Latest Products

BNCT Terima Kunjungan MSC, Perkuat Sinergi Layanan Pelayaran Global di Belawan

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan dari Mediterranean Shipping Company (MSC) pada 7 April 2026 dalam rangka diskusi dan peninjauan operasional terminal guna mendukung peningkatan layanan pelayaran di wilayah Belawan.

Kunjungan yang dihadiri oleh jajaran manajemen MSC ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta menjajaki peluang peningkatan kerja sama. Agenda diawali dengan sesi diskusi di kantor BNCT yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke area terminal untuk melihat kesiapan fasilitas dan kinerja operasional.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai aspek penting, termasuk keandalan layanan bongkar muat, efisiensi operasional, serta dukungan logistik yang dapat menunjang kelancaran arus peti kemas. Peninjauan lapangan memberikan gambaran langsung terkait implementasi standar operasional dan aspek keselamatan yang diterapkan di BNCT.

Sebagai salah satu perusahaan pelayaran terbesar di dunia, kunjungan MSC menjadi momentum strategis dalam memperkuat hubungan dengan mitra pelayaran global serta membuka peluang pengembangan layanan yang lebih luas di kawasan.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa kunjungan ini mencerminkan kepercayaan mitra global terhadap kapabilitas BNCT.

“Kami menyambut baik kunjungan MSC ke BNCT sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan mitra pelayaran global. Melalui kunjungan ini, kami dapat menunjukkan secara langsung kesiapan operasional serta komitmen BNCT dalam menghadirkan layanan yang andal, efisien, dan berstandar internasional guna mendukung kelancaran arus logistik,” ujar Rizki.

Ke depan, BNCT akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis guna meningkatkan daya saing dan memperkokoh perannya sebagai gerbang logistik utama di wilayah barat Indonesia. (Hamnas).

BNCT Terima Kunjungan Tata Motors, Jajaki Potensi Dukungan Logistik Otomotif

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan dari Tata Motors pada 27 April 2026 dalam rangka penjajakan potensi kerja sama dan dukungan layanan logistik untuk sektor otomotif.

Kunjungan yang berlangsung di area terminal BNCT ini diawali dengan pertemuan di kantor yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke fasilitas operasional pelabuhan. Delegasi Tata Motors yang hadir bersama perwakilan DP World Logistics (DPWL) melakukan diskusi serta observasi terkait kesiapan BNCT dalam mendukung kebutuhan logistik kendaraan dan komponen otomotif.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai aspek strategis, mulai dari keandalan layanan bongkar muat, efisiensi operasional terminal, hingga potensi pengembangan layanan yang dapat mendukung distribusi kendaraan dan suku cadang di wilayah Indonesia dan sekitarnya.

Sebagai salah satu perusahaan otomotif global, kunjungan Tata Motors menjadi langkah awal dalam menjajaki peluang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam mendukung rantai pasok industri otomotif yang membutuhkan ketepatan waktu dan keandalan logistik.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting dalam memperluas potensi kerja sama dengan pelaku industri global.

“Kami menyambut baik kunjungan Tata Motors ke BNCT sebagai bagian dari penjajakan kerja sama di sektor logistik otomotif. Melalui kunjungan ini, kami dapat menunjukkan kesiapan operasional BNCT dalam mendukung kebutuhan distribusi kendaraan dan komponen secara efisien dan andal. BNCT berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang kompetitif guna mendukung pertumbuhan industri dan kelancaran rantai pasok,” ujar Rizki.

Ke depan, BNCT akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra global guna memperkuat perannya sebagai gerbang logistik utama di wilayah barat Indonesia, termasuk dalam mendukung sektor industri strategis seperti otomotif. (Hamnas).




BNCT Terima Kunjungan SITC, Perkuat Potensi Kerja Sama Layanan Pelayaran Regional

Order Detail




Belawan.Metro Sumut
PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan dari SITC pada 29 April 2026 dalam rangka penjajakan kerja sama serta penguatan layanan pelayaran di wilayah Belawan.

Kunjungan yang dihadiri oleh jajaran manajemen SITC, termasuk perwakilan dari Malaysia dan tim komersial regional, diawali dengan pertemuan di kantor BNCT yang dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke area terminal. Agenda ini menjadi bagian dari upaya SITC untuk melihat secara langsung kesiapan operasional BNCT dalam mendukung layanan kapal dan arus peti kemas.

Dalam diskusi yang berlangsung, kedua belah pihak membahas berbagai aspek strategis, mulai dari kinerja operasional terminal, keandalan layanan bongkar muat, hingga peluang peningkatan kerja sama dalam mendukung rute pelayaran regional. Peninjauan lapangan juga memberikan gambaran menyeluruh terkait fasilitas dan standar operasional yang diterapkan BNCT.

Sebagai salah satu perusahaan pelayaran yang memiliki jaringan kuat di kawasan Asia, kunjungan SITC ini menjadi langkah penting dalam membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, khususnya dalam memperkuat konektivitas logistik di wilayah Asia Tenggara.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan momentum positif dalam membangun hubungan yang lebih erat dengan mitra pelayaran internasional.

“Kami menyambut baik kunjungan SITC ke BNCT sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas. Melalui kunjungan ini, kami dapat menunjukkan secara langsung kesiapan operasional serta komitmen BNCT dalam menghadirkan layanan yang andal dan efisien untuk mendukung kebutuhan pelayaran regional,” ujar Rizki.

Ke depan, BNCT akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra pelayaran global guna meningkatkan daya saing dan memperkuat perannya sebagai gerbang logistik utama di wilayah barat Indonesia. (Hamnas).




Arus Petikemas BNCT Maret 2026 Tercatat 44.112 TEUs

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat arus petikemas sebesar 44.112 TEUs pada Maret 2026, menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 55.104 TEUs dan berada di bawah anggaran bulanan sebesar 47.569 TEUs. Penurunan ini terutama dipengaruhi libur panjang Idul Fitri yang terjadi pada pekan terakhir bulan tersebut.

Selama periode libur, aktivitas bongkar muat dan pergerakan logistik mengalami perlambatan seiring terbatasnya operasional industri dan distribusi. Secara pola, kondisi ini merupakan siklus musiman yang lazim terjadi setiap tahun, khususnya pada momen hari besar keagamaan.

Corporate Secretary PT Belawan New Container Terminal, Rizki Affandi Nasution, menegaskan bahwa koreksi volume pada Maret bersifat sementara. “Penurunan terutama terjadi pada minggu terakhir akibat libur Idul Fitri. Sebelum periode tersebut, arus petikemas masih bergerak stabil, didorong aktivitas distribusi menjelang Hari Raya,” ujarnya.

BNCT tetap menjaga layanan operasional selama periode libur dengan memastikan kesiapan fasilitas dan pengaturan jadwal kerja, terutama untuk mendukung kelancaran distribusi komoditas prioritas. Langkah ini dilakukan guna meminimalkan dampak perlambatan terhadap pengguna jasa.

Sebagai terminal petikemas internasional di Belawan, BNCT memproyeksikan arus barang akan kembali meningkat pada April 2026 seiring normalisasi aktivitas industri dan perdagangan. Perusahaan optimistis kinerja operasional akan kembali berada pada tren positif, didukung pemulihan distribusi dan penguatan koordinasi dengan pelaku logistik. (Hamnas).


BNCT Terima Kunjungan Bakrie Renewable Chemicals, Bahas Optimalisasi Proses Logistik

Order Detail


Belawan.Metro Sumut

PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan Bakrie Renewable Chemicals pada awal Maret 2026 dalam rangka diskusi awal terkait optimalisasi proses logistik, khususnya dalam upaya peningkatan efisiensi waktu (lead time) pengiriman.

Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk bertukar pandangan mengenai kebutuhan operasional serta opsi-opsi yang dapat mendukung kelancaran arus barang di terminal. Salah satu topik yang dibahas adalah pemanfaatan fitur early stacking sebagai bagian dari perencanaan pengiriman.

Dalam diskusi tersebut, BNCT memberikan penjelasan bahwa fitur early stacking pada dasarnya tidak secara langsung mempengaruhi percepatan lead time, melainkan lebih berfungsi untuk membantu pengguna jasa dalam mengelola ruang penyimpanan di sisi pengirim (shipper). Dengan memanfaatkan fasilitas ini, area penumpukan di lokasi pelanggan dapat menjadi lebih lega dan tertata, sehingga mendukung kelancaran proses logistik secara keseluruhan.

Pendekatan ini mencerminkan peran BNCT tidak hanya sebagai operator terminal, tetapi juga sebagai mitra yang memberikan pemahaman komprehensif kepada pengguna jasa dalam mengoptimalkan rantai pasok mereka.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa komunikasi terbuka seperti ini menjadi kunci dalam membangun kolaborasi yang efektif dan berkelanjutan.

“Kami menyambut baik kunjungan Bakrie Renewable Chemicals sebagai bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan efisiensi logistik. Diskusi ini menjadi penting untuk menyamakan persepsi terhadap berbagai aspek operasional, termasuk pemanfaatan fitur layanan secara tepat. BNCT berkomitmen untuk tidak hanya menyediakan layanan yang andal, tetapi juga memberikan insight yang konstruktif guna mendukung optimalisasi rantai pasok pelanggan,” ujar Rizki.

Ke depan, BNCT akan terus mendorong penguatan peran sebagai mitra strategis bagi para pengguna jasa melalui layanan yang transparan, edukatif, dan berorientasi pada solusi, sejalan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. (Hamnas).



BNCT Perkuat Sinergi dengan Agen Maersk, Dorong Peningkatan Kinerja Layanan di Belawan

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Bintang Biru Indah, agen dari perusahaan pelayaran global Maersk, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi layanan dan mendukung kelancaran arus logistik internasional di Pelabuhan Belawan.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi kedua belah pihak untuk menyelaraskan ekspektasi layanan, sekaligus mengevaluasi kinerja operasional yang telah berjalan. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai aspek penting, mulai dari kecepatan pelayanan kapal (vessel turnaround time), optimalisasi arus peti kemas, hingga peluang peningkatan efisiensi operasional terminal.

Sebagai bagian dari jaringan pelayaran global, kehadiran Maersk melalui PT Bintang Biru Indah memiliki peran penting dalam mendorong konektivitas perdagangan internasional. Oleh karena itu, penguatan kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah tidak hanya bagi kedua perusahaan, tetapi juga bagi ekosistem logistik di wilayah Belawan secara keseluruhan.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa kunjungan ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan yang berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.

“Kami menyambut baik kunjungan PT Bintang Biru Indah sebagai agen Maersk. Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan ekspektasi layanan sekaligus memperkuat positioning BNCT sebagai terminal yang mampu mendukung kebutuhan pelayaran global. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan dan efisiensi layanan guna memastikan kelancaran rantai logistik yang semakin kompetitif di Belawan,” ujar Rizki.

Ke depan, BNCT akan terus mendorong peningkatan kinerja operasional melalui penguatan kolaborasi dengan para mitra strategis, serta pengembangan layanan yang adaptif terhadap dinamika industri logistik global. (Hamnas).


Huawei Jajaki Belawan sebagai Main Port Proyek Telekomunikasi Sumatra, BNCT Siap Dukung Arus Logistik

Order Detail


Belawan.Metro Sumut

PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan Huawei Tech Investment pada minggu pertama Maret 2026 dalam rangka penjajakan dukungan logistik untuk proyek pengembangan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Sumatra. Dalam rencana proyek yang saat ini masih dalam tahap negosiasi, Belawan diproyeksikan menjadi pelabuhan utama (main port) untuk distribusi peralatan dari China.

Proyek yang direncanakan berlangsung pada kuartal II hingga kuartal III 2026 ini diperkirakan akan menghasilkan arus impor sekitar 30 kontainer 40 feet (40’GP) per minggu atau setara dengan 120 kontainer per bulan selama periode pelaksanaan enam bulan.

Dalam kunjungan tersebut, tim Huawei melakukan survei komprehensif terhadap kesiapan operasional BNCT, meliputi kemampuan bongkar muat kapal, efisiensi pengelolaan lapangan penumpukan (yard management), serta penerapan standar keselamatan kerja. Penilaian ini menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran distribusi logistik untuk mendukung implementasi proyek di berbagai wilayah Sumatra.

Pemilihan Belawan sebagai kandidat main port mencerminkan peran strategis pelabuhan ini dalam mendukung konektivitas logistik kawasan barat Indonesia, sekaligus menunjukkan kepercayaan terhadap kapabilitas operasional BNCT dalam menangani proyek berskala internasional.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal yang penting dalam membuka peluang kolaborasi strategis dengan Huawei.

“Kami menyambut baik kunjungan Huawei Tech Investment sebagai bagian dari proses penjajakan kerja sama. Kepercayaan untuk mempertimbangkan Belawan sebagai main port merupakan indikasi positif atas kesiapan operasional BNCT dalam mendukung proyek berskala besar. Kami berkomitmen untuk memastikan layanan yang andal, efisien, serta didukung standar keselamatan yang tinggi guna menjamin kelancaran distribusi logistik proyek ini di wilayah Sumatra,” ujar Rizki.

Ke depan, BNCT akan terus memperkuat perannya sebagai gerbang logistik utama di wilayah barat Indonesia dengan menghadirkan layanan yang adaptif, terintegrasi, dan berstandar global, guna mendukung berbagai proyek strategis yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan konektivitas nasional. (Hamnas).



BNCT, MPSB, dan PPSB Bangun Koridor Perdagangan Regional, Perkuat Konektivitas Asia Tenggara–China

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Belawan New Container Terminal (BNCT) bersama Mutiara Perlis Sdn. Bhd. (MPSB) dan Penang Port Sdn. Bhd. (PPSB) secara resmi menandatangani Memorandum of Collaboration (MoC) dalam seremoni yang dilaksanakan secara online dan serentak pada 29 April 2026, sebagai langkah strategis dalam pengembangan koridor perdagangan regional yang menghubungkan Sumatra dengan China, Thailand, dan Cambodia.

Kolaborasi ini dirancang untuk menciptakan jalur logistik yang lebih efisien dan terintegrasi, dengan memanfaatkan PPSB sebagai transshipment hub di Penang serta MPSB sebagai penghubung logistik darat (inland logistics) di Perlis. BNCT akan berperan sebagai gerbang utama (gateway) di wilayah Sumatra dalam mendukung arus barang ke dan dari pasar regional.

Melalui inisiatif ini, para pihak sepakat untuk mendorong peningkatan efisiensi rantai pasok, menekan biaya logistik, serta mempercepat pergerakan kargo lintas negara. Kerja sama juga mencakup pertukaran data operasional, promosi bersama kepada pelaku industri logistik, serta penjajakan integrasi sistem digital guna memastikan kelancaran arus barang secara end-to-end.

Corporate Secretary PT BNCT, Rizki Affandi Nasution, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran BNCT dalam jaringan logistik internasional.

“Penandatanganan MoC ini merupakan langkah strategis dalam membuka koridor logistik baru yang menghubungkan Sumatra dengan pasar regional dan global. BNCT siap berperan sebagai gateway utama yang mendukung kelancaran arus perdagangan ke dan dari China, Thailand, dan Cambodia. Kami meyakini kolaborasi ini akan memberikan nilai tambah tidak hanya bagi para pihak, tetapi juga bagi peningkatan daya saing logistik nasional,” ujar Rizki.

MoC ini akan berlaku selama tiga tahun dan menjadi landasan pembentukan Joint Working Group untuk mengawal implementasi serta mengeksplorasi peluang pengembangan lebih lanjut.

Ke depan, BNCT akan terus memperluas kolaborasi internasional dan memperkuat posisinya sebagai simpul logistik strategis di wilayah barat Indonesia, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan konektivitas perdagangan yang cepat, efisien, dan terintegrasi. (Hamnas).



Wujud Kemanunggalan TNI Dan Rakyat, Babinsa Bence Bantu Gali Pondasi Rumah Warga

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Kelurahan Bence Koramil 0808/02 Garum Serma Yuda melaksanakan kegiatan membantu penggalian pondasi rumah milik warga di Lingkungan Tanggung, Kelurahan Bence, Kecamatan Garum, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap kesulitan masyarakat di wilayah binaannya. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga diharapkan mampu memberikan semangat sekaligus meringankan beban pekerjaan masyarakat yang sedang membangun rumah.

Dengan penuh semangat, Serma Yuda bersama warga bahu-membahu menggali pondasi rumah secara gotong royong. Selain mempercepat proses pembangunan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan masyarakat.

Menurut Serma Yuda, membantu warga merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab seorang Babinsa sebagai aparat kewilayahan. Ia menegaskan bahwa TNI harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga membutuhkan bantuan.

Warga setempat pun mengaku sangat terbantu dan mengapresiasi kepedulian Babinsa yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Mereka berharap kebersamaan dan hubungan harmonis antara TNI dan rakyat dapat terus terjalin dengan baik demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman. (Dim0808).

Ketum TP PKK Tekankan Penguatan Peran PKK Dan Posyandu Di Papua Selatan

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menekankan pentingnya penerapan program pemberdayaan keluarga yang sesuai dengan kondisi masing-masing daerah, termasuk di Provinsi Papua Selatan. Ia juga mendorong percepatan registrasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di daerah tersebut.

Penekanan ini disampaikannya saat melantik Hermina Ewenkos sebagai Ketua TP PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Papua Selatan. Pelantikan tersebut berlangsung secara virtual pada Selasa (28/4/2026).

Tri menegaskan bahwa pendekatan program di masing-masing daerah tidak dapat diseragamkan. Tantangan geografis perlu diimbangi dengan pemanfaatan potensi lokal, kearifan, serta solidaritas masyarakat sebagai kekuatan utama pembangunan berbasis keluarga.

"Diperlukan adaptasi, inovasi, dan keberanian untuk merancang program yang benar-benar kontekstual, menyentuh kebutuhan masyarakat, serta mampu menjangkau wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani secara optimal," tegasnya.

Lebih lanjut, Tri mendorong penguatan kolaborasi lintas perangkat daerah, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program agar berdampak efektif di tingkat desa dan kelurahan. Ia juga mengingatkan bahwa hingga saat ini Provinsi Papua Selatan belum mengajukan permohonan nomor registrasi Posyandu kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Oleh karena itu, hal tersebut perlu segera ditindaklanjuti guna memastikan pembinaan berjalan optimal dan terintegrasi secara nasional.

Ia menjelaskan bahwa Posyandu telah bertransformasi menjadi pusat layanan dasar melalui Permendagri Nomor 13 Tahun 2024. Melalui regulasi tersebut, Posyandu bertugas menangani enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, pelindungan masyarakat, serta sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Tri menyampaikan ucapan selamat kepada Hermina Ewenkos atas amanah yang diemban. Ia menegaskan, posisi tersebut memiliki peran strategis dalam menggerakkan pemberdayaan keluarga serta pelayanan dasar hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

"Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab strategis untuk menggerakkan pemberdayaan keluarga dan pelayanan dasar masyarakat hingga ke tingkat yang paling bawah," ujar Tri.

Tri mengatakan, pelantikan tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 99 Tahun 2017 yang menempatkan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis keluarga. Ketentuan ini diperkuat melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 36 Tahun 2020 yang mengatur tata kelola gerakan PKK secara nasional.

Ia menekankan pentingnya melanjutkan dan memperluas praktik baik yang telah berjalan, serta mendorong lahirnya inovasi program sederhana yang berdampak nyata. Hal tersebut meliputi peningkatan gizi keluarga, penguatan ekonomi rumah tangga, dan pemanfaatan potensi pangan lokal.

Di akhir sambutannya, Tri mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kelembagaan PKK dan Posyandu, meningkatkan kapasitas kader, serta membangun sinergi lintas sektor. Dengan langkah tersebut, ia optimistis PKK dan Posyandu di Papua Selatan dapat menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga yang inklusif dan berkelanjutan. (Puspen Kemendagri).



Wamendagri Bima: Efisiensi Dan Sinergi Jadi Kunci Pengungkit Ekonomi Daerah

Order Detail

Semarang.Metro Sumut
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa efisiensi anggaran dan penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam memacu pertumbuhan ekonomi daerah. Hal tersebut disampaikannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 untuk penyusunan Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2027 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (28/4/2026).

Dalam paparannya, Bima menyampaikan bahwa pemerintah pusat terus mendorong kepala daerah untuk mengedepankan efisiensi belanja, inovasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta pengawalan Proyek Strategis Nasional (PSN) agar memberikan dampak nyata bagi perekonomian.

“Nah, jadi kami sering menyemangati para kepala daerah dengan poin-poin efisiensi, inovasi PAD, kemudian PSN yang sebagian kepala daerah menganggap itu rasanya berat, tapi rasanya kalau dikawal sama-sama itu justru bisa mengungkit ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menilai kapasitas fiskal Provinsi Jawa Tengah secara umum tergolong kuat dan menjadi salah satu yang menonjol di tingkat nasional. Hal tersebut tercermin dari struktur pendapatan daerah, di mana porsi PAD mencapai 66,07 persen, sementara transfer dari pemerintah pusat sebesar 33,83 persen.

“Kalau kita lihat Bapak-Ibu sekalian, kapasitas fiskal di Jawa Tengah ini mantap,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah, khususnya bagi daerah yang tingkat kemandirian fiskalnya masih rendah dan masih bergantung pada transfer pemerintah pusat.

Sejalan dengan itu, Bima menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang rasional dan bertanggung jawab, terutama di tengah keterbukaan informasi yang membuat setiap kebijakan publik semakin mudah menjadi sorotan.

“Kita semua harus hati-hati. Jangan sampai menganggarkan sesuatu yang tidak masuk akal,” tegasnya.

Selain efisiensi, ia juga menyoroti pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan program pembangunan. Menurutnya, meskipun tidak selalu mudah, sinergi menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan implementasi program prioritas nasional.

Lebih lanjut, Bima menjelaskan bahwa pemerintah mendorong pendekatan pembiayaan yang lebih inovatif untuk mendukung pembangunan daerah, melalui pengelolaan fiskal yang prudent, efisiensi dan efektivitas belanja, optimalisasi pemanfaatan aset, serta penguatan sinergi dan inovasi pembiayaan.

Dalam konteks tersebut, optimalisasi aset dan inovasi pembiayaan dipandang sebagai instrumen strategis untuk mendukung pelaksanaan program prioritas sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Terakhir, Bima menyampaikan optimisme bahwa dengan sinergi yang kuat dan komitmen bersama, daerah mampu menjadikan program prioritas sebagai pemacu pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Ketika birokrasi dan para pemimpinnya bersinergi, ketika kepala daerah semangat untuk menjadikan program prioritas sebagai pengungkit ekonomi daerah, maka insyaallah Jawa Tengah akan selalu terdepan,” pungkasnya. (Puspen Kemendagri).

Kurang Dari 4 Jam, Tim Gabungan Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan Dan Polsek Belawan Berhasil Ringkus Pelaku

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
Respon cepat ditunjukkan oleh Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan bersama Polsek Belawan dalam mengungkap kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dalam waktu kurang dari 4 jam sejak kejadian, pelaku berhasil diamankan pada Senin (27/4/2026) malam.

Tersangka yang berhasil ditangkap yakni MS (17), warga Kelurahan Belawan I. Dari tangan pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor serta pakaian yang digunakan saat melakukan aksi penganiayaan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, SH., MH., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin (27/4/2026) sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan KL. Yos Sudarso, tepatnya di depan Gereja GBKP, Kelurahan Belawan Bahari, Kecamatan Medan Belawan.

“Awal kejadian, korban bersama saksi masing-masing mengendarai sepeda motor keluar dari Pajak Baru dan melintas di lokasi kejadian. Pada saat bersamaan, tersangka bersama rekannya juga melintas, lalu secara tiba-tiba tersangka menendang sepeda motor korban hingga terjatuh,” ujar AKP Agus Purnomo.

Akibat kejadian tersebut, korban MFR terjatuh dan mengalami luka serius.
“Saksi sempat mengejar pelaku yang melarikan diri ke arah Kota Belawan, namun tidak berhasil. Saat kembali ke lokasi, saksi melihat korban sudah terkapar dengan kondisi mengeluarkan darah dari telinga dan bagian belakang kepala,” jelasnya.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit PHC Belawan untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

“Mendapatkan informasi kejadian tersebut, tim gabungan Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Belawan langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” tambahnya.

Dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, SH., MH., bersama Kasat Narkoba AKP A.R. Riza, tim berhasil memperoleh informasi keberadaan pelaku.

“Pelaku diketahui berada di rumah mertuanya di Kampung Nelayan Seberang, Kelurahan Belawan I. Tim langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka pada pukul 23.00 WIB,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya. “Tersangka mengaku melakukan perbuatannya bersama satu orang rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran. Motif sementara karena tersangka merasa tersinggung setelah korban berteriak ke arahnya saat berpapasan,” jelas AKP Agus Purnomo.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya dalam menindak tegas setiap tindak kejahatan serta terus melakukan pengembangan guna menangkap pelaku lainnya yang terlibat. (Hamnas).


Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi Dengan LAAB, Buka Ruang Dialog Bersama Masyarakat

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan pengurus organisasi kemasyarakatan Lembaga Asli Anak Belawan (LAAB) pada Senin (27/4/2026) di Muara Seafood, Jalan Karo, Kecamatan Medan Belawan. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres bertemu dengan pengurus LAAB di antaranya Ust. Nabawi selaku Ketua Umum, Ust. Mansur sebagai Penasehat, serta Robert selaku Ketua Harian. 

Turut mendampingi Kapolres yakni Wakapolres Kompol Dedy Dharma, Kasat Intelkam AKP Teguh Raya Putra, Kasi Humas Kompol Edy Suranta, dan Kapolsek Belawan AKP Ponijo, S.IP.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres menegaskan komitmennya untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan masyarakat.

“Selaku pimpinan di Polres Pelabuhan Belawan, kami membuka pintu selebar-lebarnya kepada masyarakat untuk berdialog, sehingga kami dapat memahami persoalan yang ada dan menentukan solusi yang tepat,” ujar AKBP Rosef Efendi.

Ia juga menegaskan bahwa sebagai anggota Polri, pihaknya memiliki tanggung jawab penuh dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Secara pribadi dan institusi, kami telah disumpah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat serta bertanggung jawab penuh terhadap keamanan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan,” tambahnya.

Kapolres berharap adanya dukungan dari tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan agar upaya kepolisian dapat berjalan maksimal.

“Kami berharap dukungan dari tokoh-tokoh dan organisasi yang ada di Belawan serta seluruh masyarakat, sehingga upaya yang kami lakukan dapat maksimal dalam menciptakan rasa aman,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya menghilangkan rasa takut masyarakat terhadap tindak kriminalitas.

“Kami akan memaksimalkan upaya-upaya Polri untuk menghilangkan rasa takut masyarakat atas tindakan kriminal yang terjadi,” tegasnya.

Sementara itu, pengurus LAAB menyampaikan harapan agar Kapolres dapat meluangkan waktu untuk berdialog langsung dengan masyarakat.

“Kami berharap Bapak Kapolres dapat melaksanakan kegiatan dialog dengan masyarakat agar keluh kesah warga dapat tersampaikan secara langsung,” ujar salah satu pengurus.

Pihak LAAB juga menyatakan kesiapan untuk mendukung kepolisian dalam menjaga keamanan di wilayah Belawan.

“LAAB siap membantu Polres Pelabuhan Belawan dalam pengungkapan kasus-kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat dan berharap upaya tersebut dapat terus berkelanjutan,” ungkapnya.

Selain itu, para ulama yang tergabung dalam LAAB juga siap berperan aktif dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.

“Kami para ulama siap menjadi media penyampaian pesan kamtibmas kepada masyarakat agar Belawan menjadi wilayah yang aman dan nyaman,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara kepolisian dan organisasi kemasyarakatan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. (Hamnas).


Pastikan Hunian Layak, Mendagri Bersama Menteri PKP Tinjau Perumahan Di Sorong

Order Detail

Sorong.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau langsung program perumahan rakyat di Perumahan Kadar Malibera Residence III, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (27/4/2026). Dalam peninjauan tersebut, Mendagri bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti mengecek kondisi bangunan serta berdialog dengan penghuni perumahan.

Dari peninjauan tersebut, Mendagri mendorong Wali Kota Sorong Septinus Lobat untuk mendukung program perumahan rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Ia meminta agar Septinus mengimplementasikan kebijakan pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), mengingat Kota Sorong diketahui belum menerapkan kebijakan tersebut.

Mendagri secara khusus meminta Wali Kota Sorong untuk memahami secara komprehensif kebijakan pembebasan retribusi PBG dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi MBR. Ia mewanti-wanti agar ketika kebijakan tersebut diterapkan, kepala daerah memahami teknis pelaksanaannya.

"Nanti dianggap, ngomong depan publik bahwa, ini digratiskan PBG, BPHTB, besok masyarakat gratis. Enggak, enggak semua gratis. Yang gratis hanya masyarakat berpenghasilan rendah," ujar Mendagri di sela dialog tersebut.

Dalam sesi dialog yang berlangsung meriah tersebut, Mendagri bersama rombongan mengecek kondisi rumah yang dihuni masyarakat setempat. Selain itu, mereka juga berdialog dengan pengembang.

Usai mengecek kondisi perumahan di kawasan tersebut, Mendagri bersama rombongan beranjak menuju kawasan kumuh di Kelurahan Malawei, Kota Sorong. Di lokasi ini, mereka juga mengecek sekaligus berbincang dengan masyarakat setempat.

Berbagai upaya tersebut menandai kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat di Tanah Papua memperoleh akses hunian layak. Hal ini sejalan dengan program Presiden Prabowo yang memiliki perhatian terhadap rakyat kecil, termasuk di Tanah Papua.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Wali Kota Sorong Septinus Lobat, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP OKP) Velix Vernando Wanggai, serta pihak terkait lainnya. (Puspen Kemendagri).


Wamendagri Ribka Haluk Dorong RKPD 2027 Papua Pegunungan Selaras Prioritas Nasional

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya sinkronisasi dan konsistensi perencanaan pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah. Hal tersebut disampaikannya secara daring dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2027 dari Jakarta, Senin (27/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Ribka menyampaikan sambutan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian. Ia menekankan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk memastikan pembangunan daerah berjalan selaras dengan prioritas nasional.

“Musrenbang memiliki fungsi penting dalam menyelaraskan perencanaan pembangunan secara berjenjang, sehingga arah pembangunan daerah tetap konsisten dengan visi pembangunan nasional,” ujar Ribka dalam kegiatan bertajuk “Akselerasi Pembangunan Manusia dan Pelayanan Dasar yang Inklusif untuk Penguatan Daya Saing dan Kesejahteraan Masyarakat Papua Pegunungan” tersebut.

Ia menambahkan, tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Dengan demikian, RKPD tahun 2027 memiliki peran krusial dalam menentukan capaian visi kepala daerah sekaligus mendukung target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Tahun 2027 menjadi momentum penentu. RKPD harus mampu menjadi instrumen yang memastikan ketercapaian visi daerah sekaligus mendukung prioritas nasional,” tegasnya.

Ribka juga mendorong pemerintah daerah (Pemda) di Papua Pegunungan untuk mengakselerasi implementasi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden ke dalam dokumen perencanaan dan program pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerataan pelayanan dasar, serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

“Implementasi Asta Cita harus diterjemahkan secara konkret dalam program daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara nyata dan merata,” tambahnya.

Ribka turut mengapresiasi capaian pembangunan Papua Pegunungan dalam lima tahun terakhir yang menunjukkan tren positif. Namun demikian, ia mengingatkan masih terdapat sejumlah indikator yang berada di bawah rata-rata nasional.

“IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Papua Pegunungan terus meningkat menjadi 54,91 pada 2025, namun masih menjadi yang terendah secara nasional. Pertumbuhan ekonomi juga masih di bawah rata-rata nasional, dan angka kemiskinan masih cukup tinggi meskipun terus menurun,” jelasnya.

Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi salah satu kunci utama keberhasilan pembangunan di Papua Pegunungan. “Koordinasi yang kuat antar-Forkopimda menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan. Tanpa kondisi yang kondusif, pelaksanaan pembangunan tidak akan berjalan optimal,” ungkapnya.

Musrenbang ini turut dihadiri Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas, Gubernur Papua Pegunungan dan jajaran, DPR Papua Pegunungan, MRP, BP3OKP, serta para bupati dan wakil bupati se-Provinsi Papua Pegunungan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan penyerahan sarana dan prasarana layanan kependudukan dan pencatatan sipil oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan kepada delapan kabupaten sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Hasil Musrenbang RKPD Tahun 2027 selanjutnya akan menjadi dasar penyempurnaan rancangan akhir RKPD 2027 Provinsi Papua Pegunungan, sekaligus memperkuat perencanaan berbasis data dan tata kelola pemerintahan daerah. (Puspen Kemendagri).

Perkuat Budaya Keselamatan Industri, Pelindo Multi Terminal Berbagi Perspektif Di Forum Internasional USU-USM

Order Detail

Medan.Metro Sumut
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, menegaskan pentingnya transformasi budaya keselamatan kerja dalam forum internasional bertajuk Global Project-Based Learning (GPBL): Construction International Practices. Kegiatan kolaboratif antara Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universiti Sains Malaysia (USM) ini berlangsung di Medan pada Selasa (28/4),  yang bertepatan juga diperingati sebagai Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Internasional.

Hadir sebagai pembicara utama, Direktur Sumber Daya Manusia Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, memaparkan materi strategis mengenai Construction Site Safety and Emergency. Di hadapan para mahasiswa dan akademisi dari kedua negara, Edi menggarisbawahi bahwa efektivitas keselamatan kerja di lapangan sangat bergantung pada integrasi antara kompetensi teknis dan perubahan perilaku (behavioral safety).

Menurut Edi, dalam ekosistem logistik dan konstruksi yang memiliki ritme operasional tinggi, keselamatan tidak boleh dipandang sebagai hambatan produktivitas, melainkan sebagai fondasi utama keberlanjutan bisnis. Ia juga menyoroti pentingnya memangkas kesenjangan antara sertifikasi formal dengan realitas kemampuan praktik di lapangan.

"Keselamatan kerja bukan sekadar soal proteksi teknis, melainkan tentang mindset dan perilaku yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama di atas segala tekanan produksi. Di tengah dinamika industri logistik yang padat, standar keselamatan tidak boleh sedikit pun dikurangi, karena hal tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk memastikan operasional yang lancar, aman, dan berkelanjutan," tegas Edi.

Antusiasme peserta salah satunya diungkapkan oleh Yong Xin Jie, mahasiswa dari Universiti Sains Malaysia, yang mengapresiasi wawasan praktis yang dibagikan. Menurutnya, pemaparan ini memberikan pandangan baru bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan industri masa depan.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami untuk melihat bagaimana teori keselamatan kerja diterapkan secara nyata di industri besar seperti Pelindo. Diskusi mengenai pemanfaatan teknologi seperti smartwatch dan sistem pengawasan digital dalam K3 sangat membuka wawasan kami bahwa aspek keselamatan kini telah berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi," ungkap Yong Xin Jie.

Keterlibatan Pelindo Multi Terminal dalam program GPBL ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung sinergi antara dunia industri dan akademisi (link and match). Melalui sharing session ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami kompleksitas manajemen risiko dan standar prosedur darurat yang berlaku di skala internasional.

Sinergi lintas negara ini menjadi momentum bagi Pelindo Multi Terminal untuk memperkenalkan standar praktik terbaik (best practice) pengelolaan SDM dan operasional pelabuhan kepada calon praktisi global. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk terus berkontribusi dalam penciptaan lingkungan kerja yang aman serta pengembangan kapasitas generasi muda yang adaptif terhadap standar industri global. (Hamnas).



Wujud Babinsa Kebonduren Bersama Warga Kerja Bakti Pasang Dinding Pembatas Jembatan Perintis Garuda Kali Complang

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Wujud nyata kemanunggalan TNI bersama warga setempat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. Babinsa Desa Kebonduren Koramil 0808/07 Ponggok Sertu Tri Rosadi melaksanakan kegiatan kerja bakti pemasangan dinding pembatas Jembatan Perintis Garuda di Kali Complang Desa Kebonduren Kecamatan Ponggok, Selasa (28/4/2026).

Pemasangan dinding pembatas jembatan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan pengguna jalan yang melintas di atas jembatan. Selain itu, keberadaan pembatas juga menjadi bagian penting dalam penyempurnaan pembangunan Jembatan Perintis Garuda agar lebih kokoh dan layak digunakan oleh masyarakat.

Sertu Tri Rosadi menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaannya. Dengan hadir langsung di tengah warga, diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi serta menumbuhkan semangat gotong royong yang menjadi budaya bangsa.

Menurutnya, pembangunan jembatan ini sangat penting karena menjadi akses utama bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari, baik untuk keperluan pertanian, pendidikan maupun perekonomian warga. Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat turut berpartisipasi agar pembangunan dapat segera selesai dan dimanfaatkan bersama.

Warga Desa Kebonduren menyambut baik kehadiran Babinsa yang selalu aktif membantu berbagai kegiatan di desa. Mereka merasa terbantu dengan semangat dan motivasi yang diberikan, sehingga pekerjaan terasa lebih ringan dan cepat selesai. Diharapkan, Jembatan Perintis Garuda ini nantinya dapat memberikan manfaat besar bagi kelancaran mobilitas dan kesejahteraan masyarakat sekitar. (Dim0808).




Pelindo Regional 1 Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Piala Wakil Ketua DPRD Kota Medan 2026

Order Detail

Medan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 menghadiri pembukaan Turnamen Sepak Bola Piala Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Hadi Suhendra, S.H., yang digelar di Lapangan Bhakti Sport Center Belawan, Senin (27/4).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan masyarakat, di antaranya Polres Pelabuhan Belawan, Denpom Lantamal (Danpomal), serta tokoh masyarakat setempat dan stakeholder lainnya yang menunjukkan dukungan bersama terhadap pengembangan olahraga di wilayah Medan Utara.

Turnamen ini mengusung tema “Membangun Sportivitas dan Melahirkan Prestasi Sepak Bola Medan Utara” dan menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga yang positif.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Ia menilai kegiatan ini memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya atlet-atlet muda berbakat sekaligus memperkuat nilai sportivitas di tengah masyarakat.

“Turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter generasi muda. Ia juga menambahkan bahwa melalui kegiatan olahraga, diharapkan dapat tercipta generasi yang sehat, disiplin, dan mampu berprestasi baik di tingkat lokal maupun nasional.

Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan diikuti berbagai klub sepak bola lokal yang siap bersaing memperebutkan piala Wakil Ketua DPRD Kota Medan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mempererat sinergi antara instansi, masyarakat, serta mendorong lahirnya bibit-bibit unggul di bidang sepak bola dari kawasan Medan Utara. (Hamnas).

Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah

Order Detail

Palembang.Metro Sumut
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Apresiasi Daerah Berprestasi Tahun 2026 di Ballroom Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4/2026). Ajang ini menjadi instrumen strategis untuk mendorong iklim kompetitif antarpemerintah daerah di wilayah Sumatera guna mempercepat peningkatan kinerja dan inovasi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, sebagai negara dengan jumlah pemerintah daerah (Pemda) yang banyak dan beragam, peningkatan kinerja daerah menjadi tantangan yang tidak sederhana. Ia menilai capaian kinerja antardaerah masih bervariasi sehingga perlu terus didorong melalui kompetisi yang sehat.

“[Memang] ada kepala daerah yang tentunya bagus, ada juga mungkin rata-rata air, dan ada juga yang perlu untuk meningkatkan kemampuannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah keterbukaan informasi, capaian positif Pemda perlu mendapatkan ruang publikasi yang memadai agar masyarakat memperoleh gambaran yang lebih berimbang. “Oleh karena itu, perlu ada exposure, harus ada pemberitaan. Sesuatu yang bagus kalau tidak diberitakan, orang tidak [akan] tahu,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Kemendagri melaksanakan acara ini dengan menetapkan empat kategori utama penilaian, yakni penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, serta creative financing.

Pada kategori penurunan tingkat pengangguran, Kabupaten Solok Selatan meraih Terbaik I, disusul Kepulauan Mentawai sebagai Terbaik II, dan Dairi sebagai Terbaik III. Untuk tingkat kota, Pagar Alam menjadi Terbaik I, diikuti Tanjung Balai dan Dumai. Sementara itu, Bengkulu meraih penghargaan untuk tingkat provinsi.

Pada kategori penanggulangan kemiskinan dan stunting, Kabupaten Mesuji meraih Terbaik I, diikuti Tapanuli Selatan dan Bengkalis. Untuk tingkat kota, Sungai Penuh menjadi Terbaik I, disusul Pekanbaru dan Batam, sedangkan tingkat provinsi diraih Kepulauan Riau.

Selanjutnya, pada kategori pengendalian inflasi, Kabupaten Tebo meraih Terbaik I, diikuti Musi Rawas Utara dan Labuhanbatu Utara. Untuk tingkat kota, Langsa menjadi Terbaik I, disusul Prabumulih dan Bukittinggi, sementara Bengkulu kembali meraih penghargaan di tingkat provinsi.

Adapun pada kategori creative financing, Kabupaten Bintan meraih Terbaik I, diikuti Lampung Selatan dan Batu Bara. Untuk tingkat kota, Bandar Lampung menjadi Terbaik I, disusul Medan dan Palembang, sementara Sumatera Utara meraih penghargaan pada tingkat provinsi.

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah memberikan insentif fiskal kepada para pemenang, yakni Rp1 miliar untuk Terbaik III, Rp2 miliar untuk Terbaik II, serta Rp3 miliar untuk Terbaik I dan tingkat provinsi.

Kemendagri berencana memperluas pelaksanaan kegiatan serupa di lima regional lainnya di Indonesia, dengan Palembang sebagai lokasi pembuka tahun ini. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat budaya kinerja dan inovasi di daerah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan secara nasional. (Puspen Kemendagri).




Terpantau Mobil Tangki Biru Putih Memasuki Gudang BBM Ilegal Di Jalan P Danau Siombak Paya Pasir

Order Detail

Medan Marelan.Metro Sumut
Mobil Tangki Biru putih Terpantau memasuki gudang BBM ilegal Di Jalan P.Danau Siombak, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Senin (27/04/2026), sekitar pukul 17:14 wib sore.

Gudang  tersebut informasi dari sumber mengatakan diduga tempat penimbunan BBM, dengan fakta dilapangan, terpantau mobil biru putih kapasitas 5 ton yang bertulisan Pertamina memasuki gudang tersebut.

Dari salah satu masyarakat yang tidak mau disebutkan mengatakan, gudang tersebut sering dimasuki mobil tangki biru putih, namun masyarakat tidak tau persis aktivitas didalamnya," Bila itu memang tempat penimbunan BBM, kami masyarakat meminta kepada Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan, segera menyelidiki, dan bila terbukti tindak tegas para pelaku " Katanya, Senin (27/04).

" Maka patut diduga telah terjadi rantai kejahatan terstruktur, penimbunan dalam gudang tanpa izin, lalu pendistribusian gelap menggunakan pengangkutan ilegal " Ungkapnya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Pasal 55 UU Migas menegaskan bahwa setiap orang yang menyalahgunakan pengangkutan atau niaga BBM bersubsidi dapat dipidana hingga enam tahun penjara atau denda maksimal enam puluh miliar rupiah.

Jika terbukti melakukan penyimpanan tanpa izin, ketentuan Pasal 53 UU Migas dapat diberlakukan dengan ancaman pidana penjara hingga tiga tahun atau denda maksimal tiga puluh miliar rupiah. Apabila pelaku adalah badan usaha, ketentuan pidana berlaku terhadap korporasi, bukan hanya individu.

Jika aparat penegak hukum tidak segera mengambil langkah, persoalan ini bukan lagi sekadar pelanggaran distribusi subsidi, tetapi aksi perampokan sistematis terhadap hak rakyat dan keuangan negara.

Publik menuntut tindakan tegas, penegakan hukum tanpa pandang bulu, penyelidikan menyeluruh, serta transparansi hasil penanganan sebagai komitmen menyelamatkan subsidi energi dari para mafia yang rakus dan kebal hukum. (Tim/Red).

Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger