Kondisi semrawut dan kumuh akibat puluhan truk kontainer yang parkir sembarangan di sepanjang badan dan bahu jalan utama Kawasan Industri Medan (KIM) memang tengah menjadi sorotan tajam. Kamis (15/10/2026).
Pemandangan ini kerap dijumpai di area KIM 2 dan KIM 3, di mana kendaraan-kendaraan besar tersebut mengantre untuk bongkar muat hingga mengubah jalan utama menjadi kantong parkir raksasa.
Lemahnya tata kelola parkir dan pengawasan di lapangan memicu berbagai dampak negatif dan keluhan dari masyarakat serta pelaku usaha.
Risiko Kecelakaan Tinggi, Truk yang parkir di bahu jalan terutama di persimpangan jalan, sangat memangkas jarak pandang pengendara lain. Masalah ini diperparah oleh minimnya lampu penerangan jalan yang membuat kawasan industri tersebut gelap gulita pada malam hari.
Badan jalan yang menyempit akibat parkir berlapis dan gandengan truk yang ditinggalkan tanpa armada mengganggu arus logistik dan mobilitas pekerja.
Kondisi infrastruktur yang semrawut serta jalanan yang berlubang dikhawatirkan membuat investor enggan menanamkan modal di kawasan kelolaan PT KIM.
Selain masalah kemacetan, muncul dugaan adanya praktik pungli terhadap truk kontainer di lapangan yang ikut memperburuk citra kawasan.
Sementara Humas PT KIM Kevin saat dikonfirmasi terkait hal ini melalui pesan WhatsApp, belum memberikan penjelasan dan keterangan resmi.
Secara hukum, aturan untuk menindak pelanggaran ini sebenarnya sudah sangat jelas, Ketegasan dari pihak pengelola KIM bersama Dinas Perhubungan terkait sangat mendesak dilakukan untuk mengevaluasi sistem parkir, memperbaiki fasilitas jalan, dan menertibkan truk-truk tersebut demi keselamatan bersama. (Hamnas).
