Alhamdulillah Kabar Baik Hari Ini, BBM Tetap 'Mengalir' Gudang Pasar 9 Gas Helvetia Masih Sibuk Beroperasi


Helvetia.Metro Sumut
Sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penampungan dan pengolahan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar bebas beroperasi di Pasar 9 Gas Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Jumat (06/03/2026).

Munculnya kembali lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan solar subsidi ini memicu keresahan masyarakat.

Hasil pantauan tim media ini dilokasi, terlihat mobil tangki biru putih 16 ton tidak ada bertulisan PT, Pertamina dan Transportir, terlihat masuk kegudang tersebut, pada hari Jumat (06/03/2026) sekitar pukul 14.20 wib, dan terpantau ada mobil tangki lain diareal gudang itu, dugaan kuat sedang melakukan aktivitas bongkar muat BBM ilegal secara sembunyi.

Informasi warga dari warga yang namanya tidak mau disebutkan  mengatakan, gudang itu sudah lama beroperasi bang, mobil tangki biru putih masuk kegudang dan sekitar beberapa lama mobil tangki keluar gudang bang," Mungkin diduga lagi melakukan bongkar muat BBM disitu, berlangsung hampir setiap hari " Katanya kepada tim media ini.

Lanjutnya, warga menyoroti keberadaan gudang tersebut yang bebas beroperasi dan belum ada penindakan tegas dari Polres Pelabuhan Belawan dan Polsek Medan Labuhan, terkesan kebal hukum " Ucapnya.

" Pemilik gudang seorang pria berinisial UC, gudang yang diduga menjadi tempat penimbunan solar subsidi ini sudah lama beroperasi, warga disini menggelarnya Naga Sakti yang kebal hukum " Ungkapnya.

Masyarakat mendesak Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kasat Reskrim, untuk mengambil langkah tegas menindak dugaan praktik mafia BBM di gudang pasar 9 Gas Helvetia yang meresahkan tersebut.

Sementara Kapolsek Medan Labuhan saat dikonfirmasi tim media ini, melalui whatsappnya terkait gudang tersebut, belum memberikan jawaban dan keterangan resmi.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, pemilik usaha tersebut diduga memberikan setoran agar aktivitas ilegal di gudangnya tetap aman.

Apakah gudang tersebut akan ditutup ??, Atau justru terus beroperasi tanpa tersentuh penindakan..???. (Tim/Red).





Tidak ada komentar