Pembangunan Jalan Rebat Beton Dusun Kuala Desa Tanjung Sarang Elang

Labuhanbatu.Metro Sumut
Pembangunan pembuatan jalan rebat beton Dusun Kuala Desa Tanjung Sarang Elang di simpang tiga jalan menuju pemakaman/perkuburan Dusun Kuala Desa Tanjung Sarang Elang, Berukuran 300 X 2,5 m X 0,15 cm,pagu anggaran Rp 136,842,700 (seratus tigapuluh enam juta delapan ratus empat puluh dua ribu tujuh ratus rupiah).

Anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2019 sudah mulai di kerjakan oleh tim pelaksana bersama warga stempat,Tim pelaksan dalam melaksanakan pekerjaan dari hasil pantauan tim metro sumut, Senin (01/07/2019) sudah bekerja Dengan baik,maksimal sesuai juknis mungkin justru pekerja warga stempat itu sendiri.

Menurut Mel juadi warga setempat sekaligus salah satu anggota pekerja menyebutkan Pekerjaan pembuatan jalan ini harus bagus dikerjakan,agar volume jalan ini bisa bertahan lama dan berkwalitas " Ungkapnya.

Kalau mengerjakan jalan ini asal-asalan sebentar saja sudah hancur dan rusak, Kami tidak menginginkan selesai di kerjakan tidak sampai satu tahun jalan ini sudah rusak,karena setiap hari kami yang melintas di jalan ini,karena jalan ini di depan rumah kami " Sebutnya.

Lanjutnya, Kalau jalan ini dikerjakan sesuai bestek bisa kita nikmati bersama untuk kesenangan kita berakrifitas, Mau kesawah, Keladang dan mendodos sawit tidak ada lagi hambatan licin karena becek makanya pekerjaan pembuatan jalan ini harus sesuai ukuran pasir, Kerikil dan semennya ukuran standart " Ucapnya.

Kalau jalan ini nanti sudah selesai, Harus di pasang plank tidak di benarkan motor truk masuk bermuatan berat, Terkecuali becak mobil pribadi,kalau jalan ini rusak,belum tentu 2,3 tahun ini dibangun lagi, Demi untuk menjaga agar jalan tetap bisa tahan lama demi kepentingan dan kesenangan bersama " Tambahnya.

Hal senada disampaikan Ahmad Pauzi Kades mengatakan selasai jalan ini dikerjakan marilah kita jaga bersama, Kalau saya menurut saja, Kalau di pasang palang lebih baik, agar motor truk tidak bisa lewat, Kalau mobil pribadi tidak ada masalah " Katanya.

Ahmad pauzi menegaskan, Agar jalan tetap bagus bisa bertahan lama kita pasang palang, Khusus mobil pribadi saja boleh lewat, Kalau truk mau membawa bahan bangunan sekali sekali boleh,asal jangan sering sering,seperti truk membawa buah sawit, Itupun harus sesuai muatan jangan melebihi volume jalan " Tegasnya.

Tapi itupun tergantung warga kalau warga Dusun ini tidak mau memasang palang tidak ada masalah bagi saya justru membolehkan truk bermuatan berat melintas di jalan ini,saya rasa jalan ini cepat rusak, Warga gang sini juga yang  susah nantinya melintas setiap hari menurut profesinya masing masing " Ucap ahmad pauzi. (Ahmad Darwis Nst Kabiro Labuhan Batu).

Tidak ada komentar