Latest Products

Rutan Kelas I Medan Gelar Rapat Persiapan Sambut Hari Raya Idul Fitri 2026

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Dalam rangka memastikan kesiapan pelayanan serta keamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan menggelar rapat persiapan yang dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, bersama para pejabat struktural dan staf, di lingkungan Rutan Kelas I Medan. Rabu (11/3/2026).

Rapat ini dilaksanakan sebagai langkah koordinasi guna mempersiapkan berbagai hal terkait pelaksanaan pelayanan selama momentum Idul Fitri, mulai dari pengaturan kunjungan keluarga warga binaan, penguatan pengamanan, hingga kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dan warga binaan.

Dalam arahannya, Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, menegaskan pentingnya sinergi seluruh jajaran dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Momentum Idul Fitri biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas pelayanan, khususnya kunjungan keluarga warga binaan. Oleh karena itu, seluruh jajaran harus mempersiapkan diri dengan baik, mulai dari aspek keamanan, ketertiban, hingga pelayanan yang humanis kepada masyarakat,” ujar Andi Surya.

Selain itu, rapat juga membahas pembagian tugas petugas selama masa libur Idul Fitri, penjadwalan piket, serta langkah-langkah antisipasi guna menjaga situasi tetap kondusif di dalam Rutan.

Melalui rapat ini, diharapkan seluruh jajaran Rutan Kelas I Medan dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, sehingga pelaksanaan pelayanan dan pengamanan selama Hari Raya Idul Fitri 2026 dapat berjalan optimal serta memberikan kenyamanan bagi warga binaan maupun masyarakat yang datang berkunjung. (Hamnas).



Penyaluran Bansos Di Wilayah Pascabencana Akan Dongkrak Daya Beli Masyarakat

Order Detail

Aceh Timur.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menilai rangkaian penyaluran bantuan sosial (bansos) pascabencana di wilayah Sumatera akan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Salah satu manfaat tersebut yakni meningkatkan daya beli masyarakat.

“Masyarakat dikasih uang agar mereka bisa belanja. Kalau ada belanja, maka pasti akan ada pedagang. Ada demand, permintaan, pasti akan ada supply, sehingga supply bisa masuk, perdagangan bisa jalan, pasar bisa jalan,” ujar Kasatgas Tito pada Penyerahan Bantuan Pemerintah untuk Penanganan Korban Bencana Alam di Wilayah Sumatera di Pendopo Bupati Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026).

Pada kesempatan itu, Kasatgas Tito memberikan  apresiasi kepada Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf yang telah menyalurkan bantuan secara simbolis di Aceh Timur melalui PT Pos Indonesia. Tito menjelaskan, bencana alam yang melanda wilayah Sumatera, termasuk Aceh Timur, telah berdampak besar bagi perekonomian daerah. Penyaluran bansos oleh pemerintah selain dapat dimanfaatkan masyarakat, juga bakal menggerakkan roda perekonomian.

“Dan ini sama. Semua daerah lain diharapkan demikian. Itulah gunanya bantuan-bantuan seperti ini,” imbuh Tito.

Ia memastikan, penyaluran bantuan tersebut bukanlah yang terakhir. Jika ke depan masih ditemukan masyarakat yang membutuhkan dan datanya dapat dipertanggungjawabkan, pemerintah akan menambah bantuan tersebut.

Di sisi lain, Tito menjelaskan bahwa karakteristik bencana alam yang melanda wilayah Sumatera sangat berbeda dengan bencana alam lainnya di Indonesia. Pasalnya, bencana tersebut terjadi di 52 daerah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh dengan kondisi yang tidak merata. Hal tersebut berdampak pada proses pendataan yang tidak mudah. Menyikapi hal itu, Satgas PRR melakukan pendataan secara bergelombang.

“Kita kalau nunggu selesai data semua baru kemudian dibagikan, atau dibuatkan huntara … nanti akan lama [proses pemulihannya],” tambahnya.

Tito menambahkan, mengacu pada kondisi data tersebut, Satgas PRR mengklasifikasikan jenis kerusakan rumah menjadi rusak ringan, rusak sedang, hingga rusak berat/hilang. Bagi masyarakat yang mengalami kerusakan rumah tersebut diberikan bantuan stimulan berdasarkan data yang diajukan dan diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

“Yang perlu bantuan stimulan ekonomi, yang perlu bantuan perabotan, uang lauk pauk secepatnya kirim aja dulu. Setelah diverifikasi BPS, kemudian baru kita serahkan kepada BNPB kalau untuk rumah. Dan untuk bantuan orang kepada Menteri Sosial,” tandasnya. (Satgas PRR).



Pelindo Regional 1 Salurkan Paket Sembako Kepada Masyarakat Di Wilayah Operasional

Order Detail

Medan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 1 menyalurkan sebanyak 5.815 paket sembako kepada masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional pelabuhan sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat di lingkungan sekitar. Senin (16/03).

Program penyaluran bantuan sembako ini merupakan bagian dari komitmen Pelindo Regional 1 dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Ribuan paket sembako tersebut disalurkan kepada masyarakat yang berada di wilayah kerja Pelindo Regional 1 yang meliputi Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau Daratan, dan Aceh.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan di sekitar kawasan pelabuhan.

Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono menyatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan aktivitas pelabuhan.

“Pelindo Regional 1 berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui penyaluran sebanyak 5.815 paket sembako ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat serta mempererat hubungan baik antara Pelindo dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program sosial tersebut merupakan salah satu upaya perusahaan untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar pelabuhan sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pelindo Regional 1 berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sinergi antara perusahaan dan masyarakat di seluruh wilayah operasional Regional 1. (Hamnas).

13.084 Penumpang Telah Dilayani Di Terminal Bandar Deli Belawan Hingga H-6 Lebaran Tahun 2026

Order Detail

Belawan.Metro Sumut
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan mencatat jumlah penumpang di Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan hingga H-6 Lebaran 2026 telah mencapai 13.084 orang. Minggu (15/03/2026).

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring dengan jadwal keberangkatan kapal yang masih berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Pelindo Regional 1 Belawan mencatat terdapat tambahan kapal penumpang pada 16 Maret 2026 yang sebelumnya tidak tercantum dalam jadwal awal, sehingga diperkirakan akan menambah jumlah pergerakan penumpang di Terminal Penumpang Bandar Deli Belawan. Selain itu, masih terdapat jadwal kapal penumpang pada 17, 18, dan 20 Maret 2026 yang diperkirakan turut meningkatkan arus penumpang menjelang Lebaran.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menyampaikan bahwa Pelindo terus memastikan kesiapan fasilitas dan layanan terminal penumpang guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.

“Kami terus memantau perkembangan arus penumpang dan memastikan seluruh layanan di Terminal Penumpang Bandar Deli berjalan dengan baik agar masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Pelindo Regional 1 Belawan juga terus berkoordinasi dengan KSOP Utama Belawan, operator kapal, serta instansi terkait guna memastikan pelayanan penumpang selama periode angkutan Lebaran berjalan lancar dan tertib. (Hamnas).

Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar Untuk Korban Bencana Di Sumatera

Order Detail

Aceh Timur.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menyerahkan bantuan sosial (bansos) bagi korban bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Seremoni penyerahan bantuan berlangsung secara hybrid dari Pendopo Bupati Aceh Timur, Aceh, Senin (16/3/2026).

Total bantuan yang diserahkan mencapai Rp100.975.850.000. Bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana. Penyalurannya dilakukan melalui PT Pos Indonesia.

Rincian bansos tersebut meliputi Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) bagi 7.643 kepala keluarga (KK) senilai Rp38.215.000.000. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan jaminan hidup (jadup) bagi 28.831 jiwa sebesar Rp38.921.850.000 untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama tiga bulan.

Tidak hanya itu, pemerintah juga memberikan bantuan isi hunian atau perabot rumah tangga bagi 7.643 KK dengan total nilai Rp22.929.000.000. Pemerintah turut menyerahkan santunan kepada ahli waris bagi 60 jiwa dengan nilai Rp900.000.000, serta santunan bagi korban luka berat untuk dua jiwa dengan total Rp10.000.000. Selain Kemensos, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga menyerahkan 2.000 paket peralatan rumah tangga kepada masyarakat Kabupaten Aceh Timur.

Tito berharap, selain membantu penanganan pascabencana, bantuan tersebut dapat memulihkan perekonomian masyarakat terdampak. Terlebih, pascabencana pertumbuhan ekonomi seperti di Provinsi Aceh masih belum sepenuhnya pulih. Karena itu, diperlukan berbagai upaya pemulihan, termasuk melalui penyaluran bansos.

Ia mengatakan, pemerintah telah memberikan berbagai bantuan untuk mempercepat pemulihan. Hal ini seperti bantuan untuk masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat. Pemerintah juga menambah dana Transfer ke Daerah (TKD) ke seluruh daerah di tiga provinsi terdampak dengan total Rp10,6 triliun.

Tito menegaskan, pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya pemulihan terhadap daerah terdampak. “Sambil kita melakukan perbaikan-perbaikan, usaha-usaha yang lainnya, semua bidang,” ujarnya.

Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf berharap penerima manfaat dapat menggunakan bantuan tersebut sesuai dengan peruntukannya. Bantuan ini diberikan berdasarkan data yang dilaporkan oleh pemerintah daerah (Pemda).

“Tentu datanya dinamis akan bertambah terus … Kementerian Sosial secara bertahap akan menyalurkan data-data yang sudah terverifikasi. Sesuai arahan Pak Mendagri makin cepat makin baik,” jelasnya.

Turut hadir langsung dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Timur, serta pejabat terkait lainnya. Hadir pula secara daring perwakilan dari Provinsi Sumut dan Sumbar. (Satgas PRR) 

Ramadhan Fest PT Prima Indonesia Logistik : Perkuat Silaturahim Dan Capai Keberkahan Di Bulan Ramadhan

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Penghujung bulan suci Ramadan 1447 H, PT Prima Indonesia Logistik menggelar acara bertajuk "Ramadan Fest: Perkuat Silaturahim dan Capai Keberkahan di Bulan Ramadhan". Acara yang berlangsung meriah ini dipusatkan di area lapangan parkir kantor pusat PT Prima Indonesia Logistik pada Jumat sore hingga selesai. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk mempererat hubungan antar-karyawan serta pemangku kepentingan (stakeholders). Jajaran Direksi dan Menejemen serta lebih dari 100 karyawan dari berbagai divisi, buruh dan para peserta magang hadir memenuhi lokasi, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental di tengah rutinitas operasional logistik yang padat.


Tidak hanya dihadiri oleh internal perusahaan, Ramadan Fest kali ini juga turut mengundang sejumlah mitra media sebagai bentuk transparansi dan apresiasi atas dukungan publikasi selama ini. Kehadiran rekan media diharapkan dapat memotret sisi humanis perusahaan dalam mengembang bisnis logistik yang telah berjalan.

"Ramadan Fest bukan sekadar acara buka puasa bersama. Ini adalah wadah bagi kita semua untuk sejenak melepas penat, saling bertegur sapa, dan menyatukan energi demi mencapai keberkahan, baik secara personal maupun profesional," ujar Ichwal selaku Plt. Direktur Utama PT Prima Indonesia Logistik dalam sambutannya.

Adapaun rangkauan acara diisi dengan berbagai kegiatan menarik, di antaranya:
* Pembukaan dari MC
* Kata Sambutan dari Ichwal Fauzi selaku Plt. Direktur Utama PT Prima Indonesia Logistik
* Pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an
* Pembacaan Tilawah
* Tausiyah Singkat dari Ustadz yang bertajuk siraman rohani mengenai pentingnya integritas dan etika kerja dalam pandangan spiritual.
* Ramadhan Bazar
* Buka Puasa Bersama
* dan yang terakhir Sesi Foto Bersama

Melalui Ramadan Fest ini, PT Prima Indonesia Logistik berharap semangat kebersamaan yang terbangun dapat menjadi bahan bakar tambahan bagi seluruh karyawan untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi industri logistik Indonesia pasca-Ramadan nanti. Serta juga berkomitmen untuk terus menjaga ritme kerja yang positif. Harapannya, semangat kebersamaan yang terjalin di lapangan parkir hari ini dapat bertransformasi menjadi energi pendorong bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan logistik global di sisa kuartal tahun 2026.

Sebelum diadakannya acara tersebut, PT Prima Indonesia Logistik juga sudah menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2026 lainnya seperti, penyaluran sembako bagi seluruh buruh dan PKWT, bagi-bagi takjil buka puasa gratis, penyantunan anak yatim piatu dan yang terakhir acara Ramadhan Fest.

"Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar. Seluruh Program TJSL 2026 PT Prima Indonesia Logistik juga sudah terlaksana dengan baik. Semoga kita selalu sehat dan bertemu lagi di acara pada bulan Ramadhan di tahun berikutnya", ujar Muhammad Rachwi Ritonga selaku Staf SDM & Umum PT Prima Indonesia Logistik

Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang mempererat hubungan antara manajemen, karyawan, dan rekan media. PT Prima Indonesia Logistik berharap sinergi yang telah terpupuk di lapangan parkir hari ini dapat terus terjaga, membawa keberkahan bagi perusahaan serta dampak positif bagi ekosistem logistik nasional. (Awi).

Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian:"Justice Begins at Home", Penguatan Keluarga Kunci Akses Keadilan Bagi Perempuan Dan Anak

Order Detail

New York.Metro Sumut
Ketua Umum (Ketum) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian menegaskan penguatan keluarga merupakan kunci akses keadilan bagi perempuan dan anak. Ia memaparkan pengalaman Indonesia dalam memperkuat akses keadilan bagi perempuan melalui pendekatan pemberdayaan keluarga dan komunitas.

Hal itu disampaikan Tri pada side event Commission on the Status of Women ke-70 (CSW70) di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Kamis (12/3/2026).

Dalam forum internasional tersebut, Tri menegaskan, gerakan PKK yang telah hadir lebih dari lima dekade memainkan peran penting sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat pelindungan perempuan dan anak di tingkat akar rumput.

“Gerakan PKK merupakan gerakan nasional yang didukung oleh lebih dari enam juta kader masyarakat yang bekerja hingga tingkat keluarga melalui lebih dari dua juta kelompok Dasawisma. Jaringan ini memungkinkan keterlibatan langsung dengan keluarga di tingkat komunitas,” ujar Tri.

Tri menjelaskan, meskipun PKK tidak dimandatkan sebagai organisasi perempuan, mayoritas pengurus dan kadernya adalah perempuan yang berperan sebagai agen perubahan di masyarakat. Secara kelembagaan, TP PKK juga terintegrasi dalam kerangka pemerintahan daerah dan dikoordinasikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes). Hal ini memastikan sinergi program pemberdayaan keluarga dari tingkat nasional hingga desa.

Tri menyampaikan bahwa kontribusi PKK dalam memperkuat akses keadilan bagi perempuan dilakukan melalui tiga pendekatan utama. Pertama, memperkuat literasi hukum dalam keluarga melalui berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat seperti pertemuan warga, kegiatan pengasuhan anak, dan kunjungan rumah. Melalui kegiatan ini, keluarga didorong untuk memahami hak dan kewajiban dalam kehidupan keluarga, mengenali kekerasan sebagai pelanggaran hak, serta memahami pentingnya identitas hukum dan pencatatan sipil.

Kedua, lanjut Tri, yaitu mendorong pencegahan dini terhadap potensi konflik atau kekerasan dalam keluarga. Karena kader PKK berasal dari komunitas yang sama dengan masyarakat yang dilayani, mereka mampu mengenali lebih awal berbagai kerentanan sosial sehingga berbagai persoalan dapat ditangani sebelum berkembang menjadi kekerasan.

Ketiga, memperkuat akses masyarakat terhadap mekanisme pelindungan dan sistem keadilan formal. Kader PKK membantu menghubungkan perempuan dan keluarga dengan berbagai layanan yang tersedia, seperti layanan sosial, fasilitas kesehatan, bantuan hukum, serta unit pelindungan perempuan dan anak.

Tri menegaskan bahwa pendekatan berbasis keluarga dan komunitas menjadi salah satu kunci dalam memperkuat akses keadilan bagi perempuan. “Keadilan harus hadir tidak hanya di ruang sidang, tetapi juga di rumah-rumah, komunitas, dan kehidupan keluarga sehari-hari,” jelas Tri.

Sebagai informasi, side event tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi Indonesia dalam mendorong penguatan akses keadilan bagi perempuan dan anak perempuan melalui pendekatan berbasis keluarga dan komunitas.

Forum tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan CSW70 yang berlangsung pada tanggal 9–19 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh delegasi dari berbagai negara anggota PBB, organisasi internasional, serta masyarakat sipil untuk memperkuat komitmen global terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai negara dan dimoderatori oleh Themba Mahleka, Associate Director Pathfinders for Peaceful, Just and Inclusive Societies. Panelis yang hadir antara lain Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian; Secretary General Family Affairs Council Kerajaan Arab Saudi Maimoonah K. Al Khalil; Deputy Secretary (Family and Society) Ministry of Social and Family Development Singapura Ong Ai Hua; serta National Director Integrated Bar of the Philippines Committee on Gender and Development Judge Marivic A. Trabajo-Daray (Ret.).

(Puspen Kemendagri).



Ini Cara Satgas PRR Bikin Faskes Di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera Pulih Dengan Cepat

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Bencana hidrometeorologi yang menimpa wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akhir tahun lalu ikut berdampak pada fasilitas kesehatan di tiga provinsi tersebut. 

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mencatat ada 3.476 fasilitas kesehatan yang terdampak bencana. Jumlah itu terdiri dari 87 Rumah Sakit Pemerintah, 867 Puskesmas, dan 2.522 Puskesmas Pembantu (Pustu). Namun, gerak cepat Satgas PRR membuat seluruh RS Pemerintah dan Puskesmas kini telah beroperasi secara penuh, tinggal 21 Pustu yang kini masih dalam tahap pembersihan dan renovasi.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi gerak cepat Kementerian Kesehatan dalam memastikan fasilitas kesehatan pulih dengan cepat, sehingga ikut menunjang proses pemulihan pascabencana di wilayah terdampak.

"Saya melihat fasilitas kesehatan, khususnya RSUD, semuanya berjalan paling cepat dibandingkan sektor yang lain. Pak Menkes turun langsung ke lapangan, mengirim banyak relawan bahkan sampai ke daerah pegunungan," kata Tito saat peresmian penyaluran bantuan ambulans dan alat kesehatan untuk wilayah bencana di Kementerian Kesehatan, Kamis (12/3/2026)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, pihaknya mengupayakan seluruh fasilitas kesehatan terdampak segera beroperasi di momen awal pascapemulihan bencana. Hal itu untuk memastikan, warga terdampak bisa segera mengakses layanan kesehatan. Kemenkes juga bergerak cepat dengan menurunkan relawan kesehatan yang tergabung dalam Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK) yang diturunkan secara bergelombang di lokasi bencana. 

"Dalam waktu dua minggu, sebagian besar rumah sakit sudah kembali beroperasi. Untuk puskesmas, hampir seluruhnya berfungsi kembali dalam waktu empat minggu. Jadi, dalam waktu sekitar satu bulan, layanan kesehatan dasar pada dasarnya sudah berjalan normal," kata Budi.

Satgas PRR juga bergerak cepat memberikan bantuan bagi sekitar 3.000 tenaga kesehatan (nakes) yang rumahnya rusak akibat bencana banjir di tiga provinsi terdampak. Saat ini, sekitar 1.000 tenaga medis dan tenaga kesehatan telah mendapatkan persetujuan pencairan dana perbaikan rumah dari pemerintah.

"Setelah fasilitas medis beres, perhatian utama kita adalah para pegawainya. Data kami menunjukkan lebih dari 3.000 nakes yang rumahnya rusak. Bagaimana mereka dokter, perawat, maupun bidan bisa bekerja optimal melayani masyarakat jika mereka sendiri masih harus memikirkan rumahnya yang rusak," ujar Budi.

Untuk perbaikan rumah, Satgas PRR melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana menyalurkan bantuan sebesar Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp60 juta untuk rumah rusak berat atau hilang dengan opsi pembangunan kembali rumah oleh Kementerian Perumahan.

Selain perbaikan rumah, nakes terdampak juga berhak mendapatkan bantuan perorangan dari Kementerian Sosial. Bantuan tersebut mencakup uang lauk-pauk sebesar Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan, bantuan perabotan Rp3 juta, dan bantuan stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta.(Van).



Gotong Royong Wujudkan Hunian Layak Untuk Penyintas Bencana Sumatera

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, berhasil menyelesaikan sebagian unit hunian tetap (huntap) untuk penyintas bencana yang kehilangan rumah atau huniannya rusak berat akibat banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Berdasarkan laporan harian Satgas PRR per 13 Maret, tercatat jumlah huntap yang sudah rampung dibangun bertambah menjadi 110 unit dari total 36.669 unit yang akan dibangun. Sementara sebanyak 1.359 unit sedang dalam proses pembangunan. Jumlah huntap saat ini yang selesai dibangun, meningkat hampir dua kali lipat jika dibandingkan satu hari lalu yang mencapai 56 unit huntap.

Provinsi Aceh menjadi wilayah dengan pembangunan huntap terbanyak, terdiri dari sebanyak 104 unit sudah rampung dibangun, dari total 27.104 unit yang ditargetkan akan dibangun dengan 388 unit diantaranya sedang dalam proses pembangunan.

Sementara di Sumut ada sebanyak 524 unit sedang dalam proses pembangunan dari 5.815 unit yang ditargetkan akan dibangun. Adapun di Sumbar terdapat 6 unit selesai dibangun dari 3.750 unit huntap ditargetkan, dan 447 unit huntap diantaranya sedang dalam proses pembangunan.

Sebagian besar unit huntap yang rampung dibangun merupakan gotong royong lintas sektor pemerintah dan non pemerintah, yang terdiri dari: Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),  Polri, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Kemudian Danantara, Yayasan Buddha Tzu Chi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin), pemerintah daerah (Pemda) dan bantuan yang berasal dari perseorangan.

Selain mempercepat pembangunan huntap untuk menurunkan pengungsi di tenda, Satgas PRR juga menggelontorkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi penyintas bencana yang tidak memilih tinggal di hunian sementara (huntara). Besaran bantuan DTH yang dikucurkan adalah Rp600.000 per bulan untuk jangka waktu tiga bulan, sehingga setiap kepala keluarga menerima total dana sebesar Rp1,8 juta.

Hingga saat ini, seluruh rekening penerima DTH telah menerima transfer dana dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen untuk 13.728 penerima di tiga provinsi. Adapun rincianmya di Aceh terdiri dari 7.807 penerima, kemudian di Sumut 4.162 penerima dan di Sumbar 1.759 penerima.

Sebelumnya, saat meninjau pembangunan huntap di Aceh Utara, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago memastikan pembangunan huntap untuk penyintas bencana Sumatera, berjalan lancar dan ditargetkan seluruh huntap yang dibangun Kemenko Polkam di Aceh akan selesai seluruhnya pada akhir Maret 2026.

"Alhamdulillah, saya memantau langsung proses pembangunan huntap ini berjalan lancar, mulai dari bongkar material di Pelabuhan Belawan hingga tiba di Kuala Cangkoy dan dikerjakan dengan aman. Saya optimistis seluruh target dapat diselesaikan akhir Maret 2026,” kata Djamari dalam siaran pers Kemenko Polkam Kamis (19/2/2026).

Sebagai catatan, huntap untuk penyintas bencana Sumatera, dibangun dengan spesifikasi, dinding, dan atap berbahan baja galvanis yang tahan karat dan tahan gempa. Selain itu, huntap juga dibangun dengan sistem knock down atau rumah bangun cepat, sehingga proses konstruksi lebih efisien. Setiap unit juga dilengkapi dua kasur, meja makan, kursi, televisi, serta kamar mandi dengan fasilitas lengkap. (Van).



Tekan SiLPA Daerah, Kemendagri Dorong Percepatan Penyaluran Dana Otsus Papua

Order Detail

Timika.Metro Sumut
Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekankan pentingnya percepatan penyaluran Dana Otonomi Khusus (Otsus) Papua. Langkah ini diperlukan untuk memastikan program prioritas daerah berjalan tepat waktu sekaligus menekan besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).

Direktur Fasilitasi Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah Ditjen Bina Keuda Kemendagri Nasrun mengatakan, keterlambatan penyaluran Dana Otsus masih menjadi tantangan. Kondisi ini berdampak pada tertundanya berbagai program strategis di daerah.

“Penyaluran Dana Otsus yang terlambat dapat menghambat program prioritas seperti beasiswa, jaminan kesehatan masyarakat, serta pembayaran gaji dan tunjangan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan,” ujar Nasrun saat membuka Rapat Koordinasi Rekonsiliasi SiLPA Dana Otsus Tahun Anggaran 2025 untuk Provinsi Papua Tengah dan Papua Pegunungan di Hotel Horison Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (12/3/2026).

Ia menjelaskan, sesuai ketentuan pengelolaan transfer ke daerah, penyaluran Dana Otsus dilakukan dalam tiga tahap, yakni tahap pertama sebesar 30 persen, tahap kedua 45 persen, dan tahap ketiga 25 persen. Namun, keterlambatan masih sering terjadi. Hal ini disebabkan penyampaian rencana anggaran dan program yang tidak sesuai dengan jadwal perencanaan dan penganggaran daerah.

Selain berdampak pada program prioritas, kondisi tersebut juga memicu tingginya SiLPA Dana Otsus di sejumlah pemerintah daerah dari tahun ke tahun.

Untuk memperbaiki tata kelola, pemerintah pusat melakukan sinergi tiga sistem aplikasi. Sistem tersebut meliputi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Sistem Informasi Keuangan Daerah–Otsus (SIKD Otsus), dan Sistem Informasi Percepatan Pembangunan Papua (SIPPP). Integrasi ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta mempercepat proses penyaluran dana.

Nasrun menegaskan, pertemuan koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Upaya tersebut penting untuk meningkatkan pengelolaan Dana Otsus.

“Pertemuan ini bukan yang terakhir, tetapi awal untuk duduk bersama memperbaiki tata kelola Otonomi Khusus demi mewujudkan Papua yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di wilayah Papua Tengah dan Papua Pegunungan. Kegiatan ini juga melibatkan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Keterlibatan tersebut bertujuan memperkuat pengawasan dan akuntabilitas pengelolaan Dana Otsus. (Puspen Kemendagri).



Selama Ramadhan, SMPN 1 Kubu Kombinasikan Pembelajaran Akademik Dengan Penguatan Ilmu Agama

Order Detail

Kubu.Metro Sumut
Patut di acungi jempol, SMPN 1 Kubu, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir di bawah pimpinan, Fahriani SPd.MM menerobos berbagai program dengan mengkombinasikan pembelajaran akademik dengan ilmu agama kepada siswanya selama bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.


Selama bulan suci Ramadhan, setiap siswa mengikuti kegiatan kuliah tujuh menit (kultum), setiap hari Senin, Jumat dan Sabtu, kemudian para siswa juga mengikuti tadarus, tartil Alquran secara berjamaah di masing-masing kelas. Hebatnya, masing-masing kelas siswa berhasil mengkhatamkan tiga kali Khatam Al Quran.

Perpaduan pembelajaran pengembangan akademik dengan pembelajaran agama diterapkan kepada siswa bertujuan, selain meningkatkan ilmu pengetahuan akademik juga meningkatkan pengetahuan iman, taqwa dan akhlak mulia kepada siswa sejak dini.

Kepala SMPN 1 Kubu, Fahriani SPd.MM kepada Wartawan, Sabtu (14/3/2026) mengatakan, pembelajaran penguatan ilmu keagamaan sangat diterapkan kepada siswa selama bulan suci Ramadhan, termasuk dalam kegiatan pesantren kilat dengan mengangkat tema "Ramadhan penuh hikmah untuk penguatan spiritual, dan empati sosial" setiap hari Senin, dan Sabtu disekolah.

"Alhamdulillah di hari terakhir masuk sekolah, SMPN 1 Kubu memberikan santunan kepada siswa anak yatim, piatu dan siswa kurang mampu, dengan tujuan untuk menebarkan kebaikan melalui memberikan santunan tersebut," ujarnya. 

Lanjut Kasek, kegiatan pembelajaran agama dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan, diharapakan siswa dapat memperdalam pemahaman ajaran Islam, dan dapat membentuk karakter siswa yang religius, serta membiasakan siswa untuk beribadah dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui adanya program pembelajaran ilmu agama yang diterapkan selama bulan suci Ramadhan, kita meyakini siswa dapat menanamkan nilai-nilai kesabaran, disiplin, kejujuran, kegiatan ini juga sebagai ajang transformasi ilmu agama secara intensif untuk memperdalam wawasan keislaman siswa," ujarnya. 

Dihari terkahir sekolah, SMPN 1 Kubu juga memberikan 42 paket sembako  kepada siswa anak yatim, piatu dan siswa kurang mampu, kemudian dilanjutkan bersalam-salaman antara siswa dengan guru, dan sesama majlis guru. (Zulkifli).





Bidik Gangguan Kamtibmas, Polsek Kubu Gelar KRYD Malam Hari

Order Detail

Rokan Hilir.Metro Sumut
Dalam rangka menjaga situasi keamanan, dan ketertiban masyarakat, Polsek Kubu kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukumnya, Jumat (13/3/2026) malam sekitar  pukul 21.00 WIB.

Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Kubu Aiptu Agus Supriyanto SH bersama lima personel Polsek Kubu.

Sasaran menjadi objek  patroli difokuskan pada titik-titik yang dianggap rawan gangguan kamtibmas, yakni di Jalan Jenderal Sudirman, Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, serta Jalan Stadion, Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

Adapun sasaran dalam kegiatan KRYD ini meliputi pencegahan tindak pidana curas, curat, dan curanmor (C3), kepemilikan senjata tajam dan senjata api, peredaran narkoba, premanisme, pengawasan rumah kosong, serta antisipasi balap liar.

Selama patroli berlangsung, personel Polsek Kubu melakukan pemantauan pada lokasi-lokasi rawan, menyambangi rumah kosong guna mengantisipasi tindak kejahatan, serta melakukan patroli preventif untuk mencegah potensi balap liar maupun aksi kriminal lainnya.

Berdasarkan hasil kegiatan, tidak ditemukan adanya kasus C3, sajam atau senjata api, narkoba, premanisme, miras, maupun balap liar. Sementara itu, petugas juga mendapati 1 unit rumah kosong yang turut menjadi sasaran patroli dan pengawasan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi tindak kejahatan.

Kapolsek Kubu, AKP Rudi Artono Sitinjak SH menegaskan bahwa kegiatan KRYD merupakan salah satu upaya preventif Polsek Kubu dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

“Kegiatan patroli KRYD ini merupakan langkah nyata Polsek Kubu dalam mencegah berbagai bentuk gangguan kamtibmas, termasuk kejahatan jalanan, penyalahgunaan narkoba, hingga balap liar. Kami ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di sekitarnya.

"Secara umum, hasil pelaksanaan KRYD menunjukkan bahwa situasi di wilayah hukum Polsek Kubu tetap aman, tertib, dan terkendali, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan rasa aman dan nyaman," pungkasnya. (Zulkifli)


Ramadhan Penuh Keberkahan, PT Prima Indonesia Logistik Santuni Anak Yatim

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Memaknai bulan suci Ramadhan sebagai momentum untuk berbagi dan mempererat solidaritas sosial, PT Prima Indonesia Logistik, anak perusahaan dari PT Multi Terminal Indonesia (MTI) sekaligus Pelindo Grup menggelar kegiatan santunan bagi 50 anak yatim di Kantor Pusat PT Prima Indonesia Logistik, Medan Belawan (13/3)

Bertajuk tema "Ramadhan Fest PT Prima Indonesia Logistik" ini merupakan bagian dari pilar Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan. Selain pemberian santunan berupa uang tunai, PT Prima Indonesia Logistik sebelumnya juga menggelar aksi pembagian sembako dan penyaluran takjil untuk masyarakat.

Dipimpin langsung oleh Direktur Utama PT Prima Indonesia Logistik, kegiatan santunan ini dilaksanakan sebagai wujud komitmen perusahaan untuk terus berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Plt. Direktur Utama PT Prima Indonesia Logistik, Ichwal Fauzi Harahap, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekedar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.

"Kami percaya bahwa keberlangsungan bisnis PT PIL tidak lepas dari dukungan dan doa masyarakat sekitar. Melalui semangat 'Ramadhan Fest PT Prima Indonesia Logistik', kami ingin memastikan bahwa kehadiran perusahaan memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh mereka yang membutuhkan, khususnya adik-adik yatim piatu dari Rumah Yatim Riyadhil Jannah, Kecamatan Beringin", tutur Ichwal selaku Plt. Dirut PT Prima Indonesia Logistik

Adapun rangkaian acara dimulai dengan pembukaan dari MC, kata sambutan dari Plt. Direktur Utama PT PIL, kata sambutan dari pengelola rumah yatim, doa bersama, pembagian amplop berisi uang santunan dan pembagian nasi kotak. 

Pemberian santunan diserahkan langsung oleh Plt. Direktur Utama dan Direktur PT Prima Indonesia Logistik. Langkah ini diharapkan dapat memotivasi para anak-anak untuk tetap semangat menjalani hidup dan tidak menyerah. Sedangkan pemberian nasi kotak diberikan oleh jajaran menejemen PT Prima Indonesia Logistik.

"Semoga apa yang telah kami berikan kepada adek-adek yatim piatu menjadi manfaat dan tentunya juga menjadi pahala jariyah untuk di akhirat", Ucap Muhammad Rachwi Ritonga selaku Staf SDM & Umum PT. Prima Indonesia Logistik. (Awi)
______________
Mau kirim barang besar dengan proses cepat, efisien dan harga terjangkau? atau ingin menggunakan moda kereta api ? PT Prima Indonesia Logistik solusinya !

Contact us on bio!

#Pelindo
#PelindoSinergiLokaseva
#MultiTerminalIndonesia
#PrimaIndonesiaLogistik
#Logistik

Dirjen Dukcapil Kemendagri Ungkap Jumlah Penduduk RI Sebanyak 288 Juta Jiwa per Akhir 2025

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Teguh Setyabudi mengungkapkan data kependudukan bersih semester II tahun 2025. Berdasarkan data tersebut, jumlah penduduk Indonesia per 31 Desember 2025 tercatat sebanyak 288.315.089 jiwa. Jumlah itu mengalami kenaikan sebanyak 1.621.396 penduduk dibandingkan dengan rilis semester I tahun 2025.

“Dibandingkan dengan semester I per 30 Juni 2025, penduduk Indonesia bertambah kurang lebih 1,6 juta,” ujar Teguh dalam acara Rilis Data Kependudukan Bersih Semester II Tahun 2025 di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Ia merinci, jumlah penduduk tersebut terbagi menjadi dua, yakni 145.498.082 penduduk laki-laki dan 142.816.997 penduduk perempuan. Dengan demikian, jumlah penduduk Indonesia masih didominasi oleh laki-laki.

Teguh menambahkan, berdasarkan data yang sama, sebaran penduduk di Indonesia terbanyak berada di Pulau Jawa dengan angka 55,81 persen. Sementara itu, posisi kedua berada di Pulau Sumatera dengan angka 21,88 persen.

Sedangkan jumlah penduduk berdasarkan agama, ungkap Teguh, didominasi oleh agama Islam dengan angka 87,15 persen. Sementara itu, penduduk yang menganut agama Kristen sebesar 7,37 persen, Katolik 3,07 persen, Hindu 1,66 persen, Buddha 0,69 persen, Konghucu 0,03 persen, serta penganut kepercayaan 0,034 persen.

Sementara itu, Teguh juga memaparkan jumlah penduduk berdasarkan status perkawinan per semester II tahun 2025. Data tersebut merinci 131 juta jiwa belum kawin, 137 juta jiwa telah kawin, 5 juta jiwa cerai hidup, dan 14 juta jiwa cerai mati.

“Artinya sebenarnya penduduk di Indonesia lebih banyak yang sudah atau pernah menikah,” ujar Teguh.

Dalam kesempatan yang sama, Teguh juga menguraikan jumlah penduduk usia produktif, yakni usia 15–64 tahun, di Indonesia. Jumlah tersebut mencapai 199 juta jiwa atau 69,03 persen dari total penduduk.

“Kalau kita melihat usia produktif 69,03 persen, inilah kita bersyukurnya. Bahwasanya sampai tahun 2030 sekian yang namanya bonus demografi. Tinggal bagaimana kita mengoptimalkan usia produktif tersebut,” kata dia.

Teguh menekankan, penerbitan rilis data kependudukan ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa Kemendagri melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Dukcapil melakukan rilis data kependudukan dalam dua semester, yakni semester I pada 30 Juni dan semester II pada 31 Desember.

“Kenapa perlu dirilis? Data kependudukan itu digunakan untuk semua keperluan, basis semuanya. Apakah itu pelayanan publik, maupun apa pun juga,” tandas Teguh. (Puspen Kemendagri).
Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger