Anggaran bangun yang di Gelontorkan oleh pemerintah pusat untuk sekolah SMP swasta Babalan yang sumber dananya dari APBN sebesar Rp.2.160.448.000 milyaran. Minggu (03/05)
Namun saat dicek disekolah tersebut oleh tim media pengerjaan nya asal jadi contohnya besi yang digunakan hanya besi 10 ml bahkan dicampur dengan besi 8 ml dan campuran semennya tidak sesuai seharusnya campuran untuk pemasangan bata 1 banding 2 antara pasir dan semen tapi yang di kerjakan 1 banding 3 sehingga kwalitas semen tidak nampak sehingga dipastikan bangunan tersebut tidak kokoh.
Seharusnya dengan anggaran yang begitu besar pembangunan sekolah tidak boleh mengirit bahan atau mengurangi ukuran besi tersebut jelas kepala sekolah atau pihak sekolah mencari keuntungan tidak memikirkan kualitas bangunan sekolah tersebut.
Salah satu tokoh masyarakat Idham mengatakan uang bantuan bangunan sekolah tidak boleh di gunakan untuk kepentingan pribadi atau pihak sekolah seharusnya pengerjaan nya harus sesuai dengan Rab yang telah ditentukan tidak boleh dirubah atau di ganti.
Saat dikonfirmasi kepala sekolah Marpaung SPD tidak ada ditempat lagi keluar menurut salah satu guru yang bernama pak Zoel .
Saat ditanya berapa ukuran besi yang digunakan dan kenapa dicampur dengan besi 8ml Zoel menjawab saya tidak tau tanya aja sama kepala sekolah karena kepala sekolah semua yang tau saya masalah bangunan tidak tau jawabnya.
Dan saat ditanya salah satu guru perempuan mengatakan bapak baru saja keluar sebentar lagi datang tunggu aja lah pak ujar Bu guru tersebut namun lama menunggu kepala sekolah Marpaung SPD tidak juga kunjung datang. (Rah).

