Rugikan Masyarakat Dan Negara Miliaran Pertahun, DPC LSM Perkumpulan Penjara Medan Mendesak Pertamina Cabut Izin SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia
Praktik dugaan penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di SPBU 14.202.113 di Jalan Yos Sudarso Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, memicu reaksi keras dari DPC LSM Perkumpulan Penjara Kota Medan, secara tegas mendesak PT Pertamina untuk mengambil tindakan tanpa kompromi. Minggu (15/02/2026).
Ketua DPC LSM Perkumpulan Penjara Kota Medan Wansinton Pahutar mengatakan kami akan melaporkan secara resmi temuan ini, dan mendesak Pertamina mencabut izin SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia tersebut, jika terbukti benar melakukan pembiaran terhadap pelangsir yang bebas mengisi BBM pada Sabtu siang (14/02/2026) sekitar pukul 13:42 Wib, yang viral dibeberapa media online " Katanya, Minggu (15/02/2026).
Berdasarkan dari fakta dan berita yang naik dibeberapa media online, pada Sabtu siang (14/02/2026) sekitar pukul 13:42 Wib, ditemukan aktivitas pengisian BBM jenis Bio Solar dalam skala besar secara berulang. Sejumlah kendaraan seperti L300, truk engkel, truk Colt Diesel dan mobil jenis lainnya, yang diduga menggunakan “tangki siluman” tampak bebas mengantre " Ungkapnya.
Tak hanya itu, beberapa kendaraan pelangsir terlihat mengisi bolak balik, secara terang-terangan. Aktivitas ini seolah mengonfirmasi keluhan masyarakat selama ini terkait sulitnya mendapatkan BBM subsidi akibat diduga “dijarah” oleh para pelangsir " Ucapnya.
Pahutar menduga, adanya kerja sama sistematis antara oknum petugas SPBU dengan para mafia BBM," Aktivitas ini berlangsung santai seolah tidak tersentuh hukum. Rakyat kecil sering kehabisan stok, sementara para pelangsir kenyang.
Kami mempertanyakan fungsi pengawasan APH dan Pertamina di wilayah ini. Jangan sampai ada kesan pembiaran karena adanya ‘setoran’ atau bekingan tertentu,” tegasnya lagi " Ujarnya.
Informasi yang diterima dari masyarakat, bahwa SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia, setiap hari selalu melayani para pengepul atau pelangsir BBM subsidi jenis solar, Setelah dilakukan investigasi langsung di lapangan, aduan masyarakat tersebut terbukti benar.
Tim media ini menemukan beberapa unit kendaraan pelangsir, sedang aktif melakukan pengisian BBM subsidi jenis solar dalam skala besar dan berulang kali, bahkan terlihat bolak-balik masuk ke area SPBU 14.202.113 tersebut.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa aktivitas tersebut sudah berlangsung cukup lama dan hampir tidak pernah tersentuh aparat. Menurutnya, para pelangsir terlihat sangat berani dan tidak khawatir terhadap hukum, seolah-olah aktivitas tersebut sudah “diamankan” oleh pihak tertentu. " katanya
DPC LSM Perkumpulan Penjara Kota Medan mendesak Pertamina Patra Niaga mencabut izin operasional SPBU 14.202.113, dan meminta Polda Sumut dan Polres Pelabuhan Belawan, segera melakukan penyelidikan terhadap manajemen SPBU Simpang Pulai guna memutus mata rantai mafia BBM di Kecamatan Medan Deli " Desaknya.
Sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang telah diubah dalam UU Cipta Kerja, praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan tindak pidana serius dengan ancaman penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp60 miliar.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPBU 14.202.113 belum memberikan pernyataan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media ini melalui whatsapp belum membuahkan hasil.
Sebelumnya, adanya praktik penyalahgunaan oleh oknum operator di salah satu SPBU di Medan. Menanggapi temuan ini, Pertamina Patra Niaga Sumbagut bertindak cepat dengan menjatuhkan sanksi operasional terhadap SPBU yang terbukti melanggar aturan.
Sales Branch Manager Medan IV Fuel Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Hanif Rajasa, menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir setiap bentuk penyelewengan yang terjadi di lembaga penyalur resmi.
Fenomena dugaan keterlibatan oknum petugas SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia dalam jaringan mafia BBM, masih menjadi masalah yang sering muncul. Untuk itu, masyarakat meminta pihak Pertamina dan Sales Branch Manager Medan IV Fuel Pertamina Patra Niaga Sumbagut Hanif Rajasa, terus memperkuat pengawasan di SPBU 14.202.113. (Tim/Red).

Post a Comment