Medan Marelan.Metro Sumut
Pelaku pencurian sepeda motor di Kecamatan Medan Marelan, masih merajalela dengan modus datang sebagai saudara yang mempuyai acara pesta atau hajatan. Minggu (15/09/2019).
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, Yang didapat dari korban melalui akun media sosial facebook larasatii Dhiafaqry warga Jalan Bilal, facebook menyebutkan, Pelaku berpura-pura sebagai keluarga diacara kemalangan atau pesta pernikahan dan mengaku sebagai keluarga yang punya hajatan, lalu pria tersebut meminjam sepeda motor kepada korban untuk membeli sesuatu di warung, setelah itu pelaku tidak kunjung kembali.
Kali ini pelaku beraksi kembali di acara pesta pernikahan Tomy dan Lily di Jalan Platina Raya, Gang Tukul, Lingkungan 20, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, pelaku pun berhasil membawa 1 unit sepedaotor Honda Vario 125 warna putih BK 4942 RAS milik Beny Aspan (53) warga Pasar Lama, Lingkungan 29, Kecamatan Medan Labuhan dengan modus yang sama dengan mengaku sebagai keluarga yang mempunyai acara pesta pernikahan.
Ceritanya, korban bersama keluarganya datang ke acara pernikahan anak perempuannya Lily, kemudian pelaku yang tidak diketahui namanya tersebut menyabut korban untuk mengajaknya ngobrol. Setalah itu, pelaku mengaku sebagai saudara dari pihak laki-laki dan meminjam sepeda motornya untuk membeli kopi di warung.
" Tadi saya lama ngobrol dengan pelaku, mengaku sebagai saudara pria, terus ngajak ngobrol tiba-tiba pinjam sepeda motor untuk beli kopi, karena kopinya terlalu encer " Kata Beny saat dilokasi pesta.
Atas Kejadian tersebut menyebabkan korban rugi Rp.18.000.000 rupiah, korban akan membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan," Paling lama senin, Kalau sekarang saya tidak bisa di karenakan anak saya sedang Mengadakan pesta pernikahan dan masih report " Ucap Beny
Warga juga berharap kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku yang diduga sebagai spesialis curanmor di acara-acara," Padahal sudah banyak laporannya, Tapi kenapa sampai sekarang Polisi belum mampu menangkap pelaku tersebut, kasian yang punya hajatan. Takutnya semakin banyak lagi korban-korban yang lain " Beber pria berkulit hitam salah satu warga Medan Marelan. (Hamnas/Git).
Pelaku pencurian sepeda motor di Kecamatan Medan Marelan, masih merajalela dengan modus datang sebagai saudara yang mempuyai acara pesta atau hajatan. Minggu (15/09/2019).
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, Yang didapat dari korban melalui akun media sosial facebook larasatii Dhiafaqry warga Jalan Bilal, facebook menyebutkan, Pelaku berpura-pura sebagai keluarga diacara kemalangan atau pesta pernikahan dan mengaku sebagai keluarga yang punya hajatan, lalu pria tersebut meminjam sepeda motor kepada korban untuk membeli sesuatu di warung, setelah itu pelaku tidak kunjung kembali.
Kali ini pelaku beraksi kembali di acara pesta pernikahan Tomy dan Lily di Jalan Platina Raya, Gang Tukul, Lingkungan 20, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, pelaku pun berhasil membawa 1 unit sepedaotor Honda Vario 125 warna putih BK 4942 RAS milik Beny Aspan (53) warga Pasar Lama, Lingkungan 29, Kecamatan Medan Labuhan dengan modus yang sama dengan mengaku sebagai keluarga yang mempunyai acara pesta pernikahan.
Ceritanya, korban bersama keluarganya datang ke acara pernikahan anak perempuannya Lily, kemudian pelaku yang tidak diketahui namanya tersebut menyabut korban untuk mengajaknya ngobrol. Setalah itu, pelaku mengaku sebagai saudara dari pihak laki-laki dan meminjam sepeda motornya untuk membeli kopi di warung.
" Tadi saya lama ngobrol dengan pelaku, mengaku sebagai saudara pria, terus ngajak ngobrol tiba-tiba pinjam sepeda motor untuk beli kopi, karena kopinya terlalu encer " Kata Beny saat dilokasi pesta.
Atas Kejadian tersebut menyebabkan korban rugi Rp.18.000.000 rupiah, korban akan membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan," Paling lama senin, Kalau sekarang saya tidak bisa di karenakan anak saya sedang Mengadakan pesta pernikahan dan masih report " Ucap Beny
Warga juga berharap kepada pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku yang diduga sebagai spesialis curanmor di acara-acara," Padahal sudah banyak laporannya, Tapi kenapa sampai sekarang Polisi belum mampu menangkap pelaku tersebut, kasian yang punya hajatan. Takutnya semakin banyak lagi korban-korban yang lain " Beber pria berkulit hitam salah satu warga Medan Marelan. (Hamnas/Git).
