Antrean Panjang Padahal BBM Masih Ada, Usut Tuntas Mobil Pelangsir Yang 'Arisan' Di SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia


Medan Deli.Metro Sumut
Sempat terjadi kemacetan antrian panjang di SPBU 14.202.113 Jalan Yos Sudarso Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, ternyata diduga kuat ulah dari puluhan mobil langsir atau disebut tangki modifikasi tengah mengantri hingga ke jalan, tertangkap kamera aksi ilegal dari puluhan mobil langsir tersebut sudah terbilang tidak asing lagi dikalangan mafia.

Dari pantauan tim media ini dilokasi, Puluhan Mobil Langsir/tangki modifikasi tengah mengantri di SPBU 14.202.113 Jalan Yos Sudarso Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, terlihat antrian terjadi di pompa solar, Sabtu (14/02/2026) sekitar pukul 13:42 Wib, seakan aktivitas mereka sudah disepakati ada kerjasama oleh pihak management SPBU, sehingga para mobil pelangsir lebih leluasa tanpa ada kekuatiran dalam menjalankan aksi ileganya.


Aktivitas di SPBU 14.202.113 Jalan Yos Sudarso Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, belakangan ini menuai keluhan dari masyarakat. Pasalnya, lokasi pengisian bahan bakar tersebut diduga menjadi tempat para pelangsir BBM subsidi beraksi.

Kehadiran para pelangsir ini membuat antrean di SPBU menjadi panjang dan memperlambat pelayanan bagi pengguna kendaraan pribadi. Tak jarang, warga mengeluhkan keterlambatan dan ketidaknyamanan akibat ulah segelintir oknum yang memanfaatkan kelengahan pengelola SPBU.

“Setiap hari pasti ramai, yang isi berulang-ulang itu orangnya sama saja. Kami menunggu lama antrian ” Keluh Amat saat mengantri di SPBU tersebut.

Sementara Hamzah pihak dari SPBU 14.202.113 Tanjung Mulia, saat dikonfirmasi terkait hal ini, melalui whatsappnya belum memberikan jawaban dan keterangan resmi, sampai berita ini diturunkan.

Masyarakat berharap, kepada Polda Sumut, Pertamina, BPH Migas, Polres Pelabuhan Belawan, Polsek Medan Labuhan, dan pihak terkait, segera menertibkan aktivitas mencurigakan tersebut agar pelayanan BBM bersubsidi kembali tepat sasaran dan tidak merugikan warga yang benar-benar membutuhkan.

Masyarakat mendesak kepada Aparat Penegak Hukum, Pertamina, dan BPH Migas lebih sigap dalam mengambil tindakan tegas pada SPBU nakal tersebut. (Tim/Red).

Tidak ada komentar