Kepedulian terhadap korban kebakaran rumah di Jalan Lintas PU Wesel 6, RT 002/RW 008, Dusun Rantau Benuang, Kepenghuluan Tanjung Leban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, terus mengalir.
Korban, Kusmiadi alias Tolong, menerima bantuan senilai Rp 25 juta, Kamis (10/9). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Rokan Hilir bersama Pemerintah Kepenghuluan Tanjung Leban dan masyarakat untuk meringankan beban keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran,Sabtu (5/9).
Dari total bantuan tersebut yakni Rp 10 juta disalurkan BAZNAS Rohil, sedangkan Rp 15 juta merupakan hasil penggalangan dana masyarakat Kepenghuluan Tanjung Leban.
Penyerahan bantuan turut disaksikan perangkat kepenghuluan, RT, RW, kepala dusun serta masyarakat setempat. Selain bantuan uang tunai, korban juga mendapatkan pakaian layak pakai.
Komisioner BAZNAS Rohil, Syafi Zais, mengatakan bantuan tersebut diharapkan dapat membantu Kusmiadi dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan setelah rumah mereka dilanda kebakaran.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga korban. Ke depan, BAZNAS Rohil juga berharap dapat semakin banyak membantu masyarakat Rokan Hilir yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Penghulu Tanjung Leban, Cokro Handoko SPd, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Rohil melalui BAZNAS yang telah memberikan perhatian kepada warganya yang tertimpa musibah.
“Atas nama Pemerintah Kepenghuluan Tanjung Leban, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Rohil melalui BAZNAS Rohil yang telah membantu warga kami,” ujarnya.
Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap warga tidak hanya berhenti pada bantuan pemerintah, tetapi juga hadir melalui lembaga zakat dan solidaritas masyarakat.
“Bantuan BAZNAS Rohil ini sangat membantu warga kami. Semoga keberadaan BAZNAS semakin menjadi harapan umat, khususnya bagi masyarakat yang terkena musibah dan membutuhkan bantuan,” ujarnya.
Cokro juga mengapresiasi kepedulian jajaran TNI-Polri, khususnya Kapolsek Kubu AKP Rudi Artono Sitinjak, S.H., yang turut turun langsung mengunjungi korban kebakaran.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri, khususnya Kapolsek Kubu yang telah ikut memberikan perhatian kepada warga kami yang menjadi korban kebakaran,” katanya.
Diurakan Penghulu. Saat ini korban mulai membangun rumah berukuran 5 x 5 meter dan didirikan di sebelah warung milik korban. Nantinya, bangunan rumah akan menyatu dengan warung sehingga keseluruhan bangunan diperkirakan berukuran sekitar 5 x 10 meter.
"Saat ini Kusmiadi dan keluarga mulai membangun kembali tempat tinggal mereka yang terbakar," ujarnya.
Dibawah komando Penghulu Tanjung Leban, Cokro Handoko, penggalangan dana yang dilakukan masyarakat berhasil menghimpun Rp 15 juta untuk diserahkan kepada keluarga korban.
Menurut Cokro, kepedulian tersebut menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih kuat di tengah masyarakat Tanjung Leban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah ikut merasakan musibah dan turut membantu meringankan beban korban. Kekompakan serta kepedulian antar warga seperti ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan,” pungkasnya. (Zul).
