Kapolsek Panai Tengah Berjibaku Padamkan Karlahut Di Perbatasan PT PAL. Sijago Merah Hanguskan 20 Hekar Lahan Masyarakat


Labuhanbatu Metro Sumut

Kamarau panjang yang terjadi beberapa bulan terakhir memicu terjadinya Kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Peringgan Perbatasan PT.PAL tepatnya di Dusun Sirahu, Desa Selat Beting, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi Sumatra Utara (Sumut), Senin (28/6/2021) sekitar pukul 08.00 wib.

Kebaran ini terjadi di titik koordinat di Lapangan.2.3353886,100.2931838. Sedikitnya sijago merah menghanguskan lahan milik masyarakat tanah gambut semak belukar seluas 20 hektar.

Aparat kepolisian di bantu warga dan karyawan PT PAL di pimping Kapolsek Panai Tengah, AKP Rusdi Koto SH secara langsung turun kelapangan berjibaku melakukan pemadaman api menggunakan alat mesin pemadam api dengan menerjunkan dua unit mesin merk Robin.

Berkat kesigapan petugas dilapangan api dapat dipadamkan dan hanya meninggalkan asap tipis. Namun petugas dilapangan terus beruapa melakukan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.

Kapolres Labuhan Batu, AKBP Deni Kurniawan SIK.MH melalui Kapolsek Panai Tengah, AKP Rusdi Koto SH kepada Metro Sumut (MS) mengatakan, kebakaran lahan itu terungkap berkat adanya laporan warga bawah terjadi kebakaran dilahan masyarakat. Mendapat informasi itu tambah Kapolsek, unit reskrim Polsek Panai Tengah melakukan penyelidikan.

"Awalnya kita mendapat infotmasi ada lahan warga terbakar, kemudian personil Polsek Panai Tengah Melakukan Pencarian tentang kebaran Lahan tetsebut dengan menghubungi warga Masyarakat Desa Selat Beting serta humas PT.PAL, Hendra Hutapea, kemudian Humas mengatakan melihat asap kebakaran disekitar perbatasan PT.PAL Blok E 27," kata AKP Rusdi Koto.

Mengetahui lakasi kebakaran, kata Kapolsek Panai Tengah, personil Polsek Panai Tengah dipinpim Kapolsek Panai Tengah AKP Rusdi Koto, SH langsung menuju lokasi lahan yang terbakat  dan langsung melakukan pemadaman bersama dengan Karyawan PT.PAL.

"Karena api sudah padan akan tetapi masih menimbulkan asap tebal dari bekas kebakaran lahan dan di kwatirkan masih ada api terus dilakukan. Hingga saat ini dilakosasi kebakaran hanya menimbulkan asap tipis dari bekas-bekas tunggul kayu yang terbakar " Pungkasnya. (Rusman Wapemred).

Related product you might see:

Share this product :
Portal Resmi Media Online Media Metro Sumut, Penerbit : PT Chrissa Cakra Wijayakesuma (CCW), SIUP-PM : No.01451/1.824.271, NPWP : 21.057.287.1-013.000, SK.Menkum HAM RI : AHU-94803.AH.01.01.Tahun 2008.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. metrosumut.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger