PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN

PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN
PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN MENGUCAPKAN SELAMAT SUKSES DAN SELALU EKSIS KEPADA MEDIA HARIAN METRO SUMUT ONLINE.DARI GM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN SAHAT TAMBUNAN & M.NATSIR MANEGER UMUM PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & MANEGER TEHNIK PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN & ASISTEN MANEGER HUKUM DAN HUMAS PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN ROSWITA & SEGENAP KARYAWAN PT PELINDO 1 CABANG BELAWAN.

Cari Berita Anda....???

Memuat...

Entri Populer

Merry Utami Terpidana Mati Dipindahkan Ke Nusakambangan

Cilacap.Metro Sumut
Merry Utami terpidana mati kasus narkoba dilaporkan telah dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Wanita Tangerang, Banten, ke Lapas Batu, Pulau Nusakambangan Cilacap Jawa Tengah. Minggu (24/07/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Merry Utami yang dibawa dari Tangerang menggunakan mobil Transpas tiba di Dermaga Wijayapura, Cilacap, Minggu pagi pukul 04.30 WIB, dengan pengawalan personel Brigade Mobil (Brimob).

Sesampainya di Dermaga Wijayapura, mobil Transpas langsung masuk ke halaman dalam tempat penyeberangan khusus itu. Selanjutnya Merry Utami dipindahkan ke Kapal Pengayoman VI menuju Pulau Nusakambangan.

Informasi yang dihimpun dari petugas di Dermaga Wijayapura, Merry Utami selanjutnya akan dibawa menuju Lapas Batu, Pulau Nusakambangan.

Saat dihubungi dari Cilacap, Kepala Lapas Batu Abdul Aris mengaku belum menerima laporan mengenai pemindahan Merry Utami ke Lapas Batu. Dia juga mengatakan kemungkinan Merry tidak akan ditempatkan di Lapas Batu,” Saya belum menerima laporan, kebetulan saya sedang di Jakarta. Kalau memang Merry Utami, kemungkinan akan ditempatkan ke lapas lain, kalau di Batu tidak mungkin karena dia itu perempuan “ Kata Abdul.

Sementara Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Jawa Tengah Molyanto belum bisa dikonfirmasi terkait pemindahan terpidana mati Merry Utami.


Merry Utami ditangkap di Bandara Soekarno Hatta karena membawa 1,1 kilogram heroin dan divonis mati oleh Pengadilan Negeri Tangerang pada tahun 2003.(Melvy).

Gawat……,Satu Keluarga Keracunan Usai Makan Roti Dari Indomaret

Medan.Metro Sumut
Sekeluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan empat anak mengalami keracunan makanan setelah mengkonsumsi roti merk ‘Sari Roti’ dan selai ‘Papa Roti’ yang mereka beli di Gerai Indomaret yang terletak di Jalan Jamin Ginting Kecamatan Medan Tuntungan Medan. Minggu (24/07/2016).

Informasi yang dihimpun, setelah memakan roti dan selai tersebut, korban bernama Leo dan keluarganya yang tinggal di Jalan Pertanin, Desa Durian Jangak no 27, Kecamatan Pancurbatu, mengalami sakit kepala dan mual pada perut.
 
Akibat itu, mereka sekeluarga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Sejati untuk menjalani pemeriksaan. Setelah itu, Leo langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Delitua.

Petugas kepolisian yang mendapat pengaduan, langsung melakukan penyelidikan kepada para korban. Setelah mendapat keterangan korban, petugas pun menggeledah Gerai Indomaret yang dimaksud.

Dari Indomaret, petugas menemukan tiga botol selai kadaluarsa diduga sejenis dengan yang dimakan korban. Selain itu, petugas juga memeriksa tanggal kadaluarsa seluruh roti di rak makanan. Kemudian, tiga botol selai kadaluarsa disita petugas.

Kapolsek Delitua AKP Wira Prayatna mengungkapkan, para korban keracunan akibat makan roti merk ‘Sari Roti’ beserta selai. Selanjutnya, roti dan selai sisa yang dimakan korban, serta yang ada di Indomaret langsung disita petugas.

“Korban berjumlah 6 orang. Hingga saat ini, salah satu korban bernama Nia terus mengalami pusing dan mual. Badannya masih terkulai lemas akibat memakan roti dan selai yang mengandung bakteri,” ungkap Wira.

Wira mengaku akan segera memanggil pihak terkait yang terlihat dalam peristiwa ini. Ia akan melakukan koordinasi dengan labfor Polda Sumut, Balai POM dan dari pihak rumah sakit untuk memastikan penyebab keracunan yang menimpa enam orang sekaligus itu.(San/Hamnas)

Warga Pasar 3 Marelan Timur Kembali Ancam Demo Tanam Pohon

Medan Marelan.Metro Sumut
Warga kesal tidak kunjung diperbaikinya kondisi jalanan rusak di Pasar 2 Barat Marelan usai hujan berlumpur dan berlobang lobang menimbulkan keresahan pengguna jalan serta warga sekitar. Minggu (24/07/2016).

Dalam waktu dekat ini ratusan warga akan kembali mengelar aksi protes pada Pemerintah dengan menanami sejumlah pohon maupun tanaman padi dilokasi jalan rusak yang kini kondisinya sudah mirip sawah tersebut.

"Sudah capek kali warga disini berharap adanya perbaikan jalan yang kami sampaikan baik secara lisan maupun tulisan ke pihak Pemerintah namun entah sampai kapan jalan rusak disini diperbaiki, kayaknya percuma saja kami membayar Pajak Bumi Bangunan (PBB) soalnya kondisi jalan rusak tak kunjung diperbaiki “ Kata Surianto selaku tokoh masyarakat di jalan Pasar 2 Barat tersebut.

Harapan perbaikan jalan juga disampaikan Ramli Harahap selaku Dewan Penasehat Partai Gerindra Marelan, ia merasa kecewa pada pihak instansi terkait yang berwenang memperbaiki jalan rusak sebab hingga kini jalan rusak di pasar 3 Timur tak kunjung diperbaiki padahal sudah bolak balik diukur bahkan ditinjau Camat dan Lurah.


"Udah pernah Camat dan Lurah ke lokasi jalan rusak Pasar 3 Timur Marelan itu tapi entah kapan jalan rusak tersebut diperbaiki padahal sebelumnya warga juga mengelar aksi tanam pohon di sepanjang jalan rusak tersebut “ Ucap Ramli Harahap yang akrab disapa Atok tersebut di sela sela acara Halal Bi Halal Partai Gerindra Marelan. (Hamnas)

Keluarga Besar PAC Partai Gerindra Marelan Gelar Halal Bihalal Idul Fitri 1437 H, Santuni Anak Yatim Dan Pemberian Bantuan Som Sistem Kepada Ibu Pengajian Marelan

Medan Marelan.Metro sumut
Setelah sebulan berpuasa, seluruh umat Muslim bersukacita menyambut datangnya hari kemenangan.  Hari Raya Idul Fitri merupakan saat yang tepat bagi seluruh umat Islam untuk bersilaturahmi dan saling memaafkan. Hal tersebut sudah menjadi tradisi yang terus dilestarikan oleh masyarakat Indonesia. Sabtu (23/07/2016).

Dalam suasana Idul Fitri, Keluarga Besar PAC Partai
Gerindra Kecamatan Medan Marelan menggelar acara Halal Bihalal, Menyantuni puluhan anak yatim dan menberi bantuan 7 som sistem kepada ibu pengajian Sekecamatan Medan Marelan dikediaman Ketua PAC Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik Komplek Tut Wuri Handayani Jalan Abdul Sani Muthalib Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan.

Acara tersebut dihadiri oleh H.Gus Irawan Pasaribu SE, Ak,MM, CA Ketua DPD Partai Gerindra Sumut serta ketua komisi VII DPR RI, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan Boby Oktavianus Zulkarnaen,  Ramli Harahap Dewan Penasehat Media Harian Metro Sumut Online dan Dewan Penasehat PAC Partai Gerindra Marelan, FKBMMU, IKJM, FKPPI, Turonggo Siswo Budoyo (TSB), FBR (Forum Rakyat Bersatu) Sumut,Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan Surianto alias Butong,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan para undangan yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan Haris Kelana Damanik mengatakan kegiatan Halal Bihalal yang dihadiri seluruh kader Partai ini bertujuan untuk memperkokoh serta menjalin tali silahturahmi antar kader partai ,maupun dengan masyarakat,” Halal Bihalal ini merupakan tradisi baik untuk menjaga tali silaturahmi diantara para kader Partai maupun dengan masyarakat. Halal Bihalal ini juga merupakan momentum yang tepat untuk saling memaafkan “ Katanya.


Lanjut Haris, Saya mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin, kalau saya ada salah mohof maaf semoga kehidupan kita kedepan nantinua lebih baik lagi sebagaimana yang kita harapkan bersama “ Ucapnya.

Sementara itu Jumari selaku pengurus seni budaya Turonggo Siswo Budoyo (TSB) mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Bung Haris Kelana Damanik setiap tahunnya yakni mengelar acara Halal Bi Halal tanpa melupakan kegiatan bhakti sosial menyantuni anak yatim piatu serta memberikan bantuan alat pengeras suara bagi kelompok ibu perwiritan.

Jumari juga mengucapkan terima kasih pada ketua PAC.Partai Gerindra Marelan Haris Kelana Damanik yang eksis peduli lingkungan dan sosial kemasyarakatan terbukti berulangkali telah mengelar acara bhakti sosial gotong royong, fogging, menyantuni anak yatim.

"Kita menghimbau para anggota Gerindra sekalian serta paguyuban TSB agar nantinya tetap eksis dan solid tetap mendukung, kalau bisa antarkan Bung Haris duduk sebagai wakil rakyat di DPRD Kota Medan sebagai perwakilan aspirasi kita, ajak Jumari bersemangat

H.Gus Irawan Pasaribu SE, Ak,MM, CA Ketua DPD Partai Gerindra Sumut serta ketua komisi VII DPR RI mengharapkan kepada seluruh jajaran pengurus partai dari DPC hingga Pengurus PAC Partai Gerindra agar tetap menjaga kekompakan, merangkul semua lapisan struktural maupun elemen masyarakat dan siap memenangkan Pemilukada dan Pemilu Tahun 2019 mendatang,” Tugasnya berat, karenanya hindari intrik internal yang tidak perlu, saat ini tidak jamannya lagi ada sekat perbedaan, jaga soliditas partai “ Harapannya.


Dalam kesempatan tersebut, anggota DPR RI selaku ketua Komisi VII membidangi  energi, riset dan tehnologi menyampaikan minal aidin walfaizin mohon maaf lahir bathin pada masyarakat yang telah memberikan dukungannya untuk maju sebagai Cagubsu periode 2018 mendatang.


Sementara itu ketua perwiritan di tanah enam ratus Marelan  mengucapkan terimakasih pada pimpinan partai Gerindra yang telah membantu alat pengeras suara guna mengembangkan syiar Islam,” Kami mendukung  Pak Gus Irawan menjadi Gubsu mendatang sebab saat ini harga bahan kebutuhan pokok kian melambung, bayangkan aja Pak harga cabe yang patah dan tomat yang pecah saja harganya mahal, mana mungkin terbeli kami daging, kami berharap kalau Pak Gus jadi Gubsu tolong turunkan harga bahan kebutuhan masyarakat “ Kata Bu Hajijah disambut tepuk tangan para ibu lainnya yang berhadir.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Medan Bobby Zulkarnain mengapresiasi kinerja Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan yang dipimpin Haris Kelana Damanik yang telah banyak membuat kegiatan-kegiatan bahkti sosial kemasyarakat dan membesarkan Partai Gerindra di Kecamatan Medan Marelan “ Katanya.(Hamnas).

Tahanan Kejari Natuna Dieksekusi Ke Tanjungpinang Pakai KM Bukit Raya

Natuna.Metro Sumut
47 tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna yang dititipkan di Polres Natuna akhirnya dikirim ke Lapas Tanjungpinang, Para tahanan ini diangkut melalui jalur laut menggunakan KM Bukit Raya dari pelabuhan Selat Lampa. Sabtu (23/07/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Dari 47 tahanan ini 38 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 9 WNA. Di antara 38 tahanan WNI ada 4 orang wanita. Mereka terlibat kasus tindak pidana pencurian, judi, perlindungan anak, kekerasan, narkotika. Sementara 9 WNA asal Vietnam, Laos dan Tiongkok terlibat kasus ilegal fishing.

Kepala Kejaksajaan Negeri (Kajari) Natuna, Efrianto membenarkan hal tersebut. Tahanan yang diberangkatkan tersebut hasil dari tangkapan tahun 2015 dan tahun 2016,” Sekarang ruang tahanan yang ada di Polres Natuna sudah overload, mau tidak mau harus kita berangkatkan menggunakan kapal penumpang yang ada “ Kata Efrianto.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Natuna Waher mengatakan meskipun para tahanan menggunakan angkutan kapal penumpang umum, namun tetap ditempatkan pada ruangan khusus,” Kita tidak memiliki kapal khusus, tetapi kita sudah disediakan ruangan di salah satu dek khusus untuk tahanan tersebut. Mudahan mudahan lancar tidak ada kendala “ Kata Waher.


Lanjut Waher. Selain petugas Kejari, pengawalan pengiriman para tahanan itu juga dibantu pihak kepolisian. Keberangkatan tahanan juga diantar oleh para keluarga dan kerabat “ Ucap Waher.(Pai).

Ombudsman Bengkulu: Sekolah Tidak Boleh Wajibkan Pembelian Seragam


Bengkulu.Metro Sumut
Ombudsman Perwakilan Provinsi Bengkulu mengingatkan kepada pihak sekolah yang mewajibkan para siswa baru membeli seragam hasil pengadaan pihak sekolah telah melanggar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 60 tahun 2011 tentang Pungutan Pendidikan. Sabtu (23/07/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kepala Ombudsman Perwakilan Provinsi Bengkulu Herdi Puryanto mengatakan kalau memaksa siswa membeli seragam dari pengadaan sekolah berarti itu termasuk pungutan liar “ Katanya.

Lanjut Herdi, Hal itu terkait laporan salah seorang wali murid salah satu SMP di Kota Bengkulu yang diterima Ombudsman. Wali murid menyebutkan bahwa pihak sekolah mewajibkan para siswa membayar Rp1 juta untuk mendapatkan empat jenis seragam sekolah dengan harga per pasang mencapai Rp250 ribu,” Laporan itu sudah kami tindaklanjuti dan setelah asisten Ombudsman turun ke lapangan kepala sekolahnya membantah kalau itu diwajibkan “ Ucapnya.

Herdi menjelaskan. Dalam pengadaan seragam, pihak sekolah hanya bisa menjelaskan warna dan motif yang harus dimiliki para siswa. Soal tempat pembelian seragam tersebut menjadi keputusan setiap siswa sebab kemampuan keuangan mereka berbeda-beda,” Tapi kalau sifatnya wajib dan ditetapkan dengan nominal tertentu maka itu sudah masuk pungutan liar “ Jelasnya.


Asisten Ombudsman Herdi menambahkan, Sudah mendatangi Dinas Pendidikan Nasional Kota Bengkulu untuk mengawasi sekolah-sekolah sehingga proses belajar mengajar di wilayah ini bebas dari pungutan liar “ Tambahnya.(Cipo).

Pemakaman Pemimpin Kelompok Teroris MIT Santoso Dijaga 500 Polisi

Jakarta.Metro Sumut
Jenazah Santoso pemimpin kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) telah diserahkan kekeluarga pagi ini pukul 08.20 Wita. Jenazah gembong teroris itu langsung diterima oleh adik Santoso. Sabtu (23/07/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Hari Suprapto mengatakan rencananya Santoso akan dimakamkan di Dusun Tosanjaya Desa Lanjangan Kecamatan Poso Pesisir Poso. Namun tidak tahu kapan jenazah itu akan dimakamkan, Itu sepenuhnya hak dari keluarga “ Katanya.

Lanjut Hari, Polisi sudah membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengamankan proses pemakaman Santoso. Satgas itu dipimpin langsung oleh Kapolres Poso AKBP Roni Prasetyo, Sudah disiapkan 500 personel (untuk pengamanan) “ Ucapnya.

Sementara Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian kemarin menginstruksikan agar proses pemakaman Santoso dijaga ketat. Dengan demikian tidak terjadi kegaduhan pada saat kegiatan tersebut berlangsung,” Prinsipnya adalah agar pada waktu pemakaman jangan sampai menimbulkan kegaduhan dan aksi heroik dan lain-lain. Karena dia (Santoso) adalah pelanggar hukum “ Kata Tito.

Tito menjelaskan. Pengawalan ketat bukan tanpa alasan, Sebab dikhawatirkan ada potensi kerawanan saat pemakaman berlangsung, Karena kami lihat ada potensi kerawanan. Karena masih ada Ali Kalora dan Basri “ Jelasnya.

Santoso tewas dalam baku tembak dengan Tim Alfa 29 dari TNI yang terjadi pada Senin 18 Juli lalu sekitar pukul 18.30 Wita. Kontak senjata itu terjadi dipegunungan Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara.


Pertempuran itu pecah setelah adanya patroli yang dilakukan Tim Alfa di seputar tempat kejadian perkara. Selain menewaskan dua anggota MIT, Tim Alfa 29 juga menyita satu pucuk senapan organik jenis M-16 beserta beberapa amunisi aktif dan selongsong peluru.(Melvy).

Brimob Binjai Gagalkan Peredaran Bawang & Minyak Ilegal

Binjai.Metro Sumut
Resintel Brimob Polda Sumut Detasemen A Pelopor Binjai, berhasil menggagalkan penyelundupan 8 ton bawang merah ilegal dan 6 ton minyak tanah ilegal, Jumat (22/7/16).

Informasi yang dihimpun Media ini, Kepala Detasemen A Pelopor Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto SIk MSi menyebutkan, penangkapan bawang merah dan minyak illegal tersebut, berawal dari kecurigaan anggota Resintel Brimob saat sedang berpatroli, melihat 2 unit truk bawang ketika melintas dari Binjai.

Kemudian, anggota Resintel Brimob mengikuti hingga ke Jalan Gatot Subroto, Medan sebelum Markas Kodam I/BB. “Anggota langsung menghentikan truk dan meminta dokumen resmi pengiriman bawang tersebut,” kata Nugroho.

Namun, supir truk tidak mampu memberikan dokumen yang diminta oleh anggota Resintel Brimob itu. “Selanjutnya, kedua truk itu diamankan dan dibawa ke Mako Brimob,” jelas Nugroho.

Tidak berselang lama, anggota Resintel mendapat informasi dari masyarakat tentang peredaran minyak tanah ilegal. “Truk pengangkut minyak tanah berhasil diamankan di Jalan Medan – Binjai KM 12, Kecamatan Sunggal, Deliserdang,” ujarnya menambahkan supir truk langsung melarikan diri saat dihentikan anggota Brimob.

Menurut para supir truk bawang merah, kata Nugroho bawang itu berasal dari India yang diimpor ke Malaysia, namun bawang itu diselundupkan ke Indonesia melalui pelabuhan di Aceh. “Rencananya akan dibawa ke Medan untuk dipasarkan di pasar tradisional,” kata Nugroho.

Sementara untuk minyak tanah ilegal, dijelaskan Nugroho berasal dari Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Setelah disuling masyarakat, kemudian minyak tanah yang tidak sesuai dengan standart bahan bakar minyak akan memasarkannya di Medan.

“Minyak ini mentah yang diambil dari lahan masyarakat, kemudian disuling dan dijadikan minyak tanah, namun tidak sesuai stadart seperti minyak tanah yang dipasarkan Pertamina,” katanya mengaku pihaknya akan menyerahkan semua tangkapan tersebut ke Ditkrimsus Polda Sumut untuk ditindaklanjuti.


Supir truk pengangkut bawang merah ilegal, Adi (35) warga Langsa, Aceh Timur menjelaskan mereka hanya disuruh untuk mengantarkan bawang itu ke sebuah gudang di daerah Helvetia, Medan. “Upah untuk mengantarkan bawang itu dijanjikan Rp 2,5 juta setiap truk,” katanya.(Hendra)

Lanal Dumai Tangkap Kapal Bermuatan Bawang Merah Ilegal

Dumai.Metro Sumut
Tim Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai, Provinsi Riau, berhasil menggagalkan penyelundupan bawang merah ilegal asal Malaysia ke tanah air, Kamis (22/7/2016) siang.

Informasi yang dihimpun Media ini, Penangkapan itu berawal dari informasi intelijen di lapangan yang menyebutkan ada kapal penyelundup bawang yang datang dari Malaysia.

Informasi itu langsung ditindaklanjuti Lanal Dumai dengan mengerahkan unsur-unsur patroli untuk melakukan patroli rutin di wilayah kerja mereka.

Komandan Lanal Dumai Letkol Laut (P) Muhammad Risahdi MSi (Han) memerintahkan unsur Patroli guna melaksanakan patroli di perairan yang menurut informasi rawan penyelundupan barang ilegal.

Tepat pada hari Kamis, 21 Juli 2016 pukul 13.30 WIB di Perairan Jangkang, Bengkalis, Riau depan muara Sungai Jangkang, tim Speed Bantan mencurigai kapal kayu yang sedang melintas. Kemudian tim langsung melaksanakan pemeriksaan.

Setelah melakukan pemeriksaan, didapat hasil Kapal bernama KM Restu Ibu GT 06 milik Ilyas itu, ternyata membawa bawang merah 700 kampit atau seberat 7 ton.

Masih dari hasil pemeriksaan itu, ternyata kapal tersebut tidak mempunyai dokumen kapal yang lengkap. Begitu juga dengan muatannya, berupa bawang merah tidak mempunyai dokumen sah.


Komandan Lanal Dumai kemudian memerintahkan agar Kapal, muatan dan ABK dikawal ke Lanal Dumai untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(SND)

Seorang Ibu Dan Balitanya Tewas Dihantam Truk

Hamparan Perak.Metro Sumut
Seorang ibu rumah tangga bernama Mentari Anggraini (23) warga Jalan Kelambir V, Desa Kelambir Lima Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deliserdang, tewas saat kecelakaan bersama putrinya yang masih berusia dua tahun.

Informasi yang dihimpun Media ini, Kejadian naas itu terjadi di Jalan Kapten Sumarsono tepat di depan ruko Griya Helvetia, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, atau di Jalan Kapt Sumarsono, Kamis (21/7/2016).

Tabrakan bermula saat mobil truk bernomor polisi BL 8703 Z yang dikemudi Jamalul Hakim (46) warga Desa Bireun Monata Laut, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Dirut, Aceh, melintas di lokasi bersamaan dengan sepeda motor BK 2832 UL yang ditumpangi korban.

Karena posisi berada di belakang truk, sepeda motor korban yang dikendarai suaminya langsung memotong truk tersebut. Namun naas, saat mendahului, sepeda motor korban tergelincir. Pengendara sepeda motor tercampak ke kiri, sementara boncengannya, istri dan anak itu terhempas ke kolong truk yang langsung dilindas oleh roda. FB_IMG_1469157149656

Ibu dan anak itu pun langsung tewas di lokasi. Pengguna jalan yang menyaksikan kejadian itu pun langsung geger. Tidak berapa lama, petugas kepolisian dari Polsek Sunggal pun langsung datang ke lokasi setelah mendapat informasi,” Dua korban seorang ibu dan anak meninggal dunia. Sekarang supir truk dan juga barang bukti sudah kita amankan. Jalanan di lokasi juga sudah kembali normal “ Kata Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri ketika dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut.(Hamnas)

Kepala BRI Marelan Diduga Mesum Dengan Staf Di Hotel Grand Serella

Medan Deli.Metro Sumut
Kepala Bank Rakyat Indonesia Jalan Titi Papan diduga berbuat selingkuh dengan Stafnya SD di Hotel Grand Serella jalan Gatot Subroto Medan. Atas kejadian tersebut, IN alias RE (33) suami dari staf BRI yang memergoki keduanya di Hotel Grand Serella tepatnya di Pos Security, sempat menjadi tontonan para tamu yang menginap, Selasa (19/7) sekira pukul 18.00 Wib.

Pasalnya, Kepala Bank BRI Cabang Titi Papan (Marelan) ditemukan lagi Check-In bersama seorang wanita berjilbab SD (inisial) disebut staf (Bawahan-red). Sang suami berinisial IN alias RE (33) yang memergoki langsung emosi dan membuat seluruh pengunjung ramai melihat kejadian tersebut. Melihat kejadian tersebut, Petugas Patroli Polsek Medan Baru datang ke lokasi kejadian. IN alias RE merasa tidak puas atas kejadian itu meminta petugas Patroli Polsek medan Baru membawa kedua diduga pasangan selingkuh itu ke Mapolsek Medan Baru guna diselesaikan secara hukum.

Informasi yang dihimpun Media ini, IN alias RE suami SD mendapat telepon dari seseorang yang enggan disebutkan namanya oleh IN. Dari telepon seseorang tersebut, menyebutkan istri IN alias RE lagi di Hotel Grand Serella bersama Pimpinan SD. Mendapatkan kabar tersebut, IN alias RE mencoba memastikan dengan menelepon istrinya. IN alias RE saat menghubungi istrinya SD, sang istri menjawab tengah berada di kantor kerja.


Merasa belum yakin apa yang dikatakan SD. IN alias RE mendatangi kantor istri dia di Bank BRI Cabang Jalan Titi Papan, Marelan. Sampai dikantor BRI Jalan Titi Papan, In alias RE tidak melihat istrinya. Dengan sedikit emosi dan kecurigaan, IN alias RE melajukan mobilnya ke Hotel Gran Serella sesuai yang infokan seseorang ke IN alias RE. Selanjutnya, IN alias RE melihat istrinya SD bersama seorang Pria AA (inisial) yang menurut info merupakan Pimpinan SD alias Kepala Unit BRI Cabang Titi Papan yang sedang chek in di hotel Grand Serella diduga mau selingkuh. (Hamnas)

Eldin Dicegat Mau Ke Toilet

Medan.Metro Sumut
Presiden Joko Widodo hadir langsung dalam Acara Sosialisasi Amnesti Pajak (Tax Amnesty) kepada para pengusaha dan wajib pajak Se-Sumatera dengan berpusat di Hotel Santika Dyandra Medan, Kamis (21/7/2016).

Terlihat hadir pula pada acara sosialisasi, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Gubernur BI Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisaris OJK Muliaman Hadad, Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Gubernur Sumut T Erry Nuradi. Namun, ada kejadian lucu dan unik pada saat acara tengah berlangsung. Salah satunya, yang terjadi pada Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang juga hadir pada acara tersebut.

Informasi yang dihimpun Media ini, Eldin beranjak sendirian dari tempat duduknya dan bermaksud hendak keluar untuk menumpang toilet. Tetapi, pada saat Eldin hendak keluar melalui salah satu pintu ruangan, dirinya dicegat oleh seorang petugas jaga pintu berambut cepak dan mengenakan identitas Pam VVIP.

Melihat itu, Eldin terlihat kesal dan agak memaksakan diri untuk keluar melalui pintu tersebut,” Napa tidak bisa keluar, jadi saya mau k*nc*ng gimana?” Kata Eldin bernada kesal dan raut wajah yang sedang jengkel.

Akhirnya setelah seseorang yang diduga salah satu kerabat Eldin datang ke arah mereka dan memberitahu bahwa itu adalah Walikota Medan, petugas jaga itu pun akhirnya membukakan pintu mengizinkan Eldin keluar.

Sontak kejadian itu menjadi bahan tertawaan sejumlah warga dan para jurnalis yang sedang berads di lokasi.

“Ya saya hanya menjalankan tugas dan instruksi yang diberikan, karena pintu masuk dan keluar hanya diperbolehkan satu pintu saja, diujung sana,” kata petugas itu sembari menunjuk pintu paling ujung belakang.

Selain itu, ada satu lagi kejadian yang cukup unik. Bupati Karo Terkelin Brahmana tak mengakui dirinya bupati.

Ceritanya pada saat acara selesai, presiden Jokowi dan rombongan pun hendak berjalan keluar. Kebetulan beberapa bupati di daerah Sumatera Utara berbaris di barisan jalan menuju pintu keluar.

Beberapa wartawan yang kebetulan berdiri dekat Bupati Karo Terkelin Brahmana lantas mengajak Terkelin berbincang.


Tapi, sontak langsung dijawab bahwa dirinya bukan bupati. “Bukan, saya bukan bupati,” ucapnya dengan wajah tersenyum, terkesan ogah diwawancarai.(Mal)

Data Trafik Kapal, Barang Dan Penumpang Juni 2016 Di Pelabuhan Belawan Meningkat

Belawan.Metro Sumut
GM PT.Pelindo 1 Cabang Belawan Sahat Parawira Tambunan di dampingi Asisten Manajer Hukum dan Humas Roswita, SH kepada media ini Jum'at (22/7/2016) sampaikan Trafik Kapal, Barang dan Penumpang di Pelabuhan Belawan periode bulan Juni 2016.

Dikatakannya untuk pelayaran luar negeri kapal asing call sebanyak 14 atau setara dengan 90,050 Grt (Gross register tonnage), sedangkan kapal nasional call 4 atau setara dengan 768 Grt (Gross register tonnage) ,sehingga jumlahnya call sebanyak 18 atau 90,818 Grt ,angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat call 16 atau Grt 66.908.jum'at (22/7/2016)

Lebih lanjut dikatkannya pelayaran dalam negeri untuk kapal asing pada bulan juni kosong sedangkan pelayaran kapal nasional tercatat call sebanyak 29 atau 247,506 Grt sehingga jumlah untuk pelayaran luar dan dalam negeri pada bulan juni tercatat sebayak call 47 atau 338,324 Grt, angka ini juga lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat Call 42 atau 287.668 Grt jelasnya.

Sedangkan arus barang pada bulan Juni di Pelabuhan pelindo 1 cabang belawan antara lain, untuk import 187,758 ton, export 286,901 ton, bongkar antar pulau 378,539 ton, muat antar pulau 14,094 ton, totalnya sebanyak 867,292 ton.

Ada pun komoditas tersebut antara lain, untuk Import berupa alat-alat bantu 57,aspal 3181,aspal drum 1059, bentonite 20000, billet baja 29614, coil 3644, gas oil 24118, gula pasir (curah kering) 27088, HSD 1821,kulit kerbau 30, makanan ternak (curah kering) 48135, methanol 4002, pupuk fertilizer 7700, tepung Industri 602, tiang pancang 16707, jumlahnya sebanyak sebanyak 187758 ton.

Sedangkan komoditas eksport berupa, bungkil sawit (PKE) 24496, CPO (pipa terpadu) 29750,DCFA (pipa terpadu)1500,Fatty Acid (terpadu) 2701, GLYCERINE 99.7 %    500, karet 3371, kol 100, middle fraction of palm (PMF) 1800, molasses (truck lossing) 7265, OA 78% (pipa terpadu) 1500, palm acid oil (pipa terpadu) 5000, pasir besi 6179, PFAD (pipa terpadu) 5400, RBD CNO  2000,RBD O (pipa terpadu)100750, RBD PKO (pipa terpadu) 4700,RBD PKS  4500 ,RBD S (pipa terpadu) 17932,RBDPKOL (pipa terpadu) 893,RBDPO (pipa terpadu)63315,SA 1850 (pipa terpadu) 750,SA 65 %  1380,TPFKA (pipa terpadu) 600,TPSA (pipa terpadu) 519,sehingga total komoditas eksport pada bulan juni sebanyak 286901ton.

Untuk komoditas bongkar antar pulau berupa, alat-alat berat 656, balok beton jembatan 1,433, batang kawat (Wire Roud) 402, batu-bara 59,383, besi beton 6,643, besi plat 1,713, besi WF 978, billet baja 303, caustic soda 2,709, caustic soda (pipa terpadu) 2,701, coconut fatty acid distillate (pipa terpadu) 1,300, coil 168, CPKO (pipa terpadu) 10,204, CPO (pipa terpadu) 4,001,CPO (truck lossing) 7,688,crude coconut oil (pipa terpadu)1,650, garam 20,300, inti sawit (curah kering) 3,201,jagung biji 17,025, kacalLembaran 3,468, material equipment 770, methanol 2,102, minyak bakar 29,461, pasir 5,130, PFAD (truk lossing) 2,800, PIPA 230, PKFAD (pipa terpadu) 1,550, Plat 126, pupuk 6,000, pupuk NPK 6,650, pupuk NPK jumbo 11,183, pupuk phonska (curah kering) 22,376, pupuk urea (bag cargo) 1,300, semen curah 53,682, semen jumbo 4,435, semen sling jumbo 7,437, sheet pile 228, solar khusus 4,843 jumlahnya sebanyak 306,229 ton,selain itu ada juga komoditas bongkar di dermaga khusus berupa, kayu Log (khusus) 3,433, semen curah 68,877 jumlahnya 72,310 ton.jadi komoditas bongkar antar pulau pada bula juni sebanyak 378,539 ton.

Selain itu ada juga komoditas antar pulau yang di muat berupa,ban vulkanisir 9, blecing 100, CPO (pipa terpadu) 5000, HSD  82, makanan ternak 300, mascol 24 300,minyak hitam 48, pasir 1079, pupuk 306, solar 78, tepung Industri 1661, tiang pancang 2370, jumlah sebanyak 14094 ton.

"Ada juga pelayaran dalam negeri berupa muat mobil (RO-RO) 3451 unit dan bongkar mobil (RO-RO) 4912 unit  jumlah seluruhnya sebanyak 5257 unit"


Sedangkan untuk arus penumpang pada bulan juni di pelabuhan belawan, untuk penumpang dalan negeri yang turun sebanyak 6,476 orang dan yang naik sebanyak 4.706 untuk penumpang luar negeri pada bulan juni tidak ada,sehingga jumlah penumpang yang naik maupun yang turun pada bulan juni di pelabuhan belawan sebanyak 11,182 orang,angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat hanya 8.277 orang paparnya.(Hamnas)

FRB Sumut Devisi Migas Protes Adanya Tumpang Tindih Pangkalan Gas

Medan Marelan.Metro Sumut
Surianto selaku pemilik pangkalan di linkungan 2 pasar 2 kelurahan Terjun kecamatan Medan Marelan. yang juga ketua divisi migas Forum Rakyat bersatu (FRB) Sumut memprotes banyaknya tumpang tindih pangkalan gas.

Diantaranya Lingkungan 2 terjun, Lingkungan 16 kelurahan Rengas Pulau, pangkalan gas di pasar 4 Timur, Pasar 1 Tengah Kelurahan Tanah 600, serta di daerah lainnya diluar kecanatan Medan Marelan.

Diduga pendirian pangkalan gas tumpang tindih terindikasi ada permainan Hiswanamigas dan Pertamina sebab lemahnya pengawasan terhadap pangkalan itu sendiri apalagi mudahnya pendirian pangkalan ganda di Lingkungan tanpa uji kelayakan dari pihak Hiswana Migas dan Pertamina

Seharusnya sesuai PP No 104 tahun 2007 bahwa mekanisme pelaksanaan pendiatribusian gas elpiji 3 Kg telah ditetapkan sebagai acuan agar tak terjadi gejolak sosial bagi pangkalan gas dan agen serta konsumen.

"Kita telah menyurati pihak Kelurahan Terjun Marelan agar adanya tumpang tindih pangkalan gas tersebut dapat ditertibkan serta pihak Forum Rakyat Bersatu akan menyurati instana terkait yakni Hiswanamigas, Pertamina Medan, Pemko Medan, Gubsu dan Kapolda serta ditembuskan ke Menteri ESDM dan Presiden,"tegas Surianto saat diwawancarai awak media ini.Kamis sore (21/07/2016).

Lebih lanjut Surianto mengatakan, bila masalah tumpang tindih pangkalan gas ini tak juga diatasi maka pemilik pangkalan rame rame membawa tabung gas ke kantor Hiswana Migas untuk membuka pangkalan gas karena tak ada lagi tempat untuk cari nafkah guna menutupi kebutuhan keluarga di Lingkungannya sendiri.

Dan dikhawatirkan tumpang tindih pangkalan gas ini akan berdampak adanya penyelewengan barang subsidi.

Solusinya, harus dibuat pemetaan dan ditata ulang kembali pangkalan pangkalan agar masyarakat konsumen maupun pemilik pangkalan tak resah.


Sebelumnya Ketua Forum Rakyat Bersatu devisi Migas telah mengkonfirmasi salah seorang Sales Region Doni menegaskan sudah tutup kran pendirian.pangkalan khususnya di kota Medan akantetapi nyatanya saat ini malah menjamur tumbuh pangkalan gas 3 Kg tersebut.cetus Surianto.(Hamnas).

Ibu Perwiritan Nurul Ilmi Tanah 600 Marelan Doakan Gus Irawan Jadi Gubsu Dan Memimpin Sumut

Medan Marelan.Metro Sumut
Ibu-ibu dari kelompok perwiritan Nurul Ilmi gang family lingkungan 3 Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan mendukung dan mendoakan Gus Irawan menjadi Gubernur Sumatera Utara dan memimpin Sumatera Utara. Kamis (21/07/2016).

Dukungan dan doa itu disampaikan Ibu Ipo (40) dan Ibu Suriani (52) ibu-ibu perwiritan Nurul Ilmi lingkungan 3 gang family Kelurahan Tanah 600 Kecamatan Medan Marelan.

Mewakili ibu-ibu perwiritan Ipo (40) mengatakan bahwa salah satu kandidat yang berasal dari Partai Gerindra H.Gus Irawan Pasaribu SE, Ak,MM, CA yang pantas untuk dicalonkan menjadi Gubsu, Maka dari ibu-ibu perwiritan nurul ilmi gang family lingkungan 3 Kelurahan Tanah 600 Marelan memberi dukungan penuh untuk Gus Irawan untuk menjadi Gubsu dan memimpin Sumut  ini,” Kami merasakan Gus Irawan akan memenangkan pertarungan nanti, Hal ini dapat dilihat dari sosok dan figur yang pantas memimpin Sumut adalah Gus Irawan “ Katanya.

Lanjut Bu Ipo, Apa yang dia katakan bukan mendahului Allah SWT. Tapi ia percaya dan yakin Gus Irawan bisa duduk jadi Gubernur Sumatera Utara kali ini “ Ucapnya.

Selain itu, Ipo mengungkapkan bahwa dirinya juga mendoakan agar Gus Irawan  diberikan umur panjang agar bisa bermanfaat dan amanah dalam memimpin Sumatera Utara kedepannya bila duduk jadi Gubernur Sumatera Utara,” Mudah-mudahan Bapak H.Gus Irawan Pasaribu SE, Ak,MM, CA  senantiasa sehat selalu dan menjadi pemimpin yang amanah nantinya, Aamiin “ Doa Ibu Ipo untuk Gus Irawan.

Ipo menambahkan, Mereka selalu aktif dalam kegiatan senam dilapangan bola Tanah 600 Marelan dan mereka meminta agar PAC Partai Gerindra Kecamatanan Medan Marelan untuk memberikan baju kaos Gerindra agar mereka bisa memakainya,” Kami Simpatisan Partai Gerindra, Makanya kami minta baju Gerindra bang, Agar selalu melekat dihati kami Partai Gerindra selalu bang “ Tambahnya.

Sementara Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Medan Marelan Haris Kelana Damanik mengatakan H.Gus Irawan Pasaribu SE, Ak,MM, CA dianggap menjadi sosok yang pantas untuk memimpin Sumatera Utara,” Sumatera Utara menjadi salah satu barometer berbagai sendi kehidupan di Indonesia. Dibutuhkan kerja keras bersama dalam membangunnya dan sosok pemimpin ini hanya dimiliki oleh Bapak Gus Irawan yang bisa merangkul semua kalangan dan golongan masyarakat “ Katanya.(Hamnas).



Pekerja Tenaga Asing Harus Terdata Dan Berizin

Jakarta.Metro Sumut
Rofi Munawar Wakil Ketua BKSAP DPR RI berpendapat bahwa masuknya pekerja asing ilegal ke Indonesia dapat dicegah dengan penguatan sistem dan penegakan hukum. Oleh karena itu, Rofi menilai para pekerja asing yang berada di Indonesia harus terdata dan memiliki izin. Kamis (21/07/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Sebab dengan wilayah Indonesia yang luas dan terbukanya investasi asing di berbagai bidang, maka sudah seharusnya pemerintah memperhatikan pekerja asing ilegal dengan serius.

Rofi Munawar di Gedung DPR RI mengatakan keberadaan pekerja asing memang tidak bisa terhindarkan seiring dengan masuknya investasi asing di Indonesia, namun keberadaan mereka tentu harus terdata, sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan. Jika hanya pekerja kasar (unskilled workers) dan tak terdidik, pada akhirnya tentu akan menimbulkan permasalahan sosial dan ekonomi “ Katanya

Lanjut Rofi, Pemerintah sudah seharusnya memberikan perhatian lebih terhadap pekerja dalam negeri dalam menerima segala jenis Investasi Asing Langsung (foreign direct investment) yang hadir di Indonesia. Jangan hanya berpikir investasi dan menarik dana, namun justru menafikan sumber daya manusia (sdm) dalam negeri “ Ucapnya.

Di sisi lain, Rofi juga menyesalkan atas berbagai kebijakan pemerintah yang permisif terhadap pekerja asing. Misalnya, adanya peraturan tidak harus menguasai bahasa Indonesia, pembebasan visa terhadap negara-negara yang tidak potensial dan tidak menganut asas resiprokal.

“Bisa dipahami kegelisahan publik terhadap keberadaan pekerja asing, mengingat di saat yang bersamaan tingkat pengangguran cenderung meningkat dan kondisi ekonomi mengalami pelambatan “ Ungkap Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VII ini.

Rofi menjelaskan adanya pekerja asing timbul akibat dari model bisnis yang mengikat, dengan mensyaratkan seluruh material maupun pekerja proyek tersebut berasal dari negara mereka. Namun demikian, seringkali, dalam perkembangannya, terbuka kemungkinan penggunaan pekerja asing ilegal untuk menekan biaya operasional. Ironisnya, secara faktual selama ini pergerakan para pekerja asing tidak mampu termonitor dengan baik oleh pemerintah karena lemahnya sistem dan kurang tegasnya penegakan hukum (law enforcement),” Perusahaan yang mempekerjakan pekerja ilegal asing dapat dikenai tindakan tegas dan wanprestasi karena telah menyalahi peraturan dan ketentuan yang berlaku. Pemerintah harus bertindak tegas dan segera memperbaiki sistem terkait “ Jelasnya.

Kementerian maupun lembaga terkait harus terintegrasi satu sama lain terkait sistem monitoring terhadap pekerja asing, baik secara perizinan maupun keberadaannya,” Jika tidak segera dilakukan monitoring terhadap pekerja asing ini, akan menimbulkan masalah yang berkepanjangan dan berlarut-larut “ Tegas Rofi.

Diketahui, belakangan ini, petugas gabungan Kodim 0905 Balikpapan dan Kantor Imigrasi Balikpapan mengamankan 23 orang warga negara Tiongkok, dari kawasan proyek PLTU Kariangau, Balikpapan, Kalimantan Timur.


Penyebabnya mereka tidak bisa menunjukkan dokumen keimigrasian. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia mengungkapkan warga asal Tiongkok (China) paling sering melanggar aturan keimigrasian di Indonesia. Ada yang melanggar izin tinggal hingga ada yang terlibat aksi kejahatan seperti peredaran narkoba.(Sandy)

Presiden RI Jokowi Akan Sosialisasikan ‘Tax Amnesty’ Di Medan

Jakarta.Metro Sumut
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada hari ini, Kamis (21/6) melakukan kunjungan kerja ke kota Jambi, Provinsi Jambi untuk meresmikan Bandar Udara (Bandara) Internasional Sultan Thaha dan ke kota Medan, Sumatera Utara melakukan sosialisasi pengampunan pajak (tax amnesty).

Informasi yang dihimpun Media ini. Kepala Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, dalam siaran persnya Kamis (21/6) pagi mengemukakan, sebelum berkunjung ke Medan, Presiden Jokowi akan terlebih dahulu meresmikan Bandara Internasional Sultan Thaha Jambi.

Ia menyebutkan, bandara ini merupakan pilot project bagi pengembangan bandara-bandara kecil lainnya oleh pemerintah.

“Setelahnya (peresmian Bandara Sultan Thaha, Presiden juga diagendakan untuk menghadiri acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-69 tahun 2016 di halaman Kantor Gubernur Jambi,” kata Bey seraya menyebutkan, tema dari puncak peringatan Harkopnas 2016 kali ini adalah ‘Reformasi Koperasi Mewujudkan Ekonomi Berdikari’

Sosialisasi Tax Amnesty

Setelah acara di Jambi, Presiden Jokowi akan melanjutkan kunjungannya ke Medan, Sumatera Utara, guna melakukan sosialisasi Tax Amnesty kepada para pelaku usaha, yang akan digelar di Hotel Santika, Kamis (21/7) petang ini.

Bey Machmudin mengatakan, selain arahan dari Presiden Joko Widodo, acara sosialiasi tersebut juga diagendakan untuk diisi dengan sejumlah pemaparan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D. Hadad, dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah mengawali sosialisasi kebijakan amnesti pajak tersebut di Kota Surabaya pada Jumat (15/7) malam.

Dalam arahannya saat itu, Presiden menyebut Undang-Undang Amnesti Pajak merupakan ruang bagi warga negara Indonesia untuk berpartisipasi dalam pembangunan negara.


“Yang uangnya ada di dalam negeri di-‘declare’ yang uangnya ada di luar dibawa masuk. Ini persaingan antar negara. Ini kesempatan bagi semuanya untuk berpartisipasi terhadap negara,” kata Presiden kala itu. (Melvy)

Penyerapan Anggaran Di 30 K/L Dinilai Kategori Rendah

Jakarta.Metro Sumut
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengklasifikasikan ke dalam 3 (tiga) kelompok penyerapan anggaran tahun anggaran 2016, di masing-masing Kementerian dan Lembaga (K/L) berdasarkan persentase penyerapan, yaitu: a. kelompok yang penyerapan anggarannya tinggi; b. kelompok yang penyerapan anggarannya sedang; dan c. kelompok yang penyerapan anggarannya rendah. Kamis (21/07/2016).

Informasi yang dihimpun Media ini, Dalam buku “Laporan Pemerintah Tentang Pelaksanaan APBN Semester I Tahun 2016” yang telah diserahkan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro kepada pimpinan Badan Anggaran DPR-RI, Rabu (20/7) disebutkan, sebanyak 41 K/L masuk kelompok penyerapan anggaran tinggi yaitu 34,2% ke atas; 16 K/L memiliki daya serap sedang (27,5% – 34,2%); dan 30 K/L memiliki daya serap rendah (kurang dari 27,5%).

10 K/L yang memiliki daya serap tertinggi adalah: 1. Badan Pusat Statistik (BPS) 62,3%; 2. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) 56.0%; 3. Badan Pengendalian Lumpur Sidoarjo (BPLS) 53,8%; 4.Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 52,5%; 5. Komisi Pemilihan Umum (KPU) 47,8%; 6. BPKPB & PB Batam 47,0%; 7. Badan Standarisasi Nasional (BSN) 44,7%; 8. Mahkamah Agung (MA) 44,5%; 9. Komisi Yudisial (KY) 43,8%; dan 10. Badan Kepegawaian Nasional (BKN) 43,2%.

Sekretariat Kabinet (Setkab) yang melakukan penyerapan anggaran 36,0%, disamping Kemenkeu dengan penyerapan anggaran 41,4%, dan Kemenko Polhukam yang melakukan penyerapan 42,4% juga termasuk dalam kategori K/L dengan penyerapan anggaran tinggi.

Sedang 10 K/L yang memilik penyerapan anggaran sedang adalah: 1. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) 34,1%; 2. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) 33,9%; 3. Kementerian Pertanian (Kementan) 33,9%; 4. Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) 33,7%; 5. Kemendikbud 33,5%; 6. Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) 33,1%; 7. DPR-RI 32,8%; 8. Sekretariat Negara (Setneg) 31,8%; 9. Kemenko Perekonomian 31,8%; dan 10. Kemendagri 31,3%.

Adapun 10 K/L dengan penyerapan anggaran paling rendah adalah: 1. Badan Keamanan Laut (Bakamla) 2,7%; 2. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) 5%; 3. Lembaga Sandi Nasional (LSN) 6,2%; 4. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP dan PA) 11,5%; 5. BPKPB & PB Sabang 11,9%; 6. Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas) 13,4%; 7. Kemenko Kemaritiman 14,4%; 8. Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi 16,5%; 9. Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura (BPWS) 17,1%; dan 10. Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) 17,8%.

Secara keseluruhan menurut laporan Kementerian Keuangan, penyerapan anggaran belanja K/L sampai dengan semester I tahun 2016 mencapai Rp262.815,5 miliar atau 34,2 persen dari APBN-P tahun 2016. Realisasi semester I tahun 2016 tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun 2015, yaitu sebesar Rp195.288,1 miliar atau 24,5 persen.


Adapun realisasi semester I tahun 2016 anggaran 10 K/L dengan pagu anggaran terbesar mencapai Rp209.789,2 miliar (79,8 persen dari total realisasi belanja K/L semester I tahun 2016).(Melvy)

Masih Pantaskah Jalan Seperti Ini Dilalui?

Tanjung Morawa.Metro Sumut
Parahnya, di ruas jalan ini juga warga acap kali membuang sampah sembarangan. Akibatnya, ketika melintasi ruas Jalan Bambu ini, kita harus ekstra hati hati dan menutup hidung rapat-rapat, karena aroma yang tak sedap.

Keadaan ini telah berlangsung lama. Namun belum ada tanda – tanda perbaikan dari pihak terkait. Memang, beberapa waktu lalu ada pengangkutan sampah yang dilakukan oleh Petugas Kebersihan Kecamatan Tanjung Morawa, namun kini tumpukan sampah terjadi lagi.

Di samping itu, perbaikan kondisi jalan juga luput dari perhatian. Jalan rusak sudah lama, tapi tak ada perbaikan dari Dinas Pekerjaan Umum.

Muhammad Bahran Parinduri SH, Ketua Umum LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) LMPH-RI (Lembaga Monitoring Penegakan Hukum Republik Indonesia) yang berkedudukan di Deli Serdang menghimbau aparat terkait untuk memperbaikinya.

Karena menurutnya rakyat sudah tak nyaman lagi dengan keadaan ini. Ia juga menambahkan, negara telah menganggarkan dana untuk perbaikan infrastruktur di negeri ini.

“Kita menghimbau secepatnya, aparat terkait untuk turun ke lapangan, jangan hanya diam di belakang meja saja,” ujarnya pada awak media.


Bambang, warga setempat juga punya harapan senada, agar perbaikan jalan segera di realisasikan. (Pengirim:Abdurrahman Sinaga/penulisabdurrahman@gmail.com)

Mabes Polri Tangkap Prajurit TNI Bawa 10 Kg Sabu

Batubara.Metro Sumut
Kehebohan terjadi di SPBU Petatal, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, dini hari tadi (20/7/2016) sekitar pukul 01.30 wib. Tim Mabes Polri dipimpin Akbp Kris Subandriyo, meringkus sindikat sabu internasional. Seorang di antaranya, berstatus sebagai prajurit TNI.

Keterangan dihimpun dari Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, mereka yang diamankan di antaranya, Praka Sulaiman dengan NRP 31030628020682 Anggota 113/Jaya Sakti, Nanggroe Aceh Darussalam, serta rekannya Rijal warga Aceh Bireun. Sedangkan seorang lagi dikabarkan kabur dari penyergapan.

Kabid Humas Pilda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengamini penangkapan yang dikomandoi Kanit 5 Subdit 4 Dit Tindak Pidana Bareskrim Polri, Akbp Kris Subandriyo tersebut.

Dari keterangan Praka Sulaiman yang diinterogasi di SPBU, barang haram seberat 10 kg tersebut berasal dari negara Malaysia dan akan dibawa menuju Aceh Bireun.

Praka Sulaiman mengaku, dirinya akan diupah Rp10 juta. Sedangkan rekannya, Rijal diupah Rp30 juta apabila barang tersebut sampai di Aceh Bireun.

Dalam penangkapan itu, salah seorang rekan tersangka melarikan diri dan membawa kunci kontak mobil BRV. Adapun ciri ciri tersangka yang melarikan diri bertubuh kurus tinggi dan mengenakan baju putih.

Hasil pemeriksaan, ditemukan 10 bungkus sabu seberat 10 kg yang dilakban kuning di dalam satu tas. Sementara satu tas lagi berisi pakaian.


Pada pukul 04.30 wib kedua tersangka dan barang bukti telah diamamkan oleh Tim Mabes Polri. (Mal)
 

TV ONLINE MS

Polisi Grebek Gudang Pupuk & Gas Oplosan di Medan Delil”

TV ONLINE MS

POMAL Lantamal I mengadakan Kegiatan Ops Gaktib dan Yustisi “CITRA WIRA PARI 2015”

CITRA INDAH

TV ONLINE MS

Bea Cukai Belawan Gagalkan 2 Kontener Cangkang Siput Hijau&Perut Ikan keThailand &Hongkong ”

PRAKIRAAN CUACA

Copyright © 2010 - 2013. www.metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Editing by CTM