Kerusakan parah melanda ruas Jalan Poros Kecamatan Kubu Babussalam (Kuba), Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir memperburuk kondisi jalan yang dipenuhi lubang besar, genangan air, dan lumpur.
Kerusakan paling memprihatinkan terpantau di wilayah Kepenghuluan Sungai Pinang dan Sungai Panji-panji. Sejumlah titik badan jalan mengalami kerusakan cukup serius hingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat melintas.
Kondisi tersebut mulai mengganggu aktivitas masyarakat. Padahal, Jalan Poros Kuba merupakan akses vital yang menghubungkan sejumlah kepenghuluan dan setiap hari digunakan warga untuk berbagai keperluan, termasuk anak-anak yang berangkat ke sekolah.
Ruas jalan tersebut menjadi jalur penghubung lima kepenghuluan di Kecamatan Kubu Babussalam, yakni Rantau Panjang Kiri, Rantau Panjang Kiri Hilir, Sungai Pinang, Jojol, dan Sungai Panji-panji serta wilayah kepenghuluan lainnya yang dilayani jalur poros tersebut.
Salah seorang pengguna jalan, Tabrani, mengatakan kerusakan jalan di wilayah Kepenghuluan Sungai Pinang sebenarnya telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir. Namun, kondisinya semakin memburuk dalam dua pekan terakhir, terutama setelah hujan kerap mengguyur kawasan tersebut.
"Yang terparah itu dalam dua pekan terakhir. Apalagi saat ini sering turun hujan, sehingga membuat jalan semakin rusak parah," kata Tabrani kepada wartawan, Jumat (6/11/2026).
Menurut dia, kerusakan badan jalan terjadi di banyak titik. Lubang-lubang berukuran besar dan cukup dalam kini dipenuhi air serta lumpur sehingga pengendara harus ekstra hati-hati ketika melintas.
"Lubang di badan jalan sangat dalam dan berlumpur, sehingga sulit dilalui, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat," ujarnya.
Tabrani menilai kerusakan tersebut tidak bisa lagi dianggap sebagai persoalan biasa. Sebab, Jalan Poros Kuba merupakan urat nadi mobilitas masyarakat yang setiap hari ramai dilalui kendaraan.
Jika tidak segera ditangani, kondisi jalan dikhawatirkan semakin memburuk dan berdampak lebih luas terhadap kelancaran aktivitas warga, termasuk akses pendidikan dan kegiatan ekonomi masyarakat.
Karena itu, ia meminta Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui instansi terkait segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi jalan sekaligus mengambil langkah perbaikan.
"Kami berharap Pemkab Rohil segera melakukan perbaikan. Jangan sampai masyarakat terus kesulitan melintasi jalan ini, karena setiap hari jalan tersebut digunakan warga, termasuk anak-anak sekolah," pungkasnya. (Rusman ).
