METRO SUMUT MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H, MOHON MAAF LAHIR & BATHIN

METRO SUMUT MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H, MOHON MAAF LAHIR & BATHIN
IDUL FITRI YANG AGUNG, SEAGUNG KALIMAT TAYYIBAH SEAGUNG DINUL ISLAM YANG KAFFAH, SEAGUNG SILATURRAHIM YANG MENGANDUNG CINTA DAN KEDAMAIAN, KAMI KELUARGA BESAR MEDIA HARIAN METRO SUMUT ONLINE (WWW.METROSUMUT.COM) MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1438 H, MOHON MAAF LAHIR & BATHIN.

Saber Pungli

Cari Berita Anda....???

PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN

PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN
PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT SUKSES DAN SELALU EKSIS KEPADA MEDIA HARIAN METRO SUMUT ONLINE.DARI GM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN YARHAM HARID & M.NATSIR MANEGER UMUM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & MANEGER TEHNIK PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & ASISTEN MANEGER HUKUM DAN HUMAS PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & SEGENAP KARYAWAN PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN.

JAUHI NARKOBA

Entri Populer

PEMKO MEDAN

Tanam 38 Kg Ganja Asal Aceh, Polisi Tangkap 4 Pria Dan 1 Wanita Di Medan

Medan.Metro Sumut
Unit Reskrim Polsekta Sunggal, Sumatera Utara, mengungkap jaringan peredaran ganja asal Aceh di Medan. Dalam kasus ini, petugas menangkap lima orang tersangka, empat diantaranya laki-laki dan satu perempuan. Jumat (23/06/2017).

Kapolsekta Sunggal Kompol Daniel Marunduri mengatakan, adapun kelima tersangka masing-masing K (39) dan Z (35) yang meripakan warga Sunggal serta tiga warga Bireun JA (35, MJA (52) dan MA (22).“Pengungkapan ini berawal dari tertangkapnya tersangka Kumaiyah. Menurut laporan warga, Kumaiyah salah satu pengedar besar di Sunggal,” kata Kompol Daniel, Selasa (20/06/2017).

Kompol Daniel Marunduri mengatakan, saat menangkap Kumaiyah, Kanit Reskrim Iptu Nur Istiono yang memimpin penangkapan menemukan dua ball ganja di belakang rumah yang diletakkan di bawah kursi. Ketika diinterogasi, Kumaiyah kembali mengaku bahwa masih ada ganja lainnya ditanam di samping rumah.“Ganja yang ditanam itu sebanyak 36 bal. Sehingga, total barang bukti yang kami temukan sebanyak 38 bal atau 38 kg,” kata Kompol Daniel.

Dari Kumaiyah inilah jaringan sindikat ganja akhirnya diungkap. petugas pun berhasil menangkap pemasok ganja bernama MJA setelah menjebaknya.“Cukup sulit mengungkap jaringan ini. Namun, berkat kerja keras tim, pemasok ditangkap di Jalan KM 12 Medan-Binjai,” katanya.(Humas Polda Sumut).

Berusaha Kabur Dan Melawan Petugas Saat Ditangkap, Residivis Rumsong Ditembak Polsek Duren Sawit

Jakarta Timur.Metro Sumut
Anggota Kepolisian Sektor Duren Sawit Polres Metro Jakarta Timur terpaksa melumpuhkan seorang tersangka pelaku pencurian spesialis rumah kosong, dengan menembak lengan tersangka karena berusaha melarikan diri dan mencoba melawan petugas pada saat ditangkap. Jumat (23/06/2017).

Kepala Kepolisian Sektor Duren Sawit Kompol Yudho Huntoro SIK, mengungkapkan peristiwa itu bermula saat itu sekira pukul 15.00 WIB, pihak Kepolisian Sektor Duren Sawit mendapat Informasi dari seorang warga bernama H Ali mengatakan telah terjadi pencurian di dalam rumah warga yang kosong di Jalan H Bakri Pondok Bambu Duren Sawit Jakarta Timur.

Mendapati informasi tersebut, anggota opsnal Unit Reskrim Polsek Duren Sawit yakni Bripka Jongga dan Bripka Imam Jauhari menindaklanjuti laporan warga tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian.

Setiba di TKP, anggota mendapati pelaku bernama Asep Firmansyah sudah diamankan oleh warga dengan barang bukti berupa 2 unit HP milik korban bernama Aswar. Dan setelah anggota melakukan pemeriksaan kepada tersangka perbuatan tersangka tersebut dilakukan tidak hanya sendiri namun bersama rekannya.“Dari interogasi di lapangan tersangka Asep menyatakan bahwa dia melakukan aksi tersebut bersama rekannya bernama Siswo alias Panjul,” ujar Kapolsek Duren Sawit.

Berbekal informasi dari tersangka tersebut, anggota selanjutnya melakukan pencarian dan mengejar tersangka Siswo yang kemudian saat itu terlihat di Jalan Tegal Lamba dan kemudian dilakukan penangkapan. Namun dalam proses penangkapan tersebut tersangka melawan petugas dan berupaya melarikan diri.

Dalam perlawanan tersebut anggota Bripka Jauhari didorong jatuh karena pelaku yang ingin melarikan diri dan kemudian anggota dengan Reflek melakukan tembakan peringatan, namun tembakan peringatan tersebut tidak diidahkan pelaku, dan pelaku tetap melarikan diri dengan tangan terborgol.“Selanjutnya anggota melaksanakan diskresi lapangan dengan menembak melumpuhkan pelaku yang kemudian terkena pada lengan bawah ketiak tersangka,” ungkap Kapolsek.

Kemudian pelaku yang terkena tembakan tersebut jatuh tersungkur dan tersangka kembali berhasil diamankan oleh anggota dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Soekanto Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan.“Pelaku adalah merupakan seorang residivis yang pengakuannya seminggu telah melakukan beberapa kali curat di rumah kosong,” jelas Kapolsek.

Kapolsek Duren Sawit menjelaskan apa yang dilakukan oleh anggotanya dengan melakukan tindakan diskresi lapangan sesuai syarat adanya kejahatan yang nyata, telah membahayakan tugas dan dilakukan pada kondisi perlawanan kepada anggota.(Humas Polsek Duren Sawit).


Polsek Kalideres Jakarta Barat Tangkap Pemilik Sabu Seberat 950 Gram

Jakarta Barat.Metro Sumut
Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat mengamankan tersangka AP (27) dan R (22) lantaran kedapatan memiliki narkoba jenis sabu seberat 950 gram. Jumat (23/06/2017).

Kapolsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat Kompol Efendi SH mengatakan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari laporan masyarakat tentang peredaran narkoba.

Dari laporan tersebut polisi kemudian melakukan pengembangan dan akhirnya pada Kamis (22/06/2017) sekitar pukul 20.30 anggota Polsek Kalideres menangkap dua orang di kamar Rumah tinggal pedongkelan Depan Rt 04 Rw 06 Kapuk Kec. Cengkareng Jakarta Barat.“Dari tersangka AP dan R polisi mengamankan barang bukti berupa dua plastik narkoba jenis sabu seberat 950 gram,” tutur Kompol Efendi SH, Jumat (23/06/2017).

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub 112 ayat (2) jo 132 ayat (1) UURI no. 35 tahun 2009 tentang narkotika.(Humas Polsek Kalideres).

Polres Pubalingga Tangkap 4 Pria Dan 1 Wanita Penjual Togel

Pubalingga.Metro Sumut
Polres Purbalingga, Jawa Tengah, berhasil menangkap lima penjual kupon judi togel jenis Hongkong di berbagai lokasi berbeda di wilayah Purbalingga. Mereka diamankan karena didapati petugas sedang melayani pembeli togel di tempatnya masing-masing. Jumat (23/06/2017).

Tersangka KR (48) yang menjual togel di salah satu kios Terminal Bobotsari. Dari tangan tersangka ini diamankan barang bukti berupa uang Rp71 ribu, bonggol kupon togel, kertas rumus, rekap nomor togel dan satu unit handphone.

Tersangka lain STR (44) warga Desa Sidakangen, Kecamatan Kalimanah yang biasa melayani pembeli di teras rumah. Dari tersangka ini diamankan uang Rp264 ribu, kertas ciamsi, rekap nomor keluar, bonggol kupon togel, bolpoin dan kupon pasangan togel.

Masih dari wilayah Kecamatan Kalimanah, dua tersangka kembali diamankan yaitu TR (27) dan SP (32). Keduanya diamankan saat akan menyetor hasil penjualan togel kepada ST yang masih dalam pencarian petugas. Dari keduanya diamankan barang bukti uang Rp738 ribu, dua unit handphone, buku kupon, bandel ramalan, bolpoin dan kalkulator.

Sedangkan satu penjual togel perempuan yang berhasil diamankan adalah WN (52) pengecer togel dari Desa Padamara, Kecamatan Padamara. Ia menjual togel di rumahnya sendiri. Dari tangan tersangka diamankan uang tunai Rp.1.887.000,-, sebuah handphone, bonggol kupon isi dan kosong, plastik karbon, bolpoin dan kertas ramalan.

Waka Polres Purbalingga Kompol Sigit Martanto SH menjelaskan bahwa penangkapan kelima pelaku tersebut dilakukan saat operasi cipta kondisi sejak sebelum dan selama ramadhan. Dari operasi cipta kondisi terkait penyakit masyarakat kita berhasil mengungkap empat TKP dengan lima tersangka.“Sampai saat ini, yang kita amankan seluruhnya adalah penjual. Kita masih kesulitan untuk mengungkap bandarnya, hal ini karena mereka menutup diri untuk mengungkap siapa bandarnya,” ujar Kompol Sigit, Rabu (21/06/2017).

Kompol Sigit menambahkan bahwa perlu peran serta dari masyarakat untuk bersama-sama memberikan informasi terkait peredaran togel ini. Karena sebagian pengungkapan juga berdasarkan informasi dari masyarakat.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima tersangka yang ditangkap dikenakan pasal 303 ayat (1) ke-1 dan ke-2 KUHP Jo Pasal 2 Undang-undang RI nomor 7 tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian.(Humas Polres Pubalingga).



38 Kg Ganja Hasil Budidaya Yang Ditanam Dibelakang Rumah Disita Dan Pelaku Diringkus Polsek Sunggal

Medan.Metro Sumut
Unit Reserse Kriminal Polsekta Sunggal Medan, Sumatera Utara mengungkap jaringan peredaran ganja asal Aceh di Medan. Dalam kasus ini, petugas menangkap lima orang tersangka, empat diantaranya laki-laki dan satu perempuan dan menyita 38 bal (38 Kg) ganja kering siap edar. Jumat (23/06/2017).

Kapolsekta Sunggal, Kompol Daniel Marunduri mengatakan, adapun kelima tersangka masing-masing Kumaiyah (39) warga Jalan Sei Mencirim, Desa Paya Geli, Kecamatan Sunggal, Zulkarnain (35) warga Dusun V Bandar Meriah, Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Junaidi Anwar (35) Desa Blang Cot Tunong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireun.

Kemudian Mizan Aulia (21) warga Dusun Bale Labang, Desa Blang Cot Tunong, Kecamatan Jeumpa dan M Jamil Abdullah (52) warga Dusun Kembang, Desa Teumareum, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Bireuen, Aceh.“Pengungkapan ini berawal dari tertangkapnya tersangka Kumaiyah. Menurut laporan warga, Kumaiyah salah satu pengedar besar di Sunggal,” kata Daniel, Selasa (20/06/2017).

Kapolsekta Sunggal, Kompol Daniel Marunduri melanjutkan, saat menangkap Kumaiyah, Kanit Reskrim, Iptu Nur Istiono yang memimpin penangkapan menemukan dua ball ganja di belakang rumah yang diletakkan di bawah kursi.

Ketika diinterogasi, Kumaiyah kembali mengaku bahwa masih ada ganja lainnya ditanam di samping rumah.“Ganja yang ditanam itu sebanyak 36 bal. Sehingga, total barang bukti yang kami temukan sebanyak 38 bal atau 38 Kg,” kata Daniel.

Dari Kumaiyah ini lah jaringan sindikat ganja akhirnya diungkap. petugas pun berhasil menangkap pemasok ganja bernama M Jamil Abdullah setelah menjebaknya.“Cukup sulit mengungkap jaringan ini. Namun, berkat kerja keras tim, pemasokan Ki tangkap di Jalan KM 12 Medan-Binjai,” katanya.(Humas Polda Sumut)


Arus Mudik Lebaran 2017, 3.120 Penumpang Tiba Di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan

Belawan.Metro Sumut
Arus mudik dengan KM Kelud yang datang dari Pelabuhan Batu Ampar Pulau Batam pada H-3 Kamis (22/6) sebanyak 3.120 orang atau hampir mencapai maksimum dispensasi yang berjumlah 3.164.

Informasi yang dihimpun Media ini, Dari jumlah itu tercatat sebanyak 500 orang di antaranya peserta mudik bareng gratis yang diadakan oleh Pelindo 1 kepada warga di sekitar wilayah kerjanya. Peserta mudik bareng gratis itu merasa senang mendapat fasilitas itu dan mereka berharap Pelindo 1 juga memberi fasilitas balik bareng gratis.

Sekretaris Kementerian Perhubungan Sugihardjo didamping General Manager Pelindo 1 Cabang Belawan Yarham Harid serta pejabat teras pelabuhan mengatakan terminal penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan adalah termasuk terminal penumpang terbaik di Indonesia,” Arus mudik dengan KM Kelud yang datang dari Pelabuhan Batu Ampar Pulau Batam pada H-3 Kamis (22/6) sebanyak 3.120 orang atau hampir mencapai maksimum dispensasi yang berjumlah 3.164 “ Katanya.

Lanjut Sugihardjo, tahun ini dispensasi yang diberikan kepada kapal berbeda-beda dan tidak pakai persentase rata-rata tapi berdasarkan kondisi kapal, Jadi dua aspek yang jadi perhatian dalam memberi dispensasi. Pertama, faktor fasilitas keselamatan seperti pelampung dan sekoci. Kedua, ruang bebas. Jangan di kapal masyarakat tidak bisa bermanuver,” Di KM Kelud saya lihat masih ada ruang gerak penumpang. Jadi di Kelud penumpang masih nyaman ” Ucapnya.

Sugiharjo menyambut baik kelancaran arus mudik lebaran tahun ini serta kondisi terminal penumpang Bandar Deli yang sudah dilengkapi dengan garbarata setara dengan bandar udara,” Secara umum kondisinya baik dan para penumpang juga nyaman tidak ada keluhan. Dan jumlah penumpang sebanyak 3.120 orang masih sesuai aturan “ Ungkapnya.

Sugiharjo menjelaskan, Selama arus mudik lebaran tahun ini, di beberapa lokasi seperti bandara, maupun jalur jalan tol masih berjalan dengan baik dan pihaknya masih terus melakukan pemantauan kondisi terbaru arus mudik tahun ini,” Dalam arus mudik tahun ini beberapa ruas jalan tol di Jawa juga sudah siap untuk dipergunakan guna mempermudah dan menghindari kemacetan “ Jelasnya..(Hamnas).



Tim Gabungan Polres Cilacap Temukan Sepeda Motor Napi Nusakambangan Yang Kabur

Cilacap.Metro Sumut
Tim gabungan Polres Cilacap dan Lapas Nusakmbangan masih melakukan pencarian terhadap Napi Lapas Permisan Nusakambangan yang melarikan diri.

Kapolres Cilacap AKBP Yudo Hermanto melalui Kapolsubsektor Nusakambangan Ipda Siswanto, Selasa (20/06/2017) saat melakukan kegiatan pencarian mengatakan bahwa sebelum melarikan diri Napi bernama Kadarmono diketahui membeli roti sebanyak 30 bungkus di warung milik Raharjo yang berada di Lapas Kembangkuning Nusakambangan dengan menggunakan sepeda motor yang berjarak 7 kilometer dari Lapas Permisan Nusakambangan.

Lebih lanjut Ipda Siswanto menjelaskan bahwa setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, sepeda motor yang digunakan untuk gembala sapi dan sapi peliharaan ditemukan di pertigaan Ngasem, yang kurang lebih berjarak jarak 500 meter dari Lapas Kembangkuning arah Kampung laut.

Diketahui bahwa pada hari Senin (19/06/2017) sekira pukul 09.00 WIB, Napi tamping sapi bernama Kadarmono dikeluarkan untuk mengembalakan sapi berjumlah 14 ekor, kemudian sekitar pukul 11.00 WIB, semua tamping diapelkan oleh petugas jaga namun Napi bernama Kadarmono tidak ada.

Petugas Lapas bersama anggota Posubsektor Nusakambangan melaksanakan penyisiran di sekitar Lapas Permisan, Karanganyar, Bakgrek dan Sigitsela Nusakambangan dari pukul 21.00 WIB sampai hari Selasa (20-06-2017) sekitar pukul 06.00 WIB belum menemukan keberadaan napi tersebut.“Kami sudah melakukan pencarian namun keberadaan napi tersebut belum ada titik terang,” kata Ipda Siswanto.(Andriyanto Humas Polres Cilacap).

Cegah Aksi Hipnotis, Wakapolda Metro Jaya Ingatkan Pemudik Tidak Menerima Apapun Dari Orang Asing

Jakarta.Metro Sumut
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana mengingatkan pemudik untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan mudik termasuk menjaga barang bawaan. Pemudik juga diimbau waspada agar tidak jadi korban hipnotis. Kamis (22/06/2017).

“Saya ingin mengingatkan pemudik untuk berhati-hati dalam membawa barang bawaan. Jangan meninggalkan barang bawaan saat anda berada ditempat istirahat atau di rest area,” ujar Brigjend Pol Suntana saat menemani Menhub Budi Karya Sumadi dan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meninjau arus mudik di Terminal Kampung Rambutan, pada Selasa (20/06/2017).

Brigjen Pol Suntana berpesan agar pemudik tidak menerima apapun yang diberikan orang asing. Langkah itu menurutnya bisa meminimalisir kemungkinan aksi kejahatan.“Jangan percaya kepada orang yang menawarkan sesuatu (apapun itu), termasuk minuman. Itu bisa saja merupakan upaya untuk menghipnotis kita,” kata Brigjen Pol Suntana.

Oleh karena itu, Brigjen Pol Suntana berharap pemudik dapat memberi perhatian ekstra kepada situasi disekitarnya. “Jadi kenali penumpang di sebelah kiri dan kanan anda. Selalu berhati-hati supaya perjalanan mudik anda berjalan lancar, aman dan nyaman,” sebut Brigjen Pol Suntana.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perhubungan DKI Andri Yansyah juga menyampaikan pesan kepada pemudik. Salah satunya adalah mengenai pembelian tiket di dalam bus.“Membeli tiket di dalam bus itu biasanya untuk pemudik yang jarak perjalanannya pendek. Tapi yang jelas, semua tarif yang ditetapkan itu harus tertempel di loket tarif. Jadi nominal yang dibayarkan oleh pemudik saat membeli tiket itu harus sama dengan yang tertera di loket,” tuturnya.(Humas Polda Metro Jaya).

Ditangkap Polsek Ilir Barat II Palembang Usai Beli Sabu, 2 Pemuda Ini Menangis

Palembang.Metro Sumut
Selalu keranjingan menggunakan sabu, terlebih selalu lolos usai membeli sabu di kawasan 32 Ilir Palembang, Sumatera Selatan membuat dua tersangka ini menangis saat ditangkap Polsek Ilir Barat (IB) II Palembang. Kamis (22/06/20170.

Tersangka inisial DR (26) dan MIF (31), terus saja menangis ketika dihadirkan dalam rilis di Polsek IB II Palembang.

Keduanya mengaku hanya sebagai pemakai narkoba, akan tetapi polisi tidak mau tahu dan keduanya langsung diamankan.“Baru mau pulang usai membeli sabu, tetapi ketika mau pulang ditangkap polisi. Mau pakai batal, sekarang malah ditangkap polisi,” ujar tersangka DR sambil menangis, pada Jumat (16/06/2017).

Kedua tersangka diamankan saat melintas di Jalan Sultan Mansyur Kelurahan 32 Iilir Kecamatan IB II Palembang, ketika usai membeli sabu.(Humas Polda Sumsel/Polresta Palembang).

Asyik Main Judi Kartu Digrebek Polres Polman, 5 Pelaku Diamankan

Sulbar.Metro Sumut
Personil gabungan Unit IV Sat. IK bersama Unit Opsnal Sat. Reskrim dan Unit Turjawali Patmor Satuan Sabhara Polres Polman dipimpin Aiptu Haspar, SH didampingi Kanit Opsnal Bripka Rubil Ridwan berhasil mengamankan 5 pelaku judi kartu joker. Kamis (22/06/2017).

Mereka tertangkap bermula saat unit anggota gabungan melakukan patroli di Dusun Pappasilumbangang Desa Sambali Wali Kecamatan Luyo Kabupaten Polman kemudian digrebek oleh petugas. Kamis (15/06/2017) sekitar Pukul 01.00 WITA dini hari.“Kami dapati lima warga ini sedang berjudi, Anggota akhirnya melakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti dari lokasi judi tersebut,” ujar Aiptu Haspar, SH.

Dari penangkapan lima pelaku judi kartu ini, petugas mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebanyak Rp. 4.510.000, 1 unit handphone merk Nokia dan 2 pasang kartu joker.

Tidak hanya itu, petugas juga mengamankan 2 buah badik, masing- masing milik lelaki “ARM” dan “KC”.

Karena judi merupakan salah satu penyakit di masyarakat, agar tidak berkembang Aiptu Haspar, SH menegaskan, akan gencar memberantas perilaku tersebut melakukan patroli di kampung-kampung demi untuk meminimalisir segala kemungkinan yang terjadi.

Adapun identitas pelaku IMR (37) warga Pallungan Desa Sambali Wali Kec. Luyo Kab. Polman, “AGS” (25) warga Pappassilumbangan Desa Sambaliwali Kec. Luyo Kab. Polman, “RDT” (23) warga Ling. Tinggas-tinggas Kel. Tinambung Kec. Tinambung Kab. Polman, “ARM” (27) warga asal Pallungan Desa Sambali-Wali Kec. Luyo Kab. Polman dan “KC” (41) alamat Pallaporang Desa Pussui Kec. Luyo Kab. Polman.

Saat ini kelima pelaku dan seluruh barang bukti diamankan di Sat. Reskrim Polres Polman guna proses lebih lanjut. Tutup Aiptu Haspar, SH.(Humas Polda Sulbar).

Polsek Penukal Abab Tangkap Buron Kasus Perampasan Motor Karyawan Koperasi

Muara Enim.Metro Sumut
Dengan terbata-bata menahan sakitnya akibat terkena timah panas polisi di bagian kaki sebelah kanannya, tersangka FE Alias GA (32), warga Dusun I Desa Purun Kecamatan Penukal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan bertekuk lutut. Kamis (22/06/2017).

Bukan tanpa sebab, tersangka yang kerap disapa GA ini ditembak oleh jajaran Polsek Penukal Abab pimpinan oleh AKP Denni NS.

Tersangka merupakan salah satu buruan polisi terkait kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi pada Juli 2016 lalu, dengan korbannya inisial TA (23), yang merupakan karyawan koperasi beralamat di Desa Sidoharjo Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin.

Saat itu korban sedang melakukan penagihan terhadap nasabah di wilayah Kecamatan Penukal, saat melintas di wilayah Desa Purun.

Korban dihadang dua tersangka, dan salah satu tersangka dengan menodongkan senjata api rakitan dan sebilah senjata tajam sembari mengancam agar korban menyerahkan sepeda motor yang dikendarai.

Menghindari adanya hal-hal yang tidak diinginkan, serta takut akibat ditodong Senpira dan Sajam, akhirnya dengan sangat terpaksa korban menyerahkan sepeda motor yang sehari-harinya menjadi kendaraan bagi korban untuk bekerja.

Usai merampas sepeda motor korban, kemudian tersangka kabur bersama temannya KT (DPO) dan bersembunyi di pulau Bangka.

Dari pengakuan tersangka, selama setahun ini dirinya bersembunyi dan kabur ke Pulau Bangka, serta saat ini dirinya ingin mudik ke kampungnya di Kecamatan Penukal, karena ingin merayakan lebaran bersama anak istri serta keluarganya.“Aku kerja jadi buruh kasar di sana (Bangka) pak, pulang ke kampung halaman untuk mudik lebaran biar bersama-sama keluar di sini,” akui pelaku di hadapan petugas Polsek Penukal Abab.

Mudiknya tersangka ke kampung halamannya terendus jajaran Polsek Penukal Abab. Setelah memastikan keberadaan tersangka, polisi melakukan penggerebekan di sebuah warung di Desa Purun.

Namun, pada saat penggerebekan, Gayik melakukan perlawanan dengan berusaha kabur dari sergapan polisi. Tak mau kehilangan buruannya, polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan cara menembaknya hingga pelaku tersungkur dan menyerah.“Pelaku ini sudah satu tahun jadi Daftar Pencarian Orang ((DPO), karena telah melakukan tindak pidana Curas atas dasar laporan korbannya dengan bukti LP: B/199/VIII/2016/Sumsel/ Res. M. Enim tgl 21 Juli 2016,” kata Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Penukal Abab AKP Denni NS, pada Jumat (16/06/2017).

Menurut Denni, bahwa pelaku ditangkap pada Rabu (14/06/2017) lalu sekitar pukul 10.00 wib, di sebuah warung yang tak jauh dari tempat tinggal tersangka.“Kita dapat laporan bahwa tersangka yang selama ini sembunyi di pulau Bangka dan saat ini pulang kampung untuk lebaran bersama keluarga, laporan itu langsung kita tindak lanjuti dan setelah dilakukan lidik, lalu kita adakan penggerebekan,” imbuhnya.

Tersangka melakukan perlawanan dan berusaha kabur, hingga terpaksa anggota mengeluarkan timah panas untuk melumpuhkan pelaku.“Selanjutnya pelaku langsung kita amankan ke Mapolsek Penukal Abab,” katanya.

Untuk hukumannya sendiri, dikatakan Denni bahwa pelaku dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 7 tahun penjara‎.(Humas Polda Sumsel/Polres Muara Enim).


Pesta Miras, 7 Pemuda Diamankan Tim Patriot Polres Metro Bekasi Kota

Jakarta.Metro Sumut
Tim Patriot Polres Metro Bekasi Kota mengamankan tujuh pemuda yang tengah berpesta minuman keras. Di lokasi, polisi mengamankan miras jenis ciu sebanyak 2 liter.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Hero Henrianto Bachtiar mengatakan, ketujuh pemuda tersebut ditangkap di sebuah warung di Jl Bintara Raya, Kota Bekasi, Selasa (20/06/2017) pukul 01.20 wib dini hari tadi.“Dari keterangan penjual, miras tersebut adalah miras oplosan yang dibeli dari saudara Risqon,” ujar Kombes Pol Hero.

Petugas kemudian menggeledah rumah kontrakan Risqon. Di sana, didapati tujuh kantong besar masing-maisng ukuran 2 liter miras jenis ciu.“Kami juga mengamankan pengoplos miras bernama Dwi,” imbuh Kontes Pol Hero.

Kemudian ketujuh pemuda dan penjual miras oplosan tersebut kemudian diamankan di Mapolrestro Bekasi Kota berikut tujuh kantong miras.(Humas Polda Metro Jaya).


Polda Metro Jaya Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Lapas Yang Melibatkan Sipir

Jakarta.Metro Sumut
Subditnarkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu jaringan lembaga pemasyarakatan (LP) yang melibatkan penjaga tahanan atau sipir. Kamis (22/06/2017).

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Nico Afinta, menyebut ada dua sipir yang berhasil ditangkap yang bekerja di dua LP.

Mereka adalah KHD alias Bogel, sipir LP Kelas I Cipinang dan RM sipir LP Kelas II Pemuda Tangerang Banten.

KHD ditangkap pada 24 Maret 2017 di depan RSUD persahabatan Jalan Persahabatan Raya, Pulogadung, Jakarta Timur, dengan barang bukti 510,57 gram sabu. Ia ditangkap bersama rekannya MS alias Sule.“Dua pelaku KHD alias Bogel adalah sipir LP Kelas I Cipinang dan tersangka MS alias Sule. Mereka mengaku mendapat narkotika dari seorang kurir berisial AM yang kini masih buron,” kata Kombes Pol Nico di halaman Ditresnarkoba Polda Metro Jaya saat menggelar rilis pengungkapan peredaran narkoba dari bulan Maret sampai Juni 2017, Selasa (20/06/2017).

Sementara RM yang merupakan sipir LP Kelas II Pemuda Tangerang dibekuk pada Senin, 3 April 2017 di Jalan Jenderal Sudirman depan Pasar Induk Tangerang Banten LP Kelas II Pemuda dengan barang bukti sabu 33,10 gram“Di Tangerang ini berawal dari penangkapan seorang pelaku berinisial HS yang berperan sebagai kurir yang mengantarkan sabu oknum sipir LP Pemuda Tangerang bernama Ramston Malau. Setelah kita telusuri yang bersangkutan merupakan orang suruhan dari seorang napi kasus narkoba dari LP Pemuda bernama Armanta Ginting yang juga kita tangkap,” kata Kombes Pol Nico.

Namun, saat akan dilakukan penangkapan tersangka HS dan RM melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas ditembak mengenai kakinya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembinaan Kakanwil Kumham DKI Jakarta, Robianto dengan tegas mengatakan bahwa dua sipir yang terlibat narkoba akan dipecat.“Jadi saat ini yang bersangkutan kita akan berhentikan dari jabatannya sampai ada putusan dari pengadilan, tapi jika terbukti akan kita usulkan untuk dipecat,” kata Robianto.(Humas Polda Metro Jaya).


Sat Reskrim Polres Rembang Tangkap Residivis Spesialis Penggelapan Motor

Rembang.Metro Sumut
Kurniawan, seoarang pelaku spesialis penggelapan sepeda motor diamankan jajaran Sat Reskrim Polres Rembang, Jawa Tengah, lantaran kembali melakukan aksi kejahatan serupa. Kamis (22/06/2017).

Peristiwa penggelapan terjadi pada hari Kamis (01/06/2017), saat itu  pelaku mendekati korban bernama  Lutfi Eko Saputra warga RT 02 RW 01 Desa Johogunung, Kecamatan Pancur yang sedang menambal ban sepeda motor Honda Supra dengan Nomor Polisi  K 5314 QD di bengkel tambal ban Desa Punggungharjo, Kecamatan Pancur.

Kemudian oleh pelaku, korban diajak mengobrol. Setelah ban motor selesai ditambal, pelaku meminjam sepeda motor kepada korban dengan alasan untuk membeli makan.

Korban baru sadar setelah sepeda motor yang dipinjam tidak kunjung kembali. Korban pun akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polisi.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto melalui Kasat Reskrim AKP Ibnu Suka, Minggu (18/06/2017) mengatakan, pelaku yang ditangkap pernah ditahan dan divonis oleh PN Jepara dan Tuban dalam kasus serupa.“Dalam menjalankan aksinya, pelaku selalu berpura-pura meminjam sepeda motor milik para korbannya  selanjutnya dijual,” kata Kasat Reskrim.

Saat ini, kasus tersebut masih dikembangkan, dikarenakan kemungkinan ada beberpa TKP lain di wilayah Kecamatan Sarang, Sluke dan Pamotan.(Humas Polres Rembang).

Karena Cemburu, Pemuda Ini Bacok Teman Wanitanya Karena Punya Pacar Baru

Kendal.Metro Sumut
Seorang pemuda nekad membacok teman wanitanya menggunakan sebilah celurit yang sudah ia siapkan sebelumnya. Kamis (22/06/2017).

Korban dibacok beberapa kali saat sedang menunggu jemputan bus karyawan di Desa Purwokerto, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jumat (16/06/2017) pagi. Akibat penyerangan tersebut, korban harus mendapatkan perawatan karena menderita beberapa luka sobek yang cukup serius.

Kejadian penganiayaan ini berawal saat Wafa Ulaya Roza (20) warga Desa Brangsong yang sedang menunggu jemputan bus karyawan KLI. Saat itu pelaku CM (22) yang juga merupakan warga Brangsong mendatangi korban dengan mengendarai motor Vespa.

Pelaku lalu mengajak korban untuk bicara dan menanyakan mengapa korban berpacaran lagi dengan orang lain, tetapi korban tidak mau menanggapinya.

Karena merasa diacuhkan pelaku langsung mengeluarkan celurit yang disimpan dalam tas punggung yang di bawanya dan langsung membacokannya kepada korban.

Dari sabetan itu mengenai kepala, leher dan pinggang kiri hingga beberapa kali. Setelah menyerang korban, pelaku berniat melarikan diri akan tetapi bisa ditangkap oleh warga yang melihat kejadian tersebut dan melaporkannya kepada Polisi.

Kapolres Kendal AKBP Firman Darmansyah melalui Kapolsek Brangsong AKP Edi Susanto mengatakan, saat ini pelaku sudah ditahan di Polsek Brangsong dan menjalani pemeriksaan.“Modus pelaku penganiayaan dengan mendatangi korban yang sedang menunggu bus karyawan dan kemudian membacoknya hingga beberapa kali,” kata Kapolsek.

Barang bukti dari penganiayaan ini berupa sebuah celurit bergagang kayu, tas punggung berbahan jeans warna hijau dan satu unit Vespa Nopol H 6452 AD warna silver milik pelaku.

Tersangka kini mendekam di ruang tahanan Polsek Brangsong Polres Kendal dengan dijerat pasal 351 KUHP.(Humas Polres Kendal).

Polres Cilacap Berhasil Ungkap Beberapa Kasus Selama Bulan Ramadhan

Cilacap.Metro Sumut
Selama bulan Ramadhan, jajaran Polres Cilacap, Jawa Tengah, melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dan berhasil mengungkap beberapa kasus seperti premanisme, perjudian, juga petasan. Kamis (22/06/2017).

Beberapa kasus yang berhasil diungkap adalah premanisme, perjudian dan petasan. Dari kasus yang paling banyak diungkap adalah pemanisme yaitu 121 kasus dengan jumlah tersangka 207 orang.“Jenis kasus premanisme yang meresahkan masyarakat tersebut meliputi mabuk-mabukan di tempat umum, pengamen jalanan, parkir liar, pengemis yang sering memaksa serta ada juga kasus pencopetan,” ungkap Kapolres Cilacap AKBP Yudo Hermanto melalui Waka Polres Hary Ardiyanto saat press release, Senin (19/06/2017).

Lebih lanjut Waka Polres menjelaskan dari ungkap kasus perjudian selama bulan Ramadhan tercatat ada 5 kasus yang dapat terungka dengan 18 tersangka yang dilakukan proses penyidikan.“Dari salah satu judi yang berhasil diungkap adalah judi jenis dadu dengan barang bukti uang mencapai Rp20 juta,” katanya.

Selain itu, pihak Polres Cilacap dan Polsek jajaran berhasil mengungkap 68 kasus petasan dan berhasil menyita 10 ribu petasan berbagai jenis diantaranya petasan jumbo berukuran kaleng cat 5 kilogram. Petasan petasan tersebut rencanannya untuk dinyalakan saat bulan puasa dan persiapan menjelang lebaran.

Untuk pelaku kasus premanisme dan petasan petugas menjerat dengan pasal tindak pidana ringan dan dilakukan pembinaan sedangkan untuk kasus perjudian dilakukan proses penyidikan untuk diajukan ke persidangan.(Humas Polres Cilacap).

Ketahuan Hendak Mencuri, Opong Yang Mabuk Ciu Dioplos Obat Batuk Babak Belur Dihajar Massa

Batang.Metro Sumut
Nasib sial dialami Har alias Opong (27) warga Desa Depok Kecamatan Kandeman Batang. Dia diduga mencuri kendaraan bermotor milik Imaroh warga Dracik Kuncen Proyonanggan Selatan Kabupaten Batang, kemarin siang. Kamis (22/06/2017).

Saat melakukan aksinya, Har (27) tepergok kakak korban Suparjo (29), yang kemudian segera keluar rumah dan menghampiri pelaku. Waktu itu pelaku duduk di atas Sepeda motor Beat warna hitam.

Suparjo melihat dua orang berkendaraan sepeda motor berhenti depan rumahnya, kemudian, salah satu pelaku curanmor, Har (27) turun dari sepeda motor dengan perilaku yang mencurigakan.“Saat itu, pelaku menoleh ke kanan dan ke kiri melihat kondisi lingkungan. Saya yang sudah menaruh curiga terhadap dua pelaku dan saya terus mengawasi gerak-gerik mereka yang diketahui, menuntun sepeda motor Beat Warna Hitam milik adiknya untuk dibawa pergi,” ujarnya.

Suparjo mengatakan setelah melihat kejadian itu, dirinya berteriak ‘maling’ yang kemudian didengar oleh warga. Ketika kakak korban memegang pelaku, Har mengatakan bahwa ini motor temannya. Hal ini makin menambah geram warga yang sudah berdatangan.

Warga yang melihat perisitiwa itu kemudian menghajar pelaku hingga babak belur. Beruntung dalam waktu yang tidak lama, petugas kepolisian datang dan mengamankan pelaku untuk dibawa ke Mapolres.

Menurut Kapolres Batang, AKBP Juli Agung Pramono melalui Kasatreskim Polres Batang AKP Suhadi mengatakan bahwa saat ini kedua pelaku sudah diamankan oleh polisi untuk dimintai keterangannya.“Ya, pelaku sempat dihajar massa sebelum polisi datang. Selain mengamankan dua pelaku, juga mengamankan satu unit sepeda motor Vixion yang digunakan pelaku. Saat ini kasusnya ditangani oleh Sat Reskrim Polres Batang,” kata Kasat Reskrim.

Pelaku akan dijerat dengan pasal 362 KUHP dan saat sekarang masih menjalani pemeriksaan intensif unit Sat Reskrim Polres Batang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Har mengakui dirinya sebelum melakukan aksinya didahului dengan minum-minuman keras jenis Ciu yang dicampur obat batuk.“Semula saya tidak ada niat untuk mencuri. Akan tetapi, saat melintas jalan raya Proyonanggan saya melihat sepeda motor lalu saya turun dan bermaksud mengambil sepeda motor itu,” kata Pelaku.(Humas Polres Batang).

Berusaha Rebut Senjata Polisi, Kapten Perampokan Disertai Pembunuhan Nasabah Bank Dilumpuhkan Timah Panas

Jakarta.Metro Sumut
Petugas gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat terpaksa melumpuhkan “kapten” perampokan disertai pembunuhan nasabah bank Davidson Tantono (30) berinisial SFL saat mencari barang bukti senjata api. Kamis (22/06/2017).

“Pengakuan dari tersangka SFL senjata api dibuang di jalan arteri Porong Sidoarjo Jawa Timur, petugas turun mencari senjata api itu, kemudian tersangka berusaha merebut senjata anggota,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (20/06/2017).

Pelaku, lanjut Kabid Humas Kombes Pol Argo, berupaya merebut senjata api, petugas sempat tarik-tarikan senjata api dengan tersangka sehingga petugas mengambil tindakan tegas.“Petugas lalu membawa tersangka SFL ke Rumah Sakit Dr Soetomo Jawa Timur,” lanjut Kabid Humas Kombes Argo.

Petugas juga mengamankan kekasih SFL, yakni RCL, yang diduga terlibat menyiapkan tempat atau lokasi pertemuan para tersangka sebelum dan sesudah melapor,” tutur Kabid Humas Kombes Pol Argo.“Kami juga berhasil menangkap tersangka NFR yang memiliki peran menghambat orang yang mengejar pelaku perampokan, dan menyita uang tunai Rp 6 juta dari para tersangka, beberapa unit telepon selular dan jaket milik salah satu tersangka yang digunakan saat beraksi,” tandas Kabid Humas Kombes Pol Argo.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap empat tersangka lainnya yakni IR (meninggal dunia) TP, M dan DTK yang diduga termasuk 10 anggota komplotan perampokan di Daan Mogot, Jakarta Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan komplotan perampokan di Daan Mogot itu telah 23 kali beraksi di Jakarta, Tangerang, Cirebon dan Bekasi.

Penyidik mencatat kelompok perampok ini telah meraup sekitar Rp 1,56 miliar dari hasil kejahatannya.

Kelompok penjahat ini yang merampok dan menembak Davidson usai mengambil uang tunai Rp 350 juta ke bank di daerah Daan Mogot, Jumat siang 9 Juni lalu.

Para pelaku diduga telah membuntuti kendaraan korban usai keluar dari bank mengambil uang Rp 350 juta untuk bayaran karyawan koperasi.(Humas Polda Metro Jaya).

Polres Purbalingga Tangkap Napi Kabur Yang Beraksi Curi Sepeda Motor

Purbalingga.Metro Sumut
Seorang narapidana Rumah Tahanan Purbalingga berinisial RDB (31), warga Desa Pengalusan Kecamatan Mrebet, yang kabur pada Januari lalu berhasil diamankan Polres Purbalingga. Kamis (22/06/2017).

Dalam penangkapan tersebut Satreskrim Polres Purbalingga dibantu Polsek Randudongkal, Polres Pemalang. Polisi terpaksa melepaskan timah panas karena pelaku berusaha kabur saat akan ditangkap.

Dalam press release di halaman Mapolres, Rabu (21/06/2017), Wakapolres Purbalingga Kompol Sigit Martanto SH mengungkapkan saat kabur dari rutan, RDB sempat bersembunyi serta berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran petugas.

Akhirnya RDB berhasil ditangkap setelah diketahui melakukan aksi pencurian sepeda motor di wilayah Purbalingga.“Dalam pelariannya, tersangka melakukan tujuh kali pencurian sepeda motor di berbagai lokasi di Purbalingga. Tersangka akhirnya berhasil diamankan di Desa Sikasur, Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang,” jelas Wakapolres.

Dari tersangka RDB, polisi berhasil mengamankan dua sepeda motor masing-masing merk Honda Vario dan Yamaha Jupiter Z, sepasang plat nomor dan sepaket kunci leter T.

Polisi juga menangkap SY (55) warga Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang yang berperan sebagai pembawa sepeda motor hasil curian RDB yang merupakan pamannya.

Kasatreskrim AKP Suardi Jumaing menambahkan, berdasarkan laporan pencurian sepeda motor di Desa Pengalusan Kecamatan Mrebet, Purbalingga, pihaknya kemudian melakukan penyelidikan.

Saat penyelidikan tersebut didapat informasi adanya sepeda motor tanpa surat-surat dipakai warga di wilayah Randudongkal, Pemalang.

Saat dilakukan pengecekan, kita berhasil mengamankan tersangka curanmor tersebut beserta barang buktinya di rumah SY di Desa Sikasur Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang.“Kita juga mengamankan SY yang teryata berperan sebagai pembawa motor hasil curian tersangka. Dari keterangan pelaku, ia mengaku telah mencuri seoeda motor di tujuh lokasi yaitu di Desa Pengalusan dua kali, di Desa Kutabawa dua kali dan di Desa Serayu Larangan tiga kali,” imbuhnya.

Kedua tersangka terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara karena dijerat dengan 363 KUHP subs Pasal 362 KUHP jo Pasal 480 KUHP.(Humas Polres Pubalingga).

Aksi 2 Jambret Ini Gagal Usai Menarik Kalung Emas Di Leher Korban Karena Kalung Masuk Bra

Palembang.Metro Sumut
Jelang lebaran, aksi jambret memang menjadi salah satu tindakan kriminal yang patut diwaspadai. Pelaku cenderung lebih nekat demi berlebaran dengan uang hasil menjambret atau mencopet. Kamis (22/06/2017).

Begitu juga di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Umumnya, para pelaku copet sering beraksi di pusat keramaian, mulai dari pasar dan swalayan.

Begitu juga aksi jambret yang cenderung lebih nekat dengan menarik paksa barang berharga milik korban di jalan.

Tapi, sepertinya nasib kurang baik menimpa pelaku jambret satu ini. Ketika ia melancarkan aksinya, ia keburu ditangkap karena korban wanita yang ia incar diselamatkan oleh bra-nya.

Kejadian itu cukup lucu. Pelaku inisial HER (30), malah tertangkap hingga akhirnya babak belur dan mengalami kepala pecah akibat tertangkap oleh massa.

Kejadian bermula, ketika korban inisial DW (40), sedang menjaga gas elpiji dagangannya di depan rumah di Jalan KH Azhari Kelurahan 13 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang, Sumatera Selatan, pada Senin (19/06/2017).

Pelaku yang datang bersama rekannya inisial RD (DPO), berpura-pura bertamu. Ketika korban lengah, RD langsung menarik kalung emas satu suku yang ada di leher korban hingga putus.

Sayang, kalung tersebut tak sempat diambil pelaku lantaran emas itu masuk ke dalam bra korban. Akibatnya, pelaku yang masih memaksakan menarik kalung keburu dikepung warga yang mendengar teriakan korban meminta tolong.“Baju saya sampai robek ditarik pelakunya. Untung kalung itu putus masuk ke dalam BH (bra) saya, jadi gak bisa diambil mereka,” ucap korban.

Massa yang mendengar jeritan minta tolong, langsung bergerombol mengepung dua pelaku yang lari memakai sepeda motor.

Pelaku yang bertugas sebagai joki, akhirnya terjatuh setelah dihantam kayu balok oleh massa dibagian kepalanya.“Tadi ada dua orang, yang satunya bawa pistol langsung lari,” ujarnya.

Sementara, pengakuan pelaku aksi tersebut baru kali pertamanya dia lakukan lantaran terdesak kebutuhan untuk membeli baju lebaran.“Anak saya mau beli baju lebaran, saya cuma kerja bangunan lagi nganggur. RD ngajak jambret saya mau saja,” ucap pelaku di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

Kanit Reskrim Polsek Seberang Ulu II Palembang, Ipda Novel menambahkan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini untuk menangkap RD yang merupakan rekanan dari pelaku. Motor pelaku sudah dirusak warga yang marah.“Kita mencari satu pelaku lagi yang kabur,” kata Novel.(Humas Polda Sumsel/Polresta Palembang).
 

News Hukum&Kriminal

Hukum&Kriminal

News Politik

Politik

MS TV Online

MS TV Online

MS TV Online

Copyright © 2010 - 2013. www.metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM