Latest Products

Wujud Kemanunggalan, Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808 Bantu Warga Panggul Pakan Ternak Dari Kebun

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Meski tengah berfokus mengejar target pembangunan infrastruktur, personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0808/Blitar tidak menutup mata terhadap kesulitan warga di sekitarnya. Hal ini terlihat saat sejumlah anggota Satgas dengan sigap membantu warga mengangkut pakan ternak dari kebun menuju pemukiman di sela-sela padatnya pengerjaan sasaran fisik, Sabtu (7/3/2026).

Pemandangan ini menjadi bukti bahwa semangat pengabdian TNI tidak terbatas pada proyek konstruksi semata. Di sela waktu istirahat pengerjaan jalan, para prajurit yang melihat warga kesulitan membawa beban rumput yang berat langsung turun tangan membantu memanggul pakan tersebut melewati medan yang cukup terjal.

"Membantu warga adalah prioritas kami. Meskipun pekerjaan fisik cukup padat, jika ada warga yang membutuhkan tenaga kami, kami akan selalu siap. Hal sederhana seperti mengangkut pakan ternak ini adalah cara kami menjalin kebersamaan dengan masyarakat," ujar salah satu personel Satgas.

Aksi tersebut mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat setempat. Bapak Karyono, salah satu warga yang dibantu, mengaku sangat terkesan dengan keramahtamahan para prajurit.

"Saya tidak menyangka Pak Tentara yang sedang sibuk membangun jalan mau berhenti dan membantu saya memanggul rumput dari kebun. Benar-benar sangat meringankan beban kami, terima kasih banyak," ucapnya haru.

Melalui kegiatan ini, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0808/Blitar ingin memastikan bahwa kehadiran TNI di desa tersebut membawa manfaat ganda: pembangunan infrastruktur yang merata serta ikatan emosional yang kuat antara TNI dan rakyat. (Dim0808).



Kejar Target, Satgas TMMD Ke 127 Kodim 0808/Blitar Mulai Tahap Finishing RTLH Mbah Nyatemi

Order Detail

Blitar.Metro Sumut
Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0808/Blitar terus memacu pengerjaan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Memasuki tahap krusial, hari ini personel Satgas fokus menuntaskan hunian milik Mbah Nyatemi di Dusun Tirtomoyo Desa Krisik Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar, Jumat (6/3/2026).

Setelah menyelesaikan struktur utama dan plesteran dinding, pengerjaan kini beralih pada tahap finishing untuk memastikan hunian tidak hanya kokoh, tetapi juga nyaman ditempati.

Letda Laut (P) Winarto, yang memimpin jalannya pengerjaan di lokasi, menyampaikan bahwa timnya sedang bekerja ekstra untuk merampungkan bagian estetika dinding. "Hari ini progres pengerjaan di rumah Mbah Nyatemi sudah memasuki tahap pelamiran dinding. Setelah permukaan halus dan kering, akan langsung kami lanjutkan dengan proses pengecatan," jelas Letda Laut (P) Winarko

Ia menambahkan bahwa percepatan ini dilakukan tanpa mengurangi kualitas bangunan. Kerja sama yang solid antara personel TNI dan warga setempat menjadi kunci utama cepatnya progres di lapangan.

"Target kami, rumah ini segera bisa dihuni oleh Mbah Nyatemi dalam kondisi yang jauh lebih layak dari sebelumnya. Kami ingin memberikan hasil terbaik bagi masyarakat Dusun Tirtomoyo," imbuhnya.

Senyum bahagia terpancar dari wajah Mbah Nyatemi melihat rumahnya yang kini berubah total. Program RTLH dalam TMMD ke-127 ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup warga kurang mampu melalui hunian yang sehat dan aman. (Dim0808).




Kasatgas Tito Pastikan Percepatan Pemulihan Pascabencana Di Pidie Jaya

Order Detail

Pidie Jaya.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengunjungi Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, untuk memastikan percepatan pemulihan serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.

Tito menegaskan, sejak bencana terjadi pada akhir November 2025, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah (Pemda) telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk menangani dampak bencana. Saat itu, sejumlah infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, listrik, dan jaringan komunikasi mengalami gangguan. Setelah hampir tiga bulan masa pemulihan, kondisi di berbagai wilayah, termasuk Pidie Jaya, mulai berangsur normal.

“Nah, intinya bahwa selama lebih kurang hampir dua bulan, tiga bulan ini, sudah banyak perubahan yang terjadi. Jalan nasional sudah bisa lewat, listrik sudah input, internet [masuk], mungkin juga BBM. Saya ingat betul di Pidie Jaya, SPBU-nya, ngantri panjang, bahkan ada yang tutup. Sekarang saya lihat sudah normal,” katanya di Masjid Agung Tgk Chik Pante Geulima, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Jumat (6/3/2026).

Meski demikian, Tito menegaskan masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan, terutama pembersihan lumpur akibat banjir, penanganan sedimen sungai, serta perbaikan jembatan dan jalan yang rusak. Selain infrastruktur, pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada penanganan pengungsi. Satgas PRR menargetkan seluruh pengungsi tidak lagi tinggal di tenda sebelum Lebaran.

“Nah khusus untuk pengungsi, kita menarget, pengungsi ini sebelum Idulfitri, tidak ada lagi yang di tenda. Kemarin kami rapat penuh, hasilnya semua harus di huntara, hunian sementara. Atau mereka diberikan Dana Tunggu Hunian,” ungkapnya.

Pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat terdampak, antara lain bantuan kebutuhan hidup harian, bantuan isi perabot rumah tangga, serta bantuan ekonomi bagi pihak yang berhak. Tito menambahkan, Kabupaten Pidie Jaya menjadi salah satu daerah yang menerima bantuan tahap awal dalam jumlah besar karena pemerintah daerah mampu menyiapkan data penerima secara cepat dan lengkap.

“Sebetulnya acaranya serempak di seluruh kabupaten [ada] 52, tiga provinsi, karena Pidie Jaya paling besar menerima [bantuan] yang tahap pertama. Kenapa paling besar? Karena Pak Bupatinya bisa memberikan data duluan paling lengkap, gara-gara itu. Terima kasih Pak Bupati,” tandasnya. (Satgas PRR) 


Ini Jurus Satgas PRR Penuhi Target Nol Pengungsi Di Tenda Jelang Idul Fitri

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan pemerintah menargetkan seluruh pengungsi korban bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) tidak lagi tinggal di tenda sebelum Idulfitri 2026. 

Upaya tersebut ditempuh melalui percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) serta penyaluran berbagai bantuan sosial lainya seperti dana tunggu hunian (DTH).

“Apapun kita berusaha kemarin rapat supaya sebelum lebaran target kita tidak ada lagi pengungsi di tenda,” ujar Tito saat meninjau huntara di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dalam  agenda penyerahan bantuan kepada korban bencana alam hidrometeorologi, Jumat (6/3/2026).

Tito menjelaskan pemerintah terus mendorong percepatan pemindahan para pengungsi dari tenda menuju huntara atau skema bantuan DTH. Ia menyebut jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda saat ini terus berkurang secara signifikan.

“Yang masih ada di tenda itu ada di Aceh dan Sumut. Terutama di Tapteng dan Tapsel. Sementara di Aceh ada di beberapa daerah dan di Sumbar nol. Semua tidak ada lagi yang ada di tenda. Semua di huntara atau dana tunggu hunian,” ujar Tito.

Ia menjelaskan, jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda saat ini berkisar sekitar 6.000 orang. Angka tersebut menurun dibandingkan pekan sebelumnya yang masih berada di kisaran 11.000 orang.

“Dari minggu lalu 11.000-an, sekarang sudah 6.000-an. Target kita sebelum Idul Fitri mereka sudah masuk ke huntara atau menggunakan dana tunggu hunian,” kata Tito.

Selain mempercepat pembangunan hunian sementara, pemerintah juga menyiapkan dukungan logistik bagi para penyintas selama masa transisi. Dalam waktu dekat, kebutuhan makan pengungsi masih akan ditanggung oleh BNPB sebelum skema bantuan sosial dari Kementerian Sosial berjalan penuh.

“Untuk masalah makanannya nanti 10 hari ke depan ditanggung oleh BNPB. Setelah itu akan menggunakan uang lauk pauk atau jadup dari Kementerian Sosial,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga meninjau langsung sejumlah model hunian sementara yang dibangun berbagai pihak. Ia menjelaskan, huntara yang tersedia memiliki karakteristik berbeda, mulai dari yang dibangun oleh BNPB, Danantara, Kementerian Pekerjaan Umum, hingga hunian hasil kerja sama masyarakat dan organisasi relawan

“Di BNPB misalnya tidak ada ranjang, tapi kelebihannya dapur dan toiletnya sendiri. Sementara yang dibangun oleh Danantara dan Kementerian PU ada ranjang dan kipas angin, tetapi dapur dan kamar mandinya komunal,” ujar Tito.

Dalam kunjungan ke Pidie Jaya, Tito juga didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Aceh Fadlullah, dan Direktur Jenderal Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA. (Van).

.

PT Prima Indonesia Logistik Perkuat Aktivitas Logistik Di Depo Kuala Tanjung

Order Detail

Batu Bara.Metro Sumut
PT Prima Indonesia Logistik (PIL) terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional melalui layanan Depo Petikemas di Kuala Tanjung. Salah satu moda transportasi pengiriman petikemas adalah melalui layanan multimoda berbasis kereta api. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan relokasi petikemas kosong milik Ocean Network Express (ONE) dari Belawan menuju Kuala Tanjung pada Jumat, 6 Maret 2026.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 30 petikemas kosong telah direlokasi dan telah tiba dengan aman di Kuala Tanjung. Adapun komposisi petikemas yang direlokasi terdiri dari 10 unit petikemas ukuran 40 feet tipe dry container serta 20 unit petikemas ukuran 20 feet tipe dry container. Proses relokasi dilakukan melalui layanan multimoda kereta api, sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan efisiensi distribusi logistik serta memperkuat konektivitas Industri dan Pelabuhan yang berada di wilayah Belawan, Kuala Tanjung dan Sei Mangkei.


Kegiatan ini sekaligus menandai semakin meningkatnya aktivitas Principal Ocean Network Express (ONE) yang mulai berkegiatan di Depo PT Prima Indonesia Logistik Kuala Tanjung. Kehadiran principal pelayaran internasional tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong optimalisasi pemanfaatan fasilitas depo serta memperkuat ekosistem logistik di kawasan Kuala Tanjung yang terus berkembang sebagai salah satu simpul logistik penting di Sumatera Utara.

Dalam mendukung kelancaran operasional tersebut, ketersediaan petikemas kosong untuk kebutuhan pengguna jasa dipasok melalui dua sumber utama, yaitu dari kapal-kapal yang bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung serta dari Belawan yang direlokasi melalui layanan multimoda kereta api. Skema distribusi ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan petikemas secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional bagi para pelaku usaha logistik.

Manajemen PT Prima Indonesia Logistik menyampaikan bahwa optimalisasi layanan multimoda dan peningkatan aktivitas principal di Kuala Tanjung merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat layanan logistik yang terintegrasi, efisien, dan berdaya saing. Langkah ini juga sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendukung pengembangan kawasan industri dan logistik di wilayah Kuala Tanjung dan Sei Mangkei serta mendorong kelancaran arus distribusi barang di tingkat regional maupun nasional.

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN di sektor logistik, PT Prima Indonesia Logistik akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai mitra strategis, termasuk principal pelayaran dan pemangku kepentingan terkait, guna menghadirkan layanan logistik yang semakin andal, efisien, dan berkelanjutan.
______________
Mau kirim barang besar dengan proses cepat, efisien dan harga terjangkau? atau ingin menggunakan moda kereta api ? PT Prima Indonesia Logistik solusinya !

Contact us on bio!

#Pelindo
#PelindoSinergiLokaseva
#MultiTerminalIndonesia
#PrimaIndonesiaLogistik
#Logistik



(HUMAS PT PIL MUHAMMAD RACHWI RITONGA)

Bersama Mensos dan Wagub Aceh, Kasatgas Tito Tinjau Huntara Kabupaten Pidie Jaya

Order Detail

Pidie Jaya.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian meninjau lokasi hunian sementara (huntara) di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Jumat (6/3/2026). Dalam peninjauan tersebut, Tito bersama Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dan Wakil Gubernur (Wagub) Aceh Fadhlullah mengecek sejumlah fasilitas yang tersedia di huntara, serta berdialog dengan para pengungsi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Tito menjelaskan bahwa huntara yang dibangun di Pidie Jaya terbagi menjadi empat jenis. Di antaranya huntara yang dibangun oleh BPI Danantara, huntara yang diinisiasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), huntara yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU), serta huntara yang didirikan secara gotong royong oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) dan relawan. Dari empat tipe bangunan huntara tersebut, ungkap Tito, terdapat perbedaan karakteristik fasilitas di dalamnya.

"Misalnya di BNPB di sana dia tidak ada ranjang tapi kelebihan dia dapurnya, ada toiletnya sendiri. Kemudian di Danantara hampir sama seperti PU, tempat tidurnya ada ranjangnya, ada kipasnya lebih dingin, lebih nyaman, tapi dapurnya dan toilet, kamar mandi bersama-sama, komunal," ungkap Tito.

Meskipun terdapat perbedaan fasilitas, pemerintah memastikan para pengungsi tetap memperoleh hunian yang layak dan nyaman. Ia menegaskan, pemerintah terus mengebut proses pemindahan pengungsi yang masih berada di tenda ke huntara maupun ke tempat tinggal yang lebih layak melalui skema dana tunggu hunian (DTH) sebelum Idulfitri 1447 Hijriah.

Berdasarkan data yang dikantonginya, dari tiga provinsi terdampak bencana di wilayah Sumatera, baru Provinsi Sumatera Barat yang jumlah pengungsi di tendanya mencapai nol.

"Nah ini target kami dengan BNPB kemarin semua akan di huntara dan untuk masalah makanannya nanti, 10 hari ke depan ditanggung oleh BNPB. Setelah itu akan menggunakan uang lauk pauk, jadup istilahnya dari Kementerian Sosial," tandas Tito.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA, serta pihak terkait lainnya. (Satgas PRR).




Melalui Koramil Jajarannya, Kodim Bojonegoro Kembali Gelar Bazar Ramadhan Di Gerai KDKMP

Order Detail

Bojonegoro.Metro Sumut
Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro melalui Koramil jajarannya kembali menyelenggarakan bazar murah, dan pembagian takjil Ramadhan secara gratis kepada masyarakat.

Kali ini, pada Rabu (4/3/2026), bazar murah dan pembagian takjil Ramadhan dilaksanakan di Gerai Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Ngadiluwih Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Dari pantauan, masyarakat setempat sangat antusias membeli minyak goreng kemasan 2 liter dengan harga yang cukup murah dari pasaran. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu warga masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan di Bulan Suci Ramadhan.

"Kehadiran bazar Ramadhan yang diselenggarakan oleh Kodim 0813 Bojonegoro bekerja sama dengan KDKMP ini untuk memberikan kemudahan akses belanja bagi warga," ungkap Danramil 0813-18/Ngasem, Kapten Kav Rochim Sriwahyu Utomo.

Ditambahkan oleh Danramil, kegiatan bazar Ramadhan tersebut merupakan wujud kepedulian TNI dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan. Bersinergi dengan KDKMP, pihaknya berharap roda perekonomian desa terus bergerak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat diwilayah binaan.

"Ramadhan ini adalah momen tepat untuk memperkuat solidaritas, berbagi kebahagiaan terutama bagi mereka yang membutuhkan. Kegiatan ini adalah bagian dari upaya untuk membangun kemandirian ekonomi desa, sinergi antara TNI, pemerintah dan masyarakat adalah kunci menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan," pungkas Kapten Kav Rochim Sriwahyu Utomo. (Pen).


Perkuat Silaturahmi, Kemendagri Gelar Buka Bersama Dan Ceramah Ramadan

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar acara buka bersama dan ceramah agama di Masjid An-Nuur Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Rabu (4/3/2026). Kegiatan yang menghadirkan penceramah Ustaz Hilman Fauzi tersebut diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan Kemendagri.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak seluruh pegawai untuk bersyukur atas berkat yang diberikan Tuhan Yang Maha Kuasa. Di bulan suci Ramadan, seluruh pegawai masih dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan dalam kondisi yang sehat walafiat. Selain itu, Mendagri juga mengajak para pegawai untuk melakukan kontemplasi, introspeksi diri, serta berbuat baik.

Apalagi, kata dia, Kemendagri memiliki peran yang sangat besar sebagai pembina dan pengawas pemerintahan daerah. Kemudian, Kemendagri juga mendapatkan tugas untuk melakukan percepatan rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana wilayah Sumatera, serta rutin mengoordinasikan upaya pengendalian inflasi daerah. Berbagai tugas tersebut membutuhkan koordinasi dan soliditas yang kuat antarpegawai.

“Saya hanya berharap satu saja pada Bapak-Ibu sekalian, mudah-mudahan di bulan suci Ramadan ini kita semua benar-benar memanfaatkannya untuk memperbaiki dan mengintrospeksi diri masing-masing,” ujar Mendagri.

Jika dalam melaksanakan tugas tersebut seluruh pegawai memiliki sikap integritas, Mendagri percaya setiap pekerjaan yang diemban akan diberikan keberkahan. Selaku pimpinan di Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Mendagri berharap jajaran staf dan pegawai dapat meningkatkan keimanan secara optimal. Ia mengajak semua pihak untuk memanfaatkan momentum Ramadan sebagai upaya dalam memperbanyak pahala.

‘Dan [saya] doakan dan kita semua, kita semua akan mendapatkan keberkahan dari Allah Swt. dalam melaksanakan tugas-tugas kita,” tandasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Mendagri bersama jajaran menyerahkan bantuan kepada anak yatim dan sejumlah pegawai yang membutuhkan. Dalam suasana penuh khidmat, Mendagri juga menyimak ceramah agama yang disampaikan Ustaz Hilman Fauzi.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, Wamendagri Akhmad Wiyagus, Staf Ahli TP PKK Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga Yane Bima Arya, serta pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kemendagri. (Puspen Kemendagri) 




Satgas PRR Catat 97% SPBU Di Wilayah Terdampak Bencana Telah Beroperasi

Order Detail

Jakarta.Metro Sumut
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, melaporkan perkembangan terkini operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

Berdasarkan data Satgas PRR per 4 Maret, mencatat hampir seluruh SPBU dan SPBE di daerah bencana sudah hampir seluruhnya beroperasi untuk menopang kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji bagi penyintas bencana Sumatera. Adapun rinciannya, dari 156 SPBU terdampak, sebanyak 151 di antaranya telah beroperasi atau 97 persen. Sementara terdapat 5 SPBU yang belum beroperasi karena terkendala akses jalan.

Kemudian untuk menambah pasokan BBM, terdapat 8 SPBU alternatif yang mayoritas tersebar di Aceh Tengah. Selain itu, dari 11 SPBE yang terdampak telah beroperasi kembali atau sudah 100 persen seluruhnya beroperasi. Sementara 131 agen Liquefied Petroleum Gas (LPG) telah beroperasi.  

Namun, Satgas PRR, masih menghadapi tantangan pasokan BBM karena akses Lhokseumawe ke Aceh Utara, Bireun, Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Kuta Belang, Meureudu belum sepenuhnya normal, karena sebagian jalur masih perbaikan.

Sementara itu, di Sumut dari 406 SPBU terdampak seluruhnya sudah berfungsi atau 100 persen beroperasi. Selain itu, dari 46 SPBE yang terdampak telah 100 persen beroperasi, dan 383 agen LPG terdampak juga telah 100 persen beroperasi. Namun, kendalanya belum sepenuhnya pasokan stabil karena masih ada beberapa akses jalan terputus seperti di Humbang Hasandutan.

Kemudian di Sumbar, dari 147 SPBU terdampak telah seluruhnya beroperasi atau 100 persen beroperasi. Sementara, dari 14 SPBE terdampak seluruhnya sudah berfungsi atau 100 beroperasi, dan 172 agen LPG juga telah 100 persen beroperasi. Akan tetapi, pasokan BBM dan LPG yang melalui Lembah Anai dan Malalak belum bisa dilakukan, karena akses yang belum bisa dilalui. Sehingga,  dilakukan pengalihan rute melalui rute alternatif Sitinjau Lauik

Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan jika pasokan BBM dan LPG serta listrik adalah kebutuhan mendasar yang harus masuk dalam prioritas indikator pemulihan kehidupan penyintas bencana Sumatera.

"Untuk indikator pemulihan di antaranya adalah hal-hal yang sangat mendasar diperlukan, seperti listrik, kemudian bahan bakar, baik bahan bakar minyak (BBM) maupun liquefied petroleum gas (LPG), serta sarana komunikasi dan internet,” kata Tito dalam rilis pers Rabu (11/2/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Tito dalam Konferensi Pers Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta.
{Van}.

Bastian Celluler Gelar Festival Pawai Takbir Pada Malam Hari Raya Idul Fitri 1447 H "Ayo Buruan Daftar, Menangkan Hadiahnya"

Order Detail

Rokan Hilir.Metro Sumut
Bastian Celluler akan melaksanakan festival pawai takbir di malam perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi  di Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau

Pawai takbir dilaksanakan bertujuan untuk  menyemarakkan malam hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kecamatan Kubu dengan mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil sebagai bentuk syiar agama, dan pengakuan bahwa Allah Maha Besar.

Dalam festival pawai takbir nantinya, Bastian Celluler telah menyediakan hadiah bagi setiap Kepenghuluan di Kecamatan Kubu yang berhasil mengungguli festival tersebut.

Bagi pemenang, Juara I berhak menerima hadiah berupa Piala dan uang tunai Rp 2.000.000, juara II, Piala dan  uang tunai Rp 1.500.000, Juara III piala berikut uang tunai Rp 1000.000, dan Harapan I, juga menerima piala dan uang tunai Rp 500.000.

Owner Bastian Celluler,  Ega Vanbastian kepada Metro Sumut (MS), Kamis (5/3/2026) mengatakan, festival pawai takbir nantinya akan di pusatkan di Masjid Al Furqon Kecamatan Kubu tepatnya pada malam 1 Syawal 1447 Hijriah pada pukul 19.30 WIB.

" Kita berharap kepada setiap Kepenghuluan dan masyarakat agar berkontribusi untuk mengikuti festival pawai takbir ini," ujarnya. 

Lanjut Ega Vanbastian, pawai takbir nantinya dilakukan secara berkeliling di lajur dua Jalan Jendral Sudirman Kecamatan Kubu. Hal ini sebagai bentuk upaya dalam  mensyiarkan agama Islam, mempererat silaturahmi antar warga, serta melestarikan tradisi budaya lokal di malam kemenangan. 

"Partisipasi aktif setiap Kepenghuluan dan masyarakat sangat kita  diharapkan mampu menciptakan perayaan malam takbiran yang lebih tertib, aman, meriah, dan berkesan nantinya," kata Ega.

Menurut pengusaha muda di Kecamatan Kubu ini, melalui takbir keliling, diharapkan suasana malam Lebaran Idul Fitri di Kecamatan Kubu dapat  lebih bernuansa religius, dan semarak nantinya.

"Sekali lagi kita berharap kepada setiap Kepenghuluan agar berpartisipasi aktif melibatkan Masjid-Masjid maupun Mushola untuk mengikuti Festival Pawai Takbir nanti,  guna menyemarakkan pada malam hari Raya Idul Fitri dengan cara bisa langsung menghubungi nomor Hp 0812 6646 0319 atas nama Andika Agung Prasetyo dan nomor Hp 0822 8458 7612 atas Nama Abdul Razak," pungkasnya. (Rusman Wapemred).







Wamendagri Bima Arya Apresiasi Kolaborasi Masyarakat Meriahkan Perayaan Cap Go Meh Di Kota Bogor

Order Detail

Bogor.Metro Sumut
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengapresiasi perayaan Pesta Masyarakat Cap Go Meh Bogor Street Festival 2026. Perayaan tersebut dinilai sangat positif dalam memperkuat kolaborasi antara seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah guna menjaga kerukunan serta nilai-nilai toleransi.

"Nah, kalau bertahun-tahun Bogor istimewa karena kolaborasinya, nah tahun ini agak berbeda. Tidak saja kolaborasinya, tapi toleransinya. Karena bertepatan di bulan Ramadan," ujar Bima kepada awak media di sela perayaan tersebut di Jalan Surya Kencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/3/2026).

Dalam festival tersebut, panitia mengemas acara secara elegan dengan menggabungkan semangat Cap Go Meh dan nuansa Ramadan. Waktu pelaksanaan kegiatan juga disesuaikan agar tidak mengganggu jadwal salat Tarawih.

Bima menyebut nilai-nilai bernuansa islami juga turut ditampilkan dalam parade budaya. "Jadi ini adalah ciri khas Kota Bogor yang membedakan Perayaan Cap Go Meh di tahun ini," imbuhnya.

Menurut Bima, saat ini seluruh elemen masyarakat di Indonesia perlu menampilkan momen-momen kebersamaan. Terlebih, terjadinya perang di sejumlah negara serta banyaknya perbedaan pendapat yang berpotensi memicu konflik membutuhkan penguatan semangat persatuan dari seluruh lapisan masyarakat.

"Kita harus memperkuat kebersamaan, dan kebersamaan inilah yang malam ini kita lihat bersama-sama," tandasnya.

Sebelum dimulainya parade Bogor Street Festival Cap Go Meh 2026, Bima Arya juga menyambangi stan-stan UMKM yang memadati lokasi acara. Ia beberapa kali berdialog dan menjabat tangan masyarakat setempat. Selain itu, Bima juga melaksanakan buka puasa bersama masyarakat yang memadati lokasi acara.

Turut hadir pada acara tersebut Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, serta pihak terkait lainnya. (Puspen Kemendagri).


Banyaknya Masyarakat Punya Rumah Jadi Salah Satu Ukuran Keberhasilan Kepala Daerah

Order Detail

Singkawang.Metro Sumut
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan, banyaknya masyarakat yang memiliki rumah layak huni menjadi salah satu ukuran keberhasilan kepala daerah dalam memimpin wilayahnya. Karena itu, ia menekankan pentingnya kepala daerah mendukung Program Tiga Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Hal itu disampaikannya pada acara Sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan, Sosialisasi Rumah Subsidi, PT Permodalan Nasional Madani dan PT Sarana Multigriya Finansial Melawan Rentenir di Kantor Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (3/3/2026).

Menurut Mendagri, kepemimpinan kepala daerah tidak hanya diukur dari aspek administratif, tetapi kemampuan mengangkat derajat masyarakat. Indikatornya antara lain penurunan angka kemiskinan dan stunting, peningkatan indeks pembangunan manusia, serta bertambahnya jumlah warga yang memiliki rumah atau menempati hunian layak.

“Kalau kepala daerahnya nggak bisa membuat rakyatnya punya rumah, makin banyak yang nggak punya rumah, gagal kepala daerah itu,” tegasnya. 

Ia menjelaskan, persoalan perumahan masih menjadi tantangan besar secara nasional. Masih terdapat puluhan juta masyarakat yang belum memiliki rumah atau tinggal di hunian tidak layak. Karena itu, pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap sektor ini melalui berbagai kebijakan dan terobosan pembiayaan.

Upaya tersebut, lanjutnya, tidak hanya menyasar pembangunan rumah baru, tetapi juga perbaikan rumah tidak layak huni. Pemerintah memanfaatkan berbagai skema pembiayaan, termasuk dukungan perbankan dan sinergi lintas sektor guna mempercepat realisasi program.

Mendagri menilai, pembangunan perumahan memiliki efek berganda yang luas terhadap perekonomian. Hal itu seperti perbankan, industri bahan bangunan, transportasi, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang akan ikut terdorong pertumbuhannya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengapresiasi pemerintah daerah (Pemda) yang telah menerbitkan kebijakan pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan tersebut dinilai mampu menekan biaya pembangunan sehingga harga rumah menjadi lebih terjangkau.

Mendagri turut mendorong Pemda di Kalbar untuk terus meningkatkan realisasi kebijakan tersebut. Ia mengingatkan bahwa regulasi yang sudah diterbitkan perlu diikuti dengan implementasi nyata agar benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Selain itu, Mendagri juga menekankan pentingnya dukungan Pemda terhadap program gentengisasi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia menyoroti pentingnya kualitas dan estetika hunian, khususnya di Singkawang sebagai kota wisata. Dirinya mencermati dominasi penggunaan atap seng di wilayah tersebut dan mendorong dukungan terhadap penggunaan genteng. 

"Jadi tolong buat program juga yang non-seng lah. Seng tuh oke, murah, tapi enggak asri," ujarnya. 

Menurutnya, penggunaan genteng atau material atap yang lebih estetis dapat memperkuat daya tarik kota sekaligus membuka peluang pengembangan industri lokal. Ia mendorong Pemda tidak hanya fokus pada pembangunan unit rumah, tetapi juga memperhatikan kualitas visual kawasan permukiman, terutama di daerah yang mengandalkan sektor pariwisata.

Turut hadir dalam kesempatan itu Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, serta pejabat terkait lainnya. (Puspen Kemendagri).


Masa Akan Aksi Demo ke Polrestabes Medan Meminta Kapolresatbes Medan Menghentikan Kasus Korban Maling Menjadi Tersangka

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Rumah dinas Kapolda Sumut dan Polrestabes Medan akan di demo oleh ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sumatera Utara pada 3 Maret 2026 dan 5 Maret 2026 mendesak Kapolrestabes Medan bertanggung jawab menetapi janjinya menyelesaikan permasalahan korban pencurian yang dijadikan tersangka karena disuruh penyidik Polsek Pancur Batu untuk menangkap maling. 

Hal tersebut diungkapkan keluarga korban yang dijadikan tersangka saat mengantarkan surat aksi demo ke Polrestabes Medan pada sabtu 28 Februari 2026 siang.

“Tadi saya sudah mengantarkan surat aksi demo namun tidak diterima alasannya mati listrik katanya, dan saya pun menunggu lebih kurang lima jam  di depan Polrestabes Medan dan saya antarkan kembali dan diterima petugas intelkam. Kami akan melakukan aksi demo setelah kemaren sempat ditunda karena Kapolrestabes Medan berjanji kepada keluarga kami akan menyelesaikan persoalan tersebut dalam tempo dua minggu, Kapolrestabes Medan meminta kami untuk meredam dan mendinginkan pemberitaan namun sampai sekarang tidak ada juga diselesaikannya, kami merasa dia mempermainkan kami dan dia membohongi kami,” ujarnya 

Banyak dugaan rekayasa dalam kasus korban pencurian yang dijadikan tersangka di Polrestabes Medan ini, makanya kami harus melakukan aksi demo agar Bapak Presiden Prabowo, Ketua Komisi III DPR RI dan Kapolri agar datang ke Polrestabes Medan ini.

“Bagaimana bisa kami yang disuruh Polisi untuk nangkap maling di toko kami sendiri malahan dilaporkan ke Polisi dituduh menganiaya maling itu, ini sangat aneh siapa pun menilainya pasti ada dugaan rekayasa, bahkan Pengacara Hotman Paris sudah mengaku pusing mendengar hal tersebut, dan kami sudah menganalisa banyaknya  indikasi indikasi dugaan kebohongan yang diungkapkan oleh Kapolrestabes Medan dalam melakukan press rilis kepada media pada awal bulan Februari yang lalu. Korban pencurian ditangkap dan dijadikan DPO dibusuk busukan seolah olah penjahat kelas kakap, Kapolrestabes Medan mengatakan bahwa korban mengeroyok maling itu di kamar 24 padahal tidak ada terjadi pengeroyokan disana,” sebutnya.

Fakta sebenarnya, cuma Putra Sembiring yang masuk ke kamar 24 itu untuk mengamankan maling itu dan membawanya keluar dari kamar, kan ada Polisi di situ bagaimana bisa terjadi pengeroyokan, kalau 3  orang yang sudah ditetapkan DPO berada di pos satu bersama penyidik Polsek Pancur Batu mengamankan maling bernama Dito, jelas berbeda dengan kronologis yang dikatakan Kapolrestabes Medan, bagaimana bisa 3 orang itu yang sedang mengamankan maling Dito dipos 1 hotel Kristal bisa menganiaya Kristian dikamar 24 itu jaraknya ada lebih kurang 20 meter kesana apa sampai kaki dan tangan mereka bertiga panjangnya 30 meter sehingga mereka dikatakan menganiaya maling itu di kamar 24 ?

“Mirisnya, Polisi gadungan yang ikut sewaktu kami disuruh untuk menangkap maling dalam kasus ini malahan dijadikan saksi untuk melaporkan korban maling dan dia tidak dijadikan tersangka padahal dia ikut masuk ke kamar yang ditempati maling Kristian Tarigan, bahkan dia yang ada di dalam vidio itu untuk mengambili barang bukti handphone yang ada di dalam kamar itu, kan aneh kalau polisi gadungan itu melihat katanya 3 orang DPO itu memukuli maling yang nginap dikamar 24 sementara mereka mengamankan pelaku pencurian bersama penyidik Polsek Pancur Batu di pos 1 hotel Kristal, kan sudah nampak kali direkayasa semuanya” tuturnya 

Kami sudah mengirimkan surat ke Komisi III DPR RI Meminta kasus ini dibawa ke RDP Komisi III DPR RI sama seperti kasus yang terjadi di Polres Sleman yang sudah dihentikan setelah agenda RDP di Komisi III DPR RI dan Kami dapat kabar bahwa kasus pencurian yang dijadikan tersangka sudah sampai ke telinga dan menjadi atensi Ketua Komisi III DPR RI Bapak Habib Dr. Habiburokhman, S.H., M.H, kami juga sudah pernah menyurati Presiden Prabowo, Ketua DPR RI, Kapolri dan Kapolda Sumut.

“Dalam aksi yang kami lakukan minggu depan kami juga meminta Kapolri segera mencopot dan memeriksa Kapolrestabes Medan yang sudah membohongi kami dan meminta Kapolda Sumut untuk memeriksa dan mencopot Kasat Reskrim Polrestabes Medan bersama penyidik pembantu di Polrestabes Medan yang menangani kasus korban pencurian yang dijadikan tersangka. Kasus ini sudah menjadi perhatian public dan sudah sangat viral dan kami juga berharap Bapak Presiden Prabowo dan Ketua Komisi III DPR RI datang ke Polrestabes Medan ini,” pungkasnya

Hingga berita ini kami tayangkan, Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak  yang kami konfirmasi belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut. (Depari).





Gudang BBM Ilegal Terbesar Di Jalan Damar Wulan Sampali Akan Digerebek, 42 Ton Solar Siap Jual Ready Diamankan

Order Detail

Percut Sei Tuan.Metro Sumut
Masyarakat menunggu langkah dan tindak tegas Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut untuk menggerebek sebuah gudang yang digudang tempat penimbunan puluhan ton Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tanpa dokumen resmi di Damar Wulan Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

Informasi dari narasumber yang namanya minta di inisialkan YT menjelaskan, duluhnya itu gudang milik inisial HK, namun saat ini gudang itu disewakan kepada orang lain, yang baru ini sudah pemain lama, jadi untuk lobi-lobi biar aman dan upeti sudah diaturnya semua " Katanya, Selasa (03/03/2026).

Lanjutnya, gudang itu baru beberapa bulan buka, akan tetapi kurang lebih 42.000 liter atau 42 ton BBM subsidi setiap hari dijualnya, untuk peralatan lengkap semua," Tuk mobil tangki dan truk yang sudah dimodifikasi untuk menampung Bahan Bakar Minyak (BBM) puluhan unit siap sedot dari SPBU " Ucapnya 

" BBM subsidi ini berasal dari SPBU Wilayah Medan Dan Deli Serdang yang diangkut puluhan unit truk modifikasi sampai ke gudang itu. Sedangkan BBM lainnya dari mobil tangki yang masuk " Ungkapnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan saat dikonfirmasi melalui whatsappnya, Rabu (04/03/26), terkait hal ini, belum memberikan jawaban dan keterangan resmi.

Sekedar informasi, pasal 110 jo pasal 36 UU Nomor 07 tahun 2014 tentang Perdagangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 36, serta pasal 54 jo pasal 28 ayat (1) tentang meniru atau memalsukan BBM dan Gas Bumi dan hasil olahan, dengan ancaman pidana 5 sampai 6 tahun penjara.

Masyarakat dan publik tentunya berharap kepada Polda Sumut untuk mengungkap penyalahgunakan pendistribusian BBM subsidi digudang Jalan Damar Wulan, Sampali, Percut Sei Tuan, ini juga merupakan wujud komitmen dari Kapolda Sumut dalam memberantas segala aktivitas ilegal seperti ini. (Tim/Red).



Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger