Medan.Metro Sumut
Bersama ratusan petani dari kelompok tani Mekar Jaya
Binjai, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr HT Erry Nuradi memanen dan menikmati
hasil pertanian milik masyarakat sekaligus menyapa warga petani. Dirinya
menekankan pentingnya menglola lahan terlantar untuk menanam tanaman pangan
dalam mewujudkan swasembada.
Aksi panen jagung itu dilakukan Gubernur langsung di
kawasan pertanian jagung, semangka dan tanaman palawija (pangan) lainnya dengan
total luas lahan 650 Ha. Dalam pesannya, Erry mengatakan bahwa peningkatan
kesejahteraan masyarakat petani menjadi perhatian pemerintah. Apalagi perintah
Presiden RI untuk bisa mengoptimalkan segala potensi yang ada untuk memakmurkan
rakyat.
“Kami hadir di sini secara langsung ingin bersama dan
melihat langsung kondisi di lapangan. Karena itu kami berterimakasih kepada
petani yang mengelola lahan dengan baik untuk meningkatkan produksi pangan kita
di Sumut,” ujar Gubernur di lokasi panen jagung Kecamatan Binjai Selatan, Kota
Binjai, Jumat (3/11).
Disebutkan Gubernur, dalam Pasal 33 UUD ’45
disebutkan; bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai
oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Karena
itu pula dirinya meminta agar seluruh potensi lahan yang terlantar bisa dimanfaatkan.
Sebab lahan pertanian sejatinya dipergunakan untuk kemakmuran rakyat.
“Saya juga minta kepada kepala daerah agar bisa
membuat Perda supaya tanah yang terlantar itu dimanfaatkan. Yang terpenting
kemauan ada, lahan ada. Apalagi ada 4,5 juta hektar lahan kehutanan
(se-Indoensia) yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, khususnya
tanaman semusim,” sebutnya sembari mengatakan Menteri Pertanian memberikan
tantangan agar Sumut bisa mencapai swasembada, kebutuhan tercukupi dan tidak
mengimpor bahkan bisa mengeskpor.
Diakuinya kebutuhan akan jagung di Sumut masih cukup
tinggi, mengingat selain makanan, juga diperuntukkan bagi kebutuhan peternakan.
Karena itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan mengalokasikan bantuan
berupa bibit tanaman pertanian pangan seperti jagung. Sebelumnya, akan
dilakukan terlebih dahulu pemetaan terhadap lahan produktif yang perlu
diberikan bantuan pertanian.
“Kita juga mendorong reformasi agrarian di
kabupaten/kota agar petani bisa menjadi tuan di rumahnya sendiri. Jadi kita
berharap lahan ini bisa lebih luas lagi. Makanya tanah yang tidak dimanfaatkan
harus kita kelola,” katanya.
Sementara Ketua Kelompok Tani Mekar Jaya Zeni
menyampaikan terimakasih kepada Gubenrur yang telah hadir langsung melihat
petani dan kondisi pertanian milik masyarakat. Dirinya berharap perhatian
pemerintah daerah kepada para petani yang mengelola lahan terlantar untuk
menambah tingkat produksi petani menuju swasembada pangan. Begitu juga untuk
pelepasan lahan oleh Negara kepada masyarakat, mereka memohon hal tersebut
dapat dipertimbangkan.
Dalam blusukan tersebut, Erry pun menikmati hidangan
hasil pertanian warga yakni jagung dan kacang rerbus di atas tikar sederhana
bersama ratusan warga yang antusias menyambut kedatangan Sumut 1 ke lokasi pertanian
yang mereka kelola. Erry pun terlihat membaur menikmati makanan, duduk bersama
petani.
Hadir mendampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan
Hortikultura Azhar Harahap, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Dahler
Lubis dan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Lukmanul
Hakim, SKPD Pemkot Binjai serta sejumlah aktivis petani. (Humas Provsu)-(Riva).
