Latest Products

Penyerahan Simbolis Dan Pelepasan Kendaraan Truk KDKMP Di Wilayah Blitar Raya

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Pemerintah daerah bersama Kodim 0808/Blitar melaksanakan kegiatan penyerahan simbolis sekaligus pelepasan kendaraan truk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Blitar Raya, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Untuk wilayah Kabupaten Blitar, kegiatan berlangsung di Pendopo Sasana Adhi Praja (SAP) Pemkab Blitar yang dipimpin langsung oleh Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM. Acara tersebut dihadiri sekitar 75 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, OPD, TNI, para camat, kepala desa, serta pengurus koperasi penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis sebanyak 79 unit kendaraan truk KDKMP kepada koperasi desa dan kelurahan. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang operasional koperasi dalam mendistribusikan kebutuhan pokok masyarakat secara lebih efektif dan efisien.

Bupati Blitar dalam sambutannya menyampaikan bahwa dukungan kendaraan operasional ini diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa. Selain itu, keberadaan armada truk juga diharapkan dapat memperlancar distribusi barang serta mempercepat perputaran ekonomi di wilayah pedesaan.

Sementara itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan di wilayah Kota Blitar yang bertempat di Halaman KDKMP Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul. Acara ini dihadiri sekitar 50 peserta dan dipimpin oleh Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, S.H.I, serta didampingi Pabung Kodim 0808/Blitar Mayor Cke Supriyono.

Mayor Cke Supriyono dalam sambutannya menegaskan bahwa program KDKMP merupakan bagian dari program strategis nasional dalam memperkuat ekonomi berbasis koperasi. Ia menambahkan bahwa kendaraan operasional ini akan sangat membantu meningkatkan mobilitas, memperlancar distribusi, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha koperasi.

Di sisi lain Walikota Blitar menekankan pentingnya pemanfaatan dan perawatan armada secara optimal oleh para pengurus koperasi. Ia juga mengingatkan agar kendaraan digunakan sesuai dengan kebutuhan usaha serta dikelola secara profesional oleh sumber daya manusia yang kompeten.

Kegiatan di kedua wilayah ditandai dengan penyerahan simbolis kunci kendaraan serta pelepasan armada truk KDKMP. Secara keseluruhan, program ini bertujuan untuk mempercepat distribusi kebutuhan pokok, menekan biaya logistik, serta meningkatkan keterjangkauan harga bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Dim0808).


Cara Satgas PRR Pastikan Bantuan Hunian Bagi Penyintas Bencana Tepat Guna Dan Sasaran

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memastikan penyaluran bantuan hunian bagi penyintas bencana di Sumatera dilakukan secara tepat guna dan tepat sasaran berdasarkan  data yang diverifikasi berlapis, serta  pilihan skema yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan seluruh bantuan pemerintah dalam penyediaan hunian, baik hunian sementara (huntara),  hunian tetap (huntap), maupun penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH), dilakukan berdasarkan data yang dihimpun pemerintah daerah dan diverifikasi secara ketat.

“Data dari Pemda diverifikasi oleh BPS (Badan Pusat Statistik), yang akan menentukan ini betul (rusak) ringan, ini betul (rusak) sedang,” ujar Tito di Jakarta, Senin (23/3/2026).

Menurut Tito, pendekatan berbasis data ini menjadi kunci agar bantuan tidak salah sasaran, sekaligus memastikan setiap penyintas mendapatkan skema hunian yang paling sesuai dengan kondisi dan preferensi mereka.

Ia menjelaskan sejak awal penanganan, pemerintah memberikan pilihan kepada masyarakat terdampak, yakni tinggal di huntara, menerima DTH untuk tinggal mandiri dengan menyewa rumah atau tinggal bersama sanak keluarga, atau membangun kembali rumah melalui skema bantuan perbaikan.

“Kalau yang mau di huntara ya di huntara, tapi kalau mau tinggal di rumah keluarga atau sewa nanti diberikan uang dari BNPB itu Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Tito menuturkan bantuan perbakan hunian tidak diberikan secara seragam, melainkan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah. Untuk rumah rusak ringan diberikan bantuan dana perbaikan Rp15 juta dan bantuan sebesar Rp30 juta untuk rumah rusak sedang. Sementara untuk rumah rusak berat atau hilang, pemerintah menyiapkan pembangunan hunian tetap.

Untuk rumah rusak berat, Satgas PRR juga memberikan opsi pemberian bantuan Rp60 juta jika penyintas bencana ingin membangun mandiri rumahnya. Namun, pemberian bantuan itu diberikan dalam dua tahap agar dana tersebut digunakan secara tepat guna untuk membangun rumah yang rusak.

Opsi lainnya, adalah pembangunan huntap, yang dalam pelaksanaannya, terdapat dua konsep utama, yakni pembangunan di lokasi semula (in situ) dan pembangunan secara komunal di lokasi relokasi yang disiapkan pemerintah daerah. Kedua pendekatan ini juga ditentukan berdasarkan hasil pendataan dan pilihan masyarakat.

“Yang minta in situ itu dibangunkan di tanah mereka oleh BNPB. Kalau yang mau satu kompleks, dibangunkan oleh Menteri PKP di tanah yang disiapkan Pemda,” ungkapnya.

Untuk memastikan akurasi data, Satgas PRR juga mendorong pemerintah daerah melakukan pendataan langsung ke rumah-rumah warga terdampak. Pendataan tersebut kemudian diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebelum proses pembangunan dimulai.

Tito menekankan kecepatan pembangunan hunian sangat bergantung pada kualitas dan kelengkapan data dari daerah. Tito bahkan menyebut pemda bisa membentuk satuan tugas (satgas khusus) atau tim untuk pendataan

“Jadi makin cepat mereka (pemda) mendata, setelah itu BPS akan turun melakukan verifikasi. Setelah BPS validasi, eksekusi pembangunan oleh BNPB atau Kementerian PKP atau nanti ada penugasan khusus,” kata Tito.

Langkah komprehensif ini, lanjut Tito, menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memastikan seluruh penyintas segera mendapatkan hunian yang layak.

Satgas PRR optimistis, dengan pendekatan berbasis data, kolaborasi lintas kementerian/lembaga, serta keterlibatan aktif pemerintah daerah, penyaluran bantuan terkiat hunian dapat dipercepat sekaligus memastikan ketepatan sasaran bagi seluruh penyintas bencana di Sumatera. (Van).



Babinsa Sananwetan Dampingi Petani Penyiangan Gulma Di Lahan Pertanian

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Babinsa Kel. Sananwetan Koramil 0808/20 Sananwetan Serka Anton, melaksanakan giat pendampingan penyiangan gulma di lahan pertanian Bapak Djollo, salah satu anggota Poktan Ngupoyo Makmur, Kel. Sananwetan Kec. Sananwetan Kota Blitar, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan produksi pertanian di wilayah binaan. Serka Anton berharap kegiatan ini dapat membantu petani dalam meningkatkan hasil panen dan kualitas tanaman.

Dalam kegiatan penyiangan gulma tersebut, Serka Anton juga memberikan motivasi dan saran kepada Bapak Djollo dan petani lainnya untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi pertanian yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, ujarnya.

Bapak Djollo pemilik lahan, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pendampingan dari Babinsa. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi petani lainnya di wilayah Sananwetan.

Kegiatan pendampingan penyiangan gulma ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian di wilayah Sananwetan. (Dim0808).

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bakung Turun Langsung Bantu Warga

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Desa Kedung Banteng Koramil 0808/17 Bakung, Serka Imam Sungep, melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama warga dalam pembangunan rumah milik Bapak Trimo di Dusun Kedung Gong, Desa Kedung Banteng, Kecamatan Bakung, Senin (23/3/2026).

Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban warga yang sedang membangun rumah. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta semangat kebersamaan.

Serka Imam Sungep mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membantu secara fisik, tetapi juga untuk mempererat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana dalam melestarikan budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Warga setempat menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan adanya tenaga tambahan sehingga proses pembangunan rumah dapat berjalan lebih cepat dan lancar.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, serta mampu menciptakan lingkungan yang harmonis, solid, dan penuh kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. (Dim0808).




Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana Di Sumatera Tak Lagi Di Tenda

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa hampir seluruh pengungsi terdampak bencana di Sumatera kini tidak lagi tinggal di tenda. Capaian tersebut secara spesifik merujuk pada kondisi penanganan pengungsi yang menunjukkan kemajuan signifikan.

Tito menjelaskan, jumlah pengungsi yang masih dalam penanganan saat ini tersisa sekitar 47 kepala keluarga (KK) atau sekitar 173 jiwa. Angka tersebut menurun drastis dibandingkan kondisi awal yang mencapai 2,1 juta jiwa. Karena itu, kondisi pengungsi disebut telah “mendekati 100 persen” tidak lagi berada di tenda, meski belum sepenuhnya tuntas.

“Pengungsi ya mendekati 100 persen, mendekati kata-katanya, saya enggak bilang [sudah] 100 persen,” ujar Tito kepada awak media, Senin (23/3/2026).

Ia menambahkan, capaian tersebut menggambarkan progres nyata dalam penanganan pengungsi, khususnya dalam memastikan mereka tidak lagi berada di tenda.

Di sisi lain, Tito menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana secara keseluruhan masih terus berjalan dan mencakup berbagai sektor yang membutuhkan waktu penyelesaian.

“Fasilitas pendidikan masih ada yang perlu kita atensi, masih belum, ada juga sungai belum, ada beberapa jalan desa, jalan kabupaten yang cukup banyak jumlahnya juga belum, itu it takes time,” katanya.

Menurutnya, pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan publik secara bertahap agar kondisi di daerah terdampak dapat kembali normal secara menyeluruh.

Ia juga berharap informasi mengenai perkembangan penanganan pascabencana dapat dipahami secara utuh dengan menempatkan capaian pada konteksnya masing-masing. (Satgas PRR).




Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Order Detail

Aceh Tamiang.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi progres cepat pemulihan pascabencana Sumatera. Berdasarkan data yang diperoleh, saat ini akses infrastruktur telah pulih, ditandai dengan terbukanya jalan nasional dan provinsi, serta listrik yang telah tersedia di hampir seluruh wilayah terdampak bencana.

“Kemudian komunikasi, internet dan lain-lain juga berjalan lancar. Puskesmas, rumah sakit umum, di semua wilayah yang terdampak, 52 kabupaten/kota juga berjalan lancar,” ujar Kasatgas Tito kepada awak media di Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/Karma Bhakti usai mendampingi Presiden Prabowo di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026).

Dari sisi ekonomi, Tito menjelaskan bahwa pasar-pasar di wilayah terdampak bencana telah beroperasi. Bahkan, sejumlah pasar di wilayah Aceh Tamiang tampak dipadati masyarakat. Ia memastikan situasi di Kabupaten Aceh Tamiang berlangsung aman, lancar, dan terkendali.

Di sisi lain, para pengungsi yang sebelumnya berada di tenda telah dipindahkan ke hunian sementara (huntara) yang disiapkan pemerintah. Pada kesempatan tersebut, Tito menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang berkesempatan hadir di tengah masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang.

“Jadi, Alhamdulillah Bapak Presiden berkesempatan untuk hadir di Aceh, dan saya kira masyarakat Aceh sangat mengapresiasi,” ungkap Tito.

Ia mengungkapkan, Presiden Prabowo memberikan perhatian serius kepada tiga daerah terdampak bencana di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hal itu ditandai dengan kehadiran Presiden pada momentum tahun baru di Sumut, serta beberapa kali kunjungan di Sumbar.

“Beliau melaksanakan salat Idulfitri bersama-sama dengan pengungsi di Aceh Tamiang sebagai simbol menurut saya ya, kepedulian beliau terhadap para pengungsi dan juga musibah bencana yang lalu,” sambung Tito.

Tito memastikan, Satgas PRR bersama pihak terkait akan terus bekerja keras untuk memastikan percepatan pemulihan berlangsung secara optimal. Dengan dukungan berbagai pihak, ia berharap kondisi wilayah pascabencana Sumatera dapat pulih dan berlangsung normal sepenuhnya. (Satgas PRR).

Babinsa Kodim 0808/Blitar Amankan Sholat Idul Fitri, Wujudkan Ibadah Aman Dan Khusyuk

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Dalam memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman dan lancar, Babinsa jajaran Kodim 0808/Blitar melaksanakan pengamanan Sholat Idul Fitri di berbagai wilayah, Sabtu (21/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah.

Pengamanan dilakukan di sejumlah titik lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri, seperti masjid dan lapangan terbuka yang menjadi pusat berkumpulnya jamaah. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana yang tertib, sehingga umat Muslim dapat beribadah dengan khusyuk.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersinergi dengan aparat Kepolisian, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kerja sama lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan ibadah hari raya.

Pasiops Kodim 0808/Blitar, Kapten Inf Moh. Adchiyak, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk tanggung jawab TNI dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pada momentum hari besar keagamaan. Selain itu, kehadiran aparat di lapangan juga sebagai upaya preventif terhadap potensi gangguan keamanan.

Dengan adanya pengamanan yang maksimal dari seluruh unsur terkait, pelaksanaan Sholat Idul Fitri di wilayah Blitar dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, kebersamaan antara TNI, Polri, dan masyarakat ini terus terjaga dalam menciptakan situasi yang harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat. (Dim0808).

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri Di Kabupaten Aceh Tamiang

Order Detail

Aceh Tamiang.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian bersama Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Darussalam, kompleks hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026).

Pelaksanaan salat tersebut berlangsung khidmat. Seusai salat, Presiden bersama Kasatgas Tito melakukan halalbihalal bersama masyarakat setempat. Presiden juga membagikan bingkisan Lebaran berupa paket sembako dan perlengkapan ibadah secara simbolis kepada masyarakat Aceh Tamiang. Kehadiran Presiden Prabowo bersama jajaran tersebut menjadi simbol kehadiran negara bagi masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Sumatera.

Dalam keterangannya kepada awak media, Presiden Prabowo menyampaikan selamat Idulfitri 1447 Hijriah. Presiden juga menghaturkan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat terdampak bencana. Ia turut menyampaikan apresiasi atas progres pemulihan yang berlangsung sangat cepat.

“Ya, perbaikannya, pemulihannya sangat cepat. Alhamdulillah, hampir 100 persen [tidak ada lagi yang di tenda]. Di tenda sudah tidak ada lagi [pengungsi], 100 persen,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan apresiasi karena situasi di lingkungan pengungsian berangsur membaik. Saat ini, para pengungsi telah menempati huntara yang disiapkan oleh pemerintah.

Selain itu, akses listrik di wilayah terdampak juga hampir seluruhnya pulih. Di samping itu, bantuan kepada masyarakat terdampak bencana juga telah disalurkan.

“Saya sangat bangga, terima kasih kepada semua petugas, semua aparat, dari TNI, Polri, dari BNPB, PU, Pemda, semua K/L yang kerja luar biasa. Mereka kerja luar biasa, bantu rakyat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dan di provinsi-provinsi lain,” ungkap Presiden.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Presiden didampingi Kasatgas Tito juga meninjau langsung lokasi huntara bagi warga terdampak bencana.

Selain Kasatgas Tito, Presiden turut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, serta pihak terkait lainnya. (Satgas PRR)


Pospam Terminal Patria Siaga, Babinsa Hariyanto Pastikan Situasi Kondusif Menjelang Lebaran

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Hariyanto bersama aparat gabungan melaksanakan pengamanan di Pos Pengamanan (Pospam) yang berada di titik-titik keramaian, salah satunya di Terminal Bus Patria Kota Blitar, Jumat (20/3/2026). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif menjelang arus mudik Lebaran.

Pengamanan tersebut melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi yang bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah aparat lainnya menjadi wujud nyata peran TNI dalam membantu menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya saat momentum penting seperti Idul Fitri.

Adapun kekuatan personel yang terlibat dalam pengamanan di Pos Terminal Patria ini terdiri dari 2 personel Kodim 0808/Blitar, 6 personel Polres Kota Blitar, 2 personel dari BPTD Terminal Patria Blitar, serta 3 personel dari Dinas Kesehatan Kota Blitar. Seluruh personel bekerja sama secara terpadu untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memberikan pelayanan kepada para pemudik.

Serda Hariyanto menyampaikan bahwa pengamanan ini difokuskan pada pengawasan aktivitas penumpang, kelancaran arus kendaraan, serta upaya preventif terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga barang bawaan serta mematuhi aturan selama berada di area terminal, ujarnya.

Dengan adanya sinergitas antara TNI, Polri dan instansi terkait, diharapkan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Pengamanan yang optimal di titik-titik vital seperti terminal diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun arus balik. (Dim0808).




Kasatgas PRR Dampingi Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat Di Aceh Tamiang

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja sekaligus merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 bersama masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh.

Presiden Prabowo tiba di Aceh Tamiang pada Sabtu (21/3/20206) pagi, disambut oleh Tito bersama dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Batalyon Infateri Raider Khusus 111/Karma Bhakti. 

Turut mendampingi Presiden Prabowo di Aceh, yaitu Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak. Presiden Prabowo sebelumnya merayakan malam takbiran bersama dengan masyarakat Sumatera Utara. 

Kehadiran langsung pemerintah pusat ini menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat terdampak bencana dapat merayakan lebaran dalam kondisi yang semakin pulih dan lebih baik.

Kunjungan ini juga menjadi kelanjutan dari perhatian Presiden terhadap masyarakat Aceh, salah satunya melalui penyaluran bantuan sebesar Rp72,75 miliar untuk mendukung tradisi Meugang. Bantuan tersebut digunakan untuk pengadaan sapi yang didistribusikan ke 19 kabupaten/kota, termasuk wilayah terdampak bencana.

Melalui skema tersebut, sebanyak 3.042 desa di Aceh mendapatkan alokasi bantuan, dengan masing-masing desa menerima sekitar Rp50 juta untuk pembelian sapi. Bantuan ini tidak hanya menjaga tradisi Meugang tetap berjalan, tetapi juga meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang Lebaran sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Intinya adalah 3.042 desa, warganya harus mendapatkan bagian daging sapi,” ujar Tito sebelumnya.

Tito menegaskan seluruh kebijakan bantuan yang diberikan pemerintah tidak hanya berfokus pada aspek kemanusiaan, tetapi juga dirancang untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah. Menurut Tito, bantuan yang disalurkan langsung kepada masyarakat akan meningkatkan daya beli dan menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, terutama di wilayah yang sempat mengalami tekanan akibat bencana.

“Kalau masyarakat punya daya beli, mereka akan belanja. Dari situ ekonomi bergerak, pasar hidup kembali, dan pertumbuhan ekonomi bisa pulih,” ujarnya.

Dengan kombinasi bantuan sosial, dukungan tradisi lokal seperti Meugang, serta percepatan pembangunan hunian, pemerintah berharap masyarakat terdampak bencana dapat merayakan Idulfitri dengan kondisi yang semakin pulih, baik secara sosial maupun ekonomi.

Kehadiran Presiden bersama jajaran pemerintah pusat di Aceh Tamiang diharapkan juga menjadi penguat semangat bagi masyarakat sekaligus memastikan seluruh program pemulihan berjalan tepat sasaran dan tepat waktu. (Van).



Berkah Ramadan Dari Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Salurkan Ribuan Bantuan

Order Detail

Medan.Metro Sumut
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat melalui program Pelindo Berbagi Ramadan tahun 2026 sebagai bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Group.

Selama bulan suci Ramadan 1447 H, Pelindo Multi Terminal menyalurkan 5.200 paket sembako, 1.300 santunan bagi anak yatim, serta 7.800 paket takjil yang dibagikan di berbagai wilayah operasional perusahaan di Indonesia. Program ini menyasar masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan, panti asuhan, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan.

SVP Sekretaris Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, menyampaikan bahwa program Pelindo Berbagi Ramadan merupakan wujud kepedulian perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di momentum Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan kebersamaan.

“Ramadan merupakan momen yang penuh makna untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan. Melalui program Pelindo Berbagi Ramadan, kami ingin memastikan kehadiran Pelindo Multi Terminal dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kami berharap bantuan yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Finan.

Program ini dilaksanakan di berbagai branch pelabuhan, mulai dari wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali serta Nusa Tenggara. Selain penyaluran paket sembako dan santunan anak yatim, pembagian paket takjil juga dilakukan di sejumlah titik strategis di sekitar pelabuhan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Finan menambahkan bahwa kegiatan berbagi ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar pelabuhan sekaligus mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan.

“Pelabuhan bukan hanya menjadi pusat aktivitas logistik dan ekonomi, tetapi juga harus mampu memberikan dampak sosial yang positif bagi lingkungan sekitarnya. Karena itu, melalui program TJSL seperti Pelindo Berbagi Ramadan ini, kami ingin terus mendorong terciptanya manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui program ini, Pelindo Multi Terminal berharap dapat terus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial, sekaligus menghadirkan semangat Ramadan yang penuh berkah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (Hamnas).

Masyarakat Babalan Desak Bupati Langkat Copot Camat Yang Jarang Masuk

Order Detail

Langkat.Metro Sumut 
Camat Babalan yang baru IRHAM SAg dianggap warga tidak layak menjabat sebagai camat karena jarang sekali masuk kantor sehingga menghambat masyarakat yang ingin mengurus surat menyurat.

Masyarakat juga mendesak kepada bapak bupati Langkat Syah afandin SH agar segera mencopot camat yang sering mangkir dari tugasnya dan mengabaikan urusan dengan masyarakat nya.

Menurut salah satu tokoh masyarakat babalan Asrizal SH mengatakan selaku camat harus mengayomi masyarakat nya tapi camat satu ini beda menurut Asrizal terkesan arogan dan kasar beberapa hari yang lalu Asrizal menanyakan tentang tentang urusan surat rekomendasi saudara nya yang hingga saat ini belum selesai namun jawaban sang camat hanya saya pelajari dulu dengan nada kasar dan penuh emosi hingga hampir terjadi baku hantam antara camat Irham dan bung Asrizal.

Salah satu pakar hukum sekaligus advokat di kabupaten Langkat Safril SH mengatakan perbuatan camat tersebut tidak terpuji dan harus ada teguran keras dari bupati Langkat seharusnya selaku pemimpin harus menunjukkan contoh yang baik bukan malah mengangarkan kekuasaan untuk berbuat semena-mena.

Menurut Safril SH saya akan menyurati bupati Langkat agar segera mengganti camat Babalan Ilham SAg tersebut karena tidak bisa mengayomi masyarakat nya dan menganggap jabatan sebagai kekuasaan yang bisa untuk berbuat sesuka hati.(Rah).


Ops Ketupat Toba 2026, Polsek Hamparan Perak Intensifkan Patroli Malam Jelang Idul Fitri, Cegah Gangguan Kamtibmas

Order Detail

Hamparan Perak.Metro Sumut
Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polsek Hamparan Perak melaksanakan patroli malam pada Rabu, 18 Maret 2026 hingga Kamis subuh. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026.

Kapolsek Hamparan Perak AKP Ridwanto Rumapea menjelaskan bahwa patroli malam tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Hamparan Perak.

“Patroli malam ini kami laksanakan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H dalam rangka Ops Ketupat Toba 2026,” ujar AKP Ridwanto Rumapea.

Dalam pelaksanaannya, personel patroli menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas dan juga pemukiman warga yang ditinggal mudik. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap warga yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.

“Personel patroli menyasar daerah-daerah rawan dan juga memeriksa warga yang masih beraktivitas di malam hari. Apabila tidak ditemukan adanya tindak kejahatan maupun pelanggaran, warga kami sarankan untuk segera pulang ke rumah demi menjaga keamanan bersama,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan potensi terjadinya kejahatan jalanan, tawuran, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

“Kami berharap melalui patroli malam yang terus ditingkatkan ini, situasi kamtibmas di wilayah Hamparan Perak tetap terjaga dengan aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas serta menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman,” pungkasnya. (Hamnas).

Babinsa Ngoran Bersama Warga Gelar Kerja Bakti, Ciptakan Lingkungan Bersih Dan Aman

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, serta aman bagi pengguna jalan, Babinsa Desa Ngoran Koramil 0808/05 Nglegok Sertu Harianto bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan di Dusun Ngoran RT. 01 RW. 05 Desa Ngoran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, Kamis (19/3/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan bahu jalan, saluran air, serta pemangkasan rumput liar yang dinilai dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Dengan penuh semangat, warga bersama Babinsa bahu-membahu membersihkan lingkungan sekitar agar terlihat lebih tertata dan asri.

Sertu Harianto menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI melalui Babinsa terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk terus menjaga kebersihan sebagai bagian dari pola hidup sehat dan tanggung jawab bersama.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya genangan air yang dapat menjadi sumber penyakit, serta mengurangi potensi kecelakaan akibat jalan yang tertutup semak atau kotoran. Lingkungan yang bersih diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Warga Dusun Ngoran menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kerja bakti seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin. Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih sehat, aman dan harmonis di wilayah Desa Ngoran. (Dim0808).


Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger