Teroris Eks TNI Ditangkap Di Titipapan Medan
Medan
Deli.Metro Sumut
Terduga
pelaku teroris, Jon Hen (40) ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri
di Jalan Platina 2, Lingk. 11, Kel. Titipapan, Kec. Medan Deli, Selasa (6/6)
pukul 15.00 WIB.
Informasi
diperoleh menyebutkan, siang itu suasana di sekitar lokasi tempat tinggal
terduga teroris dalam keadaan tenang. Secara tiba – tiba, petugas bersenjata
lengkap dengan menggunakan mobil pribadi memecah suasana hening menjadi heboh.
Pasalnya,
segerombolan aparat keamanan bersenjata laras penjang lengkap melakukan penangkapan
terhadap Jon Hen di sekitaran pajak tempat tinggalnya.
Kedatangan
polisi membuat warga terkejut, petugas yang telah menangkap Jon Hen dengan
gerak cepat membawa terduga teroris itu ke mobil pribadi berangkat dari lokasi.
“Kami
tadi disini terkejut, tiba – tiba aja datang polisi pakaian biasa pakai laras
panjang menangkap Jon Hen langsung pergi. Katanya si Jon Hen ditangkap karena
kasus teroris,” beber warga sekitar.
Sehari
setelah ditangkapnya Jon Hen, tim Densus 88 Mabes Polri kembali mendatangi
sekitar rumah terduga teroris. Kedatangan petugas untuk mencari barang bukti di
dalam rumah dan sekitar pekarangan rumah.
“Tadi
polisi datang lagi pakai senjata lengkap, ada belasan polisi pakaian preman
tadi. Begitu periksa dalam rumah dan pekarangan rumah, polisi itu pergi lagi,”
kata warga lagi.
Terpisah,
Kepling setempat, Naimah membenarkan salah satu warganya ditangkap terduga
teroris. Kini dirinya belum mengetahui kelanjutan persoalan ditangkap Jon Hen.
“Ada
ditangkap, sehari ditangkap polisi ada datang lagi melakukan pemeriksaan ke
rumahnya. Sampai saat ini, saya kurang tahu apa penyebab ditangkapnya Jon Hen,
ada yang bilang diduga teroris,” kata Naimah.
Terduga
Teroris Pecatan TNI
Ditangkapnya
Jon Hen terduga teroris membuat warga sekitar bertanya – tanya. Pasalnya, pria
yang telah memiliki 4 orang anak itu selama ini diketahui tidak memiliki
pekerjaan menetap setelah dipacat dari TNI.
Itu
terkuak dari pengakuan warga yang tinggal di sekitaran terduga teroris
tersebut. Dikatakan seorang pria yang tak ingin namanya dikorankan mengatakan,
Jon Hen sebelumnya anggota TNI AD bertugas di Koterm Belawan.
Berakhirnya
tugas sebagai TNI AD setelah Jon Hen ditangkap kasus ganja, setelah dipecat,
aktifitas keseharian Jon Hen hanya mengaji melalui organisasi islam yang
dikutinya saat ini.“Yang kami tahu, dia (Jon Hen) itu pecatan TNI. Kami tidak
tahu pekerjaannya. Yang jelas, dia tidak pernah buat onar atau berprilaku buruk
di lingkungan ini,” kata pria berusia 35 tahun ini.
Disinggung
apakah selama ini ada sikap Jon Hen yang mencurigakan selama bermasyarakat,
pria yang berprofesi buruh bangunan ini, Jon Hen jarang bicara dengan warga.“Yang
jelas kami tak percaya kalau dia itu diduga teroris. Karena kami jarang ngomong
sama dia (Jon Hen), kalau itu benar kami perlu waspada juga dengan masalah
ini,” katanya lagi.
Hal
itu dibenarkan Kepling setempat, Naimah terduga pelaku adalah pecatan TNI.
“Yang saya dengar memang pecatan TNI, tapi sekarang apa kerjaan saya kurang
paham. Yang jelas, dia (Jon Hen) tidak pernah bertingkah aneh di lingkungan,”
kata Naimah.(mu-1)

Post a Comment