Alhamdulillah Kembali Normal, Gudang BBM Milik Wak Ute Di Gang Rapolo Hamparan Perak Tetap Beroperasi "Warga Bernapas Lega"


Hamparan Perak.Metro Sumut
Gudang penampungan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi milik Wak Ute alias Tambusai yang diduga ilegal terus beroperasi di Jalan Besar Hamparan Perak, Gang Rapolo Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Lokasi gudang ini dekat rumah warga, diduga menjadi pusat penimbunan BBM jenis solar dan lainnya. Sabtu (31/01/2026).

Warga mencurigai praktik tersebut, telah berlangsung bertahun-tahun dengan melibatkan jaringan mafia BBM ilegal yang sulit disentuh hukum.

Dari hasil investigasi dan pengamatan tim media ini, ditemukan aktivitas mencurigakan termasuk keberadaan mobil tangki biru putih bertuliskan transpotir didalam gudang tersebut, praktik tersebut telah berlangsung bertahun-tahun dengan melibatkan jaringan mafia BBM ilegal yang sulit disentuh hukum.

Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan keresahannya," Kami sudah sangat gerah, ini merugikan masyarakat. Gudang ini harus segera ditindak, sebelum terjadi kebakaran dan warga yang jadi korban " Katanya kepada tim media ini, Jumat (30/01/2026)

Lanjutnya, pemiliknya sering dipanggil Wak Ute alias Tambusai bang, kalau ini dibiarakan dikhawatirkan akan semakin memperparah situasi keselamatan warga bang," Kami mohon ini dijadikan atensi khusus oleh Kapolda Sumut dan Kapolres Pelabuhan Belawan yang baru beserta jajarannya " Ucapnya.

Warga berharap aktivitas ilegal ini dihentikan, dan pihak-pihak yang terlibat, termasuk oknum tertentu, diadili sesuai hukum yang berlaku. 

Selain itu, warga meminta transparansi dalam penanganan kasus ini agar tidak ada pihak yang merasa diuntungkan atas ketidakadilan yang terjadi. 

Meskipun telah berulang kali diberitakan media, diduga gudang penimbunan dan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal yang disinyalir milik Wak Uteh alias Tambusai di Gang Rapolo Hamparan Perak, hingga saat ini masih bebas beroperasi dan belum tersentuh hukum.

Keadaan ini memunculkan pertanyaan serius dan sorotan di tengah publik, " Apakah hukum benar-benar masih berfungsi, atau justru kalah oleh mafia BBM ". (Tim/Red).

Tidak ada komentar