Kerajaan Mafia BBM Jatirejo Sampali Tidak Tersentuh Oleh Hukum
Sejarah baru terukir kembali, kegiatan penyelewengan BBM dan aktivitas BBM ilegal setiap hari terjadi dan belum tersentuh oleh hukum. Sabtu (30/08/2025).
Dari pantauan tim media ini dilokasi sebelumnya, gudang diduga menjadi tempat pengolahan dan penimbunan BBM subsidi jenis solar milik Willy, dan terdapat juga mobil tangki biru putih yang diduga milik PT Mulia Jaya Global Indo di areal gudang yang beralamat di Jalan Jatirejo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kab.Deli Serdang, atau disebut Wilayah Hukum Mafia BBM, tetap beroperasi dan terlihat melakukan aktivitas ilegal.
Informasi yang diterima media ini, Kegiatan gudang BBM ilegal milik Willy di Jatirejo Sampali tetap beroperasi setiap hari dan ada menjadi sorotan warga dan publik.
Kecurigaan masyarakat makin besar, kenapa aparat penegak hukum di Sumatera Utara sudah mendapatkan informasi dari pemberitaan, namun usaha ilegal tersebut masih beraktivitas sampai saat ini, dan belum ada tanda tindakan tegas dari aparat penegak hukum.
Salah satu Warga Percut Seituan Eka Purnama (36) kepada media ini mengatakan aktivitas gudang yang diduga tempat penimbunan dan pengolahan BBM bersubsidi milik Willy di Jalan Jatirejo Sampali Percut Seituan masih beroperasi, telah menjadi masalah serius yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, mulai dari kerusakan lingkungan hingga kerugian ekonomi bagi negara dan masyarakat " Katanya, Jumat (29/08/2025).
Eka mendesak Aparat Penegak Hukum dan Pemerintah Daerah segera bertindak sebelum musibah terjadi," Jangan tunggu ada korban dari masyarakat duluh baru bergerak, kebakaran dan nyawa masyarakat sudah terancam " Desaknya.
Gudang diduga tempat penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi milik Willy keturunan Tionghoa, kembali memicu kegelisahan masyarakat Jatirejo Sampali Percut Seituan, diduga menjadi pusat operasi jaringan mafia solar bersubsidi yang bekerja secara sistematis dan terorganisir.
Laporan dan kesaksian warga menunjukkan para oknum mafia BBM ini melakukan aktivitas ilegal berkali-kali dalam sehari, masyarakat mulai resah dan cemas sewaktu insiden kebakaran akan terjadi, Masyarakat mendesak kepada Polda Sumut, BAIS, Pertamina, dan instansi terkait, menyelidiki dugaan permainan kotor dalam distribusi BBM subsidi digudang milik Willy di Jalan Jatirejo Sampali Percut Seituan.
Sementara Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Kombes Pol Rudi Rifani, S.I.K., saat dikonfirmasi melalui whatsappnya, Jumat (29/08/2025) terkait hal ini, belum memberikan jawaban dan keterangan resmi.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, Sindikat mafia BBM ilegal milik Willy ini, biasanya membuka sampingan praktik bisnis sah untuk mencuci keuntungan dari kejahatan-kejahatannya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian atau Pemerintah Daerah. Namun, tekanan dari warga dan publik terus menguat agar kasus ini segera ditindaklanjuti. (Tim/Red).
Post a Comment