Latest Products

Dua Tersangka Korupsi Alkes Kabupaten Sergai Di Tahan Kejatisu

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Keberhasilan Tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menahan dua tersangka dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) pada RSUD Sultan Sulaiman, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) bersumber dari dana APBN tahun anggaran 2012 senilai Rp5 miliar.

Informasi yang dihimpun Media ini, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati  Sumut, Chandra Purnama di Medan, Minggu, mengatakan kedua tersangka yang ditahan itu, yakni DK Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), HN Ketua Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) pengadaan alkes RSUD Sultan Sulaiman, Kabupaten Sergai.

Kedua tersangka tersebut, menurut dia, ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Tanjung Gusta Medan, Senin (8/12) untuk kepentingan penyidikan yang dilakukan Kejati Sumut,” Penahanan tersebut untuk mempermudah proses pemeriksaan terhadap kedua tersangka dugaan penyimpangan dana alkes pada RSUD Sultan Sulaiman Kabupaten Sergai “ Katanya.

Chandra menerangkan, Sebelum dilakukan penahanan terhadap kedua tersangka itu, penyidik melakukan pemeriksaan selama beberapa jam, kemudian dikeluarkan perintah penahanan dari Kajati Sumut, Kedua tersangka tersebut didampingi petugas pengamanan Kejati Sumut, dibawa dengan menggunakan mobil ke Rutan Tanjung Gusta Medan.

Dalam kasus dugaan korupsi dana alkes tersebut, penyidik Kejati Sumut juga telah memeriksa saksi Dewi Sriwani panitia penerima hasil pekerjaan alkes RSUD Sultan Sulaiman, Kabupaten Sergai.
Kemudian, dua saksi lainnya adalah Sofil Fuadi Nasution dan Donny A Siahaan sebagai anggota Unit Layanan Pengadaan (ULP) alkes RSUD Sultan Sulaiman, Kabupaten Sergai,“Kejati Sumut sampai saat ini masih terus melakukan penyidikan dan mengembangkan kasus yang merugikan dana APBN tersebut “ Ungkap Chandra.(Hamnas)

 

Uang Rp1,8 Miliar Raib, 90 WNI Ditipu Di Malaysia

Order Detail

Kuala Lumpur.Metro Sumut
Sekitar  90 pekerja warga Negara Indonesia mengaku ditipu sindikat pengiriman uang yang beroperasi disebuah pusat perbelanjaan di Subang Jaya, Malaysia sehingga mengalami kerugian total hingga 500 ribu ringgit (Rp1,8 miliar).

Informasi yang dihimpun Media ini, Sebagian besar para WNI yang sudah bekerja di Malaysia selama tiga tahun lebih diberbagai sektor itu mengirimkan uang untuk keluarga dikampung.

Mereka baru menyadari telah tertipu dan duitnya raib setelah tersangka yang mengurus pengiriman uang itu menghilang, demikian dilaporkan berbagai media lokal di Kuala Lumpur, Senin.

Salah Seorang korban Hamilah Mohd. Raji (29) mengatakan ia mengirimkan uang sebanyak 7.000 ringgit (Rp25,8 juta) yang dikumpulkan selama tiga tahun, ke Surabaya pada 7 Desember. Tersangka menjanjikan uang akan sampai dalam masa empat hari,“ Namun setelah empat hari uang dikirim belum diterima keluarga. Malah sepupu saya juga mengalami kerugian 5.000 ringgit karena juga mengirim uang lewat tersangka ” katanya.
Hamilah bersama 20 korban penipuan lain mendatangi kios pengiriman uang itu pada Minggu pagi, namun kios tersebut sudah tutup.

Seorang buruh bangunan Sawir Mohd Alawi (37) mengaku mengalami kerugian 15 ribu ringgit sementara rekannya rugi hingga 70 ribu ringgit hasil simpanan selama beberapa tahun bekerja di Malaysia.

Sementara itu menurut pihak polisi setempat, baru sembilan korban yang melaporkan kasus penipuan itu dengan jumlah kerugian total sekitar 129 ribu ringgit.

Wakil kepala polisi Daerah Subang Jaya Superintenden Tan Ah Chua mengatakan telah menerima laporan atas kasus penipuan itu,“ Sampai kemarin, sembilan laporan terkait penipuan di perusahaan pengiriman uang itu telah diterima. Korbannya tujuh warga negara Indonesia dan dua warga lokal dengan jumlah kerugian 129.067,66 ringgit ” katanya.(Tengku Salim)

Pelaku Penggelapan Mobil Marinir Berhasil Ditangkap

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Sungguh nekad para dua pelaku berinisial DS (30) warga Kampung Lalang dan rekannya HND (38) diduga menggelapkan mobil Toyota milik personel marinir Angkatan Laut Lantamal I Belawan ditangkap dan diserahkan ke Mapolresta Medan, Minggu sore.

Informasi yang dihimpun Media ini, Sebanyak 14 unit mobil rental yang digelapkan, dan satu unit dijual senilai Rp15 juta, tapi uang yang baru diterima Rp 80 juta,“ Saya menggelapkan mobil tersebut dengan modus penyewaan (rental) dan sudah 14 kali melakukan kejahatan yang sama ” Kata DS tersangka di Mapolresta Medan.

Sementara, tersangka HND mengaku baru dua kali terlibat aksi nekat tersebut,“ Saya baru dua kali ikut dalam aksi penggelapan mobil dengan modus rental ” Ungkap tersangka HND.

Ditempat terpisah, Informasi yang diperoleh dari Personel Denpom 1/5 Medan, menyebutkan, aksi kedua pelaku tersebut tergolong nekat karena menggelapkan mobil personel TNI Angkatan Laut,“ Mobil petugas tersebut dirental pelaku, tapi tidak dibalikkan kepada pemiliknya ” Ujarnya.

Ia menambahkan, setelah pemilik mobil tidak memperoleh kabar dari yang menyewa mobil.Kemudian sang pemilik melakukan pelacakan dengan menggunakan tekhnologi Global Posisioning System (GPS), dan diketahui keberadaan mobil itu di kawasan Medan Polonia.

Setelah ditelusuri, dan diperolehlah info bahwa mobil tersebut dibeli dari oknum TNI AD yang bertugas di Kodam I/BB, Sedangkan, oknum petugas tersebut menyebutkan mobil itu diperolehnya dari kedua pelaku.

Petugas TNI Angkatan Laut menangkap kedua pelaku dan dibawa ke Denpom I/5 Medan,“ Guna pemeriksaan lebih lanjut, kedua pelaku kemudian diboyong ke Mapolresta Medan untuk menjalani pemeriksaan.” kata anggota Denpom.(Retno)

Dipukuli Dan Disiram , Agus Suryani Laporkan Hamidah Pemilik Kusuk Tradisional Bunda ke Polisi

Order Detail
Medan Deli.Metro Sumut
Hamidah Pemilik Kusuk Tradisional Bunda  Jalan Platina Raya/Platina 7 Komplek Bank Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli, Dilaporkan Ke Polsek Labuhan Sabtu (13/12/2014), Hamidah dituduh menganiaya Agus Suryani seoarang warga Jalan Syahbudin yatim Lingkungan 11 Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan.

Agus Suryani Korban Pemukulan saat dikonfirmasi lewat hape selulernya mengatakan Kejadian pada sabtu malam minggu pukul 21.00.wib (13/12/2014), bermula ketika saya yang ingin mempertanyakan sesuatu kepada Hamidah Pemilik Kusuk Tradisional Bunda tentang masalah keluarganya,selang waktu tidak berapa lama saya disiram dan dipukul oleh Hamidah,” Saya sudah Laporkan Hamidah Pemilik Kusuk Tradisional Bunda Ke Polsek Labuhan Terkait  Pemukulan saya,tapi ini masalah keluarga, kita rembukan duluh keluarga “ Kata Agus Suryani Korba Pemukulan.

Lanjut Suryani, Terkait tindak lanjut proses hukumnya tentang Laporannya Ke Polsek No.LP/2605/XII/2014/SU/PEL-BLW/SEK MEDAN LABUHAN, Ia masih piker duluh dan rembuk sama keluarga duluh “ Tambah Suryani.

Sementara Awal (36) salah satu warga setempat menuturkan terkait pemukulan Agus Suryani yang dilakukan oleh Hamidah Pemilik Kusuk Tradisional Bunda Jalan Platina Raya/Platina 7 Komplek Bank Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli sangat mengejutkan warga, terlalu Premanisme Pemilik Kusuk Tradisional Bunda, Kami Warga disini sangat resah sekali dengan keberadaan Kusuk Tradisional Bunda yang diduga menyediakan Plus-Plus bagi pria hidung belang,diduga Kusuk Tradisional Bunda tidak mengantongi ijin dan Lurah Titipapan diduga tutup mata tentang Kusuk Tradisional Bundan atau kusuk Plus-Plus “ Tutur Awal salah satu warga setempat.

Hasil pantuan dilapangan Kusuk Tradisional Bunda dan diduga kusuk plus-plus dijalan Platina Raya/Platina 7 Komp.Bank Titipapan masih beraktivitas dan diduga kebal oleh hokum atau tidak tersentuh oleh hukum.(Hamnas)


Puskesmas Terjun Gelar Lomba Balita Sehat Dan Paud Di Aula Kecamatan Medan Marelan

Order Detail


Medan Marelan.Metro Sumut
Dalam rangka rangkaian kegiatan Lomba balita Sehat Puskesmas Terjun melaksanakan Lomba Balita Sehat yang digelar pada hari selasa tanggal 09 desember 2014 diaula Kantor Kecamatan Medan Marelan Jl. Kapt. Rahmabuddin, Kec. Medan Marelan.

Penyelenggaraan lomba balita sehat ditujukan untuk mensosialisasikan tentang hak-hak anak yang telah disepakati dunia dan diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia dalam Undang-Undang Perlindung tersebut adalah mengasuh, memelihara, melindungi, serta menumbuh kembangkan  anak sesuai dengan kemampuan,bakat dan minat.

Menurut Kepala Pusekesmas Terjun dr.Surya Pulungan pelaksanaan lomba balita sehat  merupakan masa emas pertumbuhan seorang anak manusia. Oleh karena itu pada fase ini seorang balita harus diberikan perhatian yang maksimal dalam membangun pertumbuhan dan perkembangannya. Dalam lomba ini diharapkan nantinya didapatkan balita-balita sehat yang selanjutnya dapat dijadikan contoh bagi balita lain yang ada disekitar tempat tinggalnya, Peserta Lomba Balita Sehat 305 Balita  dilima Kelurahan Kecamatan Medan Marelan dan untuk paud 310 “ Kata dr.Surya Pulungan Kepala Pusekesmas Terjun.


Parlindungan Nasution Camat Medan Marelan saat dikonfirmasi mengatakan lomba balita sehat dan paud ini bukan merupakan tujuan akhir pelaksanaan asuhan balita, tapi lebih jauh  diharapkan setelah pelaksanaan lomba didapatkan peningkatan pengetahuan sikap dan perilaku ibu balita dalam melaksanakan asuhan terhadap balita pada masa yang akan datang. Karena yang ikut dalam lomba balita tingkat Kecamatan Medan Marelan ini sudah merupakan balita terbaik yang terpilih di wilayah puskesmas masing-masing, juga diharapkan dapat membagi informasi dan menjadi contoh bagi ibu balita lainnya, data balita yang ikut perlombaan balita sehat 305 Balita  dilima Kelurahan Kecamatan Medan Marelan dan untuk paud 310,” Dengan diadakannya Lomba Balita Sehat dan Paud  diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan pengetahuan ibu untuk memberikan asuhan, memelihara serta melindungi anaknya terhadap pertumbuhan dan perkembangan dimasa yang akan datang. Sedangkan tujuan khusus kegiatan ini adalah pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, menilai sejauh mana pengetrahuan ibu tentang perawatan dan pemeliharaan kesehatan anak, mengetahui adanya kelainan yang terjadi pada tumbuh kembang balita “ Ungkap Parlindungan Nasution Camat Medan Marelan.

Penilaian dilakukan dengan mengacu kepada 5 kriteria yang sudah ditetapkan oleh panitia. Kriteria tersebut adalah kesehatan anak, kesehatan gigi anak, imunisasi anak, gizi anak dan pengetahuan ibu tentang PKK,  Atas partisipasinya, semua peserta diberikan bingkisan dan sertifikat, sedangkan kepada juara diberikan bingkisan, sertifikat, dan piala yang diserahkan lansung oleh Parlindungan Nasution Camat Medan Marelan, dr.Surya Pulungan Kepala Puskesmas, Ketua PKK Kecamatan Medan Marelan, Marsita Lurah Labuhan Deli Marelan,Ketua PKK Kelurahan Tanah 600 Marelan,Ketua PKK Keluraha Paya Pasir Marelan dan Ketua PKK Kelurahan Rengas Pulau Marelan.(Hamnas).

Menyerap Aspirasi Masyarakat Anggota DPRD Kota Medan Dapil V Surianto Alias Butong Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan Adakan Reses

Order Detail
Medan Marelan.Metro Sumut
Reses Anggota DPRD Kota Medan Dapil V Surianto alias Butong Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan adakan reses untuk menampung aspirasi masyarakat diaula Kantor Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan, Minggu (30/11/2014).

Dalam acara Reses tersebut terlihat hadiri Oleh Camat Medan Marelan Parlindungan. S.Sos, Ka. UPT Puskesmas Kec. Medan Marelan dr.Surya S.Pulungan, Ka.UPT Dinas Bina Marga Basrun, Ka.UPT Disdik Kec.Medan Marelan ZURIATI, S.Pd, Staf Disdukcapil, Wadan Ramil 10 Abdul Latif, Lurah Paya Pasir Saiful Bahri Nasution, S.Pt, Pemuka Masyarakat Serta Masyarakat Medan, Marelan, Medan Labuhan, Medan Deli dan Medan Belawan.

Masyarkat dalam kegiatan reses yang digelar, meminta kepada Dinas Bina Marga agar memperhatikan infrastruktur yang berada di Medan utara khususnya Jalan, yang mana jalan-jalan di Daerah Medan Utara sangat meperihatinkan, mohon diperbaiki, mengenai penanganan norkoba.

Harapan masyarakat, meminta kepada instansi yang terkait lebih serius menangani masalah ini, agar kedepannya generasi muda tidak menggunakan narkoba.

Terkait limbah yang terjadi disungai berderak Kelurahan Terjun sangat memperihatinkan, mohon tindak lanjuti kepada pihak yang terkait, Mengenai kesehatan, masyarakat meminta kepada pihak terkait agar melakukan fogging nyamuk, agar masyarakat di Medan Utara tidak terjanggit DBD yang saat ini sangat memperhatinkan.

Anggota DPRD Kota Medan Dapil V Surianto alias Butong Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan mengatakan seluruh aspirasi dan permasalahan diperoleh selama pelaksanaan reses, akan disampaikan kepada Walikota Medan sebagai bahan masukan untuk ditindaklanjuti bersama SKPD terkait dan bahan untuk sidang Paripurna “ Kata Anggota DPRD Kota Medan Dapil V Surianto alias Butong Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Medan.(Dedek).



Menghina Kapolri lewat SMS Perwira Polda Jabar Dijerat UU ITE Ancaman Hukuman 6 Tahun

Order Detail
Jakarta.Metro Sumut
Terkait penghinaan Kapolri melalui sms oleh seoarang Perwira Polda Jabar membuat heboh dijajaran Polri, Rabu (03/12/2014).


Informasi yang  dihimpun Media ini, Perwira Polda Jabar berpangkat AKP terkait mengirim SMS menghina Kapolri Jenderal Pol Sutarman sudah ditangkap, Dia kini mendekam ditahanan Bareskrim Polri. Penyidik menjerat dia dan rekannya seorang PNS Dishub dengan pidana UU ITE," Dikenakan pasal 27, UU IT " Kata Kapolri Jenderal Pol Sutarman di Kantor Presiden.

Sementara Ancaman hukuman yang dikenakan pada perwira itu enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, Sutarman menjelaskan  perwira itu mengirim SMS dan kemudian dilacak dan diketahui, Kasus ini sama dengan kasus-kasus lainnya.

Terkait Penangkapan perwira pertama tersebut dilakukan Kamis (13/11). Penangkapan dilakukan di kediaman tersangka di Rancaekek Tanjungsari  Jawa Barat.

Penangkapan berlangsung sekitar pukul 04.30 WIB, Tidak ada perlawanan dalam penangkapan,  Selain perwira tersebut tersebut, turut diamankan seorang pegawai negeri sipil yang berdinas di Dinas Perhubungan Jabar.(Melvy).
Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger