Latest Products

Bupati Pangonal : Tugas Kepala Desa Itu Sangat Besar Dan Strategis

Order Detail
Rantauprapat.Metro Sumut
Tugas Kepala Desa itu sangat besar dan strategis karena seorang Kepala Desa harus mampu dan bisa menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, membina kemasyarakatan desa dan pemberdayaan desa.

Hal tersebut dikatakan Bupati Labuhanbatu H Pangonal Harahap, SE, M.Si, Rabu (3/1) dihadapan 21 orang Calon Kepala Desa Terpilih dalam acara temu ramah di Ruang Rapat Bupati Labuhanbatu yang dihadiri Kaban PMDK Zaid Harahap, S.Sos, Asisten Adm Umum Amru, SH dan Asisten Adm Ekbang Kesra Ir. Hasan Heri Rambe.

“Jika saudara-saudara tidak ikhlas dalam melaksanakanj tugas dan merangkul semua komponen masyarakat desa, saya pastikan saudara-saudara akan kewalahan dalam memimpin desa saudara masing-masing”, kata Pangonal Harahap mengingatkan.

Lebih lanjut Ketua Pembina Tim Penggerak PKK Kabupaten Labuhanbatu ini mengatakan, Saudara-saudara Calon Kepala Desa Terpilih harus mengingat dan menyadari bahwa seorang Kepala Desa itu dalam menjalankan tugas dan fungsinya wajib bekerja sama dengan Badan Musyawarah Desa (BPD) yang mana anggota BPD itu sendiri juga telah ditetapkan secara demokratis.

Pada kesempatan itu Bupati Labuhanbatu yang juga merupakan Ketua PDI Perjuangan ini mengungkapkan, bahwa Calon Kepala Desa Terpilih untuk melupakan masa-masa perjuangan dan pertarungan dalam merebut kursi Kepala Desa yang penuh liku-liku, untuk itu marilah kita rangkul para Calon Kepala Desa yang belum beruntung untuk menjadi Kepala Desa itu, jalinlah komunikasi dan keakraban antara Calon Kepala Desa Terpilih dengan Calon Kepala Desa yang kalah dalam pemilihan Kepala Desa tanggal 18 Desember 2017 lalu.

Kemudian, kepada 21 orang Calon Kepala Desa Terpilih yang dalam waktu dekat akan dilantik dan disyahkan melalui Surat Keputusan Bupati, agar benar-benar mengabdi kepada masyarakat sehingga tugas dan fungsi Kepala Desa sebagai pemerintah tertinggi di desa dapat terwujud secara optimal.

“Jika saudara-saudara tidak ikhlas, minim kepedulian terhadap warga sekitar, tidak mau mendengarkan aspirasi dari berbagai arah, maka akan sulit saudara menjalankan tugas sebagai Kepala Desa”, kata Pangonal Harahap. (Pemkab Labuhanbatu).



Polsek Medan Labuhan Sedang Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Botot Di Marelan

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Polsek Medan Labuhan melakukan penyelidikan kebakaran gudang kertas bekas milik CV. Riski Bersama di pasar I Tengah Marelan. Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Medan Labuhan Kompol Hendris Tampubolon, SH saat mengecek lokasi kebakaran pada Jumat (05/01/2018) ketika pemadaman sedang dilakukan.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Hendris Tampubolon, SH mengatakan walaupun tidak ada korban jiwa, namun kebakaran tersebut menyebabkan kerugian yang besar bukan bukan tidak mungkin terjadi karena kesalahan manusia atupun sengaja dibakar,” Kami akan meminta bantuan dari Tim Laboratorium Forensik Polri Cabang Medan untuk melakukan olah TKP agar penyeebab kebakaran dapat diketahui “ Kata Kapolsek Medan Labuhan.

Peristiwa kebakaran gudang kertas bekas (botot) tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 wib, yang pertama sekali diketahu oleh saksi Pandi Siregar yang merupakan karyawan CV. Riski Bersama. Mengetahui terjadinya kebakaran, saksi bersama warga mencoba memadamkan api hingga kemudian lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Ditempat terpisah, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi, SIK mengatakan setela mendapat informasi peristiwa kebakaran tersebut, dirinya langsung memerintahkan personil Polsek Medan Labuhan untuk turun ke lokasi. Selain itu personil Unit Identifikasi Sat Reskrim dan Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan juga diperintahkan Kapolres untuk membantu dilokasi kebakaran “ Ucapnya.(Hamnas/Andres Humas Polres Pelabuhan Belawan).

Walikota Tinjau Renovasi Stadion Teladan

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Walikota Medan Drs. H T Dzulmi Eldin S, MSi meninjau renovasi Stadion Teladan Medan, Kamis (4/1), untuk melihat sejauh mana hasil renovasi yang telah dilakukan. Renovasi sebagai persiapan menggelar kompetisi sepakbola paling bergengsi di Tanah Air yakni Liga I.

Turut bersama Walikota, Wakil Ketua DPRD Medan Iswanda Nanda Ramli yang juga Ketua Askot PSSI Kota Medan didampingi Kadis Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan M. Husni, Kadis Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang Sampurno Pohan, Kadis Bina Marga Khairul Sahnan, Kabag Humas Ridho Nasution, Kabag Umum Andi Syahputra dan Camat Medan Kota Edi Mulia Matondang.

Renovasi Stadion yang dioperasi sejak tahun 1953 dilakukan oleh sejumlah OPD terkait yakni Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang, Dinas Bina Marga serta Dinas Pemuda dan Olahraga. Dengan renovasi yang dilakukan, Walikota berharap Stadion Teladan dapat menjadi homebase PSMS Medan dalam melakoni partai kandang di Liga 1.

Saat peninjauan dilakukan, Walikota melihat rumput lapangan sudah selesai ditanam. Kemudian sejumlah pekerja tengah sedang bekerja memperbaiki ruangan ganti pemain, pengecetan tribun tempat penonton serta perbaikan shelter sekeliling lapangan. Walikota berpesan agar renovasi yang dilakukan sebaik-baiknya.

“Saya minta agar renovasi Stadion Teladan dilakukan dengan sebaik-baiknya, tidak asal-asalan sehingga sesuai dengan standar yang diinginkan AFC agar dapat menggelar pertandingan Liga I. Jadi manfaatkan waktu yang ada untuk menjadikan Stadion Teladan menjadi lebih baik lagi, sebab Liga I direncanakan bergulir pertengahan Maret 2018,” kata Walikota.

Dikatakan Walikota, renovasi Stadion Teladan yang dilakukan ini merupakan komitmen penuh Pemko Medan untuk mendukung terlaksananya Liga I. Apalagi tim kebanggaan warga Kota Medan, Ayam Kinantan kembali berlaga  dalam kasta persepakbolaan tertinggi di Indonesia tersebut.

“Dengan renovasi yang kita lakukan ini, insya Allah para pendukung setia PSMS bisa menyaksikan Ayam Kinantan berlaga di Liga I. Dukungan penuh seluruh suporter tentunya semakin menambah motivasi dan semangat juang seluruh pemain sehingga dapat memberikan yang terbaik,” ungkapnya.

Sementara itu Kadis Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan M. Husni mengatakan, renovasi yang dilakukan mulai dari kondisi lapangan seperti rumput. Kemudian dilanjutkan dengan renovasi fisik bangunan, termasuk tempat duduk penonton, pagar, ruang ganti pemain, kamar mandi dan seluruh fasilitas lainnya,

“Renovasi ini kita lakukan bersama OPD terkait. Kita harapkan dengan renovasi yang dilakukan, Stadion Teladan dapat memenuhi Standar AFC sehingga dapat home base PSMS untuk menggelar pertandingan kandang,” harap Husni.(Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan).



Hujan Deras Melanda Sejumlah Desa Di Kabupaten Langkat Dilanda Banjir

Order Detail
Langkat.Metro Sumut
Hujan deras yang melanda Kabupaten Langkat beberapa hari ini membuat sejumlah desa yang ada dikawasan tersebut terendam banjir. Jumat (05/01/2018).

Desa yang terendam banjir yakni Desa Padang Tualang, Kecamatan Tanjung Pura, Desa Buluh Telang Kecamatan Padang Tualang dan Kelurahan Tanjung Pura.

Kepala Desa Buluh Telang, Muhamad Yunus mengatakan, banjir yang melanda Desa Buluh Telang akibat hujan deras yang terus melanda Kabupaten Langkat,” Selain itu, tingginya luapan air sungai membuat banjir menggenangi jalan, akibatnya, akses jalan terganggu dan kendaraan sulit untuk melintas “ Jelasnya, Kamis (4/1/18).

Untuk ketinggian air, masih kata Yunus, berpariasi, dari mata kaki hingga mencapai pinggang orang dewasa. "Kalau ketinggian berpariasi, tergantung kawasannya, kalau kawasannya rendah, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa," pungkasnya.

Umar, warga Desa Padang Tualang mengatakan, banjir yang melandan kawasan tersebut sudah terjadi sejak lima hari lalu,” Sudah lima hari ini banjirnya, namun hingga kini belum juga surat, karena hujan terus menerus, sehingga air tidak surut-surut “ Cetusnya.

Meski kerap dilandan banjir, lanjut Umar, namun hingga saat ini belum ada perhatian Pemkab Langkat terhadap korban banjir.” Belum ada bantuan yang kami terima, padahal ini sudah lima hari. Kami berharap agar Pemkab Langkat segera memberi bantuan dan mengatasi masalah banjir yang terjadi di kawasan tersebut “ Pintanya.(Hendra).



Begini Cara Polisi Ungkap Kasus Penyelundup Ganja 1,3 Ton

Order Detail
Jakbar.Metro Sumut
Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ganja sebanyak 1,3 ton yang dikirim dari Aceh menuju Jakarta. Jumat (05/01/2018).

Untuk mengungkap jaringan antar provinsi itu, kepolisian menggunakan analisa data IT dalam pengembangan kasus narkoba yang terjadi pada Maret 2017 lalu.

“Berkat analisa data IT atas pengembangan kasus narkoba yang terjadi pada Maret tahun lalu, kami mendapat informasi akan ada pengiriman narkotika jenis ganja dari Aceh menuju Jakarta,” kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Suhermanto di Jakarta, Kamis (04/01/2017).

Berbekal informasi tersebut, kata AKBP Suhermanto, dirinya dan Kanit 1 Satuan Resnarkoba, Ajun Komisaris Alrasyidin Fajri Gani, memimpin tim untuk bergerak menuju pelabuhan Bakauheni, Lampung. Target buruan mereka adalah seorang bernama Alexandro.

AKBP Suhermanto, lebih lanjut mengatakan, setelah melakukan pemantauan terhadap tersangka, pada Minggu malam, 31 Desember 2017, pihaknya memberhentikan truk box bernomor polisi B9337 TC, yang sebelumnya telah diketahui membawa ribuan paket ganja siap edar.“Setelah melakukan pemantauan di sekitar lokasi selama beberapa waktu, yang bersangkutan berhasil diamankan. Kami memberhentikan truknya di depan pintu masuk pelabuan Bakauheni. Dalam truk itu kami menemukan sebanyak 1.300 paket masing-masing 1 kg. Jadi total 1,3 ton ganja. Selain itu seorang tersangka atas nama Ranky Alexandro juga kami amankan,” kata mantan Kapolsek Metro Taman Sari itu.

AKBP Suhermanto menuturkan, ribuan paket ganja siap edar itu disimpan di balik tumpukan karung-karung arang di truk itu yang sebelumny telah di modifikasi dengan dilapisi baja ringan.

Kemudian, setelah memeriksa Alexandro yang merupakan sopir truk itu, Alexandro mengaku pengiriman ribuan paket ganja itu dikendalikan oleh dua orang pria yang diketahui bernama Rocky dan Rizky.“Dengan informasi itu, kami kemudian mengembangkan informasi itu dan berhasil menangkap keduanya di lokasi berbeda yaitu di kawasan Cikarang, Bekasi dan Jagakarsa, Jakarta Selatan,” kata AKBP Suhermanto.

Dari penangkapan kedua pengendali tersebut, kata Suhermanto, pihaknya kembali melakukan teknik controlled delivery kepada penerima narkoba tersebut. Hasilnya, pihak kepolisian berhasil mengamankan tersangka Gardawan yang merupakan penerima paket ganja itu di kawasan di Tebet, Jakarta Selatan.“Para tersangka dijerat pasal 114 ayat 2 Sub 111 ayat 2 Sub 132 UU no. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup,” tegas AKBP Suhermanto.(Humas Polsek Metro Taman Sari / Humas Polsek Tambora).



Kunjungi Mako Arhanudse 11/BS, Kapolres Binjai Minta Personil Tingkatkan Sinergitas TNI – Polri

Order Detail
Binjai.Metro Sumut
Kapolres Binjai AKBP Donald P Simanjuntak, SIK, didampingi Kasat Intelkam AKP Usrat Aminullah,  Kasat Binmas AKP Eva Sinuhaji mengunjungi markas komando Yonif Arhanudse 11/BS, Kamis (04/01/18).

Kedatangan Kapolres dan rombongan langsung disambut Danyon Arhanudse 11/BS Mayor Arh.Tamaji, Sos beserta para perwira yon Arhanud 11 BS.

Kapolres Binjai AKBP Donal P Simanjuntak, SIK, dalam sambutannya menyebutkan bahwa kunjungan tersebut guna meningkatkan tali silaturahmi serta memperkenalkan dirinya yang baru menjabat sebagai Kapolres Binji.

"Semoga kunjungan ini dapat semakin mempererat tali silaturahmi antara personil TNI dan Polres Binjai," ucap Kapolres Binjai AKBP Donald P Simanjuntak.

Pada kesempatan ini, Kapolres juga mengajak para anggota Arhanudse 11/BS agar kiranya dapat bekerja sama dalam menjaga kamtibmas yang kondusif di Kota Binjai.

"Guna membangun sinergitas antara kesatuan TNI -Polri dan terlebih kepada personil agar menjauhi narkoba," katanya.

Sementara itu, Danyon Arhanudse 11/BS, Mayor Arh.Tamaji, S.Sos mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Binjai dan rombongan atas kunjungan ini.

"Kiranya hubungan yang baik ini dapat berlanjut dan bisa saling bekerja sama dalam melaksanakan tugas." terangnya.

Di akhir acara, Danyon Arhanudse 11/BS Mayor Arh Tamaji juga memberikan cindera mata serta menyerahkan 2 alat olahraga.(Hendra)



Pelindo 1 Umumkan Pemeneng “ON THE SPOT PHOTO CONTEST DEWARUCI EXPO 2017”

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Pelindo 1 kembali menggelar lomba foto di media sosial instagram yang terbuka untuk umum melalui akun @Pelindo1 dengan mengusung tema “Pelindo 1 On The Spot Photo Contest Dewaruci Expo 2017”. Pada perlombaan ini para peserta dapat mengirimkan foto-foto KRI Dewaruci yang bersandar di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan, Medan pada 6 Desember 2017 yang lalu.

“Dengan bersandarnya KRI Dewaruci di Terminal Penumpang Bandar Deli Pelabuhan Belawan milik Pelindo 1,  menjadi suatu momen bagi kami untuk menyelenggarakan Dewaruci Expo 2017 yang menarik bagi masyarakat untuk mengunjungi dan meramaikan acara tersebut. Terlebih lagi kapal Dewaruci yang bersejarah  ini telah mengarungi lima benua dan tujuh samudera membawa misi Ekspedisi Nusantara Jaya yang mengusung kecintaan terhadap bahari dan maritime,  sehingga banyak momen selama kegiatan Dewaruci Expo 2017 yang bisa diabadikan,” terang ACS Humas Pelindo 1, Fiona Sari Utami.

Perlombaan foto yang digelar Pelindo 1 ini berlangsung saat KRI Dewaruci bersandar di Pelabuhan Belawan tanggal 6-7 Desember 2017. “Ada sekitar 300 foto yang diterima oleh Pelindo 1 yang diambil saat kegiatan Dewaruci Expo 2017 berlangsung, dan dari seluruh foto tersebut dipilih 13 foto terbaik untuk selanjutnya ditentukan pemenangnya,” jelas Fiona lebih lanjut.

Juri dari kompetisi foto ini Ferdi Siregar (Fotografer Harian Analisa) dan M. Eriansyah (Corporate Secretary Pelindo 1).

Kualitas yang cukup bersaing dari para peserta menjadi salah satu faktor proses penjurian yang berjalan agak alot.  Proses penjurian didasarkan pada beberapa kriteria yang telah ditentukan, seperti ide/gagasan, kesesuaian tema, keunikan foto, sudut pandang, teknik pemotretan, dan komposisi.

Dari hasil penilaian dewan juri, terpilih sebagai pemenang pertama yakni dengan pemilik akun instagram bernama @dipo.permana1, diikuti @zulfandalimunthe, @afrizal_production, serta 10 (sepuluh) juara favorit.

Pengumuman pemenang diumumkan pada 8 Desember 2017 melalui instagram milik Pelindo 1, di mana masing-masing pemenang mendapatkan hadiah sebesar Rp 3 juta, Rp 2 juta, Rp 1 juta, dan Rp 500.000 untuk masing-masing pemenang juara favorit.

“Cukup sulit untuk menentukan pemenang, semua foto yang mengikuti lomba ini bagus-bagus. Tetapi memang ada nilai tambah dari foto milik juara pertama hingga ketiga sehingga kami menetapkan mereka yang menjadi pemenang,” ungkap Eriansyah yang menjadi juri internal dari Pelindo 1 seusai penentuan pemenang.

Lomba Foto Instagram ini menjadi program rutin yang dilaksanakan Pelindo 1 setiap tahun dengan pemilihan berbagai tema yang menarik. (Hamnas).

Dishub Bersama Satlantas Tilang Dan Gembosi Kendaraan Bermotor Parkir Sembarangan

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Menindaklanjuti perintah Walikota Medan Drs. H T Dzulmi Eldin S, MSi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan bekerjasama dengan Satlantas Polresta Medan, Kamis (4/1) menindak tegas sejumlah kendaraan bermotor yang parkir sembarangan. Dalam penertiban itu, tim menilang 1 unit mobil serta menggembosi  (mengempeskan) 1 unit kendaraan bermotor roda empat dan 2 unit sepeda motor.


Operasi ini diawali di kawasan Lapangan Merdeka, sebab tidak sedikit kendaraan bermotor yang parkir di jalur pedestrian pasca selesai dibangun meskipun telah dipasang rambu larangan parkir sehingga membuat banyak pejalan kaki yang merasa kurang nyaman ketika melintasinya. Selain itu juga dilakukan di kawasan Jalan Bukit Barisan, Jalan KH. Zainul Arifin serta sejumlah ruas jalan lainnya di Kota Medan.

“Tindak tegas ini kita lakukan untuk memberikan efek jera para pengemudi kendaraan bermotor agar tidak parkir sembarangan, terutama di seluruh jalur pedestrian,” kata Kadishub Kota Medan Renward Parapat.
Diungkapkan Renward, pihaknya sebenarnya sudah melakukan penertiban yang disertai penggembokan maupun penggembosan. Hanya saja penertiban yang dilakukan tidak rutin sehingga tidak menimbulkan efek jera. Oleh karenanya Renward menegaskan, Dishub akan terus melakukan penertiban.

“Mulai saat ini kita akan lebih meningkatkan pengawasan dan penertiban terhadap seluruh kenderaan bermotor yang parkir sembarangan, terutama di jalur pedestrian. Apalagi kita didukung payung hukum yang kuat yakni Peraturan Walikota Medan No.70/2017 tentang Tata Cara Pemindahan/Penderekan, Penguncian/Penggembokan ,” tegasnya.

Guna memberikan efek jera, Renward menegaskan lagi, penertiban akan dilakukan pagi dan sore hari.  “Begitu menemukan ada kenderaan bermotor yang parkir sembarangan, baik di jalur pedestrian maupun parkir berlapis yang menyebabkan terjadinya kemacetan langsung kita tindak sesuai dengan Perwal No.70/2017,” ungkapnya.

Untuk itulah Renward menghimbau agar para pemilik kenderaan bermotor supaya tidak parkir sembarangan, terutama jalur pedestrian karena jalur itu dibangun diperuntukkan bagi para pejalan kaki. “Pokoknya kalau kedapatan parkir sembarangan, langsung kita tindak tegas. Jadi mulai saat ini, parkirkan kenderaannya di lokasi yang diperbolehkan untuk parkir!” pungkasnya.

Walikota telah menginstruksikan kepada Dishub Kota Medan untuk menindak tegas seluruh kendaraan bermotor yang parkir sembarangan, terutama jalur pedestrian. Sebab, jalur pedestrian yang telah selesai dibangun diperuntukkan bagi para pejalan kaki di Kota Medan.

Namun dalam pantauan Walikota, masih banyak ditemukan kendaraan bermotor, terutama roda empat yang parkir di jalur pedestrian tanpa ada tindak tegas dari Dishub Medan meski telah diterbitkan Perwal No.70/2017. Kondisi itu membuat para pejalan kaki merasa tidak aman dan nyaman ketika melintasi jalur tersebut.(Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan).

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Dan Polsek Medan Labuhan Selidikan Penemuan Mayat Guru Sd Alwasliyah Belawan

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan bersama Polsek Medan Labuhan melakukan penyelidikan penemuan Mayat Guru Sd Alwasliyah Belawan. Dalam penyelidikan yang dilakukan pada Rabu (3/1) tersebut, Polisi Satwa K9 dari Direktorat Sabhara Polda Sumut dan Tim Labfor Polri Cabang Medan juga diturunkan untuk mencari jejak kemungkinan pelaku.


Sebelumnya warga disekitar lokasi sempat geger dengan adanya penemuan mayat seorang wanita tanpa identitas pada Selasa (2/1) pagi yang ditemukan dalam keadaan menderita luka tusuk dan masih mengeluarkan darah. Namun dalam waktu singkat, Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan bekerja sama dengan Polsek Medan Labuhan berhasil mendapat identitas korban yang merupakan guru SD Alwasliyah Belawan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi Sik melalui Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Yayang Rizki Pratama, SIK mengatakan melalui aplikasi whatsapp, pihaknya sengaja meminta bantuan Polisi Satwa K9 Polda Sumut dan Tim Labfor Polri Cabang Medan untuk mencari jejak - jejak mencurigakan disekitar lokasi penemuan mayat korban " Katanya.

Lanjut Kasat Reskrim, Segala kemungkinan terkait penemuan mayat korban harus kami pertimbangkan, untuk itu kami melakukan segala upaya yang kami bisa, termasuk dengan menurunkan polisi satwa K9 dan Tim Labfor Polri Cabang Medan " Ucapnya.

Kasat Reskrim menjelaskan, Saat ini saya bersama anggota masih melakukan penyelidikan dilapangan, Kami mohon doanya agar kami dapat segera mengungkap kasus ini " Jelasnya.(Hamnas/Andres Humas Polres Pelabuhan Belawan).

Walikota: Dishub Harus Tindak Tegas Kenderaan Bermotor Parkir Di Jalur Pedestrian

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S. M.Si minta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan untuk menindak tegas seluruh kendaraan bermotor yang parkir di jalur pedestrian di Kota Medan. Sebab, jalur pedestrian dibangun bukan untuk lokasi parkir melainkan jalur khusus bagi para pejalan kaki.


Perintah ini disampaikan Walikota karena melihat masih banyak kenderaan bermotor, terutama roda empat yang diparkirkan pemiliknya di sejumlah titik jalur pedestrian yang telah selesai dibangun Pemko Medan seperti di Jalan Imam Bonjol, Jalan Gajah Mada, Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani, seputaran Lapangan Merdeka serta Jalan pengadilan.

Meski telah terbukti melakukan pelanggaran namun Walikota mengaku sangat heran karena Dishub tidak melakukan penindakan tegas. Padahal di jalur pedestrian tersebut juga telah dipasang rambu larangan parkir. Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, Walikota khawatir jalur pedestrian yang ada akan menjadi lokasi parkir baru.

Karenanya Walikota mengaku kecewa dengan ketidaktegasan Dishub tersebut. Padahal papar Walikota, Dishub telah memiliki payung hukum yang cukup kuat untuk melakukan penindakan yakni Peraturan Walikota Medan No.70/2017 tentang Tata Cara Pemindahan/Penderekan, Penguncian/Penggembokan
“Saya minta Dishub segera menindak tegas semua kenderaan bermotor yang parkir di jalur pedestrian. Jangan biarkan satu pun kenderaan bermotor parkir di jalur pedestrian, selain mengganggu kenyamanan para pejalan kaki, keberadaan kenderaan bermotor itu tentunya dapat merusak jalur pedesterian!” kata Walikota.
Pasca menyampaikan instruksi tersebut, Walikota pun menegaskan akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan apakah Dishub benar-benar menindaklanjutinya. “Saya tidak mau lagi melihat ada kenderaan bermotor yang parkir di seluruh jalur pedestrian di Kota Medan,” tegasnya.
Selanjutnya Walikota menghimbau kepada warga pemilik kenderaan  bermotor agar tidak mau diarahkan para juru parkir untuk memarkirkan kenderaannya di jalur pedestrian, sehingga tidak terkena pemindahan/penderekan maupun penguncian/penggembokan sesuai sanksi dari Perwal No.70/2017.
“Jadi mulai saat ini saya mengajak seluruh pemilik kenderaan bermotor agar memarkirkan kenderaannya di lokasi yang diperkenankan untuk parkir! Apabila itu tidak dilakukan tentunya akan merugikan anda sendiri,” sarannya.

Selain Dishub, Walikota juga minta kepada Satpol PP untuk menertibkan para pedagang kaki (PK5) yang sampai saat ini menggelar lapak di jalur pedestrian. Berdasarkan amatan yang dilakukan, Walikota masih menemukan  ada PK5 yang berjualan di jalur pedestrian. “Disamping mengganggu pejalan kaki, sesuai peraturan yang ada PK5 tidak diperkenankan berjualan di jalur pedestrian maupun trotoar,” ungkapnya.

Atas dasar itulah mantan Wakil Walikota dan Sekda Kota Medan itu minta kepada Satpol PP segera membebaskan jalur pedestrian dari para PK5. Sebelum melakukan penertiban tersebut, Walikota berpesan agar petugas penegak perda di Kota Medan tersebut hendaknya lebih mengutamakan langkah-langkah persuasif.(Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan)

Unit Reskrim Polsek Randublatung Polres Blora Tangkap Pelaku Pencurian Laptop

Order Detail
Blora.Metro Sumut
Kepolisian sektor Randublatung, Resor Blora, pada Rabu (03/01/2018) sekira pukul 17.00 WIB kemarin sore, berhasil mengamankan seorang pelaku tindak pidana pencurian, dengan TKP disebuah rumah di Kel. Randublatung RT. 06/RW. 01, Kec. Randublatung, Kab. Blora.


Pelaku yang bernama Dedi Yuli Martin (34) ditangkap petugas di rumahnya, di Jl. Nggososro RT.05/RW.02 Kel. Randublatung Kec. Randublatung Kab. Blora. Karena telah dilaporkan oleh saksi korban, Poedji (47), atas dugaan tindak pidana pencurian barang milik korban, berupa 3 unit laptop merek Accer, Lenovo dan Thosibha.

Kapolsek Randublatung, Polres Blora, AKP Selamet Riyanto, menerangkan, bahwa berdasarkan keterangan saksi korban, peristiwa pencurian yang dilakukan pelaku telah terjadi pada hari Minggu (24/12/2017) sekira pukul 13.00 WIB lalu. Saat itu saksi korban bersama keluarga meninggalkan rumah pergi ke Kab. Rembang untuk menjenguk orang tuanya. Setelah kembali kerumah dirinya kaget kondisi kamar sudah acak-acakan dan kehilangan barang miliknya berupa 3 (tiga) unit laptop merek Accer, Lenovo dan Tosibha, yang sebelumnya ditaruh di dalam almari kamar rumahnya. Akibat peristiwa tersebut, korban menderita kerugian Rp 10 juta.

Pada awalnya, korban belum melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Randublatung, sehubungan masih berusaha mencari informasi sendiri sambil menanyakan ke tetangga dan saudara di sekitar rumah yang ditinggali. Selanjutnya, pada, Senin (25/12/2017) sore baru melaporkannya ke Polsek untuk ditindak lanjuti.“Dari hasil laporan korban dan keterangan saksi-saksi kita langsung melakukan penyelidikan.” terang Kapolsek.


Mendapat setelah mengantongi identitas pelaku, anggota Unit Reskrim Polsek Randublatung segera bertindak cepat, dengan melakukan penyelidikan dan mendatangi rumah korban.“Atas adanya indformasi dari masyarakat, selanjutnya, anggota melakukan penangkapan terhadap pelaku dirumahnya tanpa perlawanan.” lanjut Kapolsek AKP Selamet Riyanto.

Berdasarkan hasil interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya dan setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) buah obeng untung mencongkel jendela, satu unit Honda Scopy sebagai sarana dan dari keterangan pelaku 3 laptop hasil curiannya telah di jual di sebuah toko yang berada di Kaliwangan, Blora.“Selanjutnya pelaku berikut barang bukti diamankan ke Mapolsek Randublatung, guna proses hukum lebih lanjut,” imbuh Kapolsek.

Atas perbuatannya pelaku disangka telah melanggar Pasal 363 KUHP tentang Pencurian, diancam dengan pidana penjara tujuh tahun.(Humas Polres Blora).

Bripka Syadek Dan Camat Marelan Berhasil Mengamankan Mamak Maksa Anaknya Jadi Pengemis

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Sempat viral di media sosial dengan tagar #mamakmaksa, seorang ibu yang meminta - minta dengan cara memaksa diamankan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Rengas Pulau Bripka Syadek Syahputra Ginting Munthe bersama Camat Medan Marelan H. Tengku Yudi Chairuniza, S.Sos., Lurah Rengas Pulau H. Irwan Daniel Nasution, Kepling 21 Bapak Yahman dan Kepling 34 Bapak Ujar pada Rabu, (03/01/2018).

Bripka Syadek mengatakan, sebelumnya telah mendapat informasi dari Humas Polres Pelabuhan Belawan, tentang seorang ibu yang memaksa meminta / mengemis uang disekitar wilayah Marelan, Kemudian saat sedang berpatroli di sekitar kelurahan Rengas Pulau untuk mencari mamak maksa tersebut, dirinya mendapat telepon dari anggota Ibu PKK yang mengatakan bahwa ibu yang memaksa tersebut sedang berada di salah satu rumah makan didaerah Rengas Pulau " Katanya.

" Saat sedang berkeliling mencari mamak maksa itu, saya mendapat telephone dari ibu PKK yang mengatakan bahwa mamak maksa itu sedang berada disalah satu rumah makan, jadi saya langsung datang ke lokasi untuk mengamankannya " Ucap Bripka Syadek.

" Saat sampai dilokasi, mamak maksa tersebut sudah diamankan oleh Kepling 21 dan Kepling 34, kemudian Lurah Rengas Pulau dan Camat Marelan juga datang kelokasi untuk bersama - sama mengamankan mamak maksa itu " Jelas Bripka Syadek.

" Saat diintrogasi, mamak maksa itu mengaku bernama Jaya Kusumawati yang tinggal di daerah Kwala Begumit Kota Binjai dan Saya bersama Camat dan Lurah juga sempat menasehatinya. Kemudian oleh Camat Marelan menghubungi Sat Pol PP Kota Medan untuk membawa mamak maksa itu ke Dinas Sosial " Ucap Bripka Syadek Syahputra Ginting Munthe.

Salah seorang warga mengatakan, aksi mamak maksa tersebut sudah sangat meresahkan warga disekitar marelan dan berteriakasih atas respon cepat dari Bhabinkamtibmas Rengas Pulau Bripka Syadek Syahputra Ginting Munthe, Camat Medan Marelan, Lurah Rengas Pulau serta seluruh jajarannya. (Hamnas/Andres Humas Polres Pelabuhan Belawan).

DPRD Sumut Irwan Amin Reses Sediakan Tanah Pekuburan

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Anggota DPRD Sumut dari fraksi PAN Ir H Irwan Amin Rabu (03/01/2018) diruang kerjanya mengatakan ketika reses masyarakat meminta agar Pemerintah kota Medan menyediakan tanah pekuburan di Kelurahan Martubung.

Sebab, lanjut Amin, masyarakat agama kristen jika ada yang mati harus menyediakan uang Rp 2 juta untuk memakamkannya di tanah warga.

Pemko Medan harus memperhatikan hal itu dan menyediakan tanah wakaf untuk perkuburan mereka. jelas Amin. (Mashuri Lubis).

Walikota Medan Melakukan Inspeksi Mendadak Dihari Pertama Kerja Di Tahun 2018 Ke Sejumlah OPD

Order Detail
Medan.Metro Sumut
Dihari pertama kerja di Tahun 2018, Walikota Medan Drs. H. T. Dzulmi Eldin S. M.Si langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan, terutama yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik, Selasa (2/1/2017). Selain ingin mengecek jumlah kehadiran para pegawai pasca libur Tahun Baru 2018, sidak ini juga dilakukan untuk memastikan apakah pelayanan publik yang dilakukan masing-masing OPD telah berjalan dengan baik.


Adapun OPD yang disidak Walikota bersama Asisten Umum Setda Kota Medan Ikhawan Habibi Daulay SH, M.Hum, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan SDM Kota Medan Lahum Lubis SH, MM serta Kabag Humasy Rasyid Ridho Nasution S.STP yakni RSUD Dr. Pirngadi Medan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Kantor Camat Medan Petisah serta Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT).

Di RSUD Dr. Pirngadi Medan, Walikota disambut tangisan oleh keluarga pasien di ruang rawat inap di lantai dua. Pasalnya, keluarga pasien mengaku kecewa dengan pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit. Pasalnya, pasien atas nama Budi Hartono (45) yang dihipotesis menderita kanker hati kurang mendapatkan pelayanan maksimal.

Dengan menangis terisak-isak, Anum (38), salah seorang adik pasien langsung mengungkapkan keluhannya kepada Walikota begitu memasuki ruang rawat inap. Dikatakannya, abangnya sudah dua minggu dirawat namun kondisi kesehatannya justru semakin memburuk dan acapkali menjerit kesakitan.

“Tologlah dibantu abang kami, Pak Wali. Sudah dua minggu dirawat disini tapi tidak ada perubahan. Selama dirawat jarang diperiksa dokter, hanya perawat saja. Kami nggak tega lagi melihat kondisinya. Perut abang kami semakin membengkak, sering kali abang kami menjerit kesakitan,” kata Anum berlinangan air mata.

Walikota sontak terkejut mendengar pengaduan Anum. Apalagi tidak hanya Anum, beberapa keluarganya yang lain juga ikut menangis. “Dokter jarang masuk Pak Wali. Kalau beginin terus, kami takut sesuatu terjadi dengan abang kami. Sudah beberapa kali kami minta agar pihak rumah sakit (RSUD) Dr. Pirngadi) agar merujuk abang kami ke RSUD H. Adam Malik, tapi sampai saat ini tidak juga dirujuk,” ungkapnya lagi.

Yang membuat kondisi kesehatan abangnya semakin drop setelah pihak dokter memberitahukan hasil pemeriksaan yang dilakukan. “Dokter langsung mengatakan kepada abang kami kalau dia kena kanker hati. Setelah mendengar ucapan dokter itu, kondisi kesehatan abang kami semakin menurun. Jadi tolonglah bantu kami, Pak Wali,” ungkap wanita yang mengaku tinggal di Paluh Kuro, Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang.

Wajah Walikota sontak memerah dan langsung menanyakan kebenaran pengaduan keluarga pasien kepada Dirut RSUD Dr. Pirngadi Suryadi Panjaitan yang ikut mendampingi saat peninjauan berlangsung. Namun menurut Suryadi, pihaknya sudah memberikan pelayanan, sedangkan dokter tidak  memeriksa karena kebetulan hari libur.

Tidak puas mendengar jawaban Suryadi, Walikota kemudian menanyakan siapa dokter yang bertanggung jawab di ruang tersebut. Namun dokter yang dicari tidak berada di tempat, Walikota pun tampak marah. “Segera jatuhkan sanksi kepadanya (dokter yang bertanggung jawab). Saya tidak mau ada keluhan seperti ini. Seluruh pasien yang dirawat di rumah sakit ini harus mendapatkan pelayanan sebaik-baiknya!” tegas Walikota kepada Dirut RSUD Dr. Pirngadi dengan wajah merah.

Setelah itu Walikota pun mencoba menenangkan keluarga pasien. Dia memastikan pasien yang bersangkutan akan dirawat dengan sebaik-baiknya. “Mengenai permintaan keluarga agar pasien dirujuk ke RSUD H. Adam Malik, saya minta secepatnya dilakukan. Kalau bisa hari ini juga, jangan pernah sekalipun mempersulit urusan,” perintahnya.

Keluarga pasien tampak puas atas jawaban dan sikap tegas Walikota tersebut. Tangisan mereka pun sontak berhenti. Mereka pun selanjutnya mengurusi abangnya yang baru keluar dari kamar mandi. Dengan berjalan tertatih-tatih dipegangi sang istri berikut botol infus, mereka kemudian membantu untuk membaringkannya di atas tempat tidur.

Setelah itu Walikota meninjau ruangan rawat inap lainnya, tak lupa berkomunikasi dengan pasien beserta keluarga satu persatu. Selain kondisi kesehatan, Walikota juga menanyakan mengenai perawatan yang diberikan. Semua masukan ditampung untuk seanjutnya dievaluasi guna peningkatan kualitas di rumah sakit milik Pemko Medan tersebut.

Selain itu dalam sidak yang dilakukan tersebut, Walikota juga mendapati ruangan untuk tempat pasien mendaftar bocor. Oleh karenanya Walikota minta segera dilakukan perbaikan, sebab kalau hujan deras turun tentunya sangat mengganggu ketenangan dan kenyamanan pasien beserta keluarga. “Saya rasa untuk mengatasi bocor itu biasa diselesaikan satu hari juga,” tegasnya.

Dari RSUD Dr. Pirngadi, Walikota selanjutnya meninjau Kantor Disduk Capil Jalan Iskandar Muda. Ditempat itu Walikota menerima keluhan sejumlah masyarakat terkait pengurusan KTP. Selain lama, mereka juga harus mondar-mandir ke kantor camat maupun kantor Disdukcapil akibat tidak adanya informasi yang jelas terkait pengambilan KTP usai pengurusan.

Keluhan warga langsung ditindaklanjuti Walikota kepada Kadisdukcapil OK Zulfi. Menurut pengakuan Zulfi, jaringan sering bermasalah sehingga pencetakan e-KTP lama. Dikatakannya, proses pencetakan untuk 1 KTP memakan waktu setengah jam pada pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Baru pada pukul 17.00 sampai 06.00 WIB, proses pencetakan bisa cepat sehingga mereka pengerjaan dilakukan malam hari. “Setelah selesai dicetak, e-KTP selanjutnya kami serahkan kepada pihak kecamatan untuk dibagi kepada warganya. Mengenai blangko e-KTP aman dan tidak ada masalah, semula kita terima 60.000 blangko e-KTP hingga kita tersisa 12.000 blangko lagi,” jelas Zulfi.

Selesai mendengar penjelasan Zulfi, Walikota minta agar Kadisdukcapil tersebut mencari solusi guna mengatasi jaringan yang sering bermasalah. Sebab, Walikota ingin pelayanan e-KTP cepat karena dokumen kependudukan itu sangat penting bagi warga. Disamping itu Walikota minta agar pembagian e-KTP yang sudah selesai dicetak secepatkan dikirim ke kecamatan. “Seberapa yang selesai dicetak langsung dikirim ke kantor camat, jangan tunggu sampai banyak dulu baru dikirim. Saya tidak mau masalah pencetakan e-KTP ini dikeluhkan warga lagi!” pesan Walikota.

Sebelum meninggalkan Kantor Disdukcapil, Walikota juga menyapa sejumlah warga yang tengah melakukan pengurusan ditempat tersebut. Malah Walikota sempat menggendong salah seorang anak pasangan suami istri. Setelah menanyakan kedua orang tuanya, ternyata sang anak belum memilik akte kelahiran. “Tolong dibantu pengurusan akte kelahiran anak ini!” kata Walikota kepada Kadisdukcapil.

Selanjutnya Walikota meninjau Kantor Perpustakaan dan Arsip Kantor Camat Medan Petisah yang berada satu lokasi dengan Kantor Disdukcapil. Terakhir, Walikota sidak ke Kantor Dinas  Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Jalan A.H. Nasution serta Kantor Camat Medan Selayang. Dalam peninjauan tersebut, Walikota kembali menegaskan agar memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat. (Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan).

Kadis Kominfo Kota Medan Harapkan Jajarannya Tingkatkan Kinerja Dan Tegakkan Disiplin

Order Detail
Medan.Metro Sumut 
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan, Zain Noval, S.STP, M.AP mengimbau seluruh jajarannya meningkatkan kinerja sesuai dengan tugas dan fungsinya. Selain itu, seluruh pegawai Dinas Kominfo diwajibkan untuk meningkatkan disiplin dan menjalin kebersamaan sehingga hasil kerja yang terbaik bisa tercapai.


Hal ini disampaikan Zain Noval saat memimpin apel perdana Tahun 2018, Selasa (2/1/2018) pagi, di Halaman Kantor yang berlokasi di Jalan Sidorukun.

Dalam apel yang diikuti seganap ASN dan tenaga honorer itu, Zain Noval berharap agar apa yang telah diperbuat di Tahun 2017 menjadi evaluasi untuk perbaikan-perbaikan di Tahun 2018 ini.

Dia juga mengingatkan, agar pelaksanaan kegiatan segera dilakukan, sehingga tidak terjadi penumpukan kegiatan pada triwulan-triwulan akhir. Dengan demikian, lanjutnya, anggaran bisa terserap dengan baik.

Kadis Kominfo ini juga menyebutkan telah melakukan penilaian terhadap kinerja honorer yang ada dijajarannya. Zain Noval juga menyatakan, kalau memang kinerja honorer dinilai baik, tentu akan dipertahankan. Disebutkannya pula, soal penempatan sangat tergantung kepada keahlian dan keterampilan, bukan berdasarkan ijazah akademik.

Pada bagian lain, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan ini mengimbau agar sesama ASN maupun honorer meningkatkan kebersamaan. “Dengan kebersamaan dan kerja sama yang fungsional itu, diharapkan hasil kerja kita akan menjadi lebih,” ucapnya seraya mengungkapkan, dirinya terbuka untuk berkomunikasi dengan jajaran demi hasil kerja yang maksimal.(Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan)

Polsek Penjaringan Tangkap Seorang Pria Yang Melakukan Penganiayaan Terhadap Wanita

Order Detail
Jakut.Metro Sumut
Seorang pria ditangkap anggota Polsek Metro Penjaringan atas perbuatannya yang tiba-tiba masuk kekamar kost seorang wanita lalu melakukan penganiayaan dan pengancaman. Rabu (03/01/2018).
Peristiwa ini menimpa seorang wanita bernama Lilis Kurniasih (21) yang tinggal disebuah rumah kost di Jalan Keting XIX RT 014, RW 08 Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringam Jakarta Utara.
Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Sungkono SH, MH mengatakan, dari keterangan korban peristiwa itu bermula saat itu dengan tiba-tiba seorang pria mendatangi rumah kostnya yang belakangan diketahui bernama Asep Ridwan Warga Penjagalan, Penjaringan.“Pelaku tiba-tiba masuk ke kamar kost dengan brutal lalu memukul dan mengancam korban,” ujar Kompol Sungkono, Rabu (03/01/2018).

Lanjut Kompol Sungkono, saat pelaku beraksi, seorang saksi bernama Anjarwati (52) yang saat itu tidak jauh dari lokasi mendengar suara berisik di rumah korban dan saat saksi melihat korban sedang dipukul oleh pelaku ke arah muka dan badan korban. Selanjutnya saksi berteriak maling dan pelaku langsung melarikan diri.“Meski berusaha melarikan diri pelaku berhasil diamankan,” ujar Kompol Sungkono.
Sementara itu, korban yang mengalami luka pada bibir dan kepala, korban juga mengalami trauma (shok) akibat peristiwa itu. Sampai saat ini korban masih dalam penanganan medis di Rumah Sakit Atmajaya.
Sedangkan untuk pelaku kini diamankan di Mapolsek Penjaringan guna penyidikan lebih lanjut. Dan atas perbuatan yang tidak menyenangkan disertai dengan ancaman kekerasan tersebut dikenakan Pasal 335 ( 1 ) KUHP.
(Humas Polres Jakut)

Sadis....Guru Alwasliyah Dibunuh Dan Dibuang Ke Sungai Deli

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Terbunuhnya guru Alwasliyah hingga mayatnya dibuang ke sungai deli ditemukan warga Kampung Kurnia Belawan, Tokoh masyarakat Belawan mendesak pihak kepolisian guna segera menangkap pelaku pembunuhan terhadap uka yang Mendalam Buat Keluarga Besar Al Wasliyah Belawan Sri Kartika Devi dikenal selaku sosok pengajar di Alwasliyah. Rabu (03/01/2018).


Pihak keluarga masih merasakan duka mendalam serta keluarga besar Alwasliyah atas  Wafatnya  korban yang dibunuh secara sadis.

Korban diketahui bernama Sri Kartika Devi (34) Warga Pasar 7 Gang Keluarga Keluarga Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan.

Sementara H.Irfan Hamidi selaku tokoh masyarakat Belawan mengatakan sebagai Dewan Pembina di Perguruan Alwasliyah saya meminta kepada Aparat Penegak Hukum Wilayah Polres Pelabuhan Belawan untuk dapat bertindak cepat nenangkap pelaku yang telah nenghabisi nyawa Guru yang masih disayangi oleh Murid muridnya ini " Katanya.(Hamnas).

Wali Kota Medan Memimpin Apel Pagi Hari Pertama Kerja Tahun 2018 Pasca Liburan Panjang Natal dan Tahun Baru 2018

Order Detail


Medan.Metro Sumut
Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi memimpin apel pagi hari pertama kerja tahun 2018 pasca liburan panjang Natal dan Tahun Baru 2018 di halaman tengah Kantor Wali Kota Medan, Selasa (2/1). Apel perdana ini turut dihadiri Sekda Kota Medan, Ir Syaiful Bahri Lubis, Asisten, Staf Ahli, Kepala Badan  serta Kepala Bagian dan seluruh Pegawai.

Dihadapan seluruh pegawai yang hadir, Wali Kota mengingatkan agar memulai hari yang baru dengan bekerja lebih baik serta terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Artinya pelayanan yang sudah baik di tahun 2017 dapat dipertahankan dan ditingkatkan. "Tahun 2018 Pemko Medan selain Memprioritaskan Program Pendidikan dan Kesehatan, juga masih memfokuskan program pembangunan Infrastruktur Jalan dan Drainase. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat kota Medan", kata Eldin.

Wali Kota selanjutnya menghimbau kepada seluruh jajarannya untuk terus mengembangkan potensi yang dimiliki, terutama bagi para pejabat yang saat ini diberi amanah. Eldin minta amanah itu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan tupoksinya masing-masing. (Sumber : Dinas Kominfo Kota Medan).

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi Sik Rayakan Ultah Yang Ke 43, Menjelang Pergantian Tahun

Order Detail
Belawan.Metro Sumut
Kapolres pelabuhan Belawan AKBP.Yemi Mandagi genap berusia 43 tahun yang ditandai dengan perayaan Hari Kelahirannya tersebut persis pada menjelang pergantian tahun baru 2018.

Acara Ultah dilaksana cukup meriah penuh keakraban dan dihadiri Walikota Medan Drs.Dzulmi Eldin, Camat Belawan Ahmad SP, seeta sejumlah pejabat lainnya dan para personil kepolisian berlangsung di depan halaman Mapolres Pelabuhan Belawan.
 
Sejumlah insan Pers yang bertugas di kawasan Medan Utara juga turut hadir sembari memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yemi Mandagi Sik tersebut.

Acara Ulang Tahun Kapolres yang ke 43 diisi dengan makan bersama dan turut dihibur dengan alunan musik keyboard  hingga pada malam harinya sembari menyambut malam pergantian tahun.(Hamnas).
Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger