Di Manado, Menteri Pertahanan RI Launching Aksi Bela Negara Se-Indonesia 2017
Manado.Metro
Sumut
Kota
Manado, Provinsi Sulawesi Utara, kembali mendapat kepercayaan Pemerintah Pusat
menjadi tempat dilangsungkannya agenda Nasional launching Aksi Bela Negara
se-Indonesia Tahun 2017. Kamis (04/05/2017).
Launching
Aksi Bela Negara yang digelar Grand Kawanua, Manado, Rabu (03/05/2017) ini,
dibuka oleh Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn) Ryamizard Ryacudu yang
dihadiri oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, Kapolda Sulut Irjen pol Drs
Bambang Waskito, Forkopimda Sulut, Forkopimda Kabupaten/Kota, Muspika, dan
seluruh elemen masyarakat Sulawesi Utara yang berjumlah kurang lebih 5000
peserta.
Dijelaskan
oleh Menteri Pertahanan RI, dukungan ini merupakan komitmen yang besar untuk
memperkuat ketahanan negara melalui penanaman semangat kebangsaan secara terus
menerus sehingga terbangun nilai-nilai nasionalisme dan bela negara yang kuat.“Negara
dan Bangsa ini yang didirikan oleh para pendiri bangsa, diawali dengan
pernyataan atas berkat dan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa. Bangsa dan Negara
Indonesia yang diinginkan adalah Bangsa dan Negara yang selalu diberkati dan
diridhoi oleh Tuhan yang Maha kuasa,” jelas mantan Kasad ini.
Lanjutnya,
Negara Kesatuan Republik Indonesia ini bukan negara agama, tetapi negara yang orang-orangnya
beragama.“Tidak ada tempat bagi orang-orang tidak membela agamanya di Republik
Indonesia. Oleh karena itu kita wajib bersyukur atas rahmat Tuhan Yang Maha
Esa, Bangsa dan Negara Indonesia dalam keadaan aman dan sentosa. Salah satu
wujud syukur adalah menjadi bangsa yang selalu merasa bangga dan mencintai
tanah airnya serta mengisi kemerdekan,” bebernya.
Menurutnya,
rasa bangga mencintai tanah air dan rela berkorban untuk kemajuan bangsanya
adalah inti daripada Bela Negara, yang telah menjadi hak dan kewajiban setiap
warga negara sebagaimana yang disebutkan dalam UUD 1945 pasal 27 dan diperkuat
dengan UU nomor 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.
Sementara
itu, Gubernur Sulut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya launching aksi
Bela Negara se-Indonesia tahun 2017 yang dilaksanakan di Sulawesi Utara.“Atas
nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Sulut mengucapkan terima kasih atas
kedatangan Menteri Pertahanan dan mempercayakan Pemerintah Sulut sebagai agenda
pertama sosialisasi aksi Bela Negara di Indonesia,” katanya.
Gubernur
menjelaskan, Pancasila adalah sebagai bingkai pemersatu dan tidak boleh
diganggu gugat oleh siapapun juga. “Dan itulah tugas kita bersama dalam rangka
membela Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini. Dengan tekad
dan komitmen untuk terus menanam bela negara ini, seperti cinta tanah air sadar
berbangsa dan bernegara dan yakin kepada Pancasila sebagai ideologi negara akan
menimbulkan sikap berbakti dan berkorban membela negara sebagai modal penting
untuk pembangunan Daerah dan Bangsa tercinta,” jelasnya.
Pemerintah
Provinsi Sulawesi Utara, kata Gubernur siap mendukung kegiatan tersebut,
melalui berbagai program antara lain peningkatan pemahaman wawasan Kebangsaan
dan peningkatan pemahaman 4 Pilar Kebangsaan.
Ia
juga mengimbau kepada segenap pemerintah dan masyarakat di 15 Kabupaten/Kota di
Sulut, agar mendukung dan menyukseskan kegiatan ini melalui tindak lanut yang
konkrit yang terintegrasi dalam program di tiap daerah masing-masing.
Ketua
Jaringan Bela Negara Sulawesi Utara Rocky Wowor mengatakan tema yang diangkat
dalam kegiatan tersebut adalah ‘Aku Indonesia’, dengan sub tema ‘Merajut kebersamaan
demi kokohnya NKRI’.“Tema ini menggambarkan semangat kita dengan Bangsa
Indonesia yang sangat dalam kebersaman demi kokohnya Negara Kesatuan Republik
Indonesa,” katanya.
Tujuan
kegiatan tersebut menurutnya untuk mematangkan semangat cinta tanah air,
menguatkan kesadaran bahwa aku anak Indonesia, menemukan semangat Bela Negara
melalui menjaga kesatuan dan persatuan anak bangsa, dari lingkungan terkecil
sampai pada kerangka NKRI serta memupuk rasa cinta pada budaya Indonesia.
Dalam
kegiatan tersebut juga diisi dengan Lagu dan parade NKRI, pelantikan Pengurus
Pusat Jaringan Bela Negara, penandatanganan ikrar Bela Negara, serta peluncuran
album Bela Negara, yang langsung dihadiri oleh pencipta lagunya Titik Puspa
bersama tim Duta Cinta.(Humas Polda Sulut).

Post a Comment