PEMKO MEDAN

BPJS

BPJS
BPJS KETENAGA KERJAAN JEMBATAN MENUJU KESEJAHTERAAN PEKERJA PERLINDUNGAN SEMPURNA PEKERJA INDONESIA.

Redaksi

PORTAL RESMI BERITA ONLINE METRO SUMUT NEWS CV.CAHAYA BARU NPWP: 02.716.827.7-113.000 WWW.METROSUMUTNEWS.COM PENDIRI HAMDAN NST PEMBINA FORKOMWARI PIMPINAN PERUSAHAAN HAMDAN NST WAKIL PIMPINAN PERUSAHAAN SUPRIADI DEWAN PENASEHAT HERWAN.HB.SE / H.RUSTAM EFENDI NST / DARWIN YUSMA / ALI SYAHBANA / SITI ROILAN SIREGAR / FAHRUDIN NST PENASEHAT HUKUM AGUNG HARJA SH /WANSAKYA PIMPINAN UMUM HAMDAN NST PIMPINAN REDAKSI HAMDAN NST WAKIL PIMPINAN REDAKSI SYAHRIL KOTO/CHAIRUL AMRI SH/PJS.RUSMAN REDAKTUR PELAKSANA NIRWANSYAH KEPALA KORDINATOR LIPUTAN WILAYAH RUSMAN WAKIL KEPALA KORDINATOR LIPUTAN WILAYAH SURIADI ST REDAKTUR EDITOR MUHAMMAD MUKTI SYAHALI, ST WAKIL REDAKTUR EDITOR PANJI LARAS REDAKTUR RADEN AGUS SALIM/HOTBINER SILAEN/BAMBANG RIANTO SANI/ALPIN/ZULHADI / ZULKIFLI / SUDARMAN KORDINATOR LIPUTAN SUMUT SYAFRIZAL SE WAKIL KORDINATOR LIPUTAN SUMUT MASHURI LUBIS KORDINATOR LIPUTAN KOTA SISWANTO NST KABIRO ROHIL ADI GM REPORTER ROHIL EDI SUPRAYITNO/PANUD/MUSTAR MANURUNG/AWANG ISHAK REPORTER LABURA SYAUDIN/SUDARTO/WAGIMAN/KEMAT REPORTER HAMNAS / MUHAMMAD NUR/MANSUR NST/EDI SARWOTO/DEDY SAPUTRA /SUMARDI / LISMAYADI / SUPRI HELMI HSB REPORTER JAKARTA MELVY / SANDY KEPALA KORDINATOR TIM BUSER SUPRIADI KEPALA TIM BUSER ALFIAN BUTAR-BUTAR TIM BUSER/REPORTER SUHENDRA/ADAMUDIN EFENDI/MISLAN WAHYUDI/SUNARIYO/FAISAL OMAR/INDRA GUNAWAN/AHMAD DOMO MANIK/MARADAT SIANIPAR OFFICE JALAN MARELAN RAYA GG.KARYA MANDIRI PASAR 2 BARAT KEL.RENGAS PULAU KEC.MEDAN MARELAN MEDAN MARELAN-SUMUT,EMAIL: hamdanpphe@yahoo.co.id / redaksi.lensaberita12@yahoo.com , HP:081264459676 BANK MANDIRI SYARIAH A/N HAMDAN NASUTION NO.REK.7045637958 (KODE BANK 451). KEPADA PIHAK INSTANSI BILA ADA YANG MENGAKU WARTAWAN METRO SUMUT NEWS ONLINE DAN NAMANYA TIDAK TERCANTUM DI BOX REDAKSI HARAP MENGHUBUNGI 081264459676 ATAU MENGHUBUNGI PIHAK YANG BERWAJIB.

KOLOM ANDA

MS HOME

GAME ONLINE MS

RUMAH MS

FILM KARTUN PENGUINS MS

PROMO RUMAH ANDA

MS GOKIL

VESPA MS

METRO DUNIA

HEADLINE NEWS

Batam Mencekam, Polisi Dan TNI Bentrok

Batam.Metro Sumut
Peristiwa bentrok antara anggota Yonif 134 Tuah Sakti (TS) dengan Satbrimob Polda Kepri, terulang kembali didepan Mako Brimob Polda Kepri, Tembesi, Rabu (19/11/2014) malam. Kabar yang didiperoleh menyebutkan, puluhan oknum anggota Yonif 134/TS menyerang Barak Teratai Satbrimob Polda Kepri.

Informasi yang dihimpun Media ini, Akibat dari penyerangan itu, kaca depan Barak Teratai pecah. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Fuad Basya membenarkan adanya bentrok antara TNI AD Yonif 134 dan Brimob di depan Markas Brimob, Batam, Kepulauan Riau.

Menurutnya, kronologi peristiwa itu berawal ketika empat prajurit TNI dan seorang anggota Brimob tengah bersantap makan, tak jauh dari Mako Brimob, di Jalan Trans Balerang,“ Saat bersamaan, melintas anggota Brimob lainnya, sehingga terjadi aksi saling lirik yang berujung pada adu mulut ” Katanya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/11/2014).

Lanjutnya, mendengar keributan itu, anggota TNI AD Yonif 134 berencana memanggil anggota lainnya, namun ketahuan atasannya dan langsung dihentikan. Sehingga bentrok tidak meluas,“ Mendengar ada keributan, mereka mau panggil teman-temannya, tapi langsung ketahuan dan cepat dicegah, serta ditangani oleh Dandim, dan langsung diambil alih oleh Danrem. Semua sudah aman ” Tambahnya.

Sebelumnya sempat kondusif, insiden kembali terjadi pada pukul 20.00 WIB. Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo bahkan berada didalam Mako Brimob saat peristiwa terjadi. Katanya, suara tembakan sudah terjadi sejak sore dan, hingga 30 Menit lalu, suara tembakan masih terdengar,“ Saya mencoba untuk menyelesaikan persoalan yang sebelum sudah selesai. Tapi sore dan 30 menit lalu terjadi tembakan “ Ungkapnya. Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo.

Meski berada didalam Mako, Soerya siapa tahu persis siapa pelaku penembakan. Katanya, arah tembakan dari berbagai penjuru,“ Ini tidak tembak menembak, anggota Brimob juga tidak menembak, tapi kita dibrondong. Kaca pecah tapi tidak ada korban ” Tuturnya.

Soerya dengan tegas menyampaikan, dia tidak ingin keluar dari dalam Mako Brimob meski kondisi tidak aman. Dia akan menunggu seluruh pimpinan terkait untuk datang dan membicarakan permasalahan ini, Soerya mengatakan, hingga pukul 22.00 WIB, suara tembakan masih terdengar ke arah Mako Brimob Batam,“ Saya sekarang masih berada di dalam Mako Brimob. Suara tembakan masih terdengar sejak sore tadi hingga sekarang “ Tegasnya.

Lanjut Soerya, suara tembakan tersebut terdengar dari berbagai arah,“ Mako Brimob ditembaki dari berbagai arah ” katanya.

Belum diketahui apakah ada korban dalam bentrokan antara TNI dan Polri ini. Soerya mengatakan dia sudah melakukan komunikasi dengan pihak TNI dan Polri agar bentrokan tersebut bisa secepatnya selesai,“ Saya sedang bicara dengan Danrem dan Kasat Brimob di TKP. Saya sampaikan ke beliau-beliau bahwa saya tidak mau meninggalkan TKP sebelum kedua belah pihak betul-betul dapat menyelesaikan permasalahannya ” Ujar Soerya.

Bentrok antara anggota TNI Batalyon 134 dengan Brimob masih berlangsung malam ini. Warga terjebak tak bisa kembali ke rumah mereka.

Malam ini, hingga pukul 20:30 WIB suara tembakan masih terdengar keras oleh masyarakat. Banyak warga Batam khususnya yang berada di kawasan jembatan Barelang kini terjebak. Mereka belum bisa melintas untuk menuju rumah mereka.

Markas Batalyon 134 dan Markas Brimob berada di satu jalur badan jalan. Kini kondisinya, masyarakat yang bermain di Jembatan Barelang tidak bisa kembali ke kawasan kota, atau sebaliknya,“ Saya sudah 3 jam terjebak tidak bisa pulang kekawasan kota, Karena tadi sore kita bermain dijembatan Barelang ” kata Rusman (40) warga Batam.

Menurut Rusman, ketika dia bersama keluarganya akan melintas, menjelang Batalyon 134 sudah dihadang sejumlah Provost TNI. Mereka dilarang melintas karena situasi masih mencekam,“ Kami tidak boleh melintas dulu katanya masih berbahaya. Karena ada bentrok. Kami juga mendengar suara tembakan ” Ungkap Rusman.

Kini warga pun terjebak di Jembatan Barelang, Mereka harus menunggu bila kondisi benar-benar sudah kondusif.(Melvy/Redaksi/Tim Batam)



Sekitar 370 Balita Meninggal, Buang BAB Sembarangan

Jakarta.Metro Sumut
Hasil Data WHO/UNICEF Joint Monitoring Program (JMP, 2014) mengungkapkan, sebanyak 55 juta penduduk Indonesia masih memiliki prilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Angka ini merupakan jumlah tertinggi kedua di dunia, setelah India.

Informasi yang dihimpun Media ini, berdasarkan data Levels & Trends in Child Mortality tahun 2014 diketahui, 370 balita Indonesia sebagian besar meninggal setiap harinya, karena penyakit yang ditimbulan akibat BABS. Penyakit itu antara lain diare, pneumonia, muntaber dan masih banyak lagi.

Bertepatan dengan World Toilet Day yang jatuh pada hari Rabu, 19 November 2014, UNICEF mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk memerangi isu ini dengan mengadakan kampanye bertajuk Tinju Tinja, yang dilakukan melalui berbagai sarana komunikasi,“ BABS adalah masalah yang sangat serius dan bukan hanya mempengaruhi mereka yang tidak memiliki toilet, namun juga mereka yang mempunyai toilet. Siapa pun bisa terjangkit penyakit dari kotoran yang terekspos udara ” Kata Dr. Aidan Cronin, Ketua Program Water, Sanitation and Hygiene (WASH) UNICEF Indonesia, pada acara Peluncuran Kampanye Tinju Tinja Untuk Memerangi Buang Air Besar Sembarangan di Indonesia di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/11).
Ia menambahkan, dengan kampanye ini, UNICEF mengharapkan semua orang untuk berperan aktif menyuarakan bahaya yang ditimbulkan oleh BABS,“ Masalah sanitasi adalah salah satu masalah global yang berhubungan erat dengan pendidikan, perkembangan ekonomi hingga kesehatan. Kampanye ini dilakukan untuk memastikan semua anak akan lahir di lingkungan yang tidak akan membuat pertumbuhan fisik mereka terganggu ” Tambah Aidan.

Sementara Duta Kampanye Tinju Tinja, Melanie Subono juga mengatakan pentingnya merubah pola pikir masyarakat Indonesia mengenai BABS,“ Banyak orang yang beranggapan bahwa BABS adalah bagian dari tradisi dan kebudayaan. Ini mengerikan. Tapi mungkin mereka berpendapat seperti itu karena ketidaktahuan ” Ungkap musisi sekaligus aktivis Indonesia itu.

Menurut Melanie, kampanye ini penting untuk disosialisasikan terutama lewat media social,“ Orang perlu tahu bahwa ini fakta. Banyak yang meninggal karena BABS. Saya harap kita bisa bergerak sama-sama untuk Indonesia yang lebih bersih dan sehat ” Tegasnya.

Tahun ini, World Toilet Day jatuh bertepatan dengan peringatan Konvensi Hak-Hak Anak yang ke-25 ditanggal 20 November. Anak-anak memiliki hak untuk bertumbuh secara sehat dan terlindung dari berbagai penyakit. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan mengakhiri perilaku BABS ini.(Melvy).



Lagi Asyik Nyabu, Profesor Dan Dua Wanita Ditangkap Polisi

Makassar.Metro Sumut
Lagi asyik nyabu dua wanita muda, Nilam Ummi Qalbi dan Ainun Naqyah, terancam pemecatan dari kampusnya, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar (STIEM) Bongaya, Keduanya, tertangkap pihak kepolisian, karena diduga terlibat pesta sabu-sabu bersama Profesor Musakkir, di Hotel Grand Malibu, Makassar.

Informasi yang dihimpun Media ini, dari sejumlah pihak di STIEM Bongaya, keduanya ternyata masuk kategori mahasiswa pemalas, karena jarang mengikuti proses belajar mengajar. Nilam Ummi Qalbi merupakan mahasiswa semester tiga jurusan manajemen.

Sementara Ainun Naqyah, semester satu juga jurusan manajemen, Aldiansyah (21), yang mengaku teman dekat Nilam mengatakan tidak menyangka yang bersama salah seorang guru besar Universitas Hasanuddin dalam sebuah penggerebekan itu adalah temannya, Ia mendengar kabar Nilam ditangkap polisi karena pesta sabu dari media massa,“ Nilam ini memang teman clubbing saya kalau berada di D’Liquid “ Kata Aldiansyah.

Lanjutnya, Dalam kesehariannya Nilam biasa nongkrong ditempat hiburan malam, apalagi kalau ladies nite pada Kamis malam dan Sabtu malam,“ Saya kenal tahun lalu, saat ada acara di Palopo. Selain suka clubbing, dia juga biasa isap rokok ” Ungkap Aldiansyah warga Kabupaten Gowa ini.

Menurut Asisten Wakil Ketua III Bagian Kemahasiswaan STIEM Bongaya, Abdul Mansyur Mus tidak membantah dua mahasiswinya ditangkap polisi, Ia mengatakan Nilam merupakan mahasiswi jurusan Manajemen angkatan 2013, Sedangkan Ainun juga jurusan Manajemen angkatan 2014,“ Apabila memang terbukti dan dinyatakan tersangka, maka pihak kampus akan langsung mengambil langkah tegas, Yang terberat kedua mahasiswi tersebut bisa di-DO (drop out, red) ” kata Mansyur.(Ilham)


Kenaikan Harga BBM, Pertokoan Di Medan Sepi

Medan.Metro Sumut
Menjelang kenaikan bahan bakar minyak di Medan hari ini, Senin, 26 Maret 2012, Isu yang beredar akan terjadi unjuk rasa besar-besaran yang akan dilakukan ribuan demonstran anti kenaikan bahan bakar mynyak, menyebabkan sejumlah pusat perbelanjaan dan kantor Pemerintah lengang. Polisi dibantu TNI-AD yang menjaga obyek vital dan kantor Pemerintahan mengingatkan sejumlah warga kota kepada peristiwa unjuk rasa Mei 1998, Selasa (18/11/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, hampir seluruh ruangan dari lantai satu hingga lantai sepuluh (ruangan kerja gubernur) lengang, Tidak terlihat aktifitas kerja dan kesibukan pegawai seperti biasanya di awal pecan," Kami memang khawatir akan terjadi kerusuhan seperti peristiwa Mei 1998 masa lalu, Kami pun terpaksa masuk kerja untuk menyelesaikan tugas secepatnya agar bisa pulang " kata Kepala Sub-bagian Humas Kantor Gubernur Sumatera Utara Dian Tito.

Pihak Kepolisian  yang dibantu anggota TNI-AD dari Kodam I/Bukit Barisan terlihat berjaga mulai dari pintu masuk Kantor Gubenur hingga sekeliling Kantor Gubernur di Jalan Diponegoro, terlihat dua mobil penghalau massa siaga dihalaman utama kantor Gubernur, tidak jauh dari mobil penghalau massa, pasukan Brigade Mobil dibantu Gegana siaga disekitar pusat perbelanjaan Sogo, yang letaknya sekitar 50 meter dari kantor gubernur.

Sementara suasana lengang juga terlihat disekitar Lapangan Merdeka Medan sebagai titik nol Kota Medan, sekitar 1 kilometer dari kantor Gubernur. Di lapangan ini, ratusan aktivis serikat buruh sudah mulai terlihat berkelompok-kelompok menunggu demonstran lain dating," Kami akan pakai halaman kantor Gubernur sebagai tempat unjuk rasa, tuntutan kami satu yakni Pemerintah dan DPR membatalkan rencana kenaikan bahan bakar, jika Pemerintah masih ngotot menaikkan harga BBM, kami akan terus menekan Pemerintah dengan berbagai cara " Tegas Tongam Siregar  koordinator krisis center aksi tolak kenaikan BBM di Medan itu.

Ditempat terpisah, salah seorang karyawati Bank disekitar Lapangan Merdeka mengaku resah," Seperti akan terjadi kerusuhan,  Saya khawatir anak saya yang sedang sekolah. Mudah-mudahan tidak terjadi kerusuhan seperti tahun 1998, ya " katanya.

Nurdin Lubis Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap unjuk rasa berlangsung damai, Meski yang memutuskan naik tidaknya BBM adalah pemerintah pusat dan DPR, Pemerintah Sumut, kata Nurdin, juga akan bersikap soal usulan kenaikan BBM," Mudah-mudahan unjuk rasa hari ini dan seterusnya damai, Pemerintah Provinsi Sumut tentunya akan menyampaikan kondisi ini kepada pemerintah pusat "  Ungkap Nurdin Lubis Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.(Hamnas)




Pak Polisi Terpaksa Ngamuk Bubarkan Mahasiswa Dan Wartawan

Jakarta.Metro Sumut

Aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya mengamuk membubarkan aksi mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) yang memblokade Jalan raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Mereka menembakkan gas air mata, kembang api dan menyemprotkan gas air mata ke arah mahasiswa yang memprotes kenaikan harga BBM, Selasa (18/11/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, amarah aparat kepolisian itu juga ditujukan kepada wartawan, Tanpa bisa membedakan mahasiswa dan wartawan, polisi dengan membabi buta juga menembakkan gas air mata ke arah para pewarta. Padahal, dari jarak 300-an meter, para jurnalis sudah menunjukkan kartu identitas dan perangkat peliputan, seperti kamera dan kamera video," Peace, peace, kami wartawan " Teriak para jurnalis yang tetap diabaikan aparat didepan Kampus IISIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Teriak salah satu aparat yang membawa tongkat dan tameng sambil mengejar, tidak hanya menembakkan gas air mata dan kembang api, aparat juga bahkan mengejar para pewarta ke arah permukiman warga. Beberapa wartawan akhirnya terpaksa meminta perlindungan warga sekitar.

Sementara aparat kepolisian memenuhi janjinya untuk menambah personel demi membubarkan aksi mahasiswa IISIP yang memblokade Jalan raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan,dDengan membawa tiga ratusan pasukan, mereka membubarkan mahasiswa yang memprotes keputusan Pemerintah menaikkan harga BBM.

Hasil amatan dila[angan, polisi yang membawa sebuah mobil water cannon langsung menyemprotkan air ke arah mahasiswa yang sedang berkerumun di tengah jalan dengan membakar ban bekas, tidak hanya itu, gas air matta pun membuat mahasiswa kocar-kacir, meski demikian perlawanan tetap dilakukan mahasiswa yang berjumlah sekitar 50-an orang,mereka membalas dengan lemparan batu ke arah petugas kepolisian.(Melvy)

Suami Bacok Istri yang Sedang Hamil 4 Bulan



Palembang.Metro Sumut
Istri sedang hamil empat bulan malah diperlakukan tidak manusiawi. Tangan kiri Eliyana (30 tahun) dibacok hingga patah oleh Gunawan, Senin (10/11/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, Peristiwa itu terjadi Jumat 7 November 2014. Ketika itu, Eliyana tengah menghadiri acara tahlilan di rumah mertuanya. Entah kenapa, Gunawan yang sedang mabuk berat setelah menenggak minuman beralkohol, datang dan memaksa Eliyana pulang.

Eliyana pun mengikuti perintah suaminya. Namun, Gunawan tiba-tiba langsung menebaskan parang ke Eliyana. Sabetan itu mengenai dahi dan tangan kiri dan kakinya.

Nyawa ibu empat anak itu pun selamat, setelah melarikan diri lewat pintu jendela ruang tengah rumah," Saya langsung teriak minta tolong. Warga berdatangan dan saya di bawa ke rumah sakit. Saya tidak tahu suami saya itu lari ke mana. Terakhir saya dapat informasi dia kabur ke Batam " Kata Eliyana.

Warga Kelurahan Silaberanti, Kecamatan SU I, Palembang itu baru bisa melaporkan kejadian mengerikan ini ke Polresta Palembang setelah dirawat empat hari di rumah sakit.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Palembang, Komisaris Suryadi, ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Laporan dengan nomor LP/ B-2874/ XI/ 2014/ Sumsel/ Resta langsung ditindaklanjuti," Sekarang kami sedang mencari keberadaan pelaku " Kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Palembang Komisaris Suryadi.(Sam).

Vicky Prasetyo Ditangkap Polisi Lagi



Bekasi.Metro Sumut
Vicky Prasetyo pria yang merupakan mantan tunangan Zaskia Gotik tersebut kembali ditangkap polisi. Padahal baru Oktober lalu ia bebas setelah pada 2012 masuk daftar pencarian orang (DPO) Cikarang dan ditahan di tahun yang sama selama 1,5 tahun, Senin (10/11/2014)

Informasi yang dihimpun Media ini, Vicky, pria yang terkenal dengan kosakatanya yang dianggap tidak lazim itu, Anda pasti teringat pada pedangdut cantik Zakia Gotik. Mereka gagal menikah karena kedok Vicky terbongkar. Lantas, setelah sakit hati bercampur malu, kini bagaimana kabar Zaskia Gotik.

Pelantun Satu Jam Saja tersebut memang belum memberikan komentar apapun mengenai penangkapan Vicky yang tiba-tiba tersebut. Yang jelas, kini wanita bernama asli Syurkianih tersebut sedang menikmati kebahagiaan bersama kekasihnya, Ryan.  Mereka bahkan akan segera melangsungkan pernikahan tahun depan.

Dalam akun Instagramnya, wanita yang tenar dengan goyang itik ini juga rajin mengunggah foto-fotonya bersama Ryan. kemesraan keduanya ditunjukkan lewat berbagai aktivitas yang dijalani bersama. Rupanya Zaskia sangat mempercayai pria yang satu ini. 

Zaskia mengaku sangat berhati-hati memilih jodoh semenjak kejadiannya dengan Vicky kala itu. Zaskia juga tidak mau menggelar acara pertunangan yang dinilainya membuat proses pernikahan lambat. Ia memang ingin langsung melangkah ke pelaminan saja jika memang telah siap.(Eva).

Direskimsus Podasu Lambat Dalam Tangani Kasus Wahyu Vs Telkomsel



Medan.Metro Sumut
Ditreskrimsus Polda Sumut yang dipimpin oleh Kompol NUSFI ARION dalam kasus “ Pencurian Pulsa Yang Diduga Dilakukan Telkomsel “ diduga kasus ini di Peti Es kan dan Direskimsus Podasu  tidak akan berani bongkar kasus pencurian pulsa yang dilakukan oleh pihak Telkomsel CS, Senin (10/11/2014).

Wahyu (Pelapor)  saat dikonfirmasi oleh Tim Redaksi Metro Sumut.Com mengatakan sudah Sembilan bulan saya menunggu,” Perkara ini bahkan gelar perkara sudah dilakukan lebih dari sekali tapi belum juga ada titik terang tuntasnya perkara ini, ada apa ini dan saya tidak akan perna berhenti untuk menggugat PT. Telkomsel dan Perkara ini akan saya teruskan kekompolnas dan KPK jika Polda Sumut tidak tuntas menanganinya ” Kata Wahyu

Kompol Nusfi Arion selaku kepala penyidik perkara tersebut di Polda Sumut saat ditemui oleh Wahyu dan Tim Redaksi Media Metro Sumut.Com, Selasa (04/11/2014) mengatakan mengenai kasus perkara antara Wahyu dan Telkomsel, akan segera kami lakukan gelar perkara “ Tegas Kompol Nusfi Arion.   

Sangat disayangkan bila pihak Ditreskrimsus Polda Sumut tidak cepat membongkar kasus pencurian pulsa yang diduga dilakukan oleh pihak PT.Telkomsel yang telah merugikan masyarakat Medan dan Sumut berbulan dan sekian tahun.

Sementara penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut melalui suratnya yang terakhir ke PT.Telkomsel dengan No.K/69/X/2014/DITRESKRIMSUS yang berisi surat rujukan mengenai Print Out durasi dari PT.Telkomsel dan hanya membuahkan hasil balasan surat dari balasan PT.Telkomsel dengan No.surat 376/HK.01/LG/05/X/2014 yang menyatakan system terhapus dengan sendirinya.(Tim Redaksi Metro Sumut.Com)




Komisi D DPRD SU 'Hidupkan' Jangan 'Matikan




Medan.Metro Sumut
Anggota Komosi D DPRD SU H Wagirin Arman S. Sos berharap kepada pemerintah jika 'menghidupkan' jangan 'mematikan' yang lain, tegas dia ketika memberikan usul serta saran pada audensi karyawan PT Inalum dengan komisi D DPRD SU, Senin (10/11/ 2014) diruang komisi.

Sebelumnya ketua SP dan Egenering PT Inalum Muhammad Ridwan dan Edi Mudiono berharap meperhatikan karyawan jika menyuplai 210 MW ke PT PLN akan kebanyakan terancam 'priok terbalik'.

Selanjutnya audensi itu akan dilakukan pertemuan kembali.Komisi D mengadakan RDP dengan PT PLN dan PT Inalum.(Masuri).
 
Copyright © 2010 - 2013. www.metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM