Latest Products
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan

Pengawas TPS se-Kota Medan Dipastikan Bebas Covid19, Ini Buktinya...

Order Detail

  




MEDAN | 
Dalam rangka pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Medan tahun 2020 di masa pandemi ini, Bawaslu Kota Medan memastikan jajaran pengawas yang akan bertugas terbebas dari paparan virus covid19. 

Hal ini dipastikan dengan dilakukannya kegiatan rapid test yang kedua bagi jajaran pengawas yang reaktif pada saat rapid tes pada tanggal 26 dan 27 Nopember lalu. Hal ini disampaikan oleh M.Taufiqurrohman Munthe koordiv Hukum, humas, data dan informasi Bawaslu kota Medan.

"Mengingat masih adanya jajaran pengawas yang mengikuti rapid test yang reaktif maka kita lakukan rapid test ulang pada mereka, untuk memastikan jajaran pengawas khususnya di TPS terbebas dari covid19," katanya.

Taufiq juga mengatakan hal ini merupakan syarat  menjadi pengawas dalam pemilihan kepala daerah sebagaimana yang diatur dalam persyaratan yang dikeluarkan oleh Bawaslu RI yaitu sehat terbebas dari covid 19. 

Taufiq juga mengatakan bahwa kami menghimbau kepada masyarakat Kota Medan untuk tidak takut datang ke TPS menggunakan hak pilihnya, jangan takut karena seluruh petugas yang bertugas di TPS sudah menjalani rapid test. 

" Kita menghimbau kepada masyarakat Kota Medan untuk tidak takut datang ke TPS, karena di TPS tetap menggunakan protokol kesehatan covid19 dan petugas yang bertugas sudah menjalani rapid test," pungkasnya.(rel)



Pangkosek Hanudnas III Silaturahmi ke Pesantren Pimpinan Syech KH Ali Akbar Marbun

Order Detail
MEDAN | Pangkosek Hanudnas III Medan, Marsma TNI Esron S.B. Sinaga, S.sos melakukan anjangsana ke Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Jalan Pelajar No 264 Medan, Sumatera Utara, Rabu (22/7/2020). Kunjungan pejabat baru Kosek Hanudnas III itu disambut langsung oleh Syech KH Ali Akbar Marbun selaku pendiri sekaligus pengasuh.

Pada kunjungan silaturahmi itu, Pangkosek didampingi Danlanud Soewondo Kolonel Pnb JH Ginting, Danwing III Paskhas Kolonel Pas Deni Ramdani SE. Sedangkan dari lingkungan Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar, Syech Ali Akbar Marbun turut didampingi Ustad Amhar Nasution, Ustad Buya Amirudin, serta Ustad Zulfikar.

Ustad Amhar Nasution yang dihubungi wartawan, Kamis (23/7/2020) pagi mengamini adanya kunjungan itu. “Oh iya, itu kunjungan perkenalan. Karena Pak Esron Sinaga itu kan pejabat baru sebagai Pangkosek Hanudnas. Baru bertugas lebih kurang satu dua minggu ini,” katanya di balik gagang seluler.

Kunjungan dari rombongan Pangkosek ini, kata Ustad Amhar, adalah merupakan kunjungan silaturahmi sebagaimana yang biasa dilakukan oleh para pejabat nasional mau pun daerah. Bahkan, lanjutnya, Syech Ali Akbar Marbun yang biasa disapa Ustad Buya itu juga acap disambangi oleh Presiden, Wapres seperti oleh Maaruf amin, Panglima TNI, dan sebagainya.

“Ya biasalah. Namanya pejabat baru, jadi berkunjung. anjangsana. Pertama, beliau (Pangkosek-red) memperkenalkan diri sebagai pejabat baru. Selanjutnya belia juga mohon doa restu, serta dukungan supaya bisa bekerja dengan bagus,” jelasnya.

Diterangkannya lagi, sebelum bertemu dengan Ustad Buya, Pangkosek ada melihat cukup banyak foto-foto pimpinan Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar itu berpose dengan Presiden Jokowi, Wapres, serta para pejabat tinggi negara lainnya.

“Jadi beliau (Pangkosek-red) meminta untuk dipertemukan dengan Ustad Buya. Kemudian, beliau kan tahu bahwa Buya itu adalah tokoh agama besar, jadi beliau minta nasehat lah, supaya mereka bekerja dengan baik,” ujarnya.

Pertemuan itu sendiri, kata Ustad Amhar, tidak terlepas dari gagasan Handoko Hardjono bersama dirinya. “Pak Handoko itu kan sahabat banyak tokoh dan kalangan. Dia sahabat saya, dan dia juga sahabat Pangkosek. Sehingga kami gagas lah pertemuan ini. Kita berbincang untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga Ideologi Pancasila. Jadi akhir kata, leleng ma hita mangolu jala sahat tu panggabean (panjang lah umur kita dan mencapai kemakmuran-red),” pungkasnya.

Terpisah, Handoko Hardjono yang dihubungi wartawan juga membenarkan adanya pertemuan tersebut. “Iya, Kami kemarin siang melakukan kunjungan silaturahmi ke Pesantren Al-Kautsar. Kami ada berbincang dua jam lebih tentang kerukungan umat beragama, adat istiadat, keamanan, Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” terang salah satu pengusaha besar advertising Kota Medan itu.

Atas adanya pertemuan yang digagasnya bersama Ustad Amhar tersebut, Handoko Hardjono kembali mengucapkan terima kasih kepada Syech KH Ali Akbar Marbun alias Ustad Buya. “Terima kasih atas penyambutan dan penerimaan terhadap kami yang begitu ramah dan baik,”

Sekedar untuk diketahui, Syech KH Ali Akbar Marbun adalah salah satu tokoh agama besar di Sumatera Utara, bahkan di tingkat nasional. Pria yang biasa disapa Ustad Buya itu lahir di Desa Siniang, Kecamatan Pakkat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Syekh KH Ali Akbar Marbun adalah anak ke 7 dari 8 bersaudara, ayahnya Buyung Marbun (Alm) dengan ibunya Hj Chadijah bt Nainggolan (meninggal pada usia 105 tahun) yang merupakan petani dan orang yang taat beragama Islam.

Dahulu di masa mudanya, Syekh Ali belajar di Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Tapanuli Selatan, salah satu pesantren tertua dan terbesar di Sumatera Utara yang didirikan oleh Syech Musthafa Husain Nasution yang pada waktu itu dipimpin oleh H Abdullah Musthafa Nasution dan guru besarnya Syech Abdul Halim Lubis.

Setelah belajar di Pesantren Musthafiyah selama 4 tahun, pada tahun 1969 Syech Ali Akbar Marbun menunaikan ibadah Haji ke Mekkah dan tinggal di sana untuk belajar dari ulama-ulama Sunni, salah satunya kepada Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani.

Usai belajar di Mekkah, pada tahun 1978 Syech Ali Akbar Marbun pulang ke Medan dan mendirikan Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar. Syekh KH Ali Akbar Marbun terpilih menjadi salah satu anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) di Muktamar Ke-33 NU Jombang yang dipilih oleh para Muktamirin. Setelah diadakan tabulasi, Syekh Ali mendapat suara sebanyak 246 suara. Anggota Ahwa bertugas memilih Rais Aam PBNU yang akan menahkodai NU di periode 2015-2020.(red)

Prajurit dan PNS Kodam I/BB Sambut Pangdam Baru, Mayjen TNI Irwansyah

Order Detail
MEDAN | Seluruh personel militer dan PNS TNI AD melakukan penyambutan kedatangan Panglima Kodam I/Bukit Barisan yang baru, Mayjen TNI Irwansyah, MA, MSc, bersama ibu, Ny Neneng Irwansyah di lapangan Makodam I/Bukit Barisan, Jln Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Jumat (26/6/2020).

Acara penyambutan diawali dengan penghormatan Pangdam I/BB, Mayjen TNI Irwansyah kepada personel Pos Jaga Kesatrian Makodam I/BB.

Kemudian dilanjutkan dengan penyematan kain khas Batak "Ulos" oleh Kasdam I/BB, Brigjen TNI Didied Pramudito, dan penyerahan buket bunga dari Wakil Ketua Persit KCK PD I/BB.

Demikian disampaikan Kapendam I/BB, Kolonel Inf Zeni Djunaidhi, SSos, MSi, dalam keterangannya di Media Centre Pendam I/BB, hari ini.

Dijelaskan Kapendam, acara penyambutan Pangdam I/BB yang baru sengaja meniadakan upacara militer seperti yang sudah-sudah.

"Karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, maka upacara ditiadakan, dan diganti dengan acara penyambutan biasa dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan," jelasnya.

Setelah menerima penyematan Ulos, Pangdam I/BB bersama ibu dengan didampingi Kasdam, Irdam, Kapok Sahli Pangdam, para Danrem jajaran, berjalanan melewati barisan Pedang Pora dengan diiringi lagu "Selamat Datang Bapak Panglima" yang dilantunkan para Prajurit Korsik. 

Meski digelar secara sederhana, namun acara penyambutan Pangdam I/BB yang baru ini berlangsung cukup meriah.

Apalagi dengan hadirnya barisan PNS TNI AD yang memberikan penyambutan "Beras Ni Tondi".

Tampak Pangdam I/BB, Mayjen TNI Irwansyah dan ibu begitu gembira menerima semua prosesi acara penyambutan yang disuguhkan para Prajurit dan PNS TNI AD.

Acara diakhiri dengan Pangdam I/BB bersama Ibu dan para pejabat utama memasuki Lounge Room Makodam I/BB untuk bertatap muka dan bersilaturahmi.(bb)

Wujud Kepedulian Ditengah Wabah Covid-19, Sat Brimob Polda Sumut Bagikan Makanan Gratis Kepada Masyarakat

Order Detail

Medan.Metro Sumut
Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat khususnya ditengah wabah Covid-19, Sat Brimob Polda Sumut berbagi makanan gratis dengan masyarakat Kota Medan, Selasa (14/04/2020) pagi

Aksi berbagi kasih tersebut dilaksanakan di Jalan SM. Raja Simpang Limun. Personil yang terlibat memasak sendiri makanan yang akan dibagikan dengan menu terdiri dari nasi goreng dan mie goreng sebanyak 370 kotak

Makanan tersebut dimasak dan disajikan langsung oleh personil menggunakan peralatan yang telah tersedia di mobil dapur lapangan milik Sat Brimob Polda Sumut. Masakan yang disajikan tentunya dibuat langsung oleh juru masak andalan Sat Brimob Polda Sumut dengan cita rasa yang nikmat tidak kalah dengan masakan pada umumnya

Usai dimasak,  makanan pun dibagikan secara gratis kepada masyarakat Kota Medan seperti pedagang kaki lima, tukang becak, pedagang pasar, lansia, driver ojek online, kaum dhuafa serta masyarakat setempat.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai wujud kepedulian dan empati Polri kepada masyarakat ditengah wabah penyebaran Covid-19 dimana pendapatan masyarakat berkurang dikarenakan tidak dapat bekerja seperti biasanya.

Hal ini juga sebagai langkah mengurangi dampak sosial yang dialami masyarakat pekerja harian akibat penyebaran Covid-19 sehingga kehadiran Polri dapat terus dirasakan oleh masyarakat. (Leo).

PN Medan Kabulkan Gugatan Toni Harsono dkk Lawan Tansri Chandra dkk

Order Detail
MEDAN | Setelah melalui persidangan cukup panjang (7 bulan), PN Medan, Rabu (12/2/2020) di ruang sidang Cakra 7 akhirnya mengabulkan sebagian gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang diajukan kesembilan penggugat atas nama Toni Harsono dkk.

"Iya. Tadi putusannya sudah kami bacakan. Sebagian gugatan dari para penggugat atas nama Toni Harsono dkk dengan tergugat Tansri Chandra dkk barusan kita kabulkan. Kalau poin-poinnya saya nggak ingat lagi," urai ketua majelis hakim Jarihat Simarmata seusai persidangan.

Kesembilan penggugat dalam perkara gugatan PMH ini masing-masing Anwar Susanto, James Tanoto, Toni Harsono, Gani, Tedy Sutrisno, Hermanto Sumarta, Endang Tandiono, Senajan serta Hastomo Tanady. Bertindak sebagai kuasa hukum penggugat adalah Dr Japansen Sinaga.

Sedangkan tergugat I hingga IV masing-masing Yayasan Tunas Andalan Nusa (TAN), Rachmady Tanady, Tansri Chandra dan Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPPP) Medan Timur.

Sedangkan pihak turut tergugat I hingga XII masing-masing  Bank BCA KCU Medan, Kantor Pusat Bank Mestika Dharma, Kantor Cabang Bank UOB, Kantor Cabang Bank Mandiri, Kantor Cabang Pemuda Medan Bank Artha Graha.

Kantor CIMB Niaga, Kantor May Bank, Kantor Bank BTN, Kantor City Bank, Kantor Bank Permata, Kantor Bank HSBC serta Kantor Panin Bank.

Majelis hakim dalam amar putusannya antara lain menyatakan, perbuatan tergugat I, II dan III adalah perbuatan melawan hukum. Majelis hakim juga mengabulkan gugatan ganti rugi para penggugat.

Selain itu, memerintahkan termohon IV (KPP) Pratama  Medan Timur melakukan pemeriksaan (audit) neraca keuangan tergugat I (Yayasan TAN).

Materi Gugatan

Sementara materi gugatan para penggugat dengan Register Nomor: 392/Pdt.G/2019/PN Mdn antara lain memohon agar majelis hakim yang menangani perkara tersebut memutuskan, menyatakan sah dan berharga Sita Jaminan (Conservatoir Beslaag) yang diletakkan dalam perkara tersebut menyatakan, demi kukum perbuatan tergugat I, II dan III adalah PMH yang merugikan para penggugat.

Menyatakan demi hukum, bahwa terblokirnya rekening para penggugat (rekening pribadi) tidak terlepas dari peran dan tanggung jawab tergugat I, II, III dan IV serta para turut tergugat.

Menghukum tergugat I, II dan III membayar biaya ganti rugi materil terhadap penggugat I hingga VII yakni Anwar Susanto sebesar  Rp5,4 miliar, James Tantono (Rp1.427.778.000), Toni Harsono (Rp540 juta), Gani (Rp8.100.000.000), Tedi Sutrisno (Rp5,4 miliar), Hermanto Sumarta (Rp999 juta), Endang Tandiono (Rp1.080.000.000) serta Senajan dan Hastomo Tanady (masing-masing Rp999.juta).

Menghukum tergugat I, II dan III agar segera mengosongkan kantor Yayasan TAN dan menyerahkan semua administrasi/management kepada para Pembina/Pendiri Yayasan TAN,  memberi izin masuk auditor dari KPP Pratama Medan Timur atau yang ditunjuk agar dapat mengaudit keuangan Yayasan TAN sejak 2006 s/d 2018.

Menghukum Tergugat I, II & III agar memberi data-data Yayasan TAN, izin Pendidikan Perguruan Tinggi IT & B dan data keuangan, data utang piutang dan beberapa Rekening Bank Yayasan, memerintahkan atau menghukum tergugat IV Cq KPP Pratama Medan Timur agar segera melaksanakan audit keuangan Yayasan Tunas Andalan Nusa (TAN) tahun 2006 s/d 2018. (rel)

Resahkan Masyarakat, Polsek Aek Natas Berhasil Tangkap Dua Pelaku Jambret

Order Detail
Rantau Prapat.Metro Sumut
Sering meresahkan masyarakat dan kerap melakukan pencurian serta jambret yang disertai dengan ancaman, Tim Unit Reskrim Polsek Aek Natas Polres Labuhanbatu berhasil mengamankan dua bandit kampung. Rabu (20/02/2019).

Informasi yang dihimpun Media ini, Dua saksi korban yang berstatus pelajar menjadi korban penjambretan di jalan Jalan Perkebunan Padang Halaban Blok I Aek Ledong Desa Purworejo Kecamatan Aek Natas, Labura, Selasa (19/2/2019) sekira pukul 17.30 wib.

Mendapat informasi tersebut, personil Polsek Aek Natas yang dipimpin Kanit Ipda P Naibaho SH langsung terjun kelapangan dan berhasil mengamankan Legianto alias Anto ( 21 ) pekerjaan bangunan warga Dusun Parlabian Desa Aek Korsik Kecamatan Aek Kuo, Labura.

Kemudian dari hasil pengembangan, Tim juga mengamankan Wardiansyah (22) pekerjaan wiraswasta warga Dusun II Desa Karang Anyar Kecamatan Aek Kuo, Labura.

Kapolsek Aek Natas AKP Soya Lato Purna kepada wartawan, Rabu (20/2/2029) mengatakan pada Selasa kemarin sekira pukul 19.30 wib dibantu oleh warga berhasul mengamankan seorang peaku yang bernama Legianto alias Anto. Dan setelah diintrograsi bahwa pelaku bersama sama dengan temannya yang bernama Wardiansyah," Dari tangan pelaku Legianto diamankan 1 HP jenis Oppo warna hitam " Katanya.

Lanjut Kapolsek,  Tim mengembangkan ke Desa Karang Anyer dan pelaku Wardiansyah dapat damankan, Dan setelah diintrograsi pelaku mengakui bersama sama dengan pelaku Legianto mengambil HP korban perempuan. Dan dari pelaku diamankan barang bukti 1 HP warna putih casing hitam " Ucapnya.

Kapolsek menjelaskan, Modus yang dilakukan ke dua pelaku adalah dengan cara memepet orang yang lagi berkenderaan, Dengan berboncengan naik sepeda motor pelaku mengancam dengan pakai sebilah parang dengan pakai tangan kiri kemudian korban berhenti dan pelaku Legianto mendatangi kedua korban dengan mengancam korban dengan berkata "Mana mana hp kalian " korbanpun menyerahkan 2 HP tersebut dan pelaku Legianto lari  ke desa karang anyar kemudian atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 3.000.000, " Jelasnya.

Kapolsek menambahkan, Saat ini kedua pelaku dan barang bukti diamankan ke Polsek Aek Natas untuk proses sidik " Tambahnya. (Manto).

BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut Minta Kerjasama dengan Media dan Serikat Buruh Terus Ditingkatkan

Order Detail

MEDAN | BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumbagut menggelar Gathering Wartawan dan Serikat Buruh Tahun 2018 di Le Polonia Hotel, Jalan Sudirman, Kota Medan, Jumat (14/12/2018) pukul 16.00 wib. Acara ini merupakan agenda rutin, terkhusus di akhir tahun.

Deputi Direktur Wilayah Sumbagut, Umardin Lubis dalam sambutannya berharap agar kerjasama yang telah terjalin dengan baik antara BPJS Ketenagakerjaan dengan wartawan dan serikat buruh, dapat semakin ditingkatkan tahun mendatang.

“Kami harapkan ke depannya kerjasama ini, khususnya di Provinsi Sumut, dapat semakin meningkatkan kepesertaan. Karena kalau kita bandingkan dengan kepesertaan BPJS Kesehatan, jumlah kita masih jauh. Yang menjadi kendala memang, terkhususnya bagi pekerja yang berstatus Bukan Penerima Upah (BPU). Kalau yang berstatus Penerima Upah (PU) sudah mengarah cukup signifikan,” katanya.

Umardin juga mengatakan, dengan adanya Agen Perisai sebagai mitra BPJS Ketenagakerjaan, kiranya dapat memaksimalkan target pencapaian kepesertaan dari sisi pekerja informal. “Karena jumlah pekerja informal ini sangat banyak. Mulai dari driver ojek, pembantu rumah tangga, tukang becak, petani,” ujar Umardin.

Di akhir sambutannya, Umardin berharap semoga keberadaan BPJS Ketenagakerjaan ini bisa melindungi semua pekerja yang ada di Indonesia. Ke depan kita semoga bisa mempertahankan kepesertaan dan meningkatkan kepesertaan.

Sementara Asisten Deputi Pemasaran, Budi Pramono menyampaikan pencapaian Kanwil Sumbagut. Katanya, pihaknya saat ini telah berada di angka yang cukup baik. Meski pun jumlahnya masih jauh dari yang diharapkan.

Di mana Tenaga Kerja Aktif PU ada 938.992 peserta, Tenaga Kerja Aktif BPU 88.736, Penambahan Badan Usaha 27.721, Penambahan Tenaga Kerja PU 396.888, Penambahan Tenaga Kerja BPU 161.676, serta Penambahan Tenaga Kerja Jasa Konstrukti (JAKON) 784.383.

Pertemuan yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan itu dihadiri puluhan pembina dan pengawas tenagakerja dari berbagai serikat buruh.  Di antaranya,  Paraduan Pakpahan dari KSBSI, Rintan Berutu dari SBMI. (red)
Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger