Pangkalan
Bun.Metro Sumut
Merebaknya
isu akhir-akhir ini tentang pemberitaan yang selalu menyudutkan Pemasyarakatan
khususnya terhadap pelayanan WBP, membuat Lapas dan Rutan menjadi sorotan
masyarakat luas. Hal ini diakibatkan atas ulah oknum yang tidak seharusnya
melanggar SOP yang sudah diterapkan dalam hal pelayanan Napi dan Tahanan.
Mengingat dari kejadian itu semua, Lapas Klas II B Pangkalan Bun melalui Kepala
Lapas Arief Gunawan memanggil seluruh Jajarannya untuk merapatkan barisan guna
menepis isu yang beredar dimasyarakat yakni dengan memerintahkan kepada seluruh
jajarannya agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat baik itu WBP
maupun pihak keluarga yang melakukan kunjungan. Rabu (08/02/2017).
Informasi
yang dihimpun Media ini, Selain memberikan pelayanan terbaik, Pihak Lapas juga
membagikan leaflet atau selebaran tentang pelayanan bebas dari Pungli dan Lapas
Zero HP dan Narkoba atau yang lebih dikenal dengan Anti HALINAR. Kegiatan
penyebaran leaflet ini sengaja dibuat dan dirancang sendiri oleh pihak Lapas
Klas II B Pangkalan Bun yang ditandatangani sendiri oleh Arief sebagai Kepala.
Menurut
Arief ini sudah kedua kalinya pihaknya membagikan serta mensosialisasikan
kepada keluarga WBP yang melakukan
kunjungan ke Lapas. Hal ini dilakukan untuk memberikan penyadaran berupa
edukasi bahwa pelayanan yang diberikan di Lapas Klas II B Pangkalan Bun
sifatnya gratis tidak ada pungutan dan apabila ada terbukti yang melakukan suap
menyuap maka akan ditindak tegas sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku.
Dan semuanya sudah tercantum dalam leaflet yang kita bagikan. (Create & Dok
: Pirhan Humas Kalteng).

