WWW.METROSUMUT.COM

Redaksi

PORTAL RESMI BERITA ONLINE METRO SUMUT NEWS CV.CAHAYA BARU NPWP: 02.716.827.7-113.000 WWW.METROSUMUTNEWS.COM PENDIRI HAMDAN NST PEMBINA FORKOMWARI PIMPINAN PERUSAHAAN HAMDAN NST WAKIL PIMPINAN PERUSAHAAN SUPRIADI DEWAN PENASEHAT HERWAN.HB.SE / H.RUSTAM EFENDI NST / DARWIN YUSMA / ALI SYAHBANA / SITI ROILAN SIREGAR / FAHRUDIN NST PENASEHAT HUKUM AGUNG HARJA SH /WANSAKYA PIMPINAN UMUM HAMDAN NST PIMPINAN REDAKSI HAMDAN NST WAKIL PIMPINAN REDAKSI SYAHRIL KOTO/CHAIRUL AMRI SH/PJS.RUSMAN REDAKTUR PELAKSANA NIRWANSYAH KEPALA KORDINATOR LIPUTAN WILAYAH RUSMAN WAKIL KEPALA KORDINATOR LIPUTAN WILAYAH SURIADI ST REDAKTUR EDITOR MUHAMMAD MUKTI SYAHALI, ST WAKIL REDAKTUR EDITOR PANJI LARAS REDAKTUR RADEN AGUS SALIM/HOTBINER SILAEN/BAMBANG RIANTO SANI/ALPIN/ZULHADI / ZULKIFLI / SUDARMAN KORDINATOR LIPUTAN SUMUT SYAFRIZAL SE WAKIL KORDINATOR LIPUTAN SUMUT MASHURI LUBIS KORDINATOR LIPUTAN KOTA SISWANTO NST KABIRO ROKAN HILIR K.A.ADI SANJAYA KABIRO DUMAI MHD.IKHLAS KABIRO LABURA MUKHLIS SAID HASIBUHAN REPORTER HAMNAS / MUHAMMAD NUR/MANSUR NST/EDI SARWOTO/DEDY SAPUTRA REPORTER JAKARTA MELVY / SANDY KEPALA KORDINATOR TIM BUSER SUPRIADI KEPALA TIM BUSER ALFIAN BUTAR-BUTAR TIM BUSER/REPORTER SUHENDRA/ADAMUDIN EFENDI/MISLAN WAHYUDI/SUNARIYO/FAISAL OMAR/MARADAT SIANIPAR/INDRA GUNAWAN/JAN TONIUS VOODSON MANALU/AHMAD DOMO MANIK REPORTER ROKAN HILIR DURAHMAN/LEGIMAN/ANDIK/PONIRIN/MUKTAR OFFICE JALAN MARELAN RAYA GG.KARYA MANDIRI PASAR 2 BARAT KEL.RENGAS PULAU KEC.MEDAN MARELAN MEDAN MARELAN-SUMUT,EMAIL: hamdanpphe@yahoo.co.id / redaksi.lensaberita12@yahoo.com , HP:081264459676 BANK MANDIRI SYARIAH A/N HAMDAN NASUTION NO.REK.7045637958 (KODE BANK 451). KEPADA PIHAK INSTANSI BILA ADA YANG MENGAKU WARTAWAN METRO SUMUT NEWS ONLINE DAN NAMANYA TIDAK TERCANTUM DI BOX REDAKSI HARAP MENGHUBUNGI 081264459676 ATAU MENGHUBUNGI PIHAK YANG BERWAJIB.

METRO DUNIA

GARUDA RI

BAKSO SAPI

HEADLINE NEWS

Rahudman Harahap Walikota Medan Non Aktif Di Jebloskan Ke Penjara

Medan,Metro Sumut

Pasca penahanan Rahudman Harahap Walikota Medan non aktif, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut) mengeksekusi Wali Kota Medan nonaktif Rahudman Harahap ke penjara. Penahanan dilakukan menyusul putusan Mahkamah Agung (MA) yang memvonisnya lima tahun penjara, Selasa (15/4/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, Eksekusi berlangsung di rumah pribadi Rahudman di Jalan Sei Serayu, Medan,  Dua mobil minibus yang membawa para jaksa masuk ke halaman dalam rumah tersebut, sementara puluhan polisi dan satu unit Barracuda milik Brimob berjaga-jaga di depan rumah.

Rahudman kemudian dimasukkan ke mobil Avanza warna putih BK 1293 IO. Seterusnya mobil melaju ke Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Medan, di Tanjung Gusta, di Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Lalu lintas pun macet selama proses eksekusi itu,"Dibawa langsung ke Tanjung Gusta " kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut Chandra Purnama menjawab wartawan.

Penahanan dilakukan menyusul keluarnya putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 236 K/PID.SUS/2014 yang menetapkan Rahudman bersalah dalam kasus korupsi saat menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Selatan. Vonis itu diputuskan dalam sidang pada 26 Maret 2014. Sidang itu dipimpin tiga hakim agung, yakni Mohammad Askin, MS Lumme dan Artidjo Alkostar.

Pada pokoknya putusan itu mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, dan membatalkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan yang sebelumnya memvonis Rahudman Harahap bebas dalam dakwaan korupsi Rp 1,5 miliar lebih.

MA menjatuhkan vonis kurungan badan selama lima tahun, dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan badan. Selain itu terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti Rp 480.495.500 subsider satu tahun kurungan badan. Keputusan itu juga memerintahkan terdakwa untuk ditahan.

Rahudman Harahap sebelumnya divonis bebas dalam kasus korupsi Rp 1,5 miliar dalam sidang Pengadilan Tipikor Medan pada Kamis (15/8/2013). Sidang itu dipimpin hakim Sugianto, SB Hutagalung dan Jauhari.

Jaksa sebelumnya mengajukan tuntutan kurungan badan selama 4 tahun, denda Rp 500 juta subsider 6 bulan dan uang pengganti sebesar Rp 480,4 juta, subsider 2 tahun penjara. Jaksa menilai terdakwa terbukti korupsi sebesar Rp 1,5 miliar lebih dana Tunjangan Penghasilan Aparat Pemerintahan Desa (TPAPD) tahun 2005, saat menjabat sekda Tapanuli Selatan.(Hamnas)

Wali Kota Medan Nonaktif Dieksekusi ke Rutan Tanjung Gusta

Medan,Metro Sumut
Puluhan dari Tim Jaksa Penuntut Umum Kejatisu bersama puluhan personil Brimobdasu Detasemen A, dan satu unit Baracudda berhasil menjemput Walikota Medan non aktif, Rahudman Harahap dari kediamannya di Jalan Sei Serayu No 56, untuk diantar ke Rumah Tahanan Tanjung Gusta Medan, Selasa (15/04/2014).

Informasi yang berhasil dihimpun Media ini, terlihat saat menjemput Rahudman, petinggi kejaksaan, turut hadir penuntut umum Polem Siregar, Kasi I Intelijen Kejatisu Marcos Simare-mare,  Kasi III Intelijen Kejatisu, Bobby dan Kasi Penkum Kejatisu, Chandra Purnama Pasaribu serta puluhan personil Brimobdasu, sampai dikediaman Rahudman sekitar pukul 11.30 wib.

Sementara sesampai dipintu gerbang, para tim jaksa ini dipersilahkan masuk kediaman rahudman dikawal oleh tim security Rahudman Harahap.

Namun sesampai didalam rumah Rahudman, tim jaksa tidak langsung membawa rahudman. Bahkan dari pantauan wartawan dari pintu gerbang terjadi perbincangan serius antara jaksa dengan rahudman.

Berselang satu jam kemudian, barulah Rahudman dibawa ke dalam mobil kijang BK Inova 789 OO dibawa, yang sebelum itu personil Brimobdasu dengan senjata posisi siaga membuat pagar betis mengawal keluarnya mobil yang membawa Rahudman dari rumahnya yang berpagar kuning keemasan.

Bahkan tim kejaksaan dari Kejari Padangsidempuan dan Kejatisu juga berada di dalam mobil tanpa ada memberikan keterangan soal penjemputan rahudman yang puluhan Brimobdasu dan Baracudda.

Sementara itu, warga yang berada disekitar Sei Serayu mendadak heboh dengan kehadiran puluhan personil  Brimob dengan posisi senjata siaga dan Baracudda, semula mereka menduga ada terroris yang akan ditangkap ternyata sang walikota medan, Rahudman Harahap yang dibawa ke Rutan Tanjung Gusta Medan.

Sebelumnya, Humas Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Nelson J Marbun SH, saat dikonfirmasi mengatakan telah resmi mengirimkan surat putusan MA ke masing-masing pihak," Sudah dikirimkan pada Jumat kemarin, begitu tiba langsung kita kirim. Itu dikirim Juru Sita pengadilan ke masing-masing, Kejaksaan Negeri Padang Sidempuan dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan penasehat hukum terdakwa " Ungkap Nelson Marbun.

Namun, lanjut Nelson, tim penasehat hukum Benny cs enggan menerima surat salinan putusan, " Kita sampaikan putusannya kepenasehat hukum terpidana, tapi PHnya menolak dan mengatakan langsung saja kirim keterpidana " Kata Nelson.

Seperti informasi diperoleh, pihak kejaksaan saat ini tengah mencari keberadaan RH setelah tidak ditemukannya RH oleh Juru Sita Pengadilan Tipikor. Nelson mengaku langsung mengirimkan surat tersebut ke rumah Dinas dan rumah Pribadi terpidana.

" Kita langsung kirim kerumah RH, tapi dia(terpidana RH, red) tidak ditemukan. Jadi kita sampaikan kepada Lurah untuk memberitahu keberadaannya dan menyampaikan surat putusannya " Ujar Nelson.

Dalam putusan tim yudisial Hakim, Prof.DR Mohammad Askin,SH, MS Lumme, SH, DR Artidjo Alkostar, SH, LL.M, Panitera, berdasarkan amar putusan perkara dengan nomor register 236 K/PID.SUS/2014 menyatakan bahwa terpidana bersalah memvonis 5 tahun bui.

Dimana terpidana dijerat Pasal 2 ayat 1 Jo Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah Undang-undang nomor 20 tahun 2001 Jo 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana dengan denda sebesar 200 juta rupiah jika tidak dibayar maka denda itu digantikan hukuman 6 bulan kurungan dan  uang pengganti sebesar Rp. 480 juta subsider 1 tahun penjara Rp500 juta serta uang penganti Rp480 juta kepada Rahudman.(Hamnas)


Rutan Tanjung Kusta Medan,Kesehatan Rahudman Diperiksa

Medan,Metro Sumut
Rahudman Harahap Walikota Medan non aktif sesampai di Rutan Tanjung Gusta Medan langsung menjalani proses pemeriksaan kesehatan oleh tim medis Rutan Tanjunggusta, Selasa siang (15/04/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, terlihat kehadiran Rahudman di Rutan Tanjunggusta menjadi tontonan para pengunjung Rutan Tanjung Kusta, sedangkan pemeriksaan kesehatan Rahudman Harahap Walikota Medan non aktif dilakukan diklinik kesehatan Rutan Tanjunggusta Medan.


Sementara itu, sejumlah para penghuni rutan tampak menyalami mantan penguasa kota Medan tersebut.(Hamnas)

Koruptor Di Vonis Bebas

Medan,Metro Sumut
Ermawan Arief Budiman Mantan Manager Sektor PLN Pembangkit Cabang Belawan, resmi menghirup nafas lega meski sebelumnya menjalani masa tahanan karena dugaan keterlibatannya kasus perkara dugaan korupsi pengadaan flame tube untuk GT 1.2 Belawan, yakni Rp23,9 miliar, Selasa (08/04/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, Toni Kepaala Rutaang Tanjung Kusta Medan mengatakan Herwan mantan Manejer PLN Belawan bebas setelah adanya penetapan dari Majelis Hakim Tipikor," Ya, sore tadi, dia (Hermawan, red) baru saja keluar dari tahanan, setelah adanya penetapan dari majelis hakim tipikor " Kata Toni Kepala Rutan Tanjunggusta Medan.

Sementara penetapan pengalihan penahanan dari tahanan Rutan Klas I Medan (Rutan Tanjung Gusta) menjadi tahanan kota itu, setelah dibacakan oleh majelis hakim tipikor diketuai Jonner Manik dengan hakim anggota Denny Iskandar dan Merry Purba, pada persidangan Senin (7/4/2014) sore kemarin.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Medan, Jufri Nasution membenarkan bahwa terdakwa dalam kasus korupsi pengadaan PLN tersebut dialihkan tahanan dari tahanan rutan menjadi tahanan kota.

Jufri menyebutkan, ada jaminan yang diberikan  untuk pengalihan penahanan terdakwa Hermawan yakni uang sebesar kerugian negara dalam perkara korupsi pengadaan flame tube untuk GT 1.2 Belawan, yakni Rp23,9 miliar yang sudah disetorkan ke kas PN Medan.

Jufri mengatakan pihaknya melaksanakan penetapan hakim tipikor tersebut. “Itu kewenangan majelis hakim jadi harus kami laksanakan ” tegasnya.

Sementara Humas PN Medan, Nelson J Marbun saat dikonfirmasi sore kemarin mengenai hal ini mengaku belum mendapatkan penjelasan resmi dari bagian tipikor PN Medan,“ Memang saya dengar-dengar dialihkan penahanan terdakwa jadi tahanan kota, dengan jaminan Rp23,9 miliar. Tapi untuk detailnya, apa pertimbangan majelis hakim saya belum tahu, belum ada diberi tahu secara resmi kepada saya ” jelasnya.


Nelson yang baru siap bersidang kemarin juga sempat menghubungi bagian kepaniteraan untuk mempertanyakan arsip penetapan pengalihan penahanan itu. “Bagian panmud juga mengatakan belum ada arsip yang masuk soal pengalihan itu, tapi informasinya sudah menyebar”, sebut Nelson usai menelepon.

Nelson menjelaskan, biasanya setelah terdakwa divonis oleh majelis hakim maka uang jaminan itu dikembalikan kepada pihak terdakwa. Seandainya dalam suatu waktu terdakwa melarikan diri, maka uang jaminan itu dapat dijadikan sebagai biaya pencarian terdakwa.

Dibutuhkan PLN
Sementara, salah seorang penasihat hukum terdakwa Hermawan, Alimas Sinaga SH kepada wartawan membenarkan klien mereka kini berstatus tahanan kota. “Iya benar dialihkan penahanannya jadi tahanan kota, Senin sore kemarin ditetapkan majelis hakim. Penetapannya No.19/Pidsus.K/2014/PN Medan”, jawabnya lewat telepon selular.


 Sinaga menegaskan, pertimbangan majelis hakim menerima permohonan pengalihan penahanan itu, karena terdakwa termasuk orang yang sangat dibutuhkan PLN untuk mengatasi krisis listrik di Sumatera Utara (Sumut).

Katanya, selain memberikan jaminan berupa uang Rp23,9 miliar, terdakwa juga memberikan jaminan orang yakni isterinya. “Kalau jaminan yang diberikan PLN saya lupa”, tukasnya.

Disinggung sebelum ditahan terdakwa bertugas di Jakarta, apakah tidak mengganggu jalannya persidangan. Alimas menjelaskan, untuk saat ini kliennya ditugaskan di Sumut. “Memang kemarin itu dia ditugaskan di Jakarta, tapi untuk sekarang ditugaskan di Sumut untuk membantu mengatasi krisis listrik, sehingga tidak mengganggu jadwal persidangannya”, jelasnya.

Meskipun, tambahnya, terdakwa terdesak harus ke luar kota, maka harus meminta izin kepada Kejari Medan.

Sebagaimana diketahui Hermawan Arif Budiman didakwa turut merugikan negara Rp23,9 miliar atas dugaan korupsi pengadaan flame tube untuk Gas Turbine (GT) 1.2 Sektor Belawan pada tahun 2007. Saat itu Hermawan menjabat sebagai Manager Pembangkit Sektor  Belawan pada PLN Kitsu.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) diketuai Rehulina Purba mengatakan, dalam perkara ini awalnya Hermawan yang mengajukan pengadaan Flame Tube DG 10530 merek Siemens untuk GT 1.2 Sektor Belawan kepada Albert Pangaribuan selaku General Manager (GM) PT PLN Kitsbu kala itu. Setelah diajukan, CV Sri Makmur ditunjuk sebagai rekanan, atau pihak yang menyuplai flame tube.

Usai penunjukkan itu, CV Sri Makmur kemudian mendatangkan barang yang dipesan. Tiba di Belawan, setelah diperiksa ternyata flame tube yang dipesan tidak sesuai kontrak. Terdapat perbedaan spesifikasi pada flame tube yang disuplai CV Sri Makmur dengan flame tube existing terpasang (lama) di GT 1.2 Belawan. Perbedaan itu diketahui oleh terdakwa Hermawan, tetapi barang tersebut tidak ditolak.

Terdakwa yang mengetahui adanya perbedaan spesifikasi pada flame tube itu kemudian melaporkannya ke PT PLN Kitsbu. Atas laporan itu, dilakukan rapat sebanyak dua kali, yakni 14 Februari dan 16 Maret 2008 untuk membahas persoalan tersebut.

Namun barang yang diterima itu dipaksakan untuk dipasang pada GT 1.2 Sektor Belawan meski tidak sesuai spesifikasi. Akibatnya, kata jaksa, flame tube yang seharusnya bertahan hingga 18 tahun hanya bertahan satu tahun. Dalam perkara ini lima terdakwa sudah divonis bersalah oleh Pengadilan Tipikor PN Medan.(RED)



Berakhirnya Dinasti Rahudman Di Kota Medan

Medan,Metro Sumut
Sepertinya akan segera berakhir Kepemimpinan Rahudman di Kota Medan, Walikota Non Aktif itu sepertinya tidak jadi lolos dari jeratan hukum kasus perkara korupsi kasus Dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa Kabupaten Tapanuli Selatan 2005, meski sebelumnya hakim Tipikor PN Medan mevonis bebas Rahudman.

Informasi yang dihimpun Media ini, dipublikasikan disitus resmi MA, nomor register perkara 236 K/PID.SUS/2014, yang ditangani hakim agung Mohammad Askin, MS Lumme, dan Artidjo Alkostar, menyatakan permohonan JPU dengan terdakwa Rahudman Harahap, dikabulkan.

Perkara dengan Panitera Pengganti Mariana Sondang Pandjaitan itu diputuskan pada 26 Maret 2014.Hanya saja, tidak disebutkan berapa vonis yang dijatuhkan ke Rahudman Harahap.

Seperti diketahui, Pengadilan tipikor Medan, pada 15 Agustus 2013, mengeluarkan putusan Rahudman, dalam kapasitasnya sebagai mantan Sekda Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi atau menyalahgunakan kewenangannya. Rahudman dinyatakan bebas murni.

Dalam perkara ini, JPU menyatakan terdakwa dengan dakwaan primer melanggar  Pasal 2 ayat 1 Jo. Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 99 sebagaimana diubah Undang-undang nomro 20 tahun 2001 Jo. 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana, Dakwaan subsider melanggar pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 99 sebagaimana diubah Undang-undang nomro 20 tahun 2001 Jo. 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana dan dakwaan lebih subsider pasal 9 Jo. Pasal 18 Undang-undang nomor 31 tahun 99 sebagaimana diubah Undang-undang nomro 20 tahun 2001 Jo. 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. JPU sebelumnya menuntut  Rahudman dipidana selama 4 tahun penjara denda Rp500 juta serta uang penganti Rp480 juta.(RED)

















warga kembalikan sembako dari caleg NasDem


Kemuning,Metro Sumut
Puluhan warga di Kecamatan Kemuning  Palembang, merasa kecewa dan tertipu, warga beramai-ramai mengembalikan sembako yang diberikan salah satu calon legislatif (caleg) DPRD Palembang dari Partai Nasdem, M Danu Mirwando, Selasa (8/4).

Informasi yang dihimpun Media ini, AM (34), salah satu warga mengatakan beberapa hari yang lalu ia ditemui salah satu tim sukses caleg tersebut. Tim sukses itu berjanji akan memberikan uang sebesar Rp 50 ribu kepada warga yang berhasil direkrutnya untuk mencoblos caleg tersebut saat pemilihan legislatif (Pileg) besok.

Setelah berhasil mendata, warga hanya diberikan sembako yang berisi gula, minyak dan beras senilai Rp 30 ribu. Sedangkan uang yang dijanjikan itu tidak kunjung datang. Terlanjur kecewa, warga kompak mengembalikan sembako yang diberikan," Kami sudah ditipu, katanya dikasih uang tapi nyatanya cuma sembako. Jadi kami kembalikan saja sembako itu di kontrakan tim suksesnya " Ungkap AM.

Warga semakin sakit hati setelah menerima SMS dari tim sukses sang caleg yang menyatakan tidak membutuhkan suara dari warga di kampungnya, sebab uang wani piro sudah dibagikan kepada 10 ribu warga lain yang bersedia memilih caleg dari partai pimpinan Surya Paloh itu," Berarti caleg itu tidak butuh kami lagi. Coba ngomong yang benar, jangan kasar begitu. Kami doakan agar caleg itu takkan menang " kata dia.

Sementara itu, caleg yang bersangkutan tidak bisa dihubungi untuk konfirmasi. Sementara tim suksesnya pun tidak ingin berkomentar," Maaf saya cuma tim biasa. Saya tidak bisa komentar soal itu," kata salah satu tim sukses yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi.(Rita)

Di Sini Terima Serangan Fajar


Semarang,Metro Sumut
Ada-ada saja sepandukyang  bertuliskan “ Di Sini Menerima Serangan Fajar “ terpasang diujung jalan Kampung Tanjungsari, RT 03 RW 14 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Senin 7 April 2014.

Informasi  yang  dihimpun  Media ini isi spanduk yang dilengkapi bermacam jenis serangan fajar berupa uang dan aneka kebutuhan pokok itu juga mencantumkan nomor telepon koordinator lapangan yang disebut Bang Tipu-tipu," Spanduk itu sebagai sindiran, Saya prihatin ketika ada informasi beberapa warga  disini menerima duit saat mendekati pemilu " kata Umar Andi Suslio, seoarang warga Kelurahan Tanjungsari yang ikut memasang spanduk itu.

Warga RT 03 RW 14 Kelurahan Pedurungan Tengah, Kecamatan Pedurungan itu juga melengkapi spanduk yang dipasang dengan karikatur yang mengambarkan calon anggota legislatif memberi uang. Tidak lupa dia menuliskan dan pesan moral, jangan pernah mimpi Indonesia bebas korupsi, " Pesan moral itu saya sampaikan jika hak suara rakyat masih bisa dibeli “ Tambah Umar.

Sindiran Umar yang katanya mendapat dukungan dari warga lain itu bukan tanpa alasan. Menurut dia, sebelumnya ia mendengar kabar ada beberapa warga lain menerima uang Rp 50 ribu dari tim sukses caleg. Bahkan pemberian uang yang mempengaruhi pilihan politik itu sempat menimbulkan gesekan antarwarga.

Umar  semakin kesal ketika informasi pemberian duit untuk warga kampungnya itu melibatkan seorang tokoh kampong, " Itu yang membat sebagian dari warga yang waras kecewa " Ungkap Umar.

Sementara  tidak hanya dengan spanduk, Umar bersama warga lain sepakat melakukan gerakan anti-money politik secara kongkrit. Ia berencana melaporkan ke panitia pengawas pemilihan umum bila menemukan bukti pemberian uang di kampungnya.(Ayu)

Ribuan Massa Partai Gerinda Hadiri Kampanye Terakhir Di Belawan


Belawan,Metro Sumut

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) gelar  Kampanye terakhir  dilapangan bola kaki Makden Lama Belawan Kecamatan Medan Belawan berlangsung meriah dipadati ribuanmassa dan simpatisan dari sejumlah daerah, Sabtu siang (05/04/2014).

Kampanye terakhir partai kepala Garuda ini juga sempat membludak hingga kebadan jalan menyebabkan sejumlah petugas kepolisian sibuk mengatur kemacetan lalulintas, kampanye terakhir ini menghadirkan juru kampanye dari sejumlah Caleg DPR RI dan Propinsi maupun Caleg DPRD Kota Medan diantaranya Posma Sitompul Caleg DPR RI no 9, Raden Imam Syafeei, Patar Panjaitan Caleg DPRD Kota Medan no 4 dan Surianto alias Butong Caleg DPRD Kota Medan nomor urut 1 dan Ketua Partai Gerindra Kota Medan Boby QZ,Ida Sabarani Hutasuhut alias Bunda Caleg DPRD Kota Medan no.3.

Dalam Orasi kampanye partai Gerindra dihadapan ribuan massa tersebut pada intinya menyatakan mengajak masyarakat untuk mensukseskan pesta demokrasi pada 9 April mendatang, jangan Golput sebab Golput bukanlah pilihan yang tepat, partai Gerindra memiliki 6 program ampuh dalam mengatasi kemiskinan di Indonesia.

Diantaranya, partai Gerindra masih bersih dari korupsi bila Gerindra menang maka perdesa atau Kelurahan akan mendapatkan anggaran langsung dari pusat Rp 1 miliar tanpa ada dipotong atau dikorupsi, serta membebaskan pembayaran biaya pendidikan dari SD hingga SMA.

Capres Partai Gerindra yakni H.Prabowo Subianto merupakan sosok yang tegas sehingga Indonesia nantinya akan lebih berwibawa tidak diremehkan bangsa lain serta akan menjadi macan asia," Saat ini kita ironis, Indonesia kaya tapi rakyatnya malah miskin, untuk itu perlu ada perubahan yang lebih baik lagi, bila gerindra menang maka semua potensi sumber daya alam akan kita gali tanpa mau dibodohi para kontraktor asing maupun investor, kita juga desak audit investasi asing yang merugikan negara kita " Ungkap Posma Samosir dalam orasinya disambut tepuk tangan meriah dari massa partai gerindra tersebut.(Hamnas)


Tenggelamnya Feri Tradisional Di Perairan Mahkam

Jakarta,Metro Sumut
Pasca tengelamnya Feri tradisional bermuatan truk diperairan Mahakam, tepatnya  di dermaga penyeberangan feri Dusun Serbaya, Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kukar, Kamis (3/4).

Informasi yang dihimpun media ini,tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena sopir truk buru-buru menyelamatkan diri,Kapolsek Sebulu AKP Zarma Putra  mengatakan truk merk Isuzu dengan nopol KT 8535 CM yang dikemudikan Rodiansyah (43) akan menyeberang dari arah Tenggarong menuju ke Sebulu,“ Truk berjalan mundur memasuki dek kapal, namun lantaran tidak diikat kapal pun terdorong ke belakang. Kapal tenggelam beserta muatan truk " Ungkap Kapolsek Sebulu AKP Zarma Putra.

Sementara kondisi  air yang sedang surut membuat badan truk hanya tenggelam sebagian. Bagian depan truk masih menyembul ke permukaan sungai sehingga Rodiansyah bisa menyelamatkan diri,warga sekitar dan pemilik kapal bahu-membahu untuk menarik truk yang tenggelam dengan menggunakan tambang. Dalam waktu sekitar 2 jam, truk itu bisa dievakuasi keluar. Zarma mengatakan, feri tradisional itu diketahui milik Joni.

Namun feri itu masih tenggelam di dasar sungai dan belum terangkat. Saat kejadian, feri itu dikemudikan oleh Juan, "Kami hanya melakukan pemeriksaan terhadap saksi, yakni Juan dan Rodiansyah, termasuk pemilik kapal Joni Karena tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kecuali kerugian material " Katanyanya.(Red)







Mulia Asri Rambe Alias Bayek Caleg Dapil V Kota Medan Nomor Urut 1 Partai Golkar Gelar Lomba Mancing RDS

Medan Deli,Metro Sumut

Mulia Asri Rambe SH Alias Bayek Caleg Dapil V Kota Medan nomor urut 1 dari Partai Golkar  gelar lomba mancing RDS ( Rudi dan Salam) merebut piala Mulia Asri Rambe dilokasiu kolam panjing salam payarumput Kelurahaan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, Minggu (30/03/2014).

 

Sekitar 246 peserta lomba saling berlomba untuk menang dan mendapatkan piala Mulia Asri Rambe,caranya cukup siapa ikannya yang paling berat itu yang juara.

Salam selaku panitia acara Lomba Mancing RDS mengataka pergelaran acara lomba mancing ini, disamping untuk meningkatkan sportifitas juga bertujuan untuk lebih mempererat tali silahturahmi antara para caleg dari Partai Golkar dengan masyarakatnya.

Sementara itu Mulia Asri Rambe SH alias Bayek Caleg Dapil V Kota Medan nomor urut 1 dari Partai Golkar  mengatakan, dengan adanya acara mancing bersama ini diharapkan masyarakat akan kenal dengan tokoh-tokoh mereka, karena dengan adanya acara ini para caleg bisa berinteraksi langsung untuk saling mengenal lebih dalam dengan masyarakat pemilihnya.(Hamnas)


Prabowo Hadiri Kampanye Terbuka Gerindra dilapangan Gajah Mada Medan

Medan,Metro Sumut
Sekitar  40 ribu massa simpatisan dan kader siap memadati dua lapangan yang berada di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang, dalam kampanye terbuka partai Gerindra yang dihadiri langsung Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan pengurus partai serta calon legislatif kabupaten/kota, Provinsi Sumatra Utara dan DPR-R, Surianto alias Butong Caleg Dapil V Kota Medan nomor 1 sekaligus Ketua Partai Gerinda Kecamatan Medan Marelan, Jumat (28/03/2014)

Dalam kampanye yang berlangsung di dua tempat tersebut,hadir sejumlah artis ibukota, diantaranya Edy Silitonga yang menghibur para simpatisan dan kader Gerindra serta warga Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.

Sekretaris DPC Gerindra Kota Medan, Jhon Sari Haloho kepada wartawan mengatakan bahwa kampanye terbuka yang berlangsung di dua tempat yakni, di lapangan Gajah Mada, Medan dan lapangan Patumbak, Kabupaten Deliserdang.

Lebih lanjut, Sekretaris DPC Gerindra Kota Medan, Jhon Sari Haloho, mengatakan, bahwa kampanye terbuka dilakukan di lapangan gajah mada pada pukul 14.00 wib, ini tidak hanya dihadiri oleh simpatisan dan kader Gerindra dari kota Medan, namun juga dihadiri simpatisan dan kader dari Langkat dan Binjai.

Selanjutnya, pada pukul 15.00 wib, Prabowo Subianto melanjutkan kampanye di lapangan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, untuk menyampaikan orasi politiknya.

Untuk menghindari kemacatan arus lalu lintas selama perjalanan dari lapangan gajah mada yang berada di Jalan Krakatau Medan menuju lapangan patumbak kabupaten deliserdang, maka Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto beserta rombongan menggunakan fasilitas jalan tol.

Begitu pula selama masa kampanye terbuka, pihak satuan tugas partai Gerindra, nantinya akan menjaga dan mengawal proses pelaksanaan kampanye terbuka, diantaranya mengingatkan para simpatisan dan kader yang memakai sepeda motor, memakai helm, begitu pula yang menumpangi bus dan angkutan umum tidak melebihi kapasitasnya, serta mengingatkan agar tidak membawa anak-anak selama masa kampanye terbuka berlangsung. (Hamnas)






Kepulauan Riau Terancam Ombak Tiga Meter


Belawan,Metro Sumut
Perairan Kepulauan Riau terancam ombak gelombang laut dengan tinggi 2.0 meter sampai 3.0 meter kecuali di Perairan Utara Aceh gelombang dapat mencapai 3.0 meter sampai 4.0 meter, sedangkan di selat Malaka Utara ombak capai 2,5 meter.

Prakiraan cuaca buruk dan tinggi gelombang laut tersebut disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi maritim Belawan melalui prakirawan Rizky Ramadhan yang berlaku mulai hari ini hingga Kamis (13/03/2014).

Dari Pantauan Citra Satelit terlihat adanya daerah Tekanan Rendah 1009 HPA di Perairan Selatan Kupang dan daerah Tekanan Rendah 1004 HPA di Teluk Canfertaria.

Angin diatas wilayah Perairan Indonesia, di Utara Khatulistiwa umumnya bertiup dari Utara sampai Timur Laut dan di Selatan Khatulistiwa umumnya bertiup dari arah Tenggara sampai Utara dengan kecepatan angin berkisar antara 3 sampai 25 knot.(R.Guslim).

PMMU Minta Keluarkan Perwal Larangan Truk dan Lokasi Gudang Sembarangan


Medan Labuhan,Metro Sumut
Saharuddin Ketua Presidium Masyarakat Medan Utara (PMMU) mendesak agar DPRD Kota Medan turut proaktif meminta Plt.Walikota Medan untuk segera mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwal) tentang larangan truk dan kontaener melintasi jalan Pancing 5 Martubung serta Jalan Rawe Raya, sekaligus Perwal larangan pembuatan gudang di daerah tersebut sebab peruntukkan kawasan tersebut sebenarnya sebagai pemukiman dan lahan pertanian," Perwal tersebut didesak karena selama ini jalur jalan Pancing 5 maupun jalan Rawe Martubung Kelurahan Besar tersebut dinilai sangat rawan terjadinya kecelakaan maupun kemacetan lalulintas bahkan merusakan badan jalan, apalagi di lokasi itu sebenarnya diketahui bukan sebagai lokasi peruntukkan sebagai lahan industri maupun pergudangan " Ungkap Saharuddin di Rumah Diskusi Jln .KL.Yosudarso Lingkungan VII Simp.Atap Martubung No 1 Medan Labuhan, Rabu(12/03/2014).

Lanjutnya, kalau Eldin tidak mampu memimpin kota Medan lebih baik mundur saja, sebab warga Medan Utara butuh percepatan pembangunan bukan janji belaka "Katanya.Sementara selama ini perbaikan dan percepatan pembangunan dikawasan Medan Utara sudah menumpuk janji tinggal janji, warga Medan Utara sebenarnya sudah muak dengan janji Pemko Medan yang dulunya akan membangun jalan tembus mulai dari KIM II hingga ke kawasan Seruwai Kelurahan Sei Mati Medan Labuhan guna menunjang percepatan arus transportasi dan pertubuhan perekonomian.

Berkaitan dengan persoalan itu, PMMU juga akan melayangkan surat kepada Plt.Walikota Medan Drs.Dzulmi Eldin MSi serta meminta Camat Medan Labuhan dan Lurah Besar untuk mendukung langkah ini demi kepentingan masyarakat serta tertibnya tata ruang di kawasan Medan Utara serta tak menutup kemungkinan dalam waktu dekat ini PMMU bersama warga akan mengelar aksi unjukrasa terkait tuntutan dikeluarkannya Perwal tersebut di kantor Walikota Medan, DPRD Kota Medan maupun di lokasi jalan rusak tersebut, tegas Saharuddin.

Harapan yang sama juga disampaikan salah seorang warga K.Sijabat mengaku, sebenarnya kerusakan jalan lintas Pancing maupun jalan Rawe Martubung sudah sekian lama dikeluhkan bahkan warga pernah mengelar aksi demo blokir jalan dengan aksi tanam pohon pisang di badan jalan rusak," Kami warga disini sudah sangat menderita akibat kondisi kerusakan badan jalan ini bang, dikala panas warga sekitar makan abu sedangkan disaat hujan jalan ini bak kubangan kerbau ditambah lagi rumah kami kerap banjir karena drainase disini tumpat " Ujarnya.(R.Guslim).

Gunung Ciremai Dijual Rp60 Triliun


Jakarta,Metro Sumut
Terkai informasi tentang Gunung Ciremai dijual Rp60 triliun’. Broadcast itu bertebaran di Blackberry Messengger (BBM) dan jejaring sosial Facebook serta Twitter. Masyarakat, terutama para pencinta alam, pun dibuat gerah dengan kabar tersebut.

Tidak cukup sampai disitu, ajakan untuk menyelamatkan Gunung Ciremai langsung berdatangan melalui hashtag #saveciremai sampai hari ini, Senin (3/3/2014).

Dalam "selebaran" itu disebutkan bahwa Gunung Ciremai dijual kepada perusahaan minyak asal Amerika, Chevron, dalam kontrak kerjasama dengan pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat. Dijelaskan pula dalam broadcast itu bahwa jika Chevron mengeksploitasi Geothermal akan ada dampak yang dirasakan masyarakat setempat, seperti keluarnya campuran karbon dioksida, hidrogen, sulfida, metana, dan amonia yang akan mencemari lingkungan.Pencemaran itu akan berpengaruh terhadap pemanasan global, hujan asam, dan bau tidak sedap bahkan beracun.

Belum diketahui siapa pengirim broadcast tersebut. Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Kabupaten Kuningan juga belum ada yang berkomentar terkait hal ini.

Sementara mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf dalam akun Twitter-nya @DedeYusuf_1, Minggu 2 Maret 2014, angkat bicara mengenai broadcast menghebohkan itu.“Memangnya gunung bisa dijual? Kalau boleh, nanti ada org/perusahaan beli Gunung Kelud, Gn Krakatau atau Gn Tangkubanperahu,” ujar dia dalam akun Twitter-nya.

“Panas bumi di Gunung Papandayan, Garut, dikelola Pertamina-Chevron sbg PLTP. Apakah bisa dikatakan pemerintah #JualGunung Papandayan?” sambungnya. “Geothermal di Gn Tangkubanperahu di KBB/Subang sedang ditawarkan ke investor dalam & luar negeri. Apakah pemerintah disebut #JualGunung? Panas bumi di Gunung Salak, Bogor, dikelola Pertamina-Chevron sbg PLTP. Apakah pemerintah disebut #JualGunung? hampir 70% panas bumi/geothermal ada di gunung2 yg berlokasi di Jabar. Yg ditawarkan ke investor pasti panas buminya, bukan #JualGunung,” Dede Yusuf menjelaskan lebih lanjut.

Dede Yusuf pun meminta publik mempertanyakan langsung tentang isu penjualan Gunung yang dikenal angker oleh para pendaki ini kepada Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. (Sandy/Melvy)

Gadis 14 Tahun Di Perkosa 2 Remaja Beristri


Pontianak,Metro Sumut
Sungguh bejat prilaku Dua remaja berinsial TH (18) dan JS (15) memerkosa remaja perempuan berusia 14 tahun di tengah ladang. Meski masih berusia remaja, dua pelaku tersebut sudah beristri. Bahkan, istri mereka kini tengah hamil masing-masing tiga bulan, Selasa (4/3/2014).

Pemerkosaan terhadap remaja berinisial DP (14) itu berawal saat korban menyaksikan hiburan kuda lumping di Desa Rasau Jaya II, Kecamatan Rasau Jaya, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada 8 Februari 2014 malam.

Informasi yang dihimpun Media ini, berdasarkan pengakuannya di Mapolsek Rasau Jaya, ia dipaksa naik ke sepeda motor lalu dibawa ke tengah ladang di wilayah Patok 20, Desa Rasau Jaya II," Awalnya mereka menarik tangan saya menuju motor lalu dibawa ke tengah ladang. Di sana saya dipaksa membuka celana " ungkapnya

Meski sudah berteriak, namun karena kejadian tengah malam dan lokasi jauh dari permukiman, tidak ada seorang pun yang menolong," Tempatnya juga sepi dan gelap " tambahnya.

Korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke orangtuanya. Namun orangtua baru melapor ke Polsek Rasau Jaya pada Minggu 2 Maret.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Rasau Jaya, Ipda R Nainggolan, mengaku langsung menindaklanjuti laporan tersebut. Setelah korban divisum, barulah timnya menangkap dua pelaku.

TH merupakan warga Desa Bintang Mas, Rasau Jaya, sementara JS merupakan warga Jalan Pemabangunan, Patok 32, Desa Rasau Jaya II.(Red)  





Rumah Makan di Jalur Lintas Sumatera Di Teror Harimau Dahan


Padang,Metro Sumut
Rumah Makan Rangkiang di Jalan Lintas Sumatera Barat-Riau hebo munculnya harimau dahan, tepatnya di Jorong Sopang, Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh, dilepas ke habitatnya. Selasa (4/3/2014).

Kapolres Limapuluh Kota, AKBP Cucuk Trihono, mengatakan, harimau dahan yang ditangkap warga pada Jumat 28 Februari 2014 itu dilepas oleh petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar,“ Sebelumnya harimau tersebut dititipkan ke Mapolsek Pangkalan untuk dijaga keamanannya. Kemudian kami berkoordinasi dengan BKSDA. Tadi mereka sudah datang dan melepaskan  ” Ungkap Cucuk .

Ia menjelaskan, harimau tersebut kali pertama ditemukan seorang karyawan rumah makan bernama Hino. Saat itu, ia curiga dengan suara kucing yang sedang berkelahi,“ Setelah dia lihat ternyata harimau dahan yang sedang berhadapan dengan seekor kucing hitam. Setelah itu ia memberitahukan ke warga lain dan menangkapnya ” tuturnya.

Setelah harimau ditangkap warga baru melapor ke Polsek Pangkalan.,“Jenis kelaminnya betina dan berusia sekira empat bulan ” pungkasnya.(Red)

Caleg Partai Golkar Di Polisikan


Medan,Metro Sumut
Meilany Hakim Nasution (33) warga Jl. Babura Lama Medan/Dusun III Jl. Bandar Khalippah Tembung, Kec. Percut Sei Tuan kecewa pengaduannya tidak diproses dan mendatangi Polresta Medan, Senin (3/3) siang.

Informasi yang dihimpun Media ini, kinerja polisi yang tidak kunjung menuntaskan kasus penggelapan yang dilaporkannya tujuh tahun silam. Buktinya, sampai hari ini si terlapor tidak cuma bebas berkeliaran, tapi ia juga ikut jadi Caleg.

Ditemani kerabatnya, wanita berkulit putih itu mengaku maksud kedatangannya adalah untuk menanyakan kejelasan kasus tersebut,” Coba kita pikirkan, laporannya sudah 7 tahun lalu, tapi hingga saat ini hasilnya belum ada. Sudah berapa Kapolres dan Kasat yang duduk di Polresta Medan ini, Sementara si terlapor itu malah enak-enaknya jadi caleg dari Partai Golkar, ini tidak profesional. Ini kasus jual beli rumah warisan yang dilakukan kakak kandungku bernama Hj Apriani Hakim Nasution ” kesalnya seraya menunjukkan bukti laporan.

Diakui Meilany, pasca membuat laporan, ia pernah dipanggil penyidik untuk keperluan konfrontir. Namun, sampai sekarang hasilnya tak ada. Polisi malah beralasan, poin kedua perkara ini belum ditemukan bukti akte jual beli tanah dan bangunan di Jl. Ahmad Rivai, Medan yang dijual terlapor. Tak hanya itu, pada 27 Februari lalu, ia juga kembali dipanggil untuk dikonfrontir. Tapi lagi-lagi hasilnya nihil,” Saya sudah capek untuk memperjuangkan hak saya, rumah yang menjadi warisan orangtua kami dijual kakakku. Tapi uang penjualannya tidak dibagi kepadaku, siapa yang mau seperti ini ” Ungkapnya.

Dijelaskan Meilany, kasus penggelapan harta warisan ini bermula ketika Apriani menjual salah satu rumah warisan milik orangtua mereka kepada A seharga Rp9 miliar. Sebagai ahli waris, ia pun meminta bagian kepada kakaknya, sebagaimana tertuang dalam satu surat notaries,“ Saat saya minta bagian dari hasil penjualan rumah itu, tidak dikasih. Dia beralasan uangnya telah habis membayar utang. Makanya kasus dengan delik penggelapan dalam keluarga ini saya lapor pada 5 Desember 2006 lalu dengan bukti laporan LP/ 3854/ XII/ 2006/ Tabes ” paparnya.
Ironisnya lagi, hingga hari ini Apriani yang mencalonkan diri jadi Celeg DPRD Sumut periode 2014-2019 itu tetap tidak punya itikad baik untuk melakukan upaya perdamaian. “Ketika saya tanya kembali mengenai hasil penjualan rumah itu, dia berdalih tidak ada kaitan dengan rumah. Bagianmu adalah rumah di Jl. Babura Lama No. 8 Medan. Makanya, saya minta kepastian hukum dari polisi. Kalau memang kasus ini di SP3 (dihentikan) atau bagaimana? Kalau pun kasus ini dihentikan, saya akan melapor ke Mabes Polri “ Ujarnya..

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Jean Calvijn Simanjuntak yang dikonfirmasi melalui Kanit Ekononi AKP Anthoni Simamora mengaku, kasus itu masih dalam proses penyelidikan,“ Mereka (pelapor dan terlapor) telah dikonfrontir. Apalagi kasusnya sudah lama. Dan, kita juga sudah memanggil saksi -saksi. Inikan kasusnya sudah lama, jadi, pelan-pelan lagi kita periksa. Sudah banyak saksi-saksi yang diperiksa selama ini. Intinya, kasus masih jalan ” Kata mantan Kanit Jahtanras Polresta Medan itu.(RED)

Tragedi Meletusnya Gunung Kelud, Bandara di Malang, Cilacap dan Semarang Dibuka Kembali


Jakarta,Metro Sumut News
Tragedi meletusnya gunung kelud,beberapa bandara di Provinsi Jawa Timur telah dibuka kembali setelah dipaksa untuk tutup setelah letusan gunung Kelud terjadi.

Kualitas udara sudah mulai normal di seluruh Jawa tetapi kota-kota dan desa-desa di sekitar Gunung Kelud masih tertutup lapisan debu dan abu vulkanik.

Puluhan ribu pengungsi masih tetapdi tempat penampungan, menghadapi kekurangan obat-obatan dan selimut.

Gunung Kelud, di Jawa timur, memuntahkan abu dan puing-puing di wilayah yang luas pada hari Jumat, menewaskan tiga orang.

Gunung berapi ini telah mengeluarkan gemuruh selama beberapa minggu sebelum meletus.

Pihak berwenang mengatakan mereka tidak mengharapkan tremor besar lain, karena pola menunjukkan gunung berapi cenderung tenang setelah letusan besar.

Kementerian Perhubungan mengatakan bandara di Malang, Cilacap dan Semarang dibuka kembali pada hari Sabtu (15/2), "Kami sekarang mengevaluasi status bandara lain," kata juru bicara Kementerian Bambang Ervan.(Rajangga)

Pelantikan Ketua PAC Kecamtan Medan Belawan H.Syailendra Damanik Berjalan Sukses


Medan Belawan,Metro Sumut News
Acara pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Belawan dibawah kepeminpinan H.Syailendra Damanik akrab disapa bang Haji Lend terpilih sebagai ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) dalam Musyawarah cabang (Muscab) II PAC PP Kecamatan Medan Belawan lalu, kini acara pelantikan berlangsung di Jalan Sumatera Belawan, Minggu (09/02/2014).

Informasi yang dihimpun media ini, H.Lend berhasil meraih suara terbanyak dalam Muscab pada disusul kandidat Herianto Laut sedangkan Misno Anwar mengundurkan diri sebagai kandidat.

Drs.Boyke Turangan MSP Ketua MPC.PP.Kota Medan dalam pelantikan yang dihadiri ribuan penggurus dan anggota se- Kota Medan tersebut mengingatkan agar anggota PP senantiasa saling kordinasi dengan pemerintah setempat serta mendahulukan kepentingan masyarakat," Anggota PP tidak ada kompromi dengan yang terlibat narkoba sebab sebagai organisasi PP kita telah berkomitmen bekerjasama dengan BNN untuk memberantas peredaran narkoba sebab kita menilai narkoba merusak generasi bangsa Indonesia “ Ungkap Boyke disambut dengan teriakan yel-yel Pancasila Abadi.

Lanjut Boyke juga menganjurkan pada masing-masing ketua PAC.PP senantiasa mengadakan kegiatan bhakti sosial ditengah masyarakat, jangan kita jadi musuh masyarakat melainkan pembela masyarakat, saya minta habis pelantikan ini ada kegiatan sosial bagi masyarakat yang dilaksanakan” Harap Boyke.

Pemuda Pancasila juga berbuat nyata memberikan kepedulian bagi warga kita yang terkena musibah  bencana alam maupun bencana kebakaran serta bencana lainnya diantaranya telah menggalang bantuan kepada para pengungsi korban sinabung dengan memberikan bantuan beras berton-ton, bagi para PAC PP yang mau memberikan bantuan lagi kita siap untuk memfasilitasinya “ Tambahnya. 

Turut hadir dalam kegiatan pelantikan tersebut Muspika Medan Belawan, Ketua MPC.PP.Kota Medan Drs.Boyke Turangan MSP, sekretaris MPC PP Kota Medan Ir.H.Endar S.Lubis MSi, wakil ketua MPW PP Sumut H.Junaidi Pangaribuan (Masken) serta para ketua dan pengurus ranting PP se-Kecamatan Medan Belawan.

H.Syailendra Damanik dalam acara tersebut mengatakan mengucapkan terima kasih atas kehadiran pada acara pelantikan pemuda pancasila kecamatan Medan Belawan tersebut serta bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya, ia bertekad akan mempersatukan para pemuda dalam organisasi PP guna turut menciptakan Kamtibmas ditengah masyarakat," Kita juga akan membantu aparat keamanan guna turut mengamankan tawuran yang kerap terjadi di Belawan serta berperan aktif dalam membantu masyarakat seperti kegiatan gotong royong, kegiatan olahraga serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya dalam rangka turut menciptakan Kamtibmas “ Kata H.Lend singkat.(Hamnas).

Musrembang Kecamatan Medan Marelan


Medan Marelan,Metro Sumut
Camat Medan Marelan Dedi Jaminsyah Putra Harahap SSTP.MSP bersama aparat Kelurahan dan masyarakat Kecamatan Medan Marelan mengususulkan berbagai keperluan yang menyangkut kebutuhan masyarakat atau pembangunan jalan,drainase,kantor karang taruna/pkk/lpm,pembentengan didanau siombak,pajak tradisional dan penyuluhan tentang narkoba melalui musrenbang kecamatan di Kantor Camat Medan Marelan,diacara Musrembang tersebut dihadiri Ketua Tim Musrembang Kota Medan, Camat Medan Marelan Dedi Jaminsyah Putra Harahap SSTP.MSP,Dinas Bina Marga Medan,Dinas Perkim Medan,Dinas Pertamanan Medan,Dinas Kesehatan Medan,Danramil marelan,Kepala Bapeda Medan,Kapolsek Labuhan,Rifin Ketua LPM Kecamatan Medan Marelan,Ramli Lubis Lurah Tanah 600 Marelan,Marsita Lurah Labuhan Deli Marelan,Ajuar Lurah Terjun,SB Nst Lurah Paya Pasir,H.Danel Lurah Rengas Pulau,Ketua MUI Marelan,Tokoh Masyarakat,Tokoh agama,Tokoh Pemuda,Kepling dan ratusan masyarakat, Kamis 06/02/2014.


Marsita Lurah Labuhan Deli dalam paparannya mengajukan tentang pembangunan air bersih untuk masyarakat di Kelurahan Labuhan Deli Marelan,Pemasangan lampu jalan,jalan stapak dan penyuluhan tentang narkoba “ Paparan Marsita Lurah Labuhan Deli dalam Musrembang.

Ramli Lubis Lurah Tanah 600 Marelan dalam paparanya mengajukan pembuatan drainase dan perbaikan jalan Marelan Raya didepan Suzuya sewaktu Hujan Daerah tersebut selalu banjir,pembuatan drainase Marelan 7 dan Marelan 9 yang drainasenya langsung tembus kesungai bederak untuk mengatasi banjir sewaktu hujan,pengaspalan jalan di Marelan 7 dan Marelan 9 jalan ini salah satu asset jalan bagi warga menuju ke hamparan perak,pemasangan lampu jalan terutam lampu didaerah lapangan bola pasar satu karena lapangan itu bila dimanfaatkan oleh anak- anak untuk mengelem dan berbuat maksiat,bila dipasangkan lampu akan mengurangi angka criminal,pelatihan bilal mayat,pelatiahan menjahit/bordil/menyetir dan penyuluhan tentang narkoba” Paparan Ramli Lubis Lurah Tanah 600 Marelan dalam Musrembang.

Ajuar Lurah Terjun dalam paparannya pembuatan drainase di Marelan 9 pasar satu rel yang tembus kesungai bederak untuk mengatasi banjir didaerah tersebut sewaktu hujan,pengorekan sungai bederak,pengaspalan jalan,penyuluhan kesehatan dan penyuluhan tentang narkoba.

H.Danel Nst Lurah rengas Pulau dalam Paparannya mengajukan pembuatan drainase didaerah jalan protocol,pengaspalan jalan,pajak tradisional dan penyuluhan tentang narkoba “ paparan H.Danel Lurah rengas pulau Dalam Musrembang.

SB Nst Lurah Paya Pasir dalam paparannya mengajukan pembentengan didanau siombak,pembangunan situs kota cina,pembuatan drainase dijalan protocol dan penyuluhan tentang narkoba “ paparan SB Nst Lurah Paya Pasir dalam Musrembang.

Rifin Ketua LPM Kecamatan dalam paparannya mengajukan pembuatan drainase didaerah jalan portokol sebab bila drainase ini tidak dibuat sama saja,pembangunan pajak tradisional,pembangunan kantor LPM/Karang Taruna/PKK dan penyuluhan tentang narkoba “ paparan Rifin Ketua LPM Marelan.

Musrembang Kecamatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan langkah-langkah pembangunan pembangunan di Kecamatan Medan Marelan, demikian dikatakan Kepala Bappeda Medan. Usulan-usulan yang disampikan harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam hal menunjang pembangunan dan kepariwisataan Danau Siombak mengingat Kecamatan Medan Marelan Sebagai salah satu pintu gerbang Pariwisata Kota Medan, jadi harus berdasarkan rencana jangka panjang Kecamatan Medan Marelan” tambah beliau.

Camat Dedi Jaminsyah Putra Harahap SSTP.MSP mengatakan bahwa sebelumnya telah diadakan musrenbang Kecamatan sehingga muncul usulan-usulan dari tiap Kelurahan yang dituangkan dalam musrenbang kecamatan. Dedi berharap para pimpinan SKPD tetap menjalin hubungan komunikasi dengan Camat menyangkut pembangunan yang ada di kecamatan agar Camat dan aparat Kelurahan dapat mengawasi pelaksanaan pembangunan. Menyangkut masalah pembangunan pajak tradisional Dedi menghimbau kepada Kepala SKPD untuk cvepat merelisasikan pembangunan pajak tersebut “ ungkap Dedi Jaminsyah Putra Harahap SSTP.MSP Camat Marelan dan Sekaligus mentup acara musrenbang tersebut.(Hamnas)

Erupsi Gunung Sinabung Makan Korban Jiwa


Tanah Karo,Metro Sumut News
Pasca Gunung Sinabung kembali erupsi disertai awan panas pada Sabtu (1/2/2014). Meskipun aktivitas erupsi kecenderungannya menurun namun erupsi tetap terjadi dengan intensitas yang lebih kecil dibandingkan sebelumnya,"Pada hari ini terjadi erupsi disertai awan panas yang menerjang 3 orang di sekitar Desa Sukameria “ Ungkap Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB,  Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran persnya, Sabtu (1/2/2014).

Ia mengatakan,  data sementara 3 korban luka-luka adalah Sehat Sembiring (48) dan anaknya Surya Sembiring (21) warga Kabanjahe yang akan ziarah ke Desa Sukameriah di bagian atas di 2,7 km dari kawah G.Sinabung. Korban ketiga adalah Doni Milala (60) warga Desa Sukameriah yang sedang menengok rumahnya setelah ditinggal mengungsi. " Ketiga korban saat ini dirawat intensif di RS. Evarina Etatham Kabanjahe, Karo “ Tambahnya

Dikatakan lagi, Desa Sukameriah terletak di 3 km di selatan G.Sinabung yang sangat berbahaya karena sangat berdekatan dengan lintasan awan panas yang mencapai 4,5 km. Radius 5 km dari puncak G.Sinabung adalah daerah yang harus dikosongkan dari aktivitas masyarakat, namun masih banyak masyarakat yang kembali ke rumah pada siang hari, dan malam hari kembali ke pengungsian.

Pada pada Sabtu (1/2) ini, telah terjadi beberapa kali erupsi yakni,  pada pukul 10.30.10 Wib: erupsi setinggi 2.000 meter, durasi 474 detik, luncuran awan panas 4,5 km ke arah selatan-tenggara. Kemudian, pukul 10.38.05 Wib: erupsi selama 219 detik. Tinggi kolom tidak terlihat karena tertutup abu vulkanik erupsi sebelumnya dan pukul 11.27.54 Wib: erupsi selama 84 detik. Visual tertutup kabut. Luncuran awan panas 3 ke arah selatan.

Hingga saat ini, katanya,  masih ada 16 desa yang masih harus dikosongkan karena berbahaya. Pengungsi belum boleh pulang. 16 desa tersebut adalah Sukameriah, Guru Kinayan, Selandi, Berastepu, Dusun Sibintun, Gamber, Kuta Tengah, Dusun Lau Kawar, ekerah, Simacem, Kutarayat, Sigaranggarang, Kutatonggal, Sukanalu, Kutagugung, Mardinding, Temberun, dan Perbaji,” Petugas saat ini sudah berada di sekitar lokasi. Pengamanan diperketat “ Katanya.(R.Barus)

Senam Aerobik Dan Acara Festival Dangdut Rebutkan Tropy Rahudman Harahap Digelar di Marelan Berjalan Sukses


Medan Marelan,Metro Sumut News
Acara Kegiatan lomba senam aerobik sekaligus goyang caesar dan festival dangdut dalam rangka memperebutkan tropy Rahudman Harahap MM dan Hari Ultah Rahudman Harahap MM berlangsung meriah di lapangan pasar 1 Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (01/02/2014).

Perlombaan senam aerobik dan goyang caesar diikuti ratusan warga berlangsung sejak pukul 06.30 WIB hingga pukul 10.00 WIB selanjutnya dirangkaikan dengan acara lucky draw dengan sejumlah hadiah menarik diantaranya kulkas, sepeda gunung, kipas angin, mesin cuci dan televisi.

Meski non aktif sebagai Walikota Medan namun Rahudman tak pernah lupa dengan masyarakat di Marelan terbukti, pemberian hadiah lucky draw diserahkan langsung oleh Rahudman Harahap MM didampingi Camat Medan Marelan Drs Dedy Jaminsyah Putra Harahap MM beserta sejumlah kepala SKPD maupun turut hadir para Caleg nomor 1 Dapil 5 Medan Utara masing-masing Sugianto, SH alias Butong dari Partai Gerindra, Mulia Asri Rambe alias Bayek dari Partai Golkar.

Camat Medan Marelan Drs Dedy Jaminsyah Putra Harahap didampingi sejumlah tokoh pemuda di Marelan,Lurah Tanah 600 Marelan Ramli Lubis,Lurah Terjun Ajuar,Lurah Labuhan Deli Marelan Marsita,Lurah Paya Pasir SB Nst dan Lurah Rengas Pulau H.Danel Nst  mengatakan,” kegiatan ini murni dari masyarakat untuk masyarakat, dimana selama ini masyarakat Marelan memang haus akan hiburan apalagi festival dangdut, serta masyarakat dibudayakan gemar berolahraga dengan digelarnya lomba senam aerobik serta joget caesar padagi harinya secara missal “ Ungkap Dedy siangkat.

Sedangkan sesuai amatan dilapangan, kegiatan festival dangdut yang berakhir hingga Sabtu malam tersebut tampak disambut antusias dari masyarakat tak hanya berasal dari Marelan melainkan juga dari masyarakat di Medan Utara.

Disisi kiri dan kanan di lapangan bola kaki tersebut juga tampak berdiri sejumlah stand pameran dari masing-masing kelurahan dan kecamatan dengan mengandalkan sejumlah hasil produksi makanan dan minuman serta produk kerajinan tangan dari sejumlah UP2K tiap kelurahan yang turut dipajang di lokasi festival tersebut.(Hamnas).


Pemasaran Jajan UP2k Masih Terkendala


Medan Marelan,Metro Sumut News
Masyarakat Medan  Marelan kaya akan potensi produksi kerajinan makanan kering maupun basah (Kuliner) namun akibat belum adanya fasilitas kemudahan izin baik dari Disperindag maupun BPOM dan lebel halal dari MUI yang diberikan Pemerintah membuat hasil kerajinan makanan di masyarakat masih mengandalkan pemasaran di sejumlah warung dan pasar tradisional bahkan mengandalkan pesanan orang," Benar bang, saat ini produk dari kegiatan kelompok kerja Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) berupa makanan ringan dan makanan kering tersebut masih mengandalkan pemasaran di sejumlah warung dan pasar tradisional dengan harga yang bervariasi sesuai bentuk dan jenis produk makanan itu sendiri, paling-paling turut kami pamerkan di setiap kegiatan di tingkat Kecamatan dan Propinsi “ Kata Bu Turi Hartini dan Eritawati selaku petugas PKK Kelurahan di stand pameran kuliner saat mengikuti pameran diajang festival dangdutan di Pasar 1 Tanah600 Marelan, Minggu (02/02/2014).

Walaupun  produk kuliner mereka hanya mengandalkan label kelompok usaha bersama dan baru bisa terpasarkan di sejumlah warung-warung, namun mereka agak berbangga sedikit karena hasil kerajinan makanan mereka juga sering dipesan orang Jakarta dan Aceh dalam jumlah besar, kabarnya akan dibawa ke negeri jiran Malaysia," Kami berharap Pemerintah dapat mempermudah hasil kerajinan kuliner kami dengan kemudahan kepengurusan izin usaha, label dan izin dari BPOM maupun label halal, sehingga produk kerajinan kami bisa tembus di plaza dan supermarket, kalau perlu bisa diekspor " Tambah Bu Turi.

Adapun hasil makanan ringan yang diproduksi diantaranya, Gorengan Ubi Jalar Unggu dan kue bawang kentang dijual Rp 12 ribu/Bungkus, kripik singkong goreng dan kripik pisang Rp6000/bungkus, kripik singkong pedas Rp7000/bungkus, kue bawang biasanya Rp7000/bungkus, kue bawang pedas Rp25 ribu/bungkus dengan berat 0,5 Kg. Selain gorengan ada juga produk kue basah yakni kue rangin dan kue Serabi yang dikemas ukuran seperempat kilogram dijual Rp5000.Papar Bu Turi.(Hamnas).

Surianto Hadiri Syukuran Karang Taruna Paya Pasir

Medan Marelan,Metro Sumut News

Karang Taruna Paya Pasir Marelan menggelar acara syukura meraih juara  ketiga tingkat Provinsi Sumut berlangsung meriah di Pondok Danau Siombak Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, Kamis sore (30/01/2014) dihadiri sejumlah unsur muspika dan masyarakat.

Acara yang penuh keakraban tersebut juga turut dihadiri Surianto alias Butong selaku Majelis Pertimbangan Karang Taruna (MPKT) yang juga sebagai Calon Legislatif (Caleg) Dapil lima dari Partai Gerindra Nomor urut 1, pejabat mewakili Gubsu Drs.M.Yakup Hasibuan, Kepala Dinas Sosial Sumut diwakili oleh Rifa, Kadis Sosial Pemko Medan Armansyah Lubis, SH, Ketua Karang Taruna Kota Medan Zul Taufik Nasution, Mewakili Camat Medan Marelan serta Lurah Paya Pasir SB Nasution.

Syafrizal Lubis selaku Ketua Panitia pelaksana kegiatan syukuran keberhasilan karang taruna paya pasir di tingkat Sumut itu mengatakan, keberhasilan ini berkat adanya kerjasama antar semua masyarakat Medan Marelan yang tak luput atas adanya pembinaan dari Camat Medan Marelan Dedy Jaminsyah Putra Harahap serta seluruh Lurah se- Kecamatan Medan Marelan.

Kegiatan karang taruna tingkat Sumut sebelumnya diikuti oleh 33 peserta karang taruna dari Kabupaten/Kota, para pemenangnya telah diumumkan dalam rangka bulan bhakti karang taruna sumut yang dilaksanakan di kota Binjai serta penyerahan hadianya secara langsung diberikan Gubsu H.Gatot Pudjonugroho pada 19 Desember 2013 lalu.

Sebagai ketua Karang Taruna di Medan Marelan, Syafrizal merasa bersyukur atas prestasi yang diraih namun ia mengingatkan pada seluruh unsur pengurus Karang Taruna di Medan Marelan yang telah terbentuk sebanyak 5 Karang Taruna tingkat Kelurahan, atas keberhasilan yang dicapai khususnya karang taruna Kelurahan Paya Pasir, Syafrizal mengingatkan jangan merasa terlalu bangga dan puas dengan prestasi yang diraih, mari kita tingkatkan keberhasilan yang lebih baik lagi untuk hari mendatang dalam rangka berperan aktif dalam kegiatan di masyarakat serta mendukung terlaksananya program pemerintah.

Selama ini berbagai kegiatan positif dan bermanfaat dilaksanakan karang taruna kecamatan Medan Marelan baik berperan aktif di masyarakat maupun di Pemerintahan diantaranya bergotong royong, membentuk kelompok usaha bersama (Kube) di tiap kelurahan dengan memberikan program latihan dan keterampilan seperti pelatihan reperasi Handphone, mengembangkan keterampilan usaha doorsmer, pelatihan bengkel sepeda motor, pelatihan bordir maupun kegiatan pelatihan kegiatan home industri membuat sabun cair pencuci piring yang kini produknya telah dipasarkan secara langsung di sejumlah kios dan toko-toko.

"Kita berharap Pemerintah dan Muspika dapat selalu bergandengan tangan dengan Karang Taruna dalam rangka memberikan pembinaan, pendidikan dan pelatihan bagi generasi muda dan masyarakat sehingga keberadaan karang taruna senantiasa dibutuhkan,"harap Syafrizal sembari mengaku dalam waktu dekat ini juga akan digelar acara pelantikan massal kepengurusan karang taruna se-kecamatan Medan Marelan periode 2014-2018.(Hamnas).  

Banjir Bandang Lumpuhkan Manado


Manado,Metro Sumut News
Bencana alam banjir bandang setinggi dua meter menimpah Manado Ibu kota Sulawesi Utara, melumpuhkan Kota tersebut yang mengakibatkan porak poranda, Rabu (15/1/2014).

Cahya Sumirat salah satu warga Manado mengatakan banjir mulai masuk kota sejak pukul 06.30 WITA pagi tadi dan masih berlangsung hingga siang ini, “ Hujan sejak pukul 23.00 malam hingga siang ini tak kunjung berhenti “ Katanya

Cahya menambahkan selain hujan, aliran air yang masuk kota diperparah dengan meluapnya sungai Tondano, terlihat jelas dalam video amatir yang ditayangkan disebuah stasiun televisi, beberapa orang terjebak diatap rumah, sembari meminta pertolongan ditengah kepugan air bah seperti tsunami yang menerjang  ribuan rumah di Manado. Tampak pula dalam angel lain, pemukiman elit di Manado tergerus air bah, sebuah mobil minibus tampak hanyut terbawa arus besar itu.

Sementara dibeberapa titik yang terendam air hingga dua meter lebih diantaranya adalah di kawasan Ranotana Weru, Ranonatana, Jl Betesda Sario, Seputaran Pakowa, Jl Siswa, Jl Ahmad Yani Sario, Tanjung Batu serta di kawasan KONI Sario.

Banjir bandang kali ini, kata Cahya, sebenarnya merupakan banjir empat tahunan. Tapi yang terjadi kali ini merupakan yang terbesar dan menjadikan ribuan warga terpaksa harus mengungsi ke beberapa daerah yang lebih tinggi.

Selain banjir, hujan yang beberapa hari terakhir terjadi setidaknya juga telah memutus jalur penghubung antara Manado-Tomohon; serta Manado-Monahasa. Di Jalur ini, selain terendam banjir juga tertimbun longsoran tanah.

Pemerintah daerah, kata Cahya, juga tak menduga jika banjir kali ini begitu besar. “pemerintah sebenarnya sudah siap, tapi tidak menduga jika genangan yang terjadi begitu tinggi dan menyeluruh.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Manado sendiri memperkirakan hujan disertai angin masih akan terus menerjang Manado hingga akhir Januari.

Sementara, longsor menimpa 10 rumah di Desa Kembes Satu Kecamatan Tombulu Kabupaten Minahasa, Rabu (15/1/2014) sekitar pukul 11.55 WITA. 1 korban ditemukan tewas, sedangkan 1 orang lainnya masih dalam pencarian.

“Kami belum dapatkan data identitas korban, tapi yang pasti satu korban meninggal dunia,” ujar Bagian Operasional Polresta Manado Aiptu Jusuf Pangumpia.(RED)


Letusan Gunung Sianbung Belum Berakhir


Tanah Karo,Metro Sumut News
Pasca meletusan Gunung Sinabung yang terus menerus menyisakan kesedihan warga Tanah Karo dan bagi para petani dilereng gunung yang terletak di Sumatera Utara ini. Ribuan hektare lahan pertanian warga porak-poranda akibat diselimuti debu vulkanik, menayangkan, asap erupsi masih membumbung dari arah Gunung Sinabung, debu-debu halus masih beterbangan, Selasa (14/1/2014).

Sementara dilereng yang aman damai itu menyuarakan kepiluan, ribuan hektare tanaman seakan menjadi saksi bisu keganasan bernama bencana alam.

Semua porak-poranda disapu semburan debu vulkanik Gunung Sinabung. Gunung yang menjadi sumber hidup mereka kini memang sedang tidak bersahabat. Tak ada yang bisa dilakukan selain memanen tanaman lebih awal agar kerugian tak semakin besar.(Surbakti)

Penjaga Toko Elektronik Tewas Di Bunuh Perampokan


Labuhan Deli,Metro Sumut News
Perampok berhasil membawak 8 unit TV LCD/LID dan satu unit sepeda motor mio milik korban, Sunarto alias Kebo (49) penjaga toko elektronik Solusi di Jalan Veteran Pasar 7 Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli tewas mengenaskan dibunuh kawanan perampok, Kamis (09/01/2014).

 Ratusan warga yang penasaran ingin melihat jenazah korban yang tewas ditikam perampok tersebut, arus lalu lintas Jalan Veteran sempat mengalami kemacetan.

Nanin suverfesor Toko Elektronik solusi teman sekerja korban saat ditemui beberapa wartawan mengatakan kejadian perampokan dan pembunuhan diperkirakan terjadi Kamis dinihari sekira pukul 03.00 WIB sebab ada warga yang mendengar teriakan minta tolong sekira pukul 04.00 WIB. Kawanan perampok membawa sebanyak 8 unit TV jenis LCD Led serta satu unit Mio yang berada dalam toko tersebut “ Katanya.

Kondisi saat ini dilokasi kejadian terlihat keluarga korban terus menanggis meratapi korban tewas dibunuh perampok, sedangkan warga yang penasaran terus ingin masuk kedalam toko meski sudah diberi tanda garis polisi dilokasi kejadian .

Sementara Rifki salah satu pemilik took yang bersebelahan dengan took elektronik solusi menyebutkan, Tadi malam kami tertidur nyenyak sehingga tidak ada mendengarkan sedikit pun suara ribut-ribut bang, tapi saat salah seorang pekerjanya pagi pukul 08.00 WIB saat membuka toko teryata tokonya tidak terkunci sehingga mudah dibuka, selanjutnya pekerja di toko itu menjerit ada banyak darah di dalam toko yang kala itu listriknya padam " Ungkap Rifki.

Dari pantauan dilokasi kejadian kasus perampokan ditoko elektronik solusi masih diselidiki pihak Polsek Labuhan motif pembunuhan tersebut dan akan segera menangkap pelaku perampokan serta pembunuhan yang menewaskan Sunarto pegawai ditoko tersebut.(Hamnas)
 

SPONSOR

Copyright © 2010 - 2013. www.metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM