Labuhan
Deli.Metro Sumut
Niat
baik Bripka Jakamal Tarigan melerai keributan berujung petaka. Polisi berusia
40 tahun ini tewas ditikam sekelompok pemuda di lingkungan tempat tinggalnya
Jalan Serbaguna, Pasar 4, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kab. Deliserdang,
Jumat (02/06) pukul 23.00 WIB.
Informasi
yang dihimpun Media ini, Kasus pengeroyokan dan penikaman dialami polisi yang
bertugas di Sat Narkoba Polresta Medan dipicu persoalan keributan antar warga
yang terjadi di tempat tinggalnya.
Awalnya,
salah satu warga yang menetap di lahan garapan ditabrak salah satu pengendara,
tabrakan itu mengundang kemarahan warga Gang Damar dengan mendatangi warga
Jalan Serbaguna ujung.
Akibatnya,
warga yang mayoritas bersuku Nias terlibat keributan dengan warga Jalan
Serbaguna ujung, keributan itu dapat diredam.
Ternyata,
berselang sekitar 10 menit, tiba – tiba warga mayoritas bersuku Nias berkisar
belasan orang dengan kondisi dipengaruhi minuman keras kembali mendatangi warga
Jalan Serbaguna ujung.
Kedatangan
warga penghuni di lahan garapan dengan membawa senjata tajam berupa kelewang
dan celurit kembali menantang warga, kondisi keributan kembali memanas.
Keributan
itu membuat kedua warga kembali emosi, sebagai personel polisi, Jakamal
terpanggil untuk melerai keributan itu. Oknum polisi yang sudah mengabdi selama
20 tahun itu meminta kepada warga Jalan Serbaguna untuk menahan diri dan masuk
ke rumah masing – masing.
Tak
disangka, gerombolan pemuda dari suku Nias malah menyerang Jakamal. Melihat
amukan warga itu, Jakamal mengeluarkan pistol memberikan tembakan tiga kali ke
udara.
Namun,
warga suku Nias yang sudah dipengaruhi minuman keras tidak menghiraukan
tembakan itu, mereka menyerang Jakamal dengan menusuk bagian leher, dada, perut
dan paha dengan 12 tusukan.
Melihat
oknum polisi itu terkapar bersimbah darah, pemuda yang melakukan penyerangan
mengambil senjata Jakamal dan kabur meninggalkan lokasi.
Warga
sekitar melihat kondisi Jakamal terkapar langsung melarikan ke rumah sakit,
naas, dalam perjalanan Jakamal tewas sebelum sampai di RSU Sinar Husnim,” Tadi
polisi itu sudah menembak tiga kali ke udara, tapi tembakan peringatan itu
tidak dihiraukan tetap saja polisi itu dikeroyok dan ditikam ” Kata warga
sekitar.
Kejadian
itu mengundang petugas Polres Pelabuhan Belawan, Polresta Medan dan Polda Sumut
turun ke lokasi melakukan olah TKP.(Mu-1/Hamnas).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar