Komplotan Jambret Asal Surabaya Ini Di Otaki Remaja 16 Tahun

Surabaya.Metro Sumut
Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari Polrestabes Surabaya pres release keberhasilan meringkus komplotan jambret yang beraksi di beberapa TKP di Kota Surabaya. Mirisnya Otak Pelaku perampasan tersebut ternyata masih dibawah umur, Kamis (27/04/2017).

Tersangka berinisial YL (16), warga Gang Lebar Surabaya ini, cukup mahir dalam urusan kejahatan jalanan (street crime). Bahkan, YL menjadi salah satu pimpinan komplotan, bersama MS (19), teman sekampung nya, pelaku merekrut, sekaligus mengomando 4 anggota lainnya.

Setiap kali beraksi, YL dan MS selalu satu motor. Sebab YL menjadi eksekutor dan MS bertugas sebagai joki. Sedangkan 4 anggotanya, yaitu AP (21), RT (21), RS (20), ketiganya satu kampung di Jalan Dukuh Kupang Gang Lebar Surabaya, serta JU (DPO), bertugas mengawal menggunakan dua motor.

Namun aksi komplotan tersebut berakhir oleh Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari Polrestabes Surabaya yang melakukan pengejaran dan berhasil menangkap salah satu terasangka berinisial AP.

Saat itu, AP bertugas sebagai eksekutor (perampas). Sedangkan YL dan ketiga pelaku lain, bertugas mengipas. Mereka beraksi merampas handphone milik korban bernama Zulva, di Jalan Kartini pada Jumat (21-04-2017) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB.“Tapi, anggota kami mendengar teriakan korban di Pasar Keputran. Terlihat, korban mengejar sebuah motor. Anggota kami yang sedang kring serse disana, langsung mengejar. Kami tangkap satu pelaku berinisial AP,” papar Kapolsek Tegalsari Polrestabes Surabaya, Kompol Noerijanto, Selasa (25/04/2017).

Dari penangkapan tersebut, Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari dipimpin oleh Iptu Zainul Abidin, langsung mengeler tersangka AP untuk memburu para pelaku lainnya. Hasilnya, sekitar pukul 20.00 WIB, mereka berhasil menangkap 4 pelaku lainnya, yaitu YL, MS, RT dan RS, sedangkan JU, berhasil kabur.“Keempat rekan AP, kami tangkap secara bersamaan, sebab mereka satu kampung,” imbuh Kompol Noerijanto.

Dari hasil pemeriksaan terkuak, jika selama ini, mereka sudah beraksi di wilayah, Tegalsari, Sukomanunggal, Gunungsari, Benowo bahkan Lakarsantri. Dugaan sementara, komplotan ini sudah beraksi puluhan kali di 5 wilayah tersebut. Tim penyidik masih terus mengembangkan keterlibatan komplotan ini dalam beberapa TKP perampasan di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.

Selain berhasil mengamankan kelima pelaku, petugas juga berhasil menyita barang bukti hadphone merk OPPO milik korban, serta tiga motor sarana pelaku.(Humas Polrestabes Surabaya).

Tidak ada komentar