PEMKO MEDAN

BPJS

BPJS
BPJS KETENAGA KERJAAN JEMBATAN MENUJU KESEJAHTERAAN PEKERJA PERLINDUNGAN SEMPURNA PEKERJA INDONESIA.

Redaksi

PORTAL RESMI BERITA ONLINE METRO SUMUT NEWS CV.CAHAYA BARU NPWP: 02.716.827.7-113.000 WWW.METROSUMUTNEWS.COM PENDIRI HAMDAN NST PEMBINA FORKOMWARI PIMPINAN PERUSAHAAN HAMDAN NST WAKIL PIMPINAN PERUSAHAAN SUPRIADI DEWAN PENASEHAT HERWAN.HB.SE / H.RUSTAM EFENDI NST / DARWIN YUSMA / ALI SYAHBANA / SITI ROILAN SIREGAR / FAHRUDIN NST PENASEHAT HUKUM AGUNG HARJA SH /WANSAKYA PIMPINAN UMUM HAMDAN NST PIMPINAN REDAKSI HAMDAN NST WAKIL PIMPINAN REDAKSI SYAHRIL KOTO/CHAIRUL AMRI SH/PJS.RUSMAN REDAKTUR PELAKSANA NIRWANSYAH KEPALA KORDINATOR LIPUTAN WILAYAH RUSMAN WAKIL KEPALA KORDINATOR LIPUTAN WILAYAH SURIADI ST REDAKTUR EDITOR MUHAMMAD MUKTI SYAHALI, ST WAKIL REDAKTUR EDITOR PANJI LARAS REDAKTUR RADEN AGUS SALIM/HOTBINER SILAEN/BAMBANG RIANTO SANI/ALPIN/ZULHADI / ZULKIFLI / SUDARMAN KORDINATOR LIPUTAN SUMUT SYAFRIZAL SE WAKIL KORDINATOR LIPUTAN SUMUT MASHURI LUBIS KORDINATOR LIPUTAN KOTA SISWANTO NST KABIRO ROHIL ADI GM REPORTER ROHIL EDI SUPRAYITNO/PANUD/MUSTAR MANURUNG/AWANG ISHAK KABIRO LABURA MUKHLIS SAID HASIBUHAN REPORTER HAMNAS / MUHAMMAD NUR/MANSUR NST/EDI SARWOTO/DEDY SAPUTRA /SUMARDI / LISMAYADI / SUPRI HELMI HSB REPORTER JAKARTA MELVY / SANDY KEPALA KORDINATOR TIM BUSER SUPRIADI KEPALA TIM BUSER ALFIAN BUTAR-BUTAR TIM BUSER/REPORTER SUHENDRA/ADAMUDIN EFENDI/MISLAN WAHYUDI/SUNARIYO/FAISAL OMAR/INDRA GUNAWAN/AHMAD DOMO MANIK/MARADAT SIANIPAR OFFICE JALAN MARELAN RAYA GG.KARYA MANDIRI PASAR 2 BARAT KEL.RENGAS PULAU KEC.MEDAN MARELAN MEDAN MARELAN-SUMUT,EMAIL: hamdanpphe@yahoo.co.id / redaksi.lensaberita12@yahoo.com , HP:081264459676 BANK MANDIRI SYARIAH A/N HAMDAN NASUTION NO.REK.7045637958 (KODE BANK 451). KEPADA PIHAK INSTANSI BILA ADA YANG MENGAKU WARTAWAN METRO SUMUT NEWS ONLINE DAN NAMANYA TIDAK TERCANTUM DI BOX REDAKSI HARAP MENGHUBUNGI 081264459676 ATAU MENGHUBUNGI PIHAK YANG BERWAJIB.

KOLOM ANDA

MS GOKIL

VESPA MS

KOREA MS

BERANTAS KORUPSI

METRO DUNIA

GARUDA RI

BAKSO SAPI

HEADLINE NEWS

TAMAN MAIN ANAK ANDA

Drs Dzulmi Eldin Wali Kota Medan Resmikan Mesjid Ar-Rahman Terjun Marelan

Medan Marelan,Metro Sumut
Drs Dzulmi Eldin Wali Kota Medan meresmikan Masjid Ar–Rahman yang baru selesai dibangun berada di Lingkungan 1 Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan. Peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota yang dilanjutkan dengan Shalat Jumat serta makan siang bersama. Jumat siang (19/09/2014).
Wali Kota berharap bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Selain digunakan untuk menunaikan ibadah shalat lima waktu maupun ibadah-ibadah  lain, masjid juga dapat digunakan untuk tempat diskusi masalah keagamaan sehingga membentuk rasa keimanan dan karakter yang kuat serta meningkatkan tali silaturahmi.

Selanjutnya Wali kota sangat mengapresiasi atas upaya dan kerja keras yang dilakukan warga sekitar, sehingga mampu membangun masjid yang cukup megah ini. Untuk itu dia berharap upaya yang telah dilakukan itu bisa juga diterapkan dalam rangka mendukung seluruh program pembangunan di Kota Medan.

Sedangkan Camat Medan Marelan Drs.Dedi Jaminsyah Putra Harahap SSTP MSP, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga dan semuan pihak yang telah ikut membantu pembangunan Masjid Ar Rahman. Dedi yakin dengan kebersamaan, semua dapat dilakukan. Untuk itu kebersamaan yang telah terbina dan terjalin dengan baik ini dapat dipertahanakan dan ditingkatkan lagi ke depannya, termasuk dalam mendukung seluruh program pembangunan Pemko Medan.

Ia mengajak seluruh warga untuk beramai-ramai mengisi masjid yang sangat megah ini dengan melaksanakan shalat lima waktu berjamaah maupun ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya. “Jadi marilah kita bersama-sama untuk memakmurkan masjid yang sama-sama kita cintai ini ” Katanya .(Hamnas)


Drs Dzulmi Eldin Walikota Medan Letakan Batu Pertama Bangun Kantor MUI Kecamatan Medan Marelan

Medan Marelan,Metro Sumut
Acara peletakan batu pertama pembangunan kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Marelan dilaksanakan langsung oleh Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin MSi didampingi Camat Medan Marelan Drs Dedy Jaminsyah Putra Harahap MM, Jumat (19/09/2014) dihalaman kantor Lurah Terjun Kecamatan Medan Marelan.

Sementara peletakkan batu pertama juga diikuti Ketua MUI Marelan H.Nurdin serta anggota DPRD Kota Medan Mulia Asri Rambe, Kapolsekta Medan Labuhan Kompol Ronny Oktavianus, SH, Danramil Marelan B.Damanik, Camat Medan Marelan Drs Dedy Jaminsyah Putra Harahap MMdan Lurah Terjun Azwar.

Walikota Medan Drs.Dzulmi Eldin saat diacara tersebut mengatakan kantor MUI ini diharapkan sebagai tempat konsultasi mencari solusi baik masalah keluarga, keagamaan dan lain sebagainya.Kita berharap pembangunan kantor MUI ini nantinya dapat kita jaga bersama-sama demi kepentingan masyarakat kita.

Walikota Medan pada kesempatan itu juga memberikan sumbangan 100 sak semen demi kelancaran pembangunan kantor MUI Marelan kemudian diikuti dengan Danramil Marelan B.Damanik  memberikan sumbangan 50 sak semen dan Kapolsekta Medan Labuhan yang memberikan sumbangan 1 damp truk pasir serta sumbangan dari para dermawan lainnya.

Sedangkan Mulia Asri Rambe selaku anggota DPRD Kota Medan bersyukur atas dimulainya pembangunan kantor MUI di Medan Marelan yang mana nantinya keberadaan kantor MUI kedepan dapat mempersatukan ulama, pemerintah dan masyarakat.

Serta pembangunan ini dapat diikuti oleh kecamatan lainnya, kita berharap keberadaan kantor MUI sebagai tempat saling silaturahmi komunikasi guna memecahkan masalah agama dan juga kantor MUI ini nantinya dapat bermanfaat bagi masyarakat di Marelan ini.(Hamnas)


Jangan Pembukaan Lahan Picu Kebakaran di Kawasan Bukan Hutan



Jakarta,Metro Sumut
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menjelaskan, titik api atau hotspot menurun, namun kabut asap semakin tebal dan menyebar secara merata di seluruh wilayah Sumatera dan Kalimantan. Kesehatan masyarakat pun terganggu. Kamis (18/9).

Informasi yang dihimpun Media ini, Penganalisis data monitoring hotspot Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan Ditjen PHKA Kemenhut Deny Haryanto, menjelaskan, kebanyakan kebakaran terjadi di lahan dan menyebabkan asap," Banyak pembukaan lahan pertanian atau perkebunan, di tempat yang bukan kawasan hutan sehingga rawan kebakaran “ Kata Deny Haryanto.

Deny Haryant menambahkan, Pemerintah Daerah (Pemda) baik di provinsi atau kabupaten, harus berperan lebih aktif untuk mengatur pembukaan lahan. Berdasarkan amanat Undang-Undang (UU), pelimpahan kewenangan ada di Pemda provinsi atau kabupaten, melalui dinas kehutanan, kemudian bila sudah menjadi bencana, maka tanggung jawab Badan Nasional Penanggulanggan Bencana (BNPB), Kami terus menyosialisasikan mengenai efek dan kejadian pembukaan lahan, namun tetap saja, lahan merupakan tanggung jawab Pemda  " Tambah Deny.


Ia mengatakan, Kemenhut memang mempunyai alat dan Sumber Daya Manusia (SDM), namun hanya cukup untuk kawasan hutan. Deny menambahkan, kawasan hutan pun cuma sekitar 30 persen yang terbakar, di antaranya bahkan menjadi tanggung jawab bersama.

Lebih lanjut ia menerangkan, Kemenhut sebenarnya hanya mengawasi sekitar 4 persen di kawasan hutan konservasi, meliputi Taman Nasional, Suaka Margasatwa, dan Cagar Alam. Sedangkan hutan produksi dan hutan Lindung menjadi tanggung jawab Kemenhut bersama Pemda.

Deny menegaskan, Kemenhut terus memperkuat Kordinasi dan sosialisasi untuk mengendalikan banyak kebakaran di lahan. "Kami bekerjasama dengan stakeholder yang ada, seperti gubernur, bupati, pelau usaha, dan masyarakat " Ungkapnya.

Ia menambahkan, banyak hal yang sudah Kemenhut lakukan untuk mencegahnya, meliputi sosialisasai pembukaan lahan tanpa bakar, dan membantu pemadaman.

Baginya, paling penting adalah kesadaran semua pihak termasuk masyarakat tentang bahayanya kebakaran. Deny mengungkapkan, masalah kebakaran tak sekedar masalah sepele, melainkan bisa menjadi masalah internasional. Maka, bila kesadaran belum tumbuh, kebakaran pun termasuk masalah besar.(Melvy)





Yang Mulai Terlupakan Maskot Jakarta



Jakarta,Metro Sumut
Sekarang Jakarta lebih sering diidentikkan dengan Tugu Monas (Monumen Nasional) atau Ondel-Ondel Betawi, bukan dengan elang bondol atau salak Condet. Kamis,(18/09/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, Suvenir yang dijual ditempat-tempat pariwisata Ibu Kota kebanyakan bergambar atau berbentuk Tugu Monas atau Ondel-Ondel, jarang yang bergambar elang bondol atau salak Condet."Itu tanda masyarakat tidak tahu bahwa maskot Jakarta adalah elang bondol dan salak Condet," kata pengamat budaya Betawi Yahya Adi Saputra.

Budayawan Betawi Ridwan Saidi mengatakan kebanyakan masyarakat Betawi juga sudah jarang bercerita tentang elang bondol kepada generasi muda, yang sudah sulit melihat satwa itu karena pembangunan gedung-gedung bertingkat sudah membuat elang bondol menyingkir ke wilayah pesisir Jakarta," Kalau salak Condet sendiri masih ada, tetapi hanya di beberapa wilayah saja seperti bantaran kali " katanya.

Selain itu, ia mengatakan, sekarang kebanyakan warga sudah tidak bisa membedakan salak Condet dengan salak biasa.

Menurut dia, kulit buah salak condet bersisik agak besar dan berwarna cokelat sampai kehitaman, dan dagingnya putih kekuningan tebal, masir, dan kesat," Rasanya bervariasi, dari kurang manis sampai manis. Salah satu keistimewaan salak condet adalah aromanya yang wangi. Bahkan, wangi salak ini sudah tercium dari jarak sekitar dua meter. Ukuran buahnya bervariasi dari kecil sedang, sampai besar " katanya.

Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta No. 1796 Tahun 1989 menetapkan salak Condet (Salacca zalacca) dari jenis flora dan burung elang bondol (Haliastur indus) dari jenis fauna sebagai identitas atau maskot Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta.

Menurut keputusan itu salak Condet yang penyebarannya hanya terbatas di kawasan Cagar Budaya Condet, Jakarta Timur, memiliki nilai kekhasan. Sementara burung elang bondol yang penampilannya menarik serta punya kemampuan terbang prima dan ketajaman mata dalam mencari mangsa merupakan simbol warga Jakarta yang dinamis, tangkas dan cepat bertindak.

Keputusan yang ditetapkan oleh Gubernur Wiyogo Admodarminto pada 29 Desember 1989 itu ditujukan untuk meningkatkan rasa memiliki dan menanamkan kebanggaan terhadap salak Condet dan burung elang bondol sebagai plasma nutfah.Kebijakan itu juga ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar dapat berperan aktif dalam upaya melestarikan keberadaannya.(Melvy)


Mulia Asri Rambe SH Alias Bayek Gelar Acara Syukuran Sebagai Angggota DPRD Kota Medan

Medan Deli,Metro Sumut
Mulia Asri Rambe SH akrap disapa Bayek membuat acara syukuran atas dilantik sebagai anggota DPRD Kota Medan Periode 2014-2019 tampak meriah berlangsung di kediamannya dikomplek Bank No.89 Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, Senin,(15/09/2014).

Kehadiran bayek selaku anggota DPRD Kota Medan untuk Dapil Medan Utara dari partai Golkar disambut dengan sejumlah atraksi seni budaya pencak silat serta Reok Taruno Budoyo disaksikan ribuan warga.


Kegiatan syukuran dengan hiburan musik keyboard dan hidangan masakan special itu dimulai sejak pukul 12.00 WIB usai acara pelantikan DPRD Kota Medan di gedung DPRD Kota Medan hingga larut malam.

Menurut Jumari selaku tokoh budaya Marelan mengatakan, penyambutan dengan sejumlah atraksi seni budaya itu merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah Swt dan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan hak suaranya serta mempercayai

Bayek untuk duduk dikursi Anggota DPRD Kota Medan periode 2014-2019 sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama guna melestarikan seni budaya bangsa Indonesia yang nyaris punah.

Bayek juga selaku Ketua PK Golkar Kecamatan Medan Labuhan juga merupakan Sekjen DPD AMPI Kota Medan ini mengaku terpanggil hati nuraninya untuk mengabdi bagi masyarakat meski secara materi dan finasial sosok Bayek sudah cukup," Saya berterima kasih atas kehadiran seluruh masyarakat, Relawan pendukung dirinya yang telah menghantarkannya duduk menjadi salah seorang anggota DPRD Kota Medan, terus terang saya tak mampu membalas budi baik para ibu-ibu dan bapak-bapak semuanya namun sikit banyaknya saya akan berusaha membalas budi baik dan dukungan yang telah bapak serta ibu berikan “ Kata Mulia Asri Rambe SH Alias Bayek Anggota DPRD Kota Medan.

Sementara dalam acara syukuran tersebut turut dihadiri ribuan masyarakat, Walikota Medan Drs.Dzulmi Eldin Msi, Ketua AMPI Kota Medan H Iswanda Nanda, Camat Medan Marelan Dedy Jaminsyah Putra,Camat Medan Deli,Kadis Satpol PP Kota Medan,Kadis Infokom Kota Medan,Kadis TRTB Kota Medan,Kadis Dispenda Kota Medan,sejumlah insan Pers dari media cetak maupun elektronik, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan pemuka agama dan ulama Jema’ah dari Mesjid Al’Ikhlas serta ibu perwiritan dari berbagai daerah di Medan Utara.(Hamnas).

Surianto Alias Butong Gelar Acara Syukuran Dilantik Jadi Anggota DPRD Kota Medan

Medan Marelan,Metro Sumut
Acara syukuran atas dilantik menjadi salah satu anggota DPRD Kota Medan periode 2014-2019, Surianto alias Butong dari Partai Gerindra mengelar kegiatan syukuran bersama masyarakat di kediamannya Jalan Paluh Nibung Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, Senin siang (15/09/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, acara syukuran tersebut berlangsung meriah dihadiri ribuan warga, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh ulama, sejumlah insan Pers, serta para undangan lainnya dari para kader maupun simpatisan partai.

Acara syukuran dengan hiburan musik keyboard serta menu makanan lezat itu dilaksanakan usai dilantiknya Surianto menjadi anggota DPRD Kota Medan di gedung DPRD Kota Medan selanjutnya mengelar acara syukuran di kediamannya yang juga kantor PAC Partai Gerindra Medan Marelan.


Surianto, anggota DPRD Kota Medan yang terpilih dari Dapil Lima Medan Utara ini mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh masyarakat, relawan pendukung yang telah menghantarkannya duduk menjadi salah seorang anggota DPRD Kota Medan," Terus terang saya tak mampu membalas budi baik para ibu dan bapak semuanya namun sikit banyaknya saya akan berusaha membalas budi baik dan dukungan yang telah bapak serta ibu berikan, serta akan menjalankan amanah yang diemban " Kata Surianto alias Butong Anggota DPRD Kota Medan.(Hamnas/Guslim)

100 Anggota DPRD Sumut Periode 2014-2019 Resmi Dilantik

Medan,Metro Sumut
100 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara resmi dilantik melalui pengambilan sumpah yang dipimpin Ketua Pengadilan Tinggi Sumatera Utara ATH Pudjiwahono.
Proses pelantikan melalui rapat paripurna DPRD Sumut di Medan, Senin tersebut, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Senin,(15/09/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, Randiman Tarigan Sekretaris DPRD Sumut Randiman membacakan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Nomor 161.12-3601 11 tertanggal 11 September 2014 tentang pemberhentian anggota DPRD Sumut periode 2009-2014, Kemudian dibacakan juga SK Menteri Dalam Negeri Nomor 161.12-3602 tentang pengangkatan anggota DPRD Sumut periode 2014-2019.

Setelah membacakan SK tersebut, DPRD Sumut yang akan dilantik dipanggil satu per satu yang dimulai dari legislatif Partai Golkar sebanyak 17 orang, yakni Ajib Shah, H.M. Hanafiah Harahap, Wagirin Arman, Muchrid Nasution, Indra Alamsyah, Helmiati, Syamsul Bahri Batubara, Novita Sari, H.A. Yaisr Ridho Lubis, Chaidir Ritonga, Arota Lase, F.L. Fernando Simanjuntak, Janter Sirait, Leonard Surungan Samosir, Putri Susi Melani Daulay, dan Sampang Malem.

Kemudian dari PDI Perjuangan 16 orang, yakni Brilian Moktar, Budiman Pardamean Nadapdap, Zahir, Augus Napitupulu, Efendi Panjaitan, Baskami Ginting, Wasner Sianturi, H.M. Affan, Sutrisno Pangaribuan, Sarma Hutajulu, Jantoguh Damanik, Sudarti Sitepu, Ruben Tarigan, Efendi Napitupulu, dan Herman Sembiring.

Dari Partai Demokrat sebanyak 14 orang, yakni Saleh Bangun, Sopar Siburian, Meilizar Latif, Arifin Nainggolan, Guntur Manurung, Syahrial Tambunan, Hartoyo, Mustofawiyah, H.T. Milwan, Tiaisah Ritonga, Lidiano Lase, Rony Reynaldo Situmorang, Jenny Riany Lucia Berutu, dan Muhri Fauzi Hafiz.
Dari Partai Gerindra 13 orang, yakni Sonny Firdaus, Salomo T.R. Pardede, Yantoni Purba, Eveready, Ramses Simbolon, Sri Kumala, Ari Wibowo, Parlinsyah Harahap, Fajar Waruwu, Donald Lumbanbatu, Richard Pandapotan Sidabutar, Astrayuda Bangun, dan Ajie Karim.

Dari Partai Hanura 10 orang, yakni Zulkifli Efendi Siregar, Darwin Lubis, Firman Sitorus, Ebenejer Sitorus, Patar Sitompul, Fanotona Waruwu, Aduhot Simamora, Rinawati Sianturi, Toni Togatorop, dan Robby Anangga.

Dari PKS sebanyak sembilan orang, yakni H.M. Hafez, Ikrimah Hamidy, Satria Yudha Wibowo, Zulfikar, Syamsul Qodri Marpaung, Basyir, Burhanuddin Siregar, Hidayah Herlina Gusti, dan Khairul Anwar.
Dari Partai NasDem lima orang, yakni H.M. Nezar Djoeli, Jubel Tambunan, Delmeria, Inge Amelia Nasution, dan Anhar A. Monel.

Dari PKB tiga orang, yakni Zeira Salim Ritonga, Philips Perwira Juang Nehe, dan Tigor Lumbantoruan, PAN enam orang, yakni Parluhutan Siregar, Muslim Simbolon, Zulkifli Husein, Aripay Tambunan, Iskandar Sakti Batubara, dan Syah Afandin, PPP empat orang, yakni Yulizar Parlagutan Lubis, Hasaidin Daulay, Gustami H.S., dan Ahmadan Harahap, serta  dari PKPI tiga orang, yakni Januari Siregar, Robi Agusman Harahap, dan Juliski Simorangkir.
Setelah pengambilan sumpah, dilakukan penandatangan berita acara pelantikan melalui perwakilan, yakni Helmiati (Islam), Aduhot Simamora (Protestan), Ramses Simbolon (Katolik), dan Brilian Moktar (Buddha).(Red)




Pelantikan Anggota DPRD Kota Medan Periode 2014-2019

Medan,Metro Sumut
Surya Perdamean SH MH Ketua Pengadilan Negeri (PN) Medan, dalam sidang paripurna istimewa DPRD melantik sekaligus mengambil sumpah dan jabatan 50 anggota DPRD Kota Medan periode 2014-2019, Senin,(15/09/2014).
  
Informasi yang dihimpun Media ini, Ketua DPRD Kota Medan, Drs H Amiruddin didampingi
Wakil Ketua H Sabar Syamsurya Sitepu periode 2009-2014 usai pelantikan menyerahkan palu kepada Hendri Jhon Hutagalung didampingi H Iswanda Ramli, sebagai pimpinan DPRD sementara. Dalam sambutannya, Hendri Jhon, mengatakan pihaknya akan sesegera mungkin menghantarkan terbentuknya pimpinan dan alat kelengkapan dewan periode 2014-2019.  

Sementara Walikota Medan Dzulmi Eldin dalam sambutannya mengatakan merasa bersyukur dan bahagia karena pelantikan merupakan tahapan akhir dari proses pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) April 2014 lalu, atas nama pribadi dan Pemko Medan, saya mengucapakan selamat Kepada anggota DPRD periode 2014-2019 “ Kata Dzulmi Eldin Walikota Medan.

Berikut ke-50 anggota DPRD Kota Medan periode 2014-2019 yang dilantik masing-masing, Dapil I, Hasyim SE dan Boydo H Panjaitan (PDIP), H Ihwan Ritonga dan Drs Godfried Effendi Lubis, Parlaungan Simangunsong ST (Demokrat), H Ahmad Arif SE MM (PAN), Zulkifli Lubis (PPP), Hendra DS (Hanura), Deni Maulana Lubis SE (NasDem), H Asmui Lubis SPd (PKS) dan H Sabar Syamsurya Sitepu SIKom (Golkar).

Dapil II, Hendri Jhon Hutagalung dan Drs Daniel Pinem (PDIP), H Iswanda Ramli dan Ilhamsyah SE (Golkar), Maruli Tua Tarigan (NasDem), Burhanuddin Sitepu SH (Demokrat), H Salman Alfarisi Lc MA (PKS), Bangkit Sitepu (Hanura), Irsal Fikri (PPP), Andi Lumbangaol (PKPI), H Waginto (Gerindra) dan Kuat Surbakti (PAN).  

Dapil III Roby Barus dan Edward Hutabarat (PDIP), Drs Herri Zulkarnain MSi (Demokrat), Rajuddin Sagala (PKS), Ratna Sitepu (Hanura), Dame Duma Sri Hutagalung (Gerindra), H Adlin Umar Yusri Tambunan (Golkar) dan Abdul Rani SH (PPP).  

Dapil IV Paul Mei Anton Simanjuntak dan Drs Wong Chun Sen (PDIP), H Jumadi SPdI (PKS), Modesta Marpaung (Golkar), Zulkarnain Yusuf (PAN), Ir Sahat Simbolon (Gerindra), Anton Panggabean (Demokrat), Hj Hamidah (PPP).

Dapil V Muhammad Nasir (PKS), Hj Umi Kalsum (PDIP), Mulia Asri Rambe dan Tengku Eswin (Golkar), Surianto (Gerindra), Drs Hendrik Halomoan Sitompul (Demokrat), HT Bahrumsyah SH (PAN), Drs M Yusuf SPdI (PPP), Landen Marbun (Hanura), Ibnu Abayd Dilla (PBB) dan Biston Sinaga (PKPI).(Red)




Polisi Di Harapkan Tuntaskan Kasus KPUBC Tanjung Periok

Jakarta,Metro Sumut
Edi Hasibuan Komisioner Kompolnas Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendesak penyidik Polda Metro Jaya menuntaskan kasus Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai (KPUBC) Tanjung Priok Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta. Dia diduga menyalahgunakan kewenangan dan merugikan seseorang.

Informasi yang dihimpun Media ini. Menurut Edi Hasibuan Komisioner Kompolnas aparat penegak hukum termasuk kepolisian dan kejaksaan harus memberikan kepastian hukum terhadap masyarakat. Terkait penanganan kasus Wijayanta, Edi menuturkan penyidik Polda Metro Jaya harus segera memenuhi petunjuk dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta," Tidak ada alasan kepolisian menghentikan kasus tersebut," kata Komisioner Kompolnas Edi Hasibuan.

Edi menambahkan, tidak dapat memastikan keterlambatan penanganan kasus pejabat Bea Cukai itu karena faktor kelemahan dari kepolisian atau kejaksaan. Edi menegaskan pimpinan Polda Metro Jaya harus memberikan perhatian kepada penyidik yang menangani kasus Wijayanta agar segera melengkapi berkas dan melimpahkan ke penuntutan,"Jangan ada permainan masalah hukum, aparat penegak hukum harus memberikan kepastian kepada masyarakat " Tambah Edi.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengungkapkan penyidik kepolisian masih menggelar perkara kasus Wijayanta yang telah menjadi tersangka itu.

Sejauh ini, Rikwanto menyebutkan polisi telah memenuhi petunjuk kejaksaan dengan menambah keterangan saksi ahli pidana dan kepabeanan," Gelar perkara masih dilakukan untuk memastikan kelanjutan langkah hukum kasus itu " Ungkap Rikwanto.

Sebelumnya, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Lira Indonesia (Hiplindo) Jusuf Rizal melaporkan Kepala KPUBC Tanjung Priok Jakarta Utara Wijayanta ke Polda Metro Jaya pada 26 April 2013.
Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/1392/IV/2013/PMJ/Ditreskrimum, Wijayanto dituduh melanggar Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan wewenang yang menimbulkan kerugian seseorang.

Rizal juga menuduh Wijayanta melanggar Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 sebagaimana telah diubah UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang kepabeanan Pasal 16 ayat 2 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 51/PMK.04/2008 Pasal 2 dan 3.

Rizal menduga Wijayanta mempersulit dan tidak memberikan kepastian hukum terhadap anggota Hiplindo yakni PT Prima Daya Indotama yang merupakan anggota HIPLINDO. Akibatnya, PT Prima Daya Indotama tidak dapat mengeluarkan barang kiriman selama lebih dari tiga bulan.

Padahal sesuai Pasal 19 Keputusan Dirjen tentang importasi maksimal barang maksimal dapat keluar selama 30 hari setelah Pemberitahuan Impor Barang (PIB). Rizal mengungkapkan PT Prima Daya Indotama telah menerima dua kontainer berisi garmen, namun satu kontainer masih tertahan selama tiga bulan.

"Sebelum melaporkan ke pihak kepolisian, kami sudah melakukan langkah mediasi dan beberapa kali menyampaikan somasi tapi tidak diindahkan " Kata Jusuf.

Penyidik menjerat Wijayanta dengan Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan kekuasaan dan UU Nomor 10 Tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan Pasal 16 ayat 2, serta Peraturan Menteri Keuangan Nomor 51/PMK.04/2008 Pasal 2 dan 3.(Melvy)


Surga Tersembunyi di Pulau Seram

Maluku,Metro Sumut
Indonesia dikenal dengan negara yang memiliki pesona keindahan alam yang luar biasa. Salah satunya adalah Pantai Ora, pantai yang masih sepi dari keramaian turis ini menawarkan keindahan laut dan alam. Pantai yang terletak di Pulau Seram, Maluku Tengah mendapatkan julukan hebat sebagai Maladewa-nya Indonesia.

Informasi yang dihimpun Media ini, untuk menuju Pantai Ora dibutuhkan perjalanan yang cukup panjang. Pertama, anda harus lebih dulu mendarat di Bandara Wahai di Pulau Seram. Setelah itu, dilanjutkan dengan menyeberang pulau menggunakan kapal cepat menuju Pelabuhan Amahay yang memakan waktu sekitar 2 jam dengan harga tiket yang cukup terjangkau yaitu Rp100.000 untuk kelas ekonomi dan Rp150.000 untuk kelas VIP. Sesampainya di kota Masohi, anda masih harus meneruskan perjalanan darat 85 kilometer dan bisa ditempuh dalam waktu 3,5 jam. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menyewa perahu untuk sampai di Pantai Ora.

Semua rasa lelah setelah perjalanan yang panjang akan hilang seketika begitu melihat hamparan pasir putih bersih dan laut biru jernih yang terbentang di hadapan anda. Selain itu, Pantai Ora juga dikenal memiliki keindahan bawah laut yang menakjubkan dengan ratusan terumbu karang yang beraneka warna. Belum lagi kehadiran ikan-ikan kecil cantik di sekitar terumbu karang yang keindahannya dapat dilihat dengan mata telanjang karena kejernihan airnya. Ketika malam hari tiba, pemandangan Pantai Ora pun begitu cantik, terutama ketika cuaca cerah dan bintang-bintang bertaburan di langitnya. Suasananya yang sepi menjadikan tempat ini sangat cocok menjadi destinasi bulan madu.

Bagi anda yang ingin pergi berliburan di Pantai Ora, anda tidak perlu repot mencari penginapan karena di dekat pantai terdapat satu-satunya penginapan terapung cantik layaknya Maladewa dengan harga yang cukup terjangkau yaitu Rp 400.000 hingga Rp 700.000 per malamnya. Nah, tunggu apa lagi? Ayo, rencanakan liburanmu ke Pantai Ora.(red-007)


Tampil Polos, Irina Pamer Paha Mulus di Jalanan New York

New York,Metro Sumut

Biasanya kita melihat Irina Shayk tampil anggun nan seksi di banyak kesempatan, atau memamerkan tubuh indahnya di sesi pemotretan produk bikini ternama.

Informasi yang dihimpun Media ini, kekasih bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo itu muncul dengan penampilan berbeda. Tanpa memakai make up berlebihan, supermodel asal Rusia itu terlihat berjalan-jalan sambil menunggu taksi di jalanan kota New York.

Dalam kesempatan ini, Irina memilih mengenakan sweater berwarna biru muda yang dipadu dengan celana pendek hitam seksi, hingga paha mulusnya jelas terlihat.

Irina sendiri tampak seperti orang kebingungan dalam kesempatan ini, entah apa karena ia merindukan belaian CR7 yang jauh berada di Madrid, atau karena hal lainnya.

Penasaran bagaimana paha mulus Irina berkeliaran di jalanan New York Berikut galeri selengkapnya, spesial untuk Bolaneters. (RD)

Pejabat KPPBC Belawan Tidak Transparan, Penangkapan Rokok Putih 616 Slop Tanpa Pita Cukai Dan 31 Krat Miras Bir Hitam

Belawan.Metro Sumut
Sikap pejabat KPPBC Belawan terkesan tidak transparan sehubungan dengan penangkapan rokok polosan/tanpa label pita cukai atau bandrol. Padahal, kemarakan peredaran rokok tersebut dipasaran setidaknya sudah semakin marak beredar.

M Rizki Baidillah Kepala Seksi Penindakan dan Penyelidikan (Kasi P2) Bea dan Cukai Belawan saat dikonfirmasi beberapa wartawan mengenai penangkapan rokok putih dan miars di Kapal Kelud Belawan lewat hape selulernya mengatakan sebagaian rokok dari Batam sudah diamankan dan disita,” Rokok tanpa pita cukai berasal dari Batam sudah diamankan dan sudah disita,mengenai penangkapan miras nah itu aku belum copy,karena aku uda seminggu tidak masuk kantor, jadi belum dapat laporan resminya,memang ada operasi dan ada rokok yang kita amankan,kekantor aja langsung komunikasi sama Pjs Pak Suadi Mandor,dia dikantor,aku masih Fokus urusan Dirjen “ Kata M Rizki Baidillah Kepala Seksi Penindakan dan Penyelidikan (Kasi P2) Bea dan Cukai Belawan. Rabu,(10/09/2014).

Sementara Pjs Suadi Mandor BC Belawan saat ditanya beberapa wartawan lewat hape selulernya membenarkan penangkapan 616 slop rokok putih tanpa pita cukai dan 31 krat miras Bir Hitam merek guinness “ Ungkap Pjs Suadi Mandor BC Belawan.

Ditempat terpisah Chairul Amri SH Ketua LSM Tipikor Kota Medan menyayangkan sikap pejabat KPPBC Belawan tidak transparan dan tidak terbuka kepada publik terkait penangkapan rokok putih tanpa cukai dan miras bir hitam dikapal kelud Belawan,” Kita sangat menyayangkan sikap pejabat KPPBC Belawan  tidak transparan dan tidak terbuka kepada publik terkait penangkapan 616 slop rokok putih tanpa pita cukai dan 31 krat miras bir hitam merek guinness,pelaku sudah melanggar pasal 56 UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai,sanksi pidana penjaranya paling sedikit 1 tahun dan paling banyak 10 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp.50 juta dan paling banyak Rp.5 Miliar “ Ujar Chairul Amri SH Ketua LSM Tipikor Kota Medan di Kantornya.

Chairul menambahkan, pelaku penyelundup miras merupakan tindak pidana yang memenuhi unsur-unsur Pasal 54 Undang-Undang No. 11 tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana diubah dengan Undang-undang No. 39 Tahun 2007 yang berbunyi sebagai berikut,” Setiap orang yang menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar “ Tambahnya.(Hamnas)


Keindahan Tersembunyi Di Bali Selatan

Bali,Metro Sumut
Memang sudah tidak diragukan lagi jika Pulau Bali menyimpan keindahan yang seakan tidak ada habisnya. Deretan kegiatan agama dan budaya telah dilengkapi dengan keindahan bentang alamnya yang memukau terutama pantai.Rabu,(10/09).

Informasi yang dihimpun Media ini, Pantai Kuta atau Pantai Dreamland maka kini perlu menyambangi satu lagi pantai yang begitu elok dan terus dikembangkan menjadi tujuan wisata bahari. Nama pantainya adalah, Pandawa dan kadang dikenal pula dengan nama Pantai Kutuh.

Pantai Pandawa berlokasi di Bali Selatan, tepatnya di Desa Kutuh, Kecamatan Kutu Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Dahulu pantai ini dikenal sebagai Secret Beach karena lokasinya yang berada di belakang tebing-tebing tinggi ditumbuhi oleh semak belukar. Pantai yang hanya berjarak sekitar 3 km dari Nusa Dua ini sebenarnya sudah lama dikenal namun karena akses menuju pantai cukup sulit menjadikan pantai ini sepi dari kunjungan wisatawan.


Melihat potensi keindahan yang dimiliki oleh pantai ini, beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Badung sudah membuka akses berupa jalan sepanjang kurang lebih 1,5 km menuju pantai yang melewati tebing-tebing kapur tinggi. Kondisi jalanan menuju lokasi pantai ini begitu unik dan megah karena diapit tebing-tebih yang telah dibelah

Nama Pantai Pandawa sendiri diambil dari nama tokoh pewayangan Panca Pandawa. Oleh karena itu, ketika memasuki kawasan pantai, Anda akan disambut oleh patung Pandawa Lima, yaitu: Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Kelimanya diukir dengan indah dan uniknya patung-patung tersebut disimpan di dalam tebing-tebing kapur.  Anda dapat melihat kelima patung tersebut secara bersamaan dan berurutan dari bawah pantai ke arah Barat.
Keindahan pantainya sendiri tidak perlu diragukan lagi. Pesona pasir putihnya terhampar dari ujung ke ujung, airnya jernih dan bersih dan deburan ombaknya mengalun di kejauhan. Harmonisasi berbagai keindahan tersebut siap menentramkan hati Anda.(Red-007)


Sandara Ternyata Botox

Korea,Metro Sumut
Selama ini Sandara Park dikenal karena kecantikannya. Meski tanpa make up, ia sudah memiliki wajah yang di atas rata-rata. Namun siapa sangka rahasia dibalik kecantikan tersebut adalah botox.Hal itu ia ungkap dalam acara Get It Beauty yang tayang di OnStyle. Namun yang dimaksud botox oleh Sandara ini adalah satu tipe pijat dan bukan injeksi zat botox untuk mempercantik diri.Rabu,(10/09).

Informasi yang dihimpun Media ini, Acara Get It Beauty sendiri dibawakan oleh Yoo In Na, Jaekyung Rainbow dan juga komedian Kim Ji Min. Sandara Park menjadi tamu spesial dalam episode yang tayang hari ini, pukul 10 malam KST (waktu Korea).

Pernyataan Sandara Park tentang botox tersebut tentu mengundang pertanyaan. Ia melanjutkan penjelasan tentang pijat botox yang menurutnya berfungsi untuk membuat kulit wajahnya sehat dan kencang.
Selain itu ada pula beberapa tips kecantikan yang diberikan sosok yang pernah tinggal di Filipina ini. Sandara Park memang masih tampak begitu cantik meski usianya sudah 29 tahun.


Ia bisa bersaing dengan artis-artis pendatang baru yang usianya masih sangat belia. Wajah kakak dari member MBLAQ, Thunder ini terbilang sulit untuk terlihat menua.(Red-007)

Mesin Penyedot Pasir PT.Tri Tunas Utama (TTU) Di Sita Polres Lingga

Lingga.Metro Sumut
Mesin penyedot pasir diamankan jajaran Polres Lingga Provinsi Kepri dari lokasi PT. Tri Tunas Utama (TTU) yang terletak di Desa Lengkok Kecamatan Lingga Utara, Provinsi Kepri.Kamis,(04/09/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, menindaklanjuti laporan yang dibuat oleh seorang pengusaha bernama Acin.Mesin penyedot pasir yang disita jajaran Polres Lingga tersebut saat ini ditempatkan di kantor Polsek Daik Lingga.

Iptu Ario Kasat Reskrim Polres Lingga mengatakan bahwa mesin penyedot pasir yang mereka bawa dari lokasi PT. TTU untuk mengamankan sementara selama penyidikan.
“ Ini kita belum tahu persis kasusnya, jadi hanya untuk mengamankan sementara demi penyidikan " Iptu Ario kata Kasat Reskrim Polres Lingga.

Ario menambahkan, untuk lebih jelas duduk permasalahan, lebih bagus menghubungi pemilik mesin tersebut, Karena kasus ini awalnya kerja sama mungkin ada masalah jadi saling tidak terima " Tambahnya.

Sementara ditempat terpisah Sutoyo, pemilik PT. TTU menjelaskan duduk permasalahannya sampai terjadi penyitaan mesin penyedot pasir oleh jajaran Polres Lingga, Jadi awalnya pihak PT. TTU milik Sutoyo bekerja sama dengan pengusaha bernama Acin di Desa Lengkok Kecamatan Lingga Utara untuk mengembangkan usaha tambang pasir kwarsa di desa tersebut," Awalnya kerja sama kami tidak ada masalah, namun setelah berjalan beberapa waktu, pihak Acin, ingin berhenti tidak mau kerja sama lagi, bagi kami hal itu tidak jadi persoalan " Ungkap Sutoyo pemilik PT. TTU.(Rusman/Red/Tim)


Fali Kartini Tahanan Korupsi Bank Riau Kepri Dilarikan ke RS AL Tanjungpinang

Tanjungpinang.Metro Sumut
Fali Kartini Terdakwa kasus dugaan korupsi Bank Riau Kepri, harus dilarikan ke Rumah Sakit TNI AL dr Midiyanto Tanjungpinang, pagi tadi. Fali yang dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 10.00 WIB itu diduga mengalami depresi berat hingga lemas, sakit kepala dan jatuh sakit. Kamis (4/9/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang Kunrat Kamsiri membenarkan dibawanya satu tahanan korupsi dari Rutan ke RS AL karena lemas dan sering mengamuk saat ditahan di Rutan," Yang bersangkutan dirujuk ke RSAL karena memang sudah dalam beberapa hari ini mengalami sakit di Rutan. Dan saat ini sudah kembali lagi ke Rutan “ Kata Kepala Rutan Kelas I Tanjungpinang Kunrat Kamsiri.

Kunrat menambahkan, pada Kamis, 28 Agustus 2014, Fali sempat mengeluh dan mengaku ulu hatinya nyeri dan kepalanya sakit. Karena tubuhnya lemah, Fali mendapat perawatan di klinik Rutan," Dari hasil pemeriksaan dokter di klinik Rutan, Petra Marinta, kondisi tahanan Fali Kartini dalam kondisi drop, yang mengakibatkan lemas. Selain itu, Fali juga dikatakan terindikasi depresi berat, sehingga perlu dilakukan perawatan atau rujukan ke rumah sakit “ tambahnya.

Rujukan kerumah sakit itu juga berdasarkan pertimbangan dokter yang disebabkan kurangnya sarana dan prasarana medis di klinik Rutan. Karena itu dokter di klinik Rutan meminta agar tahanan tersebut dirujuk ke rumah sakit di Tanjungpinang," Atas saran dan rekap medis dokter ini, selanjutnya kami sudah memberitahukan pada hakim PN (Pengadilan Negeri, red) serta kejaksaan. Melalui izin hakim PN, tahanan terdakwa Fali Kartini dirujuk dokter Rutan dan jaksa serta kuasa hukum dan keluarga terdakwa ke RSAL" Ungkaprnya.

Ditempat terpisah, kuasa hukum Fali Kartini, Jefry Simajuntak SH, membenarkan jika kliennya mengalami sakit dan dirujuk ke RSAL Tanjungpinang. Dari hasil analisis dokter, kata Jefri, Fali mengalami depresi berat sehingga jatuh sakit," Tadi sudah kami bawa ke rumah sakit, dan memang klien kami sakit " Terang Jefri. (Rusman SH/Red/Tim)
 


Proyek PU wilayah Sungai Sumatera II Labura Sarat KKN

Labura.Metro Sumut
Masyarakat Labura berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mengusut tuntas Mega Proyek kementerian P.U Direktorat Jendral Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera II sebesar Rp 56 Milyar Proyek ini didanai oleh APBN 2012-2014. Jenis Proyek ini adalah rehabilitasi jaringan reklamasi rawa Sei Kualuh 12. 975 Ha yang dikerjakan oleh P.T Waskita Karya (Persero), Kamis,(04/09/2014).

Informasi yang dihimpun Media ini, lokasi Proyek ini masuk dalam areal kawasan hutan kecamatan Kualuh Hulu Labura, sehingga pihak dinas kehutanan Labura mengatakan proyek ini jelas illegal.

Menurut Nasarasumber yang namanya tidak mau disebutkan mengatakan, dugaan korupsi atas proyek ini dapat ditinjau dilapangan atas pekerjaan bebrapa paket pembuatan jembatan yang asal jadi dan volume yang di Mark up bahkan pengadaan material melalui rincian rencana anggaran bagi hasil kontrak P.T Terindikasi digelembungkan “ Katanya.

Lanjutnya, penggunaan material dilapangan baik tiang paku bumi, besi tikar dan bahan lainnya rata-rata melanggar bestek sampai-sampai pengadan material kayu digunakan memakai kayu illegal dari hutan bakau mencapai puluhan ribu batang berdampak pada kepunahan hutan bakau pesisir pantai di Labura “ Tambahnya.(Red)


 

PORTAL RESMI MEDIA ONLINE, WWW.METROSUMUT.COM

KEMENTERIAN PERUMAHAN RAKYAT

MONYET 2014

ATASI PERUT

BULAN SUCI AKAN DATANG

Copyright © 2010 - 2013. www.metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM