PEMKO MEDAN

BPJS

BPJS
BPJS KETENAGA KERJAAN JEMBATAN MENUJU KESEJAHTERAAN PEKERJA PERLINDUNGAN SEMPURNA PEKERJA INDONESIA.

Redaksi

PORTAL RESMI BERITA ONLINE METRO SUMUT NEWS CV.CAHAYA BARU NPWP: 02.716.827.7-113.000 WWW.METROSUMUTNEWS.COM PENDIRI HAMDAN NST PEMBINA FORKOMWARI PIMPINAN PERUSAHAAN HAMDAN NST WAKIL PIMPINAN PERUSAHAAN SUPRIADI DEWAN PENASEHAT HERWAN.HB.SE / H.RUSTAM EFENDI NST / DARWIN YUSMA / ALI SYAHBANA / SITI ROILAN SIREGAR / FAHRUDIN NST PENASEHAT HUKUM AGUNG HARJA SH /WANSAKYA PIMPINAN UMUM HAMDAN NST PIMPINAN REDAKSI HAMDAN NST WAKIL PIMPINAN REDAKSI SYAHRIL KOTO/CHAIRUL AMRI SH/PJS.RUSMAN REDAKTUR PELAKSANA NIRWANSYAH KEPALA KORDINATOR LIPUTAN WILAYAH RUSMAN WAKIL KEPALA KORDINATOR LIPUTAN WILAYAH SURIADI ST REDAKTUR EDITOR MUHAMMAD MUKTI SYAHALI, ST WAKIL REDAKTUR EDITOR PANJI LARAS REDAKTUR RADEN AGUS SALIM/HOTBINER SILAEN/BAMBANG RIANTO SANI/ALPIN/ZULHADI / ZULKIFLI / SUDARMAN KORDINATOR LIPUTAN SUMUT SYAFRIZAL SE WAKIL KORDINATOR LIPUTAN SUMUT MASHURI LUBIS KORDINATOR LIPUTAN KOTA SISWANTO NST KABIRO ROHIL ADI GM REPORTER ROHIL EDI SUPRAYITNO/PANUD/MUSTAR MANURUNG/AWANG ISHAK REPORTER LABURA SYAUDIN/SUDARTO/WAGIMAN/KEMAT REPORTER HAMNAS / MUHAMMAD NUR/MANSUR NST/EDI SARWOTO/DEDY SAPUTRA /SUMARDI / LISMAYADI / SUPRI HELMI HSB REPORTER JAKARTA MELVY / SANDY KEPALA KORDINATOR TIM BUSER SUPRIADI KEPALA TIM BUSER ALFIAN BUTAR-BUTAR TIM BUSER/REPORTER SUHENDRA/ADAMUDIN EFENDI/MISLAN WAHYUDI/SUNARIYO/FAISAL OMAR/INDRA GUNAWAN/AHMAD DOMO MANIK/MARADAT SIANIPAR OFFICE JALAN MARELAN RAYA GG.KARYA MANDIRI PASAR 2 BARAT KEL.RENGAS PULAU KEC.MEDAN MARELAN MEDAN MARELAN-SUMUT,EMAIL: hamdanpphe@yahoo.co.id / redaksi.lensaberita12@yahoo.com , HP:081264459676 BANK MANDIRI SYARIAH A/N HAMDAN NASUTION NO.REK.7045637958 (KODE BANK 451). KEPADA PIHAK INSTANSI BILA ADA YANG MENGAKU WARTAWAN METRO SUMUT NEWS ONLINE DAN NAMANYA TIDAK TERCANTUM DI BOX REDAKSI HARAP MENGHUBUNGI 081264459676 ATAU MENGHUBUNGI PIHAK YANG BERWAJIB.

KOLOM ANDA

MS HOME

GAME ONLINE MS

RUMAH MS

FILM KARTUN PENGUINS MS

PROMO RUMAH ANDA

MS GOKIL

VESPA MS

METRO DUNIA

HEADLINE NEWS

UFO Jatuh Di Laut Okinawa, Jutaan Ikan Mati


Okinawa.Metro Sumut
Objek terbang tidak dikenali (UFO) yang terhempas kedalam laut di Okinawa, didakwa menjadi punca berjuta-juta ikan mati di perairan kepulauan itu minggu lalu. 

Informasi yang dihimpun Media ini, Berjuta-juta ikan mati diperairan kepulauan itu dan setakat ini lebih 50 tan sudah dibersihkan di sepanjang pantai dan beberapa wilayah yang berhampiran, Lebih menghairankan bangkai yang ditemui mati itu menunjukkan kesan terbakar dan pendarahan dibahagian mata. 

Salah satu sumber yang dapat dipercaya, Pemerintah Jepun yang menyaksikan proses mengeluarkan UFO yang terhempas itu, Jutaan ikan yang mati di perairan Okinawa adalah kesan daripada ‘kemalangan’ UFO terbabit,“ Kami mempunyai pakar yang ditempatkan di kapal JS Kurama di laut Jepun yang bertanggungjawab membawa bangkai UFO itu ke permukaan ” kata sumber.

Sumber itu juga menambahkan, Perdana Menteri Jepun sudah dimaklumkan bahawa cecair misteri yang mengalir dari UFO terbabit menyebabkan asap beracun naik ke permukaan laut. 
Katanya, cecair itu bukan saja membunuh ikan tetapi asap yang dihasilkan menyebabkan anggota penyelamat sukar menaikkan bangkai UFO terbabit,“ Pakar turut menyatakan kebimbangan bahan kimia UFO itu boleh mencemarkan air laut dan membunuh hidupan di sekitarnya. Malah ketika diangkat, air laut di sekitar UFO terbabit mendidih ” Tambah sumber. 

Perdana Menteri Jepun Yoshihiko Noda dilaporkan menandatangani perintah menghalang media di negara itu melaporkan mengenai nahas yang berlaku.(Micel)

BKSDA Jateng Berhasil Sita 5 Satwa Liar Langkah


Semarang.Metro Sumut
Untuk menggagalkan penyelundupan Satwa Liar Langkah yang dilindungi Pemerintah, Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah (Jateng) berhasil membongkar jaringan jual beli ilegal satwa dilindungi melalui media online Facebook (FB). Terbongkarnya kasus ini setelah BKSDA Jateng mendapatkan laporan dari dua organisasi peduli satwa dan lingkungan yaitu Center For Orang Utan Protection (COP) & Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Selasa (16/12/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kedua organisasi ini melaporkan ke BKSDA Jateng Selasa (16/12) setelah melakukan pemantauan di dunia maya atau via online selama 6 bulan. Kemudian memancing sang penjual untuk bertemu dan bertransaksi, Dalam penangkapan, petugas BKSDA berhasil mengamankan Andika (31) warga Ambarawa, Kabupaten Semarang selaku orang yang memperjualbelikan satwa liar yang dilindungi oleh negara.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga berhasil menyita lima ekor satwa langka di antaranya; 1 ekor trenggiling (manis javanica syn paramanys javanica), 2 ekor kukang jawa (nycticebus javanicus) dan 2 ekor kancil atau pelanduk hutan (tragulus javanicus), "Kami berhasil mengamankan pelaku disekitar Kawasan Depan Pasar dan Terminal Ambarawa di Jalan Raya Semarang-Ambarawa saat akan menjual binatang-binatang yang dilindungi tersebut " Kata Kepala BKSDA Jateng Suherman di Kantor BKSDA Jateng di Jalan Dr Soeratmo, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Suherman menjelaskan aksi penangkapan setelah melakukan pemantauan selama enam bulan. Selain itu, untuk melakukan penangkapan diperlukan persiapan upaya evakuasi dan penyelamatan yang matang agar hewan yang disita tidak mengalami stres berkepanjangan," Informasi awal jual beli binatang sudah beberapa kali diterima balai. Kita tunggu situasi yang tepat untuk melakukan proses evakuasi. Harus disiapkan dengan matang, soalnya juga kita tindak lanjuti dengan upaya penyelamatan. Ini hasil kerjasama baik bersama NGO " Terangnya.

Sementara itu Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Jateng Johan Setiawan menyatakan selain melakukan transaksi melalui Facebook-nya, pelaku juga terkadang melakukan transaksi melalui emailnya sendiri. "Diungkap dari sosmed atau FB atau melalui email " Jelasnya.

Johan menambahkan soal berapa harga yang dipatok pelaku Andika saat menjual awalnya dalam menawarkan binatang-binatang ini berkisar antara Rp 1 juta sampai Rp 3 juta rupiah perekornya," Terkait hal-hal khusus seperti harga tergantung kesepakatan. Kalau senang ya bisa membeli mahal. Tidak ada harga khusus yang dipasang atau dipatok " Ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan sementara, pelaku menjual selain melalui FB juga menjual binatang yang dilindungi ini di beberapa tempat-tempat umum seperti pasar dan terminal. "Menurut pengakuan dari pasar, penjual dimana saja, di pasar, di jalan memang mencari " Tambahnya.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku Andika dikenai dengan jeratan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Penguasaan Satwa Liar, Konservasi dan SDA Ekosistem di Indonesia. "Ancaman hukumannya maksimal 5 tahun penjara atau denda Rp 200 juta " Ujarnya.

Usai diamankan dan diperiksa di lantai 2 Kantor BKSDA Jateng, pelaku kemudian digelandang petugas BKSDA Jateng ke Mapolda Jateng untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya oleh penyidik Krimsus Polda Jateng.(Eva)



Dua Tersangka Korupsi Alkes Kabupaten Sergai Di Tahan Kejatisu


Medan.Metro Sumut
Keberhasilan Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menahan dua tersangka dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) pada RSUD Sultan Sulaiman, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) bersumber dari dana APBN tahun anggaran 2012 senilai Rp5 miliar.

Informasi yang dihimpun Media ini, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati  Sumut, Chandra Purnama di Medan, Minggu, mengatakan kedua tersangka yang ditahan itu, yakni DK Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), HN Ketua Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) pengadaan alkes RSUD Sultan Sulaiman, Kabupaten Sergai.

Kedua tersangka tersebut, menurut dia, ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Gusta Medan, Senin (8/12) untuk kepentingan penyidikan yang dilakukan Kejati Sumut,” Penahanan tersebut untuk mempermudah proses pemeriksaan terhadap kedua tersangka dugaan penyimpangan dana alkes pada RSUD Sultan Sulaiman Kabupaten Sergai “ Katanya.

Chandra menerangkan, Sebelum dilakukan penahanan terhadap kedua tersangka itu, penyidik melakukan pemeriksaan selama beberapa jam, kemudian dikeluarkan perintah penahanan dari Kajati Sumut, Kedua tersangka tersebut didampingi petugas pengamanan Kejati Sumut, dibawa dengan menggunakan mobil ke Rutan Tanjung Gusta Medan.

Dalam kasus dugaan korupsi dana alkes tersebut, penyidik Kejati Sumut juga telah memeriksa saksi Dewi Sriwani panitia penerima hasil pekerjaan alkes RSUD Sultan Sulaiman, Kabupaten Sergai.
Kemudian, dua saksi lainnya adalah Sofil Fuadi Nasution dan Donny A Siahaan sebagai anggota Unit Layanan Pengadaan (ULP) alkes RSUD Sultan Sulaiman, Kabupaten Sergai,“Kejati Sumut sampai saat ini masih terus melakukan penyidikan dan mengembangkan kasus yang merugikan dana APBN tersebut “ Ungkap Chandra.(Hamnas)

 

Uang Rp1,8 Miliar Raib, 90 WNI Ditipu Di Malaysia


Kuala Lumpur.Metro Sumut
Sekitar  90 pekerja warga Negara Indonesia mengaku ditipu sindikat pengiriman uang yang beroperasi disebuah pusat perbelanjaan di Subang Jaya, Malaysia sehingga mengalami kerugian total hingga 500 ribu ringgit (Rp1,8 miliar).

Informasi yang dihimpun Media ini, Sebagian besar para WNI yang sudah bekerja di Malaysia selama tiga tahun lebih diberbagai sektor itu mengirimkan uang untuk keluarga dikampung.

Mereka baru menyadari telah tertipu dan duitnya raib setelah tersangka yang mengurus pengiriman uang itu menghilang, demikian dilaporkan berbagai media lokal di Kuala Lumpur, Senin.

Salah Seorang korban Hamilah Mohd. Raji (29) mengatakan ia mengirimkan uang sebanyak 7.000 ringgit (Rp25,8 juta) yang dikumpulkan selama tiga tahun, ke Surabaya pada 7 Desember. Tersangka menjanjikan uang akan sampai dalam masa empat hari,“ Namun setelah empat hari uang dikirim belum diterima keluarga. Malah sepupu saya juga mengalami kerugian 5.000 ringgit karena juga mengirim uang lewat tersangka ” katanya.
Hamilah bersama 20 korban penipuan lain mendatangi kios pengiriman uang itu pada Minggu pagi, namun kios tersebut sudah tutup.

Seorang buruh bangunan Sawir Mohd Alawi (37) mengaku mengalami kerugian 15 ribu ringgit sementara rekannya rugi hingga 70 ribu ringgit hasil simpanan selama beberapa tahun bekerja di Malaysia.

Sementara itu menurut pihak polisi setempat, baru sembilan korban yang melaporkan kasus penipuan itu dengan jumlah kerugian total sekitar 129 ribu ringgit.

Wakil kepala polisi Daerah Subang Jaya Superintenden Tan Ah Chua mengatakan telah menerima laporan atas kasus penipuan itu,“ Sampai kemarin, sembilan laporan terkait penipuan di perusahaan pengiriman uang itu telah diterima. Korbannya tujuh warga negara Indonesia dan dua warga lokal dengan jumlah kerugian 129.067,66 ringgit ” katanya.(Tengku Salim)

Pelaku Penggelapan Mobil Marinir Berhasil Ditangkap


Medan.Metro Sumut
Sungguh nekad para dua pelaku berinisial DS (30) warga Kampung Lalang dan rekannya HND (38) diduga menggelapkan mobil Toyota milik personel marinir Angkatan Laut Lantamal I Belawan ditangkap dan diserahkan ke Mapolresta Medan, Minggu sore.

Informasi yang dihimpun Media ini, Sebanyak 14 unit mobil rental yang digelapkan, dan satu unit dijual senilai Rp15 juta, tapi uang yang baru diterima Rp 80 juta,“ Saya menggelapkan mobil tersebut dengan modus penyewaan (rental) dan sudah 14 kali melakukan kejahatan yang sama ” Kata DS tersangka di Mapolresta Medan.

Sementara, tersangka HND mengaku baru dua kali terlibat aksi nekat tersebut,“ Saya baru dua kali ikut dalam aksi penggelapan mobil dengan modus rental ” Ungkap tersangka HND.

Ditempat terpisah, Informasi yang diperoleh dari Personel Denpom 1/5 Medan, menyebutkan, aksi kedua pelaku tersebut tergolong nekat karena menggelapkan mobil personel TNI Angkatan Laut,“ Mobil petugas tersebut dirental pelaku, tapi tidak dibalikkan kepada pemiliknya ” Ujarnya.

Ia menambahkan, setelah pemilik mobil tidak memperoleh kabar dari yang menyewa mobil.Kemudian sang pemilik melakukan pelacakan dengan menggunakan tekhnologi Global Posisioning System (GPS), dan diketahui keberadaan mobil itu di kawasan Medan Polonia.

Setelah ditelusuri, dan diperolehlah info bahwa mobil tersebut dibeli dari oknum TNI AD yang bertugas di Kodam I/BB, Sedangkan, oknum petugas tersebut menyebutkan mobil itu diperolehnya dari kedua pelaku.

Petugas TNI Angkatan Laut menangkap kedua pelaku dan dibawa ke Denpom I/5 Medan,“ Guna pemeriksaan lebih lanjut, kedua pelaku kemudian diboyong ke Mapolresta Medan untuk menjalani pemeriksaan.” kata anggota Denpom.(Retno)

 
Copyright © 2010 - 2013. www.metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM