Latest Products

Sinergi TNI Dan Warga, Jumat Bersih Di Gunung Gundul Berjalan Semarak

Order Detail


Blitar.Metro Sumut

Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali ditunjukkan oleh Babinsa Desa Selokajang Koramil 0808/06 Srengat, Sertu Dwi Cahyo Nofarid, melalui kegiatan Jumat Bersih bersama warga di wilayah binaannya. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Gunung Gundul, Dusun Maron RT 04 RW 02, Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, pada Jumat (27/3/2026).

Kegiatan Jumat Bersih tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan, mulai dari pengangkutan sampah, pembersihan semak belukar, hingga penataan area sekitar agar terlihat lebih rapi dan asri. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi penyemangat tersendiri bagi warga untuk turut berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sertu Dwi Cahyo Nofarid menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersihan, kesehatan, serta keindahan lingkungan di wilayah binaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Warga Dusun Maron menyambut baik kegiatan tersebut dan merasa terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin guna menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.

Dengan adanya kegiatan Jumat Bersih ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat. Sinergi antara TNI dan masyarakat pun terus terjalin dengan baik demi terciptanya wilayah yang sehat, aman, dan harmonis. (Dim0808).



Babinsa Kelurahan Turi Aktif Renovasi MCK Warga, Tingkatkan Sanitasi Dan Kualitas Hidup

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Babinsa Kelurahan Turi Koramil 0808/01 Sukorejo, Serda Eko Budiantoro, menunjukkan kepeduliannya terhadap warga binaan dengan turut serta dalam kegiatan renovasi MCK milik Bapak Ach. Muhadi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jalan Turi Selatan RT. 01 RW. 03 Kelurahan Turi Kecamatan Sukorejo Kota Blitar, Kamis (26/3/2026).

Renovasi MCK ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan sanitasi lingkungan sekaligus menunjang kualitas hidup masyarakat. Kondisi MCK yang sebelumnya kurang layak menjadi perhatian Babinsa untuk segera diperbaiki agar dapat digunakan secara sehat dan nyaman oleh pemilik maupun lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaannya, Serda Eko Budiantoro tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga terjun langsung membantu proses pengerjaan bersama warga setempat. Kebersamaan ini mencerminkan semangat gotong royong yang masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat, ucapnya.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata peran aktif TNI khususnya Babinsa, dalam mendukung pembangunan di wilayah binaan. Melalui pendekatan sosial dan kepedulian terhadap kebutuhan warga, Babinsa mampu menjadi penggerak sekaligus solusi dalam mengatasi berbagai permasalahan di lingkungan masyarakat.

Dengan adanya renovasi MCK ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan semakin meningkat. Selain itu, sinergi antara TNI dan warga diharapkan terus terjalin demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan harmonis. (Dim0808).




Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah terus mempercepat upaya pemulihan dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera melalui penyaluran bantuan keuangan secara bertahap kepada masyarakat terdampak. Ia menjelaskan bahwa proses pencairan dana dilakukan secepat mungkin bagi warga yang datanya telah tersedia tanpa harus menunggu seluruh proses pendataan rampung di semua daerah.

"Tidak perlu menunggu sampai tuntas datanya, tapi yang sudah ada serahkan, kita bayar. Istilahnya menggunakan mekanisme bertahap, bergelombang karena jumlahnya kan cukup banyak dan tersebar," ujarnya dalam konferensi pers percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Lebih lanjut, Tito menguraikan bahwa pemerintah telah menetapkan besaran bantuan untuk perbaikan hunian, yakni Rp15 juta bagi rumah dengan kerusakan ringan, Rp30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp60 juta untuk kerusakan berat. Selain itu, diberikan pula bantuan perabot rumah tangga sebesar Rp3 juta, dukungan ekonomi senilai Rp5 juta, serta bantuan Jaminan Hidup (Jadup) berupa uang lauk pauk sebesar Rp15.000 per orang per hari yang disalurkan selama tiga bulan penuh.

Hingga kini, pemerintah pusat terus mendorong daerah yang belum mengajukan permohonan bantuan agar segera menyerahkan data warga terdampak. Menurutnya, percepatan penyampaian data sangat penting agar proses administrasi dan pencairan bantuan dapat segera direalisasikan. Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak menunggu pendataan selesai sepenuhnya, melainkan langsung mengajukan data yang sudah tersedia agar bantuan dapat segera disalurkan secara bertahap.

“Ada dua daerah yang hingga kini belum mengajukan, dan hal ini terus kami dorong,” tutupnya. (Satgas PRR).


Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatera Melalui Sinergi Antar-Daerah

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa percepatan pemulihan dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera terus dilakukan melalui penguatan kolaborasi antarpemerintah daerah (Pemda). Pemerintah pusat, kata dia, mendorong Pemda untuk membantu daerah tetangga yang terdampak parah dan mengalami kerusakan berat.

"Dari update terakhir pagi ini, sudah ada tiga daerah yang membuat pernyataan komitmen untuk membantu wilayah terdampak, yaitu Simalungun, Asahan, dan Pematangsiantar," ujar Tito dalam konferensi pers percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Lebih lanjut, Tito menjelaskan bahwa inisiatif kolaborasi ini muncul setelah adanya tambahan alokasi anggaran transfer ke daerah untuk  percepatan penanganan bencana dari Presiden sebesar Rp10,6 triliun. Anggaran tersebut diperuntukkan bagi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang kemudian akan didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di ketiga provinsi tersebut, termasuk daerah yang tidak terdampak langsung.

Oleh karena itu, pemerintah pusat mengimbau kepala daerah di wilayah yang relatif aman atau tidak terdampak, tetapi tetap menerima alokasi anggaran, agar bersedia menyalurkan sebagian dananya dalam bentuk hibah kepada daerah tetangga. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat kapasitas daerah dengan tingkat kerusakan tinggi yang mengalami keterbatasan anggaran, seperti Kabupaten Aceh Tamiang.

"Kami harapkan daerah-daerah yang berat ini mereka punya tambahan anggaran supaya mereka bisa bekerja menyelesaikan masalah," jelas Tito.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa target penyelesaian rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di tiga provinsi tersebut diperkirakan membutuhkan waktu hingga tiga tahun. Fokus pembangunan mencakup penyediaan hunian tetap (huntap), pembangunan  infrastruktur permanen, seperti jembatan dan jalan yang saat ini masih bersifat darurat, serta pemulihan fasilitas layanan dasar.

“Proses ini membutuhkan waktu yang tidak singkat, bukan hanya beberapa bulan, melainkan bisa mencapai dua-tiga tahun,” pungkasnya. (Satgas PRR).


Penyerahan Simbolis Dan Pelepasan Kendaraan Truk KDKMP Di Wilayah Blitar Raya

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Pemerintah daerah bersama Kodim 0808/Blitar melaksanakan kegiatan penyerahan simbolis sekaligus pelepasan kendaraan truk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Blitar Raya, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan berbasis koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Untuk wilayah Kabupaten Blitar, kegiatan berlangsung di Pendopo Sasana Adhi Praja (SAP) Pemkab Blitar yang dipimpin langsung oleh Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, MM. Acara tersebut dihadiri sekitar 75 peserta yang terdiri dari unsur Forkopimda, OPD, TNI, para camat, kepala desa, serta pengurus koperasi penerima manfaat.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan secara simbolis sebanyak 79 unit kendaraan truk KDKMP kepada koperasi desa dan kelurahan. Bantuan ini diharapkan dapat menunjang operasional koperasi dalam mendistribusikan kebutuhan pokok masyarakat secara lebih efektif dan efisien.

Bupati Blitar dalam sambutannya menyampaikan bahwa dukungan kendaraan operasional ini diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa. Selain itu, keberadaan armada truk juga diharapkan dapat memperlancar distribusi barang serta mempercepat perputaran ekonomi di wilayah pedesaan.

Sementara itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan di wilayah Kota Blitar yang bertempat di Halaman KDKMP Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul. Acara ini dihadiri sekitar 50 peserta dan dipimpin oleh Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, S.H.I, serta didampingi Pabung Kodim 0808/Blitar Mayor Cke Supriyono.

Mayor Cke Supriyono dalam sambutannya menegaskan bahwa program KDKMP merupakan bagian dari program strategis nasional dalam memperkuat ekonomi berbasis koperasi. Ia menambahkan bahwa kendaraan operasional ini akan sangat membantu meningkatkan mobilitas, memperlancar distribusi, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha koperasi.

Di sisi lain Walikota Blitar menekankan pentingnya pemanfaatan dan perawatan armada secara optimal oleh para pengurus koperasi. Ia juga mengingatkan agar kendaraan digunakan sesuai dengan kebutuhan usaha serta dikelola secara profesional oleh sumber daya manusia yang kompeten.

Kegiatan di kedua wilayah ditandai dengan penyerahan simbolis kunci kendaraan serta pelepasan armada truk KDKMP. Secara keseluruhan, program ini bertujuan untuk mempercepat distribusi kebutuhan pokok, menekan biaya logistik, serta meningkatkan keterjangkauan harga bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi lokal dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Dim0808).


Cara Satgas PRR Pastikan Bantuan Hunian Bagi Penyintas Bencana Tepat Guna Dan Sasaran

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memastikan penyaluran bantuan hunian bagi penyintas bencana di Sumatera dilakukan secara tepat guna dan tepat sasaran berdasarkan  data yang diverifikasi berlapis, serta  pilihan skema yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan seluruh bantuan pemerintah dalam penyediaan hunian, baik hunian sementara (huntara),  hunian tetap (huntap), maupun penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH), dilakukan berdasarkan data yang dihimpun pemerintah daerah dan diverifikasi secara ketat.

“Data dari Pemda diverifikasi oleh BPS (Badan Pusat Statistik), yang akan menentukan ini betul (rusak) ringan, ini betul (rusak) sedang,” ujar Tito di Jakarta, Senin (23/3/2026).

Menurut Tito, pendekatan berbasis data ini menjadi kunci agar bantuan tidak salah sasaran, sekaligus memastikan setiap penyintas mendapatkan skema hunian yang paling sesuai dengan kondisi dan preferensi mereka.

Ia menjelaskan sejak awal penanganan, pemerintah memberikan pilihan kepada masyarakat terdampak, yakni tinggal di huntara, menerima DTH untuk tinggal mandiri dengan menyewa rumah atau tinggal bersama sanak keluarga, atau membangun kembali rumah melalui skema bantuan perbaikan.

“Kalau yang mau di huntara ya di huntara, tapi kalau mau tinggal di rumah keluarga atau sewa nanti diberikan uang dari BNPB itu Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Tito menuturkan bantuan perbakan hunian tidak diberikan secara seragam, melainkan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah. Untuk rumah rusak ringan diberikan bantuan dana perbaikan Rp15 juta dan bantuan sebesar Rp30 juta untuk rumah rusak sedang. Sementara untuk rumah rusak berat atau hilang, pemerintah menyiapkan pembangunan hunian tetap.

Untuk rumah rusak berat, Satgas PRR juga memberikan opsi pemberian bantuan Rp60 juta jika penyintas bencana ingin membangun mandiri rumahnya. Namun, pemberian bantuan itu diberikan dalam dua tahap agar dana tersebut digunakan secara tepat guna untuk membangun rumah yang rusak.

Opsi lainnya, adalah pembangunan huntap, yang dalam pelaksanaannya, terdapat dua konsep utama, yakni pembangunan di lokasi semula (in situ) dan pembangunan secara komunal di lokasi relokasi yang disiapkan pemerintah daerah. Kedua pendekatan ini juga ditentukan berdasarkan hasil pendataan dan pilihan masyarakat.

“Yang minta in situ itu dibangunkan di tanah mereka oleh BNPB. Kalau yang mau satu kompleks, dibangunkan oleh Menteri PKP di tanah yang disiapkan Pemda,” ungkapnya.

Untuk memastikan akurasi data, Satgas PRR juga mendorong pemerintah daerah melakukan pendataan langsung ke rumah-rumah warga terdampak. Pendataan tersebut kemudian diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebelum proses pembangunan dimulai.

Tito menekankan kecepatan pembangunan hunian sangat bergantung pada kualitas dan kelengkapan data dari daerah. Tito bahkan menyebut pemda bisa membentuk satuan tugas (satgas khusus) atau tim untuk pendataan

“Jadi makin cepat mereka (pemda) mendata, setelah itu BPS akan turun melakukan verifikasi. Setelah BPS validasi, eksekusi pembangunan oleh BNPB atau Kementerian PKP atau nanti ada penugasan khusus,” kata Tito.

Langkah komprehensif ini, lanjut Tito, menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk memastikan seluruh penyintas segera mendapatkan hunian yang layak.

Satgas PRR optimistis, dengan pendekatan berbasis data, kolaborasi lintas kementerian/lembaga, serta keterlibatan aktif pemerintah daerah, penyaluran bantuan terkiat hunian dapat dipercepat sekaligus memastikan ketepatan sasaran bagi seluruh penyintas bencana di Sumatera. (Van).



Babinsa Sananwetan Dampingi Petani Penyiangan Gulma Di Lahan Pertanian

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Babinsa Kel. Sananwetan Koramil 0808/20 Sananwetan Serka Anton, melaksanakan giat pendampingan penyiangan gulma di lahan pertanian Bapak Djollo, salah satu anggota Poktan Ngupoyo Makmur, Kel. Sananwetan Kec. Sananwetan Kota Blitar, Selasa (24/3/2026).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam mendukung program ketahanan pangan dan meningkatkan produksi pertanian di wilayah binaan. Serka Anton berharap kegiatan ini dapat membantu petani dalam meningkatkan hasil panen dan kualitas tanaman.

Dalam kegiatan penyiangan gulma tersebut, Serka Anton juga memberikan motivasi dan saran kepada Bapak Djollo dan petani lainnya untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi pertanian. Ia juga menekankan pentingnya penggunaan teknologi pertanian yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, ujarnya.

Bapak Djollo pemilik lahan, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pendampingan dari Babinsa. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi petani lainnya di wilayah Sananwetan.

Kegiatan pendampingan penyiangan gulma ini diharapkan dapat meningkatkan produksi pertanian di wilayah Sananwetan. (Dim0808).

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bakung Turun Langsung Bantu Warga

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Desa Kedung Banteng Koramil 0808/17 Bakung, Serka Imam Sungep, melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama warga dalam pembangunan rumah milik Bapak Trimo di Dusun Kedung Gong, Desa Kedung Banteng, Kecamatan Bakung, Senin (23/3/2026).

Kegiatan gotong royong ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban warga yang sedang membangun rumah. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta semangat kebersamaan.

Serka Imam Sungep mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan membantu secara fisik, tetapi juga untuk mempererat hubungan sosial antara TNI dan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana dalam melestarikan budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas bangsa Indonesia.

Warga setempat menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan adanya tenaga tambahan sehingga proses pembangunan rumah dapat berjalan lebih cepat dan lancar.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat, serta mampu menciptakan lingkungan yang harmonis, solid, dan penuh kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. (Dim0808).




Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana Di Sumatera Tak Lagi Di Tenda

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa hampir seluruh pengungsi terdampak bencana di Sumatera kini tidak lagi tinggal di tenda. Capaian tersebut secara spesifik merujuk pada kondisi penanganan pengungsi yang menunjukkan kemajuan signifikan.

Tito menjelaskan, jumlah pengungsi yang masih dalam penanganan saat ini tersisa sekitar 47 kepala keluarga (KK) atau sekitar 173 jiwa. Angka tersebut menurun drastis dibandingkan kondisi awal yang mencapai 2,1 juta jiwa. Karena itu, kondisi pengungsi disebut telah “mendekati 100 persen” tidak lagi berada di tenda, meski belum sepenuhnya tuntas.

“Pengungsi ya mendekati 100 persen, mendekati kata-katanya, saya enggak bilang [sudah] 100 persen,” ujar Tito kepada awak media, Senin (23/3/2026).

Ia menambahkan, capaian tersebut menggambarkan progres nyata dalam penanganan pengungsi, khususnya dalam memastikan mereka tidak lagi berada di tenda.

Di sisi lain, Tito menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana secara keseluruhan masih terus berjalan dan mencakup berbagai sektor yang membutuhkan waktu penyelesaian.

“Fasilitas pendidikan masih ada yang perlu kita atensi, masih belum, ada juga sungai belum, ada beberapa jalan desa, jalan kabupaten yang cukup banyak jumlahnya juga belum, itu it takes time,” katanya.

Menurutnya, pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan publik secara bertahap agar kondisi di daerah terdampak dapat kembali normal secara menyeluruh.

Ia juga berharap informasi mengenai perkembangan penanganan pascabencana dapat dipahami secara utuh dengan menempatkan capaian pada konteksnya masing-masing. (Satgas PRR).




Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera

Order Detail

Aceh Tamiang.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi progres cepat pemulihan pascabencana Sumatera. Berdasarkan data yang diperoleh, saat ini akses infrastruktur telah pulih, ditandai dengan terbukanya jalan nasional dan provinsi, serta listrik yang telah tersedia di hampir seluruh wilayah terdampak bencana.

“Kemudian komunikasi, internet dan lain-lain juga berjalan lancar. Puskesmas, rumah sakit umum, di semua wilayah yang terdampak, 52 kabupaten/kota juga berjalan lancar,” ujar Kasatgas Tito kepada awak media di Batalyon Infanteri Raider Khusus 111/Karma Bhakti usai mendampingi Presiden Prabowo di Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026).

Dari sisi ekonomi, Tito menjelaskan bahwa pasar-pasar di wilayah terdampak bencana telah beroperasi. Bahkan, sejumlah pasar di wilayah Aceh Tamiang tampak dipadati masyarakat. Ia memastikan situasi di Kabupaten Aceh Tamiang berlangsung aman, lancar, dan terkendali.

Di sisi lain, para pengungsi yang sebelumnya berada di tenda telah dipindahkan ke hunian sementara (huntara) yang disiapkan pemerintah. Pada kesempatan tersebut, Tito menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang berkesempatan hadir di tengah masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang.

“Jadi, Alhamdulillah Bapak Presiden berkesempatan untuk hadir di Aceh, dan saya kira masyarakat Aceh sangat mengapresiasi,” ungkap Tito.

Ia mengungkapkan, Presiden Prabowo memberikan perhatian serius kepada tiga daerah terdampak bencana di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hal itu ditandai dengan kehadiran Presiden pada momentum tahun baru di Sumut, serta beberapa kali kunjungan di Sumbar.

“Beliau melaksanakan salat Idulfitri bersama-sama dengan pengungsi di Aceh Tamiang sebagai simbol menurut saya ya, kepedulian beliau terhadap para pengungsi dan juga musibah bencana yang lalu,” sambung Tito.

Tito memastikan, Satgas PRR bersama pihak terkait akan terus bekerja keras untuk memastikan percepatan pemulihan berlangsung secara optimal. Dengan dukungan berbagai pihak, ia berharap kondisi wilayah pascabencana Sumatera dapat pulih dan berlangsung normal sepenuhnya. (Satgas PRR).

Babinsa Kodim 0808/Blitar Amankan Sholat Idul Fitri, Wujudkan Ibadah Aman Dan Khusyuk

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Dalam memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman dan lancar, Babinsa jajaran Kodim 0808/Blitar melaksanakan pengamanan Sholat Idul Fitri di berbagai wilayah, Sabtu (21/3/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah.

Pengamanan dilakukan di sejumlah titik lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri, seperti masjid dan lapangan terbuka yang menjadi pusat berkumpulnya jamaah. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana yang tertib, sehingga umat Muslim dapat beribadah dengan khusyuk.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersinergi dengan aparat Kepolisian, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kerja sama lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan ibadah hari raya.

Pasiops Kodim 0808/Blitar, Kapten Inf Moh. Adchiyak, menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk tanggung jawab TNI dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya pada momentum hari besar keagamaan. Selain itu, kehadiran aparat di lapangan juga sebagai upaya preventif terhadap potensi gangguan keamanan.

Dengan adanya pengamanan yang maksimal dari seluruh unsur terkait, pelaksanaan Sholat Idul Fitri di wilayah Blitar dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, kebersamaan antara TNI, Polri, dan masyarakat ini terus terjaga dalam menciptakan situasi yang harmonis di tengah kehidupan bermasyarakat. (Dim0808).

Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri Di Kabupaten Aceh Tamiang

Order Detail

Aceh Tamiang.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian bersama Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Darussalam, kompleks hunian sementara (huntara) Aceh Tamiang, Sabtu (21/3/2026).

Pelaksanaan salat tersebut berlangsung khidmat. Seusai salat, Presiden bersama Kasatgas Tito melakukan halalbihalal bersama masyarakat setempat. Presiden juga membagikan bingkisan Lebaran berupa paket sembako dan perlengkapan ibadah secara simbolis kepada masyarakat Aceh Tamiang. Kehadiran Presiden Prabowo bersama jajaran tersebut menjadi simbol kehadiran negara bagi masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Sumatera.

Dalam keterangannya kepada awak media, Presiden Prabowo menyampaikan selamat Idulfitri 1447 Hijriah. Presiden juga menghaturkan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama masyarakat terdampak bencana. Ia turut menyampaikan apresiasi atas progres pemulihan yang berlangsung sangat cepat.

“Ya, perbaikannya, pemulihannya sangat cepat. Alhamdulillah, hampir 100 persen [tidak ada lagi yang di tenda]. Di tenda sudah tidak ada lagi [pengungsi], 100 persen,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan apresiasi karena situasi di lingkungan pengungsian berangsur membaik. Saat ini, para pengungsi telah menempati huntara yang disiapkan oleh pemerintah.

Selain itu, akses listrik di wilayah terdampak juga hampir seluruhnya pulih. Di samping itu, bantuan kepada masyarakat terdampak bencana juga telah disalurkan.

“Saya sangat bangga, terima kasih kepada semua petugas, semua aparat, dari TNI, Polri, dari BNPB, PU, Pemda, semua K/L yang kerja luar biasa. Mereka kerja luar biasa, bantu rakyat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dan di provinsi-provinsi lain,” ungkap Presiden.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Presiden didampingi Kasatgas Tito juga meninjau langsung lokasi huntara bagi warga terdampak bencana.

Selain Kasatgas Tito, Presiden turut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak, Gubernur Aceh Muzakir Manaf, serta pihak terkait lainnya. (Satgas PRR)


Pospam Terminal Patria Siaga, Babinsa Hariyanto Pastikan Situasi Kondusif Menjelang Lebaran

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Hariyanto bersama aparat gabungan melaksanakan pengamanan di Pos Pengamanan (Pospam) yang berada di titik-titik keramaian, salah satunya di Terminal Bus Patria Kota Blitar, Jumat (20/3/2026). Kegiatan ini dilakukan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif menjelang arus mudik Lebaran.

Pengamanan tersebut melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi yang bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah aparat lainnya menjadi wujud nyata peran TNI dalam membantu menjaga stabilitas keamanan wilayah, khususnya saat momentum penting seperti Idul Fitri.

Adapun kekuatan personel yang terlibat dalam pengamanan di Pos Terminal Patria ini terdiri dari 2 personel Kodim 0808/Blitar, 6 personel Polres Kota Blitar, 2 personel dari BPTD Terminal Patria Blitar, serta 3 personel dari Dinas Kesehatan Kota Blitar. Seluruh personel bekerja sama secara terpadu untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memberikan pelayanan kepada para pemudik.

Serda Hariyanto menyampaikan bahwa pengamanan ini difokuskan pada pengawasan aktivitas penumpang, kelancaran arus kendaraan, serta upaya preventif terhadap hal-hal yang tidak diinginkan. Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menjaga barang bawaan serta mematuhi aturan selama berada di area terminal, ujarnya.

Dengan adanya sinergitas antara TNI, Polri dan instansi terkait, diharapkan perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Pengamanan yang optimal di titik-titik vital seperti terminal diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun arus balik. (Dim0808).




Kasatgas PRR Dampingi Presiden Prabowo Rayakan Idulfitri Bersama Masyarakat Di Aceh Tamiang

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mendampingi Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja sekaligus merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 bersama masyarakat terdampak bencana di Aceh Tamiang, Aceh.

Presiden Prabowo tiba di Aceh Tamiang pada Sabtu (21/3/20206) pagi, disambut oleh Tito bersama dengan Gubernur Aceh Muzakir Manaf di Batalyon Infateri Raider Khusus 111/Karma Bhakti. 

Turut mendampingi Presiden Prabowo di Aceh, yaitu Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Staf TNI AD Jenderal Maruli Simanjuntak. Presiden Prabowo sebelumnya merayakan malam takbiran bersama dengan masyarakat Sumatera Utara. 

Kehadiran langsung pemerintah pusat ini menjadi bagian dari upaya memastikan masyarakat terdampak bencana dapat merayakan lebaran dalam kondisi yang semakin pulih dan lebih baik.

Kunjungan ini juga menjadi kelanjutan dari perhatian Presiden terhadap masyarakat Aceh, salah satunya melalui penyaluran bantuan sebesar Rp72,75 miliar untuk mendukung tradisi Meugang. Bantuan tersebut digunakan untuk pengadaan sapi yang didistribusikan ke 19 kabupaten/kota, termasuk wilayah terdampak bencana.

Melalui skema tersebut, sebanyak 3.042 desa di Aceh mendapatkan alokasi bantuan, dengan masing-masing desa menerima sekitar Rp50 juta untuk pembelian sapi. Bantuan ini tidak hanya menjaga tradisi Meugang tetap berjalan, tetapi juga meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan menjelang Lebaran sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Intinya adalah 3.042 desa, warganya harus mendapatkan bagian daging sapi,” ujar Tito sebelumnya.

Tito menegaskan seluruh kebijakan bantuan yang diberikan pemerintah tidak hanya berfokus pada aspek kemanusiaan, tetapi juga dirancang untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah. Menurut Tito, bantuan yang disalurkan langsung kepada masyarakat akan meningkatkan daya beli dan menggerakkan aktivitas ekonomi lokal, terutama di wilayah yang sempat mengalami tekanan akibat bencana.

“Kalau masyarakat punya daya beli, mereka akan belanja. Dari situ ekonomi bergerak, pasar hidup kembali, dan pertumbuhan ekonomi bisa pulih,” ujarnya.

Dengan kombinasi bantuan sosial, dukungan tradisi lokal seperti Meugang, serta percepatan pembangunan hunian, pemerintah berharap masyarakat terdampak bencana dapat merayakan Idulfitri dengan kondisi yang semakin pulih, baik secara sosial maupun ekonomi.

Kehadiran Presiden bersama jajaran pemerintah pusat di Aceh Tamiang diharapkan juga menjadi penguat semangat bagi masyarakat sekaligus memastikan seluruh program pemulihan berjalan tepat sasaran dan tepat waktu. (Van).



Berkah Ramadan Dari Pelabuhan, Pelindo Multi Terminal Salurkan Ribuan Bantuan

Order Detail

Medan.Metro Sumut
PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat melalui program Pelindo Berbagi Ramadan tahun 2026 sebagai bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Group.

Selama bulan suci Ramadan 1447 H, Pelindo Multi Terminal menyalurkan 5.200 paket sembako, 1.300 santunan bagi anak yatim, serta 7.800 paket takjil yang dibagikan di berbagai wilayah operasional perusahaan di Indonesia. Program ini menyasar masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan, panti asuhan, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan.

SVP Sekretaris Perusahaan Pelindo Multi Terminal, Finan Syaifullah, menyampaikan bahwa program Pelindo Berbagi Ramadan merupakan wujud kepedulian perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di momentum Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan kebersamaan.

“Ramadan merupakan momen yang penuh makna untuk memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan. Melalui program Pelindo Berbagi Ramadan, kami ingin memastikan kehadiran Pelindo Multi Terminal dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kami berharap bantuan yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Finan.

Program ini dilaksanakan di berbagai branch pelabuhan, mulai dari wilayah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali serta Nusa Tenggara. Selain penyaluran paket sembako dan santunan anak yatim, pembagian paket takjil juga dilakukan di sejumlah titik strategis di sekitar pelabuhan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Finan menambahkan bahwa kegiatan berbagi ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar pelabuhan sekaligus mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan.

“Pelabuhan bukan hanya menjadi pusat aktivitas logistik dan ekonomi, tetapi juga harus mampu memberikan dampak sosial yang positif bagi lingkungan sekitarnya. Karena itu, melalui program TJSL seperti Pelindo Berbagi Ramadan ini, kami ingin terus mendorong terciptanya manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui program ini, Pelindo Multi Terminal berharap dapat terus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial, sekaligus menghadirkan semangat Ramadan yang penuh berkah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (Hamnas).

Masyarakat Babalan Desak Bupati Langkat Copot Camat Yang Jarang Masuk

Order Detail

Langkat.Metro Sumut 
Camat Babalan yang baru IRHAM SAg dianggap warga tidak layak menjabat sebagai camat karena jarang sekali masuk kantor sehingga menghambat masyarakat yang ingin mengurus surat menyurat.

Masyarakat juga mendesak kepada bapak bupati Langkat Syah afandin SH agar segera mencopot camat yang sering mangkir dari tugasnya dan mengabaikan urusan dengan masyarakat nya.

Menurut salah satu tokoh masyarakat babalan Asrizal SH mengatakan selaku camat harus mengayomi masyarakat nya tapi camat satu ini beda menurut Asrizal terkesan arogan dan kasar beberapa hari yang lalu Asrizal menanyakan tentang tentang urusan surat rekomendasi saudara nya yang hingga saat ini belum selesai namun jawaban sang camat hanya saya pelajari dulu dengan nada kasar dan penuh emosi hingga hampir terjadi baku hantam antara camat Irham dan bung Asrizal.

Salah satu pakar hukum sekaligus advokat di kabupaten Langkat Safril SH mengatakan perbuatan camat tersebut tidak terpuji dan harus ada teguran keras dari bupati Langkat seharusnya selaku pemimpin harus menunjukkan contoh yang baik bukan malah mengangarkan kekuasaan untuk berbuat semena-mena.

Menurut Safril SH saya akan menyurati bupati Langkat agar segera mengganti camat Babalan Ilham SAg tersebut karena tidak bisa mengayomi masyarakat nya dan menganggap jabatan sebagai kekuasaan yang bisa untuk berbuat sesuka hati.(Rah).


Ops Ketupat Toba 2026, Polsek Hamparan Perak Intensifkan Patroli Malam Jelang Idul Fitri, Cegah Gangguan Kamtibmas

Order Detail

Hamparan Perak.Metro Sumut
Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polsek Hamparan Perak melaksanakan patroli malam pada Rabu, 18 Maret 2026 hingga Kamis subuh. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026.

Kapolsek Hamparan Perak AKP Ridwanto Rumapea menjelaskan bahwa patroli malam tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Hamparan Perak.

“Patroli malam ini kami laksanakan untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H dalam rangka Ops Ketupat Toba 2026,” ujar AKP Ridwanto Rumapea.

Dalam pelaksanaannya, personel patroli menyasar sejumlah titik yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas dan juga pemukiman warga yang ditinggal mudik. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap warga yang masih beraktivitas pada malam hingga dini hari.

“Personel patroli menyasar daerah-daerah rawan dan juga memeriksa warga yang masih beraktivitas di malam hari. Apabila tidak ditemukan adanya tindak kejahatan maupun pelanggaran, warga kami sarankan untuk segera pulang ke rumah demi menjaga keamanan bersama,” jelasnya.

Kapolsek menambahkan, kehadiran personel kepolisian di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menekan potensi terjadinya kejahatan jalanan, tawuran, maupun gangguan kamtibmas lainnya.

“Kami berharap melalui patroli malam yang terus ditingkatkan ini, situasi kamtibmas di wilayah Hamparan Perak tetap terjaga dengan aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas serta menyambut Hari Raya Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman,” pungkasnya. (Hamnas).

Babinsa Ngoran Bersama Warga Gelar Kerja Bakti, Ciptakan Lingkungan Bersih Dan Aman

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, serta aman bagi pengguna jalan, Babinsa Desa Ngoran Koramil 0808/05 Nglegok Sertu Harianto bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan di Dusun Ngoran RT. 01 RW. 05 Desa Ngoran Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, Kamis (19/3/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan bahu jalan, saluran air, serta pemangkasan rumput liar yang dinilai dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Dengan penuh semangat, warga bersama Babinsa bahu-membahu membersihkan lingkungan sekitar agar terlihat lebih tertata dan asri.

Sertu Harianto menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI melalui Babinsa terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Ia juga mengajak warga untuk terus menjaga kebersihan sebagai bagian dari pola hidup sehat dan tanggung jawab bersama.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah terjadinya genangan air yang dapat menjadi sumber penyakit, serta mengurangi potensi kecelakaan akibat jalan yang tertutup semak atau kotoran. Lingkungan yang bersih diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Warga Dusun Ngoran menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kerja bakti seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin. Dengan adanya sinergi antara TNI dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih sehat, aman dan harmonis di wilayah Desa Ngoran. (Dim0808).


Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengatasi backlog perumahan nasional (kesenjangan antara kebutuhan rumah dengan ketersediaan hunian layak) yang masih cukup besar. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi Rancangan Keputusan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tentang Rumah Susun di Aula Kantor BP Tapera, Menara Mandiri 2, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, penyelesaian persoalan perumahan tidak dapat dilakukan oleh satu kementerian saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Tapi, ya ini, saya pertama kagum sama Bang Ara (Menteri PKP Maruarar Sirait), karena memang, apa, persis Bang Ara sampaikan tadi, kalau enggak didukung oleh semua, pasti enggak akan berhasil. Kementerian PKP kerja sendiri aja, ini, melihat backlog datanya [yang diberikan] Bu Wini (Kepala BPS), enggak akan bisa diselesaikan … oleh Kementerian PKP sendiri,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keterlibatan seluruh ekosistem menjadi faktor penentu dalam mempercepat penyelesaian persoalan perumahan yang kompleks dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Lebih lanjut, Mendagri menjelaskan bahwa arah kebijakan pemerintah dalam sektor perumahan tidak terlepas dari visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan keadilan sebagai prinsip utama pembangunan, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Beliau menginginkan adanya keadilan, ... perumahan itu hal yang mendasar. Kita sudah selalu [mendengar] sandang, pangan, papan gitu. Shelter,” katanya.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan hunian layak menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, ia mengakui bahwa tantangan yang dihadapi tidak ringan, baik dari sisi jumlah kebutuhan maupun kompleksitas persoalan di lapangan.

“Dan saya sudah sampaikan kepada beliau, Bang, ini tugas enggak main-main. Ini Indonesia negara nomor 4 terbesar di dunia. Dan persoalannya beragam banget. Dan tadi, ada teman yang menyampaikan, permasalahan kita adalah masalah perizinan,” ungkapnya.

Terkait tingginya angka backlog, kendala perizinan masih menjadi salah satu hambatan utama yang perlu diatasi untuk mempercepat pembangunan perumahan. Dalam konteks tersebut, Mendagri menilai kepemimpinan yang mampu membangun kolaborasi menjadi sangat krusial dalam mendorong percepatan penyelesaian masalah.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai kebijakan untuk mempermudah proses pembangunan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Makanya kita keluarkan, apa namanya itu, peraturan bersama dengan Menteri PU saat itu, … yaitu untuk menolkan BPHTB dari 5 persen NJOP, dan juga PBG yang dinolkan untuk MBR, dan kemudian dipercepat,” jelasnya.

Terakhir, Mendagri memastikan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan terus mendukung berbagai langkah percepatan program perumahan melalui kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.

“Nah, saya sebagai sahabat beliau, dan juga mitra, kolega dalam kabinet, kami tentu semua akan mendukung. Apa pun program beliau yang positif, pasti mendukung,” tandasnya. (Puspen Kemendagri).




Polsek Ngabang Tingkatkan Patroli Jalan Kaki Diseputaran Pasar Ngabang Dan Terminal Dara Itam Cegah 3C Dan Premanisme

Order Detail


Landak.Metro Sumut

Menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang tinggal beberap hari lagi, Polsek Ngabang melalui Personil Patroli SPKT tingkatkan patroli jalan kaki pada siang hari diseputaran Pasar Ngabang dan Terminal Dara Itam, Selasa (17/03/2026) 

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari S.H., S.I.K melalui Kapolsek Ngabang Akp Zuanda, S.H mengatakan 

"Pelaksanaan Patroli jalan kaki tersebut adalah dalam rangka mencegah gangguan kamtibmas seperti tindak pidana Pencurian dengan kekerasan (Curas), Pencurian dengan pemberatan (Curat) dan Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) serta premanisme." Ungkapnya

Selain patroli, personil SPKT juga sambangi pedagang untuk menyampaikan himbauan dan pesan pesan kamtibmas sebagai tindakan Preeventif, diantaranya mengingkatkan para pengunjung dan para pedagang untuk lebih waspada terhadap barang berharga bawaan seperti dompet, uang, Handphone (HP), perhiasan dan lainnya agar terhindar dari tindak kejahatan pencurian atau copet.

"Kemudian juru parkir sepada motor untuk tidak parkirkan kendaraan melebihi kapasitas tempat parkir sehingga menggunakan bahu jalan yang dapat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas". Ucapnya lagi

Dengan adanya kegiatan patroli rutin ini dapat terjalin kemitraan dan meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap Polri bahwasan nya Polri sebagai Pengayom, Pelindung, dan Pelayan Masyarakat serta Polri semakin dicintai masyarakat. (Humas Polsek Ngabang).

Wamendagri Ribka Haluk Tinjau Pelayanan RSUD Yowari, Tekankan Perbaikan Layanan Dan Manajemen

Order Detail

Sentani.Metro Sumut
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meninjau aktivitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Dalam kunjungannya, Ribka menemui satu per satu pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Yowari untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik.

Sejumlah pasien menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari akses penanganan pertama, pelayanan rawat inap, hingga persoalan BPJS Kesehatan. Ribka juga meninjau langsung kondisi sejumlah peralatan medis serta fasilitas penunjang, seperti toilet di lingkungan rumah sakit. Ia menegaskan pentingnya pembenahan menyeluruh, terutama pada aspek pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Saya minta pelayanan kepada pasien harus menjadi prioritas utama. Lima menit setelah pasien masuk, harus sudah ada tindakan. Kita layani manusianya dulu, administrasi bisa menyusul,” tegasnya, Selasa (17/3/2026).

Ia juga menekankan bahwa perbaikan tidak hanya pada pelayanan medis, tetapi juga manajemen rumah sakit secara keseluruhan. Di bidang kesehatan, rumah sakit, menurutnya, menjadi tempat terakhir harapan masyarakat. "Karena itu, kita harus perbaiki manajemen pelayanan dan kualitas layanan secara menyeluruh,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ribka juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa kursi untuk para pendamping pasien serta bantal bagi pasien guna meningkatkan kenyamanan selama menjalani perawatan. Selain itu, dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), Ribka turut menyerahkan perlengkapan kebersihan. Perlengkapan tersebut akan digunakan dalam kegiatan kerja bakti di lingkungan RSUD Yowari.

“Kebersihan adalah hal utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kita harus konsisten melakukan kerja bakti, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga kebersihan dan lingkungan rumah sakit. Terkait hal ini, tanggung jawab tidak hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi juga kepada pihak swasta dan masyarakat. Semua pihak harus terlibat dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

Ribka turut mengapresiasi langkah cepat pihak rumah sakit yang langsung menindaklanjuti kunjungan kerja dengan melakukan kegiatan bersih-bersih, seperti kerja bakti. Langkah ini, menurutnya, perlu terus dijaga.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk terus mendukung perbaikan RSUD Yowari sebagai rumah sakit rujukan di Papua. Pihaknya akan segera menggelar rapat bersama seluruh pemangku kepentingan guna mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada.

Ribka juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait dukungan tersebut. Ia berharap, dengan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan, kualitas pelayanan di RSUD Yowari dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kami akan lakukan rapat lengkap untuk melihat semua persoalan dan mencari solusi bersama, karena kami sudah intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk membantu daerah,” tutupnya.

Hadir dalam peninjauan tersebut Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Lukas Christian Sohilait, Bupati Jayapura Yunus Wonda, Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Albert Yoku, Direktur RSUD Yowari beserta jajaran dokter, manajemen, dan perawat, perwakilan PMI, perwakilan BPJS Papua, Kapolres Jayapura, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura. (Puspen Kemendagri).


Diduga Skandal Rp123 Miliar, Oknum Bank Mandiri Terseret Kasus Hilangnya Dana Nasabah

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Dugaan skandal perbankan kembali mencuat dan menjadi perhatian publik. Kali ini, kasus hilangnya dana sebesar Rp123 miliar menyeret PT Toba Surimi Industries (TSI) serta melibatkan oknum internal dari Bank Mandiri di wilayah Sumatera Utara.

Kasus ini mencuat setelah ditemukan adanya 54 lembar cek yang dapat dicairkan, meskipun diduga tidak pernah diaktivasi maupun ditandatangani oleh pihak direksi PT TSI. Dana dalam jumlah fantastis tersebut dilaporkan lenyap dalam waktu singkat melalui pola transaksi yang dinilai tidak wajar.

Alih-alih diproses melalui mekanisme transfer biasa, dana justru ditarik secara tunai dalam jumlah besar. Uang tersebut kemudian diduga dialirkan ke sejumlah perusahaan yang tidak memiliki hubungan bisnis dengan PT TSI, di antaranya PT BLN yang menerima sekitar Rp35,2 miliar serta PT MJPS sebesar Rp11,6 miliar dan lainnya hingga mencapai Rp 123 miliar.

Aktivitas mencurigakan juga terdeteksi dalam rentang waktu singkat. Pada 29 hingga 30 September, tercatat belasan transaksi penarikan tunai dengan total hampir Rp38 miliar. Pola ini dinilai tidak lazim dan seharusnya memicu sistem pengawasan internal perbankan.

Dalam praktik perbankan, transaksi bernilai besar—terutama penarikan tunai miliaran rupiah wajib melalui prosedur verifikasi berlapis, seperti pencocokan tanda tangan dan konfirmasi langsung kepada pemilik rekening. Selain itu, sistem anti pencucian uang (AML) seharusnya mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan. Namun, dalam kasus ini, prosedur tersebut diduga tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya dugaan kerja sama antara pelaku dengan oknum karyawan bank di Medan. Dana yang telah dicairkan kemudian disinyalir disalurkan ke sejumlah entitas, termasuk perusahaan yang diduga fiktif.

Penanganan kasus ini kini berada di tangan Polda Sumatera Utara. Hingga saat ini, penyidik telah menetapkan enam orang sebagai tersangka, dengan empat di antaranya merupakan oknum internal bank.

Meski demikian, publik menilai tidak tertutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain di level yang lebih tinggi. Besarnya nilai kerugian serta pola transaksi yang terstruktur memunculkan dugaan adanya aktor intelektual di balik kasus ini.

Sejumlah pihak pun mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas perkara tersebut hingga ke akar-akarnya, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak dengan jabatan lebih tinggi.

Sementara itu, pihak Bank Mandiri belum memberikan keterangan resmi secara rinci. Legal Bank Mandiri wilayah Sumatera Utara, Andina Tampubolon, saat ditemui awak media menyatakan pihaknya masih melakukan penelusuran internal.

“Saya belum mengetahui persoalannya secara rinci. Nanti akan saya tanyakan ke pimpinan dan akan saya berikan informasi lebih lanjut,” ujarnya singkat.

Di sisi lain, pihak kepolisian, baik Direktur Reserse Kriminal Umum maupun Kabid Humas Polda Sumatera Utara, juga belum memberikan pernyataan resmi hingga berita ini diterbitkan.

Kasus ini menjadi sorotan luas karena dugaan keterlibatan oknum perbankan dalam praktik pencairan dana ilegal dinilai berpotensi merugikan nasabah serta mencederai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan. Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan bagi sektor perbankan nasional untuk memperketat pengawasan internal dan memastikan sistem keamanan berjalan optimal. (Hamnas).


Ramadhan Berbagi, Pelindo Regional 1 Belawan Salurkan 1.250 Paket Sembako, 1.250 Takjil dan 250 Santunan Anak Yatim

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan menyalurkan 1.250 paket sembako, 1.250 paket takjil, serta 250 paket santunan bagi anak yatim kepada masyarakat di sekitar wilayah Pelabuhan Belawan dalam rangka kegiatan berbagi pada bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat di lingkungan sekitar pelabuhan sekaligus menjadi momentum berbagi pada bulan Ramadhan.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, mengatakan kegiatan Ramadhan berbagi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

“Ramadhan menjadi momentum bagi Pelindo untuk berbagi dengan masyarakat sekitar pelabuhan, termasuk anak-anak yatim, sehingga kebersamaan di bulan suci ini dapat dirasakan bersama,” ujar Yusrizal.

Penyaluran bantuan dilakukan kepada masyarakat di beberapa kawasan sekitar Pelabuhan Belawan serta kepada anak-anak yatim yang berada di wilayah Belawan.

Kegiatan berbagi tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Pelindo dan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan. (Hamnas).


Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga Yang Akan Tempati Huntap

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Tito Karnavian meminta pemerintah daerah segera mempercepat pendataan warga yang akan menempati hunian tetap (huntap) bagi korban bencana.

Hal tersebut disampaikan Tito saat menghadiri kegiatan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak bencana di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026). Tito mengatakan percepatan pendataan penting agar pemerintah pusat dapat segera memulai pembangunan rumah permanen bagi masyarakat terdampak.

“Semua kepala daerah menyampaikan hal yang sama, minta huntap cepat dibangun. Tapi datanya harus jelas dulu,” kata Tito.

Menurutnya, kepala daerah perlu membentuk tim atau satuan tugas khusus untuk mendata pilihan warga, apakah memilih skema insitu atau komunal dalam pembangunan huntap.

Ia menjelaskan skema insitu berarti rumah dibangun kembali di lokasi atau lahan milik warga sendiri. Dalam skema ini, warga dapat memilih rumahnya dibangun oleh pemerintah atau membangunnya sendiri dengan bantuan dana sekitar Rp60 juta.

“Ditanya kepada warga, Anda mau tinggal di insitu dibangunkan oleh BNPB atau mau bangun sendiri dengan indeks Rp60 juta. Tapi tanahnya harus tanah milik sendiri,” ujarnya.

Sementara skema komunal berarti warga akan ditempatkan di kawasan hunian baru yang dibangun bersama dalam satu kompleks yang disiapkan pemerintah.

Untuk skema ini, pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan yang dapat digunakan sebagai lokasi pembangunan, baik dari tanah milik pemerintah daerah, pemerintah pusat, badan usaha milik negara, maupun melalui pembelian lahan masyarakat dengan harga yang layak.

“Kalau tidak ada tanah pemerintah, bisa juga membeli tanah milik masyarakat dengan harga yang wajar,” ujarnya.

Tito menegaskan pilihan warga tersebut harus didata secara jelas melalui formulir dan disertai pernyataan agar pemerintah pusat dapat menentukan pola pembangunan hunian tetap.

“Makin cepat data siapa yang mau insitu dan siapa yang memilih kompleks, makin mudah bagi kami untuk mengoordinasikan pembangunan huntap,” katanya.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar aktif melakukan pendataan di lapangan dan tidak hanya menunggu bantuan dari pemerintah pusat.

“Kalau datanya tidak ada, apa yang mau dibangun. Masyarakat sudah ribut minta dibuatkan huntap tapi pemerintahan daerahnya tidak jalan,” ujarnya.

Menurut Tito, pembangunan hunian tetap menjadi langkah penting dalam pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana setelah sebelumnya para pengungsi ditempatkan di hunian sementara atau menerima bantuan sewa rumah. (Van).




Pelindo Regional 1 Santuni Anak Yatim Di Wilayah Operasional

Order Detail

Medan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 memberikan santunan kepada 2.100 anak yatim yang berada di wilayah operasional perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Selasa (17/03/2026).

Kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Regional 1 yang secara konsisten dilaksanakan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Santunan diberikan kepada anak yatim yang berada di berbagai daerah dalam wilayah kerja Pelindo Regional 1 yang meliputi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau Daratan, dan Aceh. Melalui kegiatan ini, perusahaan berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus memberikan semangat dan perhatian kepada mereka.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono menyatakan, kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan dan perhatian.

“Pelindo Regional 1 berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Santunan kepada 2.100 anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian kami agar mereka dapat merasakan kebahagiaan serta mendapatkan dukungan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan santunan ini, Pelindo Regional 1 berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan di wilayah operasional perusahaan. (Hamnas).


Pelindo Regional 1 Bagikan Takjil Gratis Kepada Masyarakat Di Sekitar Pelabuhan

Order Detail

Medan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 membagikan sebanyak 8.500 paket takjil gratis kepada masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kegiatan pembagian takjil gratis ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial Pelindo Regional 1 yang rutin dilaksanakan selama bulan suci Ramadan. Ribuan paket takjil tersebut dibagikan kepada masyarakat, pekerja pelabuhan, pengemudi truk, serta pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan pelabuhan.

Program berbagi takjil ini dilaksanakan di berbagai wilayah operasional Pelindo Regional 1 yang meliputi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau Daratan, dan Aceh. Takjil yang dibagikan diharapkan dapat membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan atau masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menyatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

“Melalui kegiatan berbagi 8.500 paket takjil ini, Pelindo Regional 1 ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta mempererat hubungan antara Pelindo dan masyarakat di sekitar pelabuhan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di lingkungan sekitar pelabuhan.

Pelindo Regional 1 berharap kegiatan berbagi takjil ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial selama bulan Ramadan di seluruh wilayah operasional perusahaan. (Hamnas).

Kapolres Pelabuhan Belawan Tinjau Pos PAM Ops Ketupat Toba Di Marelan, Pastikan Kesiapan Pengamanan Lebaran

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pelabuhan Belawan Ny. Heni Rosef Efendi, melakukan kunjungan ke Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026 yang berada di wilayah Marelan pada Senin sore, 16 Maret 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengecekan langsung terhadap kesiapan pos pengamanan dalam menghadapi arus mudik dan rangkaian kegiatan masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Dedy Dharma, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pelabuhan Belawan, Kapolsek Medan Labuhan, serta pengurus Bhayangkari Cabang Pelabuhan Belawan.

Di sela-sela kegiatan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, baik dari segi personel maupun sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan tugas pengamanan.

“Kunjungan ini kami lakukan untuk mengecek secara langsung kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, baik dari segi personel yang bertugas maupun kesiapan sarana dan prasarana yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Kapolres.

Selain melakukan pengecekan, Kapolres juga memberikan dukungan dan motivasi kepada para personel yang bertugas agar tetap semangat dalam menjalankan tugas pengamanan selama operasi berlangsung.

“Kami juga ingin memberikan dukungan moril kepada anggota yang ditugaskan di Pos Pengamanan agar tetap semangat dalam melaksanakan tugas memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama masa libur Lebaran,” tambahnya.

Dengan adanya pengecekan langsung tersebut, diharapkan seluruh personel yang bertugas di Pos Pengamanan dapat menjalankan tugas dengan optimal sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 tetap aman, lancar, dan kondusif. (Hamnas).



13.084 Penumpang Telah Dilayani Di Terminal Bandar Deli Belawan Hingga H-6 Lebaran Tahun 2026

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan mencatat jumlah penumpang di Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan hingga H-6 Lebaran 2026 telah mencapai 13.084 orang.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring dengan jadwal keberangkatan kapal yang masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Pelindo Regional 1 Belawan mencatat terdapat tambahan kapal penumpang pada 16 Maret 2026 yang sebelumnya tidak tercantum dalam jadwal awal, sehingga diperkirakan akan menambah jumlah pergerakan penumpang di Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan. Selain itu, masih terdapat jadwal kapal penumpang pada 17, 18, dan 20 Maret 2026 yang diperkirakan turut meningkatkan arus penumpang menjelang Lebaran.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menyampaikan bahwa Pelindo terus memastikan kesiapan fasilitas dan layanan terminal penumpang guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

“Kami terus memantau perkembangan arus penumpang dan memastikan seluruh layanan di Terminal Penumpang Bandar Deli berjalan dengan baik agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Pelindo Regional 1 Belawan juga terus berkoordinasi dengan KSOP Utama Belawan, operator kapal, serta instansi terkait guna memastikan pelayanan penumpang selama periode angkutan Lebaran berjalan lancar dan tertib. (Hamnas).


Ramadhan Berbagi, Pelindo Regional 1 Belawan Salurkan 1.250 Paket Sembako, 1.250 Takjil dan 250 Santunan Anak Yatim

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan menyalurkan 1.250 paket sembako, 1.250 paket takjil, serta 250 paket santunan bagi anak yatim kepada masyarakat di sekitar wilayah Pelabuhan Belawan dalam rangka kegiatan berbagi pada bulan suci Ramadhan.


Kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat di lingkungan sekitar pelabuhan sekaligus menjadi momentum berbagi pada bulan Ramadhan.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, mengatakan kegiatan Ramadhan berbagi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

“Ramadhan menjadi momentum bagi Pelindo untuk berbagi dengan masyarakat sekitar pelabuhan, termasuk anak-anak yatim, sehingga kebersamaan di bulan suci ini dapat dirasakan bersama,” ujar Yusrizal.

Penyaluran bantuan dilakukan kepada masyarakat di beberapa kawasan sekitar Pelabuhan Belawan serta kepada anak-anak yatim yang berada di wilayah Belawan.

Kegiatan berbagi tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Pelindo dan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan. (Hamnas).






Kapolres Belawan Ajak Warga Manfaatkan Call Center 110 Saat Libur Lebaran 2026

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 secara maksimal selama masa libur Lebaran 2026. Himbauan tersebut disampaikan Kapolres pada Senin pagi, 16 Maret 2026.

Kapolres menjelaskan bahwa layanan Call Center 110 merupakan sarana pelayanan kepolisian yang telah terintegrasi untuk memberikan respon cepat kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian.

“Call Center 110 Polri telah terkoneksi dengan baik untuk memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi, terutama selama masa libur Lebaran,” ujar AKBP Rosef Efendi.

Ia menambahkan bahwa masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik maupun yang berada di rumah dapat segera menghubungi layanan tersebut apabila membutuhkan bantuan dari pihak kepolisian.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian saat perjalanan mudik, mengalami gangguan kamtibmas seperti tawuran, menjadi korban atau melihat kejahatan jalanan, maupun merasa curiga ada yang membobol rumah yang ditinggalkan mudik, warga dapat segera menghubungi Call Center 110 Polri,” jelasnya.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian dan tentunya tidak hanya dalam libur Lebaran tapi seterusnya.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 ini dengan baik sehingga setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas. Dengan kerja sama antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi kamtibmas selama libur Lebaran 2026 tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya. (Hamnas).


Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger