PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN

PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN
PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT SUKSES DAN SELALU EKSIS KEPADA MEDIA HARIAN METRO SUMUT ONLINE.DARI GM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN SAHAT TAMBUNAN & M.NATSIR MANEGER UMUM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & MANEGER TEHNIK PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & ASISTEN MANEGER HUKUM DAN HUMAS PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN ROSWITA & SEGENAP KARYAWAN PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN.

Cari Berita Anda....???

Memuat...

Entri Populer

Kedudukan, Tugas Pokok Dan Fungsi Kelurahan Tanah 600 Marelan

Medan Marelan.Metro Sumut
Bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahaan, pembangunan dan kemasyarakatan serta urusan yang dilimpahkan oleh Walikota sesuai dengan kebutuhan kelurahan dengan memperhatikan prinsip efisiensi dan peningkatan akuntabilitas. Kamis (28/04/2016).

Lurah Tanah 600 Marelan Ramli Lubis saat dikonfirmasi terkait tugas dan fungsi kelurahan mengatakan melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti mengadakan gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan, Menyelenggarakan ketentraman dan ketertiban umum seperti mengadakan poskamling disetiap lingkungan, Mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas umum, Membina lembaga kemasyarakatan, Membina dan mengendalikan administrasi Rukun Warga dan Rukun Tetangga, Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya, Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Walikota dan/atau Camat sesuai dengan tugas dan fungsinya “ Katanya.

Lanjut Ramli, Lurah mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dan melaksanakan urusan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Walikota “ Ucapnya.


Ramli menjelaskan, Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut Lurah mempunyai tugas seperti pelaksanaan kegiatan pemerintahan kelurahan, Pemberdayaan masyarakat, Pelayanan masyarakat, Penyelenggaraan ketentrataman dan ketertiban umum, Pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum, Pembinaan lembaga kemasyarakatan di tingkat kelurahan.(Hamnas).

Tugas Pokok Dan Fungsi Lurah Terjun Kecamatan Medan Marelan

Medan Marelan.Metro Sumut
Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah yang mempunyai tugas pokok membantu Camat menyelenggarakan kewenangan bidang pemerintahan, ketentraman dan ketertiban, pembangunan masyarakat, perekonomian, kesejahteraan rakyat, pemberdayaan masyarakat serta pelayanan masyarakat sesuai dengan kewenangannya berdasarkan prinsip otonomi dan tugas pembantuan sesuai dengan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah dan/ atau berdasarkan ketentuan yang berlaku. Kamis (28/04/2016).

Lurah Terjun Kecamatan Medan Marelan H Azwar mengatakan dalam menyelenggarakan tugas pokok Lurah mempunyai fungsi membantu mengkoordinir, mengarahkan, membimbing, membina dan memberdayakan unsur manajemen satuan kerja perangkat daerah bidang pemerintahan, ketentraman dan ketertiban, pembangunan masyarakat, perekonomian, kesejahteraan rakyat, pemberdayaan masyarakat dan pelayanan masyarakat sesuai dengan kewenangannya “ Katanya.

Lanjut Azwar, Menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan dan ketertiban umum serta melaksanakan urusan pemerintahan yang dilimpahkan oleh walikota, Pelasksanaan kegiatan pemerintahan kelurahan, Pelaksanaan kegaitan ekonomi dan pembangunan, Pelaksanaan kegaitan perberdayaan masyarakat seperti kegiatan gotong royong  dan kesejahteraan rakyat, Penyelnggaraan ketentraman dan ketertiban umum seperti mengadakan poskamling disetiap lingkungan, Pelaksanaan kegiatan ke-Tata Usahaan “ Ucapnya.(Hamnas).


Kejari Belawan Musnahkan Barang Bukti Narkoba Rp1 M

Belawan.Metro Sumut
Narkoba senilai Rp1 miliar dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cabang Belawan di halaman kantor Adhiyaksa Jalan Sumatera Belawan, Pemusnahan barang bukti hasil penanganan 339 perkara penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2014-Agustus 2015 ini, dinyatakan sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah). Kamis (28/04/2016).

Kepala Kejari Belawan M Syarifuddin SH MHum didampingi Kasi Intelijen Frendra dan Kasipidum Kejari Belawan Trias Dewanto mengatakan total barang bukti jenis sabu-sabu dimusnahkan seberat 863,3 gram. Sedangkan daun ganja sebanyak 1.105,2 gram, ditambah psikotropika sebanyak dua butir “ Katanya.

Lanjut Syarifuddin, Di antara barang bukti itu juga terdapat hasil pelimpahan dari BNN yang diterima Kejari Belawan, Prosesi pemusnahan narkoba yang disaksikan sejumlah pejabat instansi terkait bersama tokoh masyarakat dan ulama hari itu, Kejari Belawan dibantu Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri Cabang Medan “ Ucapnya


Syarifuddin menjelaskan, Kehadiran tim labfor ini sekaligus menguji keasliaan narkoba yang akan dimusnahkan, Untuk narkoba jenis sabu-sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan air menggunakan mesin blender. Sedangkan ganja dengan cara pembakaran “ Jelasnya.(Hamnas).

Busana Pelayan Bakso Djingkrak Ini Sempat Bikin Heboh

Jakarta.Metro Sumut
Gerai makanan bernama Bakso Djingkrak sempat bikin heboh dunia maya. Bagaimana tidak, empat wanita pemiliknya ikut melayani para konsumen dengan pakaian seksi. Kontan saja, foto yang beredar luas di dunia maya ini langsung menui tanggapan beragam. Kamis (28/04/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Bakso Djingkrak yang beralamat di ruko di Jalan Danau Sunter Utara Blok F 20 no. 25 Sunter Jakarta Utara sukses menjadi buah bibir. Bahkan, gerai bakso ini selalu selalu dipadati pengunjung. Tidak dipungkiri, jika gambar seksi para pelayan itu ikut mendongkrak popularitas Bakso Djingkrak.

Hasil amatan di Gerai Bakso Djingkrak juga masih terlihat ramai. Dua hingga tiga baris pengunjung terlihat antre di depan meja dapur yang sekaligus tempat penyajian. Para juru masak terlihat sibuk melayani dan menuangkan bakso di mangkok pelanggan," Silahkan mas langsung saja pesan di depan “ Kata seorang wanita yang berjaga di sebuah meja kecil di depan pintu masuk

Beberapa wanita ber-makeup dan berpakaian mewah terlihat melayani langsung para pelanggan. Beberapa wanita tersebut, merupakan pemilik tempat makan itu. "Omnya sudah pesan belum, Oh sudah, ditunggu yah," tanya salah seorang wanita yang melayani seorang pria paruh baya.

Menurut petugas juru parkir di tempat tersebut, tempat itu hampir tiap hari ramai pelanggan. Menurutnya, banyak juga pelaggan yang membeli untuk dibungkus,” Ramai banget ini pak dari kemarin, antreannya panjang “ Ucap petugas parkir tersebut.


Namun hari ini, pakaian seksi tersebut sudah tidak digunakan lagi.(Sandy).

KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Pupuk UREA Di BUMN

Jakarta.Metro Sumut
Penyidik KPK menetapkan 2 tersangka baru terkait kasus korupsi pengadaan pupuk urea di BUMN tempatnya bekerja pada kurun waktu 2010-2012. Keduanya merupakan unsur dari swasta. Kamis (28/04/2016).

Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan KPK menetapkan 2 swasta yaitu SA (Sri Astuti) dan BWH (Budianto Halim Widjaja). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka, Sri Astuti merupakan Komisaris CV Timur Alam Raya sedangkan Budianto wiraswasta di PT Bintang Saptari. Keduanya disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-undang nomor 20 tahun 2001, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHPidana. Penyidik KPK pun langsung melakukan penggeledahan terkait kasus itu “ Katanya.

Lanjut Yuyuk, Penyidik melakukan geledah di dua lokasi di Semarang, pertama kantor Perhutani unit 1 Jalan Pahlawan, Kota Semarang dan kantor PT Berdikari Persero Kompleks Pertokoan Jurnatan Jalan Kasuari menyita barang bukti berupa dokumen dan barang elektronik “ Ucap.

Yuyuk menjelaskan, KPK sebelumnya menetapkan Siti sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan pupuk urea di BUMN tempatnya bekerja pada kurun waktu 2010-2012. Sebagai direktur keuangan, Siti diduga menerima hadiah terkait pengadaan atau pembelian pupuk di PT Berdikari, Dalam kurun waktu 2010-2012, PT Berdikari memesan pupuk kepada sejumlah vendor. Siti diduga menerima sedikitnya Rp 1 miliar dari sejumlah perusahaan agar perusahaan-perusahaan tersebut bisa memenangkan lelang pengadaan “ Jelasnya.

Yuyuk menambahkan, Akibat perbuatannya tersebut, Siti disangkakan melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat 2 jo Pasal 5 ayat 1 huruf b, atau Pasal 11 UU Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana “ Tambahnya.(Melvy).


Empat Kru Salam TV Dirampok, 1 Meninggal Dunia

Belawan.Metro Sumut
Empat Orang Kru Salam TV yang dalam dalam perjalanan laut pulang syuting Acara Tausiah Ramadhan di Muara, Kecamatan Belawan Kota Medan Sumatera Utara dirampok dua pria tidak dikenal. Dalam peristiwa itu seorang cameraman Salam TV Julfan meninggal dunia dan rekannya Fadlan luka akibat sabetan golok para perampok. Rabu (27/04/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, HRD Salam TV Sadam Husein membenarkan seorang cameraman mereka meninggal dunia dalam peristiwa perampokan di Perairan Belawan,” Ya benar Bang, seorang cameraman kami meninggal dunia “ Ungkapnya.

Sadam mengatakan, Empat orang kru Salam TV terdiri dari Cameraman Julfan dan Fadlan, Produser Safaruddin dan narasumber Ustad Abu Umail dalam perjalan pulang bersama pengemudi boat Andi. Mereka dalam perjalanan pulang ke darat dari Muara menuju Kampung Kolam Belawan untuk syuting Tausiah Ramadhan “ Katanya.

Lanjut Sadam, Dalam perjalanan sekitar pukul 11.20, kapal yang ditumpangi kru salam tv didekati oleh sebuah perahu kayu dengan 2 orang ABK (anak buah kapal) yang berpura-pura meminta minum. Kru Salam TV Fadlan yang tak curiga memberikan 2 botol air minuman. Tiba-tiba para pelaku menarik dan mengambil tas yang dibawa Fadlan. Tas itu berisi 2 camera jenis Canon 5D Mark3 dan asesorisnya “ Ucapnya.

Tidak terima tasnya diambil Fadlan melompat untuk mengambil tas disusul Andi dan Julfan. Sempat terjadi tarik-menarik tas antara Fadlan dengan perampok, sehingga tangan Fadlan dibacok menggunakan golok. Tas pun berhasil dibawa kabur perampok. Sementara Julfan jatuh ke laut karena tidak bisa berenang Julfan meninggal dunia.

Pada saat bersamaan perahu nelawan melintas dan membantu membawa kapal dan kru Salam TV ke Dermaga KPLP dan membantu membawa korban ke Rumah Sakit TNI AL dr Komang Makes di Jalan Bengkalis nomor 1 untuk mendapatkan bantuan.


Pihak Salam TV telah melaporkan peristiwa perampokan itu ke Polres Belawan. Polisi juga telah melakukan pencarian dan pengejaran terhadap para pelaku.(Hamnas).

Anny Ratnawati Wakil Menteri Keuangan Era SBY Dipanggil KPK

Jakarta.Metro Sumut
Wakil Menteri Keuangan era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, Anny Ratnawati  dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Anny diperiksa terkait kasus dugaan suap pengadaan e-KTP di Kementerian Dalam Negeri. Rabu (27/04/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan yang bersangkutan akan diperiksa untuk tersangka S (Sugiharto), Ini bukan kali pertama Anny berhadapan dengan penyidik KPK. Dia juga sempat diperiksa dalam kasus Hambalang pada 19 Mei 2015 “ Katanya.

Lanjut Yuyuk, Belum diketahui keterangan apa yang akan dicari penyidik KPK dari Anny. Namun, Anny diduga tahu banyak soal perkara ini sehingga dipanggil penyidik. Hari ini KPK juga memanggil mantan Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan pada Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto, Dia dipanggil sebagai tersangka “ Ucapnya.

Diketahui, KPK sudah mendalami kasus e-KTP di tingkat penyidikan hingga dua tahun lebih. Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan satu tersangka, Sugiharto, pada 22 April 2014.

Sugiharto berperan sebagai pejabat pembuat komitmen dalam sengkarut proyek senilai Rp6 triliun itu. Dia diduga telah menyalahgunakan kewenangan sehingga merugikan negara Rp1,1 triliun.

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M. Nazaruddin pernah mengatakan Setya Novanto juga terlibat dalam proyek e-KTP. Novanto disebut sebagai orang yang memberi perintah untuk mengatur proyek itu hingga pengaturan fee kepada berbagai pihak.

Dalam proyek itu, lima perusahaan BUMN dan swasta menjadi konsorsium pemenangan tender pengadaan. Mereka adalah PT Len Industri, Perum Percetakan Negara (Peruri), PT Sucofindo (Persero), PT Quadra Solution, dan PT Sandipala Arthapura.(Melvy).


Warih Sadono Kejati Kalbar Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Korupsi Pupuk

Pontianak.Metro Sumut
Warih Sadono Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat melalui Kasipenkum Supriadi mengatakan penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan pupuk di Dinas Petanian Kubu Raya Tahun 2014, senilai Rp 20 M, tersangkanya sudah ada 3 orang yaitu, UJS, EF dan FR. Rabu (27/04/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini. UJS sendiri menurut Supriadi, merupakan anggota DPRD Provinsi yang masih aktif, dari partai (PAN) ia juga kita tetapkan sebagai tersangka “ Ujarnya.

Penanganan kasus dugaan korupsi itu, menurut Supriadi berawal adanya laporan masyarakat Kecamatan Kakap, di Kejaksaan Mempawah selanjutnya dilimpahkan ke Kejati Kalbar pada Tahun 2014 yang lalu.

Terkait penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan pupuk itu, kemarin dari pihak tersangka juga ada mengajukan Praperadilan ke Pengadilan Negeri Pontianak, namun praperadilanya itu ditolak, pada putusan sidang tanggal 20 April yang lalu, sehingga kasus korupsi pengadaan pupuk, itu terus dilanjutkan sampai tahap penuntutan " Imbuhnya.


Supriadi menambahkan, untuk saat ini Kejati Kalbar sedang fokus menyelesaikan kasus-kasus yang lama, untuk dilakukan evaluasi dan penyelidiukan kembali, apabila kasus-kasus tersebut nantinya memenuhi unsur maka akan ditingkatkan ketahap selenjutnya, namun apabila tidak memenuhi unsur maka akan dihentikan “ Tambahnya.(Ikbal).

Ir. Zahir MAP Pemrovsu Bantu HWDI Rp 80 M

Medan.Metro Sumut
Wakil Ketua Komisi E DPRD Sumut, Ir. Zahir MAP meminta Pemprovsu untuk membantu HWDI ( Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia ) mendata disabilitas secara terstruktur. Rp 80 M telah dianggarkan untuk BPJS, Medan ada 60.000. tegas dia seusai RDP  komisi E dengan Dinas kesejahteraan sosial ( Diskesos ) propinsi Sumut dan  Medan serta HWDI Senin ( 25/04/1016 ).

Pasalnya, lanjut dia,persoalan disabilitas di Sumut bukan hal yang barusan itu disampaikan, tetapi permasalahan lama yang butuh perhatian serius sehingga mereka mendapat perlakuan layak seperti manusia normal lainnya khusus dalam mendapat BPJS Kesehatan.

“Banyak pendataan disabiliats yang dilakukan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) untuk mendapat BPJS Kesehatan ternyata kurang persyaratan yang diatur undang-undang, seperti tidak miliki KK, KTP. Terkait persoalan disabilitas yang tidak mendapat BPJS Kesehatan, lanjutnya, dinas terkait seperti Dinas Sosial maupun Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) untuk menjemput bola.

“Capil harus datang kekelompok-kelompok penyandang disabilitas seperti HWDI, maupun
Pertuni untuk melakukan pendataan dan memberikan KTP langsung. Dan Jangan mereka lagi yang mengurus KTP.

Sebab untuk datang saja mereka susah. Maka mereka harus dilayani khusus sehingga mendapat BPJS Kesehatan. Apalagi di Sumut telah dianggarkan untuk mendapat BPJS Kesehatan sudah Rp 80 M dan Medan ada 60.000."

Zahir berharap melalui anggaran tersebut penyandang disabilitas bisa dimasukkan ke peserta PBI BPJS Kesehatan dari anggaran subsidi premi yang dianggar Pemprovsu. “Dinas Kesehatan harus mengusulkan berdasarkan persyaratan sehingga terbantunya penyandang disabilitas,”katanya.


DPRD Sumut, ujar dia, melalui Komisi E kepada pimpinan dewan meminta agar mengeluarkan rekomendasi kepada gubernur untuk meminta kepada gubernur menginstruksikan kepada bupati/walikota se Sumut secara terstruktur melakukan pendataan disabilitas didaerah.”Agar pendataan bisa kita himpun berapa sebenarnya jumlah masyarakat disabilitas yang ada di Sumut,” katanya. ( Mashuri L )

Rp 179 M Reses Di R-APBD 2017


Medan.Metro Saumut
Kalangan Anggota DPRD Sumatera Utara seperti  Evereday Sitorus fraksi Gerindra Selasa ( 26/04/2016 ) sangat menyesalkan  Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprovsu terkait dengan Rp 179 M digunakan reses. Namun  tidak ditampung hasil reses anggota dewan di daerah pemilihan (dapil) se-Sumatera Utara dalam Rancangan  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) tahun anggaran 2017.

Akibatnya dewan menuding Pemprovsu telah menyia-nyiakan anggaran reses dilaksanakan wakil rakyat sebesar Rp179 miliar, guna menampung aspirasi masyarakat kabupaten dan kota di Sumut," Selain mencoreng nama baik kami sebagai wakil rakyat, Pemprovsu juga terkesan telah menyia-nyiakan anggaran dana aspirasi dewan sebesar Rp179 miliar yang digunakan untuk melaksanakan reses. Sehinggadapat dipastikan, rakyat akan menuduh kami sebagai pembohong yang tidak menyahuti dan menampung aspirasinya," ujar dia.

Eveready Sitorus juga sebagai Anggota Banggar DPRD Sumut mengaku. Kalangan dewan sudah menyampaikan sikap protes terhadap pejabat Pemprovsu terkait tidak ditampungnya sama sekali hasil reses dewan di derah. Namun, sikap protes yang ditunjukkan sejumlah anggota dewan tersebut tetap dijawab pihak Pemprovsu khususnya TAPD Provsu dengan alasan klasik untuk tidak menampung hasil reses anggota dewan, yaitu dengan memberi alasan menjadi sorotan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).  Menirukan ucapan mereka ( Pemrulovsu-red ).

"Perlu kita pertegas kepada eksekutif khususnya pejabat Pemprovsu, bahwa kami sebagai anggota dewan hanya menyampaikan aspirasi masyarakat ketika melaksanakan reses. Seperti aspirasi rakyat soal perlunya perbaikan jalan, irigasis maupun jembatan, yang semua itu eksekusi atau pengerjaanya sama sekali bukan dari dewan melainkan pihak eksekutif sendiri,"tegas wakil rakyat asal pemilihan Kabupaten Deliserdang ini.

Untuk itu, Eveready menegaskan jangan ada sedikitpun kecurigan dari kalangan masyarakat apalagi pejabat Pemprovsu, bahwa hasil reses yang telah kami sampaikan dalam paripurna dewan agar ditampung dalam APBD tersebut merupakan proyek yang  pengerjaannya dilakukan oleh pihak dewan sendiri. "Marilah kita semuanya berpikiran jernih, kami melaksanakan reses semata-mata untuk menampung aspirasi masyarakat di daerah. Jadi mohonlah apa yang kami tampung dalam hasil reses tersebut, kiranya dapat diperjuangkan atau dimasukkan dalam anggaran belanja daerah agar bisa dikerjakan di lapangan," katanya.
( Mashuri L )


Kedudukan, Tugas Dan Fungsi Kelurahan Tugas Pokok Kelurahan Rengas Pulau Marelan

Medan Marelan.Metro Sumut
Bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahaan, pembangunan dan kemasyarakatan serta urusan yang dilimpahkan oleh Walikota sesuai dengan kebutuhan kelurahan dengan memperhatikan prinsip efisiensi dan peningkatan akuntabilitas. Selasa (26/04/2016).

Lurah Rengas Pulau H Irawan Daniel Nasution saat dikonfirmasi diruang kerjanya mengatakan fungsi Kelurahaan salah satunya melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti ikut serta gotong royong dan serta menjaga kebersihan lingkungan, Menyelenggarakan ketentraman dan ketertiban umum seperti pengamanan dan pengaktifkan pos kamling,” Sekitar dua puluh poskamling yang aktif dan untuk pelayanan prima sudah berjalan dengan baik dan pelayanan prima adalah setiap urusan masyarakat sudah mudah dan langsung tidak ada pungutan biaya dalam setiap pengurusan “ Katanya.

Lanjut Daniel, Mengkoordinasikan pemeliharaan prasarana dan fasilitas umum, Membina lembaga kemasyarakatan, Membina dan mengendalikan administrasi Rukun Warga dan Rukun Tetangga, Melaksanakan pelayanan masyarakat yang menjadi ruang lingkup tugasnya, Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Walikota dan/atau Camat sesuai dengan tugas dan fungsinya “ Ucapnya.


Daniel menjelaskan, Lurah mempunyai tugas pokok menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dan melaksanakan urusan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Walikota. Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut Lurah mempunyai tugas, Pelaksanaan kegiatan pemerintahan kelurahan, Pemberdayaan masyarakat, Pelayanan masyarakat, Penyelenggaraan ketentrataman dan ketertiban umum, Pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum, Pembinaan lembaga kemasyarakatan di tingkat kelurahan “ Jelasnya.(Hamnas).

Seks Abu-Abu Di Rumah Karaoke Inul Vizta Marelan

Medan Marelan.Metro Sumut
Bak cendawan di musim hujan, tempat karaoke atau rumah bernyanyi tumbuh subur di mana-mana. Di hotel berbintang. Di mal-mal. Di tengah kota, di pinggir kota atau tempat keramaian lain. Begitu mudah sekarang kita menjangkaunya. Selasa (26/04/2016).

Tidak ada yang salah dari tempat karaoke, dimanapun keberadaannya. Persoalan baru lahir ketika tempat yang sejatinya buat pelepas penat dan stres itu berubah fungsi menjadi media transaksi birahi. Dan, celakanya, di banyak tempat karaoke, jual beli jenis ini menjadi lumrah.

Salah satu pengunjung yang namanya tidak mau dituliskan mengatakan Benar di Karaoke Inul Vizta Marelan terang-terangan menyediakan wanita penghibur atawa, kalau di tempat karaoke, akrab disebut pemandu lagu (PL). Tapi, faktanya ada “ Katanya.

Lanjutnya, Transaksi seks berlangsung benderang dan berlangsung di tempat, di rumah bernyanyi jual beli "kesenangan" terjadi. Transaksi seks di rumah karaoke berada di garis abu-abu,“ Selain miras, kabarnya tempat karaoke ini juga menyediakan wanita penghibur untuk pria hidung belang yang ingin ditemani sambil bernyanyi “ Ucapnya.


Ia menjelaskan, Tarif Rp 500.000,- untuk menemani berkaraoke dan Rp 2.000.000,- pershortime kepada lelaki hidung belang untuk melakukan persetubuhan “ Jelasnya.(Hamnas).

Karaoke Inul Vizta Marelan Belum Ada Izin Sudah Beroperasi

Medan Marelan.Metro Sumut
Satu lagi tempat usaha karaoke Inul Vizta Kecamatan Medan Marelan yang diduga belum mengantongi izin dari Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Medan, namun telah melakukan kegiatan operasionalnya. Selasa (26/04/2016).

Terkait belum adanya izin yang dimiliki oleh usaha karaoke keluarga ini, Ketua Harian LSM Suara Rakyat Sumut Armen Tanjung SH mengatakan bahwa sampai saat ini karaoke Inul Vizta Marelan tersebut diduga belum mengantongi izin dan sedang mengurusnya “ Katanya.

Lanjut Armend, Diduga tidak memiliki izin mendirikan usaha itu standartnya harus memiliki BPP, SIUP, NPWP, NHO dan K2 “ Ucapnya.


Armen menjelaskan, Usaha karaoke tentunya membutuhkan dana yang lumayan besar. Karena untuk mendirikan karaoke yang bagus tentu diperlukan sarana dan prasarana yang baik. Sebut saja seperti lokasi tempat usaha, fasilitas sound system, dekorasi hingga sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki tentu harus benar-benar mampu memberikan yang terbaik kepada pengunjung, Izin usaha juga termasuk bagian terpenting dalam membangun usaha karaoke. Salah satunya seperti izin hak cipta (royalti) atas keseluruhan lagu-lagu yang disediakan karaoke “ jelasnya.(Hamnas).

Jalan Rusak Simpang Kantor Ditutupi Dengan Kursi, Anggota DPRD Sibuk Rebutan Kursi

Medan Labuhan.Metro Sumut
Bagi anggota dewan mungkin kursi menjadi rebutan, Akantetapi di jalan Titi Pahlawan Simpangkantor Kecamatan Medan Labuhan justru kursi dibuang buang untuk menutupi kondisi jalan rusak. Senin (25/04/2016).

Sejumlah pengguna jalan terlihat terpesona melihat kursi sofa yang menutupi jalan rusak disimpang kantor yang tidak kunjung diperbaiki tersebut .

Warga sekitar mengaku, lobang besar yang ada di jalan titi pahlawan sudah lama namun tak kunjung diperbaiki pihak Dinas PU Bina Marga Kota Medan maupun provinsi.

Padahal jalan tersebut merupakan jalan vital penuh sejarah perjuangan kemerdekaan," Jalan rusak disimpang kantor semakin parah bang, sejak kemarin dilanda banjir sehabis hujan deras “ Kata Wawan (38) pengguna jalan. (Hamnas).


Peduli Kesehatan, PAC Partai Gerindra Marelan Gelar Senam Kebugaran Dilapangan Bola Marelan

Medan Marelan.Metro Sumut
PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan yang diketuai bung Haris Kelana Damanik dipadati warga dan kader PAC Partai Gerindra Marelan yang mengikuti senam kebugaran pada hari minggu (24/04/2016) dilapangan bola Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan..

Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik mengatakan Kegiatan Senam merupakan program rutin dari PAC Partai Gerindra Marelan, Selain untuk menjaga kesehatan dan kebugaran, kegiatan senam ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas komunikasi dan koordinasi serta meningkatan jalinan silaturahim antar sesama kader dengan masyarakat Marelan “ Kata Haris.

Lanjut Haris, Melalui program sehat dalam keberagaman ini kita berharap masyarakat sekita ikut termotivasi untuk menjaga kesehatan “ Ucap Haris.

Haris menjelaskan, Acara ini kita harapkan bisa menjaga kebugaran dan kesehatan kader-kader PAC Partai Gerindra Marelan. Kita tahu aktivitas kader-kader PAC Partai Gerindra Marelan cukup tinggi untuk itu kesehatan mereka harus terjaga agar pelayanan kepada rakyat bisa optimal “ Jelasnya.(Hamnas).


Korban Penganiayaan Dijadikan Tersangka Di Polsek Medan Labuhan

Medan Labuhan.Metro sumut
Ayah dan anak yang merupakan korban penganiayaan. Kini malah dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian Polsek Medan Labuhan, Keduanya adalah HE dan anaknya HA (32) warga Jln. Inspeksi Kompleks Pesona Malibu Block C No. 5, Kel. Renggas Pulai, Kec. Medan Marelan yang mengalami hal itu. Senin (25/04/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Sedangkan suami-istri merupakan pelaku yang melakukan penganiayaan berinisial SA dan MA beralamat tepat disebelah rumah korban. SA dan MA ini bisa membalikkan fakta dengan membuat laporan ke Mapolsek Medan Labuhan, kejadian ini terjadi sekitar 2 bulan yang lalu. Tepatnya Minggu (07/02/2016) siang,” Saat itu, saya lihat bunga mereka sampai ke tembok rumah saya. Lalu saya bilang baik-baik dengan pembantu mereka (SA dan MA) agar segera menggesernya. Setelah mendengar itu, pembantu itu lalu menggeser bunga itu. Tapi tak lama setelah itu, datanglah SA dan MA. Disitu mereka menganiaya saya “ Kata HE, Selasa (12/04/2016) siang kepada awak media ini di Mapoldasu.

Masih dijelaskanna, mendapat perlakuan tidak baik, HA berniat melerai peristiwa itu. Namun dirinya juga dianiaya oleh keduanya,” Saya dan bapak dianiaya mereka berdua, dicakar dan ditonjok,” ucap HA.

Setelah kejadian itu, datanglah petugas sekurity perumahan dan melerai persitiwa itu,” Lalu saya, bapak dan pengacara langsung membuat laporan ke Polres Belawan. Tapi yang kami herannya, kenapa kami dijadikan tersangka oleh pihak kepolisian Polsek Medan Labuhan ” Ujar HA menerangkan didampingi kuasa hukumnya Baihaki BBA.

Lalu saat ditanya wartawan apakah maksud kedatangan pihaknya ke Mapoldasu. Dengan penuh harapan Baihaki mengatakan ingin berkordinasi kepada Kabag Wasidik untuk menyelesaikan permasalahan ini,” Kita berharap agar ada solusinya, jika tidak ada solusi. Kita akan melaporkan pihak kepolisian Polsek Medan Labuhan ke Propam Poldasu karena menetapkan klien kita sebagai tersangka “ jelas Baihaki yang mengaku sudah melaporkannya ke Polres Pelabuhan Belawan dan tertuang di STTLP/32/II/2016/SPKT Polres Pelabuhan Belawan.

Bahkan ada yang lebih anehnya lagi, surat pemanggilan yang pertama diterima oleh HE dan HA. Tapi pihak kepolisian Polsek Medan Labuhan langsung mengeluarkan surat pemanggilan sebagai tersangka,” Itu merupakan kesalahan, seharusnya klien kita dipanggil sebagai saksi. Tapi ini malah langsung dipanggil sebagai tersangka “ Tegas Baihaki heran.

Lanjutnya mengatakan hingga saat ini, laporannya di Polres Pelabuhan Belawan sudah berjalan dengan baik,” Informasi yang kita terima, perkembangannya bahwa SA dan MA sudah ditetapkan tersangka oleh pihak kepolisian Polres Pelabuhan Belawan. Kita berharap agar kasus ini cepat terungkap dan kita akan laporan pihak kepolisian Polsek Medan Labuhan karena mengambil keputusan yang salah “ Tutup Baihaki menegaskan.(Redaksi).

Kinerja Bongkar Muat BICT Pelindo I Membaik

Belawan.Metro Sumut
Kinerja produktivitas bongkar muat barang BICT di Pelabuhan Belawan semakin membaik, mampu melayani bongkar muat general cargo dengan produktivitas sebesar 45,20 T/G/H dan BICT mampu melayani bongkar muat peti kemas dengan produktivitas sebesar 33,53 B/S/H. Senin (25/04/2016).

Asisten Manejer Humas BICT Irfan mengatakan produktivitas ini semakin membaik karena BICT Pelindo I terus  memaksimalkan kesiapan alat bongkar muat, kesiapan alat angkutan dan gudang penerima untuk komoditi barang yang dimuat maupun dibongkar, sementara untuk ekspor dan impor box pada bula maret 2016, ekspor 16.877 dan impor 15.543 box  “ Katanya.

Lanjut Irfan, Selanjutnya untuk realisasi trafik untuk kunjungan kapal BICT Pelindo I pada bulan maret 2016 ekspor 48.134 Call dan impor 45.219 Call jumlah 93.353 Call. Sementara untuk komoditi Palm Oil 64.972 ton, Karet 45.292 ton, Minyak 54.741 ton, Sabun 36.584 ton,Chemical 30.148 ton, Kertas 22.473 ton “ Ucapnya.

Irfan menjelaskan. Untuk komoditi rempah-rempah  15.474 ton, Textile 6.369 ton, Kayu 8.955 ton, Rokok 5.261 ton, Besi 6.474 ton, Ban 2.947 ton, Household Goods 3.819 ton, Plastik 3.997 ton, Udang 1.771ton, Spare part 388 ton, Ikan 2.724 ton, aluminium 2.772 ton, Packaging Material 371 ton, Sayur Mayur 7.964 ton, Mesin 490 ton, Coklat 637 ton, Kelapa 1.377 ton, Tepung 210 ton, Pestisida 535 ton, Arang 1.468 ton, Pupuk 40 ton The 449 ton, Kacang 665 ton, Kabel 0, Bahan Bangunan 329 ton, abu 47 ton, General Cargo 299 ton, Pecah Bela 1.021 ton, Accessores 30 ton, Getah 983 ton, Makanan Kaleng 62 ton, makanan Kaleng 1.455 ton, Other 14.780 ton, Jumalh 371.525 ton “ Jelasnya.(Hamnas). 

Sebanyak 2,7 Ton Bawang Merah Ilegal Asal India Membusuk Di Balai Karantina

Medan.Metro sumut
Sebanyak 2,7 ton bawang merah asal India yang diamankan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum ) Kabupaten Batu Bara dibiarkan membusuk di Kantor Karantina Kelas II Medan di Dusun Lestari Kampung Kelapa Kecamatan Beringin. Minggu (24/04/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, 2,7 ton bawang merah ini sebelumnya diamankan karena tidak memiliki dokumen lengkap, Petugas Pengawasan dan Penindakan (P2) Balai Karantina Kelas II Medan Dolok Nababan mengatakan bawang merah selundupan tersebut diamankan di Jalinsum Kabupaten Batubara saat razia yang dikakukan Polres Batubara, Saat dirazia pemilik tidak bisa memperlihatkan dokumen lengkap dari Karantina Pertanian sehingga langsung ditahan dan diserahkan ke Balai Karanatina Kelas II Medan, saat dirazia pemilik bawang merah tidak bisa menunjukkan dokumen lengkap dari Karantina Pertanian “ Katanya.

Lanjut Nababan Selain mengamankan bawang merah, petugas juga mengamankan satu unit mobil pick up yang digunakan untuk mengangkut bawang merah ilegal tersebut, Bawang merah tersebut dicurigai masuk dari pelabuhan tikus yang ada di daerah Tanjung Balai yang akan dibawa ke Kota Medan “ Ucapnya.


Nababan menjelaskan. Kondisinya sudah mulai membusuk, tinggal menunggu kelengkapan administrasi dari pusat untuk dimusnahkan “ Jelasnya.(Siregar).

Pelaku Perdagangan Manusia Berkelit

Batam.Metro Sumut
Dihadapan penyidik, Zuniar Mardiana (sebelumnya ditulis Dewi) yang merupakan wanita yang memperkerjakan Mawar mengakui, bahwa selama ini Mawar memang bekerja ditempatnya sebagai pemuas nafsu laki-laki hidung belang dan pelayan tamu minum. Minggu (24/04/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Memo Ardian mengatakan dalam keterangannya, dia tidak pernah memaksa mawar untuk bekerja di tempatnya. Bahkan ia juga mengaku bahwa tidak pernah sama sekali mengambil uang dari pemakai jasa korban “ Katanya.

Lanjut Memo. Bahwa di cafe tersebut, Zuniar hanya menyediakan kamar yang digunakan sebagai pelampiasan nafsu. Bahkan Zuniar mengaku hanya mematok harga 15 ribu per 15 menit setiap kamarnya, Dia mengakui juga bahwa hanya mengambil uang dari sewa kamar saja, kalau untuk uang jasa melayani itu langsung dipegang seluruhnya oleh korban “ Ucapnya.

Memo menjelaskan, Namun menurut keterangan dari Mawar sendiri, uang tersebut tidak ada dia pegang sama sekali. Setiap mendapatkan uang jasa, ia langsung menyerahkan kepada Zuniar untuk dikirim kepada orang tuanya di kampung dan untuk pembayaran utang dari tiketnya menuju Batam, Utangnya sebesar 4 juta. Maka dari itu, maminya ini meminta bayaran sebesar 4 juta kepada A untuk menebus korban “ Jelasnya.

Sementara itu, Ratih (sebelumnya di tulis Ririn), merupakan orang yang mengajak Mawar ke Batam dan juga adik dari Zuniar statusnya hanya dijadikan sebagai saksi. Sebab, Ratih juga menjadi korban dari kakaknya sendiri,“ Adiknya mami ini baru pertama kalinya dia ke Batam. Dia juga sudah tahu bisnis kakaknya di Batam. Dia bekerja disana pun karena emang kemauan dia “ Ungkap Memo.

Ratih juga mengakui kepada penyidik bahwa telah mengajak Mawar ke Batam. Ia juga mengakui bahwa sebelum berangkat ke Batam dirinya juga mengajak Mawar ke Lampung untuk bekerja di rumah makan, namun gagal.


Karena gagal untuk bekerja di Lampung, Ratih kemudian memberi tahu lagi kepada Mawar bahwa ia tidak jadi ke Lampung dan mau ke Batam untuk bekerja di tempat kakaknya sebagai pelayan tamu di kafe remang-remang,“ Korban juga telah mengetahui kalau di Batam kerja sebagai pelayan tamu. Namun, apakah korban juga harus melayani nafsu hidung belang di kafe itu, kita belum tahu. Proses penyelidikan belum sampai di situ “ Terang Memo.(Riv).

PLN Ujicoba Kelayakan PLTU Tenayan Pekanbaru

Pekan Baru.Metro Sumut
Manager Proyek PLTU Tenayan, bahwa saat ini kondisi PLTU Tenayan sudah mencapai 95 persen untuk mesin unit II dan untuk mesin unit 1 sudah mencapai 97 persen. Minggu (24/04/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Manager Proyek PLTU Tenayan Sugiharto mengatakan Dengan kondisi itu, PLTU akan segera dilakukan steam blow. Tujuannya untuk membersihkan pipa-pipa dari kotoran berupa sisa-sisa partikel-partikel proses building “ Katanya.

Lanjut Sugiharto, Pada 12 Mei nanti PLTU Tenayan sudah akan dilakukan uji coba sinkronisasi ke jaringan walaupun daya yang masuk ke jaringan masih belum akan dijual. Pada sinkron test, jika terjadi trouble dan harus dimatikan mesinnya, maka, masih bisa dilakukan pemutusan data ke jaringan “ Ucapnya.

Sugiharto menjelaskan, Juni PLTU Tenayan akan melakukan reability test. Yaitu sudah mulai uji coba dengan masuknya daya 80 persen dari optimal capacity ke jaringan selama 30 hari tanpa terputus," Jika reability test sukses dilakukan, selanjutnya akan dilakukan Performance test yang akan dilaksanakan pada bulan Juli mendatang. Performance test atau komersil test dilakukan untuk mengetes dan menguji dengan kekuatan penuh sebesar 110 MW pada kondisi maksimum “ Jelasnya.


Sugiharto menambahkan, Pada bagian ini, daya sudah akan dipasok dan sudah akan dijual kepada pelanggan PLN “ Tambahnya.(Rusman).

Haris Kelana Damanik: Narkoba Mesin Penghancur Generasi Muda

Medan Marelan.Metro Sumut
Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan mengajak seluruh pemuda pemudi untuk menjauhi Narkoba. Minggu (24/04/2016).

Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Bung Haris Kelana Damanik menyatakan perang terhadap narkoba dan narkoba adalah mesin penghancur para generasi muda, karena pemuda dan pemudi adalah sosok generasi muda yang berdedikasi di bidang masing-masing “ Kata Haris.

Lanjut Haris, Bagi orang tua yang anaknya terkena narkoba secepatnya melaporkan ke pihak berwenang untuk segera direhabilitasi," Saya menyayangkan narkoba sekarang ini banyak ditemukan hingga ke pelosok kota, Saya berharap dinas terkait agar bisa bekerja sama untuk memberantas narkoba “ Ucap Haris.

Haris berharap pada pemerintah agar melakukan penyuluhan ke pelosok kota, tentang bahaya akan narkoba “ Harapannya

Himbauan tersebut mendapat resfon dari Aba serta mengapresiasi apa yang dilakukan PAC Partai Gerindra Marelan," Saya Mewakili orang tua dan sebagai tokoh masyarakat, sangat setujuh apa yang disampaikan saudara Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerindra Marelan dan saya sangat menyayangkan bila itu terjadi pada anak anak kita “ Ungkapnya.(Hamnas).




Gerindra Marelan: Pahamkan Bahaya Narkoba sejak Usia Dini

Medan Marelan.Metro Sumut
Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Bung Haris Kelana Damanik mengimbau Dinas Pendidkan maupun orang tua untuk memberikan pendidikan tentang bahaya narkoba kepada anak sejak ditingkat sekolah dasar. Himbauan tersebut disampaikan terkait maraknya peredaran narkoba di Medan Dan Sumatera Utara. Minggu (24/04/2016).

Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik didampingi istri tercintanya sekaligus Bendahara PAC Partai Gerindra Marelan Rahmawati Harahap mengatakan keterampilan menolak narkoba seharusnya diajarkan sebelum anak berusia sembilan tahun atau selambat-lambatnya pada usia 12 tahun, anak-anak di bawah usia 15 tahun, berisiko tinggi dalam penyalahgunaan narkoba. Sebab, faktanya 90 persen dari kelompok ‘coba pakai’ narkoba berasal dari pelajar dan mahasiswa “ Katanya.

Lanjut Haris, Masa remaja merupakan masa transisi dari anak-anak ke dewasa dan diikuti perubahan fisik, mental dan sosial. Dengan perubahan ini remaja sering mengalami ketegangan, perasaan tertekan, keresahan, kebingungan dan frustasi, sehingga berisiko tinggi menyalahgunakan narkoba. Dimasa-masa ini peran orangtua sangat penting untuk lebih memberi perhatian dan pendampingan “ Ucapnya.

Haris menjelaskan, Dari survei yang dilakukan BNN kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia sebesar 3.367.080 atau 1,99 persen dari jumlah penduduk di Indonesia. Dari jumlah itu, 1,1 juta pengguna narkoba dari kalangan pelajar dan masyarakat, Ini sebuah bukti bahwa pelanggan narkoba paling banyak ada di usia produktif. Tentu memprihatinkan dan semoga ke depan bisa diminimalisasi dengan peran serta orangtua dan tenaga pendidik untuk mengajarkan anak tentang bahayanya menggunakan narkoba “ Jelasnya.


Bung Haris Kelana Damanik Ketua PAC Partai Gerindra Marelan  ini juga menyarankan kepada orang tua agar lebih memperhatikan anaknya dalam bergaul. Sebab orang tua adalah orang yang terakhir tahu tentang masalah narkoba pada anaknya. Ini fakta, ternyata orang tua orang yang paling akhir mengetahui. Ini yang harus diubah dan orang tua harus lebih memperhatikan dan mendampingi anaknya “ Pintanya.(Hamnas).
 

TV ONLINE MS

Polisi Grebek Gudang Pupuk & Gas Oplosan di Medan Delil”

TV ONLINE MS

POMAL Lantamal I mengadakan Kegiatan Ops Gaktib dan Yustisi “CITRA WIRA PARI 2015”

CITRA INDAH

TV ONLINE MS

Bea Cukai Belawan Gagalkan 2 Kontener Cangkang Siput Hijau&Perut Ikan keThailand &Hongkong ”

PRAKIRAAN CUACA

STATELIT PENGUNJUNG MS

Copyright © 2010 - 2013. www.metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM