Latest Products

Mendagri Tito: Kolaborasi Kunci Atasi Backlog Perumahan Nasional

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mengatasi backlog perumahan nasional (kesenjangan antara kebutuhan rumah dengan ketersediaan hunian layak) yang masih cukup besar. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi Rancangan Keputusan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tentang Rumah Susun di Aula Kantor BP Tapera, Menara Mandiri 2, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, penyelesaian persoalan perumahan tidak dapat dilakukan oleh satu kementerian saja, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Tapi, ya ini, saya pertama kagum sama Bang Ara (Menteri PKP Maruarar Sirait), karena memang, apa, persis Bang Ara sampaikan tadi, kalau enggak didukung oleh semua, pasti enggak akan berhasil. Kementerian PKP kerja sendiri aja, ini, melihat backlog datanya [yang diberikan] Bu Wini (Kepala BPS), enggak akan bisa diselesaikan … oleh Kementerian PKP sendiri,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keterlibatan seluruh ekosistem menjadi faktor penentu dalam mempercepat penyelesaian persoalan perumahan yang kompleks dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Lebih lanjut, Mendagri menjelaskan bahwa arah kebijakan pemerintah dalam sektor perumahan tidak terlepas dari visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan keadilan sebagai prinsip utama pembangunan, termasuk dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Beliau menginginkan adanya keadilan, ... perumahan itu hal yang mendasar. Kita sudah selalu [mendengar] sandang, pangan, papan gitu. Shelter,” katanya.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan hunian layak menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun demikian, ia mengakui bahwa tantangan yang dihadapi tidak ringan, baik dari sisi jumlah kebutuhan maupun kompleksitas persoalan di lapangan.

“Dan saya sudah sampaikan kepada beliau, Bang, ini tugas enggak main-main. Ini Indonesia negara nomor 4 terbesar di dunia. Dan persoalannya beragam banget. Dan tadi, ada teman yang menyampaikan, permasalahan kita adalah masalah perizinan,” ungkapnya.

Terkait tingginya angka backlog, kendala perizinan masih menjadi salah satu hambatan utama yang perlu diatasi untuk mempercepat pembangunan perumahan. Dalam konteks tersebut, Mendagri menilai kepemimpinan yang mampu membangun kolaborasi menjadi sangat krusial dalam mendorong percepatan penyelesaian masalah.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai kebijakan untuk mempermudah proses pembangunan perumahan, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Makanya kita keluarkan, apa namanya itu, peraturan bersama dengan Menteri PU saat itu, … yaitu untuk menolkan BPHTB dari 5 persen NJOP, dan juga PBG yang dinolkan untuk MBR, dan kemudian dipercepat,” jelasnya.

Terakhir, Mendagri memastikan bahwa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan terus mendukung berbagai langkah percepatan program perumahan melalui kolaborasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.

“Nah, saya sebagai sahabat beliau, dan juga mitra, kolega dalam kabinet, kami tentu semua akan mendukung. Apa pun program beliau yang positif, pasti mendukung,” tandasnya. (Puspen Kemendagri).




Polsek Ngabang Tingkatkan Patroli Jalan Kaki Diseputaran Pasar Ngabang Dan Terminal Dara Itam Cegah 3C Dan Premanisme

Order Detail


Landak.Metro Sumut

Menjelang Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang tinggal beberap hari lagi, Polsek Ngabang melalui Personil Patroli SPKT tingkatkan patroli jalan kaki pada siang hari diseputaran Pasar Ngabang dan Terminal Dara Itam, Selasa (17/03/2026) 

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari S.H., S.I.K melalui Kapolsek Ngabang Akp Zuanda, S.H mengatakan 

"Pelaksanaan Patroli jalan kaki tersebut adalah dalam rangka mencegah gangguan kamtibmas seperti tindak pidana Pencurian dengan kekerasan (Curas), Pencurian dengan pemberatan (Curat) dan Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) serta premanisme." Ungkapnya

Selain patroli, personil SPKT juga sambangi pedagang untuk menyampaikan himbauan dan pesan pesan kamtibmas sebagai tindakan Preeventif, diantaranya mengingkatkan para pengunjung dan para pedagang untuk lebih waspada terhadap barang berharga bawaan seperti dompet, uang, Handphone (HP), perhiasan dan lainnya agar terhindar dari tindak kejahatan pencurian atau copet.

"Kemudian juru parkir sepada motor untuk tidak parkirkan kendaraan melebihi kapasitas tempat parkir sehingga menggunakan bahu jalan yang dapat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas". Ucapnya lagi

Dengan adanya kegiatan patroli rutin ini dapat terjalin kemitraan dan meningkatkan kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk menciptakan kepercayaan masyarakat terhadap Polri bahwasan nya Polri sebagai Pengayom, Pelindung, dan Pelayan Masyarakat serta Polri semakin dicintai masyarakat. (Humas Polsek Ngabang).

Wamendagri Ribka Haluk Tinjau Pelayanan RSUD Yowari, Tekankan Perbaikan Layanan Dan Manajemen

Order Detail

Sentani.Metro Sumut
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk meninjau aktivitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. Dalam kunjungannya, Ribka menemui satu per satu pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Yowari untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan dengan baik.

Sejumlah pasien menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari akses penanganan pertama, pelayanan rawat inap, hingga persoalan BPJS Kesehatan. Ribka juga meninjau langsung kondisi sejumlah peralatan medis serta fasilitas penunjang, seperti toilet di lingkungan rumah sakit. Ia menegaskan pentingnya pembenahan menyeluruh, terutama pada aspek pelayanan dasar kepada masyarakat.

“Saya minta pelayanan kepada pasien harus menjadi prioritas utama. Lima menit setelah pasien masuk, harus sudah ada tindakan. Kita layani manusianya dulu, administrasi bisa menyusul,” tegasnya, Selasa (17/3/2026).

Ia juga menekankan bahwa perbaikan tidak hanya pada pelayanan medis, tetapi juga manajemen rumah sakit secara keseluruhan. Di bidang kesehatan, rumah sakit, menurutnya, menjadi tempat terakhir harapan masyarakat. "Karena itu, kita harus perbaiki manajemen pelayanan dan kualitas layanan secara menyeluruh,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ribka juga menyerahkan sejumlah bantuan berupa kursi untuk para pendamping pasien serta bantal bagi pasien guna meningkatkan kenyamanan selama menjalani perawatan. Selain itu, dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), Ribka turut menyerahkan perlengkapan kebersihan. Perlengkapan tersebut akan digunakan dalam kegiatan kerja bakti di lingkungan RSUD Yowari.

“Kebersihan adalah hal utama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kita harus konsisten melakukan kerja bakti, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga kebersihan dan lingkungan rumah sakit. Terkait hal ini, tanggung jawab tidak hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi juga kepada pihak swasta dan masyarakat. Semua pihak harus terlibat dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

Ribka turut mengapresiasi langkah cepat pihak rumah sakit yang langsung menindaklanjuti kunjungan kerja dengan melakukan kegiatan bersih-bersih, seperti kerja bakti. Langkah ini, menurutnya, perlu terus dijaga.

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk terus mendukung perbaikan RSUD Yowari sebagai rumah sakit rujukan di Papua. Pihaknya akan segera menggelar rapat bersama seluruh pemangku kepentingan guna mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada.

Ribka juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait dukungan tersebut. Ia berharap, dengan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan, kualitas pelayanan di RSUD Yowari dapat terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Kami akan lakukan rapat lengkap untuk melihat semua persoalan dan mencari solusi bersama, karena kami sudah intens berkomunikasi dengan pemerintah pusat untuk membantu daerah,” tutupnya.

Hadir dalam peninjauan tersebut Wakil Gubernur Papua Aryoko Alberto Ferdinand Rumaropen, Sekretaris Daerah Provinsi Papua Lukas Christian Sohilait, Bupati Jayapura Yunus Wonda, Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Albert Yoku, Direktur RSUD Yowari beserta jajaran dokter, manajemen, dan perawat, perwakilan PMI, perwakilan BPJS Papua, Kapolres Jayapura, serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura. (Puspen Kemendagri).


Diduga Skandal Rp123 Miliar, Oknum Bank Mandiri Terseret Kasus Hilangnya Dana Nasabah

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Dugaan skandal perbankan kembali mencuat dan menjadi perhatian publik. Kali ini, kasus hilangnya dana sebesar Rp123 miliar menyeret PT Toba Surimi Industries (TSI) serta melibatkan oknum internal dari Bank Mandiri di wilayah Sumatera Utara.

Kasus ini mencuat setelah ditemukan adanya 54 lembar cek yang dapat dicairkan, meskipun diduga tidak pernah diaktivasi maupun ditandatangani oleh pihak direksi PT TSI. Dana dalam jumlah fantastis tersebut dilaporkan lenyap dalam waktu singkat melalui pola transaksi yang dinilai tidak wajar.

Alih-alih diproses melalui mekanisme transfer biasa, dana justru ditarik secara tunai dalam jumlah besar. Uang tersebut kemudian diduga dialirkan ke sejumlah perusahaan yang tidak memiliki hubungan bisnis dengan PT TSI, di antaranya PT BLN yang menerima sekitar Rp35,2 miliar serta PT MJPS sebesar Rp11,6 miliar dan lainnya hingga mencapai Rp 123 miliar.

Aktivitas mencurigakan juga terdeteksi dalam rentang waktu singkat. Pada 29 hingga 30 September, tercatat belasan transaksi penarikan tunai dengan total hampir Rp38 miliar. Pola ini dinilai tidak lazim dan seharusnya memicu sistem pengawasan internal perbankan.

Dalam praktik perbankan, transaksi bernilai besar—terutama penarikan tunai miliaran rupiah wajib melalui prosedur verifikasi berlapis, seperti pencocokan tanda tangan dan konfirmasi langsung kepada pemilik rekening. Selain itu, sistem anti pencucian uang (AML) seharusnya mampu mendeteksi aktivitas mencurigakan. Namun, dalam kasus ini, prosedur tersebut diduga tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Informasi yang beredar menyebutkan adanya dugaan kerja sama antara pelaku dengan oknum karyawan bank di Medan. Dana yang telah dicairkan kemudian disinyalir disalurkan ke sejumlah entitas, termasuk perusahaan yang diduga fiktif.

Penanganan kasus ini kini berada di tangan Polda Sumatera Utara. Hingga saat ini, penyidik telah menetapkan enam orang sebagai tersangka, dengan empat di antaranya merupakan oknum internal bank.

Meski demikian, publik menilai tidak tertutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain di level yang lebih tinggi. Besarnya nilai kerugian serta pola transaksi yang terstruktur memunculkan dugaan adanya aktor intelektual di balik kasus ini.

Sejumlah pihak pun mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas perkara tersebut hingga ke akar-akarnya, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak dengan jabatan lebih tinggi.

Sementara itu, pihak Bank Mandiri belum memberikan keterangan resmi secara rinci. Legal Bank Mandiri wilayah Sumatera Utara, Andina Tampubolon, saat ditemui awak media menyatakan pihaknya masih melakukan penelusuran internal.

“Saya belum mengetahui persoalannya secara rinci. Nanti akan saya tanyakan ke pimpinan dan akan saya berikan informasi lebih lanjut,” ujarnya singkat.

Di sisi lain, pihak kepolisian, baik Direktur Reserse Kriminal Umum maupun Kabid Humas Polda Sumatera Utara, juga belum memberikan pernyataan resmi hingga berita ini diterbitkan.

Kasus ini menjadi sorotan luas karena dugaan keterlibatan oknum perbankan dalam praktik pencairan dana ilegal dinilai berpotensi merugikan nasabah serta mencederai kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan. Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan bagi sektor perbankan nasional untuk memperketat pengawasan internal dan memastikan sistem keamanan berjalan optimal. (Hamnas).


Ramadhan Berbagi, Pelindo Regional 1 Belawan Salurkan 1.250 Paket Sembako, 1.250 Takjil dan 250 Santunan Anak Yatim

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan menyalurkan 1.250 paket sembako, 1.250 paket takjil, serta 250 paket santunan bagi anak yatim kepada masyarakat di sekitar wilayah Pelabuhan Belawan dalam rangka kegiatan berbagi pada bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat di lingkungan sekitar pelabuhan sekaligus menjadi momentum berbagi pada bulan Ramadhan.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, mengatakan kegiatan Ramadhan berbagi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

“Ramadhan menjadi momentum bagi Pelindo untuk berbagi dengan masyarakat sekitar pelabuhan, termasuk anak-anak yatim, sehingga kebersamaan di bulan suci ini dapat dirasakan bersama,” ujar Yusrizal.

Penyaluran bantuan dilakukan kepada masyarakat di beberapa kawasan sekitar Pelabuhan Belawan serta kepada anak-anak yatim yang berada di wilayah Belawan.

Kegiatan berbagi tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Pelindo dan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan. (Hamnas).


Kasatgas PRR Minta Pemda Segera Rampungkan Pendataan Warga Yang Akan Tempati Huntap

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Tito Karnavian meminta pemerintah daerah segera mempercepat pendataan warga yang akan menempati hunian tetap (huntap) bagi korban bencana.

Hal tersebut disampaikan Tito saat menghadiri kegiatan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak bencana di Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026). Tito mengatakan percepatan pendataan penting agar pemerintah pusat dapat segera memulai pembangunan rumah permanen bagi masyarakat terdampak.

“Semua kepala daerah menyampaikan hal yang sama, minta huntap cepat dibangun. Tapi datanya harus jelas dulu,” kata Tito.

Menurutnya, kepala daerah perlu membentuk tim atau satuan tugas khusus untuk mendata pilihan warga, apakah memilih skema insitu atau komunal dalam pembangunan huntap.

Ia menjelaskan skema insitu berarti rumah dibangun kembali di lokasi atau lahan milik warga sendiri. Dalam skema ini, warga dapat memilih rumahnya dibangun oleh pemerintah atau membangunnya sendiri dengan bantuan dana sekitar Rp60 juta.

“Ditanya kepada warga, Anda mau tinggal di insitu dibangunkan oleh BNPB atau mau bangun sendiri dengan indeks Rp60 juta. Tapi tanahnya harus tanah milik sendiri,” ujarnya.

Sementara skema komunal berarti warga akan ditempatkan di kawasan hunian baru yang dibangun bersama dalam satu kompleks yang disiapkan pemerintah.

Untuk skema ini, pemerintah daerah diminta menyiapkan lahan yang dapat digunakan sebagai lokasi pembangunan, baik dari tanah milik pemerintah daerah, pemerintah pusat, badan usaha milik negara, maupun melalui pembelian lahan masyarakat dengan harga yang layak.

“Kalau tidak ada tanah pemerintah, bisa juga membeli tanah milik masyarakat dengan harga yang wajar,” ujarnya.

Tito menegaskan pilihan warga tersebut harus didata secara jelas melalui formulir dan disertai pernyataan agar pemerintah pusat dapat menentukan pola pembangunan hunian tetap.

“Makin cepat data siapa yang mau insitu dan siapa yang memilih kompleks, makin mudah bagi kami untuk mengoordinasikan pembangunan huntap,” katanya.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah agar aktif melakukan pendataan di lapangan dan tidak hanya menunggu bantuan dari pemerintah pusat.

“Kalau datanya tidak ada, apa yang mau dibangun. Masyarakat sudah ribut minta dibuatkan huntap tapi pemerintahan daerahnya tidak jalan,” ujarnya.

Menurut Tito, pembangunan hunian tetap menjadi langkah penting dalam pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana setelah sebelumnya para pengungsi ditempatkan di hunian sementara atau menerima bantuan sewa rumah. (Van).




Pelindo Regional 1 Santuni Anak Yatim Di Wilayah Operasional

Order Detail

Medan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 memberikan santunan kepada 2.100 anak yatim yang berada di wilayah operasional perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Selasa (17/03/2026).

Kegiatan santunan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Regional 1 yang secara konsisten dilaksanakan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

Santunan diberikan kepada anak yatim yang berada di berbagai daerah dalam wilayah kerja Pelindo Regional 1 yang meliputi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau Daratan, dan Aceh. Melalui kegiatan ini, perusahaan berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus memberikan semangat dan perhatian kepada mereka.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono menyatakan, kegiatan santunan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan dukungan dan perhatian.

“Pelindo Regional 1 berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Santunan kepada 2.100 anak yatim ini merupakan bentuk kepedulian kami agar mereka dapat merasakan kebahagiaan serta mendapatkan dukungan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan santunan ini, Pelindo Regional 1 berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan di wilayah operasional perusahaan. (Hamnas).


Pelindo Regional 1 Bagikan Takjil Gratis Kepada Masyarakat Di Sekitar Pelabuhan

Order Detail

Medan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 membagikan sebanyak 8.500 paket takjil gratis kepada masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kegiatan pembagian takjil gratis ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial Pelindo Regional 1 yang rutin dilaksanakan selama bulan suci Ramadan. Ribuan paket takjil tersebut dibagikan kepada masyarakat, pekerja pelabuhan, pengemudi truk, serta pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan pelabuhan.

Program berbagi takjil ini dilaksanakan di berbagai wilayah operasional Pelindo Regional 1 yang meliputi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau Daratan, dan Aceh. Takjil yang dibagikan diharapkan dapat membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan atau masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, menyatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

“Melalui kegiatan berbagi 8.500 paket takjil ini, Pelindo Regional 1 ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta mempererat hubungan antara Pelindo dan masyarakat di sekitar pelabuhan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di lingkungan sekitar pelabuhan.

Pelindo Regional 1 berharap kegiatan berbagi takjil ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial selama bulan Ramadan di seluruh wilayah operasional perusahaan. (Hamnas).

Kapolres Pelabuhan Belawan Tinjau Pos PAM Ops Ketupat Toba Di Marelan, Pastikan Kesiapan Pengamanan Lebaran

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pelabuhan Belawan Ny. Heni Rosef Efendi, melakukan kunjungan ke Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026 yang berada di wilayah Marelan pada Senin sore, 16 Maret 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengecekan langsung terhadap kesiapan pos pengamanan dalam menghadapi arus mudik dan rangkaian kegiatan masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Dedy Dharma, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pelabuhan Belawan, Kapolsek Medan Labuhan, serta pengurus Bhayangkari Cabang Pelabuhan Belawan.

Di sela-sela kegiatan, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, baik dari segi personel maupun sarana dan prasarana yang digunakan dalam pelaksanaan tugas pengamanan.

“Kunjungan ini kami lakukan untuk mengecek secara langsung kesiapan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2026, baik dari segi personel yang bertugas maupun kesiapan sarana dan prasarana yang digunakan untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Kapolres.

Selain melakukan pengecekan, Kapolres juga memberikan dukungan dan motivasi kepada para personel yang bertugas agar tetap semangat dalam menjalankan tugas pengamanan selama operasi berlangsung.

“Kami juga ingin memberikan dukungan moril kepada anggota yang ditugaskan di Pos Pengamanan agar tetap semangat dalam melaksanakan tugas memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama masa libur Lebaran,” tambahnya.

Dengan adanya pengecekan langsung tersebut, diharapkan seluruh personel yang bertugas di Pos Pengamanan dapat menjalankan tugas dengan optimal sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Toba 2026 tetap aman, lancar, dan kondusif. (Hamnas).



13.084 Penumpang Telah Dilayani Di Terminal Bandar Deli Belawan Hingga H-6 Lebaran Tahun 2026

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan mencatat jumlah penumpang di Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan hingga H-6 Lebaran 2026 telah mencapai 13.084 orang.

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring dengan jadwal keberangkatan kapal yang masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Pelindo Regional 1 Belawan mencatat terdapat tambahan kapal penumpang pada 16 Maret 2026 yang sebelumnya tidak tercantum dalam jadwal awal, sehingga diperkirakan akan menambah jumlah pergerakan penumpang di Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan. Selain itu, masih terdapat jadwal kapal penumpang pada 17, 18, dan 20 Maret 2026 yang diperkirakan turut meningkatkan arus penumpang menjelang Lebaran.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menyampaikan bahwa Pelindo terus memastikan kesiapan fasilitas dan layanan terminal penumpang guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

“Kami terus memantau perkembangan arus penumpang dan memastikan seluruh layanan di Terminal Penumpang Bandar Deli berjalan dengan baik agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Pelindo Regional 1 Belawan juga terus berkoordinasi dengan KSOP Utama Belawan, operator kapal, serta instansi terkait guna memastikan pelayanan penumpang selama periode angkutan Lebaran berjalan lancar dan tertib. (Hamnas).


Ramadhan Berbagi, Pelindo Regional 1 Belawan Salurkan 1.250 Paket Sembako, 1.250 Takjil dan 250 Santunan Anak Yatim

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan menyalurkan 1.250 paket sembako, 1.250 paket takjil, serta 250 paket santunan bagi anak yatim kepada masyarakat di sekitar wilayah Pelabuhan Belawan dalam rangka kegiatan berbagi pada bulan suci Ramadhan.


Kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat di lingkungan sekitar pelabuhan sekaligus menjadi momentum berbagi pada bulan Ramadhan.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, mengatakan kegiatan Ramadhan berbagi ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan.

“Ramadhan menjadi momentum bagi Pelindo untuk berbagi dengan masyarakat sekitar pelabuhan, termasuk anak-anak yatim, sehingga kebersamaan di bulan suci ini dapat dirasakan bersama,” ujar Yusrizal.

Penyaluran bantuan dilakukan kepada masyarakat di beberapa kawasan sekitar Pelabuhan Belawan serta kepada anak-anak yatim yang berada di wilayah Belawan.

Kegiatan berbagi tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Pelindo dan masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan. (Hamnas).






Kapolres Belawan Ajak Warga Manfaatkan Call Center 110 Saat Libur Lebaran 2026

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., menghimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 secara maksimal selama masa libur Lebaran 2026. Himbauan tersebut disampaikan Kapolres pada Senin pagi, 16 Maret 2026.

Kapolres menjelaskan bahwa layanan Call Center 110 merupakan sarana pelayanan kepolisian yang telah terintegrasi untuk memberikan respon cepat kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian.

“Call Center 110 Polri telah terkoneksi dengan baik untuk memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi, terutama selama masa libur Lebaran,” ujar AKBP Rosef Efendi.

Ia menambahkan bahwa masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik maupun yang berada di rumah dapat segera menghubungi layanan tersebut apabila membutuhkan bantuan dari pihak kepolisian.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian saat perjalanan mudik, mengalami gangguan kamtibmas seperti tawuran, menjadi korban atau melihat kejahatan jalanan, maupun merasa curiga ada yang membobol rumah yang ditinggalkan mudik, warga dapat segera menghubungi Call Center 110 Polri,” jelasnya.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas kepolisian dan tentunya tidak hanya dalam libur Lebaran tapi seterusnya.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 ini dengan baik sehingga setiap laporan dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas. Dengan kerja sama antara masyarakat dan kepolisian, diharapkan situasi kamtibmas selama libur Lebaran 2026 tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya. (Hamnas).


Pelindo Multi Terminal Dukung Mudik Aman Dan Selamat Melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H / 2026 M, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo kembali menggelar Program Mudik Gratis Bersama Pelindo Group tahun 2026 melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program bertajuk Mudik Aman Berbagi Harapan ini menjadi wujud kepedulian BUMN bersama Danantara Indonesia dan Pelindo dalam membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan selamat menuju kampung halaman.

Sebagai bagian dari Pelindo Group, PT Pelindo Multi Terminal (SPMT), subholding yang bergerak di bidang operasional terminal nonpetikemas, turut berperan dalam pelaksanaan program mudik gratis di wilayah Sumatera dengan total sekitar 160 pemudik untuk perjalanan pulang dan pergi dari Medan menuju sejumlah kota tujuan. Melalui program ini, Pelindo Multi Terminal berharap dapat membantu masyarakat merasakan kebahagiaan merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman dengan perjalanan yang aman dan tertib.

Pendaftaran program Mudik Gratis BUMN 2026 telah dibuka secara daring sejak 24 Februari 2026 dengan berbagai rute perjalanan. Untuk keberangkatan dari Medan, Pelindo Multi Terminal menyediakan tiga rute utama dengan moda transportasi bus, yaitu Medan – Banda Aceh – Medan sebanyak 1 bus, Medan – Pekanbaru – Medan sebanyak 2 bus, serta Medan – Padang – Medan sebanyak 2 bus. Kegiatan flag off keberangkatan dilakukan serentak dari Gedung Pelindo, Jalan Krakatau Ujung, Medan pada 16 Maret 2026, sedangkan arus balik menuju Medan dijadwalkan pada 27 Maret 2026.

Direktur SDM Pelindo Multi Terminal, Edi Priyanto, menjelaskan bahwa program mudik gratis BUMN ini menargetkan lebih dari 100.000 pemudik di seluruh Indonesia, sekaligus mendukung kebijakan pemerintah untuk menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan zero accident.

“Program ini tidak hanya membantu masyarakat kembali ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga, tetapi juga bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan perjalanan selama periode mudik. Kami berharap para pemudik dapat tiba di tujuan dengan selamat dan sehat, serta dapat menyampaikan salam hangat kami kepada keluarga di kampung halaman,” ujar Edi dalam acara Flag Off program mudik gratis di Medan, Senin (16/3).

Ia menambahkan bahwa seluruh kendaraan yang digunakan dalam program ini telah dipersiapkan dengan baik untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan. Selain itu, para pengemudi dan kru bus telah menjalani tes urin guna memastikan mereka dalam kondisi prima sebelum mengemudi serta Balai K3 Medan juga membekali para kru dengan tas kesehatan sebagai perlengkapan pertolongan pertama selama perjalanan.

“Kami memastikan kendaraan dalam kondisi siap jalan, para pengemudi dalam kondisi fit, dan perjalanan berlangsung dengan tertib. Kami juga mengimbau para penumpang untuk menjaga ketertiban selama perjalanan agar mudik tahun ini benar-benar menjadi mudik yang aman dan selamat,” tambah Edi.

Untuk memberikan kenyamanan selama perjalanan, Pelindo Multi Terminal tidak hanya menyediakan fasilitas transportasi gratis, tetapi juga menyiapkan paket takjil bagi para pemudik sebagai bekal berbuka puasa di perjalanan.

Dalam program ini, Pelindo Group tidak hanya memfasilitasi keberangkatan pemudik menuju kampung halaman, namun juga menyediakan transportasi arus balik untuk kepulangan kembali ke kota Medan.

Salah seorang peserta mudik gratis tujuan Padang, Muhibban, mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini. Ia mengatakan program ini memudahkannya untuk pulang ke kampung halaman dan merayakan Idulfitri bersama keluarga.

“Saya sangat bersyukur bisa ikut program mudik gratis ini. Sangat membantu karena biaya transportasi sekarang cukup mahal. Dengan adanya program ini saya bisa pulang ke Padang untuk merayakan Lebaran bersama keluarga,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen sosial perusahaan, Pelindo Multi Terminal berharap program Mudik Gratis 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera. Melalui program ini, diharapkan para pemudik dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga di kampung halaman, sekaligus merasakan perjalanan mudik yang aman, selamat, dan nyaman bersama Pelindo. (Hamnas).




Sekjen Kemendagri Tegaskan Komitmen Kawal Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Idul Fitri 2026

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat hingga menjelang Idulfitri 2026. Ia optimistis tingkat inflasi pada momentum Lebaran tahun ini dapat lebih terkendali dibandingkan periode yang sama pada 2025.

“Kita akan memasuki masa libur hingga besok, namun pemantauan harga tetap dilakukan. Dengan begitu, kita dapat memastikan bahwa meskipun sudah memasuki hari-hari terakhir, harga kebutuhan pokok tetap terjaga dengan baik,” ujar Tomsi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah (Pemda) dalam Program Tiga Juta Rumah serta sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal yang digelar di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menanggapi dinamika harga di sejumlah daerah, Tomsi secara khusus meminta Pemda menerapkan pendekatan perbandingan harga dengan wilayah sekitar. Hal ini dilakukan menyusul ditemukannya anomali harga komoditas di beberapa daerah yang mengalami kenaikan signifikan, sementara wilayah tetangganya relatif stabil atau hanya mengalami sedikit kenaikan.

“Jika daerah tetangga tidak mengalami kenaikan atau hanya sedikit naik, tetapi di satu wilayah harganya melonjak tinggi, maka Pemda harus segera turun langsung ke pasar untuk melakukan pengecekan,” tegasnya.

Selain pengendalian harga di tingkat pasar, Tomsi juga menekankan pentingnya pengelolaan logistik yang efektif. Ia meminta seluruh pemangku kepentingan, baik kementerian/lembaga maupun Pemda, menyampaikan laporan kendala distribusi pangan secara rinci dan spesifik sesuai titik permasalahan yang terjadi, bukan hanya laporan umum.

“Jika ada kendala, mohon dijelaskan secara detail. Misalnya terkait kontainer di pelabuhan tertentu, sebutkan pelabuhannya agar dapat segera kami tindak lanjuti bersama Dirjen Perhubungan Laut untuk mendapatkan prioritas penanganan,” jelasnya.

Sebagai informasi, rakor ini melibatkan sinergi lintas instansi, baik yang hadir secara langsung maupun virtual. Hadir secara langsung Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Imran serta Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Popy Rufaidah. Kemudian hadir secara virtual dari sejumlah kementerian dan lembaga lainnya. (Puspen Kemendagri).




Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger