Potret buram infrastruktur kembali terlihat di jantung kawasan industri Modern (KIM) Medan. Salah satu pengguna jalan yang hendak menuju KIM mengeluhkan kondisi jalan rusak dan berlubang yang dinilai membahayakan keselamatan, terutama bagi para pekerja yang menggunakan kendaraan roda dua yang melintasi jalur tersebut, Rabu (14/10/2026).
Banyak jalan berlubang, bahkan cukup dalam. Kalau tidak hati-hati bisa jatuh. Ini sangat berbahaya, apalagi bagi karyawan yang tiap pagi harus berpacu dengan waktu " Ucap salah satu pengendara dengan nada kesal.
Keluhan ini bukan tanpa alasan. Jalan rusak tak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan. Lubang-lubang yang tersebar di sejumlah titik kerap tak terlihat, terutama saat musim hujan dan tergenang air.
Ironisnya, kondisi tersebut justru ditemukan di wilayah yang dikenal sebagai pusat industri modern, dan tempat ribuan pekerja menggantungkan hidup setiap harinya. Alih-alih mendapat fasilitas jalan yang memadai, para pengguna justru harus berjibaku dengan kerusakan yang seolah dibiarkan," Setiap hari lewat sini, tapi perbaikannya tidak pernah serius. Seolah menunggu korban dulu baru bergerak,” tambah pengendara lainnya.
Semakin masuk kedalam kawasan Industri Modern (KIM) Medan kondisi jalan dilaporkan semakin memprihatinkan. Jalan terkelupas, lubang menganga, hingga permukaan jalan yang tidak rata menjadi pemandangan umum. Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait pengawasan dan tanggung jawab pihak terkait.
Sindiran pun mengemuka. Ditengah gencarnya pembangunan dan klaim kemajuan infrastruktur, realita di lapangan justru menunjukkan hal sebaliknya," Kalau kawasan Industri Modern (KIM) Medan saja jalannya seperti ini, bagaimana dengan daerah lain? Jangan hanya bangga dengan investasi, tapi lupa pada akses dasar yang dilalui setiap hari,” kritik seorang pengguna jalan.
Sementara Humas PT KIM Kevin saat dikonfirmasi melalui whatsappnya terkait hal ini, belum memberikan keterangan resmi alias bungkam.
Keputusan humas PT KIM untuk tidak memberikan pernyataan resmi atau kejelasan terkait rencana perbaikan dinilai sebagai bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta kenyamanan publik.
Hasil pantauan tim media ini dilapangan, Kondisi fisik jalan yang Membahayakan: Banyak titik jalan yang mengalami aspal terkelupas, lubang menganga, hingga permukaan jalan yang bergelombang tajam. Selain jalan rusak, kawasan industri sering kali dikeluhkan karena minim penerangan jalan umum (PJU), yang meningkatkan risiko kecelakaan fatal dimalam hari.
Perbaikan jalan bukan sekadar soal kenyamanan, tetapi menyangkut keselamatan dan produktivitas ribuan pekerja. Jika terus diabaikan, bukan tidak mungkin kerusakan jalan ini akan menjadi simbol kegagalan dalam mengelola kawasan industri yang selama ini dibanggakan. (Hamnas).
