pol Muktiono sangat berharap, agar situasi kamtibmas yang kondusif seperti sekarang ini, bisa terus terjaga dengan baik.

“Kita harus jaga keamanan Takalar dengan baik. Mari kita satukan persaudaraan dan menciptakan keharmonisan untuk mewujudkan Takalar sebagai kawasan wilayah yang membudayakan semboyan Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainga. Semboyan ini memiliki makna persaudaraan dan menjunjung tinggi sikap saling menghormati,” ajak Irjen Pol Muktiono.(Humas Polda Sulsel).

Raja Begal Makassar Yang Telah Beraksi 50 Kali Akhirnya Ditembak Polisi, Dan Meninggal Dalam Perjalanan Menuju Rumah Sakit

Sulsel.Metro Sumut
Setelah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak tahun 2015 terkait kasus pencurian dengan kekerasan (curas) atau yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan begal, akhirnya ATP alias Aswar alias Putra (22) meninggal dunia setelah ditembak Polisi.

Sang raja begal dengan rekor sebanyak 50 kali melakukan aksinya ini, menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara, yang terletak di Jalan Letjen Mappaouddang Makassar untuk diberikan perawatan medis.

Aswar, yang beralamat di Jalan Rappocini Lorong IV, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar ini, diringkus pada hari Rabu (22/02/2017), sekira pukul 14.30 WITA. Ia diringkus anggota Resmob Polrestabes Makassar yang dipimpin langsung oleh AKP Edy Sabhara SIK, bersama Kasubnit 2 Jatanras Ipda Arief Muda.

“Yang bersangkutan ditangkap berdasarkan nomor DPO 76/XI/Reskrim dan sementara sebanyak 50 laporan polisi yang ada di wilayah hukum Polrestabes Makassar sejak tahun 2015. Dimana yang bersangkutan merupakan pelaku curas atau dikenal begal yang tak segan untuk melukai korbannya,” ujar Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Endi Sutendi kepada awak media di RS Bhayangkara Makassar, Kamis (23/02/2017).

Lebih lanjut dikatakan, pelaku ditangkap oleh Tim Resmob di tempat persembunyiannnya di Jalan Sungai Cerekang, Kota Makassar.

“Saat dilakukan pengembangan untuk mencari rekannya yang lain, yang bersangkutan mencoba kabur dan berusaha melakukan perlawanan. Sehingga anggota yang memberikan tembakan peringatan dan tidak dihiraukan langsung mengambil tindakan tegas dengan memberikan tembakan dan mengenai belakang punggung sebelah kiri tembus dada saat berusaha kabur. Namun pada saat perjalanan ke RS Bhayangakara yang bersangkutan meninggal dunia,” jelas Kombes Pol Endi Sutendi.

Sebelum tersangka meninggal dunia, ia diamankan aparat Kepolisian bersama barang bukti berupa satu unit motor Yamaha Jupiter yang diduga kuat kerap digunakan untuk melakukan aksi begalnya.

Berikut ini daftar aksi kejahatan yang dilakukan sang raja begal:

1. Curas Jl. Baji Ampe, Januari 2017 bersama Iqra, barang yang diambil HP merek Vivo warna gold
2. Curas Jl. Ratulangi, Januari 2017, Nokia Android warna kuning
3. Curas Jl. Banta-Bantaeng, Agustus 2016, dompet berisi Rp 73.000,-
4. Curas Jl. Mapala, Oktober 2015, luka robek pada kepala dan lengan korban
5. Curas Jln Vetran sekitar bulan Agustus 2016 bersama rahmat. Barang yang diambil HP Samsung warna hitam
6. Curas Jln Vetran sekitar bulan Agustus 2016 bersama rahmat. Barang yang diambil HP Samsung warna putih
7. Jambret Jln Vetran sekitar bulan Agustus 2016 bersama rahmat. Barang yang diambil tas yg berisi Hp Oppo dan uang Rp200 ribu
8. Curas Jlan singa sekitar bulan September 2015 bersama rahmat. Barang yang diambil HP Xiomi.
9. Jambret Jln Ratulangi sekitar bulan September 2015 bersama rahmat, kahar dan aspar. Barang yang diambil Hp Samsung Grand
10. Jambret Jln Ratulangi sekitar bulan September 2015 bersama rahmat. Barang yang diambil tas yg berisi Hp Oppo
11. Jambret Jln Monginsidi sekitar 2015 bersama kahar dan rahmat. Barang yang diambil HP Samsung Galaxi Young
12. Curas Jln mappanyukki sekitar bulan September 2015 bersama rahmat. Barang yang diambil tas berisi uang Rp600 ribu
13. Curas belakang SMK 8 sekitar bulan September 2015 bersama rahmat, mirat, aspar. Barang yang diambil Hp BB Amstrong
14. Curas Jln Vetran sekitar bulan September 2015 bersama rahmat dan aspar. Barang yang diambil HP Samsung Grand Duos
15. Curas Jln sungai saddang sekitar bulan September 2015 bersama rahmat. Barang yang ambil HP BB Amstrong
16. Curas Jlan mappanyukki sekitar bulan September 2015 bersama aspar, rahmat, dan Fadil. Barang yang ambil tas berisi Hp Samsung lipat dan uang Rp300.000
17. Curas Jln Nikel sekitar Bulan September 2015 bersama Kahar dan Aspar. Barang yang ambil Hp Bb Gemini.
18. Curas jln nikel sekitar Bulan September 2015 bersama Kahar dan Aspar. Barang yang ambil Hp Samsung Xi Young dan dompet berisi surat-surat
19. Curas Jln landak Bulan Agustus 2015 bersama Aspar, Kahar, dan Rahmat. Barang yang ambil Hp cross dan uang Rp100 ribu
20. Curas Jln landak sekitar Bulan September 2015 bersama Kahar, Aspar, dan Rahmat. Barang yang ambil Hp Samsung Galaxi Young
21. Curas Jln Kakatua sekitar Bulan Agustus 2015 bersama Fadil dan Kahar. Barang yang ambil Samsung A5
22. Curas Jln Cenderawasih sekitar Bulan Agustus 2015 bersama Kahar, Rahmat, Aspar. Barang yang ambil dompet brisi uang Rp200 ribu
23. Curas Jln Singa sekitar Bulan Agustus 2015 bersama Fadil, Aspar, dan Kahar. Barang yang ambil Hp Samsung Galaxi Young
24. Curas Jln Andi tonro sekitar bulan Juli 2015 bersama. Brang yg d ambil tas yg brisi hp mito warna putih.
25. Curas Jln Pendidikan sekitar Bulan September 2015 bersama kahar, Aspar, Rahmat. Barang yang diambil Hp Samsung Galaxi Grand 2
26. Curas Jln Hertasning sekitar Bulan Juli 2015 bersama Fadil, Rahmat, Aspar. Barang yang diambil tas berisi Hp, surat-surat dan uang Rp1 juta
27. Curas Jl Ratulangi sekitar Bulan Juli 2015 bersama Fauzan dan Mirah. Barang yang diambil HP Samsung Galaxi Young
28. Curas Jl Mapala sekitar Bulan Oktober 2015 bersama Rahmat, Fadil, Aspar, Kahar, dan Fauzan. Korban luka pada bagian kepala
29. Curas Jl Hertasning sekitar Bulan Mei 2015 bersama bersama Aspar, Kahar, Fadil, Rahmat, dan Fauzan. Barang yang diambi Hp Samsung Galaxi Grand Duos warna putih
30. Jambret Jl Ratulangi sekitar Bulan Oktober 2015 bersama Rahmat, Kahar, Fadil. Barang yang diambi Hp Samsung Grand Duos warna putih
31. Curas Jl Veteran sekitar Bulan Oktober 2015 bersama Kahar, Fadil,aspar. Barang yang diambi Hp i-Phone 4 warna hitam dan Hp Samsung Tab
32. Curas Jl Veteran Selatan sekitar Bulan Oktober 2015 bersama Kahar, Mirah, Aspar. Barang yang diambi Hp Samsung Galaxi Young warna putih
33. Curas Jl Mapala sekitar September 2015 bersama Aspar, Rahmat, Mirah. Barang yang diambi Hp Blackberry, Nokia, uang Rp100.000
34. Curas Jl Pettarani, Februari 2017, Barang yang diambi Hp merk Oppo Neo 7
35. Curas Jl Veteran Selatan sekitar Bulan Juli 2015, Barang yang diambi tas berisi uang Rp1,5 juta, Hp BB, 2 lembar surat bukti pegadaian
36. Curas Jl Ratulangi sekitar Bulan agustus 2015, Barang yang diambi Samsung lipat putih, dompet berisi Rp250.000
37. Curas Jl Landak, sekitar Bulan Maret 2015, Barang yang diambi laptop, Hp dan uang Rp200.000
38. Curas Jl Kancil sekitar Bulan Juni 2015, Barang yang diambi tas berisi laptop merk Acer, Hp Samsung A5, Samsung Tab 3, dan uang Rp500.000
39. Curas Jl Veteran sekitar Bulan Juli 2015, Barang yang diambi tas berisi Hp Samsung C, uang Rp150.000
40. Curas Jl Landak, sekitar Bulan Maret 2015, Barang yang diambi laptop, Hp dan dompet berisi Rp200.000
41. Curas Jl Veteran, sekitar Bulan agustus 2015, Barang yang diambi dompet berisi Rp500.000, KTP, dan ATM
42. Curas Jl veteran Selatan, sekitar September 2015, Barang yang diambi tas berisi 1 buah Hp Nokia dan uang Rp2.000.000
43. Curas Jl Gunung Bawakaraeng, sekitar Bulan mei 2015, Barang yang diambi 2 buah Hp Samsung, uang Rp100.000
44. Curas Jl Sungai Saddang Baru, sekitar Agustus 2015, Barang yang diambi 1 buah tas, berisi Hp Samsung dan STNK sepeda motor
45. Curas Jl Veteran Utara, sekitar Bulan Agustus 2015, Barang yang diambi 2 Hp, 2 buah dompet berisi uang Rp500.000
46. Curas Jl Gunung Bawakaraeng, sekitar Agustus 2015, Barang yang diambi Hp Samsung Android warna hitam
47. Curas Jl Sungai Saddang Lama, sekitar September 2015, Barang yang diambi tas hitam berisi uang Rp3 juta
48. Curas Jl Veteran Utara, sekitar Bulan September 2015, Barang yang diambi tas berisi 2 Hp merk Asus, 1 Blacberry, uang Rp500.000
49. Curas Jl Muh Saleh, sekitar Bulan April 2015, Barang yang diambi 2 buah Blackberry
50. Curas Jl Muh Saleh, sekitar Bulan April 2015, Barang yang diambil i-Phone 4S, dan tas berisi uang Rp150.000.(Humas Polda Sulsel).


Polres Pelabuhan Belawan Melaksanakan Rakor Internal Ops Simpatik

Belawan.Metro Sumut
Polres Pelabuhan Belawan melaksanakan rapat koordinasi internal pelaksanaan Operasi Simpati Toba 2017. Kegiatan rapat koordinasi internal tersebut dilaksanakan pada Kamis, 23 Februari 2017 damdipimpin oleh Kabag Ops Polres Pelabuhan Belawan Kompol Pati O. Siahaan.

Informasi yang dihimpun Media ini, Kabag Ops mengatakan dirinya mewakili Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi, SIK dalam memimpin rapat koordinasi tersebut karena Kapolres Pelabuhan Belawan harus hadir dalam kegiatan lainnya. Dalam rapat koordinasi tersebut Kabag Ops menjelaskan hal - hal yang perlu disiapkan dari masing - masing fungsi yang terlibat dalam operasi Simpatik Toba.

Selain melakukan rapat koordinasi internal, Kabag Ops menjelaskan bahwa pihak Polres Pelabuhan Belawan juga akan melaksanakan rapat koordinasi eksternal dengan instansi terkait untuk menyukseskan pelaksanaan Operasi Simpatik Toba 2017.(Hamnas).


Dualisme GMI Pardomuan Nauli, Kapolres Pelabuhan Belawan Temui Pihak Pdt. Silaban

Medan Labuhan.Metro Sumut
Setelah menemui pihak Pendeta Riani Br. Sitanggang pada Selasa (21/02/2017) kemarin, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi, SIK juga menemui pihak Pendeta Silaban terkait dualisme kepemimpinan di GMI Pardomuan Nauli. Kegiatan pertemuan tersebut dilaksanakan di Aula Polsek Medan Labuhan.

Informasi yang dihimpun Media ini, Berdasarkan penjelasan dari Pendeta M.  Oberto Silaban bahwa timbulnya kekisruhan antara Pendeta di GMI tersebut dikarenakan timbulnya perpecahan antara pimpinan atas atau BISHOP dan berimbas kebawah dan bahkan ke antar jemaat.

Dalam pertemuan tersebut oleh Kapolres menyarankan agar terhadap Pendeta M. Oberto Silaban dapat menenangkan jemaat nya walaupun ibadah mereka laksanakan di rumah para jemaat nya. Kapolres Pelabuhan Belawan juga berjanji akan berusaha menuntaskan permasalahan tersebut dengan melakukan pertemuan dengan pimpinan atas GMI atau BISHOP.(Hamnas).


Kapolres Pelabuhan Belawan Dampingi Menteri Perindustrian Kunjungi PT. Musim Mas

Medan Deli.Metro Sumut
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi, SIK mendampingi Menteri Perindustrian Bapak Airlangga Hartanto dalam melakukan kunjungan kerja ke PT. Musim Mas KIM II. Kegiatan kunjungan perja Menteri Perindustrian tersebut dilaksanakan pada Kamis, 23 Februari 2017.

Informasi yang dihimpun Media ini, Menteri Perindustiran bersama rombongan disambut oleh pimpinan PT. Musim Mas dan para staf ahli dan selanjutnya pihak PT. Musim Mas memberikan penjelasan tentang sejarah berdirinya dan perkembangan PT. Musim Mas mulai tahun 1988 sampai sekarang dengan pusat kantor di Singapura.

Menurut Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi, SIK, Dalam kunjungan Menteri Perindustrian di PT. Musim Mas Kim 2 di lakukan pengamanan dari Polres Pelabuhan Belawan dan Polsekta Medan Labuhan dengan kuat personil sebanyak 65 orang. Pada pkl 09.50 wib Menteri Perindustrian bersama rombongan meninggalkan PT. Musim Mas Kim 2 menuju Wilayah Deli Serdang “Katanya.(Hamnas).


Polsubsektor Medan Deli Rutin Laksanakan Blue Light Patrol Di PT KIM

Medan Deli.Metro Sumut
Polsubsektor Medan Deli rutin melaksanakan kegiatan Blue Light Patrol (Patroli Cahaya Biru) di Kawasan Industri Medan. Dalam melaksankan kegiatan blue light patrol tersebut, personil Polsubsektor Medan Deli menyambangi pos-pos sekuriti masing-masing perusahaan yang ada di kawasan tersebut. Kamis (23/02/2017).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kapolsek Medan Labuhan AKP Yasir Ahmadi, SIK mengatakan kegiatan sambang yang dilakukan oleh personil patroli merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan pada saat blue light patrol “ Katanya.

Menurut Kapolsek, Selain hanya patroli berkeliling, personil yang akan melaksanakan patroli juga akan singgah ke objek vital dan pos sekuriti sebagai bentuk pembinaan kepada sekuriti yang berada di objek vital “ Ungkapnya.

Kapolsek menjelaskan, Selain patroli berkeliling ke lokasi lokasi rawan , Personil juga melaksanakan patroli dialogis sebagai bentuk pembinaan keamanan. Patroli dialogi dilakukan apabila petugas patroli melewati objek vital, pos keamanan dan pusat keramaian, dimana petugas patroli akan berdialog dengan  security objek vital “ Jelasnya.(Hamnas).



Rekannya Dikeroyok, Puluhan Driver Taxi Grab dan Go Jek “Serbu” Plaza Medan Fair

Medan.Metro Sumut
Usai mendapat kabar rekan sesama Driver Grab-Taxi dianiaya sejumlah pengendara becak bermotor yang mangkal di depan pintu keluar Carrefour, puluhan Driver Taxi Grab dan Go Jek menggelar aksi protes di dalam lokasi Plaza Medan Fair, Rabu (22/02/2017) malam.

“Kalau laki-laki, jangan main keroyokan donk. Satu lawan satu, kalian cari makan, kami juga cari makan,” ujar para pengendara Go Jek.

Menurut mereka, aksi yang dilakukan oleh para pengendara becak bermotor ini telah melampaui batas.“Udah kelewatan mereka didiami, kalau memang jantan kami bakal layani. Bukan jadi pengecut gitu,” sorak para driver.

Mendapati informasi tersebut, sepasukan petugas kepolisian Polsek Medan Baru melakukan pengamanan dan mencoba memberikan pengarahan dan membubarkan para driver Grab Taxi dan Go Jek.

“Sudah-sudah, silahkan bubar. Jika ada masalah, laporkan kepada kami petugas kepolisian. Kami siap menerima pengaduan kalian semua. Kami sayang sama kalian, jangan ribut-ribut lagi,” ujar petugas sambil membubarkan para driver.(Robert).






Betor VS Gojek Bentrok Berdarah, Ini Saran Dewan Buat Walikota Medan

Medan.Metro Sumut
Konflik antar pengemudi becak bermotor (Betor) dengan pengemudi Gojek dan Grab akhirnya pecah di Kota Medan. Pengemudi betor tidak mendapat jawaban yang memuaskan dari Walikota Medan aksi unjuk rasa pada Selasa (21/02/2017) kemarin.

Akhirnya, hari ini, Rabu (22/02/2017) terjadi aksi saling sweeping yang mengakibatkan terjadinya perang terbuka, saling lempar, bahkan ada yang dianiaya. Keadaan ini dapat berlanjut kepada konflik yang semakin meluas apabila Walikota Medan tidak segera memfasilitasi para pihak untuk duduk bersama.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan ST kepada Metro-Online saat dimintai tanggapan mengenai konflik betor dengan pengemudi angkutan online, Rabu (22/2/2017).

Menurutnya, kondisi ini bertolak belakang dengan penghargaan di bidang tata kelola lalu lintas yang baru-baru ini diterima oleh Walikota Medan Dzulmi Eldin dari Menteri Perhubungan.

“Jadi saya katakan Pemko Medan tidak memiliki grand design sistem transportasi Kota. Hal ini dapat dibuktikan ketika transportasi berbasis online hadir, Pemko tidak memiliki perangkat regulasi yang dapat digunakan untuk mengaturnya. Sehingga kehadirannya mendapat penolakan dari pihak transportasi publik lainnya,” ujar Anggota Komisi C DPRD Sumut ini.

Selain itu, lanjut Sutrisno, laju penambahan jumlah kendaraan tidak sebanding dengan laju penambahan ruas jalan. Sehingga pengguna jalan raya menghadapi frustrasi berkepanjangan.

“Kondisi ini akan memicu berbagai persoalan diantara sesama pengguna jalan raya. Perkelahian antara pengemudi betor dengan pengemudi transportasi berbasis online menjadi bukti bahwa ada sistem kompetisi yang dianggap tidak fair dan tidak adil di jalan raya,” ucapnya.

Tingginya angka pengangguran dan sempitnya lapangan kerja, kata Sutrisno, juga mengakibatkan banyak warga yang memilih jalan pintas menjadi pengemudi angkutan kota, betor, taksi hingga angkutan umum berbasis online.

“Pergeseran pilihan dari transportasi komunal ke individual, penataan ruang yang tidak tepat dan penggunaan area yang tidak sesuai peruntukan juga menjadi variabel yang ikut menyumbang persoalan sistem transportasi kita,” jelasnya.

Atas beberapa kenyataan tersebut, Sutrisno menegaskan, Walikota Medan harus segera mengajak duduk bersama seluruh stakeholder sistem transportasi.

“Para pihak yang terlibat perseteruan hari ini, dan juga mereka yang berpotensi melakukan konflik harus diajak membangun kesepakatan untuk tidak saling menyerang, saling sweeping di jalan raya. Bagi pihak yang masih dan akan melakukan tindakan- tindakan di luar kesepakatan bersama harus diproses secara hukum,” tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta Walikota untuk melibatkan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) untuk menjaga suasana yang kondusif bagi kehidupan sosial di Kota Medan. Dia juga berharap semua pihak untuk saling menahan diri, tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan-tindakan melawan hukum.

“Pemko Medan harus segera mengurus dan mengatur transportasi berbasis online dengan cepat. Sehingga para pengemudi sistem transportasi publik yang sudah ada, tidak merasa mendapat perlakuan diskriminatif dari pemerintah,” ungkapnya.

“Pemko Medan diharapkan segera menyusun grand design sistem transportasi Kota Medan dengan mengakomodasi kondisi dan keadaan saat ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sutrisno berharap Pemko Medan dapat membangun sistem transportasi publik komunal, bus maupun pilihan lain yang dapat mengangkut perpindahan manusia secara massal.

“Transportasi publik yang baik akan memindahkan penduduk dari sistem transportasi individual ke sistem transportasi komunal,” tuturnya.

Sutrisno juga berharap kepada semua pihak diminta untuk ikut terlibat dalam memberi masukan dalam penataan sistem transportasi Kota Medan yang manusiawi, beradab dan tidak barbar.

“Kita berharap Pemerintah Kota Medan mampu memimpin semua stake holder untuk menemukan jalan keluar, bukan menciptakan polemik,” pungkasnya.(sandy).


Pemerintah Akan Bagikan Lahan Tidak Produktif Kepada Rakyat

Medan.Metro Sumut
Guna menekan rasio kesenjangan yang semakin lebar, pemerintah sebentar lagi akan mengeluarkan kebijakan pemerataan ekonomi, yang menyangkut tiga hal. Ketiga hal itu adalah reforma agraria dan redistribusi aset, pemberian akses permodalan, dan vocasional training.

“Kita akan membagi lahan-lahan yang tidak produktif kepada rakyat dalam bentuk konsesi-konsesi kecil kepada rakyat, kepada koperasi, kepada tanah-tanah adat, sehingga aset-aset negara ini terdistribusi dengan baik, dan menjadi sebuah property right bagi rakyat dalam rangka bisa mengakses ke akses-akses permodalan,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan pada acara Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (2/2) pagi.

Selanjutnya, pada tahapan kedua, menurut Presiden Jokowi, setelah redistribusi aset dan reforma agraria, pemerintah akan masuk pada akses permodalan.

“Dan yang ketiga, nantinya akan kita garap habis masalah yang berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia, yaitu vocasional training, training-training kejuruan dan sekolah kejuruan,” ungkap Presiden.

Presiden meyakini, kalau ini kita konsisten melakukan, maka Indonesia, 100 tahun setelah merdeka, pada tahun 2045, penduduk kita nanti kurang lebih 309 juta akan memiliki pendapatan kotor atau Product Domestic Brutto (PDB) sebesar 9,1 triliun dollar AS, atau 10 kali lipat dari yang sekarang.

“Pada saat itulah, Indonesia, kalau kita konsisten bekerja seperti sekarang ini, kita akan memasuki abad emas, karena kita akan masuk kapada 5 besar ekonomi terbesar di dunia, dengan pendapatan per kapita kurang lebih 29 ribu dollar AS. Tetapi, dengan catatan, kita bekerja seperti sekarang ini dengan pertumbuhan ekonomi di atas 5 %,” ujar Presiden Jokowi.

Itulah, lanjut Presiden, yang akan terus dikerjakan pemerintah, dan diharapkan apa yang sudah dikerjakan, pembangunan dari pinggiran, pembangunan dari desa, dan pembangunan dari perbatasan ini, benar-benar akan diteruskan.

3 Kali Lebih Baik

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi juga mengingatkan, bahwa pada 1,5 bulan yang lalu, saat dirinya hadir di ulang tahun Partai Hanura yang ke-10, dirinya pernah bercerita mengenai perubahan yang terjadi di perbatasan di Entikong (Kalbar, red).

“Saya sampaikan saat itu, dulunya kalau kita lihat di perbatasan di sebelah sana, kalau dibandingkan dengan kantor kita yang seperti kandang, sekarang ini sudah berubah total. Saya kira 3 kali lebih baik dari yang berada di sebelah kita, negara tetangga kita. Nah itu gambarnya. Yang di Motaain juga sama. Dulu kantornya seperti kantor kelurahan, yang sekarang saya kira bisa dilihat gambarnya,” kata Presiden sembari menunjukkan gambar pos perbatasan Entikong di layar televisi.

Presiden Jokowi menegaskan, itulah yang akan terus dilakukan. Baik pembenahan atau pembangunan bandara, pembangunan jalan-jalan, trans Kalimantan, trans Papua, jalan tol di Lampung menuju ke Aceh, terus akan dilakukan, agar ekonomi kita semakin baik dan rakyat semakin sejahtera.

Pengukuhan Pengurus DPP Partai Hanura itu juga dihadiri oleh Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum DPP PDIP, Menko Polhukam Wiranto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Ketua DPR selaku Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, Ketua MPR RI selaku Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Keta Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta, dan Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar.(sk)


Bawa Sabu, Pelaku Ditangkap Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Deliserdang

Deli Serdang.Metro Sumut
Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Resor Deliserdang, Sumatera Utara, menangkap DSP (24) karena membawa narkotika jenis sabu-sabu. Rabu (22/02/2017).

Dari penangkapan pelaku di rumahnya ditemukan barang bukti satu paket sabu-sabu yang dikemas dalam plastik bening les merah serta satu unit sepeda motor Yamaha Mio BK 6025 ABW.

Kapolsek Tanjung Morawa AKP Victor P Siagian menuturkan, penangkapan pelaku berkat informasi masyarakat ada seseorang lengkap dengan ciri-cirinya menggunakan sepeda motor akan membeli narkorba jenis sabu dari pasar 12, Patumbak, Kecamatan Medan Amplas. “Menurut informasinya sabu tersebut akan di perjual belikan,” ujarnya.

Petugas menindaklanjuti info tersebut dan menunggu pelaku melintas di jalan lintas Medan -Tanjung Morawa. Melihat pelaku melintas, lalu petugas mengikutinya sampai ke masuk kejalan Ujung Serdang dan memberhentikan pelaku serta melakukan pemeriksaan dan penangkapan tehadap pelaku.

“Tersangka sempat membuang sabu ke jalan tepatnya dekat tembok pembatas pinggir jalan, akan tetapi diketahui petugas kita, dan hasilnya ditemukan satu paket sabu,” kata AKP Victor P Siagian.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa di Polsek Tanjung Morawa Polres Deliserdang untuk dilakukan pengembangan dan penyidikan lebih lanjut.(Humas Polres Deliserdang).

Bahas Keberadaan Orang Asing, Waka Polda Sumut Sambut Kedatangan Tim TK Kora

Medan.Metro Sumut
Tim koordinasi kunjungan orang asing (TK Kora) menggelar pertemuan dengan Kapolda Sumut yang diterima oleh Waka Polda Sumut Brigjen Pol. Drs. Agus Andrianto, SH dan didampingi para pejabat utama Poldasu. Rabu (22/02/2017).

Kehadiran rombongan TK Kora ini terdiri dari Kemenkumham, Kejagung, Kemenkominfo, Kemensegneg dan Kemenag, selain tugas rutin juga penanganan orang asing, kehadiran mereka juga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus untuk saling share informasi terkait orang asing di wilayah Sumatera Utara.

Direktur keamanan diplomatik, Ditjen Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu RI  I.G. Ngurah Ardiyasa mengatakan bahwa tugas dan fungsi forum TK Kora adalah.

    Sebagai wadah untuk melakukan penyaringan WNA dari negara tertentu yang dinilai rawan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, keimigrasian, keamanan serta pegawasan kegiatan LSM dan organisasi internasional di Indonesia.
    Membahas permohonan kunjungan warga negara asing sebagai anggota LSM dari negara-negara tertentu dan/atau organisasi internasional ke Indonesia.
    Memberikan rekomendasi dan saran untuk permohonan kunjungan jurnalis dan kru film asing ke seluruh wilayah Indonesia
    Memberikan rekomendasi dan saran untuk rencana kunjungan staf/pejabat misi asing ke wilayah-wilayah di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Waka Poldasu menyampaikan data imigran di Sumut periode Januari hingga 5 Pebruari 2017 sebanyak 2.333 orang. Jumlah tenaga kerja asing sebanyak 769 orang terdiri dari 512 orang warga negara Tiongkok dan 257 orang warga negara lainnya.

Sedang permasalahan orang asing yang menjadi korban tindak pidana di wilayah Sumut pada tahun 2015 sebanyak 4 kasus dan tahun 2016, 2 kasus, pelaku tindak pidana tahun 2015, 3 kasus dan tahun 2016, 6 kasus dan meninggal dunia tahun 2015, 7 orang, tahun 2016 hingga Pebruari 2017 sebanyak 4 orang.

Diakhir acara Waka Poldasu menambahkan, pihaknya siap menerima saran dan masukan serta kerjasama dengan tim koordinasi kunjungan orang asing Kemenlu RI, untuk menangani berbagai permasalahan orang asing dalam rangka mewujudkan Sumatera Utara aman dan kondusif.(MS-Humas Polda Sumut).



 

TV ONLINE MS

Polisi Grebek Gudang Pupuk & Gas Oplosan di Medan Delil”

TV ONLINE MS

POMAL Lantamal I mengadakan Kegiatan Ops Gaktib dan Yustisi “CITRA WIRA PARI 2015”

TV ONLINE MS

Bea Cukai Belawan Gagalkan 2 Kontener Cangkang Siput Hijau&Perut Ikan keThailand &Hongkong ”
Copyright © 2010 - 2013. www.metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM