Pelayanan PT Pelindo I Dikeluhkan Para Pengusaha

Belawan.Metro Sumut
Perusahaan pelayaran kembali mengeluhkan pelayanan di pelabuhan internasional Belawan. Kali ini keluhan tersebut soal fasilitas kapal tunda KT Selat Laut milik PT Pelindo I yang dinilai telah uzur dan dianggap tidak layak, namun tetap dioperasikan. Keluhan itu disampaikan perusahaan pelayaran PT Tri Daya Laju (TDL) kepada awak media, Selasa (24/7/2018).


Wibisono Kepala Cabang PT Tri Daya Laju saat dikonfirmasi lewat hape selulernya mengatakan Pelindo I semestinya melakukan peremajaan kapal tunda, tidak hanya sekedar memungut biaya jasa tunda ke pengguna jasa

Kekecewaan atas pelayanan itu, bermula saat kapal tanker MT AU Aries pengangkut 8.000 ton CPO (Crude Palm Oil) ekspor bermaksud akan keluar dari dermaga Pelabuhan Belawan. Namun, ketika melakukan olah gerak, kapal berbendera luar negeri yang diageni pelayaran PT TDL mendapat pelayanan penundaan kurang maksimal dari pihak pengelola pelabuhan " Katanya.


Lanjut Wibisono, Pelayanan KT Selat Laut sudah sangat lemah untuk menarik dan mendorong kapal, tetapi kenapa masih dioperasikan. Untuk menarik MT AU Aries saja pergerakannya lambat sekali, padahal arus air laut ketika itu hanya 2 DCM " Ucapnya.

Wibisono berharap, Kondisi fasilitas kapal tunda seperti ini sudah selayaknya diganti. Sehingga pengusaha selaku pengguna jasa di pelabuhan, tidak beranggapan jika Pelindo I cuma sekedar mencari untung tanpa memperhatikan pelayanan serta kondisi fasilitas yang telah uzur," Itukan bisa membahayakan, mohon ini dijadikan perhatian oleh pihak PT Pelindo I agar hal-hal tak diinginkan tidak terjadi " Harapannya.

Sementara Secretary Corporite PT Pelindo I, M Eriansyah ditanyai terkait keluhan pengguna jasa meminta awak media agar mengkonfirmasi langsung ke humas PT Pelindo I Cabang Belawan," Coba tanya ke humas Pelindo Cabang Belawan, karena mereka yang lebih tahu pengoperasian kapal tunda di pelabuhan Belawan " Kata Eriansyah.

Humas PT Pelindo I Cabang Belawan Mufthi Rahman saat dihubungi mengaku belum mengetahui adanya keluhan dari pengguna jasa tentang fasilitas jasa kapal tunda milik Pelindo," Saya belum tahu, nanti dicek dulu apa benar kapal tunda Selat Laut sudah tua dan tidak layak dioperasikan menjadi keluhan pengguna jasa " Ucap Mufthi Rahman.

Untuk diketahui, sebelumnya PT Pelindo I berkomitmen melakukan pengembangan bisnis Marine Services seperti jasa Ship to Ship Transfer (STS), pandu laut (deep see pilotage) dan jasa tunda. Perusahaan BUMN inipun mengaku siap mengoptimalkan pelayanan di Selat Malaka. Namun, pada kenyataannya saat ini pengusaha masih saja mengeluhkan pelayanan atas jasa tunda di Belawan.(Hamnas).

Tidak ada komentar