Tetap Eksis Beroperasi, Konspirasi Mafia BBM Jatirejo Sampali Permalukan Pemerintah Dan Penegak Hukum
Fenomena mafia bbm dalam negara bukan lagi sekadar isu konspiratif, melainkan sebuah realitas yang dapat diamati dalam berbagai aspek kehidupan bernegara. Jumat (29/08/2025).
Mafia BBM inisial W di Jalan Jatirejo Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, menyoroti bagaimana jaringan bahan bakar minyak (BBM) terorganisir telah menyusup ke dalam sistem hukum, politik, ekonomi, dan media. Seolah menjadi cermin yang merefleksikan bagaimana reformasi yang seharusnya membawa perubahan justru melahirkan struktur kekuasaan baru yang masih berwatak lama.
Keberadaan mafia BBM di Jalan Jatirejo Sampali Percut Seituan, ditandai oleh praktik transaksi ilegal, tanpa hambatan dan jeratan hukum, sangat memperhatikan apabila aparat penegak hukum di Sumatera Utara bertekuk lutut pada bos mafia bbm.
Suhardi Lesmana (51) salah satu pengamat hukum mengatakan institusi penegak hukum harus memberi respons maksimal terhadap konspirasi penyelundupan BBM atau mafia BBM di Jalan Jatirejo Sampali Percut Seituan," Jika terus minimalis seperti selama ini, masyarakat akan curiga bahwa oknum pimpinan institusi penegak hukum menjadi bagian dari konspirasi itu " Katanya, Kamis (28/08/2025).
Lanjut Lesmana, Masyarakat kini sudah meyakini bahwa ada konspirasi besar yang mengotaki penyelundupan BBM dan mafia BBM di Jatirejo Sampali selama ini. Ada beberapa indikasi mengenai konspirasi itu." Pertama, para pelaku tak pernah jera sehingga penyelundupan terus terjadi. Kedua, pelaku yang tertangkap hanya didenda, dan tak pernah diganjar sanski pidana. Ketiga, identitas penyelundup tak pernah dipublikasikan " Ucapnya.
Lesmana menegaskan, Penyelundupan BBM dan mafia BBM berinisial "W" diketahui keturunan Tionghoa berlokasi di Jatirejo Sampali Percut Seituan, tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi sudah mempermalukan pemerintah dan institusi penegak hukum yang ada di Sumatera Utara " Tegasnya.
Menurut Lesmana, penyelundupan dan aktivitas gudang penimbunan BBM di Jatirejo Sampali sudah berlangsung lama, dengan total kerugian negara yang sangat besar, tetapi pemerintah dan penegak hukum khususnya Polda Sumatera Utara tak mampu mengatasinya " Ungkapnya.
Dari investigasi tim media kelokasi, terlihat sebuah gudang diduga tempat penimbunan dan pengolahan tetap BBM beroperasi, terpantau ada dua truk tangki biru putih sedang melakukan aktivitas BBM ilegal.
Praktik mafia BBM di Jatirejo Sampali, tetap eksis beroperasi dan aman-aman saja, karena secara langsung maupun tidak langsung sang mafia BBM telah memperoleh perlindungan khusus dari aparat penegak hukum. (Tim/Hn/Red).
Post a Comment