Balikpapan.Metro
Sumut
Tim
Unit Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Kalimantan Timur, yang dipimpin
Aipda Harmoko, bersama sembilan anggota lainnya, melaksanakan sterilisasi pasca
ledakan bom di belakang SPBU karena pemilik SPBU khawatir ada bom lainya yang
masih terpendam. Selasa (09/05/2017).
Ledakan
terjadi saat melakukan pembakaran sampah di Jalan Sungai Ampal RT 30 No 48
Kelurahan Sumber Rejo Balikpapan Tengah, belakang SPBU motor, hari Minggu
tanggal 7 Mei 2017, pukul 11.00 WITA. Lahan yang diduga terdapat bomnya
tersebut adalah milik Diki bin H Suriansyah.“Setelah kita melakukan Pos Blast
Investigation, memang ledakan tersebut dari bom militer beserta barang bukti
lainya. Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mensterilkan area,” ujar
Aipda Harmoko ditemui di TKP.
Dari
keterangan para saksi pada saat membakar sampah dan ban bekas, tiba-tiba
terdengar suara ledakan bersamaan dengan itu ban bekas terlempar ke udara.
Setelah api padam dan dikorek-korek ternyata ditemukan pecahan besi dan semacam
sumbu. Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut.
Komandan
Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Kaltim mengatakan bahwa atas kejadian
tersebut diharapkan masyarakat agar lebih berhati-hati dan akan mengerahkan
pasukan untuk mengamankan area dan mensterilkannya. Semua pasukan disiagakan.“Saya
mengucapkan terimah kasih kepada pasukan Gegana karena cepat dan responsif
menangani kejadian tersebut. Agar lebih berhati-hati dalam melaksanakan
tugasnya,” ungkap Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Heri Heryandi
SIK.(Bas-Humas Polda Kaltim).
